Kondisi Laut Tak Menentu Tantangan Besar RS Apung

057984500_1416909946-20141121_195254.JPG

RSA dr. Lie Dharmawan adalah rumah sakit apung swasta terkecil di duni. Ukuran kapal yang dialihfungsikan sebagai rumah sakit ini sangat kecil, panjangnya 23 meter dan lebar 6,82 meter. Hebatnya kapal jenis pinisi ini telah berhasil mengarungi lautan Indonesia, salah satu lautan yang paling menantang di dunia.

“Tantangan besar yang RS adalah kita tidak pernah mengetahui cuaca. Baru berjalan beberapa jam cuaca kemudian berubah. Sehingga kapal yang ukurannya kecil ini harus mencari pulau terdekat untuk berlindung,” terang penggagas kapal RSA sekaligus pendiri doctorSHARE, dr. Lie A. Dharmawan pada saat Perayaan Ultah Ke-5 doctorSHARE di Mega Glodok Kemayoran ditulis Selasa (25/11/2014).

Rumah sakit bergerak ini telah mengarungi Indonesia mulai dari bagian barat hingga timur Indonesia menuju tempat-tempat terpencil yang tak terjangkau fasilitas kesehatan. Untuk daerah barat kondisi lautan tak begitu menjadi masalah, namun ketika memasuki daerah timur dokter Lie mengakui bahwa tantangan alam sangat luar biasa dengan ombak bisa sangat tinggi.

Oleh karena itu, misi pelayanan medis yang dilakukan oleh tim sebanyak 15-20 orang ini memerhatikan musim yang sedang terjadi. “Jika musim barat kami ke timur sedangkan kalau musim timur ke musim barat,” tambah dokter Lie.

Pelayaran perdana kapal RSA ini pada tanggal 16 Maret 2013 mengunjungi Kepulauan Seribu, lalu menuju daerah Sumatera tepatnya Belitung, kemudian ke Kalimantan. Lalu dilanjutkan menuju Bali-Lombok, Mailili, Pulau Kei, Papua dan terakhir ke Jambi.

Baca Juga:

RS Apung doctorSHARE Kembali Beraksi di Pelosok Jambi

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
RS Dilarang Minta DP pada Keluarga Pasien Saat Kondisi Darurat

RS Dilarang Minta DP pada Keluarga Pasien Saat Kondisi Darurat

Pihak rumah sakit (RS) dilarang meminta uang muka (DP) kepada para pasien yang harus masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Undang-undang (UU) telah menuliskan bahwa rumah sakit tidak diperbolehkan membebani keluarga pasien dengan uang muka."Aturan seperti ini sudah ada. Rumah sakit memang tidak diperbolehkan meminta uang muka kepada keluarga. Sebab, pasienlah yang menjadi utama kami," kata Direktur Utama RSU Bunda Menteng, dr. Didid Winnetouw dalam acara `EMERGENCY.. What to do?` di Auditorium RSU Bunda Menteng, Jakarta, Pusat, Kamis (13/4/2014)Selain itu, pasien yang memang membutuhkan pertolongan segera dan dalam keadaan gawat darurat, tim medis tidak perlu meminta izin kepada keluarganya. Sebab, dokter harus segera melakukan pertolongan pertama agar pasien dapat diselamatkan. "Ketika tindakan pertama sudah selesai dan pasien membutuhkan perawatan selanjutnya seperti operasi, barulah dokter akan meminta izin keluarga pasien," kata Didid menambahkan. RSU Bunda, lanjut dia, pernah menangani kasus yang mengharuskan pasien mendapatkan pertolongan pertama, tanpa meminta izin terlebih dulu. Pasien pertama adalah seorang loper koran yang menjadi korban tabrak lari. Ketika dibawa ke [...]

Contoh Sukses Ortu Asuh Anak Berkebutuhan Khusus

Contoh Sukses Ortu Asuh Anak Berkebutuhan Khusus

Mengenalkan gaya hidup sehat kepada anak berkebutuhan khusus memang dibutuhkan tenaga ekstra. Tapi, rintangan seperti itu sudah dirasakan dan dilalui dengan cukup mulus oleh mantan atlet sepakbola wanita, Teti Ichsan kepada anaknya Muhammad Bagja Madani yang kini berusia 15 tahun.Teti mengaku memang tak mudah baginya untuk mengenalkan gaya hidup sehat kepada anaknya yang waktu kecil didiagnosa mengalami keterlambatan mental. Namun, kasih sayang dan kesabaran yang diperlihatkan Teti dan sang suami, membuat Bagja kini bisa hidup sehat. "Anak saya yang downsindrom didiagnosa intelektual rendah, tapi dia punya kelebihan kinestetik sesuai umurnya. Dari situ saya kasih stimulasi sesuai kelebihannya," kata Teti dalam acara 'Ibu Juara Untuk Keluarga Segar dan Fifa World Cup Trophy Tour', di Jakarta Hall Convention Centre (JHCC), Jakarta, ditulis Rabu (8/1/2013)Selain memiliki kelebihan kinestetik, lanjut Teti, Madani pun dinilai sebagai anak yang cukup interaktif yang membuat Teti sendiri kewalahan selama delapan tahun. Kesetiaan menjaga dan membesarkan Madani, membuat Teti menyadari bakat yang dimiliki anaknya kesayangannya tersebut."Akhirnya saya daftarkan dia ke klub renang. Baru tiga [...]

Pengobatan Pasien Gangguan Jiwa Berat Tak Cuma Medis

Pengobatan Pasien Gangguan Jiwa Berat Tak Cuma Medis

Selain diberi pengobatan secara medis, pasien dengan kondisi Skizofernia atau gangguan jiwa berat juga dapat diberi pengobatan non medis, seperti latihan vokasional, latihan untuk meningkatkan rasa percaya diri, serta latihan yang berguna agar pasien mampu mengolah stres dan gejala.dr. Eka Viora, Sp.KJ mengatakan, semua ini akan berjalan maksimal, bila keluarga turut memberikan dukungan kepada pasien, dan tidak mengabaikan keberadaan mereka."Maka itu, keluarga jangan heran bila ada pasien yang ketika berada di rumah sakit patuh minum obat lalu diizinkan pulang, tapi sampai di rumah dia tidak patuh, drop, dan kembali lagi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Bisa jadi karena keluarganya sendiri tidak care sama dia," kata Eka menjelaskan.Penjelasan ini disampaikan Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam acara Peringatan Hari Kesehatan Jiwa di @America, Pacific Place Lantai 3, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (10/10/2014)Lebih lanjut Eka menjelaskan, pada dasarnya pasien dengan kondisi Skizofernia membutuhkan rasa empati, kasih sayang, dan dihargai. Kita juga harus ingat bahwa pasien masih memiliki hak-hak sebagai manusia yang patut mere [...]

Ini Alasan Orang Dewasa Tak Ingat Masa Bayinya

Ini Alasan Orang Dewasa Tak Ingat Masa Bayinya

Siapakah yang masih ingat dengan masa-masa bayi? Umumnya, orang dewasa begitu sulit mengingat kenangannya di masa kecil terutama sebelum usia tiga tahun. Ternyata, itu semua ada alasannya.Peneliti menemukan, pertumbuhan sel otak baru yang menghapus kenangan kita di masa kecil. Ketika usia seseorang bertambah, pertumbuhan sel baru secara efektif menimpa yang sudah ada. Alhasil, kebanyakan orang tak bisa mengingat apa yang terjadi ketika ia berusia dua atau tiga tahun.Katherine Akers, pemimpin penelitian di Neurobiology Laboratory, Hospital for Sick Children, Toronto, bersama dengan rekan-rekan dari University of Toronto dan Fujita Health University di Toyoake, Jepang, menggunakan tikus dalam penelitian ini. Mereka menemukan mekanisme yang mendasari tak mengingatnya masa kecil dikenal dengan amnesia infantil, yang dipublikasikan dalam Jurnal Science. "Kebanyakan kita biasanya tak ingat banyak hal tentang apa yang terjadi ketika berusia 2 atau 3 tahun," kata Akers seperti dilansir aaas.org, Senin (12/5/2014).Akers mencontohkan, ketika anak berumur tiga tahun ia akan antusias menceritakan tentang perjalanannya ke kebun binatang. Tapi, begitu berusia 5 tahun ia tak mengingatnya karena k [...]

Ini Akibatnya Bila Produk Rokok Tak Diberi Gambar Peringatan

Ini Akibatnya Bila Produk Rokok Tak Diberi Gambar Peringatan

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi kembali menegaskan bahwa sesuai peraturan pemerintah nomor 109 tahun 2012, per 24 Juni mendatang, semua Industri rokok wajib mengganti gambar kemasan rokok. Meski demikian, Deputi Bidang Pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Badar Johan mengungkapkan hingga kini baru sedikit yang menunjukkan contoh gambar kemasan rokok."Ada 672 industri rokok di Indonesia, dan baru 41 industri rokok atau 6,1 persen yang memperlihatkan contoh gambar pak rokok. Data bea cukai juga menujukkan, ada 3.363 merek rokok tapi baru 208 yang mendaftar," kata Badar di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (19//6/2014).Lantas apa sanksi yang didapat oleh industri rokok bila masih mangkir dan tidak memasang gambar 'seram'? Menkes mengatakan, sesuai undang-undang 36 tahun 2009, sanksi untuk industri rokok dalam negeri dan impor mencakup pidana 5 tahun dan denda paling banyak 500 juta rupiah.Selain itu, seperti tertera di PP 109 tahhun 2012, sanksi admistratif berupa terguran lisan, teguran tertulis, penarikan produk, rekomendasi penghentian semenetara kegiatan dan atau rekomendasi atau penidakan kepada instansi dengan peraturan perundangan. [...]

Setelah Diet, Kulit yang Kendur Bisa Kencang dengan 5 Cara Ini

Setelah Diet, Kulit yang Kendur Bisa Kencang dengan 5 Cara Ini

Kulit kendur atau bergelambir kerap terjadi setelah individu berhasil menurunkan berat badannya. Jika Anda adalah salah seorang yang mengalami kondisi kulit kendur setelah berat badan menurun, maka cobalah tips sederhana alami di bawah ini untuk mengencangkan kulit tersebut, seperti dikutip Health Me Up, Rabu (22/10/2014)1. PijatanMemijat menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa, dapat merangsang sel-sel dalam tubuh, dan membantu Anda mengencangkan kulit yang kendur atau bergelambir terebut. Sebab cara ini dapat meningkatkan sirkulasi darah di sekitar kulit kendur. Pada akhirnya, akan membuat jaringan dan otot di bawah kulit sedikit kencang. 2. Jangan lupa minumMinum air putih bermanfaat untuk semua organ tubuh, tak terkecuali kulit. Air yang masuk ke dalam tubuh, membantu meningkatkan elastisitas kulit sehingga dapat membuatnya tetap kencang. 3. Latihan bebanUntuk membakar kalori, latihan kardio adalah hal terpenting. Tapi latihan beban, merupakan hal paling penting yang harus dilakukan agar membantu Anda membangun otot-otot di tubuh. 4. Makan banyak buah dan sayuranKandungan antioksidan, vitamin, mineral, dan kandungan air yang terdapat di dalam buah-buahan [...]

Jus Bakal Dinyatakan Sebagai Minuman Tidak Sehat

Jus Bakal Dinyatakan Sebagai Minuman Tidak Sehat

Sejak Inggris dinyatakan sebagai negara yang paling banyak memiliki warga obesitas, pemerintah setempat rencananya akan segera menetapkan peraturan baru. Seperti ditulis laman Telegraph, Jumat (27/6/2014), pemerintah Inggris rencananya akan mengeluaran peraturan mengenai pembatasan minum jus, smoothie dan minuman ringan lain bagi warganya.Kepala penasihat urusan obesitas di Inggris, Prof Susan Jebb mengatakan, jus buah memiliki kadar gula yang tinggi sehingga ia mendorong warganya untuk mengonsumsi sepotong buah sebagai gantinya. "Jika sebelumnya, pemerintah merekomendasikan 6-7 sendok gula bagi wanita dan 7-8 sendok gula bagi pria setiap hari. Pada jus kemasan, terdapat 6-7 sendok gula per porsi. Artinya, jus buah telah melebihi batas harian konsumsi gula," tulis Jebb.Sejauh ini, pemerintah setempat sedang mempertimbangkan kebijakan, termasuk pajak atas makanan manis, pembatasan iklan untuk produk makanan manis termasuk cokelat atau kue. [...]

KPAI: Hukuman Cambuk bagi Santri Bertentangan dengan Humanisme

KPAI: Hukuman Cambuk bagi Santri Bertentangan dengan Humanisme

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menanggapi laporan jaringan alumni santri Jombang yang mengadukan hukum cambuk yang kontroversi.Menurut Komisioner KPAI, Susanto, MA jika dikaji dari aspek pedagogis hal ini tentu bertentangan. Karena konsep pendidikan sejatinya humanisasi. Apalagi Islam secara normatif mengedepankan humanisme, bukan kekerasan. "Jika cambuk dipandang sebagai pelaksanaan pushment (hukuman) dalam Islam, tentu cara pandang yg demikian ahistoris tidak dibenarkan oleh ajaran Islam. Pola ini juga tidak sesuai dengan psikologi perkembangan anak bahkan tidak selaras dengan spirit human right," kata Susanto melalui pesan singkat yang diterima Liputan6.com, Jumat (12/12/2014).Diakuinya, saat ini masih ada agamawan yg berpikir bahwa cambuk sebagai alternatif kedisiplinan. Namun cara pandang ini bukan mainstream pandangan para tokoh agama dan bukan mainsream ajaran universal agama. "Sekolah, pesantren, madrasah yang menggunakan pola primitif dalam reward and punishment dipastikan akan ditinggalkan masyarakat. Karena bukan zamannya lagi, pendidikan dikelola dengan cara pandang yang demikian," ujarnya. [...]

Tidak Ada yang Namanya Mandul

Tidak Ada yang Namanya Mandul

Istilah mandul sepertinya sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Istilah ini menunjuk pada pasangan yang sudah menikah dengan jangka waktu yang lama namun belum dikaruniai keturunan.Sebenarnya, menurut Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Subspesialis Fertility dan Hormon Reproduksi Ahli Bedah Laparoskopi, Kiel, Jerman, Dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG(K), tidak ada istilah mandul."Mandul itu tidak ada, cuma belum saatnya diberikan anak. Kalau istilah kedokteran itu subfertilitas," katanya saat ditemui di Rumah Sakit Omni Hospital Pulomas, ditulis Jumat (17/1/2014).Menurut Dr. Caroline, setiap pasangan memiliki kesempatan untuk memiliki buah hati. Berbagai upaya dapat dipilih untuk membantu pasangan memiliki buah hati. "Untuk membantu pasangan yang belum juga dikaruniai anak bisa dengan inseminasi atau bayi tabung. Dokter akan membantu maksimal mungkin agar pasangan bisa memiliki anak," kata dr. Caroline.Selain itu, dr. Caroline menambahkan pasangan yang belum juga dikaruniai anak jangan dulu putus asa, berdoa, dan berusaha."Berdoa kepada Tuhan dan berusaha semaksimal mungkin. Setiap pasangan memiliki peluang untuk memiliki anak," katanya. (Mia/Mel/*)Baca JugaRisiko [...]

Ini Dia Alasan Kenapa Banyak Wanita Enggan Mamografi

Ini Dia Alasan Kenapa Banyak Wanita Enggan Mamografi

Para pakar kesehatan sadar betul bahwa sesuatu yang dijepit memang tidak mengenakkan, sehingga mereka tahu alasan yang membuat sedikit sekali perempuan mau melakukan mamografi secara rutin."Terkadang mereka merasa dipermalukan oleh situasi, membuat mereka akhirnya tidak enak dan nyaman. Maka itu, sedikit sekali yang mau mammografi, dan jumlah penderita kanker payudara semakin bertambah," kata Aru W. Sudoyo, MD, FINASIM, FACP dari Rumah Sakit Kanker Dharmais.Mamografi merupakan pemeriksaan khusus payudara untuk mendeteksi keberadaan tumor atau kanker payudara. Pemeriksaan ini dianjurkan bagi mereka berusia 20 sampai 30 tahun agar dapat mendeteksi secara dini kemungkinan timbulnya tumor atau kanker payudara.Untuk pemeriksaannya sendiri, ada yang menganjurkan satu tahun sekali, dan ada pula yang dua tahun sekali. Bagaimana pun, kata Aru, di sela-sela waktu melakukan mamografi, disarankan untuk melakukan pemeriksaan sendiri yang juga dilakukan secara rutin."Takutnya, di sela mamografi sekarang ke mamografi yang selanjutnya, justru sel-sel yang tidak diharapkan berkembang. Agar ini tak terjadi, harus melakukan pemeriksaan lainnya," kata Aru dalam diskusi yang diadakan oleh GE Healthcar [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *