Jam Tangan Ini Bisa Bantu Program Diet Anda

article-2723096-207B49BD00000578-99_634x361.jpg

Sadar melakukan diet tidak mudah, peneliti dari Clemson University menciptakan alat untuk mendeteksi berapa kunyahan yang Anda lakukan setiap kali makan. Menurut peneliti, akurasi alat yang mirip jam tangan ini mencapai 90 persen.

Dikutip dari laman Dailymail, Rabu (13/8/2014), Profesor psikologi yang menciptakan alat ini, Eric Muth mengatakan, The Bite Monitor dapat membantu Anda mendeteksi setiap gigitan makanan. Untuk menghitung jumlah ideal, para ahli melacak jumlah gigitan dari 77 orang selama dua minggu. Hasilnya, alat ini cukup efetif membantu diet.

Penelitian yang diterbitkan pada Journal of Academy of Nutrition and Dietetics ini juga menemukan, 100 gigitan per hari berarti mengurangi 1.700 kalori untuk pria dan 1.100 kalori untuk perempuan.

Meski belum ada rekomendasi untuk mengunyah sebanyak 100 kali, tapi para ahli umumnya merekomendasikan mengunyah 10 dan 20 kali untuk pencernaan yang lebih baik dan penurunan berat badan, serta mengurangi masalah refluks asam lambung.

Ahli endokrinologi dan ahli obesitas di Mayo Clinic, Michael Jensen mengatakan pada Mayo Clinic bahwa mengunyah makanan terlalu cepat, cenderung akan membuat Anda obesitas.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Makan Buah dan Sayuran Tidak Membuat Anda Kurus!

Makan Buah dan Sayuran Tidak Membuat Anda Kurus!

Anda harus tahu bahwa buah-buahan dan sayuran yang baik bagi tubuh kita tidak dapat mengecilkan ukuran pinggang Anda. Seberapa banyak dan sering Anda mengonsumsinya, akan tetap percuma selama Anda masih mengonsumsi makanan berkalori tinggi.Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, mengonsumsi produk yang lebih segar, tidak selalu berujung pada berkurangnya berat badan seseorang. Terutama jika buah-buahan dan sayuran tidak dapat menggantikan makanan berkalori tinggi dalam diet Anda.Para peneliti tidak pernah bosan untuk mengingatkan bahwa buah-buahan dan sayuran akan bermanfaat untuk mengecilkan ukuran pinggan Anda, bila diimbangi dengan aktivitas fisik. Sebab, diet saja tidak cukup untuk menurunkan berat badan Anda."Dalam konteks dari diet sehat, pengurangan energi adalah cara untuk membantu seseorang menurunkan berat badan, sehingga untuk mengurangi berat badan, Anda harus mengurangi asupan kalori," kata salah satu peneliti Dr Kathryn Kaiser, seperti dikutip Daily Mail pada Kamis (24/7/2014)Diakui Kathryn, selama ini tidak sedikit di antara kita yang berasumsi bahwa makanan dengan serat tinggi seperti buah-buahan dan sayuran atau men [...]

Gemuk Saat Hamil Bisa Berlanjut Lho!

Gemuk Saat Hamil Bisa Berlanjut Lho!

Wanita yang saat hamil memiliki berat badan berlebih bisa keterusan lho. Kebanyakan calon ibu berpikir mengonsumsi makanan harus dengan jumlah lebih dari biasanya atau dua porsi, satu untuk ibu dan satu lagi untuk sang buah hati. Pemikiran tersebut yang menurut peneliti dari Penn State College of Medicine sering sekali menjadi penyebab calon ibu menderita obesitas. Para peneliti tersebut memperingatkan selama kehamilan sebaiknya juga menjaga berat badan. "Masalah berat badan itu berdampak pada jangka panjang, bisa keterusan atau berlanjut menderita obesitas dan ada risiko kelahiran prematur. Untuk itu sebaiknya rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan dan ahli gizi," kata Pemimpin Studi, Profesor Kedokterdan dan Ilmu Kesehatan masyarakat di Penn State College of Medicine, Cynthia Chuang, dikutip Health, Senin (3/3/2014). Para peneliti melibatkan 29 wanita yang telah melahirkan dengan berat badan yang berlebih. Semuanya diberi pertanyaan seputar kebiasaan mereka setelah melahirkan mulai dari morning sickness, olahraga dan pola makan. Setengah dari peserta penelitian tersebut memiliki pemikiran yang sama yaitu mengonsumsi makanan dengan jumlah lebih banyak. "Secara keseluruha [...]

Ibu & Anak Sukses Buang Lemak Hingga 33 Kg dalam 100 Hari

Ibu & Anak Sukses Buang Lemak Hingga 33 Kg dalam 100 Hari

Hanya dalam waktu 100 hari, seorang ibu dan anak sukses melakukan program penurunan berat badan. Dengan mengunggah video berdurasi 10 detik setiap hari selama 100 hari di giveit100.com, ibu dan anak tersebut berhasil menurunkan beratnya hingga 30 kilogram lebih. Cheryl Shaw (50) mengaku, keinginannya untuk menurunkan berat badan berawal sejak putrinya Tessa (17) mulai khawatir terhadap berat badan ibunya yang mencapai 100 kilogram lebih. Saat itu, Natal, Tessa akhirnya memberikan sebuah kalung yang menandakan awal keinginan ibu dan anak ini berubah untuk lebih sehat. "Berawal dari kalung itu, saya pikir sudah waktunya untuk melakukan perubahan untuk kami berdua. karena bagi saya, gaya hidup sehat bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk satu sama lain," kata Cheryl seperti dilansir Womenshealth, Senin (19/5/2014). Diet akhirnya dimulai dari mengurangi makanan yang manis, mengonsumsi lebih banyak air putih, dan membuat versi sehat 'makanan cepat saji'. Cheryl mengatakan, semua makanan telah dipersiapkan terlebih dahulu pada pagi hari. "Saya memasak banyak dada ayam dan bayam mentah di pagi hari dan menempatkannya dalam wadah makanan. Dengan cara ini, ketika saatnya untuk mak [...]

Diet ala Hotasi Nababan: Turun 14 Kg dengan Jinakkan Enzim Perut

Diet ala Hotasi Nababan: Turun 14 Kg dengan Jinakkan Enzim Perut

Mantan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Hotasi Nababan kini terlihat lebih ramping dan segar. Hotasi ternyata melakukan diet. Namun yang beda, diet yang ia lakukan dengan cara menjinakkan enzim perut.Menurutnya enzim-enzim di perutlah yang membuat otak mengambil keputusan apa yang akan dimakan dan tidak. Alhasil, jika enzim ini sudah bisa ditata maka otak pun tidak rakus untuk selalu makan dan makan.Untuk mengawalinya, Hotasi mengubah enzim di perut selama 2 minggu. Selama 2 minggu pertama itu, Hotasi tak makan nasi dan teman-temannya alias makanan yang manis dan gurih-gurih. Ia hanya makan makanan yang tanpa rasa alias hambar dan karbohidrat dalam bentuk direbus.Yang dimakan Hotasi dalam 2 minggu pertama adalah roti gandum, singkong rebus, kentang rebus, sayuran segar, dan banyak minum air putih. Ia tidak membatasi jam makan, saat perut lapar makanan-makanan itu dimakannya. Selama 2 minggu pertama itu juga Hotasi hanya mengatur pola makan tanpa melakukan olahraga.Hasilnya, perutnya jadi mengecil dan berat badannya mulai turun. Satu lagi, enzim di perutnya tak lagi membuat otak minta makan makanan yang berlemak dan manis lagi. Karena dengan enzim yang bisa dijinakkan, p [...]

Saat Seorang Wanita Selalu Tak Puas dengan `Body`nya

Saat Seorang Wanita Selalu Tak Puas dengan `Body`nya

Ada gangguan yang menyebabkan seseorang merasa takut dan risih dengan tubuhnya sendiri. Kecenderungan ini biasanya akan berakhir pada kondisi yang disebut anoreksia bervos atau bulimia. Di dunia medis, ketakutan seperti ini dikenal dengan sebutan gangguan tubuh dismorfik (Body dysmorphic disorder/BDD)BDD disebut sebagai gangguan yang membuat banyak perempuan merasa kurang akan bentuk tubuhnya. Padahal, bisa dikatakan perempuan itu sudah memiliki tubuh yang ideal. Penderita BDD biasanya menghabiskan banyak waktu untuk menatap diri di cermin, dan selalu beranggapan bahwa tubuhnya kurang permak ini itu. Tak jarang para penderita BDD mencari kepastian jawaban akan kekurangan yang dirasakannya kepada orang lain.Dilansir laman Health Me Up, Rabu (15/1/2014) penurunan tingkat serotonin di otak merupakan penyebab seorang wanita menderita gangguan seperti ini. Serotonin merupakan neurotransmitter yang terkait dengan perilaku depresi, nafsu makan, tidur, dan suasana hati.Meski banyak penderita gangguan ini dialami perempuan, dan tak sedikit juga laki-laki yang merasakan hal yang sama. Untuk pengobatannya sendiri, para penderita gangguan BDD dapat melakukan terapi perilaku kognitif dengan seo [...]

`Terpanggang` Panas Mentari Bikin Tubuh Tetap Langsing

`Terpanggang` Panas Mentari Bikin Tubuh Tetap Langsing

Paparan sinar matahari pagi yang berguna untuk memproduksi vitamin D, tidak hanya bermanfaat untuk memperkuat tulang. Ternyata, juga dapat mengendalikan berat badan, utamanya pada wanita. Para ilmuwan seperti dikutip dari laman Health Me Up mengatakan, orang-orang yang tidak takut terhadap sinar matahari pagi dan selalu berjemur akan memiliki indeks massa tubuh lebih rendah (BMI) ketimbang orang yang malas atau takut berhadapan dengan paparan sinar matahari pagi. Namun, Anda tidak harus berjemur terlalu lama agar mendapatkan BMI normal. Percuma, bila Anda tidak mengimbanginya dengan diet sehat, mengatur pola makan secara benar, dan rutin berolahraga. Dilansir dari laman Health Me Up, Sabtu (5/4/2014) paparan sinar matahari, hanya salah satu faktor yang ikut menyumbang dan memengaruhi berat badan ideal, yang harus diimbangi dengan hal-hal baik lainnya. Jika Anda tidak ingin berjemur tapi ingin mendapatkan paparan sinar mataharinya, Anda dapat melakukannya dengan sarapan di luar ruangan, seperti di teras. Dan cobalah dengan membaca koran sembari menikmati segelas teh. Atau, Anda bisa melakukannya dengan hanya duduk di dekat jendela terbuka selama 20 menit, dan nikmatilah cahaya [...]

Ingin Langsing? Perpanjang Durasi Tidur di Akhir Pekan

Ingin Langsing? Perpanjang Durasi Tidur di Akhir Pekan

Memperpanjang durasi tidur di akhir pekan tidak hanya mampu membuat kita merasa jauh lebih rileks. Selain itu, juga dapat menurunkan bobot tubuh kita. Kok bisa?Para peneliti telah menemukan bahwa menambahkan waktu tidur, bahkan hanya 90 menit, dapat mengalahkan rasa lapar dan hasrat untuk mengonsumsi makanan berlemak.Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari University of Chicago didapatkan hasil bahwa orang dewasa muda yang mengalami kelebihan berat badan, dan beranjak untuk tidur lebih awal atau tinggal di tempat tidur lebih lama, mengalami penurunan nafsu makan sebanyak 14 persen. Dan sebanyak 62 persen tidak berkeingan untuk mengonsumsi camilan asin atau manis.Dengan adanya penemuan ini diharapkan dapat membantu memerangi epidemi obesitas di Inggris. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan, tidur dengan waktu yang terlalu sedikit, menyebabkan masalah berat badan, dan memengaruhi keseimbangan hormon yang membantu untuk menjaga nafsu makan.Sebelum menemukan hasil itu, para peneliti terlebih dulu mempelajari sepuluh orang pria dan wanita yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, serta memiliki usia antara 21 sampai 40 tahun dan memiliki waktu tidur rata-rata e [...]

Diet Tak Cuma Perbaiki Penampilan Tapi Bikin Jantung Sehat

Diet Tak Cuma Perbaiki Penampilan Tapi Bikin Jantung Sehat

Alasan sejumlah orang melakukan diet biasanya memperbaiki penampilan. Padahal, diet bisa melakukan lebih, membuat jantung lebih sehat. Mengutip laman Prevention, Jumat (26/12/2014), sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLoS Medicine mengungkapkan bahwa penurunan berat badan sangat berdampak besar bagi kesehatan. "Kami menguji penanda metabolik seperti gula darah, kolesterol, dan kadar hormon pada hampir 1.500 pria dan wanita berusia antara 16 dan 39 yang mengalami kelebihan berat badan serta normal," kata penulis studi yang juga kepala epidemiologi molekuler di Finlandia University of Oulu.Peter Wurtz, Ph. Enam tahun kemudian, pemeriksaan tes laboratorium diperiksa lagi. Hasilnya, mereka yang kehilangan hanya beberapa kilogram (antara 3 dan 10 persen dari total berat mereka, atau sekitar 2-6 kilogram) selama jangka waktu tersebut memiliki penurunan pada kolesterol, tekanan darah, sensitivitas insulin, peradangan, fungsi hati, dan kolesterol, yang semuanya menurunkan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, mereka yang berat badannya naik, mengalami faktor risiko tinggi penyakit."Semakin Anda kehilangan berat badan maka semakin banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan. Apalagi jika [...]

5 Makanan Penimbul Bahagia

5 Makanan Penimbul Bahagia

Agar kita merasa bahagia, tak hanya status pikiran yang bisa kita atur, tubuh fisik juga bisa diberi tambahan zat seperti dopamin dalam dosis yang cukup besar. Hormon ini akan meningkatkan mood, serta meningkatkan kesehatan mental, juga rasa bahagia.Dikutip Health Me Up, Senin (19/5/2014), berikut beberapa makanan yang dapat membantu Anda menyuplai dopamin agar Anda bahagia secara alami.BrokoliBrokoli mengandung protein yang penting dalam meningkatkan metabolisme dan merangsang penurunan berat badan. Asam asmino yang merupakan protein, mampu meningkatkan suasana hati Anda.BitMengonsumsi buah bit secara rutin, mampu meningkatkan zat besi dalam tubuh. Dalam hal merangsang rasa bahagia, bit mengandung asam amino, betaine yang merupakan antidepresan dan merangsang produksi dopamin.WortelWortel mengandung vitamin A, C, E, K, kalium, thiamin, niacin, vitamin B6, folat dan mangan. Vitamin dan mineral ini bertanggung jawab untuk memperlambat terjadinya penuaan, serta menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, wortel juga dapat meningkatkan kesehatan gigi dan hari, dan mencegah infeksi.Vitamin E hadir yang ada di dalam wortel mampu mengurangi radikal bebas yang merusak sel-sel o [...]

Konsumsi Makanan Berprotein Tinggi, Bikin Tubuh Lebih Seksi

Konsumsi Makanan Berprotein Tinggi, Bikin Tubuh Lebih Seksi

Daripada mengonsumsi banyak karbohidrat, mengonsumsi sejumlah makanan berprotein tinggi dinilai bisa bantu turunkan berat badan. Seperti dilaporkan Dailymail, Sabtu (5/7/2014), pelaku diet yang ingin langsing justru disarankan untuk menikmati makanan kaya protein seperti ikan, telur dan daging. Karena seperti disampaikan Profesor Raubenheimer, protein merupakan sumber energi yang baik dan sangat penting untuk pertumbuhan yang sehat dan perbaikan jaringan tubuh, seperti otot jantung, organ internal dan kulit. Namun, ia memperingatkan diet harus tetap berdasakan gizi seimbang. "Sebuah aturan sederhana untuk makan sehat dan mudah langsing adalah menghindari makanan olahan dan mulai mengonsumsi makanan segar. Tubuh kita tidak disesuaikan untuk banyak mengonsumsi biskuit, kue, pizza dan minuman manis. Untuk itu, makanan instan juga baiknya dikurangi," ujarnya. Raubenheimer menambahkan, makanan yang menjadi sumber baik protein mencakup dada ayam, Ikan seperti tuna dan salmon, keju rendah lemak seperti cottage cheese atau mozzarella, daging sapi tanpa lemak dan daging sapi muda, Tahu, Kacang, Telur, Yoghurt, susu dan susu kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *