Kisah Wanita yang Berjuang Lawan 3 Kanker Selama 23 Tahun

cancer3.jpg

Perjuangan wanita ini melawan kanker ovarium, payudara dan paru begitu menginspirasi. Selama 25 tahun pernikahannya, ia harus berjuang melawan kanker selama 23 tahun. Namun di balik perjuangannya, terdapat kebahagiaan yang baru-baru ini ia rasakan. Apakah itu?

DeLese Range, 43 tahun, menikah dengan suaminya, Lonzie di usia 18 tahun. Saat menikah, ia terpaksa meminjam gaun pengantin dari orang lain. Dua tahun kemudian, tepatnya tahun 1989, ia hamil anak pertamanya sekaligus didagnosa kanker ovarium.

Memasuki tahun 2001, ia pun kembali divonis kanker payudara stadium empat. Akibat mahalnya terapi kemo yang ia jalani, ia tidak pernah memiliki pesta pernikahan yang ia impikan, tak terelakkan mengenakan gaun pengantin yang ia dambakan.

Malangnya, 10 tahun kemudian, di tahun 2011, ia kembali didiagnosa dengan kanker paru-paru meskipun ia tidak pernah merokok, seperti yang dikutip dari ABC News. Dari situ, ia merasa hidupnya hanya seputar terapi kemo yang menguras tabungan hidupnya.

Ia tetap berjuang untuk bertahan hidup dan keadaannya pun berangsur membaik berkat dukungan dari keluarganya. Tahun ini, ia merayakan 25 tahun pernikahan dengan suaminya. Ia berharap bisa memperbaharui ikatan pernikahannya dengan pesta dan gaun yang baru.

Terbatas akan dana, banyak pihak yang mengetahui keadaan dirinya bersedia menolong, salah satunya Susan G. dari Cure Foundation. Iapun memberikan penawaran mewujudkan keinginannya dengan jalan menayangkan kisah hidupnya dalam tayangan khusus acara TV TLC.

(fer/fer)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Rajin Makan Ikan Bisa Cegah Depresi, Ini Alasannya

Rajin Makan Ikan Bisa Cegah Depresi, Ini Alasannya

Ikan, terutama jenis yang berlemak seperti salmon, tuna dan mackerel telah terbukti secara ilmiah bisa menyehatkan jantung, meningkatkan jumlah kolesterol baik sekaligus mengurangi kolesterol jahat juga mencerdaskan otak. Manfaat konsumsi ikan ternyata tidak sampai di situ. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa diet kaya ikan juga bisa membantu mengurangi depresi.Studi yang dilakukan University if South Australia tersebut menemukan bahwa orang yang rajin makan ikan cenderung lebih bahagia, lebih jarang stres dan kualitas kehidupannya meningkat ketimbang orang yang jarang makan ikan. Rahasianya ada pada omega-3, asam lemak esensial yang memang banyak terkandung dalam ikan. Lemak sehat ini memegang peranan penting dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan serta stabilitas mental. Tidak hanya ikan, asam lemak omega-3 juga banyak terkandung pada kacang-kacangan, biji-bijian, minyak dan buah zaitun murni serta wine (dengan takaran secukupnya). Jika diet kaya omega-3 ini dibarengi dengan diet ala Mediterania yang mengurangi makanan olahan pabrik, daging merah, permen dan cokelat serta karbohidrat putih, maka efek anti depresinya bisa lebih optimal.Untuk membuktikannya, para pene [...]

Apakah Minuman Manis Dapat Sebabkan Depresi

Apakah Minuman Manis Dapat Sebabkan Depresi

Dalam studi terbaru yang dipresentasikan pada bulan Maret di pertemuan tahunan American Academy of Neurology yang ke-65 di San Diego, orang yang minum minuman manis - termasuk soda, fruit punch, dan es teh manis secara teratur - memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena depresi. Penelitian tersebut melibatkan 264.000 orang di atas usia 50 tahun yang terdaftar dalam AARP untuk studi diet dan kesehatan. Para partisipan ditanya tentang kebiasaan minum mereka sebagai bagian dari survei diet rinci. Sekitar 10 tahun kemudian mereka ditanya apakah mereka telah didiagnosis mengalami depresi selama dekade sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa orang yang minum lebih dari empat cangkir atau kaleng soda diet sehari memiliki risiko sekitar 30% lebih tinggi mengalami depresi selama masa tindak lanjut dibandingkan mereka yang tidak minum. Mereka yang minum soda secara teratur memiliki risiko 22% lebih tinggi. Minum kopi, bagaimanapun, dikaitkan dapat menurunkan risiko depresi sebesar 10%. Diet minum minuman manis-tampaknya terkait dengan risiko depresi yang sedikit lebih tinggi secara keseluruhan dari minum minuman bergula. Para peneliti mengatakan temuan ini menunjukkan bahwa mengurangi [...]

Ugh… Derita Para Pria Ketika Pasangannya PMS

Ugh… Derita Para Pria Ketika Pasangannya PMS

Saat PMS bukan hanya wanita yang merasakan ketidaknyamanan. Para pria pun terkena dampaknya. Ini beberapa pendapat pria tentang derita yang mereka rasakan saat pasangannya PMS.Wolipop mewawancara beberapa pria untuk mengetahui apa sebenarnya hal yang paling mengganggu buat mereka saat wanita PMS. Inilah beberapa pendapat pria soal derita yang harus mereka hadapi saat wanita PMS:"Biasanya kesensiaannya gampang terlecut. Kalau sudah kayak gitu, harus inget tanggal. Ooo iya PMS, ya udah diemin aja, nggak usah ikut terpancing" - Ardhi, 30 Tahun."Kalau istri gue suka lemes, jadinya nggak bisa diajak jalan-jalan. Padahal gue orangnya suka jalan" - Wede, 30 Tahun."Paling bikin menderita pas tahu, beberapa hari ke depan nggak dapet nih (seks)" - Hendaru, 32 Tahun."Biasanya gue tanya, kamu lagi dapet ya? Trus dia jawab, nggak seminggu lagi. Nah itu gue catet. Tapi pernah lupa dia lagi PMS. Gue kasih hadiah... yang ada gue dimarah-marahin. Kasih hadiah baju tapi style-nya beda sama apa yang dia mau. Salah ngukur baju, parahnya nggak muat. Dia marah-marah. Gue juga sempet sewot, tapi ya setelah inget dia lagi PMS gue sabar aja nggak dimasukin hati. Toh memang wanita harus dimengerti bukan? [...]

Apa Itu Batuk Rejan?

Apa Itu Batuk Rejan?

Batuk rejan atau pertusis merupakan suatu penyakit infeksi saluran napas yang sangat menular. Disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis, penyakit ini banyak menyerang bayi dan anak-anak, serta bisa berakibat fatal. Meski demikian, pertusis tetap dapat menyerang orang dewasa yang rentan. Pertusis sangat mudah ditularkan melalui udara, misalnya saat seseorang batuk atau bersin. Waktu antara gejala dan paparan sekitar 7-10 hari. Apa saja gejalanya? Gejala awal pada 1?2 minggu pertama biasanya berupa pilek, demam, dan batuk ringan. Setelah 2 minggu muncul batuk berat dan keras, diikuti dengan tarikan napas besar. Sering juga disertai muntah setelah batuk. Batuk ini biasanya terjadi lebih dari 2 minggu. Lemas. Pada bayi, gejala batuk keras mungkin tidak akan muncul. Mereka mungkin menjadi biru atau berhenti bernapas setelah serangan batuk. Apa komplikasinya? Di halaman berikutnya penjelasan selengkapnya. Apa Itu Batuk Rejan? Kompikasinya: Pneumonia. Kejang. Gizi kurang. Encephaloppaty (gangguang fungsi dari otak). Kematian. Bagaimana cara untuk mengobatinya? Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Do [...]

Agar Tetap Nyaman Meski Hamil

Agar Tetap Nyaman Meski Hamil

Kehamilan merupakan sebuah berkat tak ternilai dalam suatu keluarga. Namun dalam proses kehamilan tersebut, terkadang Ibu harus merasakan ketidaknyamanan yang seringkali tidak ringan. Salah satu ketidaknyamanan yang cukup populer di kalangan Ibu hamil adalah morning sickness, heart burn dan konstipasi. Pada awal kehamilan, terutama 3 bulan pertama kehamilan, banyak Ibu hamil mengeluhkan rasa mual dan muntah pada pagi hari. Untuk mengatasi hal tersebut, Ibu dapat melakukan beberapa hal yang dapat meringankan keluhan ini, yaitu: Mengonsumsi sarapan biskuit, roti panggang atau sereal tanpa susu. Mempraktekkan pola makan yang sering namun dengan porsi sedikit. Menghindari makanan yang beraroma kuat. Membatasi konsumsi makanan pedas, terlalu berlemak dan digoreng. Minum cairan segar di antara konsumsi makanan. Mengudap makanan ringan sebelum tidur. Tidur di ruangan dengan ventilasi yang baik. Ketika kehamilan semakin bertambah besar, Ibu juga kerapkali mengalami keluhan pada saluran pencernaannya. Karena desakan janin yang semakin membesar, seringkali Ibu merasakan keluhan rasa seperti terbakar di sekitar daerah perut dan dada. Hal ini diakibatkan karena asam lambung yang [...]

Tubuh Makin Lemas Setelah Bangun Tidur? Ketahui 6 Sebabnya

Tubuh Makin Lemas Setelah Bangun Tidur? Ketahui 6 Sebabnya

Bangun tidur, tubuh justru merasa lemas dan lelah? Mungkin sebagian besar dari Anda pernah atau bahkan sering mengalaminya. Waktu istirahat seharusnya membut tubuh merasa segar dan bersemangat ketika bangun di pagi harinya. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Mata terasa berat, tubuh pegal-pegal atau segera ingin beranjak tidur lagi.Hal ini bisa terjadi karena kebiasaan yang Anda lakukan selama beraktivitas di siang hari atau menjelang tidur. Apa saja kebiasaan yang membuat tubuh lemas dan lunglai di pagi hari? 1. Malas OlahragaOlahraga membantu tidur lebih nyenyak dan tubuh terasa lebih segar saat bangun di keesokan paginya. Olahraga juga bisa meredakan stres dan membangkitkan mood positif Anda, dan menghasilkan tidur yang lelap dan tenang. Jenis olahraga yang cocok untuk meningkatkan kualitas tidur diantaranya yoga, stretching atau olahraga yang meningkatkan detak jantung.2. Memainkan Smartphone Sampai Larut MalamBanyak orang sulit meninggalkan smartphone-nya untuk berselancar di dunia social media seperti Twitter, Path, Instagram atau Facebook. Mengecek status teman, update status dan melihat postingan gambar seringkali membuat lupa diri dan akhirnya Anda baru bisa tidur saa [...]

Daging Ayam & Telur Bisa Lindungi Otak dari Penuaan

Daging Ayam & Telur Bisa Lindungi Otak dari Penuaan

Menurut penelitian, diet kolin dipercaya bisa melindungi otak Anda dari pengaruh penuaan. Kolin adalah nutrisi penting untuk perkembangan otak dan fungsi pembelajaran atau memori. Nutrisi ini merupakan bahan dasar untuk membuat zat kimia pembentuk memori otak yang dikenal dengan acetylkolin.Senyawa kimia itu berperan pada proses penyimpanan dan pemanggilan kembali memori, perhatian (atensi), maupun konsentrasi seseorang. Kolin banyak ditemukan dalam telur, daging ayam, ikan, daging sapi tanpa lemak, gandum, alpukat dan pisang.Para peneliti dari Boston University menemukan, orang yang mengonsumsi banyak kolin memiliki hasil tes memori yang baik dan perubahan otak akibat penuaan tak telalu banyak terjadi. Hasil penemuan tersebut juga melaporkan bahwa diet yang Anda lakukan dapat mempengaruhi usia otak."Saya pikir pesannya adalah memakan makanan sehat dan seimbang pada pertengahan usia adalah hal penting," ujar Dr Rhoda Au, peneliti senior seperti yang dikutip dari Daily Mail.Hasil tersebut didapat dari survei kesehatan yang dipelajari oleh Dr Au. Ia memberikan kuisioner diet kepada 1.400 orang dewasa berusia 36-83 antara 1991 dan 1995. Kemudian, antara tahun 1998 dan 2001, mereka [...]

Memahami Sisi Kesehatan dari Transgender

Memahami Sisi Kesehatan dari Transgender

Transgender tidak disebut sebagai gangguan mental jika tidak sampai menimbulkan depresi hingga ketidakmampuan melakukan kegiatan sehari-hari. Namun risiko kesehatan fisik tetap dapat mengintai. Gender merujuk pada refleksi manusia terhadap dirinya sendiri, yang terbentuk dari konstruksi peran sosial, aktivitas, tingkah laku, dan lingkungan. Transgender adalah orang-orang yang merasa bahwa identitas gender ataupun orientasi seksualnya tidak sesuai dengan jenis kelaminnya saat lahir. Kaum transgender ini dapat diidentifikasi menjadi banyak jenis seperti heteroseksual, homoseksual, biseksual, aseksual, dan sebagainya. Transgender pada umumnya tidak dikategorikan sebagai gangguan mental. Namun ada kalanya kaum transgender lebih berisiko mengidap gangguan mental karena konflik dalam dirinya sendiri tentang identitas gendernya, juga tekanan sosial. Orang transgender dapat mengalami gangguan identitas gender/ gender identity disorder (GID) jika menjadi transgender membuatnya menjadi tertekan, depresi, atau menjadi tidak mampu beraktivitas sehari-hari seperti bekerja dan membangun hubungan dengan orang lain. Meski demikian, gangguan ini umumnya bersifat sementara dan dapat disembuhkan d [...]

5 Manfaat Berjalan Kaki untuk Kesehatan

5 Manfaat Berjalan Kaki untuk Kesehatan

Berjalan kaki biasanya dianggap sebagai solusi untuk menurunkan berat badan dan mengurangi kalori. Namun ternyata, manfaat berjalan kaki tidak sebatas membuat tubuh lebih langsing saja. Berjalan kaki selama 30 sampai 45 menit tiap harinya memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Ini dia lima alasan mengapa berjalan kaki harus menjadi kebiasaan Anda, seperti yang dikutip dari Lifemojo.1. Mudah untuk memulainyaUntuk memulai berjalan kaki, Anda hanya membutuhkan sepasang sepatu lari saja. Anda bisa berjalan di taman, teras, atau di atas treadmill dan kapan saja, pagi, siang, sore atau bahkan larut malam setelah makan malam. Mulailah berjalan selama 10 hingga 15 menit, kemudian tingkatkan waktu Anda secara bertahap.2. Meningkatkan kemampuan otak Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh National Council of Aging menyimpulkan bahwa berjalan kaki 45 menit tiap harinya dapat membuat otak lebih tajam dan meningkatkan kewaspadaan.3. Membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan strokeBerjalan selama 30 hingga 45 menit setiap hari bisa meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu meregulasi denyut jantung. Hal ini juga baik dalam meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kol [...]

Risiko Berbahaya di Balik Seks Anal

Risiko Berbahaya di Balik Seks Anal

Seks anal kadang dilakukan untuk kesenangan ataupun menghindari kehamilan. Padahal selain risikonya yang berlipat ganda, dengan cara ini kehamilan dapat tetap terjadi. Seks anal adalah aktivitas seksual di area anal (bokong) yang umumnya meliputi: penetrasi penis ke anus, penetrasi jari atau mainan seks seperti vibrator ke anus, ataupun seks oral yang dilakukan dengan menstimulasi anus menggunakan mulut atau lidah. Penyakit Menular Seksual hingga Pendarahan Anus adalah organ tubuh yang sangat sensitif karena sarat dengan ujung saraf sehingga dapat menjadi area stimulasi seks yang menyenangkan. Namun kesenangan ini tidak sepadan dengan risiko yang terkandung. Berikut beberapa di antaranya: Penetrasi dan seks oral pada anus meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual. Dibandingkan aktifitas seksual lainnya, aktifitas seksual yang melibatkan penetrasi ke anus mempunyai risiko tertinggi dalam risiko penularan penyakit menular seksual, seperti HIV, herpes kelamin, kutil kelamin, klamidia, hepatitis B, gonore, dan sifilis. Orang yang melakukan seks melalui anal 30 kali lebih berisiko terkena HIV dibanding yang melakukan penetrasi melalui vagina. Paparan human papillomavirus [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *