Inilah Sebabnya Terjadi Kencing Darah

Inilah-Sebabnya-Terjadi-Kencing-Darah.jpg

Kencing darah atau adanya darah yang tercampur di dalam kencing dapat menimbulkan kecemasan tersendiri bagi yang mengalaminya. Kondisi kencing berdarah ini dalam dunia medis dikenal dengan nama hematuria. Hematuria dapat mengindikasikan adanya penyakit serius yang terjadi, namun bisa juga hanya akibat kecelakaan ringan akibat olah fisik yang terlalu keras maupun adanya efek samping dari konsumsi obat tertentu seperti aspirin.

Ada dua jenishematuria, yaitugrosshematuriadanmicroscopichematuria. Yang menjadi perbedaan di antara keduanya adalah padagrosshematuria, darah dapat langsung terlihat tercampur dalam air seni, sementara padamicroscopichematuria, darah hanya terlihat setelah air seni diperiksa menggunakan dipstik atau dengan mikroskop.

Hematuriadapat diidentifikasi dalam air seni yang berwarna merah atau berwarna seperti minuman kola. Pendarahan pada air seni biasanya tidak terasa sakit, namun jika terdapat gumpalan darah yang menyebabkan kencing berdarah, hal tersebut dapat menimbulkan rasa sakit.

Selain karena adanya darah yang tercampur, kencing berwarna seperti darah adalah adanya konsumsi obat-obatan pencuci perut dan makanan seperti kelembak dan buah beri bisa mempengaruhi warna air seni. Pada perubahan warna kencing yang disebabkan makanan atau minuman tidak akan ditemukan darah pada pemeriksaan urin dengan menggunakan dipstik atau secara mikroskopik

Pengobatan bagi kencing berdarah bergantung kepada penyebab timbulnya darah, beberapa di antaranya:

1. Infeksi saluran kencing karena adanya bakteri yang memasuki tubuh melalui saluran kencing dan berkembang biak di dalam kandung kemih. Gejalanya adalah adanya keinginan untuk buang air kecil terus-menerus, rasa sakit dan terbakar saat buang air kecil, serta bau air kencing yang menyengat, serta seringkali disertai demam. Darah yang ada dalam kencing biasanya bertipemicroscopic.

2. Infeksi pada ginjal diakibatkan oleh bakteri yang memasuki ginjal dari aliran darah dan berpindah ke saluran kencing. Biasanya selain terasa sakit, penderita juga akan mengalami demam.

3. Batu ginjal yang terbentuk karena adanya pengkristalan protein dalam air seni yang menempel pada dinding ginjal maupun kandung kemih. Batu-batu yang mengkristal ini lalu mengeras dan belum terasa sakit selama batunya belum menghalangi saluran kencing. Darah dapat berupagrossmaupunmicroscopic.

4. Pembesaran prostat pada pria yang dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia yang kemudian dapat menekan saluran kencing sehingga menghambat aliran kencing. Gejalanya antara lain adanya kesulitan buang air kecil diiringi dengan seringnya timbul keinginan untuk buang air kecil.

5. Penyakit ginjal lain sepertiglomerulonephritis yang mengakibatkan peradangan pada sistem filter di ginjal. Adanya infeksi virus, penyakit pembuluh darah, dan masalah dengan sistem imun sepertiimmunoglobulin.

6. Kanker prostat, kandung kemih, dan ginjal juga dapat menjadi penyebab timbulnya darah pada air seni. Biasanya tidak terdapat gejala dini dari kanker-kanker tersebut.

7. Penyakit turunan yang membuat hemoglobin dalam sel darah merah menjadi abnormal juga dapat menimbulkan darah dalam air seni. SindromAlport, yang memengaruhi membran penyaring darah dalamglomerulidalam ginjal.

8. Kerusakan ginjal akibat kecelakaan.

Pengobatanhematuriabiasanya dengan mengonsumsi antibiotik untuk membersihkan saluran kencing yang terinfeksi, obat-obatan yang berfungsi untuk mengecilkan prostat yang mengalami pembesaran, hingga terapi untuk memecahkan batu di kandung kemih maupun di ginjal. Jika tidak ditemukan kondisi serius dengan adanya darah dalam urin, tidak diperlukan pengobatan apapun.

Untuk mencegah kemungkinan penyakit serius yang berhubungan dengan darah di dalam air kencing, selalu minum air sesuai kebutuhan sehari-hari (sebagai patokan dasar dapat dipakai hitungan 30-35cc/kgBB untuk orang dewasa, dimana kebutuhan ini dapat meningkat jika ada peningkatan stres fisik atau metabolik), bersihkan bagian pribadi setelah melakukan hubungan fisik maupun buang air kecil, berhenti merokok dan minum minuman keras, dan jangan pernah menahan keinginan untuk buang air kecil.

Direview oleh dr. Dedy G. Sudrajat, SpPD

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
10 Cara Mencegah Batu Ginjal

10 Cara Mencegah Batu Ginjal

Terjadinya pengkristalan asam urat menjadi batu ginjal merupakan masalah kesehatan yang sangat bisa dicegah dengan penyesuaian gaya hidup yang dilakukan sedini mungkin. Bahkan, saat batu ginjal sudah terlanjur dialami sekalipun, berbagai cara berikut dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah kemunculan batu ginjal berikutnya: 1.Minum banyak air, terutama bagi Anda yang tinggal di daerah tropis seperti di Indonesia. Keringat yang banyak keluar membuat tubuh banyak kehilangan cairan tubuh sehingga tidak banyak air seni yang dibuang dari dalam tubuh. Karena menumpuk di dalam tubuh, mineral penyebab batu ginjal lalu mengendap di dalam nephron ginjal dan saluran kencing. Minum banyak air dapat mencegah mengendapnya mineral di dalam ginjal dan menstimulasi buang air kecil. 2.Minum minuman yang menyehatkan, seperti air kelapa dan air perasan lemon yang murni. Di dalam air kelapa, terdapat 94% kandungan air yang baik untuk mencegah batu ginjal karena kandungan mineral seperti potasium, magnesium dan mangan. Sementara itu, air lemon sendiri mengandung asam citric yang bisa membantu mencegah pengkristalan mineral kalsium dalam ginjal. 3.Pilihlah makanan yang baik untuk tubuh Anda, terutam [...]

Soda, Musuh atau Sahabat Ginjal?

Soda, Musuh atau Sahabat Ginjal?

Soft drink atau minuman bersoda, telah menjadi subyek penelitian ilmiah, akibat banyaknya rumor yang beredar bahwa minuman ini berdampak negatif bagi kesehatan. Lalu bagaimana hasilnya? Apakah minuman ini memang berbahaya bagi tubuh, terutama ginjal? Menurut sebuah penelitian di tahun 2008 yang diterbitkandalam "Epidemiologi," orang yang minum dua atau lebih minuman sodaper hari, akan dua kali lebih mungkin memiliki penyakit ginjal kronis dibandingkan mereka yang tidak. Penelitian ini, juga menunjukkan bahwa minuman ringan non-cola, seperti soda berkarbonasi yang tidak memiliki rasa cola, tidak mengakibatkan peningkatan risiko penyakit ginjal. Hingga saat ini masih belum jelas hubungan antara minuman yang mengandung soda dengan kerusakan ginjal. Menurut The New York Times minuman bersoda mengandung kadar asam fosfat yang tinggi. Asam ini telah dikaitkan dengan batu ginjal serta masalah ginjal lainnya, seperti gagal ginjal. Soda jugadapat menarikkalsium dari tulang dan menyebabkan peningkatan risiko batu ginjal. Lalu bagaimana dengan minuman soda untuk diet (Diet Coke)? Penelitian menunjukkan diet coke juga dapat merusak ginjal atau menyebabkan masalah ginjal. Sebuah studi 2009 yan [...]

Manfaat Air Bagi Organ Tubuh

Manfaat Air Bagi Organ Tubuh

Setiap makhluk hidup membutuhkan air termasuk manusia. Tubuh manusia terdapat sekitar 55 persen air, dan manusia tidak dapat tumbuh dan berkembang tanpa air. Air dalam tubuh manusia tidak datang dengan sendirinya. Manusia harus mengkonsumsi air guna memberikan dampak positif bagi tubuh. Lalu apa saja sebenarnya pengaruh air bagi tubuh manusia? Berikut adalah pengaruh air bagi 7 bagian tubuh manusia : Otak Tubuh yang mendapatkan air dengan cukup akan membuat mood lebih stabil, daya ingat lebih tajam dan menimbulkan motivasi yang baik. Dengan tercukupinya air dalam tubuh, otak kita akan dapat berpikir dengan lebih baik dan akan semakin mampu memecahkan masalah. Kurangnya air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang, sehingga sel-sel saraf akan menyusut. Mulut Air dapat membantu tenggorokan dan bibir lebih basah. Selain itu mencegah terciptanya mulut kering dan bibir pecah-pecah Jantung Kurangnya air yang masuk dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, dan dehidrasi dapat menyebabkan penurunan volume darah. Akibatnya jantung akan bekerja lebih maksimal dari biasanya. Itulah mengapa aktifitas seperti naik tangga atau berlari akan sangat melelahkan jika Anda kuran [...]

Fakta Mengenai Urine

Fakta Mengenai Urine

Taukah Anda jika urine setiap orang berbeda-beda? Warna, aroma dan frekuensi setiap manusia diciptakan berbeda. Berikut adalah beberapa fakta unik mengenai urine yang dapat Anda simak : Warna Warna urine memang berbeda-beda, karena warna yang dihasilkan urine merupakan gambaran kondisi kesehatan seseorang. Warna terang menunjukkan seseorang lebih sehat dibandingkan orang lain yang memiliki urine berwarna gelap. Ketika urine seseorang berubah warna menjadi gelap, menunjukkan ginjal tidak sehat, atau sedang mengalami dehidrasi Warna urine yang baik adalah kuning muda. Jika urine tidak menunjukkan warna tersebut, mengonsumsi banyak air minum adalah solusi terbaik guna mengembalikan warna urine. Frekuensi dan kontrol Terlalu sering atau terlalu jarang mengeluarkan urine juga merupakan masalah. Diluar faktor kehamilan, terlalu sering membuang urine menunjukkan beberapa permasalahan kesehatan seperti diabetes, atau terlalu banyak mengonsumsi kafein dan alkohol. Permasalahan lainnya yang kerap kali muncul adalah hilangnya kontrol kandung kemih saat melakukan aktifitas seperti tertawa, batuk bahkan bersin. Hal ini biasanya disebabkan melemahnya otot-otot dasar panggul. Guna kembali me [...]

Infeksi Sistem Urin

Infeksi Sistem Urin

Sistem urin manusia adalah sistem yang membuat urin, dan membawanya keluar dari tubuh seseorang. Termasuk di dalamnya kantung kemih, ginjal dan saluran penghubungnya. Disaat kuman masuk ke dalam sistem ini, maka saat itulah seseorang terkena infeksi. Kebanyakan infeksi sistem urin merupakan infeksi kantung kemih. Infeksi kantung kemih biasanya bukanlah sesuatu yang serius jika dirawat dengan baik. Jika Anda tidak peduli akan infeksi kantung kemih yang Anda derita, infeksi tersebut dapat menyebar menuju ginjal, yang dapat berakibat fatal dan menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal. Biasanya kuman memasuki sistem urin melalui uretra, saluran penghubung kantung kemih dengan luar, yang membawa urin Anda keluar dari tubuh. Kuman-kuman penyebab infeksi hidup di dalam usus besar dan ditemukan di dalam kotoran yang dikeluarkan. Jika kuman tersebut berada di dalam uretra, mereka dapat dengan berpindah ke kantung kemih dan ginjal sehingga menyebabkan infeksi. Wanita akan cenderung lebih mudah terkena infeksi kantung kemih dibandingkan dengan pria. Hal ini mungkin disebabkan karena wanita memiliki uretra yang lebih pendek , sehingga sangat mudah bagi kuman untuk berpindah menuju kantu [...]

Mengenal Batu Ginjal

Mengenal Batu Ginjal

Batu ginjal yang terbentuk pada organ ginjal dalam tubuh manusia dikenal dengan sebutan nephrolithiasis. Ginjal sendiri merupakan organ dengan ukuran di bawah 4 inci dan memiliki bentuk seperti kacang. Setiap manusia memiliki dua buah ginjal yang terletak di bagian belakang perut, tepatnya di seberang tulang belakang. Tugas ginjal adalah bertanggung jawab memproses pembuangan zat-zat sisa dari dalam darah. Darah bersih dari racun kemudian akan terus dialirkan ke seluruh tubuh, sementara zat sisa akan dikeluarkan dari dalam tubuh saat buang air kecil. Saat terbentuk batu ginjal, di dalam ginjal akan terdapat benjolan kecil-kecil atau berukuran besar yang menyerupai batu, terbentuk karena adanya pengendapan zat-zat seperti asam urat maupun kalsium, yang semestinya tidak tertinggal di dalam tubuh. Kolik ginjal terjadi saat batu ginjal yang ada di dalam tubuh jadi memunculkan rasa sakit. Rentang usia di mana batu ginjal paling mungkin terjadi adalah di usia 30 hingga 60 tahun dengan didominasi oleh penderita berjenis kelamin pria. Gejala dari timbulnya batu ginjal sendiri adalah adanya penyumbatan. Jika kondisi batu ginjal tidak serius, batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya tanpa [...]

Mengenal Glomerulonefritis

Mengenal Glomerulonefritis

Glomerulonefritis merupakan peradangan pada glomerulus yaitu organ kecil di ginjal yang berfungsi sebagai penyaring. Glomerulus berfungsi membuang kelebihan cairan, elektrolit dan limbah dari aliran darah dan meneruskannya ke dalam urin.Glomerulonefritis dapat menyerang secara mendadak dan menyebabkan peradangan kronis secara bertahap. Penyakit ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Jika yang terjadi hanya glomerulonefritis saja, maka biasa disebut glomerulonefritis primer. Jika penyakit lain seperti lupus atau diabetes adalah penyebabnya, maka disebut glomerulonefritis sekunder. Jika parah atau berkepanjangan, radang akibat glomerulonefritis dapat merusak ginjal. Tanda dan gejala glomerulonefritis tergantung pada bentuk dan penyebabnya. Tanda dan gejalanya termasuk : Urin berwarna pink atau berwarna seperti kola akibat sel darah merah masuk dalam urin (hematuria) Urin berbusa karena kelebihan protein (proteinuria) Tekanan darah tinggi (hipertensi) Pembengkakan di wajah, tangan, kaki dan perut Kelelahan akibat anemia atau gagal ginjal Glomerulonefritis kronis terkadang muncul setelah serangan glomerulonefritis akut. Beberapa pasien bahkan tidak memiliki riwayat penyakit gi [...]

Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?

Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?

Penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air setiap orang bergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan, seberapa aktif aktifitas Anda, dan lingkungan tempat Anda tinggal. Meskipun tidak ada rumus tunggal yang cocok untuk semua orang, mengetahui seberapa besar kebutuhan tubuh Anda akan cairan, dapat membantu Anda memperkirakan berapa banyak air yang perlu Anda minum tiap harinya. Setiap harinya, manusia kehilangan cairan tubuh melalui pernafasan, urin dan feces (kotoran). Agar tubuh dapat bekerja dengan baik, Anda harus mengisi persediaan air tersebut dengan cara mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung air. Jadi seberapa banyakkah Anda harus mengonsumsi air setiap hari? Secara umum, para dokter manganjurkan Anda untuk meminum 8-9 cangkir per hari. Berikut penjelasan kalkulasi jumlah tersebut : Pendekatan 'pergantian' Rata-rata orang dewasa mengeluarkan urin sebanyak 1,5 liter (6,3 cangkir) per hari. Anda kehilangan hampir sekitar 4 cangkir air putih setiap harinya, melalui pernafasan, keringat dan pergerakan usus. Sedangkan makanan biasanya menyumbang 20 persen dari total asupan cairan. Jika Anda mengonsumsi 2 liter air atau minuman lainnya dalam sehari (ku [...]

Hati-hati Gejala Lain Dehidrasi

Hati-hati Gejala Lain Dehidrasi

Dehidrasi merupakan suatu bentuk gangguan pada tubuh akibat kurangnya cairan yang masuk. Gejala umum yang dapat dirasakan oleh seseorang yang mengalami dehidrasi biasanya berupa timbulnya rasa haus yang terus menerus. Tapi taukah Anda jika dehidrasi juga menimbulkan gejala lain yang terkadang sulit dideteksi tubuh? Dehidrasi ringan hingga sedang sering ditandai dengan mulut kering dan lengket serta rasa kantuk yang datang di siang hari. Jumlah urin berkurang dan tubuh akan sering terasa lelah. Tak hanya itu, dehidrasi dapat menyebabkan tekanan darah rendah sehingga seringkali menyebabkan pusing pada penderitanya. Tak selalu akibat kurangnya asupan air ke dalam tubuh, dehidrasi juga dapat terjadi akibat keringat yang berlebihan, cuaca panas, aktifitas fisik yang berat, diare, hingga penggunaan obat yang menyebabkan seringnya proses pengeluaran urin. Air yang harus Anda beri kepada tubuh, tak harus selalu dalam bentuk minuman. Kebutuhan cairan tersebut juga dapat Anda hasilkan dari makanan yang mengandung air, karena makanan tersebut dapat menyumbang sekitar 300 mililiter cairan pada tubuh. Faktanya, orang dewasa dengan usia 25-55 tahun selalu membutuhkan 35 miliiter air per kil [...]

Honeymoon Cytitis, Penyakit yang Menyerang Pengantin Baru

Honeymoon Cytitis, Penyakit yang Menyerang Pengantin Baru

Bulan madu adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh pengantin yang baru saja menikah. Namun, banyak pengantin wanita (lebih banyak) terkena penyakit ?honeymoon cystitis?. Penyakit apa dan kira-kira bagaimana cara mencegahnya? Honeymoon Cytitis adalah suatu peradangan saluran kemih bagian bawah yang biasanya terjadi pada saat bulan madu. Gangguan ini lebih sering dialami oleh para pasangan muda yang baru saja menikah. Peradangan pada kandung kemih tersebut biasanya terjadi saat melakukan hubungan intim, di mana bakteri dari saluran kelamin dan anus terdorong ke saluran kemih. Pengantin perempuan biasanya lebih rentan terkena penyakit ini dibandingkan laki-laki. Gejala yang ditimbulkan oleh Honeymoon Cytitis di antaranya adalah, rasa seperti terbakar dan rasa nyeri saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil meningkat atau menjadi sering, urin berwarna keruh (bahkan bisa juga urin berwarna merah), dan rasa nyeri di bagian atas tulang pubis (tempat tumbuhnya rambut kemaluan). Sudah pasti gejala yang timbul ini sangat menggangu dan menghambat Anda dalam berhubungan intim dengan pasangan. Penyebab paling sering memicu terjadinya Honeymoon Cytitis adalah bakteri Escherecia coli. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *