Karbohidrat Bikin Panjang Umur?

diet-manusiapurba-1130912-b.jpg

Sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Sidney, Australia menyebutkan bahwa mengonsumsi karbohidrat tinggi dan rendah protein bisa memperpanjang usia.

Dilansir dari laman News, Senin (10/3/2014), karbohidrat yang diketahui dapat mempercepat proses penggemukan ternyata bisa memperlama usia lima puluh persen lebih panjang.

Meski penelitian ini baru diujicobakan pada tikus, tapi penulis studi, Profesor David Le Couteur mengatakan bahwa umur tikus yang kelebihan berat badan kemudian diberi makanan berkarbohidrat tinggi dan rendah protein hidupnya cenderung lebih lama dibanding yang melakukan diet rendah karbohidrat dan lemak.

“Hasil penelitian kami menunjukkan diet vegetarian lebih baik walaupun penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism, menunjukkan bahwa umur dapat diperpanjang dengan memanipulasi makronutrient (karbohidrat, lemak, protein) dalam makanan,” kata Profesor Le Couteur.

Yang menarik, ketika Le Couteur ditanya apakah manusia lebih memilih langsing atau hidup lebih lama, Ia menjawab bahwa tujuan evolusi adalah tumbuh dan berkembang biak, bukan untuk hidup lebih lama.

“Diet protein tinggi mungkin lebih berguna untuk pertumbuhan dan reproduksi. Studi ini menemukan kandungan lemak dari diet tidak memiliki pengaruh negatif pada asupan makanan,” jelasnya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
4 Cara Hindari Lapar Waktu Tengah Malam

4 Cara Hindari Lapar Waktu Tengah Malam

Masalah terbesar yang dihadapi oleh para pelaku diet, yang sedang berjuang dengan berat badannya adalah menahan rasa lapar di tengah malam. Walaupun sudah makan sehat di pagi, siang, dan malam hari, bukan berarti lepas dari rasa lapar yang terjadi di tengah malam tidak akan terjadi.Jika Anda menghadapi masalah in, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan itu semua, seperti dikutip Health Me Up, Rabu (19/3/2014) Alihkan perhatian AndaAnda juga bisa melakukan cara lain, yaitu dengan menelepon sahabat atau pacar.Tunda makan malamRasa lapar di tengah malam terjadi karena adanya celah panjang di antara waktu makan malam dan tidur Anda. Untuk itu, jika Anda merasa ingin tidur lebih larut, undurlah waktu makan malam yang biasa Anda lakukan. Bila biasanya Anda makan malam pada pukul 18:00 karena tidur di pukul 22:00, maka dapat menggantinya dengan makan pada pukul 19:30 dan tidur di pukul 23:30.Dengan begitu, kesenjangan waktu antara makan malam dan tidur tidak terlalu jauh.Sikat gigiMenyikat gigi setelah makan malam tidak hanya membantu melindungi gigi Anda, tapi juga ampuh menangkal setiap keinginan Anda untuk mengemil. Dengan mulut yang sudah bersih, sayang rasanya [...]

Mau Langsing? Jangan Dengar Musik Jazz!

Mau Langsing? Jangan Dengar Musik Jazz!

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Arkansas cukup menarik. Bagaimana tidak, peneliti menulis mendengarkan musik Jazz bisa membuat rasa makanan Anda lebih enak. Hal ini lantas dikaitkan dengan gagalnya diet bila Anda makan sambil ditemani musik jazz. Mengutip laman Dailymail, Jumat (18/4/2014) peneliti menilai selera makan beberapa orang saat mendengarkan empat jenis musik, klasik, jazz, hip hop dan rock. Hasilnya, peneliti menemukan pengaruh suara musik jazz dapat memengaruhi selera makan lebih baik. Menurut peneliti, beberapa orang mengaku makanannya jadi lebih enak padahal yang disuguhkan pada seluruh peserta sama. Sebelumnya, beberapa penelitian mengungkapkan musik klasik lah yang memiliki peranan besar dapat meningkatkan nafsu makan. Namun dengan adanya penelitian ini, peneliti menyebutkan spesifik jenis musik yang paling berpengaruh yaitu musik Jazz. [...]

Diet Paleo Tak Bermanfaat Bagi Kesehatan?

Diet Paleo Tak Bermanfaat Bagi Kesehatan?

Sebuah studi antropologi baru dari Georgia State University mengklaim bahwa diet Paleolitik sebenarnya tidak mewakili bagaimana orang-orang purba makan. Seperti dikutip Bussinesinsider, Sabtu (27/12/2014), penulis studi, Dr Ken Sayers mengatakan, bukti bahwa diet ini mengacu pada manusia zaman purba sangat kurang. Karena pada masa itu, mereka juga omnivora dan memakan daging babi atau beruang. Artinya, diet mereka bervariasi berdasarkan lokasi dan apa yang benar-benar ada ketika itu untuk dimakan. Seperti misalnya, mereka yang dekat utara mungkin hidup dengan diet hewani, sedangkan orang-orang dekat khatulistiwa diet nabati.Selain itu, manusia purba juga tidak peduli berapa persen energi yang bersumber dari protein, lemak, dan karbohidrat. Belum lagi, rentang hidup manusia purba yang jauh lebih pendek dari rentang hidup manusia hari ini. Hal ini akhirnya membuat para peneliti bertanya-tanya apakah diet Paleolitik benar-benar memiliki manfaat kesehatan."Perbedaan yang paling mendasar antara diet Paleo modern dan diet orang purba adalah mereka mencoba makan apapun yang bisa dimakan untuk bertahan hidup dan bereproduksi," ungkap peneliti. [...]

2 Hal Ini yang Bikin Bobot Tubuh Melonjak Saat Puasa

2 Hal Ini yang Bikin Bobot Tubuh Melonjak Saat Puasa

Normalnya, puasa memang membuat berat badan turun. Karena secara tidak sadar, Anda mengonsumsi makanan lebih sedikit dibanding biasanya. Tapi ternyata tidak semua orang bisa begitu. Kebanyakan diantaranya malah bertambah berat badannya. Seperti disampaikan pakar gizi Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK bahwa selama bulan puasa, tanpa sadar Anda telah mengurangi asupan makanan. Itulah sebabnya, saat berbuka, beberapa orang cepat kenyang hanya dengan minum saja. Ini juga tandanya, lambung mulai mengecil dan sering dimanfaatkan untuk sekalian menurunkan berat badan. "Mengurangi seperempat porsi makan saja, berat badan bisa turun setengah sampai 1 kilogram. Tapi ada orang yang sewaktu puasa berat badannya naik. Inilah yang disebut teori balas dendam," katanya, seperti ditulis Kamis (10/7/2014). Samuel menerangkan, rumus untuk gemuk hanya dua. Lemak dan gula. Yang terjadi ketika buka puasa apa? Banyak orang yang mengonsumsi gorengan dan es campur atau es buah, cendol, kolak. Itu semua gula. Ubi, pisang merupakan bahan makanan yang mengandung gula. Masih ditambah gula pasir atau gula merah untuk pemanis. Bila minum es cincau pun, gula pasti disertakan dalam jumlah banyak. Sementara kegi [...]

Kata `Sarapan` Lebih Pas Dibanding `Makan Pagi`

Kata `Sarapan` Lebih Pas Dibanding `Makan Pagi`

Dahulu orang menyebut aktivitas mengonsumsi sesuatu di pagi hari dengan "makan pagi'. Tapi kini, sebutan itu sudah tidak pas untuk digunakan, dan harus diganti dengan 'sarapan'. Sebab, sarapan merupakan aktivitas makan dan minum yang dilakukan di pagi hari."Sarapan merupakan sebutan yang pas. Kalau hanya makan pagi, yang diingat hanya makannya saja tidak ada minumnya. Sedangkan kita kalau tidak minum kepala akan pusing serta pencernaan akan terganggu," kata Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia, Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah, MS dalam acara 'Nestle Breakfast Cereals Sambu Pekan Sarapan Nasional 2014' di Carefour Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (14/2/2014)Agar sarapan memiliki manfaat yang besar untuk tubuh, lanjut Hardinsyah, maka yang harus disantap adalah makanan pokok dan minuman berupa cairan pendamping. "Makanan pokoknya adalah karbohidrat. Kalau ada nasi di rumah, ibu bisa memasaknya dan menjadikannya sebagai nasi goreng," kata dia menambahkan.Karena definisi dari makan adalah menyantap menu bervariasi, maka ada baiknya untuk menambahkan menu lain dari seporsi nasi goreng yang dimasak untuk disantap ketika sarapan. Baik itu telur, ikan, atau siwira [...]

Cara Cegah Anak Terobsesi Tubuh Barbie

Cara Cegah Anak Terobsesi Tubuh Barbie

Umumnya anak perempuan di dunia ini suka Barbie. Boneka mirip manusia dengan koleksi didominasi boneka berjenis kelamin perempuan ini yang tampil dengan tubuh sempurna mulai dari wajah cantik, leher dan kaki jenjang dan langsing. Apakah anak jadi ingin memiliki tubuh mirip Barbie? "Sebagai orangtua, coba kita lihat perspektif anak melihat mainan Barbie. Apakah anak melihat Barbie sebagai sosok perempuan yang sempurna atau senang bermain dengan boneka Barbie," ujar psikolog lulusan Universitas Indonesia ini di hadapan awak media di Jakarta (9/10/2014). JOleh karena itu, Ajeng menekankan pentingnya peran orangtua dalam mendampingi anak saat bermain. "Ketika menemani anak dan mendapati anak memiliki kecenderungan ke arah negatif, orang tua bisa memberikan penanaman pada anak bahwa Barbie adalah boneka, bukan manusia," tegasnya. Sambil bermain, anak bisa diberikan nasehat tanpa ia merasa dinasehati. Berikan pemahaman padanya bahwa setiap manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tekankan bahwa anak adalah individu unik yang punya kelebihan sendiri, terang Ajeng. Ketika hal tersebut sudah ditanamkan pada anak sejak dini, ia bisa menghargai dan mencintai dirinya sen [...]

Mau Coba Diet Kentang?

Mau Coba Diet Kentang?

Sumber karbohidrat yang dianggap makanan pengganti nasi terbaik, kentang diklaim bisa membantu menurunkan berat badan. Benarkah? Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition ini menunjukkan, kentang memiliki indeks glikemik tinggi yang bisa membantu menurunkan berat badan. Begitu juga dengan peneliti dari University of California di Davis dan Illinois Institute of Technology. Peneliti menugaskan 90 pria dan wanita gemuk untuk mengikuti salah satu dari tiga diet: 1. Mengurangi kalori tetapi tidak boleh mengonsumsi makanan berglisemik tinggi 2. Mengurangi kalori tapi tidak boleh mengonsumsi makanan berglisemik tinggi 3. Tidak membatasi konsumsi kalori atau makanan berglisemik tinggi GI. Para peneliti kemudian memberi ketiga kelompok, kentang dan resep sehat untuk mereka ikuti, ketiga kelompok itu juga diiinstruksikan untuk makan 5-7 porsi kentang per minggu. Pada akhir masa studi (12 minggu), ketiga kelompok kehilangan berat badan, dan peneliti menemukan bahwa kentang secara otomatis mengurangi asupan kalori dan mereka kehilangan berat badan. Seperti dikutip Womenshealth, Jumat (24/10/2014) peneliti menduga, kandungan kentang yang terdiri dari 4,7 [...]

Trik Bikin Pizza yang Nggak Bikin Gemuk

Trik Bikin Pizza yang Nggak Bikin Gemuk

Pizza kerap dikaitkan dengan makanan yang dapat menaikan berat badan, karena mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi. Tak heran bila pizza dihindari oleh mereka yang sedang berdiet. Membuat pizza sendiri di rumah pun tak jarang menemukan hambatan. Biasanya akan kebingungan menentukan pilihan, bahan apa saja yang cocok digunakan agar dari hal-hal yang selama ditakutkan."Kalau buat pizza sendiri di rumah, mungkin penggunaan mentega dan kejunya saja yang harus diganti atau dikurangi," Ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rahmi Dwi Hapsari, S. Si. T, S.Gz kepada Health-Liputan6.com ditulis Senin (24/11/2014)Selain susu, di pasar swalayan juga dijual keju untuk mereka yang sedang berdiet, atau jika terlalu mahal bisa menggantinya dengan keju yang low-fat dengan harga terjangkau. Pun dengan mentega, ada baiknya diganti dengan menggunakan margarin yang jauh lebih sehat dan aman bila dikonsumsi. Menurut Rahmi, mentega mengandung lemak yang jenuh karena berasal dari hewani. Bila dikonsumsi terlalu banyak, maka terjadi penumpukan lemak di dalam tubuh. Sedangkan margarin, berasal dari nabati (tumbuh-tumbuhan) yang mengandung lemak tak jenuh, dan sangat dianjurkan bagi mereka yang s [...]

Mau Aman? Buat Pizza Sendiri Saja

Mau Aman? Buat Pizza Sendiri Saja

Pizza sebenarnya adalah makanan yang dapat memenuhi gizi dan kalori seorang anak. Namun, bila orangtua beranggapan pizza yang dibeli di gerai-gerai pizza adalah makanan cepat saji dan tidak sehat, orangtua dapat membuat pizza sendiri di rumah.Jika meracik sendiri seporsi pizza di rumah, orangtua dapat mengontrol bahan-bahan penyedap yang selama ini ditakutkan. Jangan lupa juga bahwa saus yang dibeli di pasar swalayan atau warung terkandung bahan penyedap. Maka itu, hindari penggunaan saus-saus itu dan raciklah sendiri."Pada dasarnya pizza itu sehat, kok. Kalau buat di rumah, orangtua dapat mengontrol sendiri bahan-bahan apa saja yang akan digunakan. Termasuk membuat sendiri saus tomatnya," kata Ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rahmi Dwi Hapsari, S. Si. T, S.Gz dalam perayaan Hari Anak Sedunia dengan tema `Pizza Maker Juniors` di Pizza Hut Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, ditulis Jumat (21/11/2014)Rahmi juga menyarankan, agar pizza yang dibuat benar-benar fresh dan sehat, orangtua dapat menggunakan daging sapi yang belum sempat dibekukan. "Begitu dibeli, bersihkan, lalu giling saja jadi daging giling. Itu kan bakal jadi daging yang fresh," kata dia menerangkan.Sedangkan unt [...]

Agar Bisa Peluk Anak, Ibu Muda Ini Diet

Agar Bisa Peluk Anak, Ibu Muda Ini Diet

Genese Ackyord (37) menjadikan anaknya sebagai peningkat motivasi untuk mencapai keinginannya, yakni menurunkan bobot tubuh agar bisa memeluk sang buah hati . Amelia (10) mendukung rencana sang mama untuk menurunkan bobot tubuhnya dengan menuliskannya dalam sebuah catatan "Aku yakin kamu bisa, come on mom," tulis Amelia.Dukungan dari sang anak dan keinginan yang kuat membuat Genese berhasil menurunkan bobot tubuhnya lebih dari 60 kilogram. "Saat berat badanku mulai turun, Amelia dapat memelukku semakin dekat dan dekat. Ini membuatku bahagia, pelukan dan semangatnya membuatku semakin berusaha," kata Genese dikutip Dailymail, Selasa (7/4/2014). Berat badan Genese awalnya mencapai 141 kilogram. Kini sudah berhasil merosot hingga 76 kilogram. "Biasanya pada malam hari saya makan kue, semua yang manis, kentang goreng, burger. Tetapi karena ingin terus dipeluk Amelia saya hanya makan buah dan makanan di rumah saja," katanya.Selain ingin dipeluk sang anak, Genese tak ingin mengalami stroke yang kedua kalinya. "Anak saya ingin ibunya sehat, untuk itu saya harus terus berusaha agar berat badan bisa terus turun. Saya pernah mengalami stroke di usia 33 tahjn akibat kelebihan berat badan," kat [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *