Kerap Mendengkur Pas Tidur, Waspadai Serangan Jantung

064702300_1417775249-Sleep-Apnea.jpg

Pasangan atau anggota keluarga mendengkur saat tidur? Daripada membangunkannya, mungkin lebih baik Anda awasi dengkurannya dulu. Pasalnya, dengkuran saat tidur bisa membuat terputusnya napas saat tidur.

Seperti disebutkan dalam buku yang ditulis oleh para ahli di bidang teknologi pangan dan nutrisi, Nutrifood yang berjudul 101 Mitos Kesehatan bahwa kondisi dengkuran yang memutus napas disebut juga Obstructive Sleep Apnea (OSA). Kondisi ini dapat menyerang jantung dan stroke dalam waktu lama.

“Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang terkena OSA dapat membuat Anda terkena serangan jantung lebih tinggi 40 persen dibandingkan dengan orang yang tidurnya nyenyak. Salah satu faktor risiko dari OSA mereka yang mengalami obesitas dan sering mengalami OSA saat tidur,” tulis buku tersebut.

Berita baiknya, menurunkan berat badan ternyata adalah strategi yang tepat untuk mengurangi dengkuran sekaligus menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, serta risiko terkena diabetes.

Namun, tidak mengalami OSA belum tertentu bebas dari bahaya serangan jantung, buku ini memperingatkan. Studi oleh Henry Ford Hospital di Amerika Serikat menemukan kalau dengkuran tanpa OSA pun ternyata berhubungan dengan penebalan pembuluh nadi di leher (carotid artery).

Dalam jangka panjang, gejala ini dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah, yang kemudian berkembang menjadi berbagai penyakit kardiovaskuler seperti jantung dan stroke. Jadi kenali gejala OSA seperti gelisah tidur dan mendengkur keras yang diikuti dengan napas terengah-engah.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Saat Gigi Perokok Tanggal, Awas Bahaya

Saat Gigi Perokok Tanggal, Awas Bahaya

Semakin banyak seorang perokok kehilangan gigi, semakin tinggi kemungkinan yang bersangkutan terkena kanker pankreas. Begitu kesimpulan penelitian yang dilaporkan Rachel Z. Stolzenberg-Solomon dari Nutritional Epidemiology, National Cancer Institute, AS, dalam American Journal of Clinical Nutrition. Dikatakan, risiko terkena kanker pankreas pada perokok yang telah kehilangan semua giginya 63 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang jumlah giginya yang tanggal belum sampai 10. Menurut peneliti, laporan yang mereka buat tidak mengatakan bahwa tanggalnya gigi pada perokok itu merupakan penyebab kanker pankreas. Gigi yang tanggal bisa saja hanya merupakan pertanda suatu gaya hidup yang tak sehat. Namun, yang harus diingat, perokok yang telah kehilangan seluruh giginya bisa memiliki banyak bakteri pada mulutnya. Bakteri yang tinggi pada mulut ini tentu saja bisa meningkatkan jumlah bakteri pada perut. "Ada hipotesis yang mengaitkan jumlah bakteri dengan kanker pankreas,"tutur Stolzenberg-Solomon. "Bakteri di dalam perut mengubah nitrat dan nitrit menjadi nitrosamin. Dan nitrosamin adalah carcinogen." Untuk penelitian itu, Stolzenberg-Solomon dan rekan mengkaji catatan me [...]

Peduli Penyandang Cacat, FK UNPAD Bagi Tangan dan Kaki Palsu

Peduli Penyandang Cacat, FK UNPAD Bagi Tangan dan Kaki Palsu

Kepedulian terhadap penderita disabilitas atau penyandang cacat, ditunjukkan oleh para mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (FK UNPAD) Bandung lewat bakti sosial (Baksos).Seperti yang tercantum dalam akun resmi media sosial twitter @fkunpadfair2014. "Mega baksos FK UNPAD Fair kali ini mengangkat tema disabilitas lebih spesifik ke tuna daksa," tulis admin twitter tersebut. Pemberitahuan ini sudah disebarkan ke masyarakat luas sejak 9 April 2014.Dalam baksos tersebut, mahasiswa FK UNPAD mengajak orang-orang yang tidak beruntung untuk mendapatkan kaki dan tangan palsu. "Kita bakal mengadakan pembagian kaki dan tangan palsu gratis kepada mereka yang membutuhkan. Buat kalian yang memiliki kenalan atau pernah melihat yang kurang beruntung dan memerlukan bantuan. Bisa didaftarkan dengan mengisi form persyaratan yang terdapat pada website tinyurl.com/jwnysun," tulisnya.Persyaratan tersebut terdiri dari mereka yang mengalami kecacatan berupa amputasi tangan ataupun kaki, mereka yang kurang mampu, berusia sekitar 15-45 tahun, mampu datang ke lokasi acara, berdomisili di Jawa Barat dan melengkapi berkas atau form pendaftaran. "Mega baksos ini hanya untuk wilayah Bandung, Sumed [...]

Dua Kali, Perawat Ini Salah Pasang Mata Palsu

Dua Kali, Perawat Ini Salah Pasang Mata Palsu

Seorang perawat asal Swedia dilaporkan ke Dinas Kesehatan setempat (National Board of Health and Welfare) karena diduga melakukan kesalahan dalam praktik pemasangan mata palsu (protesa mata).Harian setempat, The Local, Senin (16/6/2014) melaporkan, perawat yang bekerja selama 20 tahun di Smaland, Swedia Selatan salah mengangkat mata pasien yang rusak hingga dua kali. Meski merugikan pasiennya, perawat tersebut tetap beralasan dan mengatakan bahwa pasien telah memberikan informasi yang salah tentang sisi yang palsu. Beruntung, pasien kini telah dirujuk ke doker spesialis mata dan telah mendapatkan perawatan intensif. [...]

Banyak Ibu Pilih Tanya Google daripada Dokter Saat Anak Sakit

Banyak Ibu Pilih Tanya Google daripada Dokter Saat Anak Sakit

Kehadiran internet memang membuka pengetahuan yang sangat luas. Hampir segala sesuatu informasi dengan mudah bisa dicaritahu lewat internet termasuk informasi kesehatan anak. Baru-baru ini sebuah polling di Inggris menyatakan para ibu lebih suka bertanya kepada 'dokter Google' ketimbang bertemu dokter secara langsung saat anak sakit.Polling dilakukan oleh perusahaan hukum Irwin Mitchell terhadap 2.000 ibu dari seluruh Inggris. Hasilnya, saat anak sakit sekitar 29 persen ibu akan bertanya kepada ibu mereka (nenek) terlebih dahulu, 26 persen akan mencari informasi di internet, baru di posisi ketiga ibu-ibu di Inggris mendatangi dokter umum seperti dilansir The New Zealand Herald, Senin (4/8/2014).Sebagian besar para ibu ini mengatakan bahwa merasa tidak perlu untuk pergi ke dokter dan lebih baik menanyakan opini dari ibu mereka. Satu dari 10 orang mengatakan bahwa ia merasa dokter tidak benar-benar mendengarkan keluhan mereka. Hasil lainnya, dua dari lima ibu merasakan ada perbedaan antara diagnosis dokter dengan apa informasi yang ia dapat dari internet. Hal ini tentu saja membuat para ibu bimbang. [...]

Rahasia Senyum Cantik ala Aktris Hollywood

Rahasia Senyum Cantik ala Aktris Hollywood

Sepintas mungkin tidak ada yang menyangka. Tapi beberapa artis ternama di Hollywood sebut saja bintang film Thor, Natalie Portman atau aktris Julia Roberts dan Gwyneth Paltrow juga memiliki kekurangan. Tuntutan untuk tampil sempurna membuat mereka melakukan suntik botox pada bagian bibir agar gusi tidak terlihat saat tersenyum.Seperti dikutip dari laman Dailymail, Sabtu (2/8/2014), botox dipilih sejumlah artis dan beberapa wanita di Amerika dan Eropa karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan operasi. Selain itu, efektifitas waktu dalam suntik botox juga lebih cepat. Hanya butuh 10 menit, dan hasilnya bisa dapat dilihat."Bagi orang-orang yang tersenyum agresif, botox dapat mengurangi gusi yang ditampilkan," kata ahli Bedah Plastik, Dr Naderi.Teori menutup gusi ini, menurut dokter gigi dan ahli bedah kosmetik memang disarankan jika ingin mendapat senyum sempurna."Bagaimanapun senyumnya, jika gusi terlihat 3-4 milimeter saat tersenyum, mungkin akan terlihat kurang cantik," kata seorang dokter gigi kosmetik di New York dan White Plains, Dr Stan Heifetz pada New York Times.Sebelumnya, untuk menutup gusi, seseorang harus melakukan prosedur operasi pengangkatan gusi atau diseb [...]

Odol Bisa Bahayakan Manusia?

Odol Bisa Bahayakan Manusia?

Mungkin bukan berita baru jika partikel plastik yang sangat kecil (mikroplastik) dapat membahayakan biota laut. Peneliti Mark Brown dalam Jurnal Environmental Science Technology pada akhir Januari 2012 lalu menyebutkan, mikroplastik bisa berbahaya jika sampai dikonsumsi satwa laut dan kemudian dimakan manusia. Tapi saat ini para ahli kesehatan sedang sibuk mendiskusikan bahaya butiran mikroplastik yang terdapat dalam pasta gigi atau odol. Mengutip laman thestir, Selasa (25/3/2014), mikroplastik ternyata juga ditemukan pada pasta gigi. Bentuknya kebanyakan seperti manik-manik biru kecil yang dapat membuat gigi bersih dan lebih putih tanpa merusak email gigi. Jenis plastik yang ada di dalam pasta gigi ini juga sering disebut polyethylene glycol (PEG) yang biasanya digunakan untuk wadah dan kemasan (seperti botol dan kantong plastik). "Polimer ini dapat terkontaminasi dengan kotoran dan berpotensi beracun seperti 1,4-dioksan. Bahan kimia ini secara perlahan akan mengeluarkan zat kimia yang disebut quaternium-15 untuk membunuh bakteri. Bahan kimia ini diduga kuat memicu kanker pada manusia," tulis Tim Pengawas Kesehatan Lingkungan (Environmental Working Group) dalam pernyataannya. [...]

Gejala yang Pasti tentang Gagal Ginjal

Gejala yang Pasti tentang Gagal Ginjal

Gagal ginjal adalah penyakit kronis di mana ginjal mengalami kerusakan secara progresif selama periode tertentu, sehingga ginjal tidak dapat bekerja secara optimal untuk melakukan berbagai macam fungsi yang penting.Sejumlah individu percaya bahwa gagal ginjal selalu dikaitkan dengan sakit punggung. Padahal, sejumlah penderita ginjal kronis tidak memiliki gejala apa pun, terutama pada tahap awal penyakit ini.Spesialis Ginjal dari Gleneagles Hospital, Singapura, Dr. Roger Tan, mengatakan, "Banyak yang tidak menyadari, dan mungkin merasa kondisi ginjal mereka dalam keadaan baik-baik saja, dan kemudian baru ketahuan menghadapi penyakit ginjal ketika berada pada tahap akhir."Bahkan ketika pasien merasakan sejumlah gejala, lanjut Roger Tan, biasanya gejala tersebut kurang jelas dan tidak spesifik."Kelelahan merupakan gejala yang paling umum. Gejala yang kurang spesifik lainnya termasuk konsentrasi menurun, kehilangan nafsu makan, mual, badan gatal, kaki bengkak, buang air kecil menurun dan urin berbusa," kata Roger Tan ditulis Health-Liputan6.com pada Jumat (5/12/0214)Dengan pengetahuan terhadapn tanda-tanda peringatan potensi adanya gagal ginjal dan mencari pengobatan dini, pasien mungk [...]

30 Tarif Paket Rumah Sakit untuk BPJS Telah Berubah?

30 Tarif Paket Rumah Sakit untuk BPJS Telah Berubah?

Biaya tarif di sejumlah Rumah Sakit untuk BPJS yang dinilai kecil, rasanya kini bukan lagi masalah. Pasalnya, menurut Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, sekarang sudah ada 30 tarif paket yang telah diubah agar tidak merugikan RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. "Ada 30 lebih tarif paket atau INACBGs (Indonesia Case Base Group) yang dinaikkan dan diturunkan bulan ini. Ditambah seperti rehab medik. Kemudian juga ortopedi. Saya tidak hapal, kita tunggu saja laporan BPJS Kesehatan," kata Menkes usai menghadiri peresmian gedung baru di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Fatmawati, Jakarta, Selasa (22/4/2014). Sebelumnya, sejumlah rumah sakit merasa bahwa penghitungan tarif paket atau INACBGs terlau kecil. Bahkan pada beberapa tarif tertentu seperti kasus caesar dianggap bakal sulit menutupi kekurangannya. Imbasnya, beberapa RS terpaksa harus menutupi kekurangannya dengan tarif pada prosedur pasien lain. Yang mengalami hal tersebut misalnya, Rumah Sakit Al- Islam di Bandung yaitu dan RS An-Nisa di Tangerang. Kedua RS swasta yang merasa diuntungkan sejak Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini berharap, tarif paket bisa dinaikkan. Karena menurut masing-masing Direktur RS tersebut, pad [...]

Tinggal di Daerah Dingin Bikin Anda Gampang Kegemukan

Tinggal di Daerah Dingin Bikin Anda Gampang Kegemukan

Orang-orang yang tinggal di iklim dingin mudah obesitas (kegemukan), Masa sih?. Kondisi tubuh di iklim dingin membuat bakteri usus meningkat dan terkait sekali dengan munculnya obesitas. Demikian setidaknya catatan yang tertulis dalam Biology Letters Royal Society Journal. "Manusia memiliki usus penuh bakteri untuk membantu mencerna makanan dan studi terakhir telah mengaitkan peningkatan proporsi bakteri dari kelompok Firmicutes obesitas dan penurunan proporsi dari kelompok Bacteroidetes," kata Kandidat Doktor bidang Biologi Integratif dari Universitas California, Barkeley, Taichi Suzuki.Menurut Suzuki orang yang telah terbiasa hidup di iklim dingin maka akan mudah menyesuaikan massa tubuhnya. "Apa yang saya temukan adalah populasi manusia yang tinggal di daerah dingin memiliki komposisi mikroba yang terkait dengan obesitas," kata Suzuki dikutip dari Redorbit, Senin (17/2/2014).Suzuki mempelajari mikroba usus tikus dari Amerika Utara dan Selatan untuk mengkonfirmasi korelasi ini dan mengatakan pola yang sama ditemukan juga pada manusia."Tikus yang tinggal di tempat dingin lebih berat dan memiliki mikroba obesitas dan ini juga terjadi pada manusia," jelas Suzuki. Selanjutnya Suzuki [...]

Kegemukan Bisa Rusak Fungsi Otak Secara Perlahan

Kegemukan Bisa Rusak Fungsi Otak Secara Perlahan

Tak hanya mengganggu penampilan, berat badan tidak normal pun berdampak pada kualitas otak Anda. Hal ini disampaikan oleh riset terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism. Hal ini diketahui setelah ilmuwan dari University of Sao Paulo di Brasil memelajari 17 wanita obesitas sebelum dan sesudah operasi bariatrik, sebuah teknik bedah bagian lambung dan saluran pencernaan untuk mengurangi jumlah makanan yang bisa dikonsumsi dan diserap tubuh untuk mereka dengan Body Mass Index di atas 30. Ternyata, fungsi kognitif mereka lebih baik sesudah melakukan operasi seperti dilansir NY Daily News, Kamis (28/8/2014). Sebelum operasi, otak lebih cepat memerintahkan metabolisme gula dibandingkan mereka dengan berat badan normal. Hal ini bisa memberikan petunjuk adanya kerusakan pada otak sehingga berdampak pada fungsi otak. Selain itu, beberapa penelitian pun memang menunjukkan dampak negatif dari kegemukan. Salah satunya, penyakit Alzheimer. Seseorang yang obesitas berisiko lebih besar 35 persen menderita penyakit gangguan otak ini. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *