Kondisi Pasien Suspect Ebola Kediri Membaik

066316800_1409825671-Ebola-Virus-aji-140904-5.jpg

Hingga hari ini, Sabtu (1/11) Kemenkes terus memantau kondisi pasien GN (46 th) tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kediri yang baru kembali setelah bekerja dari Liberia. GN menjadi suspect karena mengalami sakit sepulang dari negara Liberia yang endemis Ebola. Saat ini, pasien tengah dirawat Rumah Sakit Umum Pare, Kediri, Jawa Timur, dengan kondisi umum stabil dan membaik.

Demikian, pernyataan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Kemenkes RI, dr. HM. Subuh, MPPM, dalam surat elektroniknya kepada Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenkes, Sabtu sore (1/11).

Pada Minggu, 26 Oktober 2014, sejumlah 28 orang TKI kembali dari Liberia setelah menyelesaikan pekerjaannya, termasuk diantaranya GN dan 2 TKI lainnya berasal dari Kediri.

Sebagai bentuk kewaspadaan dan pencegahan terhadap penyebaran virus Ebola, sejak 6 hari sebelum kepulangan, GN dan rekan-rekannya menjalani karantina di Liberia. Begitu pula setibanya di Jakarta, mereka juga menjalani 1 hari karantina sebagai bentuk pengawasan di pintu masuk Tanah Air. Setelah 7 hari pengawasan, mereka pun melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.

?Setelah sampai di Kediri, dilaksanakan pengamatan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Bendo. Sampai saat ini pengamatan sudah dilaksanakan 11 hari dari rencana pengamatan selama 21 hari?, ujar dr. Subuh.

Pada Selasa, 28 Oktober 2014, GN merasakan nyeri saat menelan. Hal tersebut dikarenakan kondisi keluarganya yang sedang batuk dan demam.

Pada 30 Oktober 2014, GN lalu memeriksakan diri ke Puskesmas Bendo, Kecamatan Kediri, dengan gejala demam (suhu tubuh mencapai 38,6� C) , nyeri telan, nyeri sendi, dan batuk. Pada saat itu juga, GN langsung dirujuk ke RS Umum Pare dengan diagnosis Acute Febrile Illness (demam) dan lebih dicurigai Paryngitis Acute. Mengingat pasien memiliki riwayat pulang dari daerah endemis Ebola, maka pihak RS memutuskan untuk merawat pasien di ruang isolasi.

Gejala klinis suhu tubuh GN sempat mencapai 38,6� C, akan tetapi gejala klinis lainnya belum terlihat seperti pendarahan, anorexia dan muntah tidak ada.

?Sabtu pagi (1/11), suhu tubuh pasien menjadi 37,3� C dan sudah tidak ada keluhan termasuk nyeri telan. Sampai dengan berita ini dikeluarkan kondisinya semakin membaik?, tutur dr. Subuh.

Spesimen darah GN sudah diambil oleh pihak Kemenkes RI dan sedang dikirim ke Jakarta untuk diteliti lebih lanjut dan hasilnya masih menunggu konfirmasi pemeriksaan laboratorium. Sementara itu, Kemenkes RI juga memberikan masukan kepada pihak RSUD untuk meningkatkan universal precaution guna mencegah penularan terhadap tenaga kesehatan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Yuan Pelihara 100 Ribu Kecoak dan Anggap Seperti Anak

Yuan Pelihara 100 Ribu Kecoak dan Anggap Seperti Anak

Kecoak sering dianggap binatang yang menjijikkan. Tapi, di China orang sampai membiakkan kecoak untuk digunakan sebagai obat dan kosmetik.Di Provinsi Guangdong, seorang wanita bernama Yuan Meixia memelihara 100 ribu kecoak. Ia menganggap kecoak peliharannya itu seperti anak-anaknya.Yuan memelihara kecoak itu di sebuah rumah tua dekat hutan di desanya. Seperti dilaporkan PeopleDaily, Jumat (13/6/2014), Yuan kerap memberikan makanan manis untuk binatang peliharannya itu. "Mereka suka makan pati dan makanan manis," kata Yuan.Dinding dan langit untuk hidup kecoak itu terbuat dari beton. Saat cuaca terik, Yuan membasahi dinding untuk mendinginkan suhu. Ketika cuaca terlalu dingin, ia menyalakan api di atas kompor untuk memanaskan ruangan. "Mereka paling aktif di malam hari.. Mereka mencari makanan untuk dimakan dan kawin," kata Yuan.Yuan memberikan kecoak itu makanan dan memisahkan larva dari kecoak dewasa. Ia juga membagi kecoak itu dalam dua tempat yakni kotak dan papan kayu setiap pukul 18.00 waktu setempat. Menurut Yuan, kecoak itu mulai kawin setelah makan dan kecoak jantan mati setelah kawin.Peternak kecoak berusia 37 tahun itu juga berkerja sebagai petugas farmasi. "Tahun lalu sa [...]

Konsumsi Cokelat Saat Hamil Bikin Jantung Ibu & Bayi Sehat

Konsumsi Cokelat Saat Hamil Bikin Jantung Ibu & Bayi Sehat

Jika Anda pecinta cokelat yang sedang hamil, mungkin ini adalah kabar baik bagi Anda. Sebuah studi menunjukkan, mengonsumsi cokelat secara signifikan dapat mengurangi tingkat stres dan risiko depresi pada wanita hamil. Tak hanya itu, masih ada 5 manfaat kesehatan dari makan cokelat selama kehamilan, seperti ditulis Boldsky, Sabtu (16/8/2014) berikut ini: 1. Melancarkan peredarah darahKandungan theobromine pada cokelat tak hanya membuat nyaman janin, tapi pada ibu, peredaran daran darah juga lebih lancar sehingga mengurangi risiko tekanan darah tinggi. 2. Tinggi antioksidanAntioksidan pada cokelat dapat membantu membuang radikal bebas dari tubuh sehingga janin bisa lebih sehat.3. Kaya besi Dan magnesium Cokelat kaya akan zat besi dan magnesium yang membantu dalam menambah dan mempertahankan jumlah hemoglobin pada wanita. 4. Cegah penyakit jantungCokelat hitam sangat baik dikonsumsi wanita hamil. Kegunaannya dapat membantu menyehatkan jantung ibu dan janin.5. Mengurangi stresMemiliki fungsi mengatur tekanan darah dan kaya antioksidan, cokelat juga diteliti dapat mengurangi tingkat stres pada wanita. [...]

Pejabat AS : Sia-sia Selundupkan Anak

Pejabat AS : Sia-sia Selundupkan Anak

Amerika Serikat memperingatkan keluarga di Amerika Tengah untuk berhenti mengirim anak-anak mereka sendirian melintasi perbatasan Meksiko menuju AS dan menyebut perjalanan anak-anak itu berbahaya serta sia-sia. Anak-anak tersebut tidak akan mendapat izin tinggal, kata Menteri Keamanan Dalam Negeri Jeh Johnson di Nogales, Arizona, saat mengunjungi rumah tahanan penampung 900 anak-anak, yang datang ke Amerika seorang diri. "Perjalanan ini sangat berbahaya dan pada akhirnya mereka tidak akan mendapat izin tinggal. Tidak ada izin untuk anak-anak Anda yang datang ke AS," kata Johnson merujuk pada izin tinggal yang sangat didambakan bisa diperoleh di akhir perjalanan mereka itu. Johnson mengatakan AS mengambil langkah-langkah untuk mendorong hubungan baik terutama dengan Honduras, Guatemala, dan El Salvador. Ia mengatakan tujuannya adalah untuk melawan kekerasan yang memicu banyaknya arus keluar dan mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga orang-orang bisa meningkatkan pendapatan serta tetap tinggal di kampung mereka dan mengasuh anak-anak yang dideportasi nanti. Amerika Serikat mengatakan kekerasan yang banyak terjadi di Amerika Tengah menjadi penyebab utama semakin banyaknya anak-an [...]

282 Orang Tewas Akibat MERS, Wakil Menkes Arab Dipecat

282 Orang Tewas Akibat MERS, Wakil Menkes Arab Dipecat

Tak lama setelah Kementerian Kesehatan Arab Saudi merilis angka kematian akibat MERS yang mencapai 282 orang, Wakil Menteri Kesehatan Arab Saudi Ziad Memish akhirnya dipecat. seperti dikutip dari laman Arabnews dan NewsWeek, Rabu (4/6/2014), Memish disebut-sebut sebagai tokoh kunci dalam upaya Pemerintah Arab Saudi melindungi warganya dari wabah penyakit Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Namun sayang, sejak menyebar 2012 lalu, virus ini berkembang cepat dan meluas hingga negara lain termasuk Eropa, Asia dan Amerika Serikat. "Menteri Kesehatan Adel Fakieh telah mengeluarkan keputusan hari ini dan menyoroti nasib jabatan Wakil Menteri Kesehatan Dr Ziad Memish," seperti ditulis dalam situs Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Hingga kini, Memish mendapat kritik dari ilmuwan internasional terkait laporan khusus bulan lalu yang menyatakan keengganannya untuk berkolaborasi dengan laboratorium spesialis di seluruh dunia untuk menyelidiki kemungkinan sumber MERS dan mengeksplorasi bagaimana penyebarannya. Para ahli mengatakan, meningkatnya jumlah infeksi dan kematian bisa dihentikan dengan baik dalam dua tahun pertama sejak MERS muncul. Tapi Pemerintah Saudi kurang terbuka dengan ba [...]

Noah Lahir Nyaris Tanpa Otak

Noah Lahir Nyaris Tanpa Otak

Hati orangtua mana yang tidak hancur ketika mengetahui sang buah hati mengalami masalah saat lahir. Bayi luar biasa ini lahir dari pasangan Wall (42) dan Rob (48) dengan kondisi otak yang lebih kecil daripada bayi pada umumnya. Di usia kandungan Wall yang berjalan tiga bulan, dokter menemukan ada masalah pada calon anaknya. Saat itu dokter menyarankan untuk menggugurkan kandungannya. Bayi yang diberi nama Noah ini menderita Spina Bifida atau kelainan kromosom langka yang memengaruhi perkembangan sumsum tulang belakang. Selain itu terdapat cairan yang mengisi hampir seluruh kepala dan nyaris tidak memiliki otak. Melihat kondisi tersebut, dokter menyarankan untuk menggugurkan kandungannya. Kalimat ini membuat hati terkoyak, namun mereka tetap berusaha yang terbaik. "Kami ingin memberikan kesempatan bagi Nuh. Kami berusaha hidup seperti biasa. Menganggap Noah sama dengan bayi-bayi lainnya," kata Wall dikutip Dailymail, Rabu (1/4/2014). Saat lahir, Noah mengalami lumpuh dari dada sampai ke bagian bawah tubuh. Untuk itu si kecil butuh penanganan khusus. Sejak kelahirannya 6 Maret 2012 sampai sekarang, kondisi dalam kepala Noah terus diawasi secara ketat oleh dokter. [...]

Benahi Panti Kalau Tak Mau Didatangi Komnas Anak

Benahi Panti Kalau Tak Mau Didatangi Komnas Anak

Kasus yang menimpa 12 orang anak di Panti Asuhan Samuel Sektor 6, Gading Serpong, membuat Komisi Nasional Anak (Komnas Anak) geram. Mereka mengimbau kepada banyak pihak, terutama pemerintah setempat untuk melakukan pengawasan dan pengecekan atas standar pelayanan dan pemeliharaan."Panti ini kan di bawah asuhan Dinas Sosial Kabupaten Banten. Kita meminta untuk mengawasi panti-panti yang ada di sana. Jadikan momentum ini untuk melakukan pembenahan," Kata Ketua Komnas Anak, Aris Merdeka Sirait kepada Health Liputan6.com di Kantor Komisi Nasional Anak, Pasar Rebo, Jakarta, Jumat (28/2/2014).Beberapa waktu lalu Aris bersama timnya melakukan kunjungan untuk bertemu langsung dengan Wakil Gubernur Banten, untuk membahas masalah ini. Dia juga meminta kepada Wagub beserta jajarannya untuk melakukan pengawasan agar jangan sampai kasus ini terulang lagi.Adanya kasus ini, terang Aris, menjadi momen tepat untuk panti-panti yang ada di Indonesia untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Dan yang terpenting, penuhi standarisasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah setempat, di mana panti itu berada."Kalau belum mencapai standarisasi yang ditetapkan pemerintah setempat, penuhilah. Waktu yang dib [...]

Pusat Lever dan Jantung, RS Pertamedika Resmi Beroperasi

Pusat Lever dan Jantung, RS Pertamedika Resmi Beroperasi

Rumah Sakit Pertamedika yang diklaim sebagai pusat lever dan jantung kini resmi dibuka. Bertempat di kawasan Sentul, Bogor, keberadaan rumah sakit ini menjawab permintaan masyarakat akan kebutuhan layanan lever terpadu di Indonesia. "Penyakit lever sendiri masalahnya adalah goals-nya yang bisa membuat komplikasi serius dari sirosis hingga transplantasi hati. Maka itu, dari 80 dokter, ada 20 dokter yang konsen di bidang lever dan jantung," kata Presiden Direktur RS Pertamedika Sentul City, Dr. Dany Amrul Ichdan, SE, MSc saat ditemui di RS Pertamedika yang beralamatkan di Jl. MH. Thamrin Kav. 57 Sentul City, Bogor, Senin (20/1/2014).Direktur Operasional RS Pertamedika, dr. Kamelia Faisal, MARS menerangkan, adanya rumah sakit ini juga menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang terpadu dan memadai di bidang penyakit lever. Dengan menggandeng ahli lever dan jantung dari Jepang dan Korea, diharapkan layanan akan makin menjawab kebutuhan masyarakat dan terjadi juga transfer ilmu dari dokter asing ke dokter Indonesia."Berdasarkan data dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), populasi penderita lever itu ada 15 persen di dunia. Tapi 3 persennya menjadi kronis dan sampai sirosis (peradang [...]

Maryam, Wanita Pertama Bergelar Profesor Matematika

Maryam, Wanita Pertama Bergelar Profesor Matematika

Siapa bilang wanita tidak bisa berkarya dan berprestasi. Apalagi di bidang pelajaran matematika. Mengingat angka dan rumus saja, mungkin sudah pusing duluan. Tapi berbeda dengan seorang wanita berdarah Iran ini. Beberapa waktu lalu, Ia menerima penghargaan bergengsi akademis tertinggi, Fields di bidang matematika. Di usianya yang masih muda, Profesor Maryam Mirzakhani (37) telah menyelesaikan program doktornya di Harvard pada 2004. Tesisnya menemukan cara menghitung volume Weil-Petersson ruang modulus dari teori Riemann. Minat penelitiannya mencakup teori Teichm�ller, geometri hiperbolik, ergodic teori, dan geometri symplectic. Ia pun akhirnya dianugerahi penghargaan matematika. Lantas, apa yang membuat Maryam begitu mencintai matematika? The Guardian, Kamis (14/8/2014) menuliskan, Maryam kecil sangat suka membaca novel. "Saya dibesarkan di sebuah keluarga dengan tiga bersaudara. Dalam banyak hal, merekalah yang mendukung saya untuk sukses, meskipun saat ini perang terus terjadi. Kakakku lah yang mengenalkan matematika. Yang saya ingat, kakakku mengatakan masalah angka dari 1 sampai 100. Saya pikir mungkin dia telah membaca jurnal ilmiah populer tentang bagaiman [...]

Kebanyakan Masyarakat Menengah ke Bawah Berkulit Tak Sehat

Kebanyakan Masyarakat Menengah ke Bawah Berkulit Tak Sehat

Dibandingkan dengan masyarakat kelas atas, masyarakat menengah ke bawah rentan berkulit kusam, berjerawat, flek dan cepat menua. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran mengonsumsi makanan sehat.Begitu disampaikan ahli kecantikan dari Floe Beauty Cottage, dr. Theresia Tedjasukmana. Padahal menurutnya, untuk menjaga kesehatan kulit tidak melulu harus melakukan perawatan dari luar. Yang terpenting adalah perawatan dari dalam."Kalau dibandingkan mereka yang punya penghasilan tinggi, tingkat persentase kerusakan kulit lebih banyak dialami masyarakat menengah kebawah. Mereka banyak tinggal di dekat pabrik, pinggir jalan, rumah semi permanen, pinggiran kali tercemar yang kita nggak tahu pabrik buang limbah. Hal ini membuat kulit mereka rentan penyakit dan masalah kecantikan lainnya," katanya,s eperti ditulis Jumat (26/9/2014).Belum lagi, lanjut Theresia, banyak orang termakan iklan kecantikan yang menjanjikan kulit sehat dalam waktu singkat. Hal ini membuat masyarakat tergoda untuk melakukan perawatan dari luar tanpa memperhatikan kesehatan dari dalam tubuh. "Jika ingin sehat, mudah kok. Banyak mengonsumsi buah dan sayur serta minum air putih. Itu saja," tegasnya. [...]

Menkes Resmikan Gedung Baru di RSUP Fatmawati

Menkes Resmikan Gedung Baru di RSUP Fatmawati

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi meresmikan Gedung Bougenville dan Azalea yang masing-masing merupakan penunjang pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pelayanan Rehabilitasi Medik di Rumah Sakit Umum Pemerintah Fatmawati-Jakarta."Kita bangga punya Rumah Sakit Umum Pemerintah Fatmawati. Selain dapat sertifikasi internasional, rumah sakit ini juga berjasa bagi saya. Pada 2005, suami saya cari rehabilitasi medik. Jadi setiap tiga kali seminggu saya antar kesini. Begitupun dengan Pembantu Rumah Tangga (PRT) saya. Tadinya dia bilang mau jadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Tapi karena tuberkulosis, ia akhirnya diberi pengobatan dan setelah satu tahun sakitn dia menderita AIDS dan dilayani disni dengan sangat baik," kata Menkes dalam sambutannya di RSUP Fatmawati, Jakarta, Senin (21/4/2014).Menkes menyampaikan, bicara mengenai RSUP Fatmawati tentu tidak lepas dengan nama besar mantan ibu negara-Fatmawati. Ia dikenal dengan kepribadian dan kecantikan luar biasa serta kepedulian yang tinggi."Saya ingat betul, karena kepedulian dan kecintaan pada anak luar biasa, Fatmawati sampai ingin memiliki rumah sakit anak. Beliau ingin ada Rumah Sakit anak khusus tuberkulosis," ungk [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *