Ini Dia Cakupan Penggunaan Kartu Indonesia Pintar

061382300_1414748144-kartu_indonesia_pintar.jpg

Kartu Indonesia Pintar (KIP) menjamin dan memastikan seluruh anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu terdaftar sebagai penerima bantuan tunai pendidikan hingga lulus sekolah menengah atas.

“KIP ini cakupan penerima lebih luas dibandingkan Bantuan Siswa Miskin,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Senin.

Secara bertahap cakupan peserta akan diperluas menjangkau masyarakat kurang mampu yang mencapai 24 juta anak usia sekolah. Pada BSM hanya menjangkau 18 juta anak.

Termasuk anak usia sekolah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu yang selama ini tidak dijamin.

KIP juga mencakup anak usia sekolah yang tidak berada di sekolah seperti anak jalanan, pekerja anak, anak di panti asuhan dan difabel.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, KIP juga berlaku di pesantren pusat kegiatan belajar masyarakat dan balai latihan kerja sedangkan BSM hanya berlaku di sekolah formal atau madrasah.

“Lewat Kartu Indonesia Pintar atau KIP mengimbau sekolah untuk menerima kembali anak yang tidak bersekolah,” katanya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Risiko Terbesar Kanker Serviks Ada pada Wanita Perokok Aktif

Risiko Terbesar Kanker Serviks Ada pada Wanita Perokok Aktif

Jumlah pasien kanker leher rahim (serviks) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sangat banyak. Dengan jumlah 368 pasien, menjadikan kasus kanker serviks berada di urutan pertama di rumah sakit pemerintah ini. Sebenarnya, jenis kanker satu ini dapat dicegah dengan cara menghindari faktor risiko yang ada. Namun sayang, satu faktor risiko tampaknya sangat susah untuk ditinggalkan, terlebih bila sudah kecanduan, yaitu merokok.Kepala Departemen Radioterapi RSCM, Prof, DR. Dr. Soehartati Gondhowiardjo, SpRad (K) OnkRad mengatakan bahwa wanita yang tidak dapat meninggalkan kebiasaan merokoknya, meningkatkan risiko kanker serviks sebanyak 2,7 kali lebih besar."Merokok, baik wanita dan pria, harus dihindari. Untuk wanita karena risiko terkena kanker serviks 2,7 kali lebih besar," kata Prof Soehartati dalam acara `World Cancer Day: Menepis Mitos Kanker`, di Lobby Gedung Radioterapi RSCM, Salemba, Jakarta, ditulis pada Selasa (4/2/2014)Lebih lanjut dia mengatakan, kanker serviks ini paling sering ditemukan pada pasien berusia 35 sampai 49 tahun. Maka itu, setiap wanita patut menjaga kesehatan dan jangan pernah malu memeriksakan kesehatannya secara rutin.Infeksi HOV (human papiloma virus), sering [...]

Menristek Ingin Kembangkan Sagu Papua

Menristek Ingin Kembangkan Sagu Papua

Dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta berharap bahwa potensi di daerah dapat berkembang.Seperti ditemui Selasa, (11/2/2014), Gusti mengatakan bahwa saat ini sekitar 38 persen peneliti akan pensiun, sehingga ia akan mencari peneliti yang dapat mengembangkan ilmu dan tekonologi sehingga product life cycle menjadi semakin singkat dengan adanya penemuan baru."Misalnya, saya ingin potensi Papua dikembangkan. Seperti membuat sagu menjadi berbagai macam pilihan pangan seperti makroni, mi dan sebagainya. Jika ini berhasil, orang papua juga akan bangga," kata Gusti.Gusti menambahkan, Kemenristek menyediakan dana hmpir 1 Triliun untuk menyekolahkan anak bangsa agar bisa mengisi kekosongan peneliti. "Tapi sebagai palajaran masa lalu, kami tidak ingin mereka yang sekolah ke luar negeri tidak pulang. Mereka harus kembali dan mengabdi di Indonesia". (Fit/Abd) [...]

Tahun Baru Imlek, Senayan City Sajikan Parade Barongsai

Tahun Baru Imlek, Senayan City Sajikan Parade Barongsai

Dalam gelaran Tahun Baru Imlek 2014, Pusat Perbelanjaan Senayan City yang terletak di Jakarta Pusat ini akan menghadirkan liong parade yang siap menghibur para pengunjung setianya. Setelah itu, akan ada penampilan dari World Champion, barongsai tonggak di area lobi utama pada 31 Januari 2014.Seperti disampaikan oleh Marketing Director Senayan City, Veri Y. Setiady, untuk untuk memeriahkan imlek, pengunjung Senayan City akan dihibur oleh Barongsai Tonggak pada 31 Januari 2014 pukul 16.00-17.00. Selain itu, pengunjung juga akan dihibur oleh Modern Peranakan Entertainment di area GF (Ground Floor) pada 1, 6, 9, 16 Februari setap pukul 17.00-18.00, Oriental Mini Cabaret di area yang sama pada tanggal 2,8 dan 15 Februari setiap pukul 17.00-18.00, serta Chinnesse Dance Contemporary by Macau Govement Tourist Office Republic of Indonesia pada 9 februari pukul 14.00-15.00 di GF."Membuka tahun Kuda Kayu pada tahun baru China tahun ini, kami menghadirkan berbagai gelaran menarik untuk pengunjung setia Senayan City. Puncaknya adalah hadirnya barongsai tonggak pada 31 Januari 2014 di main Lobby. Selain itu, dekorasi dan hiburan tematik khas negeri tirai bambu juga diharapkan akan memberi kesan [...]

Pasien Tuna Netra Butuh Buku Braile, Sayang Tak Banyak

Pasien Tuna Netra Butuh Buku Braile, Sayang Tak Banyak

Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) sangat antusias dengan program Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Menurutnya hal ini membawa dampak positif untuk masyarakat sebagai pemenuhan kebutuhan akan informasi dari buku berkualitas."Kami ditunjuk Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mengelola TBM di RSCM ini. Kami sangat senang menerima tugas ini," kata Ketua dan Pendiri YKAKI, Ira Soelistyo, ditulis Rabu (19/2/2014).Saat diskusi bersama Duta Baca Indonesia, Andi F. Noya dan perwakilan dari Kemendikbud, pihak YKAKI menyampaikan keinginan pemenuhan buku untuk para penyandang tuna netra."Kebetulan pasien kami juga ada yang tunanetra, mereka membutuhkan buku braile. Itu masih sulit sekali didapatkannya, kami berharap hal ini dapat direspons," kata Ira.Keinginan Ira tersebut seperti mendapat angin segar dari Duta Baca. "Di Kick Andy Foundation itu ada program untuk para tunanetra, kami menyediakan buku braile untuk memenuhi kebutuhan mereka. Ada donatur yang mau memenuhi kebutuhan ini. Nanti bisa diupayakan untuk buku braile ini," kata Andy.Walaupun buku braile tidak mudah diproduksi, namun Andy terus berupaya. Hal ini [...]

Islam Tidak Mengenal Pola Makan Vegetarian

Islam Tidak Mengenal Pola Makan Vegetarian

Akar permasalahan segala sumber penyakit terdapat pada lambung. Apabila lambung sehat, maka tubuh dipastikan sehat juga. Untuk itu, anutlah pola makan alami, karena mampu membuat lambung menjadi sehat karena dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Ini dilakukan karena ola makan alami akan membuat tubuh menjadi sehat dan bugar, serta tahan terhadap berbagai jenis penyakit. Sebab, penganutnya rutin mengonsumsi makanan hidup, yakni buah-buahan dan sayur-mayur. Hal ini sangat baik bagi kesehatan dan daya tahan tubuh.Dr Muhammad Suwardi mengatakan, pola makan alami tidak mengukur jumlah kalori setiap kali makan. Apabila melakukan aktivitas makan dengan kombinasi ideal dan dengan waktu irama circadian yang telah ditentukan, serta makan dan minum tidak berlebihan, maka tubuh pun akan sehat."Ini seperti perintah Allah SWT dalam surah al-A'raf ayat 31. Bila ini diterapkan, akan membuat tubuh senantiasa sehat," kata dia ditulis Health Liputan6.com pada Senin (4/8/2014)Ketua Forum Kajian Islam dan Kedokteran Indonesia sekaligus penulis buku berjudul `Solusi Sehat Islami`, pola makan alami lebih menekankan pada energi, tidak asal kenyang. "Energi sangat penting sebagai motor penggerak fungsi- [...]

Beda Bronkitis dan Asma, Apa Ya?

Beda Bronkitis dan Asma, Apa Ya?

Bronkitis dan asma merupakan dua jenis penyakit yang berkaitan erat dengan saluran pernapasan. Hanya saja, masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa itu bronkitis dan asma.Bronkitis adalah istilah untuk peradangan yang terjadi di saluran pernapasan bawah. Penyebabnya, polutan udara yang membahayakan paru seperti asap kendaraan bermotor, rokok, dan segala jenis bahan beracun lagin. "Kalau kita menghirup bahan polusi, lama kelamaan akan menjadi bronkitis karena terjadi proses peradangan pada saluran napas," kata Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Persahabatan, dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K) dalam acara `Peluncuran Program Combi Hope Edukasi Gaya Hidup Sehat Bagi Generasi Muda` di Auditorium SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, Senin (7/4/2014)Menurut Agus, bila seseorang mengalami infeksi jamur dan virus lalu menempel di saluran napas, maka akan terjadi peradangan. Bila peradangan berlanjut, maka kondisi itu disebut infeksi paru. "Memang, semuanya berawal dari bronkitis dulu," kata Agus menambahkan.Bronkitis Akut dan KronikMenurut dr. Agus, bronkitis terbagi menjadi dua yaitu akut dan kronik. Bronkitis akut sering dialami anak-anak. Hanya, bronkitis akut ini terjadi sesaat dan ti [...]

Seperti Aerobik, Yoga Bisa Cegah Risiko Sakit Jantung

Seperti Aerobik, Yoga Bisa Cegah Risiko Sakit Jantung

Banyak usaha untuk tetap sehat, ada yang mencoba senam, renang atau lari. Kabar baiknya, sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology menemukan kalau yoga bisa memotong risiko penyakit jantung. Tidak hanya meningkatkan kelenturan dan mengurangi risiko sakit jantung, menurut peneliti, Yoga dapat memotong stres dan meningkatkan tingkat kebugaran. "Temuan ini penting karena individu sering ragu apakah aerobik tradisional atau yoga memiliki manfaat yang sama dalam pengurangan risiko kardiovaskular," kata Profesor Myriam Hunink, dari Erasmus University Medical Centre di Rotterdam, seperti dikutip Telegraph, Selasa (16/12/2014).Tapi hasilnya menggembirakan. Myriam mengungkap, yoga memiliki potensi untuk menjadi pengobatan dan pencegahan penyakit. Bahkan bila dibandingkan dengan orang yang malas olahraga, yoga bisa mengurangi BMI (Body Mass Index), menurunkan tekanan darah dan mengurangi kolesterol. "Temuan studi ini menunjukkan adanya perbaikan tekanan darah, kolesterol dan berat badan, yang merupakan faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular. Mungkin karena yoga juga melibatkan otot dan pernapasan sehingga membawa lebih banyak oksigen ke d [...]

Dua Bakteri Berbahaya Ini Suka Menempel di Pesawat

Dua Bakteri Berbahaya Ini Suka Menempel di Pesawat

Akibat penyebaran virus Middle Eastern respiratory syndrome coronavirus (MERS-Cov) yang terus mengkhawatirkan, beberapa ahli bakteri mengungkapkan masalah serius yang bisa dihadapi traveler di pesawat terutama di musim liburan seperti ini. Melansir laman Foxnews, Selasa (27/5/2014), dalam sebuah penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society for Microbiology, Barbaree dan rekannya dari Auburn University, Kiril Vaglenov, memutuskan untuk menganalisis kelangsungan hidup dua jenis umum bakteri yang ada di pesawat seperti Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) dan E. coli O157: H7. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), MRSA merupakan jenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi kulit dan lainnya. Bakteri ini diperkirakan membunuh 19.000 orang setiap tahun di Amerika Serikat. Sedangkan E.coli O157 : H7 lebih sering menyebabkan penyakit bawaan makanan. Para peneliti menguji durasi dua patogen pada enam jenis bahan yang diperoleh dari sebuah maskapai penerbangan besar yang tidak disebutkan namanya. Mulai dari sandaran tangan, meja plastik, tombol toilet, jendela, dan kain kursi. "Kain di bagian belakang kursi, memiliki banyak celah di mana bakt [...]

Meski Ibu HIV, Bayi yang Lahir Bisa Bebas HIV

Meski Ibu HIV, Bayi yang Lahir Bisa Bebas HIV

Tak hanya remaja dan orang dewasa yang bisa terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV), bayi pun bisa terinfeksi virus ini. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hingga September 2014 ini sudah terdapat 553 anak berusia kurang dari 4 tahun terinfeksi HIV. "Penularan pada anak-anak bisa ditulari oleh ibu saat kehamilan, persalinan hingga masa menyusui," terang Kasubdit AIDS dan IMS, Ditjen Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi saat ditemui di kantor Kemenkes RI pada Kamis (4/12/2014). Padahal jika dilakukan penanganan dengan baik penularan infeksi HIV pada bayi bisa dicegah sejak masa kehamilan. "Jika saat hamil sang ibu sudah mengetahui terinfeksi HIV, ia bisa mengonsumsi ARV untuk mengurangi risiko melahirkan bayi yang tertular HIV," terang perempuan yang akrab dipanggil dokter Nadia. Lalu, bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HIV akan langsung dilakukan upaya pencegahan penularan HIB dari Ibu ke anak. Caranya adalah dengan memberikan profilaksis ARV pada bayi hingga enam minggu dan tentu saja sang ibu harus dengan terus mengonsumsi ARV. "Bayi belum bisa dip [...]

Siasat Agar Tetap Makan Buah Meski Tak Suka

Siasat Agar Tetap Makan Buah Meski Tak Suka

Buah menyediakan berbagai vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi kesehatan. Karena alasan itulah mengapa orang diminta untuk rutin dalam mengonsumsi buah. Namun sayangnya, di luar sana masih banyak orang yang malas dan tidak terlalu suka mengonsumsi buah.Lantas, apa alasan mendasar yang membuat orang tidak menyukai buah? Lalu, bagaimana pula menyiasati bagi orang yang tidak menyukai buah, agar asupan buahnya juga tetap terpenuhi?Guru Besar dari Departemen Gizi Masyarakat FEMA Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS. mengatakan biasanya orang yang tidak menyukai buah karena tidak dibiasakan makan buah sejak kecil. "Tapi, bagi yang suka makan buah kendala utamanya adalah soal daya beli," kata Prof. Hardin saat diwawancarai Health Liputan6.com melalui surat elektronik, ditulis Sabtu (4/12/2013)Dilanjutkan Hardin, untuk orang yang tidak suka buah cara menyiasati agar asupan buahnya terpenuhi dengan cara mengonsumsi segelas jus buah segar dan makan seporsi rujak. "Bisa juga dengan cara lain yang lebih mengasyikkan, yaitu makan seporsi fruit cake, makan salad buah, atau makan dengan lalapan seperti mentimun dan tomat," kata Prof. Hardin melanjutkan.Menurutnya l [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *