Kecepatan Otak Menurun Setelah Usia 24 Tahun

game.jpg

Apabila Anda sudah berada di usia akhir 20-an atau lebih tua, pikiran Anda tak setajam dulu lagi. Para ilmuwan meyakini otak kita mulai menurun kemampuannya setelah usia 24 tahun.

“Setelah usia 24 tahun, pemain menunjukkan perlambatan dalam kecepatan kognitif yang dikenal penting dalam kinerja,” kata penulis penelitian Joe Thompson, mahasiswa PhD di Simon Fraser University, Kanada.

Peneliti menggunakan game komputer untuk mengukur kinerja motor kognitif para pemain, yakni seberapa cepat otak bereaksi dengan hal-hal yang terjadi di sekitarnya, yang memungkinkan Anda bertindak selama tugas seperti menyetir. Ada 3.300 orang berusia 16-64 tahun yang terlibat dalam permainan pertempuran yang dikenal dengan StarCraft II.

Ini merupakan permainan strategi yang populer. Pemainnya bersaing membentuk tentara dan menaklukkan dunia ilmiah fiksi. Selain itu pemain bsia membeli dan menjual pesawat ruang angkasa, mengupgrade senjata dan berperang sesama pemain.

“Starcraft seperti catur dengan kecepatan tinggi…. Anda hanya membuat gerakan sebanyak mungkin yang Anda mau, secepat yang Anda bisa,” kata Thompson.

Hasilnya, kinerja otak menjadi lambat pada permainan. Mereka yang usianya lebih dari 24 tahun cenderung tampil kurang baik. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE seperti dilansir CBC, Rabu (16/4/2014).

Thompson mengatakan, ia begitu terkejut dengan hasilnya yakni begitu cepat kinerja otak menurun dan usia memengaruhinya. “Apabila Anda berusia 39 tahun bersaing dengan 24 tahun dan Anda berdua memiliki keterampilan yang sama,” kata Thompson.

“Pengaruh umur diimbangi dengan banyak belajarnya Anda.”

Menurut Thompson, dengan bermain Starcraft, tuntutan fisik minimal karena permainan menggunakan keyboard dan mouse. “Kecepatan datang dari otak. Mirip dengan situasi di dunia nyata,” katanya.

Meskipun penelitian ini terdengar mengagetkan dan mengkhawatirkan, faktanya menurut Thompson kita tak benar-benar melihat penurunan di usia 20-an dan 30-an. Faktanya, banyak pemain Starcraft yang tua yang mencapai level tinggi. Para pemain lebih tua itu memang kecepatannya lambat tapi mereka lebih baik dalam menggunakan fitur seperti jalan pintas dan menggunakan strategi yang sederhana.

“Saya pikir kita beradaptasi tanpa menyadarinya. Banyak dari kita yang masih mampu mempertahankan keterampilan kita,” katanya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Komnas PA Beberkan Wajah Pelaku Pelecehan Seksual Siswa TK JIS

Komnas PA Beberkan Wajah Pelaku Pelecehan Seksual Siswa TK JIS

Siapa yang tak geram mendengar berita pelecehan seksual yang dialami bocah A (6), siswa TK Jakarta International School. Semua pihak tentu mengutuk perbuatan bejat para pelaku. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait pernah mengatakan, perbuatan kedua pelaku bukan mengindikasikan mereka adalah pasangan homoseksual. Melainkan, lebih kepada perilaku seks menyukai anak kecil. Dan pada jumpa pers kali ini, Arist menunjukkan wajah-wajah pelaku dugaan pelecehan seksual. Polda Metro Jaya memang sudah menetapkan tiga tersangka kasus dugaan pelecehan seksual. Mereka adalah Agun dan Firziawan alias Awan dan seorang wanita Afriska."Kedua tersangka dikenakan Pasal 82 UU RI No 23/2002 tentang perlindungan anak, telah terjadi seseorang melakukan tindak pidana cabul terhgadap anak, ancaman hukumannya 15 tahun penjara," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto beberapa waktu lalu. Berikut sejumlah foto pelaku dugaan pelecehan seksual, Rabu (16/4/2014): [...]

Segera Periksa Payudara Sendiri Bila Usia Sudah 20 Tahun

Segera Periksa Payudara Sendiri Bila Usia Sudah 20 Tahun

Anda, para gadis, yang telah berusia lebih dari 20 tahun pernahkah melakukan SADARI? Kalau belum cobalah. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nafsiah Mboi menyarankan kepada seluruh perempuan Indonesia sejak usia 20 tahun membiasakan diri memeriksa payudara sendiri (SADARI) untuk mendeteksi adanya kanker payudara sedini mungkin. Dengan rutin melakukan SADARI perubahan-perubahan pada payudara akan segera diketahui. "Jika menemukan benjolan kecil saja segera lakukan tes untuk mengetahui apakah ganas atau tidak. Jika berpotensi ganas bisa segera dilakukan tindakan," terang Mboi pada acara kampanye deteksi dini kanker payudara 'Jakarta Goes Pink' di Balai Kota DKI Jakarta pada Minggu (12/10/2014). Jika kanker payudara cepat diketahui sehingga bisa ditolong dan kemungkinan besar untuk sembuh bebas dari kanker. "Jika terlambat mengetahui potensi kematian sangat besar, namun jika diketahui masih pada stadium satu atau dua masih bisa sembuh," ujar perempuan berusia 74 tahun ini. Tak hanya mengenai presentase kesembuhan yang semakin besar, mengetahui adanya kanker sejak dini membuat biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah sehingga tak begitu memberatkan pasien. [...]

`Beatbox` Ternyata Baik untuk Tenggorokan

`Beatbox` Ternyata Baik untuk Tenggorokan

Mungkin beatbox sudah tidak asing lagi di kalangan remaja. Saat mendengarnya mungkin tidak sedikit yang berpikir hal tersebut merusak pita suara para beatboxer. Namun menurut Peneliti dan Profesor THT, H. Steven Sims dari University of Illinois di Chicago seni suara tersebut justru dapat melindungi pita suara dan baik untuk tenggorokan."Dalam beatbox sedikit sekali yang mengalami cedera pada saluran vokal mereka, dan itu tidak merusak pita suara," katanya dikutip Timesofindia, Minggu (5/1/2014).Beatbox adalah salah satu bentuk seni yang mengfokuskan diri dalam menghasilkan bunyi-bunyi ritmis dan ketukan drum, instrumen musik, maupun tiruan dari bunyi-bunyian lainnya. Seni ini hanya menggunakan alat-alat ucap manusia seperti mulut, lidah, bibir, dan rongga-rongga ucap lainnya."Beatbox itu juga bisa lembut, para beatboxers itu menggunakan saluran vokal untuk menghasilkan berbagai suara menyebarkan energi antara beberapa struktur dan meminimalkan dehidrasi," kata Sims.Sims melakukan penelitian dengan melibatkan empat seniman beatbox laki-laki dan mencatatnya pada Journal of Voice. "Beatboxer dapat menjaga glotis atau ruang antara pita suara saat terbuka. Hal ini berarti para beatboxer [...]

4 Kiat Agar Payudara Tak Kendur

4 Kiat Agar Payudara Tak Kendur

Tidak ada satu pun wanita ingin kedua payudara yang dimiliki kendur. Kaum hawa adalah makhluk yang teramat sadar tentang bagian dada, dan selalu berusaha keras agar payudara yang dimiliki tetap terlihat kokoh dan sehat. Bahkan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sejumlah wanita memilih untuk melakukan operasi.Sayang, usia tetap memengaruhi payudara yang dimiliki, yang berisiko mengalami kekenduran. Di bawah ini ada beberapa cara sederhana agar payudara tidak kendur dan selalu tampak sehat, seperti dikutip Health Me Up, Selasa (24/6/2014) Pertahankan berat badan stabilPeningkatan atau penurunan berat badan dapat memengaruhi ukuran payudara wanita. Ketika wanita kehilangan banyak berat badan, lemak dari payudara juga akan berkurang. Berhubung jaringan payudara tidak dapat menyusut, maka akan terlihat kendur. Disarankan, wanita juga melakukan olahraga seperti angkat beban dan olahraga lain. Berhenti merokokKulit akan keriput dan kulit akan kehilangan elastisitas dan fleksibilitas saat wanita rutin merokok. Jika payudara sudah mengalami kekenduran, merokok bisa menjadi alasan di balik itu. Dan jika Anda ingin payudara terlihat kokoh, segera berhenti merokok. Kenakan bra [...]

IDI Gaet Seluruh Bupati Bahas Akar Masalah Kesehatan

IDI Gaet Seluruh Bupati Bahas Akar Masalah Kesehatan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) hari ini sepakat bekerjasama dalam mencari dan menata model sistem kesehatan daerah yang ideal dan lebih baik di Indonesia.Langkah ini dilakukan karena menurut Ketua IDI, Dr. Zaenal Abidin, mindset masyarakat identik dengan obat dan mengobati sementara akar masalah penyakit sering diabaikan. Seperti masalah air bersih, lingkungan sehat, perumahan sehat, ketahanan pangan untuk atasi gizi buruk, dan penyediaan lapangan kerja untuk tuntaskan kematian."Tidak tuntasnya masalah hulu menyebabkan anak bangsa ini belum sempat memikirkan bagaimana membangun ketahanan dan kedaulatan nasional di sektor kesehatan. Padahal tidak ada negeri yang bisa utuh, selamat untuk bertahan tanpa menjadikan penduduk negeri sehat," kata Zainal di sela-sela acara Seminar dan Lokakarya Sistem Kesehatan Daerah di International Financial Center, Sudirman, Jakarta, Rabu (17/9/2014).Khusus di Negara Kesatuan Republik Indonesia, lanjut Zainal, pembangunan kesehatan belum merara sehingga masalah kesehatan sering terabaikan. Semisal target MDGs yang tidak tercapai pada 2015 serta persepsi tentang Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkes [...]

Mengintip Golongan Darah ‘Emas’ yang Langka

Mengintip Golongan Darah ‘Emas’ yang Langka

Wajar bila golongan darah itu berbeda-beda. Ada A, AB, B, atau O. Semua golongan darah ini berbeda karena dilapisi sekitar 342 antigen. Tapi tahukah Anda kalau ada satu lagi golongan darah langka yang dianak 'emas' oleh para ilmuwan sejak 1961? Golongan darah itu disebut juga Rh-nol. Laman Newser, Selasa (4/11/2014) mencatat, hanya 43 orang di planet ini memiliki golongan darah Rh-nol. Salah satunya adalah seorang pria Swiss bernama Thomas. Tapi situs Smithsonian mencatat pada bulan Juni, pendonor aktif golongan darah langka ini hanya dimiliki 10 orang di dunia. Tanpa berlebihan, Kepala hematologi dan immunohematology laboratorium di Rumah Sakit Universitas Jenewa, Marie-Jose Stelling menganggap darah Thomas sangat berharga melebihi apapun. Hasil analisis di Amsterdam dan Paris menegaskan bahwa golongan darah yang Thomas miliki merupakan golongan Rh-null yang sangat langka dan bisa membantu nyawa orang lain."Ini darah emas karena jenisnya sangat langka dan dapat menyelematkan banyak jiwa. Bahkan obat-obatan dan tenaga medis tidak bisa menggantikannya," kata Direktur lab Immunohematology di Paris, Dr Thierry Peyrard. [...]

Wamenkes Janji Terus Perbaiki Kekurangan di JKN

Wamenkes Janji Terus Perbaiki Kekurangan di JKN

Begitu rumitnya masalah jaminan sosial atau JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang baru berlalu satu bulan ini masih dianggap optimis oleh Wakil Menteri Kesehatan, Ali Gufron Mukti. Ia bahkan menyampaikan, permasalahan yang terjadi di masyarakat memang pasti akan terjadi karena ada perubahan sistem. Ali Ghufron yakin sistem saat ini lebih baik dari sebelumnya. Bahkan lebih baik dari sistem jaminan sosial di luar negeri."Pada 1883 di Jerman, sampai terealisasi baik seluruh warga Jerman memiliki jaminan sosial butuh 100 tahun. Saat itu juga penuh konflik dan dinamika," jelas wamenkes dalam sambutannya di acara silaturahmi sosial 'Mendorong Optimalisasi Pelayanan Kesehatan', Wisma Antara, Jakarta, Selasa (4/2/2014).Begitu juga di Amerika, Wamenkes menyebutkan, di Amerika badan penyelenggara itu dikelola swasta. Dan saat ini ada ribuan penyelenggara swasta yang menaungi jaminan sosial warganya."Di China, jaminan sosialnya seperti kita dulu, sistemnya seperti Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah). Di India pun, hampir sama seperti di Amerika. Di sana, modelnya seperti tender dan baru bisa meng-cover sekitar 100 juta orang," jelasnya.Melihat hal tersebut, Wamenkes menyatakan bahwa Indonesia [...]

Kesehatan Gigi Tak Hanya Pengaruhi Anak, Tapi Juga Orangtua

Kesehatan Gigi Tak Hanya Pengaruhi Anak, Tapi Juga Orangtua

Kualitas kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu syarat utama terwujudnya senyum sehat dan dapat mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan seorang anak.Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan, Fakultas Kesehatan Gigi Universitas Indonesia (FKG-UI), Drg. Peter Andreas, M. Kes., mengatakan bahwa anak yang sering memiliki masalah pada giginya, cenderung empat kali lebih besar mendapatkan nilai yang lebih rendah dibanding anak lainnya yang memiliki gigi sehat."Saat melakukan penelitian di Aceh, terungkap bahwa di sana, banyak anak tidak masuk sekolah karena sakit gigi. Akibatnya, dia ketinggalan banyak pelajaran, dan susah untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru-gurunya," kata Peter Andreas dalam acara `Demi Terwujudnya Senyum Sehat Bebas Gigi Berlubang`di Jakarta, Kamis (20/3/2014)Dokter gigi drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent. MDSC juga menyebutkan, berdasar penelitian yang dilakukan FKG UI, anak yang kesehatan giginya lebih baik karena rajin sikat gigi nilai tes matematikanya jauh lebih membanggakan dibanding yang punya masalah gigi."Anak-anak yang memiliki gigi lebih bersih, lebih percaya diri saat mengajukan pertanyaan pada gurunya, dan berdisku [...]

2 Metode Memberi Jaket Gigi agar Kinclong

2 Metode Memberi Jaket Gigi agar Kinclong

Veneer gigi membuat gigi yang 'berantakan' dapat terlihat lebih rapi hanya dengan satu atau dua kali kunjungan ke dokter gigi. Veneer sebenarnya merupakan tindakan laminasi atau memberi 'jaket' tipis atau materi kerang gigi berwarna. Biasa pula disebut sebagai ?semen? pada permukaan depan gigi untuk memperbaiki tampilan kecantikan gigi. Ada beberapa jenis veneer gigi sesuai waktu pemasangannya dan indikasi gigi.Berikut jenis-jenis veneer seperti dijelaskan drg. Tri Rahayu Oktaviani, FISID, MARS dokter gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia yang kini menjabat sebagai pemilik sekaligus dokter gigi di Alita Dental Clinic; 1. Direct VeneerJenis direct veneer adalah veneer yang dilakukan langsung saat itu juga oleh dokter gigi ketika memeriksakan kondisi gigi dan gusi dari seorang pasien. Setelah keluar dari ruangan, maka pasien langsung mendapatkan bentuk yang diinginkan.Pada jenis ini, kata wanita yang akrab dipanggil drg. Fivi, bahan yang bisa diaplikasikan dan kerap digunakan adalah bahan komposit."Komposit memiliki beberapa sifat di antaranya mudah meresap warna apabila terjadi kebocoran tepi. Jadi, kalau pasien memilih ini, tidak heran bila semakin bertamba [...]

Lembaga Ini Tampung 120 Putus Sekolah Selama 2014

Lembaga Ini Tampung 120 Putus Sekolah Selama 2014

Asosiasi Sekolah Rumah Pendidikan Alternatif (Asah Pena) Sulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur selama 2014 menampung 120 anak putus sekolah dengan memfasilitasi pengambilan program belajar paket B dan paket C. Ketua Penyelenggara Asah Pena Sulu Kabupaten Penajam Paser Utara, Yahya, Senin mengungkapkan, setiap tahun jumlah anak putus sekolah yang bergabung di Asah Pena selalu meningkat, dimana pada 2013 anak putus sekolah yang mengikuti program paket B dan peket C sekitar 90 orang dan pada 2014 sebanyak 120 orang. "Setiap tahun, anak putus sekolah yang kami tangani bertambah, dimana pada 2013 sebanyak 90 orang meningkat menjadi 120 anak pada 2014," ungkap Yahya. Usia peserta yang mengikuti program belajar paket B dan paket C di Asah Pena kata Yahya bervariasi, dengan rata-rata usia 15 tahun hingga 24 tahun keatas. Asah Pena Penajam Paser Utara lanjut dia, sudah sudah meluluskan sekitar 400 orang yang mengambil program paket B dan paket C. "Sampai sekarang ada sekitar 400 orang yang sudah lulus, dengan usia rata-rata 15 tahun hingga 24 tahun ke atas," kata Yahya. Lulusan dari Asah Pena lanjut Yahya, ada yang bisa melanjutkan pendidikan ke sekolag formal dan perg [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *