Ini Alasan Kemenperin Tolak Setujui Konvensi Kontrol Tembakau

100920cfoto_tembako.jpg

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersikeras menolak rencana pemerintah untuk melakukan persetejuan (aksesi) FCTC (Framework Convention on Tobacco Control). Menurut Menteri Kesehatan, dr. Nafsiah Mboi, SpA, M.P.H ada 7 hal yang melatarbelakangi ketidaksetujuan itu.

Berikut 7 hal tersebut, seperti dijelaskan Nafsiah Mboi dalam Konferensi Pers Terkait FCTC di Gedung Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra), Jakarta, Selasa (1/4/2014).

1. Kemenperin setuju dampak negatif asap rokok terhadap kesehatan.

2. UU 18 tahun 2008 dinyatakan bahwa perkebunan tembakau termasuk industri strategis.

3. Rokok kretek merupakan heritage (warisan) dari Indonesia yang harus dipertahankan

4. Tenaga kerja tidak bisa dihilangkan begitu saja

5. Menurut Kemenperin, APBN 90 persen dari cukai rokok. Padahal itu tidak benar. Nafsiah Mboi menjelaskan bahwa cukai rokok saat ini Rp 100 triliun, sedangkan APBN sudah Rp 2000 triliun.

6. Pengalihan tanaman.

7. Aksesi FCTC tidak perlu.

Pada tahun 2013, tercatat tinggal dua kementerian yang menyatakan menolak rencana pemerintah untuk meratifikasi konvensi pengendalian tembakau melalui FCTC, yaitu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Pertanian (Kementan)

Saat itu Kemenperin menyatakan bahwa pihaknya mendukung perlindungan kesehatan masyarakat, dalam upaya mengatasi dampak negatif rokok.

Dalam setiap kesempatan Nafsiah Mboi menegaskan, industri rokok tidak perlu takut bila dilakukan aksesi FCTC saat ini juga. Karena, industri rokok akan terus mencari celah selama 24 jam untuk menjual rokok pada siapa pun.

“Ketika negara aksesi FCTC ini, maka jumlah perokok masih tetap banyak dan tidak berkurang. Sehingga, pihak mana pun, terlebih industri rokok, tidak perlu cemas adanya pengurangan jumlah perokok,” kata Menkes menegaskan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Salah Satu Penumpang MH17 yang Tewas, Tokoh Peneliti AIDS

Salah Satu Penumpang MH17 yang Tewas, Tokoh Peneliti AIDS

PeduliSehat.info, Amsterdam Tidak hanya masyarakat awam, lebih dari seratus aktivis dan peneliti AIDS pun menjadi menjadi korban jatuhnya pesawat Malaysia Airline MH17 akibat tertembak rudal di perbatasan Rusia dan Ukraina kemarin malam. Rencanya aktivis dan peneliti AIDS akan menghadiri Konferensi AIDS Internasional yang akan dilaksanakan pada 20 hingga 25 Juli 2014 di Melbourne, Australia. Namun, siapa yang menduga, jika pertemuan itu harus dibatalkan. Mantan Presiden the International AIDS Society, Joep Lange ini menjadi salah satu korban dari 259 nyawa yang ada di dalamnya.Mendengar kabar duka itu, Kepala Perusahaan Pasokan Obat Non Profit yang bekerja dengan Global Fund dan Pemerintah Amerika Serikat di Afrika, serta Amerika Latin, Jonatan Quick bersedih. Di mata Jonathan, Joep adalah sosok dari perubahan dalam pengobatan HIV/AIDS."Saya ingat pernah bertemu dengannya pada 1990-an. Dia benar-benar mendorong adanya pengobatan untuk penyakit itu," kata Jonathan seperti dikutip The Australian, pada Jumat (18/7/2014)Kematian yang merenggut nyawa dari sosok sangat yang sangat berjasa tersebut, membuat minggu para penanti kehadirannya menjadi kelam dan gelap. Bagaimana mungkin, Joep [...]

Neuron Dance Pad, Karpet Pintar Cegah Obesitas

Neuron Dance Pad, Karpet Pintar Cegah Obesitas

Minimnya intensitas aktivitas berolahraga masih menjadi masalah utama yang memicu terjadinya penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi, dan jantung koroner. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup serba instant yang menimbulkan keengganan seseorang meluangkan waktunya untuk beraktivitas. Banyak solusi yang ditawarkan dari berbagai jenis olah raga untuk mengatasi keengganan tersebut, namun solusi tersebut memiliki kelemahan baik dalam hal ruang gerak olah raga dan waktu yang diperlukan. IPB menghadirkan Neuron Dance Pad, sebuah produk berupa alat olahraga yang diharapkan dapat menjadi solusi alternatif untuk olah raga yang menyenangkan sekaligus mengasah kecerdasan dalam bentuk karpet elektronik. Dengan tingkat penggunaan yang termasuk kategori olahraga ringan, Neuron Dance Pad memiliki keunggulan yakni membakar kalori lebih tinggi sehingga sangat efisien untuk mengatasi obesitas. Inovasi yang diberi label Neuron ini dibuat oleh sekelompok mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dari Fakultas Kedokteran Hewan. Yakni Hanifah Arief Muqaddam, Ridzki Muhammad Luthfi Megapasha dan Dhenok Maria Ulva. Lewat inovasi ini, ketiganya berhasil menyabet medali emas dalam Pekan Ilmiah Maha [...]

WHO: Banyak Korban Akibat MERS, Tapi Belum Darurat Kesehatan

WHO: Banyak Korban Akibat MERS, Tapi Belum Darurat Kesehatan

Meski jumlah kematian kematian dan kasus virus mematikan Middle East Respiratory Syndrome (MERS) terus meningkat, tapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menyatakan kasus MERS sebagai kedaruratan kesehatan global. Mengutip laman WHO, Jumat (16/5/2014) anggota Komite kedaruratan (emergency comitte) yang bertemu di Jenewa Selasa (13/5) mengungkapkan, MERS telah menyebar ke negara Eropa, Asia dan Amerika dan membunuh setidaknya 30 persen penderita yang terinfeksi. Hingga kini WHO juga telah menerima laporan bahwa sekitar 500 pasien mengalami MERS. Tapi belum ada bukti penularan MERS antar sesama manusia. "Tidak ada bukti bahwa ada penularan dari manusia ke manusia sehingga kami belum mengeluarkan kondisi untuk darurat kesehatan atau the conditions for a Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)," tulis WHO. Asisten Direktur Jenderal WHO untuk keamanan kesehatan, Keiji Fukuda, mengatakan alasan utama untuk tidak menyatakan mengeluarkan status darurat MERS karena tidak mudah menyatakan suatu virus menyebar dengan mudah antar manusia. Disamping itu, Ahli virus dari Inggris, Ben Neuman yang Liputan6.com kutip dari Nydailynews mengatakan, keputusan WHO terukur dan ma [...]

Menkes : Pembuangan Pasien Tindakan Kriminal

Menkes : Pembuangan Pasien Tindakan Kriminal

Terkait pembuangan pasien yang diduga dilakukan salah satu Rumah Sakit Umum Daerah di Bandar Lampung Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi menyebutkan bahwa bila hal itu benar, itu merupakan tindakan kriminal."Itu sudah termasuk kriminal. Untuk itu perlu dibawa ke ranah hukum. Dirutnya sendiri sudah diganti dan beberapa orang yang terlibat sudah jadi tersangka," katanya saat diwawancarai Liputan6.com, Rabu (11/2/2014).Kasus pembuangan pasien seorang kakek di Bandar Lampung ini diduga melibatkan enam orang petugas kesehatan yaitu sopir ambulans, pesuruh kantor dan tukang parkir."Karena itu (rumah sakit) milik daerah jadi yang berhak memutuskan hal tersebut dari daerahnya. Namun tim Kementerian Kesehatan dari Jakarta sudah datang mengawasi dan kasus ini sudah ditangani penegak hukum," kata Nafsiah Mboi.Menkes berharap hal ini tidak lagi terjadi di rumah sakit mana pun baik di daerah atapun perkotaan."Kami berharap ke depannya tidak ada lagi pengulangan kejadian serupa lagi. Untuk itu rumah sakit baik di daerah atau kota perlu status terakreditasi sehingga sudah pasti menjalankan aturan dan etika kedokteran," kata Nafsiah Mboi. (Mia/Abd) [...]

Penny 2 Kali Operasi Payudara demi Mirip Bintang Kartun Seksi

Penny 2 Kali Operasi Payudara demi Mirip Bintang Kartun Seksi

Obsesi seseorang terhadap bintang favoritnya bisa membuatnya rela melakukan apa saja agar bisa mirip. Itulah yang dilakukan Penny Brown (25) yang begitu ingin terlihat seperti Jessica Rabbit, bintang kartun seksi di Who Framed Roger Rabbit.Wanita kelahiran Australia yang kini tinggal di Okinawa, Jepang, itu sampai melakukan operasi plastik dan menggunakan korset dengan ukuran yang kecil agar terlihat seperti bintang kartun favoritnya.Penny memaksakan dirinya menggunakan korset kecil seukuran 23 inci (58,42 sentimeter/cm) selama 23 jam sehari dan menjalani dua kali operasi pembesaran payudara. Sebelumnya ukuran payudaranya 34H dan kini meningkat menjadi 36O. Ukuran dadanya kini dua kali dari lingkar pinggangnya."Saya sudah terobsesi dengan Jessica Rabbit sejak kecil. Dia sangat seksi dan memiliki kekuatan yang nyata dan berkarakter," kata Penny seperti dilansir Metro, Jumat (13/6/2014).Penny memang harus tersiksa demi mirip Jessica Rabbit. Ia jadi membungkuk, senang berbaring, melakukan olahraga, makan normal, dan sulit bernapas. Tapi, Penny senang dengan hasilnya. Dalam empat bulan pertama, ukuran pinggangnya menyusut dari 38 inci (96,52 cm) menjadi 23 inci (58,42cm).Pada Agustus 2 [...]

Bahayanya Matahari untuk Kita

Bahayanya Matahari untuk Kita

Pada jam-jam tertentu, sinar matahari (UV) yang seharusnya memberikan manfaat positif bagi kulit, justru berdampak pada kulit terbakar dan menjadi gelap. Dr. Gloria Novelita, SpKK menerangkan bahwa paparan sinar matahari pada saat-saat tertentu memang aman buat kulit dan tidak membuat sel-sel kulit rusak. Namun, untuk waktu tertentu, bisa menyebabkan kerusakan, kerutan dini, bintik-bintik hitam, dan keratosis actinic yang merupakan gejala awal kanker kulit. Jelas, jika sudah seperti ini membuat kepercayaan diri seorang wanita menurun."Langkah yang paling efektif untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV dan radikal bebas adalah dengan mengaplikasikan produk perawatan kulit yang mengandung tabir surya seperti SPF dan PA, serta mengandung antioksidan sebelum dan di sela-sela aktivitas harian," kata Gloria.Dalam acara peluncuran Marina Body Essence UV White Extra SPF 30 di Gedung Tempo Scan, Kuningan, Jakarta, Kamis (2/7/2014), Ahli Perawatan Kulit dari Beyoutiful Aesthetic Clinic mengatakan, mengapa SPF dan PA sangat membantu, karena SPF merupakan kemampuan tabir surya untuk mencegah timbulnya kemerahan di kulit akibat sinar UVB."Sedangkan PA adalah kemampuan suatu tabir surya un [...]

Buruh Perempuan Rentan Terhadap Tindakan Kekerasan Seksual

Buruh Perempuan Rentan Terhadap Tindakan Kekerasan Seksual

Dari sekian banyak korban, buruh perempuanlah yang dianggap rentan terhadap tindak kekerasan seksual. Parahnya, dalam catatan tahunan Komisi Nasional Perempuan disebutkan, kasus kekerasan seksual yang menimpa kaum perempuan di Indonesia tidak menurun secara signifikan.Dalam aksi unjuk rasa menuntut respons cepat kepolisian untuk mengusut kasus perkosaan di Indonesia, Jumisih, perwakilan dari Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) mengatakan, penyebab kaum buruh rentan terhadap tindakan asusila karena adanya hubungan industrial di mana buruh sebagai tenaga kerja dan digaji oleh pemilik modal, harus mengikuti semua kemauan dari atasan bila ingin kontrak kerjanya diperpanjang."Biasanya, buruh bila mau kontraknya diperpanjang, harus mau diajak kencan oleh atasannya. Ancaman bila mereka tidak mau, kontraknya tidak diperpanjang. Keterkaitan buruh dan tindak perkosaan memang sangat rentan, terutama buruh yang bergerak di sektor padat karya," kata Jumisah menjelaskan saat diwawancarai Health Liputan6.com di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jakarta, pada Sabtu (8/2/2014)Dalam dunia ketenagakerjaan, kata Jumisih, hukum perburuan di Indonesia tidak sepenuhnya melindungi kaum bu [...]

Pasien Cangkok Ginjal Perlu Didampingi `Polisi` Galak

Pasien Cangkok Ginjal Perlu Didampingi `Polisi` Galak

Menteri BUMN Dahlan Iskan pernah menjalani transplantasi hati. Mungkin itu yang membuatnya berpikir perlu ada `polisi` galak di dalam keluarga agar transplantasi organ tubuh benar-benar sukses serta kesehatan tetap terjaga. Dahlan bersyukur dengan suksesnya operasi transplantasi yang dijalani bocah Hafidz dan Direktur Utama PT Angkasa Pura 1 (Persero), Tommy Soetomo. Hafidz menjalani transplantasi hati di RS Pertamedika Sentul dan Tommy cangkok ginjal di RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta. Hafidz kini sudah dipindahkan ke ruang perawatan biasa sedangkan Tommy sudah masuk kantor dengan beberapa pembatasan. Misalnya, selama sebulan tak boleh naik pesawat.Tommy mengetahui mengalami gagal ginjal tiga tahun lalu. Meski sudah harus cuci darah seminggu tiga kali, Tommy tetap bekerja keras. Kini setelah operasi, Dahlan mengirimkan email agar ada keluarga yang `galak` sehingga kesehatannya tetap terjaga."Saya memang agak keras menjaga Tommy. Beberapa hari sebelum transplantasi saya mengirim email yang harus dibaca seluruh anak-anaknya dan keluarga dekatnya. Belakangan saya malu karena salah seorang anak Tommy ternyata dokter."Saya minta istri Anda dan anak-anak Anda membaca email saya ini d [...]

Antara Ebola dan Demam Berdarah

Antara Ebola dan Demam Berdarah

Ebola yang sedang mewabah di Afrika tergolong? viral haemorrhagic fevers (VHFs) demam berdarah. Hasil penelitian ternyata menunjukkan bahwa viral haemorrhagic fevers (VHFs) disebabkan oleh 4 jenis virus RNA, yaitu: 1) Filoviruses , menyebabkan penyakit Ebola haemorrhagic fever (HF) dan Marburg HF 2) Arenaviruses menyebabkan Lassa fever, Argentine HF dan Bolivian HF 3) Bunyaviruses menyebabkan Korean HF (Hantavirus), Rift Valley fever dan Crimean-Congo HF 4) Flaviviruses yang menyebabkan penyakit yellow fever dan juga Demam Berdarah Dengue (DBD). Sementara itu, Pemerintah Jepang pernah melaporkan kasus lokal demam berdarah dengue pertama di Jepang (di daerah Saitama) sesudah 60 tahun tidak ada kasus lokal sama sekali di Jepang. Kasus lokal artinya pasien memang tertular di Jepang, bukan turis yang membawa penyakit dari luar Jepang.DBD memang menjadi masalah kesehatan penting di dunia. Data kini menyebutkan bahwa ada 50 sampai 100 juta kasus DBD di lebih dari 100 negara di dunia. Padahal, sebelum 1970, DBD hanya ada di 9 negara? di dunia. Indonesia sudah berhasil memenuhi target kerja kabinet 2009 - 2014 yaitu menekan angka kematian DBD dibawah 1 persen. Kegiatan perlu dilanjut [...]

Ada 40 Tumor di Tubuh, Bocah Ini Rayakan Natal Lebih Dahulu

Ada 40 Tumor di Tubuh, Bocah Ini Rayakan Natal Lebih Dahulu

Tanggal 25 Desember masih kurang sebulan lagi, namun Natal sudah dirayakan di salah satu rumah di Arizona, Amerika Serikat. Hal ini dilakukan demi membahagiakan Cali Griggs, bocah berusia dua tahun yang mengidap kanker adrenal dengan kesempatan hidup kurang dari tiga bulan. Orangtua Cali, Ashley dan Greg, berusaha untuk mewujudkan perayaaan Natal terakhir bagi putrinya. "Ia sering mengatakan bahwa menginginkan perayaan Natal sehingga kami ingin memberikan Natal terbaik untuknya," terang sang ayah, Greg seperti dilansir laman NY Daily News pada Kamis (20/11/2014). Akhirnya, minggu lalu Cali dan beberapa komunitas merayakan Natal bersama-sama. Layaknya perayaan Natal pada umumnya, terdapat pohon Natal, aneka kue dan makanan, termasuk salju palsu dan kereta kuda. Penyakit Cali diketahui beberapa bulan yang lalu. Saat itu Ashley dan Greg mengetahui ada sesuatu yang berbeda dari tubuh Cali yang menggemuk dalam waktu cepat. Tubuh Cali yang awalnya kecil berukuran 2 dalam waktu seminggu berubah ke ukuran 5. Setelah diperiksakan dokter menemukan adanya tumor di kelenjar adrenal Cali. Ternyata, Cali didiagnosis dengan kondisi langka bernama sindrom Li-Fraumeni dan karsinoma adrenokortik [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *