Jenis-jenis Rematik

Menilik-Lebih-Jauh-Tentang-Rematik.jpg

Arthritis atau istilah umumnya rematik merupakan peradangan pada sendi. Peradangan inilah yang menimbulkan rasa sakit pada penderita arthritis. Umumnya penderita arthritis berusia lanjut, namun ada pula jenis arthritis yang menyerang anak-anak. Berikut adalah jenis-jenis arthritis yang penting untuk diketahui:

1. Osteoarthritis

Osteoarthritis disebut juga sebagai penyakit sendi degeneratif yang disebabkan oleh proses penuaan. Arthritis jenis ini biasanya menyerang berbagai sendi seperti pada lutut, pinggul, tulang belakang, kaki, dan pangkal ibu jari. Diyakini faktor mekanik dan genetik cukup berperan dalam munculnya osteoarthritis.

2. Rheumatoid Arthritis

Pada rheumatoid arthritis, sistem kekebalan tubuh menyerang membran sinovial yang mengakibatkan nyeri, pembengkakan, serta kekakuan pada sendi. Diagnosa dini sering kali sulit dilakukan karena gejala awal yang samar dan memburuk secara bertahap.

3. Psoriatic Arthritis

Psoriatic arthritis memiliki banyak kesamaan dengan rheumatoid arthritis, terutama karena keduanya merupakan penyakit autoimun. Kondisi ini sering terjadi pada orang-orang yang menderita psoriasis. Penyakit ditandai dengan peradangan pada sendi, yang diikuti oleh pembengkakan dan nyeri. Jika tidak ditangani dapat menyebabkan sendi menjadi lumpuh.

4. Gout

Gout disebabkan karena gangguan metabolisme asam urat dalam tubuh, sehingga menghasilkan kristal asam urat yang disimpan pada sendi, terutama pada jempol kaki. Akibatnya sendi menjadi bengkak, kemerahan, dan nyeri.

5. Juvenile Arthritis

Juvenile arthritis adalah radang sendi yang memicu peradangan dan kekakuan sendi selama lebih dari 6 minggu, pada anak berusia 16 tahun atau lebih muda. Peradangan dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, dan nyeri pada sendi, meskipun banyak anak yang mengalaminya tidak mengeluh nyeri.

6. Septic Arthritis

Septic arthritis disebabkan karena infeksi oleh jamur, virus, atau bakteri. Pada septic arthritis, kuman menyusup ke dalam sendi dan menyebabkan nyeri yang parah disertai pembengkakan. Biasanya kuman hanya menyerang satu sendi. Bakteri paling sering menyerang lutut, meskipun sendi lain juga dapat terkena, termasuk pinggul, pergelangan kaki, siku, dan bahu.

7. Ankylosing Spondylitis

Ankylosing Spondylitis merupakan penyakit kronis yang dapat mengakibatkan peradangan yang cukup parah, terutama pada tulang belakang. Kondisi ini dapat menyebabkan kekakuan pada tulang belakang. Nyeri punggung bawah yang disertai dengan kekakuan yang terus-menerus selama beberapa bulan merupakan gejala yang paling sering muncul.

8. Polymyalgia Rheumatica

Kondisi ini sering menyerang penderita yang berusia di atas 50 tahun. Polymyalgia rheumatica menyebabkan sakit parah dan kekakuan pada bahu, pinggul, dan leher. Karena gejala yang muncul mirip dengan kondisi lain, membuat polymyalgia rheumatica sering kali sulit didiagnosis secara akurat. Namun, jika didiagnosis cukup dini, biasanya responsnya akan baik terhadap pengobatan yang dilakukan.

9. Systemic Lupus Erythematosus

Systemic lupus erythematosus adalah penyakit autoimun yang mempengaruhi seluruh sistem tubuh bersamaan dengan beberapa organ dalam. Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita ketika pada masa-masa pengasuhan anak. Systemic lupus erythematosus bisa mengancam jiwa, sehingga penting untuk dilakukan diagnosis secara dini.

10. Fibromyalgia

Jenis arthritis ini mempengaruhi jaringan lunak tubuh dan disebabkan karena kerusakan fungsi neurotransmitter di otak yang ditandai dengan kekakuan, pegal, dan nyeri otot.

Dari sepuluh jenis arthritis di atas, ada satu jenis arthritis yang sangat sering menjadi keluhan pasien yakni rheumatoid arthritis. Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya mengenai rheumatoid arthritis.

Jenis-jenis Rematik

Dari sepuluh jenis arthritis di atas, ada satu jenis arthritis yang sangat sering menjadi keluhan pasien yakni rheumatoid arthritis.

Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun (penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri) yang mengakibatkan peradangan dalam waktu lama pada sendi.

Penyakit ini umumnya menyerang sendi-sendi bagian jari, pergelangan tangan, bahu, lutut, dan kaki. Pada penderita stadium lanjut akan membuat si penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Gejala lainnya yakni demam, nafsu makan menurun, berat badan menurun, lemas, dan kurang darah. Namun kadang kala si penderita tidak merasakan gejalanya. Diperkirakan kasus rheumatoid arthritis diderita pada usia di atas 18 tahun, dan berkisar 0,1% hingga 0,3% dari jumlah penduduk Indonesia.

Rheumatoid arthritis biasanya ditandai dengan adanya beberapa gejala yang berlangsung selama minimal 6 minggu, yaitu:

  • Kekakuan pada dan sekitar sendi yang berlangsung sekitar 30-60 menit di pagi hari.
  • Bengkak pada 3 atau lebih sendi pada saat yang bersamaan.
  • Bengkak dan nyeri umumnya terjadi pada sendi-sendi tangan.
  • Bengkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh) dan umumnya menyerang sendi pergelangan tangan.

Telah dijelaskan di atas bahwa penyebab rheumatoid arthritis adalah kondisi autoimun, yang berarti hal itu disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang dirinya sendiri. Namun, belum diketahui apa yang memicu ini.

Biasanya, sistem kekebalan tubuh Anda membuat antibodi yang dapat menyerang bakteri dan virus. Tetapi jika Anda memiliki rheumatoid arthritis, sistem kekebalan tubuh Anda keliru mengirimkan antibodi pada lapisan sendi Anda, sehingga malah menyerang jaringan di sekitar sendi. Hal ini menyebabkan sinovium atau lapisan tipis sel yang meliputi sendi Anda menjadi sakit dan meradang.

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terkena rheumatoid arthritis, termasuk:

  • Genetik; ada beberapa bukti bahwa rheumatoid arthritis dapat berjalan dalam keluarga walaupun kecil.
  • Hormon; rheumatoid arthritis lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Terjadi karena efek dari hormon estrogen ditemukan lebih tinggi pada wanita, meskipun ini belum terbukti secara meyakinkan.
  • Merokok; beberapa bukti menunjukkan bahwa orang yang merokok memiliki peningkatan risiko terkena rheumatoid arthritis.
  • Umur; semakin tua umur Anda, risiko terkena akan semakin besar karena daya tahan tubuh Anda juga semakin menurun.
  • Obesitas; kegemukan menyebabkan ausnya tulang rawan karena bergesernya titik tumpu badan, yang pada akhirnya akan menimbulkan gejala nyeri sendi.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
5 Cara Dapatkan Tubuh Langsing Permanen

5 Cara Dapatkan Tubuh Langsing Permanen

Anda yang memiliki masalah dengan kegemukan tentu mempunyai impian untuk memiliki tubuh yang ideal. Dan ketika Anda sudah berhasil menurunkan berat badan, pastinya Anda tidak ingin kembali seperti dulu. Berikut adalah beberapa kiat agar tubuh Anda langsing dan ideal secara permanen:1. Menetapkan tujuanKebanyakan orang berusaha menurunkan berat badan hanya dengan memfokuskan satu tujuan: menurunkan angka timbangan. Proses menurunkan berat badan tentu tidak terlepas dari perubahan pola diet dan olahraga. Jadikan ini sebagai kebiasaan. Tetapkan tujuan yang realistis dan spesifik. Misalnya, jogging dalam 30 menit selama 5 kali per minggu. Selain itu, tanamkan pula pada diri Anda bahwa tujuan Anda untuk menurunkan berat badan adalah karena ingin sehat. Angka timbangan yang bergeser ke kiri hanyalah bonus.2. Mengetahui faktor pencetus Adakah situasi-situasi di mana Anda ingin makan berlebih? Contohnya ketika lembur, bosan atau stres? Cobalah perhatikan, lalu ubah kebiasaan Anda itu. Ketimbang makan, Anda bisa melakukan yoga untuk menenangkan pikiran Anda. Selain itu, singkirkanlah jauh-jauh camilan yang tidak sehat. Jika camilan-camilan tersebut masih ada di sekitar Anda, tentu Anda akan [...]

Inilah Bahayanya Tidur Sehabis Sahur

Inilah Bahayanya Tidur Sehabis Sahur

Tidur sehabis makan merupakan hal yang menurut ilmu kedokteran tidak boleh dilakukan. Terkadang kita dapat merasa sangat mengantuk sehabis sahur dan ingin langsung tidur, namun hal ini disebutkan justru dapat menimbulkan beberapa penyakit. Mengapa begitu?Setelah kita mengkonsumsi makanan, sistem pencernaan kita membutuhkan beberapa waktu untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi yang ada di dalam makanan dengan baik. Berkaitan dengan ini, ada beberapa jenis makanan yang bisa dicerna dengan mudah contohnya adalah nasi atau kentang, namun ada beberapa jenis makanan yang lama untuk dicerna seperti daging dan makanan gorengan.Kondisi semakin diperparah ketika makanan belum tercerna dengan baik di perut, namun kemudian kita tidur. Pasalnya, sistem pencernaan kita juga melambat saat tidur.Dan dari kondisi tersebut, muncul beberapa penyakit yang berisiko timbul apabila kita langsung tidur habis makan, yakni selengkapnya di halaman selanjutnya: [...]

Cara Mengatur Napas Saat Olahraga

Cara Mengatur Napas Saat Olahraga

Kegiatan fisik bisa menimbulkan beban untuk tubuh, sehingga menyebabkan gangguan dalam pola napas biasa Anda. Contohnya adalah saat Anda berlari, Anda pasti akan melakukan napas yang cepat (hiperventilasi) atau menahan napas dalam jangka waktu yang lama. Hal-hal ini bisa memicu kelelahan otot yang cepat, terutama saat Anda melakukan olahraga seperti berlari atau bermain bola.Ketika berolahraga tubuh Anda memproduksi lebih banyak karbon dioksida, oleh karena itu sangatlah penting untuk mengeluarkan karbon dioksida ini demi menjaga keseimbangan oksigen di dalam tubuh. Waktu ekspirasi (proses mengembuskan udara) Anda harus sama dengan waktu inspirasi (proses menghirup udara).Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghitung napas Anda. Hirup napas lewat hidung dan keluarkan secara perlahan melalui mulut. Anda tidak perlu menahan napas. Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah menyesuaikan napas dengan gerakan Anda. Cobalah bernapas setiap Anda mengambil dua langkah, dan buang napas sehabis dua langkah. Saat Anda sudah terbiasa olahraga, Anda bisa mencoba mengambil napas lebih lama, misalnya saat Anda mengambil tiga langkah.Anda bisa mendapatkan oksigen lebih dengan cara meng [...]

Makan Nasi Bisa Bikin Ngantuk, Mitos atau Fakta?

Makan Nasi Bisa Bikin Ngantuk, Mitos atau Fakta?

Tidak ada yang lebih menyenangkan dibandingkan tidur pulas setalah makan yang banyak. Hal ini bukan menunjukkan bahwa Anda malas, justru hal ini merupakan kondisi biologis tubuh! Mengapa demikian?Mengonsumsi makanan dapat memicu reaksi dalam otak untuk mengeluarkan zat yang mampu meningkatkan aliran darah, serta energi untuk proses pencernaan makanan. Saat proses pencernaan makanan berlangsung, maka akan terjadi metabolisme dan pemecahan nutrisi yang berguna untuk tubuh Anda.Proses tersebut dapat memicu peningkatan gula darah tubuh dan pankreas untuk mengeluarkan insulin. Insulin ini mampu meningkatkan kadar serotonin dan melatonin yang akan membanjiri otak ? kedua substansi ini berkaitan dengan rasa lemas dan mengantuk. Ada beberapa jenis makanan yang dapat membuat Anda mengantuk dibandingkan makanan lainnya, salah satunya adalah nasi putih.Klik ?next? untuk membaca lanjutan artikelnya. Makan Nasi Bisa Bikin Ngantuk, [...]

Sehat Dengan Car Free Day

Sehat Dengan Car Free Day

Car Free Day merupakan budaya baru dikalangan masyarakat sebagai ajang bersosialisasi dengan teman maupun keluarga. Car free day juga sebagai sarana kesehatan jasmani yang bebas dari polusi udara. Kegiatan car free day ini berupaya mengurangi pencemaran udara yang telah dicemari oleh asap kendaraan. Berdasarkan beberapa penelitian ahli lingkungan, menyatakan, terukur setelah kegiatan car free day bahwa gas polutan turun secara signifikan diantaranya CO berkurang 67 persen, Nitrogen Monoksida (NO) berkurang 80 persen dan debu berkurang 34 persen. Kegiatan car free day selain berdampak positif bagi lingkungan ternyata mempunyai tujuan khusus untuk masyarakat sehat karena berolahraga. Efek terbaik yang diberikan dari kegiatan car free day adalah terciptanya sarana masyarakat untuk berekreasi bersama keluarga, berkumpul dengan teman, dan bersosialisasi dengan masyarakat. Hal ini cakupannya sangat luas, semua orang bisa mengikuti, tidak mengenal kaya dan miskin, tidak mengenal usia, dan tidak mengenal status sosialnya. Melihat kegiatan car free day yang banyak diminati oleh seluruh kalangan masyarakat, tua, muda serta anak-anak di Indonesia, car free day juga memberikan banyak manfa [...]

Benarkah Olahraga yang Benar Harus Sampai Berkeringat?

Benarkah Olahraga yang Benar Harus Sampai Berkeringat?

Seringkali patokan atau acuan masyarakat ketika berolahraga adalah jumlah keringat yang dihasilkan. Tidak jarang setelah selesai berolahraga ada komentar seperti ?Kok tidak berkeringat? Olahraga beneran?? atau justru ?Wah pasti olahraganya serius ya, sampai berkeringat banyak?. Lalu apakah benar kalau kita berolahraga harus selalu berkeringat?Pandangan masyarakat tersebut sebenarnya kurang tepat. Patokan berat ringannya suatu aktivitas atau suatu olahraga bukanlah dari jumlah keringat yang dikeluarkan, akan tetapi dari intensitas aktivitas tersebut. Intensitas aktivitas ini dapat dinilai melalui beberapa cara, yaitu dengan mengukur denyut nadi atau denyut jantung, dengan menggunakan skala persepsi atau tes bicara/talk test.Mengetahui intensitas olahraga yang tepat bagi Anda sangatlah penting, karena hal ini dapat membuat Anda terhindar dari olahraga yang terlampau berat dan juga menjaga supaya Anda tidak melakukan olahraga yang terlalu ringan sehingga tidak ada manfaat kesehatan yang diperoleh.Untuk masyarakat umum yang tidak memiliki gangguan kesehatan atau penyakit khusus, rentang intensitas olahraga yang direkomendasikan adalah 50-85% dari denyut jantung maksimal Anda. Rentang i [...]

Waspadai Gejala Cepat Lelah dan Jantung Berdebar

Waspadai Gejala Cepat Lelah dan Jantung Berdebar

Pernahkah Anda merasakan jantung Anda berdetak keras, atau berdetak tidak sesuai irama, dan hanya berlangsung beberapa detik hingga menit? Gejala jantung berdebar ini sering kali disertai rasa cepat lelah. Jantung berdebar dan cepat lelah bisa disebabkan oleh gangguan tidur, pola makan yang salah, stres, panik, menstruasi, kehamilan, menopause serta obat.Apabila Anda merasakan hal tersebut, coba cermati bagaimana pola hidup Anda selama ini, apakah Anda sudah cukup tidur? Apakah Anda kekurangan nutrisi? Apakah Anda sudah berolahraga cukup? Serta obat-obatan apa saja yang Anda konsumsi saat ini?Beberapa penyakit ternyata bisa dikaitkan dengan cepat lelah dan jantung berdebar. Penyakit apa sajakah itu? Fungsi kelenjar tiroid yang meningkat. Kekurangan gula darah (hipoglikemia) . Anemia. Beberapa jenis tekanan darah rendah. Peningkatan suhu tubuh (infeksi, peradangan). Dehidrasi . Gangguan jantung. Apabila Anda merasa bahwa jantung semakin berdebar dan rasa lelah menjadi semakin sering muncul, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan. Beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan termasuk pemeriksaan darah, pemeriksaan rontgen hingga pemeriksaa [...]

Tawas Cara Alami Atasi Bau Badan

Tawas Cara Alami Atasi Bau Badan

Banyak yang mengira bau badan normal dialami oleh banyak manusia, namun untuk mengetahui apa penyebab dari hal tersebut kenapa terjadi pada diri manusia sangatlah dianggap biasa saja oleh banyak kalangan masyarakat. Bayangkan jika seseorang yang sudah berpenampilan rapi dan bersih namun memiliki bau badan yang kurang sedap, maka akan sangat mengganggu penampilan. Mengingat hal tersebut sangat penting untuk diperhatikan, berikut permasalahan dan penyelesaian masalah bau badan yang sangat mengganggu penampilan bagi siapa saja yang mengalaminya. Kriteria yang dialami oleh seseorang pun juga banyak variasi penyebab dan tingkat ketajaman bau badan tersebut antara lain : 1. Bau badan biasa merupakan bau badan normal yang biasa dialami oleh manusia yang akan hilang atau berkurang frekuensinya jika seseorang tersebut membersihkan diri dengan cara mandi dengan menggunakan sabun yang mengandung pembunuh kuman dan yang mengandung pewangi, meskipun seseorang tersebut tidak dalam keadaan memiliki bau badan yang tinggi disarankan tetap menggunkan parfume dan juga deodorant karena dengan banyaknya aktifitas yang dilakukan tetap akan menimbulkan bau badan yang kurang sedap. 2. Untuk jenis [...]

Baca Ini Sebelum Mulai Berolahraga di Bulan Puasa

Baca Ini Sebelum Mulai Berolahraga di Bulan Puasa

Tubuh akan memasuki fase puasa 8 jam atau lebih setelah kita menghabiskan makan yang terakhir atau setelah lambung menghabiskan absorpsi nutrisi dari makanan yang terakhir.Pada normalnya, gula darah tubuh yang disimpan di hati dan otot merupakan sumber energi utama tubuh. Selama Anda berpuasa cadangan dari glukosa digunakan pertama kali sebagai sumber energi.Saat cadangan tersebut habis, maka lemaklah yang menjadi sumber energi tubuh. Selama bulan Ramadhan kita berpuasa dari sahur hingga maghrib dan hanya ada waktu yang sangat sebentar untuk mengisi cadangan energi kita.Saat kita berpuasa tubuh kita akan secara alami menjadi kurang aktif oleh karena kurangnya energi yang biasanya kita dapatkan dari sumber makanan juga karena ada perubahan waktu tidur Anda. Oleh karena itu sangatlah penting ketika Anda memutuskan untuk berolahraga ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya: [...]

Kram Pada Malam Hari, Ini Solusinya

Kram Pada Malam Hari, Ini Solusinya

Kram yang datang pada malam hari memang mengganggu tidur. Namun kram juga bisa terjadi ketika Anda masih terjaga dan tidak sedang melakukan kegiatan apa pun.Umumnya kram melanda otot betis, tapi juga mampu menyerang bagian tubuh lainnya seperti paha dan kaki.Gejala-gejala kram dapat berlangsung selama beberapa detik hingga menit. Setelah kram hilang, yang biasanya muncul adalah nyeri otot. Meski kram lebih sering dialami oleh individu di atas usia 50, remaja dan anak-anak juga bisa mengalaminya. Selain itu, kram juga tidak pandang bulu dari segi jenis kelamin.Penyebab terjadinya kram pada malam hari bermacam-macam, di antaranya: Penyebab terjadinya kram pada malam hari bermacam-macam, di antaranya: Duduk terlalu lama Berdiri atau bekerja pada lantai yang keras Melakukan aktivitas berat yang terus-menerus Penggunaan obat-obatan tertentu Dehidrasi Udara yang terlalu dingin Kekurangan potasium, [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *