Kondisi Medis di Balik Telinga Berdenging

Kondisi-Medis-di-Balik-Telinga-Berdenging-Alodokter.jpg

Pernahkah Anda merasakan telinga seperti berdenging? Sebagian masyarakat sering mengaitkannya dengan pertanda tertentu. Padahal sebenarnya telinga berdenging merupakan salah satu kondisi medis yang disebut sebagai tinnitus.

Tinnitus terjadi jika terdengar suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga, dan terdengar seperti berdengung, siulan atau suara bising mesin. Denging bisa segera hilang dengan sendirinya atau bertahan lama. 1 dari 100 orang yang mengalami tinnitus bahkan merasakan denging ini benar-benar mengganggu konsentrasi, menyebabkan masalah tidur sampai depresi.

Tinnitus akan makin jelas terasa ketika Anda berada di tempat hening, atau ketika akan tidur. Selain itu, penderitanya dapat lebih sensitif terhadap volume suara yang sebenarnya normal bagi banyak orang. Kondisi tersebut dinamakan hyperacusis.

Jika suara tersebut hanya bisa didengar oleh Anda, berarti Anda mengalami tinnitus subjektif. Kondisi ini bisa dipicu oleh masalah pada telinga luar, tengah, atau dalam. Selain itu, masalah pada saraf pendengaran atau bagian otak yang menerjemahkan sinyal suara juga bisa memicu tinnitus subjektif.

Sedangkan, jika suara-suara tersebut dapat didengar oleh dokter ketika pemeriksaan, berarti Anda mengalami tinnitus objektif. Jenis yang lebih langka ini dipicu oleh masalah pembuluh darah, kondisi tulang telinga dalam atau kontraksi otot.

Penyebab tinnitus dapat dibagi dua, penyebab ringan dan penyebab serius. Berikut ini adalah penjelasannya.

Penyebab ringan, artinya bukan disebabkan oleh penyakit serius, antara lain:

  • Mendengar suara yang sangat keras. Pada beberapa kasus, tinnitus dapat menjadi permanen jika penderita mendengar suara keras untuk waktu lama.
  • Efek samping penggunaan obat seperti aspirin, antibiotik, dan kina.
  • Kekurangan zat besi.
  • Infeksi telinga. Jika infeksi diobati, maka tinnitus dapat hilang.
  • Banyak kotoran telinga, menyebabkan kehilangan pendengaran atau iritasi gendang telinga.
  • Cemas atau stres.
  • Penurunan daya pendengaran seiring penuaan, biasanya dimulai dari usia 60 tahun.
  • Postur tubuh, misalnya ketika Anda bangkit dari posisi tidur atau duduk, atau menggerakkan kepala. Gerakkan tersebut mengakibatkan perubahan tekanan pada saraf, otot, atau pembuluh darah di sekitar telinga yang memicu tinnitus.

Penyebab serius, atau disebabkan oleh penyakit serius, antara lain:

  • Adanya tumor di kepala atau leher, sehingga menyebabkan pembuluh darah di kepala atau leher tertekan.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah telinga akibat penumpukan kolesterol. Seiring penuaan dan tingginya kolesterol, pembuluh darah utama yang terletak di dekat telinga bagian tengah dan dalam kehilangan elastisitas. Sehingga, aliran darah menjadi lebih kuat dan terdengar oleh telinga.
  • Penyakit Meniere yang diakibatkan tekanan pada koklea, yaitu suatu struktur di telinga bagian dalam. Kondisi ini bisa menyebabkan pusing atau vertigo, kehilangan pendengaran, dan tinnitus.
  • Tumor neuroma akustik, yaitu tumor jinak yang terjadi pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian dalam.

Tindakan Apa yang Diperlukan?

Anda bisa konsultasikan kondisi telinga berdenging kepada dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan). Dokter akan melakukan pemeriksaan menggunakan otoskop untuk memeriksa telinga. Selain itu, dapat dilakukan tes pendengaran (audiometri) untuk melihat kemungkinan adanya gangguan pendengaran. Alat yang digunakan antara lain otoacoustic emissions (microphone yang dimasukkan ke dalam telinga) untuk pemeriksaan pada anak, dan pure tone audiometry (menggunakan headphone) untuk pemeriksaan pada orang dewasa. Pada tes lanjutan dapat pula digunakan scan pada otak.

Langkah berikut juga dapat dilakukan untuk mengurangi denging pada telinga.

  • Relaksasi. Cemas dan stres akan memperparah tinnitus. Berpikirlah positif dan lakukan relaksasi untuk mengurangi stres.
  • Konsumsi obat antidepresan. Jika stres yang diakibatkan tinnitus tidak mudah dihilangkan dengan relaksasi, Anda dapat mengonsumsi obat antidepresan sesuai anjuran dokter.
  • Hindari ruang hening karena Anda akan makin jelas mendengar dengingan. Sebaiknya dengarkan suara-suara yang lebih nyaman dan menyenangkan untuk Anda dengan volume yang rendah. Ini akan membantu untuk mengalihkan pendengaran Anda. Lakukan pula ketika akan tidur.
  • Gunakan alat bantu dengar. Setelah berkonsultasi dengan dokter, Anda mungkin dapat menggunakan alat bantu dengar. Dengan menggunakannya, suara normal akan terdengar lebih jelas dan mengalahkan suara dengingan. Alat ini ditujukan untuk mereka yang memiliki gangguan pendengaran seperti tinnitus, atau bahkan tuli.

Jika Anda mengalami telinga berdenging, periksakan ke dokter THT agar penyebabnya bisa diketahui, diobati dan tidak menjadi makin parah.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Obat Anti Nyeri sebelum Olahraga: Baik atau Buruk?

Obat Anti Nyeri sebelum Olahraga: Baik atau Buruk?

Oleh: dr. Sophia B. Hage Mengkonsumsi obat anti nyeri atau painkillers seperti ibuprofen untuk mencegah nyeri setelah olahraga bukan hal yang asing bagi populasi atlet. Bahkan beberapa atlet berpikir bahwa hal ini dapat meningkatkan performa saat berolahraga karena menghilangkan nyeri. Akan tetapi, tindakan ini justru dapat menimbulkan bahaya menurut penelitian baru yang diterbitkan di Medicine & Science in Sports & Exercise. Penelitian yang dilakukan di Belanda oleh dr. Kim van Wijck, seorang residen bedah di ORBIS Medical Center, Masstricht, mempertanyakan penggunaan obat anti inflamasi ibuprofen sebelum dan sesudah olahraga. Hasilnya menunjukkan bahwa ibuprofen justru menimbulkan cedera setelah olahraga di usus halus pada laki-laki sehat yang terlatih dalam melakukan olahraga endurance. Dalam penelitian ini, van Wijck mengevaluasi 9 laki-laki sehat yang aktif berolahraga dengan usia rata-rata 27 tahun. Para subyek penelitian menghabiskan waktu 3 hingga 10 jam per minggu melakukan olahraga endurance. Van Wijck sebelumnya telah melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga mempunyai efek menurunkan aliran darah ke sistem pencernaan. Selain itu, obat anti inflamasi [...]

Jangan Abaikan Kaku di Pagi Hari

Jangan Abaikan Kaku di Pagi Hari

Pernahkah Anda bangun di pagi hari dan dilanda nyeri dan kekakuan yang luar biasa? Kekakuan ini biasanya terjadi dalam rentang 30 menit sampai satu jam, kemudian Anda merasa semuanya mulai baik-baik saja? Waspadalah. Kekakuan pada sendi terutama pada pagi hari mengerucutkan kita kepada dua penyakit yang akhir-akhir ini meningkat angka kejadiannya, yakni: Rheumatoid arthritis atau dikenal luas dengan rematik, dan satu lagi adalah; Ankylosing spondylitis. Nah, khusus ankylosing spondylitis sangat jarang diketahui masyarakat luas. Sama seperti rheumatoid arthritis, ankylosing spondylitis juga tak ubahnya adalah penyakit auto-imun yang menyerang persendian, terutama persendian panggul dan tulang belakang. Apa itu Ankylosing Spondylitis? Ankylosing Spondylitis adalah: Apa itu Ankylosing Spondylitis? Ankylosing Spondylitis Adalah: Peradangan pada persendian ini jika berlangsung secara kronik atau jangka panjang seringkali menimbulkan kerusakan yang permanen, yang dikenal dengan bamboo spine, atau tulang belakang yang seperti bambu. Dikatakan demikian karena si penderita tak lagi leluasa dalam menggerakan batang tubuhnya, kaku seperti bambu. Penyakit [...]

Bahaya Menjadi Perokok Pasif

Bahaya Menjadi Perokok Pasif

Perokok pasif adalah seseorang yang tidak merokok secara langsung namun menghirup asap rokok dari orang-orang yang merokok di sekitarnya seperti di rumah maupun di lingkungan kerja. Meski tidak secara langsung merokok, perokok pasif bisa turut terkena dampak buruknya juga. Makin sering seseorang terpajan asap rokok, makin tinggi pula risiko gangguan kesehatan yang dialaminya. Ketika dihembuskan oleh perokok, asap rokok tidak hilang begitu saja. Asap rokok dapat bertahan di udara sekitar dua hingga tiga jam. Asap rokok akan tetap ada meski tidak terdeteksi oleh indera penciuman maupun penglihatan Anda. Efek Buruk Asap Rokok Menghirup asap rokok dapat berdampak buruk, baik secara sementara maupun dalam jangka panjang. Terpajan asap rokok dapat langsung menimbulkan gejala seperti mata merah, sakit kepala, dan batuk-batuk. Asap rokok yang tersebar mengandung lebih dari 7000 jenis bahan kimia. Ratusan di antaranya telah terdeteksi berbahaya, seperti karbon monoksida dan amonia. Selain itu, asap rokok mengandung lebih dari 50 bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker, seperti arsenik, nikel, kadmium, dan formaldehida. Pada orang dewasa yang tidak merokok Senantiasa menghirup asap rokok [...]

Sakit Telinga Disebabkan Oleh Hal-hal Ini

Sakit Telinga Disebabkan Oleh Hal-hal Ini

Sakit telinga dapat disebabkan oleh infeksi pada salah satu bagian telinga, namun ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan telinga sakit atau terasa tidak nyaman. Anatomi telinga terdiri dari tiga bagian utama, yaitu bagian tengah, luar, dan dalam. Seluruh bagian ini memiliki peran masing-masing untuk membuat Anda dapat mendengar dengan baik. Gangguan pada salah satu bagian dapat membuat pendengaran terganggu. Bila gangguan terjadi telinga dalam, dapat terjadi gangguan keseimbangan. Jika merasakan gangguan pendengaran atau nyeri pada telinga, mungkin Anda mengalami salah satu dari beberapa kondisi berikut. Infeksi telinga Infeksi pada telinga biasanya terjadi pada telinga tengah. Infeksi telinga tengah terjadi ketika saluran Eustachius telinga menjadi tertutup atau bengkak akibat penumpukan cairan pada telinga bagian tengah. Penyumbatan ini bisa disebabkan oleh flu, alergi, merokok, infeksi sinus, dan lendir berlebihan. Gangguan ini biasa menimpa anak-anak. Sekitar 75 persen anak di bawah usia 3 tahun pernah menderita gangguan ini. Berkurangnya pendengaran, nyeri pada bagian dalam telinga, dan keluar cairan menyerupai nanah dari telinga adalah beberapa gejalanya. Walau i [...]

6 Cara Cegah Kaki Lecet Saat Pakai Ankle Boots

6 Cara Cegah Kaki Lecet Saat Pakai Ankle Boots

Meski Indonesia tidak memiliki musim gugur, ankle boots tetap pantas diaplikasikan. Apalagi item itu pantas diterapkan demi melengkapi berbagai gaya busana bohemian. Terlihat stylish diterapkan, jenis sepatu ini belum tentu nyaman ketika dikenakan. Terkadang boots kerap menimbulkan luka lecet terutama di bagian belakang pergelangan kaki karena gesekan. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir mengenakan boots. Karena luka lecet bisa dicegah dengan enam cara berikut:1. Pilih Ukuran PasLecet tidak hanya disebabkan karena sepatu masih baru. Sepatu yang sudah lama dikenakan juga masih bisa menimbulkan luka jika Anda salah memilih ukurannya. Untuk itu, cara utama dalam mencegah kaki lecet karena pakai boots adalah dengan mengetahui ukuran terbaik untuk kaki Anda.Setiap brand mungkin memiliki cara pengukuran yang berbeda-beda. Maka dari itu itu, ada baiknya untuk selalu mencoba sepatu sebelum membelinya. Jika boots Anda ternyata kekecilan, coba lakukan pelonggaran. Dilansir Style Caster, Anda bisa membasahi kapas dengan alkohol lalu gosokkan di bagian dalam sepatu. Kemudian pakai sepatu itu untuk berjalan selama satu setengah jam dengan mengenakan dua kaus kaki. Langkah ini bisa membuatn [...]

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Bagaimanakan tips menghindari gangguan pencernaan saat Idul Fitri, yang mana kita sering disuguhi makanan. Dan uniknya jenis makanan yang disiapkan, hampir sama yaitu opor ayam, ketupat, sambel goreng ati, sayur labu, rendang, dll, dimana sebagian besar menggunakan santan, cabai. Setelah Kita berpuasa selama lebih kurang 1 bulan, dimana pencernaan Kita dibiasakan makan makanan secukupnya (pada waktu sahur dan buka puasa), ada baiknya pada saat hari Raya hindari makan makanan yang terlalu banyak dan juga kurangi makan makanan yang merangsang seperti terlalu banyak makan makanan yang mengandung santan, cabai, asam dan soda. Hal ini dimaksud untuk menghindari gangguan pencernaan, agar pencernaan Anda tidak kaget karena biasanya pada jam-jam tertentu kosong, tiba-tiba dimasukkan makanan yang dalam jumlah banyak. Gangguan pencernaan yang sering terjadi adalah diare, mual dan muntah serta sakit perut (nyeri ulu hati hingga nyeri colic) Apabila hal ini terjadi Anda dapat mengobatinya dengan Carbo adsorben (seperti Norit atau Diatab), serta banyak minum untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Apabila hal tersebut tidak menolong segeralah ke Dokter atau Rumah Sakit terdekat untuk mendapatk [...]

Kenali Perbedaan Kram Perut yang Normal dan Perlu Dikhawatirkan Saat Haid

Kenali Perbedaan Kram Perut yang Normal dan Perlu Dikhawatirkan Saat Haid

Rasa sakit atau nyeri saat hari pertama haid dialami banyak wanita. Kondisi ini terbilang normal, apabila rasa sakit masih bisa ditoleransi dan tidak berlangsung lama. Tapi apabila mengalami kram hebat hingga keluar keringat dingin setiap kali haid, bisa jadi tanda kalau ada masalah pada organ reproduksi Anda. Kenali rasa sakit saat Anda haid, untuk mengetahui apakah itu termasuk normal atau berada di kondisi yang mengkhawatirkan.1. Kram NormalKram normal saat hari pertama menstruasi biasanya terasa di perut bagian bawah. Dikutip dari Cosmopolitan USA, rasa sakit cenderung ringan, seperti ingin buang air besar dan umumnya tidak berlangsung lama. Sekitar dua sampai lima jam. Apabila sakit sudah tak tertahankan, Anda bisa meminum obat pereda rasa sakit agar bisa beraktivitas seperti biasa. Tapi hindari konsumsi obat jangka panjang dan terus menerus, karena efeknya kurang baik bagi kesehatan.2. Kista pada OvariumJika Anda mengalami kram sehingga sulit untuk bergerak, diikuti dengan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya, sebaiknya segera periksakan ke ginekolog. Ada kemungkinan terdapat kista di ovarium Anda. Jika dideteksi sejak dini, penanganannya bisa lebih mudah. Namun un [...]

7 Cara Mengetahui Anda Sudah Cukup Berolahraga

7 Cara Mengetahui Anda Sudah Cukup Berolahraga

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh journal of Medicine and Science menunjukkan bahwa kebanyakan pria dan wanita telah merasa melakukan olahraga dengan cukup. Ada yang berpendapat, sudah melakukan pekerjaan rumah tangga seperti menyapu, mengepel dan mencuci sudah termasuk olahraga dan cukup menjawab kebutuhan kesehatan tubuh. Atau ada juga yang berpendapat, sudah melakukan jogging 15 menit, asal keluar keringat, sudah cukup untuk menjawab kebutuhan wajib olahraga hariannya. (Baca: Pekerjaan Rumah Tangga, Termasuk Olahraga atau Bukan?) Sudah cukup benarkah demikian? Nah, ada beberapa cara berikut ini yang dapat membantu Anda mengukur apakah yang Anda lakukan sudah cukup berolahraga, tidak berlebih dan tidak kurang, antara lain: Catat di jurnal Anda dapat menuliskan catatan atau note mengenai aktivitas berolahraga Anda seperti: jumlah hari atau kapan saja Anda berolahraga, intensitas dan jumlahnya. Jika Anda sudah mendapat catatan dari rekam kegiatan Anda, akan sangat mudah melakukan konsultasi atau bahkan mengukur ke diri sendiri, sudah cukupkah Anda melakukan olahraga. Atau Anda dapat mempermudah diri dengan menggunakan aplikasi smartphone yang dewasa ini tumbuh menjamur b [...]

Pijat yang Aman untuk Penderita Radang Sendi

Pijat yang Aman untuk Penderita Radang Sendi

Pijat adalah teknik kuno yang bertujuan mengurangi rasa nyeri dan stres, yang telah dipraktikkan di berbagai budaya di seluruh dunia. Teknik ini tidak hanya melibatkan manipulasi fisik terhadap jaringan tubuh, namun juga metode relaksasi. Pijat dapat menurunkan produksi hormon stres dalam tubuh, meningkatkan produksi serotonin, dan memperbaiki suasana hati seseorang. Beberapa jenis pijat dapat membantu mengurangi keluhan pada Anda yang memiliki artritis. Namun sebelum memutuskan untuk dipijat, konsultasikan dahulu dengan dokter Anda agar dapat dipastikan bahwa teknik pemijatan tersebut aman untuk kondisi Anda. Ketika mempertimbangkan untuk dipijat, waspadalah bila terdapat kondisi medis berikut: Kerusakan atau pengikisan sendi akibat artritis. Episode akut peradangan, demam, atau ruam pada kulit. Osteoporosis berat. Tekanan darah tinggi, terutama yang tidak terkontrol dengan pengobatan. Varises pembuluh darah vena. Beberapa jenis teknik pijat yang dapat dilakukan pada pasien artritis adalah myofascialrelease, refleksologi, hot stone/cold stone massage, trigger point massage, dan sebagainya. Program terapi fisik atau rehabilitasi medis pasien artritis yang dirancang oleh dokte [...]

3 Solusi Bebas Nyeri Ketika Berhubungan Seks

3 Solusi Bebas Nyeri Ketika Berhubungan Seks

Nyeri saat senggama ataupun setelah senggama merupakan hal yang harus diperhatikan, apalagi jika hal ini terjadi berulang-ulang. Masalah ini biasanya menimpa kaum wanita, namun tidak menutup kemungkinan untuk menimpa kaum pria. Nyeri yang muncul dapat disebabkan oleh kurangnya pelumas (lubrikan) yang keluar dari alat kelamin wanita sehingga saat alat kelamin pria masuk ke dalam alat kelamin wanita akan timbul rasa nyeri. Nyeri yang dirasakan bersifat traumatis dan sulit dilupakan sehingga pada aktivitas seksual berikutnya, biasanya lubrikan yang kurang didukung oleh vagina yang tidak membuka, serta ingatan akan rasa nyeri tersebut akan memperparah rasa nyeri yang terjadi sehingga akan timbul nyeri yang lebih hebat lagi. Apakah dapat disepelekan? Berikut penjelasannya Normalkah Nyeri Ketika Berhubungan Seks? Masalah ini memang bukanlah masalah yang mengancam nyawa, tetapi membutuhkan perhatian khusus karena berhubungan dengan masalah psikologis pasangan sehingga dapat berdampak pada kehidupan rumah tangga seseorang. Nyeri saat dan setelah senggama dapat disebabkan oleh faktor usia, yaitu pada usia-usia pre-menopause ataupun pasca-menopause, pada usia ini fakto [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *