Ini Cara Hipnoterapis Klinis Atasi Kasus Homoseks dan Lesbi

007546900_1411110834-homo1.jpg

Banyak yang berpandangan bahwa homoseks atau lesbian disebabkan oleh faktor genetik atau bawaan sejak lahir. Benarkah demikian? Bila benar adalah faktor genetik maka tidak ada lagi yang bisa dilakukan untuk mengubah situasi ini.

Dari pengalaman klinis kami menangani banyak kasus homoseks dan lesbian ternyata mayoritas penyebabnya bukan karena faktor genetik namun lebih karena faktor psikis. Banyak klien yang berhasil dibantu mengatasi masalah mereka dengan hipnoterapi klinis.

Saya sengaja tidak menggunakan kalimat ?penyimpangan seksual? karena menghindari kesan menghakimi. Perilaku seksual, dalam hemat saya, adalah tanggung jawab dan pilihan tiap individu. Dan apapun yang menjadi keputusan dan pilihan sepenuhnya adalah hak masing-masing dan perlu dihargai. Sebagai terapis, saya tidak dalam posisi membenarkan atau menyalahkan. Posisi saya netral dan hanya bertugas membantu klien mengatasi masalah mereka.

Dalam artikel ini yang dimaksud dengan perilaku seksual yang tidak biasa adalah homoseksual dan lesbian. Homoseksual, dalam pemahaman umum, adalah pria yang suka/cinta atau melakukan hubungan seks dengan sesama pria. Menurut KBBI, homoseks adalah hubungan seks dengan pasangan sejenis, bisa pria dengan pria atau wanita dengan wanita. Sedangkan lesbian adalah wanita yang mencintai atau merasakan rangsangan seksual sesama jenisnya atau wanita homoseks. Untuk kondisi di mana hubungan yang melibatkan dua insan dengan jenis kelamin berbeda disebut dengan heteroseksual.

Saya teringat beberapa waktu lalu seorang klien pria, usia sekitar, 30 tahun, datang ke saya minta diterapi. Klien ini mengaku homoseks dan ia datang atas permintaan tantenya agar saya ?betulkan? dan kembali menjadi pria ?normal?.

Saya tentu tidak serta merta melakukan terapi. Melalui wawancara mendalam saya akhirnya tahu bahwa ia memutuskan menjadi homoseks karena alasan tertentu. Ia juga nyaman menjalani hidup sebagai homoseks.

Usai mendengar ceritanya saya bertanya, ?Apa yang ingin saya bantu??

?Apakah saya perlu berubah menjadi laki-laki normal yang suka dengan perempuan, bukannya menyukai sesama pria seperti yang sekarang saya jalani?? ia balik bertanya.

?Apakah Anda ingin menjadi pria normal seperti yang Anda sebutkan tadi?? tanya saya.

?Tidak. Saya nyaman dengan hidup seperti ini, sebagai homo? jawabnya tegas.

?Bila Anda sudah nyaman dan merasa tidak perlu berubah maka saya tidak perlu melakukan apapun? jawab saya.

Saya beberapa kali menangani kasus homoseks. Sedangkan untuk kasus lesbian jarang. Mungkin karena saya terapis pria sehingga wanita agak kurang nyaman bila mendiskusikan kondisi mereka dengan saya.

Ada asumsi yang salah di masyarakat yang menyatakan bahwa homoseks atau lesbian ini adalah karena faktor bawaan sejak lahir. Benar, bisa saja seseorang menjadi homoseks atau lesbian karena faktor genetik namun seringkali, dari pengalaman klinis kami, lebih disebabkan oleh pengaruh proses tumbuh kembang dan pengalaman traumatik seperti pelecehan seksual waktu kecil.

Dalam beberapa kasus homoseksual yang pernah saya tangani, setiap kali sebelum melakukan terapi saya selalu minta klien untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu. Biasanya dokter akan melakukan serangkaian tes untuk memastikan bahwa secara fisik ia benar-benar pria. Bila secara fisik ia adalah pria maka saya dapat membantu dengan hipnoterapi klinis.

Berikut ini adalah beberapa contoh kasus yang pernah kami tangani. Saya tidak menjelaskan teknik yang digunakan untuk membantu klien-klien ini karena akan sangat teknis. Demi menjaga kerahasiaan dan privasi saya mengganti nama klien yang diceritakan di artikel ini.

Semua Wanita Jahat

Budi, mahasiswa berusia 20 tahun, datang ke saya karena ingin menjadi kembali normal. Menurutnya, kondisinya tidak normal karena ia adalah homoseks. Sebelum memutuskan menjalin relasi dengan beberapa pria, Budi pernah mencoba menjalin relasi dengan wanita namun gagal. Masa pacarannya, dengan beberapa wanita itu, hanya sekitar satu hingga tiga bulan. Walau ia sangat suka dengan pacarnya, demikian pula sebaliknya, namun tanpa alasan yang jelas hubungan mereka putus di tengah jalan. Ini terjadi beberapa kali.

Masih dari hasil wawancara diketahui bahwa saat menjalin relasi dengan sesama pria, dan terutama saat berhubungan seks Budi berperan sebagai wanita. Temuan ini sangat penting karena menunjukkan ia sebagai penerima bukan pemberi. Dan ia sebenarnya tidak menikmati hubungan seks yang dilakukan dengan pasangan prianya. Yang ia butuhkan adalah perhatian dan kasih sayang.

Melalui hipnoanalisis mendalam didapatkan temuan menarik. Saat masih kecil, sekitar usia lima tahun, Budi sempat mendapat perlakukan cukup kasar dari Ibunya. Saat Budi melakukan kesalahan yang sebenarnya sepele, si Ibu marah besar, memukul, dan mencakar wajah Budi.

Dalam kondisi yang takut sekali saat itu Budi berkata, ?Memang perempuan itu jahat.? Kalimat ini tampak biasa saja, namun implikasinya sangatlah luar biasa. Apalagi bila diucapkan saat dalam kondisi emosi yang intens.

Kalimat ?Memang perempuan itu jahat? adalah satu bentuk generalisasi dan menjadi program pikiran atau kepercayaan yang mengarahkan hidup Budi. Program ini yang membuat Budi tidak bisa menjalin relasi dengan wanita hingga akhirnya ia memutuskan menjalin relasi dengan pria.

Saat pengalaman traumatik ini berhasil diselesaikan di pikiran bawah sadarnya, dorongan untuk berhubungan dengan pria langsung berhenti.

Saya Malu Menjadi Wanita

Seorang klien wanita usia 35 tahun, sebut saja sebagai Ani, tertarik pada sesama wanita karena ia merasa lebih nyaman menjadi seorang pria. Ia benci menjadi seorang wanita, padahal secara fisik ia wanita tulen, bisa hamil, dan sudah punya anak.

Melalui proses pencarian di pikiran bawah sadarnya ditemukan bahwa ia mengalami penolakan oleh ayahnya sejak dalam kandungan. Saat itu ayahnya berkata pada ibunya, ?Saya mau anak kita berikut ini laki. Saya tidak mau kalau ini perempuan.?

Saat Ani lahir, dan ternyata adalah perempuan, ayahnya menolak untuk melihatnya. Ayahnya juga tidak mau menimangnya. Demikianlah penolakan ini berlanjut hingga ke masa remajanya. Ayahnya berulang kali menyampaikan pada Ani bahwa sebenarnya ia berharap Ani adalah anak laki, bukan perempuan.

Sikap dan perilaku ayahnya juga mendorong Ani untuk tumbuh besar menjadi ?laki-laki?. Ayahnya sama sekali tidak memberi penghargaan bila Ani berhasil mencapai prestasi tertentu di bidang yang biasa dilakukan anak perempuan, misalnya menari, menyanyi, melukis. Namun, saat Ani berhasil juara di bidang yang biasa dilakukan anak laki, misalnya lomba tarik tambang, karate, panjat dinding, maka ayahnya memberi penghargaan secara luar biasa.

Ternyata dorongan Ani untuk suka pada sesama wanita didorong oleh satu Bagian Diri yang ingin menonjol dan menjadi pria agar mendapat penghargaan, pengakuan, dan penerimaan dari ayahnya. Kerinduan inilah yang selama ini mendorong ia untuk terus berusaha menjadi pria dengan segala karakternya.

Saat pengalaman traumatik yang berasal dari penolakan si ayah berhasil diatasi, Ani akhirnya bisa menerima dirinya seutuhnya dan justru merasa sangat bersyukur dan bahagia menjadi seorang wanita. Ia juga bisa memahami dan memaafkan ayahnya dengan tulus dan ikhlas.

Saya Mau dengan Pria tapi Takut

Satu klien lagi, Rita, 27 tahun, mengaku sulit bila menjalin relasi dengan pria. Ada perasaan takut yang tidak jelas asalnya setiap kali ia menjalin relasi dengan pria. Ia lebih nyaman bila berhubungan dengan wanita, termasuk dalam hal seks. Dari hasil wawancara diketahui bahwa tidak ada pengalaman traumatik yang membuat Rita sulit menjalin relasi dengan pria dan lebih nyaman dengan wanita. Rita pertama kali berhubungan seks dengan sesama wanita, teman kosnya, saat ia masih SMA.

Namun, dari hasil penggalian di pikiran bawah sadarnya ditemukan hal menarik. Rita, saat masih kecil, usia sekitar 6 tahun, beberapa kali mengalami pelecehan seksual oleh pembantu pria yang bekerja di rumahnya. Secara sadar, setelah dewasa, Rita tidak lagi ingat kejadian ini. Rupanya, pikiran bawah sadar Rita secara sengaja menyembunyikan pengalaman traumatik ini sehingga Rita mengalami amnesia.

Perasaan takut pada pria karena pernah mengalami pelecehan seksual waktu kecil dan juga kenikmatan yang ia dapat saat berhubungan dengan teman satu kosnya telah mendorong Rita untuk menjadi seorang lesbian.

Saat emosi pada dua pengalaman ini berhasil diselesaikan maka Rita tidak lagi takut dengan pria dan tidak lagi tertarik pada wanita. Ia kini merasa nyaman dan aman menjalin relasi dengan pria.

Pada beberapa kasus lain, ada klien pria atau wanita yang melakukan seks bebas, umumnya dengan pria atau wanita yang lebih tua, demi mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari seseorang yang dipandang bisa mengganti ayah atau ibunya. Klien ini pada masa kecilnya sering diabaikan atau tidak mendapat kasih sayang yang cukup.

Kesimpulannya, bila homoseks dan lesbian bukan disebabkan oleh faktor fisik maka dapat dibantu dengan hipnoterapi klinis, dengan catatan klien bersedia menjalani sesi konseling dan atau terapi atas kesadarannya sendiri. Bila klien datang karena permintaan orang lain, misalnya keluarga, maka hasilnya tidak akan pernah bisa maksimal.

DR. Adi W. Gunawan, CCH.

President of Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology

Indonesia Leading Expert in Mind Technology

President of Asosiasi Hipnoterapi Klinis Indonesia (AHKI)

www.AdiWGunawan.com

Facebook : Adi W Gunawan

Twitter : @adiwgunawan

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Mie Unik ala Restodukasi

Mie Unik ala Restodukasi

Mie memang menjadi makanan yan familiar bagi orang Indonesia. Berbagai masakan menggunakan mie selalu menarik dicoba. Bagaimana dengan mie yang dibakar ? Restodukasi Mie Bakar Nikmat menjadi jawabannya. Resto yang memadukan konsep library dengan makanan ini menyajikan mie yang direbus setengah matang, kemudian ditiriskan, diberi bumbu, ayam, dan sosis baru dibungkus menggunakan daun pisang lalu dibakar. Daun pisang yang membalut mie membuat aroma dan rasa yang berbeda pada mie. Mie yang dibakar ini memang terasa lebih nikmat ketika dimakan selagi masih panas.Pemilik resto Kiki Ade P mengatakan, mie yang dibalut daun pisang ini memang baru ada di Jogja. Mie beraroma daun pisang menjadikan mie lebih lembut. Mie yang dibuat sendiri juga akan mengeluarkan aroma tersendiri ketika bungkus daunnya dibuka."Ide membuat mie bakar karena banyak mahasiswa yang jenuh dalam belajar akhirnya memadukan makanan dengan edukasi, resto yang menyediakan makanan enak dan harga yang sehat", kata Kiki kepada Liputan6.com Sabtu (01/02/2014).Salah satu pengunjung Febrian yang mencicipi mie bakar menjelaskan, mienya memang terasa beda dan unik. Walaupun kuahnya terasa kuat tapi mienya terasa enak."Kuahnya ku [...]

Kuku, Paku, Sekrup Ditemukan dalam Tubuh Wanita Ini

Kuku, Paku, Sekrup Ditemukan dalam Tubuh Wanita Ini

Sempat tidak percaya, tapi seorang wanita di India diduga terkena sihir sehingga memiliki 152 logam dalam perutnya. New Indian Express pada Senin (11/8/2014) merilis, wanita berusia 35 tahun tersebut mengaku tidak pernah menelan logam apapun. Tapi sejak 4 tahun lalu, ia merasa perilakunya semakin tidak normal. Perutnya semakin besar dan menggantung berat. Setelah melakukan rontgen, ternyata perutnya dipenuhi logam. "Benda-benda di perutnya termasuk 96 paku kecil, 23 paku besar, sekrup, koin, pin rambut, dan kunci terdapat dalam tubuh wanita tersebut," kata ahli bedah di Rajiv Gandhi Government General Hospital (RGGGH), India, Dr SM Chandramohan. Dokter pada awalnya mengaku tidak menyangka kalau di perut pasiennya bermasalah. Karena sejak datang ke RS, kondisinya sesak napas dan kembung. Ia juga menderita anemia dan kurang gizi. "Kita mengira itu kondisi kanker. Apalagi ketika kita membuka perutnya selama operasi, tampak seperti tumor besar. Tapi setelah dibedah, ada banyak logam dalam perutnya," katanya, seperti dikutip Foxnews. [...]

Mudik dengan Sepeda Motor, Tak Disarankan

Mudik dengan Sepeda Motor, Tak Disarankan

Lebaran tidak sekadar merayakan hari raya. Bagi sebagian masyarakat Indonesia momen ini juga kesempatan bersilahturahmi bersama sanak keluarga. Perjalanan panjang nan melelahkan menggunakan berbagai moda akomodasi dijalani untuk sampai ke kampung halaman. Namun, untuk perjalanan jarak jauh tak disarankan menumpangi sepeda motor. Mudik Lebaran tahun 2013 lalu misalnya, sebagaimana data polda metro jaya menyebutkan, kecelakan sepeda motor mendominasi dari total kecelakaan yang terjadi. Dari 4.933 kendaraan yang terlibat kecelakaan 3478 di antaranya terjadi pada kendaraan sepeda motor, disusul mobil penumpang, mobil barang, bus, kendaraan tidak bermotor, dan kendaraan khusus. "Saya mendukung berlangsungnya silahturahmi dengan pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Namun, jika jaraknya jauh tak usah naik sepeda motor, risiko kecelakaannya tinggi," tutur Profesor Dr. Nila F. Moeloek usai acara diskusi media di kantor pusat Yayasan Kanker Indonesia, Jakarta (17/7/2014). Ia menambahkan, lebih baik gunakan kendaraan lain seperti bus atau kereta. "Sekarang kan juga banyak bus mudik gratis dari berbagai instansi, lebih baik memanfaatkan itu saja," tuturnya. Jika terpaksa naik sepeda mot [...]

Tangan Raksasa Bocah Ini Lebih Besar dari Kepalanya

Tangan Raksasa Bocah Ini Lebih Besar dari Kepalanya

Umumnya, saat tangan manusia dikepalkan ukurannya akan jauh lebih kecil dibandingkan kepala. Namun, kondisi langka menimpa bocah delapan tahun asal India bernama Kaleem. Ukuran tangannya, lebih besar daripada ukuran kepalanya. Kondisi ini terjadi sejak ia lahir. Ibunya, Haleema (27) menyadari hal ini namun tak berdaya berbuat sesuatu karena kondisi mereka yang miskin. Kini, Kaleem mau tak mau harus hidup dengan tangan raksasa dan kesulitan untuk melakukan hal-hal sederhana seperti mengikat tali sepatu, memegang sendok, mengancingkan kancing baju atau mengangkat celana. Selain itu, tantangan berat pun harus ia hadapi dalam kehidupan sosial. Banyak teman yang mengejeknya sebagai si tangan raksasa. "Aku tak berangkat ke sekolah karena guru mengatakan banyak anak-anak takut dengan tangan besarku," ujar Kaleem seperti dilansir Daily Mail, Rabu (20/8/2014). Saat orangtua Kaleem membawa ke rumah sakit setempat, ternyata mereka tak bisa mendapatkan pengobatan instan untuk mengobati apa yang terjadi pada Kaleem. "Sejauh pengalaman saya, ini adalah kondisi langka," terang dokter Ratan, direktur rumah sakit lokal di dekat rumah Kaleem. "Sebelum kami melakukan tes genetik, kami tidak bis [...]

Sikap Pasrah yang Tepat Seperti Apa?

Sikap Pasrah yang Tepat Seperti Apa?

Banyak orang punya anggapan salah mengenai sikap pasrah. Kebanyakan merasa dan yakin bahwa ini merupakan langkah putus asa, tidak berbuat apa-apa dan dan hanya menerima secara pasif. Pakar teknologi pikiran Adi W Gunawan, CCH yang juga guru para hipnoterapis klinis di Indonesia menyebutkan bahwa kebanyakan orang mengartikan 'pasrah' sebagai sikap ketidakberdayaan atau putus asa atau apatis. "Pasrah yang benar atau yang sesungguhnya tidak melekat pada hasil. Kita berusaha semaksimal yang bisa kita lakukan dan hasilnya kita serahkan kepada Tuhan. We do our best and let God take care of the rest. Kalau kita berhasil, yang bisa kita ucapkan adalah 'Puji Tuhan. Alhamdullilah, Subhaanallah. Karma baik baik saya berbuah."ujar pendiri Adi W Gunawan Insitute of Mind Technology, di Bogor,ditulis Jumat (12/9/2014). Karena itu energi pasrah seperti tertuang dalam Map of Consciousness atau peta kesadaran minimal berada pada level 10 pangka 250 atau netralitas. Bahkan bila kita pelajari lebih dalam, kata Adi, pasrah juga masuk di level 10 pangkat 350 atau penerimaan. Contoh jelas sikap pasrah menurut Adi, misalnya kita ingin mendapatkan mobil. Yang kita lakukan sebagai langkah awal adalah me [...]

Tanpa Disadari Ibu Ini Telah Menghipnosis dan Menyapih Anaknya

Tanpa Disadari Ibu Ini Telah Menghipnosis dan Menyapih Anaknya

Banyak orang berpikir bahwa si A atau si B adalah pakar hipnosis atau hipnoterapi besar karena telah belajar di luar negeri atau belajar pada guru yang luar biasa. Namun sebenarnya yang paling pakar atau jago dalam hal hipnosis adalah ibu atau mama. Disadari atau tidak seorang Ibu telah mulai melakukan hipnosis pada anak-anak mereka bahkan sejak dalam kandungan. Komunikasi antara ibu dan anak adalah bentuk hipnosis paling dahsyat yang efeknya akan terus dirasakan anak hingga si anak menua. Beberapa hari lalu saya mendapat email dari seorang sahabat, sebut saja Ibu Mita yang menceritakan apa yang beliau lakukan saat akan menyapih si anak. Secara tidak sengaja Bu Mita telah melakukan hipnosis pada anaknya. Dan hasilnya... sungguh luar biasa. Berikut ini adalah surel (email) yang dikirimkannya pada saya: Selamat malam pak Adi,...ada yg mau saya tanyakan pada bapak. Hampir 6 tahun yang lalu ketika anak saya yang kecil 2 minggu lagi berumur 3 tahun, ketika ia hendak tidur, sambil menyusuinya saya selalu mengusap-usap kepalanya dan berkata, "Anak ibu sudah besar, sebentar lagi ulang tahun yang ke-3. Dua minggu lagi umurnya 3 th lho. Kalau umurnya 3 tahun Adek enggak nenen (red: m [...]

Ajari Bahaya DBD ke Anak bisa Lewat Lagu

Ajari Bahaya DBD ke Anak bisa Lewat Lagu

PeduliSehat.info, Padang Siapa bilang membuat anak mengerti bahaya virus dengue yang dibawa oleh nyamuk itu sulit? Di Padang, Sumatra Barat (Sumbar), anak-anak Pendidikan Usia Dini (PAUD) Harmoni Permata Bunda diajarkan menyanyi tentang Demam Berdarah Dengue.Salah seorang guru PAUD tersebut Ida mengungkapkan bahwa nyanyian DBD diciptakan khusus oleh Kader Posyandu, ibu Dewi Mina Ayu untuk membuat anak-anak mengerti DBD dan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan."Mendidik anak melalui lagu, setidaknya membuat anak mengerti tentang bahaya DBD seperti misalnya, bagaimana sampah itu harus dibuang ke tempatnya," kata Ida saat ditemui wartawan dalam kunjungan ke Padang, Sumatra Barat, ditulis Rabu (21/5/2014).Untuk mengetahui lebih lanjut, Ida pun menerangkan lirik lagu DBD sebagai berikut: "Mari kawan, kita jaga lingkungan agar bersih dan sehat selalu. Tempatkan sampah, sesuai jenisnya dan jangan dibuang sembarangan.Mari kawan semua kita berantas nyamuk si belang hitam putih yang nakal agar kita tak terjangkit penyakit DBD.Lakukan gerakan 3 M plus. Menutup, mengubur, menguras sarang dan jentiknya dan ikanisasi."Sebelumnya, bahaya DBD pada anak cukup berbahaya. Melansir laman [...]

Aborsi Tetap Dilarang, Kecuali dalam 2 Kondisi

Aborsi Tetap Dilarang, Kecuali dalam 2 Kondisi

Kehadiran Peraturan Pemerintah No 61 Tahun 2014 yang salah satu babnya melegalkan aborsi menjadi kontroversi di berbagai pemberitaaan, insan medis maupun masyarakat. Meluruskan apa yang sebenarnya terjadi, Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi menegaskan bahwa kehadiran PP ini tetap melarang aborsi di Indonesia, namun pada kondisi tertentu ada pengecualian terhadap larangan aborsi. "Peraturan Pemerintah ini dibuat karena negara menghormati hak asasi wanita,"jelas Nafsiah Mboi di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta (19/8/2014). PP yang ditandatangani Presiden RI 21 Juli 2014 ini di dalam pasal 31 dijelaskan bahwa aborsi hanya bisa dilakukan berdasarkan indikasi kedaruratan medis atau kehamilan akibat perkosaan. Untuk kedaruratan medis Mboi menyontohkan keadaan dimana si janin menderita penyakit genetik, janin menjadi racun bagi ibu. Untuk dapat melakukan aborsi akibat indikasi kedaruratan medis dilakukan oleh tim kelayakan aborsi yang paling sedikit terdiridari dua tenaga kesehatanan yang kompeten. Sedangkan untuk bisa melakukan aborsi akibat kehamilan yang tidak diinginkan harus dibuktikan dengan: a. Surat keterangan dokter yang menyatakan usia kehamilan sesuai dengan kejadian [...]

Kasus Mandul di Perkotaan Tak diketahui Sebabnya

Kasus Mandul di Perkotaan Tak diketahui Sebabnya

Berbekal pengalaman praktik sebagai ahli kandungan, Dr. Andrie Ronggani, Sp.OG dari Klinik Teratai RS Gading Pluit mengatakan bahwa di perkotaan nyatanya lebih banyak pasangan yang sulit mendapatkan fakta mengapa sulit mendapatkan anak dibanding di daerah. Menurutnya, pasangan yang sulit hamil di perkotaan cenderung dipengaruhi oleh stres berkepanjangan dan pola hidup. Sedangkan di daerah didominasi masalah kebersihan kelamin. "Di perkotaan lebih sulit mencari tahu penyebab pasti infertilitas atau kegagalan kehamilan walaupun ada banyak cara untuk mengetahuinya. Selain masalah pada organ reproduksi, hormon, atau penyakit, masalah lainnya ada tekanan dari mertua atau orangtua. Apalagi kalau hamil jadi keguguran, makin berlipat stresnya. Jadi faktor ini hanya bisa diukur oleh pasangan," katanya. Walaupun demikian, Andrie menerangkan, bukan berarti di desa banyak pasangan subur. Karena dari pengalamannya praktik di Kajang, Sulawesi Selatan, angka infertilitasnya tinggi. "Di Kajang banyak yang kena penyakit kelamin sehingga menghambat kehamilan. Begitupun di Timika, banyak pasangan yang kurang memperhatikan kebersihan kelamin sehingga angka infeksi saluran kelamin wanita sangat tin [...]

6 Dokter Bertampang Ganteng, dari yang Muda Hingga Tua

6 Dokter Bertampang Ganteng, dari yang Muda Hingga Tua

Dokter ganteng biasanya mampu menarik banyak pasien untuk berobat dan melakukan konsultasi secara rutin. Rasanya itu tak bisa dipungkiri, selain sikap dan perilaku yang baik, memiliki tampang ganteng menjadi nilai plus bagi seorang dokter.Jumlah dokter ganteng di Indonesia sangat banyak. Tidak hanya berusia muda saja, sejumlah dokter yang sudah cukup berumur pun masih ada yang layak disebut dengan `dokter ganteng`. Berikut beberapa dokter bertampang cakep, ganteng setidaknya menurut Health-Liputan6.com yang dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (26/9/2014) 1. Dr. Ponco Birowo, SpU, PhDSehari-hari dokter ganteng yang melakukan praktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit ASRI Jakarta ini kerap berurusan dengan kelamin pria. Meski begitu, tidak ada kata `jijik` dalam kamus Dr. Ponco Birowo.Menurut Ponco, ini adalah kewajiban yang harus dijalani dan sudah menjadi konsekuensi yang harus dilalui.Dalam satu kesempatan, dokter ganteng lulusan S3 Bidang Ejakulasi Prematur di Jerman mengatakan, bidang yang dijalaninya saat ini memang terlihat tidak penting, tapi sebenarnya sangatlah penting."Perlu diingat juga, awal mula saya memilih ini karena belum banyak oran [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *