Ini Dia Perbedaan dan Persamaan KIS dan BPJS

rieke%2Bblusukan%2Bbogor.jpg

Pada hari ke-14 menjabat sebagai Presiden Indonesi ke-7, Jokowi bagi-bagi kartu sakti. Senin (03/11/2014), Jokowi meluncurkan 3 macam kartu. Salah satu kartu yang diluncurkan adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kehadiran KIS ini cukup membingungkan masyarakat lantaran saat ini telah berlaku program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menanggapi hal ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan bahwa KIS dan kartu JKN yang dikelola BPJS Kesehatan memang serupa, tetapi tidak akan tumpang tindih. Kartu ini memiliki prinsip yang sama, yaitu memberikan bantuan bagi rakyat miskin yang ingin berobat. Hanya saja, KIS memiliki kelebihan dari segi pelayanan.

“BPJS itu undang-undang. Karena ada anggarannya untuk membantu lebih banyak ke masyarakat,” papar JK. Jadi KIS merupakan inisiatif pemerintah Jokowi-JK, sementara kartu JKN yang dikelola BPJS adalah amanah undang-undang.

Di Kantor Pusat Pos Indonesia, Jakarta, Jokowi pun mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan melakukan perbaikan manajemen rumah sakit demi mencegah kesulitan berobat.

KIS merupakan langkah awal Jokowi membenahi pelayanan di rumah sakit. Untuk sementara, KIS diberikan kepada 4.451.508 individu, yang merupakan kepala dan anggota keluarga dari 1 juta keluarga kurang mampu dan tersebar di 19 Kabupaten/Kota di 9 provinsi. Peluncuran tersebut diperkirakan akan selesai pada pertengahan Desember 2014.

Menanggapi berita mengenai 2 kartu ini, anggota Fraksi PPP DPR RI Okky Asokawati mengatakan bahwa kita perlu mencermati perbedaan KIS dengan BPJS Kesehatan. Disebutkan bahwa KIS memberikan pelayanan yang tidak diberikan oleh BPJS Kesehatan seperti pemakaian KIS tidak mengenal tempat dan bisa digunakan di mana saja.

KIS adalah program jaminan kesehatan untuk warga kurang mampu, sedangkan BPJS adalah lembaga atau Badan Pengelola-nya. KIS menyasar masyarakat miskin dan rentan miskin, bentuknya berupa kartu kesehatan yang dananya disubdisi oleh pemerintah melalui APBN. Sementara itu, kartu Jaminan Sosial Nasional (JKN) yang juga dikelola BPJS, lebih menjurus pada iuran yang harus dibayarkan per bulannya oleh peserta mandiri.

Masih bingung dengan persamaan dan perbedaan antara KIS dan kartu JKN yang dikelola BPJS? Berikut rangkumannya:

Persamaan:

1. Berprinsip memberikan bantuan bagi rakyat miskin yang ingin berobat.

2. Bentuknya berupa kartu untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan fasilitas kesehatan.

Perbedaan:

1. KIS adalah program jaminan kesehatan untuk warga kurang mampu, sedangkan BPJS merupakan Badan Pengelola-nya.

2. KIS terbatas hanya untuk rakyat miskin dan kurang mampu, sedangkan kartu Jaminan Kesehatan Nasional yang juga dikelola BPJS wajib dimiliki warga negara Indonesia baik mampu ataupun kurang mampu. Sebagai catatan, masyarakat kurang mampu telah ditanggung pemerintah sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berjumlah 86,4 juta jiwa.

3. Wilayah pemakaian KIS bebas dan BPJS terbatas.

KIS merupakan kartu yang dapat digunakan di klinik, puskesmas, dan rumah sakit mana pun yang tersebar di seluruh Indonesia. Pemakaian kartu JKN yang dikelola BPJS hanya terbatas di wilayah yang didaftarkan. Seperti contoh, apabila Anda mendaftarkan klinik di wilayah Jakarta maka kartu JKN yang dikelola BPJS hanya bisa di klinik atau Puskesmas yang telah ditentukan di Jakarta.

4. Pemakaian KIS bisa untuk segala perawatan kesehatan, baik untuk pencegahan maupun pengobatan. Sedangkan dalam praktiknya, kartu JKN yang dikelola BPJS hanya bisa dipakai ketika Anda benar-benar sedang sakit atau dirawat.

5. KIS merupakan kartu kesehatan yang disubdisi oleh pemerintah, masyarakat cukup mendaftar tanpa mengeluarkan biaya. Sebagai kartu jaminan kesehatan, ketika mendaftar kartu JKN yang dikelola BPJS terdapat biaya yang harus dibayarkan setiap bulannya. (Jazaul Aufa/Igw).

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
BPOM: Tidak Mudah Awasi Penjual Takjil Saat Puasa

BPOM: Tidak Mudah Awasi Penjual Takjil Saat Puasa

Tak terasa bulan Ramadan tinggal beberapa minggu lagi. Belajar dari pengalaman tahun 2013, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan pengawasan pangan jajanan pada buka puasa atau takjil justru paling sulit dilakukan.Kepala Badan POM, Roy Sparingga mengatakan, pengawasan penjual takjil tidak mudah karena usaha ini menyebar bahkan sampai ke penjual rumahan. Kesempatan ini juga yang dimanfaatkan penjual tidak bertanggung jawab untuk memasukkan bahan berbahaya pada makanan."Pengawasan takjil tidak mudah karena menyebar dan siapa saja boleh menjualnya. Jadi tolong masyarakat hati-hati. Karena tahun lalu masih ditemukan zat pewarna tekstil rhodamin pada makanan dan formalin pada mi basah, tahu dan lainnya," kata Roy, ditulis Jumat (13/6/2014).Roy mengingatkan, jenis pangan jajanan buka puasa yang tidak memenuhi ketentuan pada 2013 mencakup kudapan, makanan ringan, es, mi, lauk pauk, minuman berwarna, bubur, jelly atau agar-agar dan bakso. /Abd [...]

Kuasa Hukum : Sejak Awal Sudah Yakin Dokter Ayu cs Bakal Bebas

Kuasa Hukum : Sejak Awal Sudah Yakin Dokter Ayu cs Bakal Bebas

Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Dr Nurdadi Saleh, SpOG menyatakan belum berani mengiyakan kabar bebasnya Dokter Ayu CS. Namun dirinya yakin kabar tersebut hampir 100 persen benar."Kalau belum ada hitam di atas putih, kami belum berani mengatakan hal ini. Tetapi karena kabarnya sudah bocor dan itu keluar dari mulut orang yang dapat dipercaya di Mahkamah Agung (MA), maka saya yakin 90 persen itu benar. Kami masih menunggu surat pemberitahuan resmi tersebut," kata dr. Nurdadi saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (7/2/2014).Menurut dr. Nurdadi, ketiga dokter tersebut memang pantas untuk dibebaskan. "Dr Ayu, dr Hendry dan dr. Hendi memang pantas dibebaskan karena mereka tidak melakukan malapraktik. Pengadilan Negeri Manado saja sudah menyatakan tidak bersalah, makanya kami mengajukan PK saat itu," kata dr. Nurdadi.Kuasa Hukum dr. Hendry Simanjuntak, Sabas Sinaga SH, MH pun mengatakan hal sama, namun menurutnya sudah sepantasnya ketiga dokter tersebut dibebaskan."Dokter Ayu CS memang pantas dibebaskan karena di Pengadilan Negeri Manado lewat surat Nomor 90/PID.B/2011/ PN.MDO tanggal 22 September 2011 itu mereka dinyatakan tidak bersalah, makanya kita ajukan [...]

Mensos: Santunan Rp 5 Juta Disiapkan untuk Korban Longsor

Mensos: Santunan Rp 5 Juta Disiapkan untuk Korban Longsor

Bencana tanah longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah, tidak hanya merenggut jiwa, juga meluluhlantakkan permukiman penduduk di kawasan tersebut.Kementerian Sosial mendirikan Posko pengungsian, dapur umum Tagana, Puskesmas Karang Kobar dan Media Center di Gedung PGRI Cabang Karang Kobar.?Kemensos mengirim dua truk berisi paket bantuan logistik, satu untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan satu truk lagi langsung ke Banjarnegara, ? kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi dapur umum Tagana, Minggu (14/12/2014).Selain itu, Mensos juga membantu membungkus makanan yang dimasak personil Tagana dan mencicipi tempe bacem. Dilanjutkan berdialog dengan para pengungsi di Posko pengungsian Perhutani Karang Kobar.?Kami terus berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait penanganan bencana longsor Banjarnegara yang sangat memprihatinkan ini, ? katanya.Hingga hari ini, pukul 10.45 WIB, jumlah korban meninggal 17 laki-laki dan 6 orang wanita. Bagi para korban bencana, segera diberikan santunan Rp 5 juta per jiwa dan bagi korban luka-luka yang dirawat Rp 1 rupiah.Data tempat dan lokasi tanah longsor, di Kecamatan Karang Kobar(100), Perhutani karang kobar(60) Balai Desa Karang K [...]

Di Balik Suksesnya Atlet, Ada Pemijat Atlet Sugiat

Di Balik Suksesnya Atlet, Ada Pemijat Atlet Sugiat

Jika pejabat pemerintah memiliki ajudan yang selalu menemani dan membantu pekerjaannya. Para atlet juga punya orang-orang di belakang layar yang mendukung perfoma mereka di ajang olahraga internasional seperti pemijat atlet.Salah satu pemijat atlet yang berada dibalik kejuaraan bulu tangkis Indonesia di mata Internasional sejak tahun 80-an yaitu Sugiat Moeljo Soedarmo atau akrab disapa Sugiat. Bagi kita-orang awam, mungkin nama beliau hampir tidak pernah terdengar. Tapi di kalangan atlet dan pecinta olahraga, nama Sugiat telah populer mengingat ratusan masalah otot Tim Nasional bisa diatasi.Menurut Sugiat, menjadi ahli pijat khusus atlet tidak bisa main-main lantaran dirinya melakukan pendidikan khusus yang pernah diselenggarakan Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Sehingga permasalah cedera yang dihadapi atlet bisa ditangani dengan baik."Sport massage itu bukan untuk memanjakan tubuh tapi untuk mengembalikan fungsi otot apabila ada cedera setelah olahraga. Makanya beda ketika seseorang massage biasa dan sport massage," kata Sugiat.Kepercayaan para atlet yang masih melekat pada Sugiat juga dimanfaatkannya dengan baik. Belum lama ini beliau mendiri [...]

Bayi Meninggal di Pesawat Lion Air, Menhub Minta Visum

Bayi Meninggal di Pesawat Lion Air, Menhub Minta Visum

Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan meminta dilakukan proses penyelidikan medis terkait meninggalnya bayi di pesawat Lion Air rute penerbangan Jakarta-Padang."Saya sudah mendengar (bayi meninggal). Saya minta supaya diproses medis dulu penyebab sakit apa," kata Menhub di Jakarta, Senin (14/4/2014)Melalui visum, tutur dia, baru diketahui apa penyebab sesungguhnya dari meninggalnya bayi tersebut. Hasil visum ini yang akan menjadi pegangan instansinya untuk mencari tahu dan menentukan pihak yang bertanggung jawab.Selama ini, menurut dia, setiap penerbangan sudah memiliki proses pemeriksaaan medis sendiri jika menemukan ada kejadian di satu penerbangan. "Itu dengan sendirinya jalan. Turun diperiksa ada kesehatan, airlines ada, di pesawat ada tim dokter, dibawa ke rumah sakit dan diperiksa," tandas dia.Seperti diberitakan, seorang bayi yang berusia belum genap satu tahun meninggal di pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Padang pada Minggu (13/4/2014). Bayi tersebut meninggal di rute penerbangan pukul 08.10 WIB rute Jakarta-Padang. [...]

Kritikan Keras Tika Bisono pada sang Menteri Pendidikan M Nuh

Kritikan Keras Tika Bisono pada sang Menteri Pendidikan M Nuh

Menteri Pendidikan M Nuh terus mendapat sorotan menyusul banyaknya kasus-kasus yang terjadi di dunia pendidikan Indonesia belakangan ini. Sampai-sampai psikolog seperti Tika Bisono pun tak tahan melemparkan kritikan keras pada sang menteri.Menurut Tika, sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, membuatnya layak mendapatkan rapor merah.Maka itu Tika berharap, ketika ada pergantian di jajaran Kemendikbud perlu dilihat kembali apa saja yang sudah dijalani, dan mengevaluasi apakah kebijakan itu masih layak untuk digunakan lagi atau tidak."Diharapkan dari seorang Menteri itu adalah kebijakan publiknya. Mereka harus mereview lagi, masih cocok tidak penerapannya terhadap situasi sekarang. Jangan nanti banyak pihak yang menjadi korbannya," kata Tika dalam acara `Dompet Dhuafa dan GNOTA: Move On untuk Pendidikan Anak Indonesia` ditulis Health Liputan6.com pada Minggu (4/5/2014).Untuk Mendikbud yang baru nanti, lanjut Tika, tidak hanya IQ (intelligence quotient) saja yang tinggi, melainkan juga EQ (emotional intelligence). Sebab, akan dirasa percuma bila memiliki tingkat intelejen yang tinggi, tapi rasa empati terhadap apa yan [...]

Mimpi Pria dan Perempuan Berbeda

Mimpi Pria dan Perempuan Berbeda

Setiap orang tentu pernah mengalami mimpi. Ternyata, antara pria dan wanita mimpinya berbeda meski tak jauh.Suzanne Bergmann dari DreamCloud dalam tulisannya di HuffingtonPost, Rabu (19/2/2014) menjelaskan, dalam berbagai studi dan survei banyak ditemukan tema yang sama dalam mimpi pria dan wanita. Misalnya saja, perempuan cenderung bermimpi yang emosi, hubungan, dan anggota keluarga.Sebaliknya, pria cenderung bermimpi kekerasan, orang asing, mobil, dan seks dengan pasangan yang tak dikenal.Tak hanya berbeda dalam mimpi, tapi bagaimana pria dan wanita memandang mimpinya juga bervariasi. Perempuan cenderung mengingat mimpinya dan menganggapnya penting dibandingkan kebanyakan pria.Perempuan juga lebih mungkin berbagi dan mendiskusikan mimpi mereka kepada orang lain. Selain itu, Kaum Hawa lebih cenderung mendefinisikan mimpinya sebagai mimpi buruk dibanding pria yang mencari arti mimpi menggunakan kamus mimpi.Kaum pria terkadang cenderung bermimpi agresi fisik, sedangkan perempuan seringkali bermimpi agresi verbal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa wanita lebih sering bermimpi bekerja dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tak diragukan ini merupakan cerminan dari tempat kerja.Baik pri [...]

Rokok yang Diisap Orang Indonesia Sama dengan 32 Kali Luas Jawa

Rokok yang Diisap Orang Indonesia Sama dengan 32 Kali Luas Jawa

Sepertinya tidak akan ada yang menyangka bila panjang batang rokok yang dikonsumsi orang Indonesia telah melewati luas pulau Jawa.Demikian disampaikan Sosiolog dari Universitas Indonesia, Imam Prasodjo. Ia menghitung, bila panjang batang rokok sebesar 244 milyar (tahun 2006) dikalikan 9 cm maka hasilnya 2,196 triliun yang jika diubah menjadi kilometer menjadi 21.960.000."Yang menarik, jarak antara Jakarta-Surabaya adalah 668 kilometer. Sehingga panjang rokok yang dihisap orang Indonesia selama setahun kira-kira setara dengan 32.874 kali Anda bolak-balik Jakarta-Surabaya," kata Imam saat acara forum media FCTC versus RUU Pertembakauan di Hotel Sahid, Jakarta, ditulis Rabu (27/8/2014).Hal ini diperparah oleh data Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang memperkirakan 21 juta anak Indonesia menjadi perokok dan akan meningkat setiap tahunnya. [...]

Remaja yang Lewatkan Sarapan, Berisiko Penyakitan Saat Dewasa

Remaja yang Lewatkan Sarapan, Berisiko Penyakitan Saat Dewasa

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Public Health Nutrition menemukan bahwa remaja yang melewatkan makan paginya, 68 persen berisiko memiliki sindrom metabolik atau gangguan medis yang meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes saat dewasa.Sindrom metabolik disebut peneliti ditandai dengan obesitas di bagian perut, tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi atau resistensi terhadap insulin. Menurut American Heart Association, satu dari tiga orang memiliki risiko ini bila melewatkan sarapan.Seperti ditulis Foxnews, Minggu (2/2/2014), para peneliti di Universitas Umea di Swedia memulai studi ini pada 1981 dengan meminta 889 mahasiswa berusia 16 tahun untuk memberitahukan kebiasaan sarapannya. "Secara keseluruhan 9,9 persen responden melaporkan kebiasaan buruk, termasuk melewatkan saraan dan menggantinya dengan minum sesuatu yang manis di pagi hari," tulis peneliti.Pada 2008, para peneliti kembali memeriksa para peserta. Dan cukup mengejutkan, ada 68 persen remaja yang tidak sarapan memiliki gangguan sindrom metabolik. Untuk itu peneliti percaya bahwa perut buncit dan kadar gula darah tinggi terkait dengan melewatkan sarapan.Meskipun studi lebih lanjut d [...]

Penyakit yang Bikin Fungsi Otak Lenyap, Waspadalah

Penyakit yang Bikin Fungsi Otak Lenyap, Waspadalah

Alzheimer merupakan salah satu jenis demensia (pikun). Kondisi ini terjadi akibat kerusakan otak yang berpengaruh pada hilangnya fungsi otak secara bertahap. Dr. dr. Czeresna Heriawan Soejono, SpPD, KGER menjelaskan bahwa sejumlah penyakit yang umum diderita oleh masyarakat Indonesia seperti diabetes millitus (DM), hipertensi, gagal jantung, obesitas, tanpa disadari bisa menjadi pencetus atau penyebab terjadinya kondisi ini. "Itu kan sebenarnya faktor risiko yang dapat dimodifikasi (diubah). Kalau dari muda sudah mampu mencegahnya, maka proses terjadinya kondisi ini akan lambat," kata Dr. Heriawan. Dalam acara 'Demensia: Bisakah Kita Kurangi Risikonya?' di Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda, HR. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (10/9/2014) Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan, faktor risiko yang tidak dapat diubah dari tiap individu hanyalah usia lanjut, jenis kelamin, dan kondisi genetik. "Tua? Semua orang pasti tua. Pun dengan jenis kelamin, hanya ada pria dan wanita. Kita tidak dapat mengubah kodratnya," kata dia menambahkan. Sebenarnya, lanjut Dr Heriawan, setiap individu mampu memperlambat terjadinya kondisi mengguncang jiwa ini, asalkan dia meny [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *