Kapankah Waktu yang Tepat Memberikan Multivitamin untuk Anak?

Kapankah-Waktu-yang-Tepat-Memberikan-Multivitamin-untuk-Anak.jpg

Vitamin memerankan fungsi penting di tubuh. Adanya risiko kekurangan vitamin pada anak harus diketahui sedini mungkin. Gejala kekurangan vitamin pada anak dapat dilihat dari keluhan klinis yang ada, antara lain:

  • Kekurangan vitamin A akan menimbulkan gejala kelainan penglihatan dan meningkatkan risiko penyakit yang bahkan dapat menimbulkan kematian seperti diare dan campak
  • Kekurangan vitamin B akan menimbulkan gejala anemia (kekurangan sel darah merah), pucat, letih, lesu, dan sakit kepala
  • Kekurangan vitamin C akan menimbulkan gejala gusi mudah berdarah, sariawan, dan lesu
  • Kekurangan vitamin D akan menimbulkan gejala yang dikenal dengan riketsia, yaitu kondisi dimana pembentukan mineralisasi tulang tidak maksimal

Berapakah sebenarnya kebutuhan harian vitamin anak? Untuk mencegah terjadinya kekurangan vitamin pada anak, pada tabel berikut menjelaskan kebutuhan vitamin harian pada anak.

Klik ?next? untuk membaca lanjutan artikelnya.

Kapankah Waktu yang Tepat Memberikan Multivitamin untuk Anak?

Vitamin

Jumlah yang dianjurkan

A (mikrogram)

800 mikrogram/hari (1-3 tahun)

D (mikrogram)

25 mikrogram/hari (0-2 tahun)

E (miligram)

10 miligram/100 kcal

B3 (niasin)

2 miligram/hari (1-3 tahun)

B6 (piridoksin)

5 miligram/hari (1-3 tahun)

Asam folat

200 mikrogram/hari (1-3 tahun)

C (miligram)

30 miligram/100 kcal

Lalu, kapan saat yang tepat untuk memberikan vitamin pada anak? Apabila kita tidak yakin apakah asupan makanan anak sudah mencukupi kebutuhan nutrisinya, maka umumnya pemberian multivitamin anak dapat diberikan pada usia diatas 1 tahun untuk mengoptimalkan nutrisi dan tumbuh kembangnya. Buku Health for All Children edisi ke 4 menyatakan hal yang sama bahwa pemberian multivitamin dapat dimulai pada usia 1 tahun terutama pada anak yang vegetarian atau kurang asupan protein hewani. Sedangkan menurut sumber lain, ?Weaning and the weaning diet ? menganjurkan pemberian vitamin dibedakan atas tiga kelas, yaitu :

Klik ?next? untuk membaca lanjutan artikelnya.

Kapankah Waktu yang Tepat Memberikan Multivitamin untuk Anak?

  1. Bayi dengan ASI
    Suplementasi vitamin A dan vitamin D dimulai pada usia 6 bulan sampai dengan usia 5 tahun
  2. Bayi dengan susu formula < 500 ml/hari
    Suplementasi vitamin A dan vitamin D dimulai usia 6 bulan hingga 5 tahun
  3. Anak secara umum
    Sebaiknya suplementasi vitamin A dan vitamin D dimulai usia 1 tahun hingga 5 tahun kecuali sangat yakin bahwa asupan makanan cukup dan mendapat sinar matahari cukup. Sinar matahari diperlukan untuk membantu agar vitamin D dapat diolah oleh tubuh.

Sumber :

  1. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2083301/

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
6 Cara Merawat dan Mencegah Anak Eksim

6 Cara Merawat dan Mencegah Anak Eksim

Eksim pada kulit adalah salah satu penyakit pada anak yang disebabkan oleh faktor alergi yang dimilikinya. Kulit tampak mengering dan iritasi. Peradangan bisa terjadi di seluruh bagian tubuh, namun yang paling sering terkena adalah pada tangan dan kaki. Gejalanya adalah gatal-gatal menganggu yang kalau digaruk dapat membuat kulit menjadi menebal dan bisa menjadi luka sehingga timbul infeksi lanjutan pada alergi kulit ini. Eksim bisa datang dan pergi. Di beberapa anak, eksim bisa hilang di usia sekolah. Tapi ketika remaja, khususnya masa pubertas bisa datang lagi. Perubahan hormon adalah penyebab muncul lagi. Untuk mengatasi eksim pada anak, Anda bisa melembabkan kulit dengan mengolesi salep seperti petroleum jelly. Mandi pun dapat melembabkan kulit. Tapi gunakan air hangat, jangan panas. Selain itu, Anda bisa mempraktikan cara-cara mudah seperti di bawah ini untuk mengurangi atau mencegah eksim: Pencegahan Eksim [...]

Perlukah Anak Mengkonsumsi Suplemen Vitamin?

Perlukah Anak Mengkonsumsi Suplemen Vitamin?

Banyak orangtua yang bertanya, perlukah anak mereka mengonsumsi suplemen vitamin untuk kesehariannya?Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pediatric Clinics of North America pada tahun 2009, mendapatkan suplemen vitamin harian dengan dosis yang tepat dapat membantu anak tumbuh dan berkembang secara normal, baik secara fisik maupun kognitif.Penggunaan suplemen vitamin dibutuhkan jika anak Anda: Memiliki alergi makanan atau tidak nafsu makan Mengidap penyakit kronis tertentu Mengalami penurunan daya tahan tubuh Untuk tiga tipe anak di atas, pemberian suplemen vitamin untuk anak tetap diperlukan untuk memastikan terpenuhinya nutrisi. Manfaat lain dari suplemen vitamin adalah membentuk zat antibodi sehingga anak tidak mudah sakit.Namun, Anda perlu berhati-hati dalam memberikan suplemen vitamin bagi anak berusia di bawah 1 tahun. Berikan vitamin atas pengawasan dari dokter, serta gunakan dosis sesuai dengan anjuran. Anda tidak perlu menggunakan dua jenis suplemen jika kedua suplemen tersebut memiliki kandungan yang hampir sama. Karena itu, sebelum memberikan suplemen vitamin untuk anak, ada baiknya jika Anda membaca terlebih dahulu kandungan dan cara pakainya.Halaman berikut menjela [...]

4 Alasan Kenapa Anak Jangan Sampai Melewatkan Sikat Gigi di Malam Hari

4 Alasan Kenapa Anak Jangan Sampai Melewatkan Sikat Gigi di Malam Hari

Kapankah waktu paling baik untuk menyikat gigi paling baik untuk anak? Jawabnya adalah malam hari! Sudah tidak sedikit penelitian yang mengungkapkan bahwa menyikat gigi pada malam hari sangatlah penting. Sampai-sampai jika dibandingkan dari beberapa waktu lainnya untuk menyikat gigi dalam sehari, maka sikat gigi pada malam harilah yang paling dianjurkan. Namun bukan berarti kita jadi meninggalkan sikat gigi di waktu lainnya. Karena pada prinsipnya waktu menyikat gigi anak paling ideal adalah setiap setelah makan dan pada malam sebelum tidur. Lebih jauh, berikut ini adalah 4 alasan utama kenapa kita harus mengajarkan anak untuk senantiasa menyikat gigi di malam hari, antara lain: Karena bakteri berkembang biak dua kali lebih banyak di malam hariFaktanya bakteri perusak gigi yang tidak pernah beristirahat akan semakin aktif dalam keadaan mulut yang kekurangan air liur seperti pada saat tidur malam hari. Jadi ketika Anda membiarkan sang buah hati melewatkan sikat gigi sebelum tidur maka Anda memberikan kesempatan pada bakteri untuk berkembang biak lebih cepat dan meningkatkan resiko terjadinya gigi berlubang. Karena kebiasaan menyikat gigi di waktu mandi soreRise [...]

Cuci Tangan: Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan dan Produktivitas Anak

Cuci Tangan: Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan dan Produktivitas Anak

Orangtua manapun tentunya selalu berusaha untuk menjaga buah hati mereka. Tidak ada orangtua yang sanggup melihat anaknya jatuh dalam kondisi sakit. Saat anak terserang penyakit, maka mereka harus tertinggal pelajaran di sekolah dan tidak bisa bermain seperti biasanya. Produktivitas anak sangat menurun bila mereka harus terbaring karena sakit.Salah satu penyakit yang sering menyerang anak adalah infeksi saluran cerna (contohnya diare, mual, muntah) dan infeksi saluran nafas (seperti batuk dan pilek). Kuman penyebab diare dan batuk sering kali mengontaminasi tangan lewat benda-benda di sekitar. Tanpa sadar, Anda (terutama anak-anak) dapat tanpa sadar memasukkannya ke mulut/ hidung/ mata lewat makan tanpa mencuci tangan, mengucek mata, maupun memegang organ-organ tersebut. Menurut data WHO, sebanyak 6 juta anak meninggal setiap tahun akibat diare, dan sebagian kematian tersebut terjadi di negara berkembang. Berdasarkan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2007, didapatkan bahwa diare menjadi penyebab kematian bayi (usia 29 hari-11 bulan) terbanyak yaitu sebesar 31,4%. Demikian pula penyebab kematian anak balita (usia 12-59 bulan), terbanyak disebabkan oleh diare (25,2%). Angka ke [...]

Bahaya Junk Food untuk Perkembangan Anak

Bahaya Junk Food untuk Perkembangan Anak

Makanan cepat saji atau akrab disebut junk food menjadi lebih menarik karena berbagai alasan, seperti rasa, harga, dan kenyamanan bagi konsumennya. Untuk anak-anak yang tidak selalu paham akan konsekuensi kebiasaan makan mereka, makanan cepat saji terasa lebih nikmat dan menggugah selera. Namun, konsumsi teratur makanan tersebut dapat menyebabkan ketergantungan bagi anak dan komplikasi kesehatan yang dini, di antaranya obesitas, penyakit kronis, bahkan mempengaruhi aspek mental mereka seperti rasa rendah diri dan depresi.Penelitian yang merupakan bagian dari International Study of Asthma and Allergies in Childhood menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi makanan cepat saji sebanyak tiga kali atau lebih dalam waktu seminggu memiliki peningkatan risiko asma, rhinitis, dan eksim. Terdapat peningkatan risiko asma berat untuk remaja sebanyak 39%, dan 27% untuk anak yang lebih muda. Makanan cepat saji juga mengandung ekstra kalori sebanyak 310 kalori untuk remaja dan 160 kalori untuk anak yang lebih muda, sehingga anak menjadi rentan kelebihan kalori dari konsumsi makanannya.Jadi apa saja dampak buruk dari junk food bagi perkembangan anak? Halaman berikut selengkapnya: [...]

Menjaga Asupan Gizi Anak Saat Puasa

Menjaga Asupan Gizi Anak Saat Puasa

Berpuasa mungkin hal yang baru bagi anak Anda. Untuk itu, melatih anak berpuasa bisa dilakukan secara bertahap, yang tentunya disesuaikan dengan kemampuan anak. Apalagi jika Anda sendiri masih tidak ?tega? untuk menyuruh anak berpuasa karena kekhawatiran seputar kesehatannya, misalnya berat badan yang berkurang.Penelitian Fenneni menyebutkan bahwa anak yang belajar berpuasa pada bulan Ramadan untuk pertama kalinya, kemampuan mereka untuk berolahraga otomatis akan berkurang. Namun penelitian yang sama menyebutkan bahwa tidak ada perubahan berat badan antara sebelum, saat dan sesudah menjalankan puasa.Umumnya, konsumsi makanan pada saat berpuasa memang akan berkurang dan pemenuhan kalori sehari-hari menurun sekitar 20-40%. Tapi janganlah khawatir. Pada sebagian orang yang menjalani puasa, penurunan konsumsi makanan diimbangi dengan penurunan aktivitas sehari-hari sehingga keseimbangan kalori yang masuk dan yang terbuang tetap terjaga.Sebagai orangtua, selain ingin mengajari anak berpuasa, tentunya Anda juga tidak ingin berat badannya berkurang saat berpuasa. Lantas, bagaimana untuk menyiasati hal ini? Selengkapnya di halaman selanjutnya. [...]

Informasi Bagi Orangtua

Informasi Bagi Orangtua

Penting adanya program vaksinasi bagi bagi bayi pada masa perkembangannya. Pastikan bayi Anda sudah menjalani proses vaksinasi tepat pada jadwalnya. Dimana disinilah peran krusiil dari tanggung jawab seorang orangtua. Imunisasi atau vaksinasi yang biasanya diberikan oleh pihak kesehatan yang berkompetensi wajib diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak. Imunisasi adalah suatu prosedur rutin yang bertujuan menjaga kesehatan anak anda. Kebanyakan dari imunisasi ini adalah untuk memberi perlindungan menyeluruh terhadap penyakit-penyakit yang berbahaya dan sering terjadi pada tahun-tahun awal kehidupan seorang anak. Walaupun pengalaman sewaktu mendapatkan vaksinasi tidak menyenangkan untuk bayi anda, tapi rasa sakit yang sementara akibat suntikan ini adalah untuk kesehatan anak dalam jangka waktu panjang. Salah satu ancaman terhadap manusia adalah penyakit, terutama penyakit infeksi yang dibawa oleh berbagai macam mikroba seperti virus, bakteri, parasit, jamur. Walau tubuh manusia memiliki sistem imun sendiri untuk mengatasi penyakit sampai batas tertentu, tidak bisa tidak, di awal masa tumbuh kembang manusia tetap memerlukan asupan imun untuk mendukung kesempurnaan kiner [...]

Cara Membiasakan Makan Sehat Pada Anak

Cara Membiasakan Makan Sehat Pada Anak

Dengan mengajari anak kebiasaan makan yang sehat, Anda dapat membantunya tumbuh dan berkembang secara normal. Selain itu, kebiasaan makan yang teratur sejak dini akan mempengaruhi gaya hidup mereka ketika mereka dewasa.Beberapa aspek yang paling penting dari kebiasaan makan sehat adalah pengontrolan porsi serta lemak yang terkandung. Cara sederhana untuk mengurangi asupan lemak dalam diet anak Anda mencakup: Produk susu rendah lemak atau tanpa lemak Ayam tanpa kulit Roti gandum dan sereal Camilan sehat seperti buah dan sayuran Mengurangi gula dan garam Pendekatan lain yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kebiasaan makan sehat pada anak, di antaranya: Pendekatan lain yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kebiasaan makan sehat pada anak, di antaranya: Membimbing ketimbang mendikte Menyuruh anak terus-menerus untuk mengonsumsi makanan yang sehat tidak akan membuat mereka sadar. Anda harus [...]

Ayo, Ajarkan Anak Toilet Training!

Ayo, Ajarkan Anak Toilet Training!

Masa peralihan dari popok ke toilet memang perubahan yang besar bagi Anak dan merupakan sesuatu yang harus dipelajari. Selain perubahan kebiasaan juga terjadi perubahan psikologis yang signifikan pada Anak. Toilet training adalah suatu proses melatih anak untuk buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB) di toilet. Toilet training membutuhkan bimbingan yang intens, waktu dan kesabaran. Pada umumnya anak siap untuk toilet training pada usia 2 tahun. Kapan toilet training dimulai? Klik ?next? untuk selanjutnya. Kapan Toilet Training Dimulai? Toilet training dimulai setelah anak siap, tandanya: Otot-otot kandung kemih mulai dapat mengontrol buang air kecil, biasanya saat anak berusia 18 bulan-24 bulan Dapat mengikuti perintah sederhana seperti ?ambilkan bolanya? Dapat duduk dengan tegak dan berjalan tanpa bantuan Mengerti kata "toilet", "kencing" [...]

Gangguan Otak Bayi Akibat Air Minum

Gangguan Otak Bayi Akibat Air Minum

Ahli penanggulangan gawat darurat pada anak, dr. Jennifer Anders, M.D. mengingatkan bahaya water intoxication atau keracunan air pada bayi usia dibawah 6 bulan. Sebagai direktur Pediactric Emergency Medicine di rumah sakit Johns Hopkins Children?s Center yang aktif memberikan informasi kesehatan dan pelayanan berkualitas tinggi dalam mengatasi perawatan anak, menjelaskan bahwa air minum biasa, minuman berelektrolit, hingga susu formula yang terlalu encer dapat mengganggu aktifitas otak bayi. Gangguan aktifitas otak bayi ini disebabkan oleh belum sempurnanya ginjal bayi yang akan melepaskan natrium apabila kelebihan cairan pada tubuh. Sedangkankan kehilangan natrium otomatis akan memngganggu aktifitas otak. Gangguan ini akan memberikan gejala awal seperti mudah merengek (irritability), mengantuk dan perubahan mental lainnya. Bahkan dapat mengakibatkan gejala penurunan suhu tubuh bayi (hipotermi), pembengkakan disekitar wajah (edema) hingga kejang apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. Dr. Anderson juga menjelaskan water intoxication bisa terjadi tidak hanya dikarenakan oleh ginjal bayi, namun juga karena refleks keseluruhan pada bayi yang memicu refleks haus [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *