Jahe Si Obat Anti Mual

Jahe-Anti-Mual.jpg

Jahe secara efektif dapat menghalau terjadinya mual dan mengurangi ketidaknyamanan pencernaan secara umum. Banyak cara untuk menikmati obat alami tersebut. Jika anda tidak terbiasa dengan menikmati jahe segar yang panas dan pedas, Anda dapat mengakalinya dengan mengolahnya sebagai campuran.

Menyeduh teh hangat dengan irisan tipis jahe, dipercaya dapat memberikan dosis yang lebih ringan bagi perut. Jangan memberikan dosis jahe yang besar pada perut Anda, karena dapat membuat perut teriritasi dan menyebabkan diare. Beda negara beda pula cara menikmati jahe. Penduduk Amerika lebih gemar menikmati jahe jika telah diolah dalam rupa permen, minuman ataupun kue. Secara tradisional, penggunaan jahe dapat meliputi penyembuhan masalah perut, mengurangi sakit gigi, rematik, dan diare. Para dokter di zaman China kuno juga sudah menggunakan jahe guna pengobatan kolera. Pengujian ilmiah menegaskan efektivitas jahe dalam mengobati masalah pencernaan, termasuk menghilangkan mual.

Minyak volatile pada jahe menciptakan rasa ramuan dan efek obat. Pengujian pada hewan dan manusia menunjukkan minyak pada jahe meringankan mual pagi hari dan mabuk serta mual akibat kemoterapi dan anestesi, menurut Dr. Kathi J. Kemper, dariLongwood Herbal Task Force. Pengujian tidak mengkonfirmasi jahe sebagai pengobatan yang efektif untuk lambung atau perut kembung. Dalam pengujian laboratorium, jahe menunjukkan efek antibakteri dan anti-jamur. Jahe mengandung sejumlah besar anti-oksidan zingerone dan dapat melindungi jaringan tubuh dari kerusakan oksidasi.

Namun terlalu banyak jahe justrudapat meningkatkan gangguan lambung, karena mengiritasi lapisan mukosa lambung. Jumlah yang dibutuhkan untuk mengobati mual tergantung pada massa tubuh.Gunakan jahe hanya hingga 2.000 mg sehari. Jangan menggunakan lebih dari 1 gram jahe bubuk hingga empat kali sehari. Teh yang dibuat dari 2 sendok makanjahe segar amanuntuk mengurangi gejala pilek dan gejala flu, namun pastikan Anda minum tidak lebih dari tiga cangkir dalam sehari.

Anak di bawah usia 2 tahun tidak dianjurkanmengonsumsi jahe. Untuk anak yang lebih tua, skala dosis harus sesuai dengan berat badan, karena jahe dapat mencegah darah dari pembekuan normal. Jangan menggunakan jahe dengan obat seperti aspirin atau warfarin. Menggunakan jahe selama lebih dari 4 hari dapat menyebabkan diare dan mengiritasi jaringan yang sensitif. Untuk amannya, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan jahe sebagai obat.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Proktitis, Radang Pada Lapisan Rektum

Proktitis, Radang Pada Lapisan Rektum

Rasa gatal yang Anda alami di area dubur tidak selalu berarti cacingan. Bisa jadi yang Anda alami adalah radang dubur atau proktitis. Rektum adalah bagian dari sistem pencernaan bawah, terletak antara usus besar dan anus. Rektum adalah tempat penyimpanan sementara kotoran. Penyebab proktitis ada beberapa macam, di antaranya adalah: 1.Infeksi menular seksual 2.Penyakit autoimun seperti gangguan Crohn?s atau kolitis ulserativa 3.Penyakit radang pencernaan 4.Trauma pada anus 5.Infeksi bakteri salmonella dan shigella 6.Infeksi bakteri Clostridium difficile yang terjadi setelah penggunaan antibiotik 7.Efek samping radiasi ovarium, rektum atau kanker prostat 8.Radang tenggorokan pada anak-anak Sekitar 30 persen dari orang dengan radang pencernaan mengalami proktitis dan menderita gejala: 1. Dorongan untuk buang air besar yang sering terjadi karena adanya peradangan pada rektum dan dinding rektum. 2.Perut dan anus terasa sakit 3.Pendarahan dan keluar cairan kental dari rektum 4.Diare (tinja berbentu cair) Pengobatan proktitis bergantung pada penyebabnya. Beberapa obat-obatan yang biasa diberikan pada penderita proktitis antara lain: 1.Obat-obatan antiradang, seperti kortikosteroid 2.Antib [...]

Kelainan Kebocoran Anus, Ini Sebabnya

Kelainan Kebocoran Anus, Ini Sebabnya

Kebanyakan orang mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar. Namun, ada juga kondisi yang sulit menahan buang air besar. Kondisi ini karena kelainan kebocoran anus atau Accidental Bowel Leakage (ABL), di mana seseorang kehilangan kontrol untuk menahan buang air besar. Accidental Bowel Leakage atau ABL adalah kelainan yang membuat seseorang tidak mempunyai kontrol atas katup anusnya, sehingga seringkali tidak dapat menahan keluarnya angin maupun tinja. Kondisi ini, dapat diatasi dengan operasi yang dilakukan oleh ahli bedah khusus kolorektal, yang menangani usus dan anus. Kebanyakan, penderita ABL yang tercatat dalam data statistik lebih didominasi oleh para wanita dibanding pria. Terutama, mereka yang sebelumnya sudah menjalani perawatan intensif di rumah, umumnya adalah para wanita atau pria berusia lanjut. Kondisi ini banyak dialami oleh mereka yang berusia lanjut, karena kondisi otot sphincter mereka sudah longgar. Penyebab ABL (Accidental Bowel Leakage) Kontrol yang hilang pada anus dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor. Pertama, adanya pergerakan pencernaan yang terlalu cepat, membuat tubuh seseorang belum siap menahannya, sehingga terjadi kebocoran. Kondisi ters [...]

Sakit Perut, Pertanda Penyakit Serius?

Sakit Perut, Pertanda Penyakit Serius?

Setiap orang pastinya pernah merasakan sakit perut. Biasanya penyebab sakit perut tidaklah serius dan bisa didiagnosa dengan mudah dan dapat dirawat dengan mudah juga. Sakit perut merupakan tanda yang umum dari berbagai macam penyakit dan bisa juga menjadi pertanda dari sakit yang sangat serius. Jadi sangatlah penting menegtahui gejal yang parah dan tahu kapan harus menghubungi dokter. Baik sakit perut tersebut ringan, kuat, ataupun kram, sakit perut memiliki berbagai macam penyebab. Beberapa penyebab tersebut termasuk: gangguan proses pencernaan, konstipasi, virus perut, kram menstruasi, keracuanan makanan, alergi makanan, gas. Intoleransi laktosa, ulkus, penyakit peradangan pelvis, hernia, batu ginjal, batu empedu, endometriosis, penyakit crohn, infeksi saluran urinari, GERD, dan apendisitis. Anda perlu segera menghubungi dokter jika mengalami sakit yangparah atau sering kambuh dan dikuti oleh gejala yang tidak nyaman, seperti demam, ketidakmampuan untuk menahan makanan di perut selama lebih dari 2 hari. Dehidrasi, tidak bisa BAB, terlebih jika diikuti dengan muntah-muntah, buang air kecil sakit atau lebih sering frekuensinya, abdomen sakit bila disentuh dan sakitnya bertahan sel [...]

Penyebab Terjadinya Mual dan Muntah

Penyebab Terjadinya Mual dan Muntah

Mual yang berujung muntah seringkali dialami seseorang. Kadangkala seeseorang tidak mengetahui penyebab pasti terjadinya mual dan muntah. Saat merasa mual, seseorang biasanya akan mengeluarkan banyak keringat, lemah dan memiliki terlalu banyak air liur pada mulutnya. Terjadinya mual dan muntah merupakan tanda terjadinya penyakit pada tubuh. Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya mual dan muntah : Penyakit akibat virus, seperti gastroenteritis Keracunan makanan Stres, gugup, atau masalah mental lainnya seperti depresi atau gangguan panik Obat-obatan seperti antibiotic, pil penunda kehamilan, dan obat jantung Migrain / sakit kepala sebelah Serangan jantung Stroke Cedera kepala Alkohol, penyalahgunaan obat atau putus obat Gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia Efek samping terapi radiasi Mual dan muntah biasanya merupakan gejala dari munculnya berbagai penyakit, seperti : Diabetes Penyakit hati ( Hepatitis dan Sirosis ) Peradangan pada pankreas / Pankreatitis Peradangan pada lambung /Gastritis Tukak lambung Usus buntu Batu ginjal Penyakit ginjal ( Pyelonefritis dan Gagal ginjal kronis ) Infeksi pada otak seperti meningitis, ensefalitis, dan tumor otak Penyakit radang [...]

Terapi Kanker Anak Terkait Masalah Pencernaan

Terapi Kanker Anak Terkait Masalah Pencernaan

Sebuah penelitian menemukan fakta baru bahwa anak-anak yang berhasil diobati dari kanker, lebih beresiko terkena masalah pencernaan ringan hingga berat. Fakta menemukan sekitar satu dari 500 orang dewasa muda di Amerika Serikat selamat dari kanker anak. Peneliti University of California, San Francisco menganalisis Laporan tentang Gastrointestinal (GI) milik 14.358 pasien yang selamat setidaknya lima tahun setelah pengobatan kanker seperti limfoma, leukemia, tumor otak atau tumor tulang. Begitu mengejutkan saat peneliti menemukan lebih dari 40 persen mengalami beberapa jenis masalah GI, termasuk borok, penyakit esofagus, gangguan pencernaan, polip, diare kronis, radang usus besar, dan batu empedu. Selain itu, orang yang didiagnosis dengan kanker pada usia yang lebih tua dan yang harus menjalani terapi yang lebih ketat (kemoterapi, radiasi, operasi) lebih mungkin mengalami masalah jangka panjang GI. Penulis utama penelitian Dr.RobertGoldsby, pediatrik spesialis kanker di UCSF Benioff Children?s Hospital dan direktur UCSF Survivors of Childhood Cancer Program mengatakan para dokter dan tim medis perlu menyediakan perawatan yang komprefensif dan terus melakukan pemantauan terhadap [...]

Batu Kandung Empedu Dapat Mengincar Siapa Saja

Batu Kandung Empedu Dapat Mengincar Siapa Saja

Batu kandung empedu (kalkuli bilier) merupakan zat kecil seperti kerikil yang terbentuk didalam kandung empedu. Kandung empedu adalah kantung berbentuk seperti buah pir yang terletak dibawah hati. Empedu terletak di dalam hati dan disimpan di dalam kandung empedu sampai tubuh Anda membutuhkannya. Keberadaan makanan berlemak dapat memicu kandung empedu untuk mendorong empedu masuk ke usus halus. Empedu dapat membantu pencernaan dan memecah makanan berlemak. Empedu mengandung air, kolesterol, lemak, garam empedu, protein dan bilirubin. Bila empedu mengandung terlalu banyak kolesterol, garam empedu, atau bilirubin maka risiko terjadinya pengerasan batu empedu semakin tinggi. Batu empedu dapat menghalangi aliran normal dari empedu, bila mereka harus dikeluarkan dari kandung empedu dan masuk ke dalam saluran dan membawa masuk empedu dari hati ke usus dua belas jari. Duktus tersebut terdiri dari: ? Duktus hepatitis, terjadi ketika empedu dikeluarkan dari hati. ? Duktus sistikus, terjadi ketika empedu dikeluarkan dan dimasukkan ke kandung empedu. ? Duktus koledokus, terjadi ketika empedu dikeluarkan dari duktus sistikus dan duktus hepatitis masuk ke dalam usus dua belas jari. [...]

Hati-hati dengan Mulut Kering

Hati-hati dengan Mulut Kering

Mulut kering atau xerostomia terjadi ketika mulut Anda menghasilkan sedikit air liur (saliva). Hal ini dapat disebabkan karena saliva yang Anda miliki mungkin tebal dan berserabut. Saliva membantu Anda merasakan apa yang Anda makan dan minum, sekaligus membantu mencerna makanan. Saliva membilas partikel makanan dari gigi dan menetralisir asam untuk membantu mencegah kerusakan gigi. Kurangnya air liur menyebabkan kulit di sekitar mulut menjadi kering dan ketat. Bibir Anda mungkin menjadi retak, dan luka dapat terbentuk disudut mulut. Selain itu, lidah juga dapat terasa kasar dan kering. Kemungkinan lain adalah, Anda akan kesulitan menelan bahkan berbicara, akibat kurangnya saliva. Mulut kering dapat disebabkan oleh kondisi medis yang disebut sindrom Sj�gren. Sj�gren adalah gangguan autoimun di mana sel darah putih (limfosit) menyerang kelenjar tubuh air mata dan ludah. Hal ini menyebabkan mata dan mulut menjadi kering. Selain itu, minuman beralkohol, rokok, cerutu atau produk bertembakau lainnya juga dapat memperburuk mulut kering. Mulut kering menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan. Karena air liur tidak melakukan pembilasan makanan pad [...]

Sering Sendawa, Ini Masalahnya

Sering Sendawa, Ini Masalahnya

Bersendawa adalah hal yang lumrah, setiap orang pasti pernah mengalami sendawa. Bahasa kedokterannya, bersendawa merupakan proses pelepasan dari dalam perut melalui mulut, yang biasa ditandai dengan adanya suara dan udara yang keluar. Nah, sendawa merupakan respons alami setiap manusia, terutama seusai makan atau saat menderita gangguan pada lambung. Persoalannya, bila sendawa terjadi terus menerus, itu pertanda terjadi masalah di dalam saluran pencernaan. Biasanya beberapa penyebab dari kondisi ini adalah: 1.Menelan udara terlalu banyak atau aerophagia Menelan udara sering kali kita lakukan tanpa kita sadari. Jangan bayangkan menelan udara seperti kita minum ya. Biasanya, udara yang berlebihan dapat masuk ke dalam pencernaan karena konsumsi minuman bergas atau kebiasaan makan terlalu cepat. Selain itu, minum menggunakan sedotan juga dapat menjadi penyebab aerophagia. 2.Kebiasaan makan yang buruk Sering mengonsumsi makanan berlemak, makanan olahan dan makanan siap saji sering sekali menjadi penyebab gas berlebih yang menimbulkan sendawa. Makanan seperti cokelat yang berlebihan, dan makanan dengan kadar asam tinggi dapat pula menjadi penyebab sendawa. Jenis sayuran kacang-kacangan, [...]

Perut Kembung? Konsumsi dan Hindari Makanan Ini

Perut Kembung? Konsumsi dan Hindari Makanan Ini

Perut kembung akan membuat Anda merasa tidak nyaman, karena perut akan terasa penuh dan kencang. Tak hanya itu, perut juga akan terlihat membesar. Bahkan, dalam beberapa kasus, keluhan ini juga dapat berubah menjadi parah dan menyebabkan distensi atau pembengkakan perut. Kondisi tersebut akan menyebabkan Anda buang angin secara berlebihan, sendawa dan perut terasa bergejolak. Selain itu, perut kembung biasanya berkaitan dengan menu makanan atau minuman yang dikonsumsi. Nah, berikut ini adalah beberapa makanan yang baik dan tidak baik dikonsumsi saat perut kembung: Baik dikonsumsi Mentimun Mentimun seringkali dikonsumsi dalam bentuk lalapan ataupun digunakan untuk mengurangi bengkak pada bawah mata. Nah, tak hanya itu, mentimun juga baik untuk mengurangi gas pada perut. Khasiat ini diperoleh berkat kandungan quercetin, yaitu antioksidan flavonoid, yang ditemukan dalam mentimun. Pisang Makanan kaya kalium, seperti pisang, alpukat, kiwi, dan jeruk- dapat mencegah terjadinya retensi air dalam tubuh melalui pengaturan kadar Natrium. Sehingga, mengurangi risiko terjadinya kembung. Tak hanya itu, pisang juga memiliki serat larut yang dapat meringankan serta mencegah sembelit. Papaya Papai [...]

Perut Bergas, Ini Cara Mengatasinya

Perut Bergas, Ini Cara Mengatasinya

Perut bergas atau perut kembung akan menimbulkan rasa tidak nyaman, perut terasa penuh bahkan sakit. Namun, ada beberapa cara menghindari terjadinya perut bergas. Bersendawa dan buang angin, serta perut yang terasa kembung adalah beberapa ciri perut yang dipenuhi gas. Mengetahui penyebab gas menumpuk di dalam perut dan mengetahui cara mengeluarkannya, dapat sangat membantu Anda untuk meminimalisir terjadinya perut bergas. Sendawa adalah kondisi pencernaan ber-gas yang didorong keluar melalui mulut, sementara buang angin didorong keluar dari anus. Perut kembung dapat terjadi saat gas masih terperangkan di dalam saluran pencernaan dan tidak dapat keluar. Dalam kondisi normal, manusia membuang angin sebanyak 14 kali dalam sehari. Terkadang, gas yang menumpuk dalam perut, saat dikeluarkan akan menimbulkan bau tidak sedap atau bahkan terasa sakit. Saat inilah, perut ber-gas menjadi masalah. Untuk mengatasi masalah perut bergas, yang pertama harus dilakukan adalah mengeliminasi jenis makanan pembentuk gas. Jenis makanan yang memicu munculnya gas adalah beberapa jenis buah seperti apel, pir, sayuran seperti brokoli, kecambah dan bawang. Sementara untuk jenis makanan pokok, jenis gandum s [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *