Kenaikan Harga BBM Belum Berpengaruh pada Tarif Pengobatan di RS

dokter-asing-2.jpg

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum berpengaruh terhadap tarif pengobatan di beberapa rumah sakit yang beroperasi di Medan, Sumatera Utara.

Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Imelda Pekerja Indonesia, dr Imelda, Selasa, mengatakan hingga saat ini tidak ada rencana untuk menaikkan tarif rumah sakit tersebut karena pihaknya tidak menggunakan BBM dalam skala besar.

“Kenaikan juga tidak signifikan, belum ada perubahan terkait kenaikan harga obat-obatan, begitu juga listrik tidak ada kenaikan dan untuk biaya operasional kita. Kalau mau menaikkan tarif rumah sakit harus ada analisis secara biaya dan itu dilihat dari 2-3 bulan ke depan melalui evaluasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan, Upah Minimu Provinsi (UMP) juga belum ditentukan, sehingga belum diketahui kesanggupan untuk membayar pegawai bila UMP sudah ditentukan, apalagi memang ada ratusan pegawai menggantungkan kehidupannya di rumah sakit itu.

“Kita fikirkan kesejahteraan merekalah, juga bagaimana mengembangkan rumah sakit ini dengan memberikan pelayanan yang maksimal ke masyarakat. Intinya meski BBM naik, tarif kita masih normal,” katanya.

Sementara itu, Supervisor Bagian Umum RSU Bina Kasih Medan, Robet Sitepu juga mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menaikkan tarif kamar dan biaya-biaya lainnya.

“Sampai saat ini belum ada kenaikan tarif apa-apa. Kita juga belum ada rapat dengan pimpinan rumah sakit membicarakan soal kenaikan,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Kasubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin yang menyebutkan pihaknya sama sekali belum memikirkan untuk menaikkan tarif perawatan.

“Kita tidak bisa ikut serta merta untuk mikirkan itu, karena semuanya ada aturan. Kita lihat langkah selanjutnya saja,” katanya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Manfaat Manis Hobi Makan Yogurt

Manfaat Manis Hobi Makan Yogurt

Bagi Anda yang gemar mengonsumsi yogurt, hasil penelitian dari Harvard School of Public Health pasti membuat tak ragu melanjutkan kesukaan positif ini. Ternyata, mengosumsi yogurt setiap hari bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2. Penelitian ini berawal dari keinginan peneliti untuk membuktikan kembali riset-riset sebelumnya terkait yogurt dan menurunkan risiko diabetes. Penelitian sebelumnya menyatakan kandungan kalsium, magnesium dan asam lemak yang terdapat pada yogurt menurunkan risiko diabetes tipe 2 ketika tubuh berhenti membuat insulin. Seperti dilansir dari laman Time pada Selasa (25/11/2014), penelitian ini dimulai dengan mengajak partisipan mengisi kuesioner tentang pola makan dan sejarah penyakit kronis. Lalu, setiap tahun peneliti menganalisis dan menganalisis data. Hasilnya tidak ditemukan bahwa mengonsumsi produk dari susu bisa mengurangi risiko terkena diabetes, namun peneliti menemukan bahwa khusus yogurt secara spesifik terkait menurunkan risiko penyakit ini. Satu yogurt setiap hari menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 18 persen. Sayangnya, peneliti sulit menentukan hal apa yang membuat yogurt memberi dampak positif menurunkan risiko penyakit ini. [...]

Remaja Ini Tewas Usai Gym

Remaja Ini Tewas Usai Gym

Remaja pria asal Australia, Braidon Mcleod (15) meninggal sesaat usai olahraga di gym. Sebelum meninggal, ia mengalami sesak napas dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bowen. Namun nahas, nyawanya tak bisa diselamatkan. Ibunya bertutur, anaknya adalah seorang remaja yang menyenangkan dan sangat menyayanginya. Ia bahkan dengan bangganya menunjukkan foto dirinya dan ibu kepada teman-temannya. "Saya mencintaimu Braidon Mcleod!!," ujar ibunda, Susan Mcleod, seperti dikutip News, Jumat (7/11/2014) Teman Braidon pun turut berduka cita. Mereka berharap, Tuhan selalu memberkati dan mengasihinya. Sejauh ini, kepolisian dan medis masih menyelidiki penyebab kematian Braidon. Mendiang juga rencananya akan diperiksa apakah menderita penyakit jantung. [...]

Kenapa Wanita Lebih Mudah Gemuk dibanding Pria?

Kenapa Wanita Lebih Mudah Gemuk dibanding Pria?

Kegemukan atau obesitas bukan hanya masalah kesehatan masyarakat dunia, tapi juga di Indonesia. Data terakhir, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 prevalensi nasional obesitas orang dewasa (usia di atas 18 tahun) pada perempuan 32,9 persen dan pada laki-laki 19,7 persen. Bisa dilihat, begitu tingginya jumlah penyandang obesitas di Indonesia yang bisa berisiko memiliki penyakit. Lantas, apa yang menyebabkan wanita lebih mudah obesitas dibanding pria? Pakar gizi Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK yang ditemui di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Selasa (8/7/2014) menanggapi, ada 5 alasan mengapa wanita lebih banyak gemuk, seperti: 1. Faktor hormonal Terutama wanita yang sehabis melahirkan, kata Samuel, akan membuat wanita mengalami obesitas. Maka itu, ibu hamil tidak boleh makan sembarang seperti junk food atau gorengan karena berbahaya jika bayi yang dikandungnya mengalami obesitas. 2. Kurang aktivitas fisik Dibanding pria, wanita cenderung kurang suka melakukan aktivitas fisik. "Pada hakekatnya, semua laki-laki dan wanita senang makan. Tapi wanita jarang memiliki aktivitas fisik rutin seperti pria. Akhirnya, lemak semakin menimbun wanita," kata Sam [...]

Teknologi Gadget Makin Maju, Penderita Hipertensi Makin Meningkat

Teknologi Gadget Makin Maju, Penderita Hipertensi Makin Meningkat

Prevalensi penyakit jantung mengalami kenaikan dari hari ke hari. Secara nasional, prevalensi kematian akibat penyakit jantung mencapai 7,2 persen, diikuti dengan hipertensi dan stroke mencapai 31,9 persen, dan angka kematian karena penyakit kardiovaskular di rumah sakit sekitar 6 hingga 12 persen.Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, Sp.M(K), mengatakan, "Peningkatan penyakit jantung terjadi karena perilaku manusia yang berubah."Perilaku manusia yang berubah, lanjut Menkes, karena teknologi yang makin canggih dan terbuka, membuat gaya hidup masyarakat Indonesia semakin berubah. Sebab, semenjak gadget berada di sekitar kita, kita lebih memilih `berolahraga` di gadget ketimbang melakukan olahraga yang sesungguhnya.Berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2007, penyakit jantung merupakan penyakit dengan angka kematian tertinggi di antara penyakit tidak menular (PTM) lainnya seperti kanker dan diabetes."Polusi juga bisa jadi penyebabnya. hari ini memang yang kita rasakan udaranya sejuk, tapi kalau kita ukur tingkat polusinya, sangat tinggi. Karena mobil yang ada di jalanan, mengeluarkan gas-gas beracun," kata Menkes saat menghadiri acara Peringatan Har [...]

Stres Kurangi Risiko Kecelakaan Lalulintas pada Pengemudi Remaja

Stres Kurangi Risiko Kecelakaan Lalulintas pada Pengemudi Remaja

Stres ternyata bisa menurunkan angka kecelakaan lalu linta pada remaja. Remaja yang memiliki respons lebih tinggi terhadap stres memiliki tingkat kecelakaan yang lebih rendah.Temuan ini berdasarkan penelitian dariUniversity of Sherbrooke, Kanada, dan dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics. Para peneliti mengukur tingkat kortisol, yang menjadi penanda neurologis stres yang berhubungan dengan perilaku berisiko dengan rendahnya tingkat kecelakaan.Peneliti mengamati hubungan respons kortisol selama stres melakukan tugas terhadap 40 remaja berusia 16 tahun pemegang SIM baru, dengan rincian 19 pria dan 21 perempuan. Penelitian dilakukan selama 18 bulan antara 2006 dan 2008.Para peneliti memicu stres dengan meminta peserta melakukan tugas matematika dan kemudian mengukur kadar kortisol dari sampel air liur. Sementara itu, di dalam kendaraan ada kamera dan sensor yang memungkinkan mengamati pengemudi terus-menerus.Dari penelitian tersebut, pengemudi yang memiliki kortisol yang lebih tinggi memiliki tingkat kecelakaan dan hampir kecelakaan (Crash and Near-Crash/CNC) yang lebih rendah. Sementara, remaja yang responsnya lebih rendah terhadap stres lebih mungkin mengalami kecelakaan."Stud [...]

3 Masalah Program JKN yang Akan Dibahas TNI/Polri

3 Masalah Program JKN yang Akan Dibahas TNI/Polri

Menanggapi berbagai keluhan terhadap program jaminan kesehatan baru atau JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang ditetapkan pemerintah, Petinggi TNI dan Polri hari ini dan esok akan melakukan evaluasi terkait program tersebut.Seperti disampaikan Kapusdokes (Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan) Polri, Brigjen Arthur Tampi, Selasa (28/1/2014), ada tiga hal utama yang akan dibahas dalam evaluasi tersebut, seperti berikut:1. KepersertaanTerkait kepersertaan, Arthur menerangkan bahwa setiap anggota bisa dengan mudah mendaftar. Anggota yang belum memiliki kartu BPJS Kesehatan bisa menunjukkan KTA. Tapi evaluasi menuju lebih baik akan terus diupayakan.2. Fasilitas Kesehatan"Sebenarnya ada keuntungan dan kemudahan bagi anggota terutama di RS Pemerintah atau RSUD. Jelas di RS TNI pun kami juga sudah melayani masyarakat umum, semua difasilitasi dan tidak ada yang ditolak," jelas Arthur, Selasa (28/1/2014).3. MekanismeArthur menjelaskan, pihaknya terus mengupayakan layanan kesehatan yang terbaik. "Bagaimanapun ini program pemerintah dan belum ada negara yang berhasil," tambahnya.Seperti diketahui, saat ini fasilitas kesehatan tingkat 1 milik TNI ada sebanyak 779 dan fasilitas kesehatan lanjutan ( [...]

Tak Cukup Hanya dengan Peringatan Bergambar di Bungkus Rokok

Tak Cukup Hanya dengan Peringatan Bergambar di Bungkus Rokok

Peringatan kesehatan bergambar dan tertulis pada bungkus rokok diterapkan untuk mencegah terjadinya peningkatan pada perokok pemula dan muda. Namun Dra Retno Tyas Utami, Apt, M. Epid, mengatakan, edukasi tentang bahaya merokok tidak cukup hanya dengan dengan menempelkan gambar menyeramkan di setiap bungkus rokok. Lewat iklan pun, pemerintah masih dapat memberikan edukasi kepada para remaja. "Remaja dan pemula ini merokok karena melihat iklan. Maka itu, diminta untuk mencantumkan gambar-gambar menyeramkan tersebut di setiap iklan rokok. Sejumlah upaya dilakukan, agar jumlah perokok remaja dan pemula tidak mengalami peningkatan," kata Retno di Aula Gedung C BPOM RI, Jalan Percetakan Negara Nomor 23, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014). Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan NAPZA menjelaskan, di iklan rokok, dapat diselipkan gambar-gambar menyeramkan ini selama beberapa detik. "Kalau misalnya iklan itu berdurasi 60 detik, 10 detik diberikan untuk memperlihatkan gambar-gambar tersebut," kata dia menambahkan. Untuk itu BPOM bertanggung jawab membantu Pemerintah mengawasi pelaksanaan aturan yang ada untuk melindungi generasi mendatang dari bahaya rokok. Ke depannya, tren merokok [...]

Top 5 Health: Kirim Pesan di Ponsel Layar Sentuh Jadi Sorotan

Top 5 Health: Kirim Pesan di Ponsel Layar Sentuh Jadi Sorotan

Gerakan jari yang berulang saat mengirim pesan di telepon seluler layar sentuh ternyata bisa mengubah otak. Topik ini termasuk yang menjadi sorotan pembaca kanal Health.Liputan6.com. Berikut lima berita teratas periode Kamis 25 Desember 2014: 1. Sexpedia: Jangan Bilang Lagi Malas Bercinta ke Suami, Kenapa?Istri kadang bilang sedang tidak mau berhubungan seks, apakah ucapan seperti itu bisa membuat pria putus asa? 2. Bikin Peta Seks Bantu Pasangan Makin IntimDaripada bertanya mengenai titik erotis mana yang paling menggairahkan pasangan, Psikolog seksual Zoya Amirin justru menyarankan untuk membuat peta seksual. 3. Kirim Pesan di Ponsel Layar Sentuh Bikin Otak BerubahSebuah penelitian menunjukkan gerakan jari yang berulang di layar sentuh smartphone akan mengubah proses di otak. 4. Kehebohan Pelecehan Seksual di JISHingga kini kasus pencabulan di Jakarta International School (JIS) belum berakhir dan melebar. Bahkan kasus dua guru NB dan FT yang sempat ditahan Polda Metro Jaya dalam kaitannya dengan dugaaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur pada Juli 2014 dianggap batal. 5. Alami penyakit Langka, Bocah Ini Sumbang 1.000 MainanMemiliki penyakit langka, sepertinya tid [...]

Bermain Lidah Jadi Terpopuler Health Pekan Ini

Bermain Lidah Jadi Terpopuler Health Pekan Ini

Artikel mengenai teknik bercinta menggunakan lidah paling banyak menarik pembaca setia Health-Liputan6.com edisi 5-12 Oktober 2014. Tak hanya tentang bercinta, masih banyak artikel lain yang disukai pembaca seperti makanan untuk mencegah terlihat tua hingga cara tepat mencuci muka. Berikut Top 5 Health pekan ini edisi 5 -12 Oktober 2014: 1. 4 Cara Gunakan Lidah Saat BercintaBuat bercinta jadi semakin menyenangkan, salah satunya dengan lidah. Lidah dapat menjadi senjata paling mematikan yang membuat pasangan tidak berkutik. 2. Bila Tak Ingin Terlihat Tua Hindari 5 Jenis Makanan IniJangan asal mengonsumsi makanan. Asupan makanan yang kita konsumsi sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap kondisi `cepat tua`. 3. Hindari 8 Kesalahan Saat Cuci MukaMeski sepele, masih banyak orang yang memiliki salah teknik dalam mencuci muka. Cari tahu yang tepat agar tak membuat jerawat, komode, maupun iritasi. 4. 5 Hal yang Tak Pernah Dibayangkan Pria tentang MasturbasiBanyak yang mengatakan masturbasi itu tak normal. Tapi para ahli medis mengatakan hal itu normal dengan syarat tertentu. Di sini, para ahli mengemukakan fakta-fakta masturbasi yang belum Anda ketahui. 5. Donor Sperma, Baga [...]

Nafsiah Mboi Tak Kesal Dijuluki Ratu Kondom

Nafsiah Mboi Tak Kesal Dijuluki Ratu Kondom

Tidak terbesit rasa kesal dalam benak Nafsiah Mboi saat dijuluki Ratu Kondom oleh sejumlah pihak sewaktu masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Menurutnya, enam tahun berkecimpung di Komisi Penanggulangan AIDS, membuat Nafsiah terbiasa dan tidak marah ketika ada orang menjulukinya seperti itu."Kesal? Saya sudah biasa. Saya sudah lama berurusan dengan hal seperti ini. Dari zaman HIV-AIDS itu masih distigma, kondom juga masih distigma, seks saja tidak boleh diomongin, tapi saya ngomong terbuka saja. Jadi, saya sudah biasa saja," kata Nafsiah Mboi kepada sejumlah jurnalis di Restoran Tesate, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014)Bahkan saat `markas` Nafsiah Mboi di Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, diserbu oleh pihak yang mengatasnamakan Front Pembela Islam beberapa waktu lalu, wanita Bugis yang terkenal keras justru mengajak sejumlah orang dari FPI untuk duduk bersama, dan membicarakan yang sebenarnya terjadi."Saya katakan kepada mereka `Maaf jika ibu bapak ini tidak senang dengan pernyataan saya. Saya berjanji tidak pernah ngomong seperti itu. Kalau tidak percaya, saya bisa menunjukan video wawancaranya`. Namun begitu, saya bersedia mendengarkan ap [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *