Kematian Mendadak Copywriter Muda

mati-mendadak-kelelahan-minuman-berenergi.jpg

Atensi media dan masyarakat tengah berpaling ke fenomena ?overworked? yang merengut nyawa seorang copywriter muda, Mita Diran (23) pada Minggu (15/12) lalu. Dilaporkan di beberapa media almarhumah meninggal dunia setelah mencoba bekerja 30 jam nonstop guna menyelesaikan pekerjaan kantornya. Disebutkan juga sebelumnya almarhumah sempat mengkonsumsi minuman berenergi 24 jam sebelum kematiannya. Tidak sedikit manusia-manusia pekerja di kota besar terkejut, pasalnya tidak sedikit di kalangan pekerja dihadapkan situasi yang demikian.

Jadi apakah yang mencetuskan kematian mendadak di usia muda? Faktor kelelahankah? Minuman berenergikah? Atau faktor lainnyakah?

Berikut pemaparan beberap pencetus kematian di usia muda terpopuler:

1. Henti Jantung
Kematian mendadak karena henti jantung dapat diakibatkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah:

  • Adanya masalah pada pembuluh darah jantung baik penyumbatan maupun pembuluh darah jantung yang tidak normal.
  • Otot jantung yang menebal sehingga membuat proses pompa darah jantung menjadi sangat sulit.
  • Adanya masalah irama jantung yang diturunkan secara genetik

2. Pecahnya Pembuluh Darah
Pecahnya pembuluh darah terutama dapat disebabkan karena beberapa hal

  • Pelebaran pembuluh darah dan menipisnya dinding pembuluh darah, dalam dunia medis disebut dengan aneurisma. Kondisi ini dapat terjadi di pembuluh darah besar seperti di pembuluh utama jantung atau di pembuluh darah otak atau ginjal.
  • Tekanan darah yang terlalu tinggi dan tidak terkontrol dapat menyebabkan pembuluh darah otak pecah.

3. Ayan/Epilepsi
Serangan ayan/epilepsi secara tiba-tiba dan tidak segera diatasi dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan menyebabkan kematian. Untuk itu sangatlah penting agar penderita ayan/epilepsi untuk rutin kontrol agar penyakitnya terkontrol.

4. Cedera Kepala
Cedera kepala yang menyebabkan kematian seringkali disebabkan karena kecelakaan, baik kecelakaan kendaraan bermotor maupun kecelakaan kerja.

Pada kondisi kasus Mita, dilaporkan ditemukan kondisi penggumpalan darah di pembuluh darah di otak yang menyebabkan sumbatan. Pada kondisi ini diketahui sebagai keadaan yang sudah berlangsung lama. Dan besar kemungkinan diperparah oleh peningkatan tekanan darah dari minuman berenergi.

Untuk mengantisipasi berbagai kondisi kesehatan yang mungkin dapat merugikan Anda, pastikanlah Anda membiasakan hidup sehat dengan menjalani pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala lewat program medical check up, tidak menganggap remeh keluhan-keluhan kesehatan yang Anda alami dan memperhatikan keselamatan diri dalam beraktivitas.

(DA/JF)

Baca juga:

  • Waspada Kematian Mendadak Hipertensi
  • 4 Penyebab Kematian Mendadak Usia Muda
  • Mencegah Gagal Jantung dengan Kebiasaan Keluarga
  • Merokok Meningkatkan Risiko Kematian Mendadak Pada Perempuan

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Lebih Jauh Tentang USG

Lebih Jauh Tentang USG

Salah satu faktor agar pengobatan berjalan optimal adalah ketepatan mendiagnosis penyakit. Untuk memastikan kondisi pasien, dokter bisa menggunakan bantuan alat USG untuk melakukan diagnosis. USG atau ultrasound adalah teknik menciptakan gambar ilustrasi nyata yang berasal dari dalam tubuh seseorang. Dalam menciptakan gambar, alat ini memanfaatkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi. Sebuah alat bernama transducer ditempelkan pada tubuh untuk memancarkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi. Kemudian tiap gema yang memantul akan membentuk citra berupa ukuran, bentuk, serta konsistensi dari jaringan lunak atau organ dalam tubuh. Pantulan gelombang itulah yang kemudian membentuk gambar di layar komputer yang akan dibaca oleh ahlinya. Ahli USG atau sonografer tersebut kemudian akan menjelaskan apa yang muncul kepada pasien. Dengan USG, dokter dapat mendeteksi berbagai masalah yang menimpa jaringan tubuh, pembuluh darah, dan organ-organ tubuh. Hebatnya, alat ini tidak memerlukan pembedahan saat mencitrakan masalah dalam tubuh. Keunggulan lain dari metode yang juga dikenal dengan nama sonografi ini adalah nihilnya penggunaan radiasi. Kondisi Apa Saja Yang membutuhkan Diagnosis [...]

Berkumur dengan Mouthwash Setelah Sikat Gigi, Penting atau Tidak?

Berkumur dengan Mouthwash Setelah Sikat Gigi, Penting atau Tidak?

Perlukah berkumur dengan mouthwash setelah sikat gigi? Beberapa orang meyakini mouthwash bisa membantu membersihkan plak dan kotoran yang tidak terjangkau sikat gigi. Tapi sebelum menerapkannya, ada baiknya jika Anda menyimak dulu fakta-fakta berikut ini.Survei yang dilakukan TePe, retailer produk perawatan gigi dan gusi menunjukkan masih banyak orang yang tidak tahu cara memelihara kesehatan mulut yang benar. Sebanyak 20 persen orang yang disurvei mengaku hanya menyikat gigi satu kali sehari, sementara yang dianjurkan para ahli adalah dua kali sehari. Sementara 45 persen responden bahkan tidak tahu tentang flossing dan dental floss yang juga perlu dilakukan untuk membersihkan sela-sela gigi setelah menyikat.Salah satu mitos yang paling sering keliru adalah cara penggunaan mouthwash atau obat kumur. Seperti dikutip dari Daily Mail, mouthwash umumnya berfungsi untuk mencegah pembentukan plak, membunuh bakteri yang tak terjangkau hanya dengan menyikat gigi juga sebagai penyegar napas.Banyak orang menganggap fungsi dan kandungan di dalam setiap produk mouthwash sama, padahal, sama seperti pasta gigi, obat kumur juga mengandung bahan aktif yang berbeda-beda. Sehingga penggunaannya j [...]

Bahaya Cotton Bud Saat Membersihkan Telinga

Bahaya Cotton Bud Saat Membersihkan Telinga

Banyak orang yang memilih membersihkan telinga mereka menggunakan cotton bud. Sayangnya jika tak berhati-hati, hal itu bisa menyebabkan bahaya, seperti telinga berdenging atau kelumpuhan saraf di sekitar wajah.Menurut sebuah penelitian terbaru, lebih dari 50 persen pasien yang datang ke dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) sering memakai cotton bud untuk mengorek kotoran di telinga. Walaupun ujungnya terbuat dari kapas, alat ini tetap berisiko merusak gendang telinga.Seperti dikutip Healthday, gangguan pendengaran yang umum dialami pemakai cotton bud adalah tinnitus atau telinga berdenging. Sementara wajah yang sulit digerakkan adalah gejala kerusakan saraf yang juga dipicu kerusakan gendang telinga.Untungnya, penelitian terbaru yang dilakukan oleh Dr Ilaaf Darrat, spesialis THT dari Henry Ford Hospital, menunjukkan bahwa 97 persen kerusakan gendang telinga bisa sembuh sendiri dalam waktu rata-rata 2 bulan. Operasi hanya dibutuhkan jika berdampak pada kelumpuhan saraf di sekitar wajah.Penelitian yang dipresentasikan dalam Combined Otolaryngological Spring Meeting di Chicago ini melibatkan 1.540 pasien yang mengalami kerusakan gendang telinga antara tahun 2001-20 [...]

Hari Tanpa Bra Sedunia, Dukungan untuk Para Pejuang Kanker Payudara

Hari Tanpa Bra Sedunia, Dukungan untuk Para Pejuang Kanker Payudara

Oktober ditetapkan sebagai bulan Breast Cancer Awareness atau sadar kanker payudara. Dan setiap tanggal 13 Oktober, dilaksanakan kampanye bertajuk National No Bra Day untuk mendukung dan memberikan semangat kepada para cancer survivor di seluruh dunia.Kampanye National No Bra Day adalah seruan bagi para wanita di berbagai negara untuk tidak memakai bra satu hari saja, selama 24 jam. Kegiatan ini pertamakali dimulai pada 2011 yang diprakarsai para pendukung cancer survivor, dan kemudian menjadi viral di media sosial.Para pejuang kanker payudara dan pendukungnya mendorong wanita agar menanggalkan bra seharian sebagai bentuk dukungan. Kampanye ini juga ingin meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kanker payudara, dan agar wanita lebih sadar terhadap perubahan-perubahan pada payudara yang berpotensi kanker.Sejauh ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa memakai bra bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Jadi belum bisa dipastikan alasan para pendukung dan pejuang kanker memilih gerakan ini untuk kampanye.Berdasarkan data dari National Cancer Institute (NCI) di AS, sekitar 232.670 wanita dan 2.360 pria didiagnosa kanker payudara. Sejauh ini tak kurang dari 40 ribu [...]

6 Anjuran Kesehatan yang Klise, Tapi Terbukti Benar Secara Ilmiah

6 Anjuran Kesehatan yang Klise, Tapi Terbukti Benar Secara Ilmiah

Sebagian dari Anda mungkin ingat di kala kecil, ibunda sering melarang bermain keluar saat hujan turun karena bisa terkena pilek. Ada pula 'orang dulu' yang mengatakan kalau sering makan pisang saat hamil akan melahirkan bayi laki-laki, banyak-banyaklah makan sup ayam agar flu cepat sembuh, dan masih banyak lagi anjuran lainnya. Anjuran orangtua zaman dulu kerap disepelekan karena dianggap mitos, klise dan kurang masuk akal. Tapi sejumlah penelitian telah membuktikan ada beberapa yang berdasarkan fakta dan telah terbukti kebenarannya.1.'Jangan Hujan-hujanan, Nanti Pilek'Tubuh yang basah dan kedinginan, jika dibiarkan terlalu lama memang bisa memicu pilek, hal itu telah dibuktikan berdasarkan penelitian dari Cardiff University, Inggris. Penelitian melibatkan dua kelompok responden, kelompok pertama diminta merendam kaki mereka ke dalam baskom berisi es batu selama 20 menit. Sedangkan kelompok kedua memasukkan kaki mereka ke baskom kosong. Empat atau lima hari kemudian, hampir 30 persen responden yang merendam kakinya dalam baskom es batu mengalami gejala pilek. Jumlah ini jauh lebih besar ketimbang kelompok kedua yang hanya sembilan persen."Terkena hawa dingin terutama di area ka [...]

4 Cara Menghentikan Kebiasan Menggigit Kuku

4 Cara Menghentikan Kebiasan Menggigit Kuku

Apakah Anda termasuk yang memiliki kebiasaan menggigit kuku? Menggigit kuku dapat merupakan suatu bentuk stresnya seseorang atau memang kebiasaan yang selalu dilakukan saat bosan, saat sedang tidak melakukan apapun, atau merupakan keturunan dari kebiasaan di keluarganya. Tahukah Anda, bahwa kebiasaan mengigit kuku ini bisa memberikan bahaya kesehatan lebih jauh? . Kebiasaan Mengigit Kuku Berbahaya untuk Kesehatan Orang dengan kebiasaan menggigiti kukunya biasanya akan melakukannya secara tidak sadar. Saat sedang telepon misalnya, atau saat sedang cemas saat memikirkan sesuatu maka orang tersebut akan mulai menggigiti kukunya tanpa berpikir untuk melakukan hal tersebut. Kebiasaan ini sebaiknya segera dihilangkan karena selain dapat mengurangi keindahan kuku Anda, juga dapat menyebabkan terjangkitnya Anda oleh suatu penyakit karena tangan kita termasuk ujung-ujung kuku banyak terdapat kuman. Terlebih lagi jika kebiasaan tersebut sampai melukai kuku ataupun jaringan sekitarnya, luka yang terbuka dapat menjadi sumber infeksi. Bagaimana cara mengatasi kebiasaan menggigiti kuku? Cara Mengatasi Kebiasaan Menggigit Kuku Berpikirlah untuk berhen [...]

Makanan Manis yang Dianjurkan untuk Berbuka Puasa

Makanan Manis yang Dianjurkan untuk Berbuka Puasa

Makanan manis seperti kolak, es buah, kurma, atau kue menjadi snack pilihan kebanyakan orang sebelum buka puasa. Namun ada anggapan yang mengatakan bahwa berbuka dengan makanan manis itu anjuran yang keliru. Benarkah berbuka dengan yang manis tidak disarankan?Menurut pakar gizi dan nutrisi, Prof. Hardinsyah, MS, berbuka dengan mengonsumi makanan yang manis boleh saja, bahkan dianjurkan asalkan tidak berlebihan. Pria yang kerap disapa Hardin itu menjelaskan, ketika tubuh tidak diisi asupan makanan dan cairan selama seharian maka gula darah turun terutama di sore hari. Untuk kembali meningkatkan gula darah dengan cepat maka bisa mengonsumsi makanan manis seperti buah."Kalau makan sekadarnya saja nggak masalah asal nggak berlebihan saja. Buah itu kan manis, kalau mau buah tapi ingin makanan bergula silakan saja tapi dibatasi," tutur Hardin saat dihubungi Wolipop, Kamis (10/7/2014).Hardin melanjutkan, buah menjadi hidangan yang baik untuk berbuka puasa. Kurma, pepaya, dan pisang menjadi pilihan yang baik karena memiliki tekstur lembut sehingga mudah dicerna oleh usus. Namun ada beberapa buah yang sebaiknya dihindari karena memiliki kandungan asam tinggi.Buah-buahan yang mengandung a [...]

Sehatnya Berjalan Kaki

Sehatnya Berjalan Kaki

Sehatnya berjalan kaki di pagi hari maupun di sore hari. Berjalan kaki juga membuat tubuh menjadi bugar dan fit. Namun, sekarang ini dengan kesibukan orang-orang perkotaan yang sulit mendapatkan waktu luang untuk bekerja dengan alasan yang sama yaitu sibuk. Kini, tidak ada alasan lagi untuk tidak berolahraga dengan alasan sibuk. Para ahli kesehatan telah menemukan olahraga yang murah, meriah, ringan dan tidak perlu membuang banyak waktu sekaligus amat bermanfaat bagi kesehatan, yaitu berjalan kaki. American Journal of Kidney Diseases dan Duke University Medical Center, dalam penelitian terbarunya, menyatakan bahwa berjalan kaki 30 menit sehari bisa mencegah metabolik sindrom (faktor risiko terhadap penyakit jantung, diabetes, dan troke termasuk obesitas di bagian perut, serta tekanan darah tinggi. Secara singkat, mereka menyatakan bahwa berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari, yang dilakukan secara teratur setiap hari bisa membuat badan kita sehat, antaranya; Mengurangi bahaya risiko terkena kanker payudara sebesar 10-30 persen Membuat tidur lebih nyenyak karena tubuh akan terasa nyaman setelah digerakan (namun jangan dilakukan 2jam sebelum tidur) Membuat kita merasa lebih [...]

Terlalu Lama Menonton TV  Menurunkan Fungsi Retina Anak

Terlalu Lama Menonton TV Menurunkan Fungsi Retina Anak

Oleh: dr. Tri Rejeki Herdiana Televisi saat ini menjadi sumber hiburan yang sangat digemari masyarakat. Kebiasaan menonton tv tidak terbatas pada kelompok usia tertentu, termasuk juga anak-anak. Namun ternyata, kebiasaan menonton tv dalam waktu yang lama berdampak buruk pada kesehatan mata, terlebih pada anak-anak. Televisi memancarkan sinar biru yang berbahaya bagi anak. Sinar biru menyebabkan degenerasi (kerusakan) retina. Ada dua hal yang mempengaruhi jumlah sinar biru yang diterima anak, yaitu lamanya menonton tv dalam satu hari dan jarak saat menonton tv. Hubungan antara lamanya waktu menonton tv dan fungsi retina pada anak dicoba untuk diungkap oleh Pratiwi Rapih Astuti, Wahyu Budi Santosa, Allan Taufiq, dan Dwi Notosusanto, mahasiswa Fakultas Kedokteran UI. Mereka meneliti 106 anak murid SD yang berusia 6-13 tahun, dengan memeriksa fungsi retina masing-masing anak menggunakan contrast sensitivity test dan mewawancara kebiasaan anak ketika menonton tv. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa semakin lama waktu menonton tv, skor fungsi retina semakin rendah. Mata anak sangat rentan akibat sinar biru, karena lensa mata mereka relative jernih sehingga tidak dapat meredam s [...]

Mengantisipasi Risiko Implan Gigi

Mengantisipasi Risiko Implan Gigi

Anda mungkin sempat berpikir untuk melakukan implan gigi, untuk mengganti gigi Anda yang tanggal atau ompong. Namun sebelum Anda memutuskan untuk melakukan implan gigi, tidak ada salahnya Anda ketahui beberapa hal berikut ini untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi. Implan gigi ditanamkan ke rahang dan kemudian akan menyatu dengan tulang setelah beberapa bulan. Implan gigi ini dapat dilakukan untuk menggantikan gigi yang tanggal dan berperan sebagai pengganti akar dari gigi yang hilang serta menahan gigi pengganti. Implan gigi dapat memberikan hasil yang natural karena memiliki stabilitas yang sangat bagus, serta dapat berdiri sendiri. Meski dengan melakukan implan gigi Anda dapat mendapatkan gigi baru yang terlihat natural dan kokoh, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum benar-benar memutuskan untuk melakukan prosedur ini. Proses Implan Gigi Implan gigi yang terbuat dari bahan titanium mudah menyatu dengan tulang. Proses penyatuan ini disebut dengan osseointegration. Pahami terlebih dahulu beberapa proses implan gigi sebelum Anda melakukannya. Proses implan gigi praoperasi perlu memerhatikan beberapa hal seperti: Melakukan X-ray. Hal ini penting dilakukan untuk [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *