Ini Reaksi yang Terjadi pada Tubuh Anda Ketika Patah Hati

love17.jpg

Patah hati karena putus cinta atau cinta ditolak bukan sekadar kiasan. Nyatanya, seseorang bisa merasakan sakit secara fisik karena masalah cinta.

Putus cinta memang berat untuk dihadapi, terutama jika Anda di pihak yang diputuskan. Patah hati umumnya ditandai dengan rasa sakit pada jantung. Seolah-olah seperti ada beban berat yang menekan dada hingga ke jantung.

Ternyata sensasi yang Anda rasakan akibat patah hati ini ada alasannya dan tidak selalu berhubungan dengan kondisi mental. Tapi ada hormon dalam tubuh yang berperan menimbulkan rasa sakit tersebut.

Naomi Eisenberger, PhD dari University of California mengatakan, ketika putus hubungan dengan seseorang, otak sulit mengatasinya sendirian. Akibatnya, otak akan mengirimkan sinyal-sinyal ke tubuh untuk memberitahu bahwa yang Anda alami saat itu adalah rasa sakit.

Seperti dikutip dari Female First, otak Anda memiliki banyak hormon seperti oksitosin dan dopamin, yang merupakan hormon pembangkit rasa bahagia. Ketika seseorang merasa sedih atau marah, otak akan terganggu dan dua hormon tersebut akan pergi. Meninggalkan hormon stres di otak.

Dan ketika stres, otak akan mengirimkan kortisol dan epinephrine, hormon yang menimbulkan reaksi perlawanan dan melarikan diri. Reaksi ini bekerja maksimal jika Anda berada di situasi yang mengancam. Misalnya terjebak di kerusuhan atau bertemu rampok, hormon kortisol akan memicu otot untuk bergerak demi menghindarinya. Tapi saat sakit hati, Anda harus melarikan diri dari siapa? Tidak ada wujud nyatanya.

Oleh karena itu, hormon kortisol akhirnya ‘lari’ ke dada, membuat dada membengkak dan akhirnya timbul rasa sakit dan menekan. Hormon ini juga membuat aliran darah ke perut tidak lancar. Itulah sebabnya orang yang patah hati cenderung tidak enak makan. Tidak hanya itu, patah hati juga menyebabkan tubuh lebih ‘rapuh’ sehingga Anda lebih mudah terkena flu, pilek atau demam.

Efek patah hati bagi kesehatan fisik maupun mental amat merugikan. Tapi bisa diatasi, atau minimal dikurangi agar tidak sampai menurunkan kualitas hidup. Beberapa caranya adalah meditasi dengan menghirup napas dalam-dalam; mengeluarkannya secara perlahan. Dengarkan musik-musik bertempo cepat dan berkumpul dengan banyak teman yang suka berkelakar agar Anda lebih banyak tertawa. Cara ini bisa membantu tubuh melepaskan endorphin, salah satu hormon bahagia.

“Satu hal yang tak boleh Anda lakukan adalah mengunci diri di dalam kamar. Mengasingkan diri sendiri hanya akan membuat semuanya bertambah buruk. Cara apapun yang bisa membuat pikiran lebih ceria akan membantu menyembuhkan tubuh,” ujar Gary Lewandowski, Ph.D, profesor psikologi di Monmouth University, New Jersey.

(hst/kik)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Tips Perjalanan Udara Bersama Bayi

Tips Perjalanan Udara Bersama Bayi

Terdapat beberapa hal perlu diperhatikan bagi Anda yang dalam waktu dekat akan melakukan perjalanan jauh lewat udara dengan membawa buah hatinya, antara lain: Usia bayi tidak mempengaruhi kemampuan bayi untuk mengatasi perjalanan udara. Perubahan tekanan kabin pada penerbangan menyebabkan perubahan tekanan telinga tengah yang bersifat sementara tapi dapat mencetuskan nyeri telinga. Untuk menolong menyeimbangkan tekanan di dalam telinga si buah hati, upayakan agar ia terus menyedot atau menelan dengan memberikan susu atau dot selama pesawat take off atau mendarat. Selama penerbangan, tekanan udara dalam kabin lebih rendah dibandingkan tekanan udara di darat. Walaupun perubahan sementara pada kadar oksigen ini tidak akan menyebabkan masalah pada bayi yang sehat, dokter anak Ibu dapat meremendasikan suplementasi oksigen bila bayi memiliki kondisi tertentu yang berkaitan dengan saluran pernapasannya. Berikut tips lainnya: Cara Aman Perjalanan Udara Bersama Bayi: Lanjutan tips perjalanan udara untuk bayi: Sebagian besar kursi mobil bayi dapat dipergunakan untuk perjalanan udara. Walaupun maskapai penerbangan umumnya mengizinkan bayi untuk dipangk [...]

5 Langkah Menghindari Stres

5 Langkah Menghindari Stres

Oleh: dr. Alvin Nursalim Pak Mujidin, 60 tahun adalah seorang pengusaha sukses. Sepintas, kehidupannya terlihat sempurna dan sering kali membuat tetangganya terkagum. Rumah mewah dan kendaraan mewah menjadi bagian hidupnya yang tidak terpisahkan. Tak pelak lagi, semua orang yang melihat akan menilai bahwa pak Mujidin adalah orang yang sukses. Namun, pak Mujidin memendam perasaan stres akibat tekanan tinggi pada pekerjaannya. Di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif, beban pekerjaannya menyebabkan pak Mujidin lelah secara fisik dan mental. Suatu pagi, ketika sedang bersiap untuk kerja, pak Mujidin merasakan nyeri dada yang tidak tertahankan bagai tertimpa benda berat. Hal ini mmbuatnya pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Dokter jantung mengatakan bahwa pak Mujidin menderita penyakit jantung koroner, sebuah penyakit yang menyerang pembuluh darah jantung. Dua buah pembuluh darah jantung pak Mujidin sudah tertutup hampir 60%. Hal inilah yang menyebabkan nyeri dada yang dialami pak Mujidin. Ilustrasi kasus diatas merupakan kisah yang menggambaran kehidupan urban yang sering dialami oleh masyarakat. Stres, yang diakibatkan oleh tekanan pekerjaan atau masalah keluarg [...]

4 Buah yang Sebaiknya Tidak Dimakan Ketika Berbuka Puasa

4 Buah yang Sebaiknya Tidak Dimakan Ketika Berbuka Puasa

Pakar gizi dan nutrisi, Prof. Hardinsyah, MS, menuturkan, saat bulan puasa biasakan tetap mengonsumsi buah sehari dua kali ketika sahur dan berbuka. Akan tetapi, ada beberapa buah yang perlu dihindari bila ingin disantap setelah berbuka. "Boleh makan segala macam buah yang tidak asam dan sepet karena nanti lambung kita tambah asam bisa buat sakit," ujar pakar nutrisi lulusan University of Queensland, Australia ini, saat diwawancarai wolipop, Kamis (18/7/2013). Ini dia empat buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi setelah berbuka puasa karena tidak bagus untuk tubuh Anda. 1. Durian Menurut pria yang akrab disapa Hardin itu, durian tidak dianjurkan disantap ketika berbuka puasa. Durian mengandung alkohol yang bisa menimbulkan gas pada saluran pencernaan dan memicu kepala pusing. 2. Jeruk Nipis Jeruk nipis juga tidak dianjurkan oleh ayah dua anak ini. Jeruk nipis tentu mengandung asam tinggi yang bisa mempengaruhi asam lambung terutama ketika perut belum diisi oleh makanan lainnya. 3. Mangga Mangga yang asam juga bisa mempengaruhi lambung Anda. "Mangga boleh asal jangan asam, karena nanti lambung kita tambah asam bisa buat sakit," ujar Pimpinan Klinik Konsultasi Gizi Fakultas [...]

Pro-Kontra Euthanasia

Pro-Kontra Euthanasia

Euthanasia berarti sebuah proses mengakhiri kehidupan karena penyakit yang diderita oleh seorang. Umumnya, individu yang meminta euthanasia adalah pasien usia tua dengan penyakit yang tidak memiliki kemungkinan sembuh, dengan rasa sakit yang tidak tertahankan, atau pasien dengan keganasan. Masih banyak pro dan kontra terkait pelaksanaan euthanasia. Terlepas dari benar atau salah prosedur ini, mari kita kenal lebih jauh prosedur euthanasia. Apa itu euthanasia? Euthanasia adalah tindakan mengakhiri kehidupan seorang dengan penyakit tahap akhir. Tentu tidak semua pasien merupakan kandidat prosedur euthanasia. Umumnya pasien yang menjalani prosedur ini adalah pasien dengan penyakit tahap akhir dengan kemungkinan sembuh yang sangat kecil. Tujuan awal dari tindakan ini adalah untuk mengakhiri penderitaan yang diderita oleh pasien. Ditinjau dari sisi intervensi, euthanasia dibagi menjadi euthanasia aktif dan pasif. Dalam euthanasia aktif, dokter atau tenaga kesehatan memberikan intervensi aktif yang dapat menyebabkan kematian pasien, misalnya dengan memberikan obat tertentu. Sedangkan euthanasia pasif terjadi ketika pasien meninggal karena tenaga kesehatan tidak melanjutkan atau memberi [...]

8 Bahaya Gaya Hidup Tidak Aktif

8 Bahaya Gaya Hidup Tidak Aktif

Oleh: dr. Sophia B. Hage Obesitas atau kelebihan berat badan sudah secara luas dikenali sebagai salah satu faktor risiko terhadap penyakit-penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung koroner. Akan tetapi, masih banyak yang belum menyadari bahwa tingkat aktivitas fisik seseorang atau gaya hidup yang tidak aktif merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya obesitas dan penyakit metabolik. Berikut adalah 8 bahaya yang dapat terjadi akibat gaya hidup yang tidak aktif: Sulit menurunkan berat badan. Gaya hidup yang tidak aktif akan menyebabkan elemen-elemen pembakar lemak di dalam tubuh kita turun sebanyak 50%. Dokter James Levine, PhD dari Mayo Clinic mengatakan bahwa enzim-enzim kunci yang berperan membakar trigliserida (salah satu jenis lemak dalam tubuh) akan mulai berhenti bekerja. Beliau lebih lanjut menyebutkan bahwa apabila kita duduk seharian. Enzim-enzim tersebut akan segera turun sebanyak 50%. Sulit tidur nyenyak. Paul Peppard, PhD dari Universitas Wisconsin-Madison menyebutkan melalui situs WebMD bahwa obesitas adalah faktor utama terjadinya sleep apnea. Sleep apnea adalah kondisi dimana terjadi henti napas saat tidur. Ketika serangan ini datang, penderi [...]

Sehatkah Bubble Tea?

Sehatkah Bubble Tea?

Saat ini jika Anda pergi ke pusat-pusat perbelanjaan pasti Anda dengan mudahnya menemukan bubble tea. Bubble tea, dengan paduan teh dan bola-bola kenyal memang menghasilkan rasa yang enak dan menyegarkan serta disukai semua kalangan usia. Namun demikian, tahukah Anda manfaat ataupun potensi ancaman kesehatan yang ditimbulkan dari bubble tea? Oleh karena itu ada baiknya ketahui dulu serba-serbi bubble tea sebelum Anda mencobanya. Kandungan gizi bubble tea Bubble tea original umumnya terdiri dari teh hitam atau teh hijau yang dicampur dengan susu, gula serta bola-bola kenyal dari tapioka dan biasanya disajikan dengan es. Selain itu ada juga varian lainnya seperti bubble tea rasa buah-buahan, sirup berperisa ataupun buah-buahan segar yang ditambahkan langsung ke dalam teh nya. Sebetulnya konsumsi segelas teh hitam atau teh hijau setiap hari nya dapat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung sumber antioksidan yang disebut dengan polifenol. Polifenol sendiri dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas, anti peradangan dan anti carcinogen. Sehatkah bubble tea? Berikut penjelasannya: Sehatkah bubble tea? Berikut penjelasannya: Konsumsi teh [...]

Ini Alasan Mengapa Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Rasa Cemas

Ini Alasan Mengapa Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Rasa Cemas

Kurangnya waktu tidur tentu bisa mempengaruhi kesehatan serta kualitas otak seseorang. Bahkan menurut penelitian, kurang tidur bisa membuar orang merasa cemas. Kok bisa?Berdasarkan penelitian terbaru, kurangnya waktu untuk tidur seseorang dapat mempengaruhi reaksi antisipasi otak, dan akhirnya akan meningkatkan level kecemasan seseorang. Hal tersebut diingkapkan oleh Andrea Goldstein, yang melakukan penelitian di Sleep and Neuroimaging Laboratory di University of California, Berkeley."Kurang tidur juga akan membuat mereka yang memiliki kecemasan tinggi untuk memulai sesuatu,? jelas Andrea, seperti yang dikutip dari Huffingtonpost.Reaksi antisipasi adalah proses otak yang mendasar dan memainkan peran utama dalam mempengaruhi kecemasan seseorang pada umumnya. Gangguan kecemasan ini menjadi salah satu penyebab penyakit mental yang paling umum di Amerika Serikat, dan mempengaruhi lebih dari 40 juta orang dewasa.?Semua orang memiliki antisipasi kecemasan, dalam batas tertentu hal itu positif. Apalagi kecemasan untuk selalu melakukan sesuatu dengan baik, namun hal ini menjadi negatif jika sudah berlebihan atau mulai mengganggu kehidupan Anda,? ungkap Fugen Neziroglu, direktur Institut [...]

15 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

15 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

Jahe merupakan salah satu jenis tanaman obat-obatan yang juga dapat digunakan sebagai campuran pelenglap bumbu masakan. Namun tahukah anda jahe memiliki banyak manfaat yang dapat dimanfaatkan baik dalam menjaga kesehatan dan kecantikan. Tanaman jahe dikenal dalam tiga jenis jahe yaitu jenis jahe putih, jahe merah dan jahe gajah. Masing-masing jenis jahe ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jahe putih memiliki karakteristik warna daging dan kulit putih dan sedikit kuning dibagian tengan daging. Rasa jahe putih memiliki rasa yang pas tidak terlalu pedas dan tidak menyengat sehingga dalam pemanfaatannya pun banyak dengan menggunakan jenis jahe putih. Jahe gajah memiliki karakteristik yang hamper sama dengan jahe putih, namun memimiliki rasa yang sedikit kurang kuat dibandingkan dengan jahe putih. Jahe gajah memiliki diameter yang sedikit besar dibandingkan dengan jenis jahe yang lainnya. Jahe merah memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan jenis jahe yang lainnya. Jahe merah memiliki diameter yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis jahe yang lainnya. Memiliki warna kulit dan daging yang kemerah-merahan dan sedikit warna putih dibagian tepi daging. Rasa jah [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *