KIS Ada, Kartu Lain Masih Berlaku

044664600_1415007115-Jokowi-2-20141103-Johan.jpg

Kehadiran kartu sakti seperti Kartu Indonesia Sehat yang baru-baru diluncurkan Presiden Joko Widodo cukup menuai tanda tanya. Seperti misalnya, apakah dengan kemunculan KIS ini, kartu Askes atau kartu BPJS masih berlaku?

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof Akmal Taher menegaskan bahwa semua kartu saat ini masih berlaku.

“Tentang kartu, semua masih berlaku. Nggak boleh ada kekhawatiran. Yang masih ada Askes juga masih berlaku. Karena program KIS ini akan berlangsung bertahap. Apalagi mengingat anggaran baru tahun depan sehingga kita akan punya ruang lebih untuk menentukan kebutuhan cakupan dan manfaat KIS ini,” kata Akmal saat temu media di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS, Purnawarman Basundoro menambahkan, saat ini kartu Jamkesmas, Askes, BPJS masih berlaku walaupun ada KIS. Begitu juga dengan pelayanan kesehatannya. “Pelayanan sama, tidak ada yang dibedakan.”

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Kematian Menurun, Jumlah yang Sakit HIV/AIDS Justru Melonjak

Kematian Menurun, Jumlah yang Sakit HIV/AIDS Justru Melonjak

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengungkapkan, angka kematian akibat AIDS di Indonesia terus menurun walaupun jumlah penderita HIV masih tinggi. Artinya, Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dapat hidup lebih baik dan lama di Indonesia. "Dibanding 2004, sebanyak 16 persen ODHA masih hidup. 2005, ada 13,5 persen kemudian 2006 ada 10,9 persen dan 2013 menurun menjadi 1,6 persen. Ini menunjukkan sebagian besar ODHA hidup dengan quality life yang baik," kata Menkes saat temu media di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, ditulis Sabtu (26/4/2014). Walaupun data ini cukup baik, tapi Menkes mengimbau ODHA untuk tetap hati-hati agar tidak menularkan ke orang lain. "Ingat, sekali ketularan, seumur hidup bisa menularkan ke orang lain. Gunakan selalu kondom dan alat suntik steril. Asal cepat berobat tidak akan sampai mati," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Jakarta, Kamis (24/4/2014). Penurunan ini disampaikan Menkes kemungkinan karena pola kebijakan penanganaan seperti sebaran puskesmas atau rumah sakit yang bisa memeriksa HIV. Selain itu, pemeriksaan dini pada ibu hamil dan anak yang HIV positif juga cakupannya terus diperluas. [...]

Meski Biaya Klaim ke BPJS Kecil, RS Tak Boleh Turunkan Kualitas Layanan

Meski Biaya Klaim ke BPJS Kecil, RS Tak Boleh Turunkan Kualitas Layanan

BPJS Kesehatan tidak menampik adanya Rumah Sakit yang mengalami untung dan rugi sejak Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlaku. Namun Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, Fadjri Adinur menegaskan, RS yang mengalami defisit atau kerugian tidak boleh menurunkan kualitas RS. "Untuk mencegah kerugian, RS mestinya harus berusaha lebih efisien dalam mengendalikan biaya dan mutu. InaCBGs (tarif paket yang berlaku di RS ) juga mendorong RS untuk tidak membolehkan pasien dipulangkan sebelum sembuh atau ada pemeriksaan yang sebenarnya nggak perlu dilakukan. Jadi RS jangan sampai menurunkan kualitas," kata Fadjri saat temu media evaluasi 3 bulan JKN di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/3/2014). Menurut Fadjri, RS tidak boleh memiliki pikiran bahwa klaim RS sama seperti dulu (fee for service). Karena kalau masih memiliki pikiran dulu, RS akan kesulitan dan tidak menutup kemungkinan akan rugi. Fadjri menyontohkan, misalnya ada dua orang yang sama dengan keluhan tipes. Orang pertama bukan peserta BPJS, rawat inap 5 hari dan bayar sesuai ditagihkan. Orang kedua dengan kepersertaan BPJS Kesehatan, biaya RS nya akan dirata-ratakan dengan 1000 pasien lain yang tipes. Artinya, tarif ya [...]

Program Keluarga Harapan Jangkau 2 Juta Lebih Keluarga Miskin

Program Keluarga Harapan Jangkau 2 Juta Lebih Keluarga Miskin

Program Keluarga Harapan menjangkau 2.326.533 Rumah Tangga Sangat Miskin/Keluarga Sangat Miskin di 33 Provinsi, 336 Kabupaten/Kota, 3.417 kecamatan, serta 42.460 desa/kelurahan. ?Sejak diluncurkan 2007 hingga 2013, Program Keluarga Harapan (PKH) sukses menjangkau 2.326.533 Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) atau Keluarga Sangat Miskin (KSM), ? kata Menteri Sosial Khofiah Indar Parawansa pada acara Lauching PKH di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/12/2014). Pencapaian PKH terjadi pada pengembangan jangkauan lokasi, meliputi 82 Kab/Kota di 20 provinsi, 737 kecamatan, 8.587 desa/kelurahan 318.321 KSM. Pengembangan 718 Kecamatan di 28 provinsi, 158 kab/kota, 7.298 desa/kel, 307.723 KSM. ?Saat ini, data teranyar PKH menjangkau 34 Propinsi, 418 Kab/Kota, 4.876 Kecamatan, 58.380 Desa/Kelurahan, 2.797.523 RTSM/KSM, dengan dana Rp 3.872.767.947.500, ? katanya. Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Tahun ini, dilaksanakan uji coba penyaluran bantuan melalui E-Money oleh Bank Mandiri dan Bank BRI di beberapa lokasi kohor 2007. Juga, dilaksanakan program lantainisasi untuk peserta PKH di Kota Kupang, NTT. Sebagai tanda dimulainya penyaluran bantuan tunai di lokasi pen [...]

Cek Gejala & Cara Mencegah Terjangkit Virus Korona

Cek Gejala & Cara Mencegah Terjangkit Virus Korona

Sejak Warga Negara Indonesia (WNI) terjangkit virus korona di Arab Saudi, Kementerian Kesehatan terus menyebarkan materi penyuluhan untuk digunakan oleh Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Kantor Kesehatan Pelabuhan seluruh Indonesia. Termasuk mengampanyekan gejala dan cara pencegahan virus tersebut. Seperti disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Prof Tjandra Yoga Aditama menjelaskan gejala virus korona (MERS-CoV) sebagai berikut: 1. Demam diatas 38 derajat celsius atau ada riwayat demam 2. Batuk 3. Pneumonia berdasarkan gejala klinis atau gambaran radiologis yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan bahkan di ICU 4. Seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ringan sampai berat yang memiliki riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi atau kasus probable infeksi MERS-CoV dalam waktu 14 hari sebelum sakit.Untuk menghindarinya, Tjandra juga menyampaikan hal berikut: 1. Selalu jalankan pola hidup sehat 2. ?Menjaga kebersihan perorangan 3. Rajin Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Bila tangan tidak tampak kelihatan kotor, gunakan antiseptik 4. Bila diperlukan gunakan masker bila Anda sedang dalam kondi [...]

Kabut Asap di Riau Mulai Membaik

Kabut Asap di Riau Mulai Membaik

Sejak siang kemarin, di beberapa daerah Riau terjadi hujan cukup lebat dan dampaknya cukup bermakna dan keadaan sudah mulai membaik. Begitu disampaikan oleh Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Prof dr Tjandra Yoga Aditama melalui keterangan tertulis ke Liputan6.com, Minggu (16/3/2014). Tjandra menyampaikan, kondisi terakhir seperti jarak pandang yang tadinya 500 meter, kini sudah menjadi 1500 meter, bahkan di Dumai sudah lebih baik, yaitu 3000 meter. Selain itu, mesin Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) yang sudah beberapa hari menunjukkan 500, turun menjadi 200. Begitupun di Dumai sudah sekitar 100. "Kami dari Kementerian Kesehatan telah mendirikan Posko (selain kegiatan logistik, surveilans dan lainnya selama ini) untuk membantu Pemda di tepi jalan raya bandara ke kota (di kompleks MTQ)," kata Tjandra. Menurutnya posko ini didirikan dengan tiga konsep, yaitu: 1) Pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan KKP Pekanbaru bersama UPT. DitJen P2PL 2)? Penyuluhan kesehatan tentang bahan-bahan kesehatan Matra dan Pencegahan atau Pengendalian Penyakit. 3) ?Pengukuran ISPU secara berkala oleh BTKL (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan) bersama UPT DitJen P2PL [...]

Pertanian Organik dan Pertanian Tidak Organik, Apa Bedanya?

Pertanian Organik dan Pertanian Tidak Organik, Apa Bedanya?

Bahan makanan organik sedang populer di masyarakat kita. Tak heran banyak tanaman organik yang dijual di pasar atau supermarket. Sebenarnya, pertanian organik merupakan cara menanam tumbuhan tanpa menggunakan bahan kimia sehingga tidak merusak kesehatan manusia."Tujuannya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, lingkungan tidak tercemar, melestarikan keanekaragaman hayati, dan mengurangi erosi akibat pengolahan tanah. Organik itu lebih sehat dan sistem tanamnya berbeda dengan pertanian biasa," kata Tutor Mobil Hijau Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Fidryaningsih Fiona, ditulis Selasa (28/1/2014).Begini perbedaan sistem penanaman organik dan biasa menurut Fidry yang juga lulusan pendidikan perkebunan dan kehutanan.1. Persiapan benihBenih organik berasal dari tanaman alami kalau pertanian biasa benihnya dari hasil persilangan atau rekayasa genetik.2. Pengolahan TanahKarena memakai traktor mesin, tanah pada pertanian biasa menjadi padat dan akibatnya organisme tanah mati. Sedangkan pada pertanian organik pengolahan tanah diminimalkan dengan membiarkan organime tanah tetap hidup sehingga memperkecil risiko kerusakan tanah. 3. Persemaian atau Persiapan BibitOrganik [...]

Parade Kirab Kebangsaan Peringati Hari Pahlawan

Parade Kirab Kebangsaan Peringati Hari Pahlawan

Tahun ini, rangkaian acara memperingati Hari Pahlawan 10 November salah satunya diisi dengan menggelar parade kirab kebangsaan mulai dari JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat hingga TMPN Kalibata, Jakarta Selatan.?Parade kirab kebangsaan merupakan kegiatan yang digagas atas inisiatif elemen masyarakat untuk memeringati Hari Pahlawan 10 November,? kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat melepas parade kirab kebangsaan di Kemayoran, Jakarta, Minggu (9/11/2014).Selain itu, kegiatan parade sebagai hasil kerja sama dari berbagai kementerian/lembaga, TNI/Polri, organisasi kepemudaan, organisasi sosial, dan perkumpulan otomotif.?Tidak kurang dari 236 organisasi/perkumpulan yang berpartisipasi dalam acara kirab kebangsaan tersebut,? ucapnya.Melalui parade kirab kebangsaan, diharapkan mampu membangkitkan semangat kejuangan dan rasa cinta tanah air kembali dikumandangkan bersama seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.?Inisiatif bersama dari acara parade, dinamakan Parade Kebangsaan Kerukunan Indonesia (PKKI),? tandasnya.Kegiatan parade kirab kebangsaan dilanjutkan dengan penyampaian Pidato Kebangsaan dan diakhiri doa bersama di Tugu Lima Pilar TMPNU Kalibata, yang dipimpin oleh pa [...]

RUU Kekerasan Seksual `Mental` di DPR

RUU Kekerasan Seksual `Mental` di DPR

Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Jakarta menyerukan Rancangan Undang-Undang (RUU) kekerasan seksual dibahas di tahun politik ini. "Lemahnya sistem hukum termasuk subtansi hukum membuat kami menginginkan pemerintah sekarang dan yang baru nantinya segera membahas RUU Kekerasan Seksual," kata Direktur LBH APIK Jakarta Ratna Batara Munti, ditulis Senin (27/1/2014).Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan sistem hukum yang adil dipandang dari pola hubungan kekuasaan dalam masyarakat, khususnya hubungan perempuan dan laki-laki. "Berbagai upaya perlu dilakukan untuk menghapuskan ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender dalam berbagai bentuknya, laki-laki dan perempuan itu memiliki hak sama," kata Ratna.Ratna mengatakan sepertinya usulan RUU Kekerasan Seksual agar bisa masuk prolegnas di DPR RI ini sudah lama diserukan. Namun hingga saat ini belum ada respon baik dari DPR maupun pemerintah. Semua `mental` (terpelanting). "Kami ingin DPR periode berikutnya mau memasukkan RUU Kekerasan Seksual dalam prolegnas," katanya.Ratna berharap pemerintah dapat mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan demokratis, serta menciptakan kondisi yang setara antara [...]

Saat Hari Valentine, 2 Wanita Ini Hadiahi Diri Sendiri

Saat Hari Valentine, 2 Wanita Ini Hadiahi Diri Sendiri

Saling memberi di Hari Kasih Sayang menjadi menjadi suatu yang lazim dilakukan bagi siapa pun yang merayakan. Biasanya, saling memberi ini dilakukan dari diri sendiri untuk orang lain, baik itu pasangan, teman, adik, maupun orangtuanya.Namun, hal seperti itu tidak berlaku bagi dua perempuan cantik ini, Christine Ratri (27) dan Wenny (25). Pasalnya, di beberapa kali perayaan Hari Kasih Sayang, keduanya justru memberikan sesuatu untuk diri sendiri bukan orang lain. Kenapa?"Kalau ditanya kenapanya, aku pun sayang sama diriku sendiri. Punya pacar atau enggak, pas hari Valentine biasanya membeli sesuatu untuk diri sendiri," kata Christine menceritakan kepada Health Liputan6.com ditulis Jumat (14/2/2014)Hadiah yang dipilih untuk diri sendiri, Kitin (begitu perempuan cantik ini disapa) sering memilih cokelat atau es krim. Menurut dia, selain makanan surga itu, dirinya pernah memberikan hadiah buat diri sendiri berupa voucher perawatan rambut di salon."Efeknya samalah seperti menghadiahi cokelat dan es krim, bikin bahagia," kata Kitin sembari ketawa.Meski sering menghadiahi diri sendiri, bukan berarti perempuan asal Yogyakarta ini tidak pernah mendapatkan hadiah dari orang lain. Seperti pe [...]

Totok Perut, Susutkan Lemak Setengah Kilo dalam Sehari

Totok Perut, Susutkan Lemak Setengah Kilo dalam Sehari

Memiliki perut rata menjadi impian semua orang tak terkecuali pria atau wanita. Apa pun akan dilakukan untuk mendapatkan hasil maksimal hingga tak jarang beberapa orang memilih cara instan untuk mendapatkan hasil sempurna. Salah satu cara instan yang diklaim aman misalnya totok perut a la Kamaratih. Pendiri Totok Perut Kamaratih, Ratih Dewanti mengungkapkan bedanya totok perut dengan terapi atau pijat biasa dalam menurunkan berat badan. "Selain terapis yang terlatih, totok perut yang benar dilakukan dengan proses murni menggunakan media bioenergy yang dialirkan melalui tekanan jari pada titik-titik akupuntur pada tubuh. Secara prinsip, terapi ini berakar pada ilmu akupuntur atau memanfaatkan simpul - simpul saraf," kata Ratih yang diwawancarai Selasa (10/6/2014).Lebih lanjut, Ratih menerangkan, totok perut merupakan kombinasi proses pemijatan dengan menggunakan jari (accupressure) disertai penyaluran bioenergi di titik - titik akupuntur di area punggung, pinggang dan perut. Terapi berlangsung antara 30-45 menit dan dalam waktu tersebut, lingkar perut akan susut dari 4-30 cm atau turun dari 0,5 -2 kilogram. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut langkah- langkah Totok Perut Langs [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *