Kawat Gigi Tidak Menyebabkan Bau Mulut

kawat-gigi-tidak-menyebabkan-bau-mulut-alodokter.jpg

Kawat gigi sering dianggap sebagai penyebab bau mulut, namun sebenarnya yang menjadi penyebab kondisi tersebut adalah kurang terjaganya kebersihan dalam mulut dan gigi.

Tentu tidak ada yang senang ketika disebut memiliki bau mulut atau halitosis. Kondisi ini ditandai dengan aroma tidak sedap dari mulut ketika seseorang berbicara atau membuka mulut. Dapat timbul sesekali atau terus-menerus.

Pentingnya Menjaga Kebersihan

Sebagai alat bantu perawatan gigi, bahan yang digunakan sebagai kawat gigi sendiri tidak menimbulkan bau yang mengganggu.

Sebagian besar kawat gigi terbuat dari bahan logam, plastik, atau keramik yang diperuntukkan khusus bagi orang dewasa. Jelas bahwa bahan-bahan tersebut tidak meninggalkan bau khas.

Yang kemudian membuat kawat gigi berpotensi menjadi pemicu bau mulut adalah akibat proses pembersihan gigi dan mulut yang tidak sempurna. Hal ini membuat makin banyaknya sisa makanan yang tertinggal di bagian kawat gigi yang kemudian menjadi penyebab bau mulut.

Untuk membersihkan sisa makanan tersebut, Anda harus teliti membersihkan seluruh bagian dari kawat gigi dan permukaan gigi. Sebaiknya sikat gigi tiap setelah makan.

Pengguna kawat gigi dapat menggunakan sikat gigi seperti biasa, namun harus ekstra berhati-hati. Memakai sikat gigi elektrik atau sikat gigi listrik bisa menjadi salah satu alternatif bagi para pengguna kawat gigi. Perhatikan kepala sikat mana yang paling aman digunakan. Ganti kepala sikat lebih sering saat tengah menggunakan kawat gigi.

Proses membersihkan gigi saat mengenakan kawat gigi dapat dilengkapi dengan menggunakan benang gigi atau dental floss jika dirasa ada lokasi dalam mulut yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.

Perawatan yang Tepat

Jika dilakukan perawatan dan tindakan pencegahan yang tepat, maka tidak perlu khawatir bau mulut saat menggunakan kawat gigi. Hanya saja, Anda harus memerhatikan kondisi gigi dan mulut, serta makanan dan minuman yang dikonsumsi lebih cermat lagi.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau mulut selama menggunakan kawat gigi.

  • Bersihkan gigi Anda dengan hati-hati tiap hari. Jangan sampai melewatkan sudut-sudut di antara gigi. Minta saran dokter gigi Anda bagaimana cara menyikat dan membersihkan gigi dengan tepat selama Anda menggunakan kawat gigi.
  • Sikat gigi setelah makan. Upayakan menyikat gigi selama dua menit, minimal dua kali sehari atau setelah makan, menggunakan pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Minta rekomendasi dokter gigi mengenai pasta gigi yang tepat selama menggunakan kawat gigi.
  • Jika perlu, lengkapi dengan obat kumur atau gunakan benang gigi (dental floss) untuk membantu menyegarkan mulut dan membersihkan hingga ke sela-sela gigi.
  • Minum air saat Anda makan juga dapat membantu menyingkirkan sisa makanan, sekaligus menghindarkan mulut kering yang juga dapat menjadi pemicu bau mulut.
  • Bersihkan lidah dengan sikat khusus untuk membantu menghilangkan sisa makanan dari mulut. Anda juga bisa lakukan dengan menyikat permukaan atas lidah dengan sikat gigi biasa. Tapi lakukan dengan perlahan-lahan karena Anda bisa tersedak.
  • Kurangi konsumsi makanan dan minuman manis. Hindari konsumsi makanan yang memiliki tekstur keras dan lengket, misalnya kacang-kacangan, ketan, moci, dodol, permen karet, atau cokelat batangan dengan kandungan karamel.

Periksakan diri secara teratur ke dokter gigi selama menggunakan kawat gigi. Umumnya, pemeriksaan dilakukan satu bulan sekali atau jika perlu lebih sering lagi. Tanyakan kepada dokter gigi Anda mengenai jadwal kunjungan selanjutnya pada tiap akhir sesi konsultasi.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Jarak 2 Tahun Antar Anak Tingkatkan Kecerdasan Otak Bayi

Jarak 2 Tahun Antar Anak Tingkatkan Kecerdasan Otak Bayi

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam the Journal of Human Resources mengungkapkan hubungan jarak 2 tahun kelahiran anak pertama dan kedua mampu meningkatkan kecerdasan otak anak. Meskipun hal ini sangat berpengaruh pada kasus jarak antara anak pertama dan kedua, namun jarak antar anak pada keluarga besar juga turut terlihat memberikan manfaat serupa pada perkembangan otak anak-anak. Penelitian yang dilakukan oleh seorang ekonomis Kasey Buckles dari Notre Dame University, Amerika Serikat ini memberikan tinjauan pada hasil statistik perkembangan kecerdasan otak anak secara optimal jika terdapat jarak antar anak dengan rentang 2 tahun, serta tidak memberikan pengaruh yang sama pada jarak antar anak lebih apalagi kurang dari itu. Perhitungan ini terlihat dari perbandingan akan membagi waktu kepada anak akan lebih beresiko apabila anak belum mencapai usia 1 tahun dimana perkembangannya belum sempurna. Usia 2 tahun sudah dapat dianggap menjadi saat dimana otak anak sudah dapat diajak berkomunikasi secara langsung. Bahkan perhitungan ini juga sangat tepat diterapkan dalam keluarga dengan ekonomi menengah kebawah dibandingkan dengan keluarga dari keluarga ekonomi kelas atas dimana [...]

Berapa Tekanan Darah Normal Orang Dewasa?

Berapa Tekanan Darah Normal Orang Dewasa?

Tekanan darah adalah ukuran seberapa kuatnya jantung mempompa darah ke seluruh tubuh Anda. Agar kinerja tubuh maksimal, Anda harus memiliki tekanan darah normal. Lantas, berapa tekanan darah normal pada orang dewasa? Biasanya, makin rendah tekanan darah Anda, maka makin sehat pula tubuh Anda. Namun jangan pula terlalu rendah karena bisa membuat Anda terkena hipotensi atau tekanan darah rendah. Umumnya, orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat memiliki tekanan darah normal di bawah atau setara 120/80 mm Hg. Angka 120 menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut tekanan sistolik. Sementara angka 80 berarti tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi atau kerap disebut tekanan diastolik. Tekanan darah tergolong normal selama berada di bawah 140/90. Namun angka tersebut tidak mutlak. Tekanan darah normal bisa naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang Anda jalani dan kondisi emosional Anda. Jadi Anda tidak perlu panik ketika mendapati tekanan darah Anda berbeda, asal angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama. Jika hal itu terjadi, berarti Anda mengidap hipertensi (tekanan d [...]

8 Tips untuk Hidup Sehat

8 Tips untuk Hidup Sehat

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Makan sehat dan diet yang seimbang merupakan proses dalam menjaga kesehatan. Tidak perlu rumit, ikuti saja 8 tips dibawah ini : Pati (karbohidrat) sebagai makanan dasar Makanan jenis karbohidratharus mendasari 1/3 dari jenis makanan yang anda konsumsi. Makanan seperti kentang, sereal, pasta, nasi dan roti. Pilihlah jenis roti gandum, atau bila mengkonsumi kentang, kulit juga dikonsumsi. Makanan golongan ini mengandung serat yang dapat membuat anda kenyang dalam waktu yang lama. Cobalah agar setiap waktu makan anda paling tidak ada 1 jenis karbohidrat. Perbanyak sayur dan buah Direkomendasikan agar mengkonsumsi paling tidak 5 porsi buah atau sayur dengan jenis yang berbeda setiap harinya. Perbanyak ikan Ikan merupakan sumber protein dan juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Cobalah untuk mengkonsumsi paling tidak 2 porsi dalam seminggu. Kurangi lemak yang bersaturasi dan gulaLemak yang bersaturasi seperti keju, kue, biskuit, sosis, mentega dan lainnya meningkatkan risiko terjadinya penyumbatandi jantung. Perbanyak makanan yang mengandung lemaktidak bersaturasi seperti alpukat, minyak ikan, dan minyak nabati. Saat ingin mengkonsum [...]

Istilah Masuk Angin Dalam Sudut Pandang Medis

Istilah Masuk Angin Dalam Sudut Pandang Medis

Masuk angin?, sangat sering menjadi diagnosa mandiri masyarakat awam apabila tubuh kurang fit karena dirasa banyaknya ?angin? di dalam tubuh serta menimbulkan gejala sebagai berikut: Demam Menggigil Keringat dingin Kembung Pilek Mual, muntah Nafsu makan menurun Diare Dan berbagai gejala lainnya. Faktanya, medis tidak mengenal adanya istilah masuk angin. Adapun rangkaian gejala di atas biasanya mengarah ke ?flu like symptom? yang merupakan gejala awal timbulnya serangan virus. Jangan gegabah untuk mengkonsumsi antibiotik, terutama bila tidak disertai oleh resep dan pengawasan dokter. Biasanya ?flu like symptom? akan membaik dengan sendirinya apabila sistem imun di tubuh kita bekerja dengan baik. Adakah yang bisa kita lakukan untuk mengatasi ?masuk angin? atau ?flu like symptoms? tersebut? Ada, berikut sarannya: [...]

Mengenal Sari Nabati, Cairan Sehat yang Sering Disebut dengan Susu Kacang

Mengenal Sari Nabati, Cairan Sehat yang Sering Disebut dengan Susu Kacang

Mengonsumsi susu menjadi salah satu rutinitas yang masih sering dilakukan banyak orang. Namun seiring dengan perkembangan zaman, ada berbagai variasi susu yang ditawarkan. Salah satunya adalah susu nabati yang terbuat dari kacang-kacangan atau yang biasa disebut dengan susu kacang, salah satunya yang paling sering dikenal adalah susu almond.Tetapi terminologi 'susu kacang' tersebut menurut Rita Ramayulis, DCN, M.Kes dirasa kurang tepat. Ia menjabarkan, definisi susu yang sebenarnya adalah seluruh cairan yang berasal dari kelenjar mammae atau kelenjar susu hewan.Pada beberapa kasus tertentu, penyebutan susu kacang biasanya digunakan karena tekstur yang dihasilkan setelah dihancurkan dan disaring mirip seperti tekstur susu pada umumnya. "Kalau kacangan-kacangan yang diolah menyerupai susu itu seharusnya disebut dengan sari nabati. Menurut saya penyebutan susu itu tidak tepat," tuturnya saat dihubungi Wolipop, Rabu, (18/11/2015).Sari nabati yang terbuat dari kacang ini banyak ditemukan di negara yang memproduksi kacang dalam jumlah besar, seperti bagian selatan Amerika dan negara-negara mediterania. Ada beberapa jenis kacang yang bisa diolah menjadi susu, beberapa di antaranya adal [...]

Anak Sering Ngiler, Normal Gak Sih?

Anak Sering Ngiler, Normal Gak Sih?

Semua bayi dan anak-anak umumnya memiliki kebiasaan mengeluarkan air liur yang cukup banyak, atau yang biasa disebut ?ngiler? atau ?ngeces?. Apakah ini hal yang normal, atau merupakan sesuatu yang harus diwaspadai oleh orang tua? Ngeces atau ngiler pada bayi dan anak berusia di bawah 18 bulan atau 2 tahun sebetulnya merupakan hal normal yang dapat dijelaskan secara ilmiah, meski banyak mitos yang mengatakan bahwa kebiasaan ini berhubungan dengan sang ibu yang mengidam atau menginginkan sesuatu tidak kesampaian saat mengandung. Pada usia tersebut, anak sedang dalam masa tumbuh gigi yang merangsang keluarnya air liur. Selain itu, anak belum memiliki kemampuan yang baik untuk menelan dan dasar mulut masih dangkal, sehingga air liur tampak berlebihan dan mudah mengalir keluar mulut. Jadi jika sering ngiler di usia tersebut, maka tergolong normal. Namun yang jadi masalah, apakah normal jika terjadi pada anak yang berusia diatas dua tahun? Halaman berikut terdapat penjelasannya: Normalkah Anak Umur 2 Tahun Sering Ngiler? Saat anak sudah berusia lebih dari dua tahun, kemampuan menelan sudah semakin baik sehingga kebiasaan ngiler atau ngeces biasanya sudah jauh berku [...]

Vasektomi pada Pria Bisa Ganggu Performa Seks?

Vasektomi pada Pria Bisa Ganggu Performa Seks?

Sebagai salah satu cara kontrasepsi, vasektomi pada pria masih tergolong jarang. Vasektomi kerap disebut memiliki efek samping terhadap kemampuan seks. Mari kita telaah anggapan tersebut. Vasektomi adalah metode kontrasepsi yang dilakukan dengan memotong saluran sperma (vas deferens) yang membawa sperma dari testis ke penis. Dengan metode yang menyerupai sterilisasi ini, sperma tidak lagi keluar bersama air mani saat pria ejakulasi. Di kalangan awam, metode vasektomi memang banyak yang mempertanyakan. Salah satunya mitos bahwa vasektomi dapat memengaruhi gairah seksual pria. Padahal, tidak demikian. Setelah vasektomi, seorang pria tetap akan merasakan sensasi orgasme, ereksi bahkan ejakulasi. Memang, sesaat setelah vasektomi dilakukan, ada kasus yang mengalami rasa nyeri di bagian testis, tetapi hal itu hanya sementara. Beberapa hari setelah prosedur vasektomi, seorang pria dapat segera melakukan hubungan seksual. Vasektomi juga tidak akan memengaruhi produksi hormon testosteron pada pria. Demikian juga air mani yang keluar saat ejakulasi setelah vasektomi, tidak akan banyak berbeda, karena sperma hanya merupakan bagian kecil dari air mani secara keseluruhan. Sebagai metode k [...]

8 Hal yang Harus Dihindari dalam Perawatan Jerawat

8 Hal yang Harus Dihindari dalam Perawatan Jerawat

8 Hal yang Harus Dihindari dalam Perawatan Jerawat Oleh : dr. Jessica Florencia Pengobatan jerawat memang bukanlah hal yang mudah. Seringkali pasien maupun dokternya dapat merasa frustasi karena proses pengobatan jerawat yang tidak mungkin instan. Dibutuhkan kerja sama antara dokter dengan pasien untuk dapat mengatasi masalah jerawat ini dengan tepat dan efektif. Penanganan cara mengobati jerawat yang salah atau kurang tepat seringkali cenderung memperburuk keadaan sehingga semakin sulit diobati dan membutuhkan waktu yang lebih lama. Berikut ini adalah beberapa panduan untuk Anda menghindari perawatan dan penanganan yang salah dalam menghadapi jerawat. Cepat putus asa dalam pengobatan jerawat. Pengobatan jerawat memang terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat menghasilkan respon positif, yaitu sekitar 2-6 minggu. Untuk itu, sebaiknya gunakanlah obat jerawat Anda untuk jangka waktu 1 bulan sebelum memutuskan untuk menghentikan pengobatan tersebut. (Baca: Cara Mengobati Jerawat) Jika Anda melihat adanya perbaikan, maka sebaiknya pengobatan tersebut diteruskan. Terkadang, dalam masa pengobatan awal, jerawat Anda akan terlihat lebih parah, hal tersebut wajar dan tid [...]

Peneliti IPB Tidak Mengetahui Merek Susu yang Diteliti

Peneliti IPB Tidak Mengetahui Merek Susu yang Diteliti

Penemuan bakteri E. sakazakii bermula ketika ketidaksengajaan DR. drh. Sri Estuningsih (50) pada saat fokus meneliti korelasi susu formula bubuk dan keadaan diare pada bayi. ?Awalnya saya tidak mencari mengenai E. sakazakii karena di Indonesia belum ada kasus. Saya lebih menyoroti Salmonella, Shigella, dan E. coli karena ada kejadian diare pada bayi, walaupun tidak mewabah. Ketika bayi diare dikatakan susu atau makanannya tidak cocok, saya pikir ada hubungannya dengan produk yang dikonsumsi. Produk yang berkaitan dengan bayi hanya ada dua, susu formula dan follow-on formula. Jadi mungkin ada relevansi antara kontrol higiene dengan produk tersebut,? tuturnya. Pada awalnya, dosen ilmu Patalogi yang mengajar sejak 1990 ini sangat tertarik meneliti streptococcus agalactiae yang menjadi hambatan utama dalam peningkatan produksi susu sapi perah. Beliau juga menjelaskan, bahwa bakteri ini adalah penyebab penyakit sepsis dan meningitis neonatal pada manusia. Namun, Dr drh Sri Estuningsih mengaku bahwa ia tidak tahu menahu tentang merek susu yang ditelitinya. ?Saya melakukan penelitian awal di Jerman karena laboratoriumnya terakreditasi dan Jerman ditunjuk oleh WHO (Badan Kesehatan Dunia) s [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *