Inilah Tanda-tanda Anda Mengalami Intoleransi Gluten

Inilah-Tanda-tanda-Anda-Mengalami-Intoleransi-Gluten.jpg

Intoleransi terhadap gluten dapat didiagnosa di umur berapa saja. Pada orang-orang yang menderita intoleransi gluten, berbagai macam gangguan kesehatan dapat timbul bila mereka mengonsumsi makanan yang mengandung gluten.

Nah, apa sih yang dimaksud dengan gluten? Gluten merupakan sebuah protein yang biasanya ditemukan di gandum, jelai (barley), dan gandum hitam. Pada umumnya, gluten aman dikonsumsi. Namun, ada sebagian orang yang intoleran terhadap gluten dan dapat mengalami gangguan kesehatan bila mengonsumsi gluten atau gandum. Pada orang yang pantang makan makanan gluten, pada prinsipnya dikarenakan 3 jenis intoleransi gluten di halaman berikut ini selengkapnya:

Inilah Tanda-tanda Anda Mengalami Intoleransi Gluten

inilah-tandatanda-anda-mengalami-intoleransi-gluten

  • Alergi Gandum

Jenis intoleransi gluten ini adalah orang yang mengalami alergi terhadap protein gandum. Dimana besar kemungkinan alergi tersebut tidak hanya dipicu oleh protein gluten, namun protein dan kandungan lainnya yang terdapat pada gandum.

Pada alergi terhadap protein gandum, didasari oleh adanya alergi terhadap beberapa jenis protein di dalam gandum, termasuk diantaranya gluten. Selain gejala pencernaan yang menyerupai kedua kelainan lainnya, alergi terhadap gandum dapat menyebabkan kemerahan, hidung tersumbat, iritasi mata, sampai dengan kesulitan bernapas.

  • Non-celiac Gluten Intolerance

Pada jenis intoleransi ini, penderita mengalami sensitif terhadap gluten pada kadar tertentu. Namun demikian kondisi sensitivisasi yagn dialaminya tidak menenggarai menderita penyakit celiac. Pada dasarnya disebabkan intoleransi terhadap gluten dan komponen lain di dalam gandum yang tidak menyebabkan kerusakan permukaan usus. Gejala lainnya selain pencernaan adalah lemas, nyeri sendi, kelainan saraf, dan penurunan tingkat kesadaran.

  • Penyakit celiac

Pada orang yang menderita penyakit celiac, sangat disarankan untuk menghindari gluten sama sekali. Sedangkan pada penyakit celiac, apabila mengkonsumsi gluten akan terjadi kerusakan permukaan usus. Gejala lain yang dapat menyertai adalah kelainan kulit, malnutrisi, anemia defisiensi besi, penurunan berat badan, kerontokan rambut, kelainan saraf, kelainan fungsi hati, nyeri sendi dan karies gigi.

Lalu bagaimana cara membedakannya? Halaman berikut penjelasannya:

Inilah Tanda-tanda Anda Mengalami Intoleransi Gluten

Umumnya, ketiga kondisi ini memiliki gejala awal yang serupa yaitu timbulnya gangguan pecernaan setelah mengonsumsi gluten atau gandum. Gangguan pencernaan dapat berupa kembung, nyeri perut, dan diare. Walaupun gejala awalnya serupa, ketiga kondisi ini sesungguhnya berbeda.

Untuk membedakan ketiganya, diperlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter. Apabila Anda merasakan adanya gangguan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gluten atau gandum, maka ada kemungkinan Anda menderita salah 1 dari ketiga kondisi di atas. Untuk mengetahuinya, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter yang dapat melakukan pemeriksaan khusus untuk mengetahui dengan pasti jenis gangguan yang Anda alami.

Jika memang terbukti, Anda pun dapat menanganinya dengan tepat, misalnya: dengan mengonsumsi diet yang bebas gluten atau gandum . Selain itu, konsumsilah makanan dengan gizi seimbang dan ketahuilah jenis makanan apa saja yang mengandung gluten agar Anda bisa menghindarinya. Selamat mencoba!

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Risiko Menopause Dini Bisa Tinggi Karena Ini

Risiko Menopause Dini Bisa Tinggi Karena Ini

Menopause merupakan hal normal pada fase kehidupan seorang wanita. Namun, sebaiknya Anda waspada jika mengalami menopause dini. Menopause merupakan fase ketika seorang wanita berhenti mengalami menstruasi, minimal selama 12 bulan berturut-turut. Umumnya dialami ketika seorang wanita berusia sekitar 51 tahun. Disebut menopause dini jika terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Namun, hal ini harus dipastikan oleh dokter melalui serangkaian tes. Beragam Penyebab dan Faktor Risiko Menopause dini dapat disebabkan beberapa hal berikut ini : Kegagalan ovarium prematur. Pada kondisi ini, ovarium berhenti berfungsi secara normal saat usia seorang wanita belum mencapai 40 tahun. Wanita dengan kegagalan ovarium prematur memiliki kemungkinan mengalami menstruasi, namun umumnya mengalami kesulitan hamil. Genetik. Peneliti meyakini usia menopause seorang wanita terkait dengan genetik. Umumnya seorang anak perempuan akan memulai masa menopause tak jauh berbeda dengan ibunya. Jika seorang ibu mengalami menopause dini, maka anak perempuannya berisiko enam kali lebih tinggi mengalami hal yang sama. Terapi radiasi dan kemoterapi. Pengobatan kanker atau penyakit lain yang menggunakan ke [...]

Cuaca Cerah: Perlu Pakai Sunscreen?

Cuaca Cerah: Perlu Pakai Sunscreen?

Oleh: dr. Nadia Octavia Aktivitas diluar ruangan bisa berisiko pada kesehatan kulit jika meluputkan penggunaan sunscreen atau tabir surya. Sinar ultra violet matahari akibat cuaca global yang tak menentu akhir-akhir ini menyimpan dampak yang berpotensi tidak hanya merusak fungsi mata tapi juga pada kulit. Namun bagaimanapun acapkali aktivitas luar ruangan tidak dapat dihindari. Simak beberapa tips berikut ini untuk mengkiatkan solusinya. Bagaimana terhindar dari bahaya dari sinar matahari? Hindari sinar matahari pada pk. 10.00 - 14.00 Ini merupakan waktu paling utama untuk terpapar sinar radiasi ultraviolet (UV) matahari yang dapat merusak kulit, bahkan saat cuaca mendung. Gunakan pakaian pelindung Gunakan celana panjang, baju lengan panjang dan kacamata hitam. Anda juga dapat menggunakan topi lebar ataupun payung untuk terlindung dari sinar matahari. Gunakan sunscreen Aplikasikan sunscreen secara reguler. Apakah broad-spectrum sunscreen itu? Terdapat dua jenis sinar UV yang dapat membahayakan kulit: UVA dan UVB. Broad-spectrum sunscreen dapat melindungi Anda dari keduanya. Sinar UVA dapat mempercepat tanda-tanda penuaan pada kulit Anda seperti kerut dan bintik-bintik [...]

Ingin Kulit Cerah? Coba 5 Makanan Ini

Ingin Kulit Cerah? Coba 5 Makanan Ini

Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kulit yang sehat adalah dengan mengonsumsi menu yang bergizi. Namun beberapa jenis makanan mengandung zat gizi lebih tinggi yang penting untuk kulit, sehingga sangat baik apabila disertakan dalam menu sehari-hari. Berikut di antaranya: 1. Sayuran hijau Contoh makanan yang dimaksud adalah bayam, selada, kale, daun pepaya, kubis, kangkung, sawi hijau, dan sayuran berdaun hijau lainnya. Zat gizi yang terkandung dalam sayuran hijau dan bermanfaat bagi kulit di antaranya vitamin B, C, dan E, serta asam lemak omega-3. Kadar antioksidan yang dimiliki bayam lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran lainnya. Antioksidan berperan melindungi dan mengurangi efek kerusakan kulit akibat radikal bebas dan sinar matahari. 2. Buah-buahan Contohnya buah berwarna kuning, oranye, dan merah seperti jeruk, wortel, tomat, alpukat, nanas, dan beri. Kandungan gizi yang terkandung seperti vitamin C berperan sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas, sehingga membantu menjaga kulit tetap elastis dan mencegah penuaan. Sertakan 1 porsi buah dalam menu makan Anda. Penyajian dalam bentuk buah potong lebih baik dibandingkan dengan bentuk jus, karena kandungan serat y [...]

Bayi Rentan Terkena Infeksi Paru-Paru

Bayi Rentan Terkena Infeksi Paru-Paru

Virus yang menyebabkan infeksi paru-paru dan saluran pernafasan disebut juga Respiratory syncytial virus (RSV) dalam bahasa kedokteran. Bagi kebanyakan orang tua, RSV bukan merupakan istilah asing. Tapi merupakan penyebab umum dari infeksi pernafasan serius dengan dampak yang cukup besar pada kesehatan bayi dan anak-anak diseluruh dunia, menurut sebuah Journal Pediatric Infectious Disease edisi Juni. Jurnal ini diterbitkan oleh Lippincott Williams & Wilkins, bagian kesehatan Wolters Kluwer. Menurut Drs. Gayle Langley Fischer dan Larry J. Anderson dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Akan dilakukan secara rutin untuk memperlajari penyakitnya, faktor risikonya, dan pencegahan infeksi RSV pada bayi dan anak-anak. Sementara langkah-langkah itu diambil untuk mencegah bayi dan anak-anak yang berisiko tinggi terinfeksi RSV yang sebelumnya sehat dan tidak ada masalah medis. Wabah infeksi RSV terjadi setiap tahun, paling sering saat musim gugur dan awal musim semi. Virus ini dapat menyebabkan infeksi pneumonia dan infeksi bronkiolitis atau disebut juga saluran kecil di paru-paru. Faktor risiko terkena infeksi RSV itu rendahnya antibodi maternal terhadap RSV, dan bayi yang ti [...]

Radang Sendi Bukan Hanya Milik Orang Tua

Radang Sendi Bukan Hanya Milik Orang Tua

Secara umum, risiko artritis (radang sendi) memang meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Namun saat ini penyakit radang sendi juga sering didapati pada usia 20-40 tahun. Ini merupakan periode seseorang untuk membangun karier dan memiliki anak, sehingga produktivitas amatlah penting. Artritis juga lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki, pada seluruh kelompok ras dan etnis. Jenis artritis yang sering dialami oleh usia muda adalah Rheumatoid Arthritis (RA) yang merupakan penyakit autoimun. Riwayat keluarga merupakan faktor risiko yang penting, karena penyakit autoimun cenderung diturunkan dalam keluarga. Kebiasaan merokok juga meningkatkan risiko RA pada individu yang memiliki faktor genetik penyakit tersebut. Pada negara berkembang, jumlah penderita RA adalah sekitar 0.3-1% dari populasi dan lebih banyak dialami oleh wanita. Terkait dengan produktivitas seseorang, WHO menyebutkan dalam periode 10 tahun, sekitar 50% penderita RA tidak dapat mempertahankan pekerjaan purna waktu mereka. Secara global, jenis artritis yang paling sering dialami adalah Osteoarthritis (OA). Halaman berikut penjelasan selengkapnya mengenai OA: Radang Sendi Bukan Ha [...]

Johnny Andrean Salon Hadirkan Kelas Premium yang Kedua

Johnny Andrean Salon Hadirkan Kelas Premium yang Kedua

Untuk kedua kalinya, Johnny Andrean Salon meresmikan kelas premiumnya di Grand Indonesia Shopping Town pada Kamis (2/7) lalu. Salon premium pertamanya telah diluncurkan pada bulan Maret lalu di Plaza Senayan. Serangkaian perawatan rambut yang disebut JA Treatment Premium ini dihadirkan untuk mengoptimalkan perawatan rambut yang telah ada, serta dapat mengatasi berbagai jenis masalah rambut. Sebut saja rambut rontok, rambut kering dan rusak, scalp detox, dan lain-lain. Untuk memberikan hasil yang maksimal, Johnny Andrean Salon menggunakan produk-produk dari Shiseido Professional. Dari Kiri ke kanan: Tanti Wijaya, (Johnny Andrean Salon); Ms. Hiramoto Yumiko (Shiseido Expertise Japan); Tina Andrean, (CEO Johnny Andrean Salon); Amadea Pradella, (Brand Manager Johnny Andrean Salon); dr. Nadia Octavia, (narasumber talkshow kesehatan rambut, PeduliSehat.info) ?Perbedaan mencolok antara salon premium dengan salon reguler terletak pada produk. Pada salon premium, kami menggunakan produk Shiseido Professional dari awal sampai akhir. Sedangkan pada salon reguler, kami hanya gunakan produk itu untuk pijat,? ungkap Amadea Pradella, Brand Manager dari Johnny Andrean Salon. Selain produk yang ber [...]

Flash Kamera Menyebabkan Kebutaan Pada Bayi, Mitos atau Fakta?

Flash Kamera Menyebabkan Kebutaan Pada Bayi, Mitos atau Fakta?

Kelahiran bayi adalah peristiwa yang sangat Anda nantikan. Berbagai aspek pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan prioritas orang tua. Salah satu perkembangan organ yang masih terjadi pada usia awal bayi adalah organ penglihatan. Salah satu informasi yang berkembang saat ini adalah bahwa flash atau blitz kamera memiliki pengaruh yang buruk terhadap penglihatan bayi sehingga dapat menyebabkan kebutaan pada bayi. Namun apakah informasi ini benar atau sekedar mitos belaka? Flash kamera menyebabkan kebutaan pada bayi, benarkah? Walaupun perkembangan visual anak masih terjadi pada awal kehidupannya, namun masih belum ada bukti nyata bahwa flash kamera menyebabkan kebutaan pada bayi. Jika anggapan tersebut benar, maka sudah banyak sekali laporan terkait kebutaan akibat flash kamera. Flash kamera terkesan lebih terang karena berada di dalam lingkungan kamar yang gelap. Satu-satunya cahaya yang perlu diwaspadai dan perlu buah hati Anda hindari adalah paparan cahaya matahari secara langsung. Jadi, pastikan bahwa Anda menjaga agar wajah bayi Anda tidak terpapar cahaya matahari langsung untuk waktu yang lama. Selain itu, bayi yang menjalani terapi cahaya (fototerapi), juga memerlukan per [...]

Mengapa Saya Harus Berhenti Merokok?

Mengapa Saya Harus Berhenti Merokok?

Oleh: dr. Nadia Octavia Mungkin Anda sudah mendengar ribuan kali bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan Anda. Namun jika Anda berhenti merokok, maka Anda akan: Meningkatkan usia harapan hidup Terhindar dari penyakit: kanker paru, kanker tenggorok, kanker usus, emfisema (kondisi di mana kantung udara di paru-paru Anda secara bertahap hancur, membuat napas Anda lebih pendek), penyakit jantung, hipertensi, gangguan lambung, dll. Terlihat lebih sehat dan muda. Rokok dapat menimbulkan kerutan pada wajah, gigi kuning, dan kulit kusam Meningkatkan indera penciuman dan indera perasa Sebelum Anda berhenti total sama sekali, ada baiknya jika Anda mengatur beberapa rencana: Tentukan tanggal kapan Anda akan berhenti merokok, bersiaplah. Tuliskan alasan-alasan mengapa Anda ingin berhenti merokok. Kemudian bacalah daftar tersebut sebelum dan sesudah Anda berhenti merokok. Carilah aktivitas lain pengganti rokok. Buat tangan Anda sibuk, misalnya dengan bekerja pada komputer atau berolahraga. Jika Anda memiliki keinginan untuk merokok, tarik napas panjang, hitung hingga 10 dan buang napas. Jangan bawa pemantik, korek api, atau rokok Hindari minuman beralkohol. Pilihla [...]

Sudahkah Anda Memilih Sepatu dengan Tepat?

Sudahkah Anda Memilih Sepatu dengan Tepat?

Sepatu masa kini semakin bervariasi, mulai dari hak yang semakin tinggi, semakin lebar dan dalam berbagai bentuk. Meskipun indah di mata namun ternyata sepatu-sepatu ini dapat memberikan Anda bahaya kesehatan yang tidak sederhana pada daerah kaki hingga pinggang dan panggul. Sebelum mencermati jenis sepatu yang sebaiknya Anda pakai, mari kita simak sejenak mengenai beberapa jenis sepatu yang ada di pasaran dan konsekuensi kesehatannya. (Baca: Cedera Akibat Salah Pilih Sepatu) 1. Sepatu dengan hak lebih dari 2,5 cm Sumber gambar: WebMD Sepatu dengan hak yang menengah hingga tinggi, di atas 2,5 cm dapat menyebabkan lecet dan bengkak pada bagian belakang tumit kaki. Selain itu juga, pada jangka panjang dapat terjadi peradangan pada jaringan ikat tulang dan pada jaringan tendon Achilles serta pembentukan tulang baru pada daerah tumit belakang. Semuanya ini dapat menyebabkan keluhan nyeri. Sepatu dengan hak terlalu tinggi juga menyebabkan posisi kaki yang tidak benar sehingga meningkatkan risiko terjadinya peradangan antar tulang-tulang kecil penyusun kaki, gangguan persarafan di sekitar kaki dan juga bahkan dapat menyebabkan retak pada tulang-tulang keci [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *