Inilah Makanan-makanan Pencegah Anemia

makanan-pencegah-anemia-darah-rendah.jpg

Banyak orang yang berisiko terkena anemia diakibatkan oleh asupan gizi yang kurang, gangguan saluran pencernaan, penyakit kronis, infeksi, dan berbagai kondisi lainnya. Wanita yang sedang hamil dan haid juga berisiko mengalami anemia. Anemia tidak hanya dapat menurunkan produktivitas kerja 5-10%, tetapi juga daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap penyakit.

Anemia yang disebabkan oleh keturunan atau kelainan genetik tertentu memang sulit dicegah. Meski banyak tipe anemia yang tak dapat dicegah, mengonsumsi makanan yang bergizi dapat membantu menghindari anemia akibat kekurangan zat besi dan vitamin lainnya.

Suplemen yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B lainnya juga dapat membantu mencegah anemia. Namun, penggunaan suplemen harus sesuai dengan petunjuk dokter terutama bagi orang lanjut usia.

Berikut adalah beberapa jenis kandungan makanan yang dapat mencegah dan mengatasi anemia:

Inilah Makanan-makanan Pencegah Anemia

1. Zat Besi

Zat besi banyak terkandung di dalam daging merah seperti daging sapi, kacang-kacangan, kuning telur, hati ayam, sayuran hijau gelap (bayam, kangkung, singkong), serta buah kering seperti plum dan kismis.

2. Asam Folat

Asam folat sangat penting dikonsumsi, selain berfungsi untuk membentuk sel darah merah yang sehat, asam folat juga dapat membantu regenerasi sel-sel saraf yang rusak dan penting bagi ibu hamil karena mengurangi risiko cacat sistem saraf pusat bayi. Asam folat dapat ditemukan di sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kubis, , kentang, kacang, biji-bijian, sereal, buah-buahan (pisang, jeruk, pepaya, alpukat), dan hati ayam atau sapi.

3. Vitamin B1

?Vitamin B12 dapat ditemukan dalam daging dan produk susu. Selain itu vitamin B12 juga sering ditambahkan dalam sereal dan produk kacang kedelai seperti susu kacang kedelai.

4. Vitamin C

Vitamin C juga penting dikonsumsi untuk membantu penyerapan zat besi. Makanan yang kaya vitamin C antara lain buah-buahan sitrus seperti jeruk dan lemon, stroberi, pepaya, anggur, melon, alpukat, kiwi, dan tomat. Sayuran seperti bayam, brokoli, kubis, dan wortel juga mengandung vitamin C.

Perlu diperhatikan untuk menghindari konsumsi zat besi atau zat penambah darah lainnya bersamaan dengan kafein, seperti teh atau kopi, karena dapat mengurangi penyerapannya.

Bila seseorang memiliki riwayat keluarga anemia yang terkait genetik seperti thalassemia atau anemia sel sabit, Anda dapat melakukan konsultasi genetika dengan dokter untuk mengetahui risiko yang dapat diturunkan kepada anak Anda kelak.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Bolehkah Penderita Anemia Berpuasa?

Berpuasa diyakini dapat memberikan sejumlah keuntungan untuk kesehatan. Namun, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang tidak dapat berpuasa dan jika ingin berpuasa, maka membutuhkan perhatian yang lebih.Salah satu kondisi medis yang membutuhkan perhatian lebih saat bulan puasa adalah anemia. Anemia atau yang dikenal masyarakat awam sebagai kurang darah merupakan suatu kondisi ketika jumlah sel darah merah sehat di dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga hantaran oksigen dan nutrisi ke jaringan pun menjadi terhambat.Gejala yang dapat ditimbulkan anemia antara lain seperti lemah, lesu, pucat, pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, dan sesak napas.Penderita anemia yang berpuasa sering kali kurang memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsinya, padahal hal tersebut sangat penting, karena penderita anemia tidak boleh kekurangan gizi yang baik terutama zat besi. Bila penderita anemia tidak memperhatikan asupan makanannya, ditakutkan anemia yang terjadi akan bertambah berat.Boleh tidaknya seseorang yang mengalami anemia untuk berpuasa tergantung pada beratnya anemia. Bila saat ini sedang mengalami anemia berat yang membutuhkan transfusi [...]

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan anemia. Terkadang kekurangan zat besi atau vitamin lainnya seperti asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Oleh sebab itu penting sekali untuk mengatur asupan makanan pada penderita anemia.Berikut adalah jenis makanan atau vitamin yang harus ada dalam diet bagi penderita anemia:1. Zat BesiKurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi. Orang yang menjalani diet ketat seperti vegan atau vegetarian seringkali tidak mendapatkan zat besi yang cukup. Zat besi merupakan komopnen utama hemoglobin yang membawa oksigen dari paru ke seluruh bagian tubuh.Makanan yang mengandung zat besi dapat ditemukan dalam dua bentu yaitu : haem dan non-haem. Zat besi haem lebih mudah dicerna oleh tubuh dan dapat ditemukan pada produk hewani seperti daging (termasuk unggas) dan ikan. Sedangkan zat besi non-haem didapatkan terutama dari sayuran dan tanaman seperti buncis, sayuran hijau, selain itu juga ditambahkan pada berbagai jenis makanan seperti roti, sereal dan tepung.Bila tubuh tidak mendapatkan zat besi yang dibutuhkan, jumlah zat besi yang tersedia akan menurun secara perlahan. Cadangan zat besi [...]

6 Jenis Anemia yang Berhubungan dengan Genetik

6 Jenis Anemia yang Berhubungan dengan Genetik

Banyak yang berpikir bahwa anemia disebabkan oleh karena faktor dari luar tubuh saja seperti asupan gizi yang buruk, namun kenyataannya beberapa jenis anemia disebabkan oleh kelainan genetik.Gen terletak di dalam setiap sel. Setiap manusia mendapatkan gen dari orangtuanya dan terkadang variasi atau kelainan gen pada orangtua dapat diturunkan pula. Beberapa variasi genetik dapat menyebabkan kesalahan dan penurunan produksi sel darah merah.Hal ini menyebabkan sel darah merah tidak dapat bertahan lama di pembuluh darah, tidak efektif membawa oksigen dari paru ke jaringan tubuh, atau tidak dapat dibuat sama sekali.Berikut adalah beberapa jenis anemia yang berhubungan dengan kelainan genetik, selengkapnya di halaman selanjutnya: 6 Jenis Anemia yang Berhubungan dengan Genetik 1. Anemia Sel SabitPada penderita anemia sel sabit, terdapat gen yang menyebabkan hemoglobin berbentuk abnormal, sehingga sel darah [...]

Mudah Sekali Lelah? Awas Gejala Anemia!

Mudah Sekali Lelah? Awas Gejala Anemia!

Anemia adalah suatu keadaan yang menggambarkan kadar hemoglobin atau jumlah eritrosit dalam darah kurang dari nilai dtandar (normal). Hemoglobin merupakan komponen di dalam sel darah merah yang membawa oksigen. Setidaknya 90% dari energi total yang dihasilkan di dalam tubuh memerlukan oksigen. Sel tubuh yang jumlahnya mencapai triliunan itu membutuhkan oksigen untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik.Darah yang mengandung oksigen akan dialirkan ke seluruh tubuh sehingga semua jaringan mendapatkan oksigen dalam jumlah cukup untuk proses oksidasi. Proses oksidasi diperlukan untuk semua sistem di dalam tubuh agar dapat beroperasi, seperti fungsi metabolik, sirkulasi, pencernaan, eliminasi, memperkuat sistem imun, dan sebagainya.Anemia biasanya ditandai dengan gejala : Mudah lelah dan kehilangan tenaga Napas cepat Sakit kepala Kesulitan berkonsentrasi Kulit pucat Sulit tidur Sehingga, dapat dimengerti bukan, mengapa anemia begitu penting dihindari? Karena adanya pasokan oksigen yang kurang, pada gejala awal, orang yang mengalami anemia akan mengeluh lemas dan tidak bertenaga. Ketidakcukupan pasokan oksigen ke jaringan di seluruh tubuh dapat mengakibatkan suatu mekanisme ada [...]

Anemia Bisa Disembuhkan?

Anemia Bisa Disembuhkan?

Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein dalam darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.Diagnosis anemia dapat ditegakkan berdasarkan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Jika kadar Hb < 13,5 g/dL pada laki-laki atau kurang dari 12 g/dL pada perempuan, maka kondisi tersebut dapat disebut anemia. Apakah anemia dapat disembuhkan? Jawabannya tergantung dari jenis dan penyebabnya.Apa saja penyebab anemia?Sebetulnya ada banyak sekali jenis anemia, namun secara umum dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu: Anemia karena perdarahan Perdarahan menyebabkan volume darah berkurang, begitu juga dengan sel darah merah dan hemoglobin. Contoh penyebabnya adalah perdarahan saluran cerna, wasir, menstruasi panjang dan lama (menometroragia), dan perdarahan saat melahirkan. Anemia karena gangguan produksi sel darah merah Produksi sel darah merah dapat menurun pada penderita anemia aplastik, leukemia, asupan nutrisi kurang (zat besi, vitamin B12, atau asam folat), dan gagal ginjal. Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia terbanyak, terutama pada wanita hamil, anak-anak, dan vegetarian. Anemia karena sel darah me [...]

Lakukan Ini Bila Anda Pertama Kali Terkena Anemia

Lakukan Ini Bila Anda Pertama Kali Terkena Anemia

Apakah Anda sering pusing, mudah lelah, letih, lesu, pucat, dan mata berkunang-kunang? Jika ya, bisa jadi Anda mengalami anemia. Bila anemia sudah berat maka dapat menimbulkan gejala sesak napas, jantung berdebar hingga pingsan.Anemia atau kurang darah terjadi akibat berkurangnya jumlah sel darah merah yang sehat. Tujuan pengobatan anemia adalah untuk meningkatkan jumlah oksigen yang dibawa di dalam pembuluh darah. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan jumlah sel darah merah dan/atau kadar hemoglobin di dalam darah. Hemoglobin merupakan protein kaya zat besi yang terdapat di dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.Pada pemeriksaan laboratorium darah, seseorang dikatakan anemia bila kadar hemoglobin (Hb) < 13 mg/dl pada pria dan <12 mg/dl pada wanita.Bagaimana cara menanganinya? Halaman selanjutnya penjelasannya: Lakukan Ini Bila Anda Pertama Kali Terkena Anemia Bila m [...]

10 Gejala Anemia Karena Haid yang Banyak

10 Gejala Anemia Karena Haid yang Banyak

Semua wanita, tanpa terkecuali, pasti mendapatkan haid hanya saja sifat dari siklus haid pada tiap wanita tidaklah selalu sama. Perbedaan itu muncul karena adanya variasi durasi haid, jumlah perdarahan haid, dan interval datangnya setiap haid. Perbedaan-perbedaan ini dapat merupakan variasi yang normal, atau dapat juga berupa gangguan. Gangguan yang ada bisa menimbulkan gangguan kesehatan tubuh lebih lanjut, diantaranya adalah anemia, suatu keadaan dimana terjadi keadaan kurangnya darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, dimana komponen darah yang ada tidak memiliki kadar hemoglobin yang cukup. Akhirnya mengakibatkan tubuh cepat lelah, pusing, dan penglihatan kunang-kunang. Anemia yang dikaitkan haid biasanya diakibatkan karena siklus haid mengalami peningkatan jumlah darah haid yang keluar. Lebih lanjut, diperparah jika tubuh mengalami kekurangan nutrisi zat besi dan asam folat hingga gagal menyeimbangkan kebutuhan jumlah sel darah merah yang keluar akibat haid. Kalau sudah anemia, konsekuensinya bisa gawat. Di beberapa penelitian melaporkan anemia di masa muda semakin meningkatkan risiko mudah pikun atau dementia (Baca: Muda Anemia, Tua Dementia). Oleh karena itu, waspadalah [...]

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah

Apakah Anda sering merasa lemas, letih, lesu, sulit konsentrasi, dan sakit kepala? Bisa jadi hal tersebut menandakan Anda mengalami anemia atau yang dikenal sebagai kurang darah.Akibat rendahnya jumlah sel darah merah sehat mengakibatkan jumlah oksigen yang dihantarkan ke jaringan tubuh menjadi lebih sedikit. Hal tersebut menyebabkan timbulnya beberapa gejala pada anemia, akibat sel-sel tubuh tidak dapat berfungsi secara maksimal karena kekurangan asupan oksigen. Bila anemia yang dialami masih ringan seringkali tidak menimbulkan gejala.Ketika anemia berjalan perlahan (kronik), tubuh dapat beradaptasi dan mengompensasi perubahan yang terjadi; pada kasus ini anemia dapat tidak menimbulkan gejala dan baru menimbulkan gejala ketika anemia menjadi berat.Apa saja gejala yang dapat ditimbulkan anemia? Simak halaman berikutnya. Kenali Tanda-tanda Anemia dan Penanganannya di Rumah Gejala yang dapat ditimbulka [...]

Gejala Anemia Pada Anak

Gejala Anemia Pada Anak

Anemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah sehat atau hemoglobin tidak mencukupi untuk membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh. Sel-sel di dalam tubuh membutuhkan oksigen untuk dapat bertahan dan menjalankan fungsinya dengan baik.Anak Anda dapat mengalami anemia akibat beberapa hal berikut: Tubuh anak tidak memproduksi sel darah merah dalam jumlah cukup Tubuh Anak menghancurkan atau kehilangan (dari perdarahan) terlalu banyak sel darah merah Jumlah hemoglobin di dalam sel darah merah tidak mencukupi. Hemoglobin merupakan protein di dalam sel darah merah yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen ke seluruh sel di dalam tubuh dan membuang karbondioksida. Pada anak-anak anemia dapat menimbulkan beberapa gejala seperti berikut, selengkapnya di halaman selanjutnya: Gejala Anemia Pada Anak Anak terlihat pucat, ?keabu-abuan? (wajah, kelopak mata, kuku anak terl [...]

Apakah Anemia Bisa Disembuhkan?

Apakah Anemia Bisa Disembuhkan?

Anemia bukanlah suatu penyakit melainkan sebuah kondisi medis. Anemia disebabkan oleh berbagai macam hal. Oleh sebab itu, cara mengatasi anemia paling tepat adalah dengan menemukan dan mengobati penyakit yang mendasarinya.Anemia dapat dikontrol diatasi bergantung dengan penyebab anemia. Seseorang yang mengalami anemia berarti memiliki jumlah sel darah merah sehat yang kurang. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh, oleh sebab itu bila seseorang mengalami anemia dapat merasakan gejala mudah lelah, lemas, pusing ataupun sesak napas.Anemia jenis apa yang dapat disembuhkan?Sebenarnya kata ?disembuhkan? kurang tepat karena anemia adalah kondisi bukanlah suatu penyakit. Hampir semua anemia yang berhubungan dengan gizi dapat diatasi dengan baik. Penyebab tersering anemia adalah kekurangan zat besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin (protein yang terdapat di dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen). Bila anemia disebabkan oleh kekurangan jumlah zat besi di dalam tubuh maka dapat disembuhkan dengan mengonsumsi suplemen zat besi tambahan dan makanan yang mengandung zat besi. Anemia akibat defisiensi zat besi dan kehilangan darah (sep [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *