Inilah Makanan Sehat Penambah Darah!

Inilah-Makanan-Sehat-Penambah-Darah.jpg

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan umum yang dapat terjadi seumur hidup manusia. Anemia defiseiensi besi memberikan dampak negatif pada ibu hamil seperti meningkatkan angka kematian bayi, bayi dengan berat badan lahir rendah dan persalinan bayi prematur. Pada anak, anemia defisiensi besi menyebabkan kegagalan perkembangan secara fisik dan fungsi kognitif. Sedangkan pada dewasa, anemia menyebabkan penurunan performa dalam bekerja dan menurunkan kapasitas kerja.

Zat besi telah diketahui merupakan salah satu zat yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah. Salah satu cara pemenuhan zat besi adalah dengan memenuhi kebutuhan asupan zat besi melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi. Zat besi terdapat di dalam makanan dalam bentuk heme dan non heme. Heme dapat ditemukan hampir pada seluruh makanan yang berasal dari daging hewan. Sedangkan non heme dapat ditemukan pada daging hewan, beberapa tumbuhan, makanan yang difortifikasi, dan suplemen.

Daging hewan dan tumbuhan yang dikatakan sebagai sumber zat besi antara lain :

  • Daging sapi
  • Daging ayam
  • Daging unggas lain
  • Daging kambing
  • Telur

Simak sumber zat besi lainnya pada halaman berikut. Klik Next.

Inilah Makanan Sehat Penambah Darah!

  • Kacang polong
  • Kacang kedelai
  • Kacang tanah
  • Almond
  • Brokoli
  • Biji bunga matahari
  • Ikan
  • Hati ayam atau sapi
  • Kerang
  • Cumi-cumi

Makanan yang difortifikasi adalah makanan yang ditambahkan zat tertentu, dalam hal ini zat besi untuk menambah kandungan gizi yang terkandung dalam makanan tersebut. Terkadang dalam proses pembentukan sumber makanan tertentu, terdapat nutrien yang hilang sehingga perlu ditambahkan nutrien dalam kemasan, seperti misalnya susu dan sereal.

Suplemen zat besi non heme banyak ditemukan di apotek. Bentuk suplemen yang paling umum ditemukan adalah sulfat ferosus, fumarat ferosus, glukonat ferosus, sulfat glisin ferosus, dan polisakarida zat besi. Untuk pencegahan terjadinya anemia defisiensi besi, dosis yang dianjurkan bervariasi antara 7-17 mg/hari. Konsumsi diatas 17 mg/hari tidak dianjurkan di Inggris oleh Experts Group on Vitamin and Minerals dikarenakan efek samping yang mungkin timbul.

Sumber :

  1. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4179187/
  2. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3257743/

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Mengatasi Anemia Saat Berpuasa

Mengatasi Anemia Saat Berpuasa

Bagi penderita anemia, menjalankan puasa pada umumnya dapat dilakukan. Yang terpenting, Anda mengetahui lebih dahulu derajat anemia Anda serta berkonsultasi kepada dokter.Penderita anemia yang melakukan puasa tidak boleh asal-asalan dalam memilih menu makanan. Bila penderita anemia tidak memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik, maka dapat memperparah kondisi anemia yang dialami. Anemia menyebabkan berkurangnya sel darah merah yang sehat yang dapat menghantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, padahal nutrisi tersebut sangat diperlukan ? terutama saat puasa.Jika saat berpuasa penderita anemia tiba-tiba mengalami pusing berlebih, pingsan, jantung berdebar-debar atau sesak napas, hal itu menunjukkan bahwa tubuh sangat kekurangan sel darah merah sehat. Nah, bila Anda mengalami gejala-gejala tersebut dan merasa sangat tidak kuat, Anda dapat membatalkan puasa dan mengunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan.Karena itu, ada beberapa hal yang penting untuk diketahui jika kondisi tersebut muncul. Selengkapnya di halaman berikutnya. [...]

Ini Dia Perbedaan Thalassemia dengan Leukemia

Ini Dia Perbedaan Thalassemia dengan Leukemia

Bagi masyarakat awam terkadang masih sulit membedakan antara thalassemia dan leukemia. Kedua penyakit tersebut memang penyakit yang terjadi pada komponen darah di dalam tubuh. Namun, keduanya merupakan dua penyakit berbeda yang memiliki penyebab yang berbeda pula. Mari kita lihat lebih jauh apa saja perbedaanya.Apa sih yang dimaksud dengan thalassemia dan leukemia ?Thalassemia merupakan sebuah gangguan darah bawaan yang disebabkan oleh gen yang abnormal. Orang yang mengalami thalassemia tidak dapat memproduksi hemoglobin normal di dalam darah. hemoglobin merupakan protein yang berikatan dengan oksigen di dalam sel darah merah. Pada keadaan normal, hemoglobin utama terdiri dari gugus heme dan mempunyai dua rantai alfa dan beta. Thalassemia disebabkan oleh gen di rantai alfa dan beta yang abnormal sehingga menyebabkan umur sel darah merah memendek. Penyakit ini merupakan penyakit bawaan (diturunkan).Terdapat dua jenis thalassemia yaitu thalassemia minor dan thalassemia mayor. Pada thalassemia minor seseorang biasanya dapat terlihat sehat dan hodup normal, terkadang orang yang memiliki thalassemia minor tidak menyadari bahwa mereka membawa gen. Sedangkan thalassemia mayor merupakan be [...]

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Diet Sehat Untuk Penderita Anemia

Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan anemia. Terkadang kekurangan zat besi atau vitamin lainnya seperti asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Oleh sebab itu penting sekali untuk mengatur asupan makanan pada penderita anemia.Berikut adalah jenis makanan atau vitamin yang harus ada dalam diet bagi penderita anemia:1. Zat BesiKurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi. Orang yang menjalani diet ketat seperti vegan atau vegetarian seringkali tidak mendapatkan zat besi yang cukup. Zat besi merupakan komopnen utama hemoglobin yang membawa oksigen dari paru ke seluruh bagian tubuh.Makanan yang mengandung zat besi dapat ditemukan dalam dua bentu yaitu : haem dan non-haem. Zat besi haem lebih mudah dicerna oleh tubuh dan dapat ditemukan pada produk hewani seperti daging (termasuk unggas) dan ikan. Sedangkan zat besi non-haem didapatkan terutama dari sayuran dan tanaman seperti buncis, sayuran hijau, selain itu juga ditambahkan pada berbagai jenis makanan seperti roti, sereal dan tepung.Bila tubuh tidak mendapatkan zat besi yang dibutuhkan, jumlah zat besi yang tersedia akan menurun secara perlahan. Cadangan zat besi [...]

Menangkal Anemia Dengan Sakatonik Liver

Menangkal Anemia Dengan Sakatonik Liver

Apakah Anda sering merasa cepat letih, lesu, mata berkunang-kunang? Waspadalah. Anda mungkin saja mengalami gejala anemia atau kurang darah. Anemia adalah kondisi di mana Anda memiliki jumlah sel darah merah di bawah normal. Kurangnya sel darah merah ini diakibatkan hitungan hemoglobin yang rendah. Hemoglobin bermanfaat membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa asupan hemoglobin yang cukup, sel-sel tubuh Anda akan kekurangan oksigen. Akibatnya, Anda akan merasa cepat lelah dan lemas. Anemia parah dapat mengakibatkan kerusakan jantung, otak, dan organ tubuh lainnya. Bahkan dapat menyebabkan kematian. (Baca: Sering Lemas? Waspada Gejala Kurang Darah) Mereka yang sering mengalami anemia biasanya terjadi pada ibu hamil, wanita yang menstruasi, orang bekerja terlalu berat, diet yang salah atau orang yang baru melalui proses operasi pembedahan. Umumnya, penyebab anemia karena berkurangnya nutrisi pembentuk sel darah merah. Vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat sangat vital dibutuhkan tubuh untuk peningkatan sel darah merah. (Baca: 6 Penyebab Anemia) Untuk mencegahnya, rutinlah mengkonsumsi makanan dan minuman penambah sel darah merah [...]

Anemia Lebih Sering Terjadi Pada Wanita

Anemia Lebih Sering Terjadi Pada Wanita

Anemia atau kurang darah seringkali dikaitkan dengan wanita. Anemia merupakan kondisi yang umum terjadi. Kondisi ini dapat menyerang seluruh usia, ras dan etnis. Pria dan wanita dapat mengalami anemia. Namun, wanita usia subur memang memiliki risiko lebih tinggi mengalami karena wanita mengalami menstruasi, hamil dan melahirkan.Anemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi akibat kurangnya jumlah sel darah merah sehat atau kurangnya jumlah hemoglobin yang menyebabkan oksigen tidak dapat dihantarkan ke jaringan tubuh dengan maksimal sehingga mengakibatkan menurunnya kemampuan fisik dan mental seseorang. Hemoglobin merupakan komponen sel darah merah yang berikatan dengan oksigen yang akan membawa oksigen ke otak, sistem otot, sitem kekebalan tubuh dan bagian tubuh lainnya.Zat besi, asam folat, vitamin dan mineral lainnya dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin. Menurut WHO/CDC 2008, kekurangan (defisiensi) nutrisi merupakan penyebab umum anemia dan anemia defisiensi zat besi merupakan kontributor utama. Selain zat besi, kekurangan nutrisi lainnya seperti asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia, begitu pula penyebab yang tidak berhubungan dengan gizi seperti infeksi akut maup [...]

Bisakah Balita Mengalami Anemia?

Bisakah Balita Mengalami Anemia?

Kurang darah atau anemia bukanlah penyakit yang hanya dapat menyerang orang dewasa saja. Bayi dan balita pun dapat mengalami anemia. Sekitar 80% anak dan balita di negara berkembang diduga mengalami anemia. Ada banyak faktor yang dapat menimbulkan terjadinya anemia pada balita, mulai dari masa kehamilan, pemberian air susu ibu (ASI) yang kurang tepat, perubahan pola makan dan pemilihan makanan yang tidak tepat, faktor ekonomi ataupun akibat sakit tertentu.Pada balita dan anak-anak, anemia dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak. Paling sering anemia pada balita disebabkan asupan gizi yang kurang yaitu kurangnya zat besi yang sangat penting bagi pembentukan sel darah merah baru. Pada anak di bawah usia 2 tahun, dimana saat periode emas perkembangan otak, anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan tidak optimalnya fungsi otak dan mental anak.Anemia pada balita pun selain akibat kekurangan zat besi dapat pula disebabkan oleh penyebab lain seperti gangguan genetik (talasemia, anemia sel sabit). Pada anemia jenis ini tentunya anak membutuhkan penanganan anemia yang lebih khusus.Saat periode pertumbuhan dan perkembangan si kecil membutuhkan zat besi dalam jumlah yang besar. [...]

4 Kiat Puasa Lancar Bebas dari Anemia

4 Kiat Puasa Lancar Bebas dari Anemia

Saat mulai memasuki bulan puasa, biasanya kita sudah bersiap-siap berbelanja bahan makanan. Tapi jangan asal berbelanja makan enak saja, karena tubuh kita perlu makan makanan yang sehat untuk mendukung ibadah-ibadah Anda selama bulan puasa, khususnya untuk mereka yang menderita anemia. Anemia adalah kondisi di mana terjadi penurunan jumlah sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika anemia, tubuh akan menjadi mudah lelah, pucat, dan pusing hingga penglihatan menjadi berkunang-kunang. Gejala anemia ini akan bertambah berat bila kita berpuasa karena kurangnya asupan makanan yang bernutrisi untuk menjawab kebutuhan produksi sel darah merah. Kalau sudah mengalami gejala anemia di bulan puasa, suka tidak suka konsekuensinya jadi dapat membatalkan ibadah puasanya. Nah, supaya puasa tidak ?bolong? alias lancar dan bebas dari anemia, ikuti langkah-langkah mudah ini untuk mencegahnya: Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besiZat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan sel darah merah. Makanya, saat sahur dan buka, khusus penderita anemia disarankan mengkonsumi makanan sumber zat besi seperti hati, daging, kuning telur, tempe, kacan [...]

Apa Itu Anemia Aplastik?

Apa Itu Anemia Aplastik?

Terdapat berbagai jenis anemia, baik anemia yang berhubungan dengan gizi maupun yang tidak berhubungan dengan gizi. Salah satu anemia yang tidak berhubungan dengan gizi adalah anemia aplastik. Apakah yang dimaksud dengan anemia aplastik? Yuk mari kita kenali lebih lanjut!Anemia aplastik merupakan gangguan darah akibat kegagalan sumsum tulang belakang untuk membuat sel-sel darah baru yang cukup bagi tubuh. Sumsum tulang belakang adalah jaringan seperti sponge yang terdapat di dalam tulang. Sumsum tulang belakang merupakan tempat pembuatan sel darah merah, sel darah putih, dan pembekuan darah (trombosit).Pada penderita anemia aplastik, tubuh tidak dapat membuat sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang cukup. Hal ini disebabkan oleh adanya kerusakan sel-sel punca di sumsum tulang belakang.Sel darah merah berusia sekitar 120 hari. Usia sel darah putih adalah kurang dari sehari. Sedangkan trombosit dapat hidup sekitar 6 hari. Oleh karena itu, sumsum tulang belakang harus selalu membuat sel-sel darah yang baru.Ketika sumsum tulang belakang tidak dapat membuat sel darah baru, maka akan terjadi berbagai masalah kesehatan termasuk irama jantung yang tidak normal (aritmia), pembe [...]

Sejauh Mana Suplemen Penambah Darah Untuk Mengatasi Anemia?

Sejauh Mana Suplemen Penambah Darah Untuk Mengatasi Anemia?

Suplemen penambah darah yang mengandung zat besi, asam folat maupun vitamin B12 dan mikronutrien lainnya memang dapat membantu mengatasi anemia. Tidak hanya membantu mengatasi namun suplemen penambah darah juga dapat mencegah anemia.Namun, pada kenyataannya tidak semua anemia dapat diatasi hanya dengan penambahan suplementasi vitamin-vitamin tersebut. Suplemen penambah darah akan memberikan manfaat yang besar untuk mengatasi anemia yang disebabkan oleh gangguan nutrisi seperti defisiensi zat besi, asam folat maupun vitamin B12.Penanganan anemia bergantung dari jenis, penyebab dan keparahan anemia. Penanganan mencakup perubahan diet, pemberian suplemen, pengobatan hingga tindakan seperti operasi. Pada kasus-kasus anemia yang disebabkan oleh penyakit kronis, tentunya sangatlah penting untuk mencari penyakit yang mendasari. Contoh : anemia disebabkan oleh adanya luka di lambung maka perlu diobati luka di lambung terlebih dahulu. Disini suplemen hanya sebagai terapi tambahan saja. Pada kasus anemia yang disebabkan oleh kelainan genetik seperti anemia sel sabit atau talasemia membutuhkan transfusi darah atau dapat juga dipikirkan untuk tindakan operasi.Sebelum memutuskan untuk mengonsum [...]

Waspadai Anemia pada Ibu Hamil!

Waspadai Anemia pada Ibu Hamil!

Pada masa kehamilan, banyak perubahan yang terjadi di dalam tubuh seorang wanita. Salah satunya adalah tubuh akan memproduksi sel darah dalam jumlah yang lebih banyak untuk menyokong pertumbuhan janin. Bila tubuh tidak memiliki jumlah zat besi atau vitamin lain yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah yang dibutuhkan untuk menambah kebutuhan sel darah.Ketika hamil, seorang wanita dapat mengalami anemia. Anemia disebabkan karena kurangnya jumlah sel darah merah sehat untuk menghantarkan oksigen ke jaringan dan janin. Lebih dari 50% wanita hamil di Indonesia mengalami anemia.Pada pemeriksaan laboratorium darah, seseorang dikatakan anemia bila kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 12 mg/dl. Menurut World Health Organization (WHO) seorang wanita hamil dikatakan anemia bila kadar Hb < 11 mg/dl. Namun pada negara berkembang seperti Indonesia, WHO menetapkan anemia bila kadar Hb < 10 mg/dl.Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan adalah kekurangan zat besi. Kebutuhan zat besi meningkat saat hamil dan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada ibu dan janin. Bila tidak ditangani dengan baik dan dibiarkan berlarut, anemia pad [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *