Kata Pakar tentang Bayaran Kecil Dokter dalam Program JKN

dokter-131129b.jpg

Ketika tarif paket atau yang dikenal dengan kapitasi dan INACBGs yang berlaku di fasilitas layanan primer dan lanjutan banyak diprotes sejumlah dokter, pakar kebijakan ekonomi kesehatan juga menyampaikan hal yang serupa. Namun semata-mata menurutnya kenaikan tarif paket dilakukan untuk menambah kualitas layanan dokter di puskesmas dan rumah sakit.

Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia, Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, Dr.PH mengatakan bahwa kenaikan tarif paket (kapitasi) memang diperlukan untuk meningkatkan pelayanan primer. Yang dinaikkan menurutnya cukup tarif klinik swasta atau dokter pribadi.

“Sebelumnya memang ada pertemuan antara presiden dan kementerian kesehatan terkait kapitasi yang terlalu kecil. Tapi kalau mau kuat pelayanan primer dan dokter memiliki cukup income yang wajar, ya perlu dinaikkan. Tapi nggak perlu kaya. Tapi kenaikan yang wajar agar ia bekerja dengan baik,” kata Hasbullah yang ditemui beberapa waktu lalu dan ditulis Kamis (8/1/2014).

Namun Hasbullah menyampaikan, sekalipun pemerintah menyetujui kenaikan tarif untuk dokter, ia lebih menyarankan untuk menaikkan tarif bagi klinik swasta dan dokter pribadi.

“Kalau mau dinaikkan yang swasta, kalau puskesmas nggak masalah dia dapat gaji dari Pemda, juga obat-obatan sudah disediain, begitupun dengan alatnya. Tapi kalau dokter praktek sendiri atau klinik swasta, mereka nggak dapat apa-apa cuma dapat bayaran dari JKN saja,” jelas Hasbullah.

Celakanya, Hasbullah menilai bahwa kondisi di lapangan saat ini orang BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) masih memiliki mindset lama.

“Dicari yang murahnya walaupun Permenkes (Peraturan Menteri Kesehatan) sudah menetapkan besaran kapitasi antara Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu. Tapi orang-orang dikasih yang Rp 8 ribu. Caranya dia bilang kalo Rp 10 ribu sudah termasuk dokter gigi. Padahal sudah jelas dalam permenkes tarif ini di luar dokter gigi. Dokter gigi Rp 2 ribu terlalu kecil. Apalagi dalam kapitasi ada keharusan kompetensi yang harusnya mendapat kompensasi,” jelas Hasbullah.

(Fit/Abd)

Baca juga:

Ribut Insentif Dokter dalam BPJS, Ini Penjelasan Menkes

SBY Setuju Insentif Dokter BPJS Ditingkatkan

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Wajah Mencong dan Mati Rasa, Bell Palsy Ancam Anak Muda

Wajah Mencong dan Mati Rasa, Bell Palsy Ancam Anak Muda

Wajah mati rasa belum tentu karena stroke. Ada penyakit bell palsy yang bisa menyerang saraf wajah hingga menyebabkan mati rasa. Seperti yang dialami wanita muda, mantan bintang Celebrity Apprentice Roxy Jacenko (33) dan desainer Camilla Franks (37) yang tak pernah menyangka bisa terkena bell pasly.Bahkan Camilla merasa pengalamannya itu cukup traumatis. Ia didiagnosa Bell Palsy ketika mengerjakan koleksi barunya di India."Saya ingat di pagi hari saya merasa gatal-gatal dan sakit kepala. Tiba-tiba seluruh bagian wajah saya mati rasa. Menit berikutnya, saya buru-buru periksa ke gawat darurat dan ahli saraf karena saya pikir mengalami stroke," kata Camilla.Menurut dr Brian Morton, dari Australian Medical Association (AMA), penyakit Bell palsy kerap terjadi di antara orang muda entah pria atau wanita. "Bell palsy merupakan hasil dari kerusakan atau trauma pada saraf wajah, yang dapat disebabkan oleh infeksi virus atau respon autoimun," katanya seperti dikutip News.au, Selasa (1/4/2014).Menurutnya, stres tak selalu menjadi pemicunya. Tapi, kondisi tersebut bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh yang membuat orang muda lebih rentan infeksi.Bell pasly sering dianggap stroke wajah. Biasan [...]

Kondom Terbukti Turunkan Kasus AIDS di Kepri

Kondom Terbukti Turunkan Kasus AIDS di Kepri

PeduliSehat.info, Batam Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH menyebut bahwa jumlah pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kepulauan Riau masih terus meningkat. Namun, angka penderita Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) mengalami penurunan.Demikian disampaikan Menkes saat melakukan kunjungan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Batam, Kepulauan Riau, ditulis Health Liputan6.com pada Kamis (14/8/2014).Menurut Menkes, upaya pencegahan yang dilakukan di sejumlah tempat di Kepulauan Riau dinilai sudah sangat bagus. Sebab, penggunaan kondom di beberapa lokasi atau tempat seks berisiko mengalami perubahan ke arah yang lebih bagus."Kesadaran mereka akan hal itu patut dihargai. Meskipun demikian, saya khawatir, banyak underreporting. Karena, semua orang bebas ke Kepri ini. Baik dari Singapura, Malaysia, bahkan dari Jakarta dan kota lainnya di Indonesia," kata Menkes.Kekhawatiran Menkes kian bertambah begitu tahu masih banyak pengidap HIV yang belum terdeteksi, karena enggan untuk memeriksakan diri sendiri. "Di beberapa tempat di Kepri dilaporkan masih ada yang belum memiliki upaya pencegahan tersebut," kata Menkes menambahkan.Maka [...]

Gara-gara Ponsel, Banyak Orang Jepang Tewas

Gara-gara Ponsel, Banyak Orang Jepang Tewas

Telepon seluler (ponsel) bisa menyebabkan kematian. Ah, masak sih? Kasus ini rupanya banyak terjadi di Jepang. Coba perhatikan bila Anda sedang berada di gerbong sebuah kereta api bawah tanah yang penuh sesak atau di jam-jam sibuk di kota-kota padat di Jepang seperti Tokyo, Anda akan menemukan sebagian besar orang menundukkan kepalanya dan mata tertuju pada ponsel atau gadget masing-masing. Jumlah panggilan ambulans untuk orang-orang yang terluka karena menggunakan ponsel sambil berjalan atau mengemudi juga terus meningkat.Menurut data statistik di Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo, sebanyak 36 orang luka-luka pada 2013 dibandingkan 23 orang pada 2010. Pada tahun lalu, penyebab terbesar kecelakaan ponsel berhubungan dengan penggunaan ponsel atau melihat layarnya (26 orang), terluka saat berbicara di ponsel (5 orang). Ini menunjukkan bahwa ponsel layar sentuh memiliki segudang fungsi tapi bisa menjadi penyebab utama kecelakaan. Meningkatnya jumlah kematian dari tahun ke tahun akibat penggunaan ponsel, perlu diperhatikan. Karena itu pemerintah setempat mengeluarkan peringatan. Apalagi ponsel bisa sangat berbahaya, tak hanya untuk diri sendiri tapi juga melibatkan penduduk sekitarn [...]

Ini Prestasi Indonesia dalam Bidang Kesehatan

Ini Prestasi Indonesia dalam Bidang Kesehatan

Prestasi menurunkan kasus malaria di Indonesia cukup membanggakan. Angka kematian akibat malaria akhirnya bisa ditekan, bahkan di tingkat global posisi Indonesia sungguh baik. Berdasarkan data yang dihimpun oleh berbagai penelitian dan survei oleh organisasi global independen berbasis di University of Washington, The Institute for Health Metrics and Evaluation (IMHE) tahun 2013 lalu, jumlah kematian akibat malaria cukup rendah, prevalensinya 1,4 per 100.000 orang. Sedangkan rata-rata dunia berada jauh di atasnya yaitu 11,8 per 100.000 orang. Tak hanya jumlah kematian, jumlah insiden malaria pun mengalami penurunan jika dilihat dari Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI 2013. Dengan presentase kejadian 1,9 persen penduduk Indonesia, sedangkan pada tahun 2007 di angka 2,9 persen. Namun bukan berarti Pemerintah Indonesia lengah, kasus malaria tetap jadi hal yang harus diperhatikan agar jumlah kematian terus ditekan. Tahun lalu saja, menurut IMHE, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini mampu membunuh 3.100 orang dan menghasilkan dua juta kasus. [...]

Sembuh dari Kanker Jadi Kado Natal Terindah untuk Shane

Sembuh dari Kanker Jadi Kado Natal Terindah untuk Shane

Bukan mainan mahal ataupun liburan mewah, tapi anak ini mendapat kado Natal terindah tahun ini yaitu sembuh dari kanker. Kesedihan keluarga Shane Edward (9) mendadak menjadi kebahagiaan setelah dokter menyatakan kalau kanker otak stadium 4 yang dideritanya sembuh. Mengutip laman Dailymail, Kamis (25/12/2014) Shane didiagnosis glioblastoma pada 2012. Sejak itu, dia terpaksa rutin menjalami perawatan instensif seperti dua operasi besar, kemoterapi dan radioterapi. Dia sempat dianyatakan sembuh namun pada Juli 2014, dia kembali didiagnosis dengan penyakit yang sama. "Kami merasa hancur ketika dokter mengatakan kepada kami kanker telah kembali," kata ibu Shane.Tapi sebuah keajaiban datang, setelah melakukan beberapa kali kemoterapi dan scan baru-baru ini, dokter onkologi pediatrik, Dr Sue Picton, mengatakan kalau tumor yang diidap Shane tampaknya telah menghilang walaupun ia harus melanjutkan kemoterapi sampai tumor benar-benar bersih."Ini benar-benar berita bagus bagi Shane dan keluarganya. Kami senang bahwa pengobatannya berdampak baik pada Shane. Respon ini jauh lebih baik daripada yang saya harapkan," kata Picton. Terlalu bahagia melihat anaknya, keluarganya inipun terharu dan t [...]

Ketakutan MERS Berlebihan, Pola Hidup Sehat Bisa Mencegahnya

Ketakutan MERS Berlebihan, Pola Hidup Sehat Bisa Mencegahnya

PeduliSehat.info, Serang Middle East Respiratory Syndrome Corona-Virus (MERS-CoV) telah merunggut ratusan nyawa. Penyakit ini juga menginfeksi sejumlah warga di belasan negara di seluruh dunia. Bahkan, beberapa travel menunda keberangkatan umrah karena MERS. Namun, menurut seorang dokter, virus MERS itu hanya ketakutan berlebihan semata di Indonesia. Calon jamaah haji dan umrah diminta untuk tenang dan tidak perlu ketakutan dengan wabah tersebut."Di Indonesia itu ada 37 kasus pasien terduga atau suspect MERS. Namun setelah pemeriksaan, semuanya negatif alias tak kena dampak penyakit itu," kata salah seorang dokter asal Yogyakarta, dr Jonni Walsanusi, saat ditemui di Terminal 2D Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Rabu (28/5/2014).Dokter yang juga mendampingi jamaah umrah asal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) itu menambahkan, dari 37 kasus pasien suspect MERS, hanya satu orang yang positif dan meninggal dunia. Namun, pasien tersebut sudah bertahun-tahun menetap di Arab Saudi."Jadi, jamaah yang hanya hitungan minggu atau bulan menetap di sana untuk beribadah kemungkinannya sangat kecil untuk terkena dampak MERS," kata dr Jonni.Fenom [...]

Agar Makan Opor Saat Lebaran Tak Berakibat Buruk

Agar Makan Opor Saat Lebaran Tak Berakibat Buruk

Usai sebulan berpuasa, akhirnya bebas sepuasnya makan seperti biasa. Malah makanan yang disajikan saat Lebaran sunnguh menggugah selera. Namun perlu diingat, usai makan opor ayam maupun sambel goreng ati serta menu lain khas Lebaran untuk tetap makan makanan sumber serat terbaik seperti sayur dan buah. Makanan berserat punya peranan penting untuk tubuh lebih dari Anda kira. Menurut dr. Phaidon L. Toruan M.M dan dr Widya Murni, MARS dalam buku Rahasia Terkini Awet Sehat menjelaskan pentingya serat seperti ditulis Health Liputan6.com Senin, (28/7/2014). 1. Bebas gendutSerat sebenarnya adalah karbohidrat yang tak mampu dicerna oleh manusia. Makanan kaya serat memperlambat pelepasan karbohidrat sehingga tubuh akan efisien mengolah energi. Energi akan digunakan dan bukan malah disimpan yang membuat seseorang gendut. 2. Menyapu sampah di ususBuah dan sayur yang kaya serat berfungsi untuk "menyapu" makanan membusuk yang ada di usus, misalnya daging merah. Selain itu, makanan berserat memabtu tubuh membuang bakteri dan virus yang tidak diperlukan tubuh. Sehingga imunitas seseorang jadi baik jauh dari penyakit. [...]

10.000 Anak SD Lomba Buat Pizza

10.000 Anak SD Lomba Buat Pizza

Delapan puluh siswa Sekolah Dasar Negeri 08 Pagi Susukan Ciracas dan SD Juara Jakarta Selatan mengikuti pembuatan seporsi pizza yang diadakan oleh Pizza Hut Indonesia dan PHD 500600, di bawah naungan PT Sarimelati Kencana. Acara dengan tema 'Pizza Maker Juniors' ini berlangsung untuk merayakan Hari Anak Sedunia. Acara ini digelar serentak di lebih dari 300 gerai Pizza Hut dan PHD 500600 seluruh Indonesia dengan mengundang lebih dari 10.000 murid sekolah dasar, serta anak-anak kurang beruntung. Presiden Direktur Pizza Hut Indonesia dan PHD 5006000, Stephen McCarthy, mengatakan, dengan berkembangnya bisnis Pizza Hut Indonesia, pihaknya terus mengupayakan untuk meningkatkan komitmen dan terus berbagi, serta berkontribusi terhadap lingkungan dan kemajuan masyarakat. "Program ini terus kami kembangkan, karena kami sadar perlunya beragam upaya edukasi formal dan informal dari segenap pihak untuk memberikan akses edukasi untuk generasi penerus yang kurang beruntung," kata dia di Gatot Soebroeto, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2014) Selain mengkreasikan pizza, anak-anak itu juga diajarkan untuk membiasakan diri dengan satu kebiasaan sederhana sebagai bagian dari hidup sehat, yaitu mencu [...]

Setiap Gonggongan Anjing Punya Makna

Setiap Gonggongan Anjing Punya Makna

Memiliki hewan peliharaan seperti anjing menjadi kesenangan tersendiri untuk sebagian orang. Tidak sedikit yang menjadikannya sebagai media penghilang stres dengan bermain bersama atau sekadar melihat tingkah pola mereka. Namun, tidak sedikit juga yang jengkel ketika anjing mereka kerap menggongong tanpa henti. Menurut Organisasi Penyelamat Hewan di Indonesia, Animal Defender, gonggongan anjing selalu punya makna. "Jangan dulu kesal ataupun langsung menghukum mereka bila anjing tidak berhenti menggongong. Setiap gonggongan anjing itu punya arti maka itu perlu pengetahuan dan kedekatan yang baik dengan mereka," kata Ketua Animal Defender, Doni Herdaru, Kamis (20/3/2014).Doni mengatakan menjadi pemilik hewan peliharaan berarti berperan sebagai orangtua bukan majikan. "Perilaku anjing akan mudah diketahui ketika pemiliknya menganggap heean peliharaan mereka sebagai anggota keluarga," kata Doni saat ditemui dalam Konferensi Pers Cesar Millan Live, ditulis Kamis (20/3/2014).Gonggongan anjing bisa berarti ungkapan protes mereka karena tidak diperhatikan. "Gonggongan itu kan emosi yang menumpuk di dalam diri anjing. Beda loh gonggongan yang memanggil dengan yang protes. Kalau dia terus me [...]

Sejak 1990, Angka Harapan Hidup Telah Meningkat 6 Tahun

Sejak 1990, Angka Harapan Hidup Telah Meningkat 6 Tahun

Sebuah studi yang dilakukan oleh Global Burden of Disease (GBD) menemukan bahwa angka harapan hidup secara global telah meningkat lebih dari 6 tahun sejak tahun 1990. Dilansir dari Fox News pada Minggu (21/12/2014), hal ini terjadi karena turunnya tingkat kematian akibat kanker dan penyakit jantung di negara kaya, dan turunnya kematian akibat tuberkulosisi, diare dan malaria di negara miskin. "Kemajuan yang kita lihat adalah perlawanan terhadap jenis-jenis penyakit sangat baik, bahkan luar biasa. Meskipun begitu, kita bisa dan harus melakukan yang lebih baik," kata Christopher Murray, profesor kesehatan global di Universitas Washington, AS. Murray juga mengatakan ada peningkatan besar dalam aksi kolektif dan pendanaan untuk menanggulangi penyakit menular yang mematikan seperti diare, campak, TBC, HIV dan malaria. Hal ini berdampak sangat nyata. Namun Murray juga mengatakan bahwa beberapa penyakit kronis telah diabaikan dan menjadi ancaman bagi kehidupan seperti narkoba, sirosis hati, diabetes dan penyakit ginjal. Kematian akibat HIV/AIDS misalnya, telah sangat menurun dibanding tahun 2005. Meskipun begitu HIV/AIDS tetap menjadi penyebab terbesar kematian di 20 dari 48 negara d [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *