Laki-laki Perokok 3 Kali Lebih Rentan Derita Pikun Parah

006374400_1419306726-615x200-ehow-images-a02-8n-cr-deal-smokers-as-nonsmoker-800x800.jpg

Rokok bukan hanya merusak organ kesehatan seperti jantung, ginjal atau paru-paru. Kebiasaan buruk menghisap tembakau ini juga bisa meningkatkan risiko gangguan fungsi otak seperti Alzheimer saat lanjut usia.

Seperti disampaikan Pakar Neurologi Universitas Atmajaya dr. Yuda Turana SpS bahwa selain seseorang yang memiliki faktor risiko seperti kolesterol tinggi, diabetes atau gangguan lain, kebiaasaan merokok pada pria juga menyebabkan tiggginya risiko Alzheimer hingga 2-3 kali lipat.

“Pria yang suka merokok di usia muda berisiko Alzheimer pada saat usia lanjut. Biasanya dia akan cepat pikun,” kata dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Atma Jaya saat ditemui wartawan usai peluncuran buku ‘Ketika Ibu Melupakanku’ di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (24/12/2014).

AlzheimerIndonesia merilis, Penyakit Alzheimer, pertama kali dijelaskan oleh ahli saraf Jerman, yaitu Alois Alzheimer, merupakan penyakit fisik yang mempengaruhi otak. Selama berjalannya waktu penyakit protein plak dan serat yang berbelit berkembang dalam struktur otak yang menyebabkan kematian sel-sel otak. Orang dengan Alzheimer juga memiliki kekurangan beberapa bahan kimia penting dalam otak mereka. Bahan kimia ini terlibat dengan pengiriman pesan dalam otak.

Mereka yang mengalami Alzheimer, struktur kimia otaknya akan semakin rusak dari waktu ke waktu. Kemampuan seseorang untuk mengingat, memahami, berkomunikasi dan berpikir secara bertahap pun menurun. Seberapa cepat perkembangan demensia tergantung pada individu itu sendiri. Setiap orang unik dan mengalami demensia dengan cara mereka sendiri.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Wajah-wajah Permak Orang Korea, Sebelum dan Sesudah Operasi (1)

Wajah-wajah Permak Orang Korea, Sebelum dan Sesudah Operasi (1)

Yang namanya bedah plastik atau permak wajah menjadi barang biasa di kalangan para artis maupun warga masyarakat biasa Korea Selatan. Bahkan tak cuma muka. bentuk kaki dan body secara keseluruhan juga dalam lima tahun belakangan ini menjadi sesuatu yang luar biasa karena sebelumnya tidak begitu masif kecenderungannya. Salah satu prosedur yang paling populer di negeri ginseng ini adalah blepharoplasty. Prosedur ini memberi hasil yang luar biasa berbeda dari muka aslinya mulai dari mata, hidung, dagu hingga bakal membingungkan petugas imigrasi untuk mengenali foto dengan muka asli. Yang unik juga terjadi, pola muka yang digemari oleh sebagian besar penggila bedah plastik ini nyaris mirip satu dengan yang lainnya. Berikut, foto-foto wajah mereka yang melakukan operasi sebelum dan sesudah operasi berjalan. Foto 1 Foto 2 Foto 3 Foto 4 Foto 5 Foto 6 [...]

Bayi Lahir di Banyuwangi Dapat Akta Lahir dalam Hitungan Jam

Bayi Lahir di Banyuwangi Dapat Akta Lahir dalam Hitungan Jam

Sejumlah rumah sakit biasanya membutuhkan waktu yang tak sebentar dalam proses pembuatan akta kelahiran. Biasanya pembuatan akta bisa berminggu-minggu setelah proses kelahiran. Tapi berbeda di Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi, hanya dalam hitungan jam saja orangtua sudah dapatkan akta. Ini semua tercipta dalam salah satu programnya yakni `Bayi Lahir Langsung Pulang Bawa Akta`. Alhasil, bayi yang lahir di Banyuwangi langsung keluar akta kelahirannya dalam hitungan jam. Agar lebih membumi sesuai bahasa lokal, program itu dinamai `Lahir Procot Pulang Bawa Akta`.Tentu saja kinerja reformasi birokrasi di Pemkab Banyuwangi tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) Apresiasi dari Kemenpan RB itu tampak dalam acara Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Pemkab/Pemkot 2013 yang digelar di Jakarta, Rabu (29/1/2014), dan dihadiri oleh Pemkab/Pemkot se-Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Banyuwangi diberi kesempatan mempresentasikan program-program reformasi birokrasi di tempat yang telah disiapkan. Pemda yang diberi kesempatan adalah DKI Jakarta, Kota Bandung, dan Kota Surabaya."Alhamdulillah, inisiatif dari Banyuwangi m [...]

20 Tahun Lagi, Penderita Kanker Capai 25 Juta

20 Tahun Lagi, Penderita Kanker Capai 25 Juta

Data terbaru dari World Cancer Report 2014, menyebutkan, kanker merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Jumlah ini diprediksi akan meningkat 75 persen tahun ini dan mencapai 25 juta kasus, 20 tahun ke depan.Demikian disampaikan oleh Direktur Utama RS Kanker Dharmais, dr. Sonar Soni Panigoro, SpBOnk, M.Epid saat temu media peringatan World Cander Day 2014 di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Rabu (12/2/2014)."Angka kematian ini diprediksi akan jauh lebih tinggi dalam beberapa tahun mengingat laporan dari badan PBB International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2014 bahwa kasus kanker akan meningkat 75 persen dan mencapai 25 juta kasus dalam 20 tahun ke depan," kata Soni.Sayangnya, Soni melanjutkan, tingginya angka kematian akibat kanker di Indonesia tidak membuat kanker menjadi penyakit yang banyak mendapat perhatian seperti halnya penyakit HIV/AIDS. "Kematian akibat HIV/AIDS lebih kecil 0,3 persen dibandingkan kanker 5,7 persen"."Angka kematian yang tinggi di Indonesia disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gejala kanker dan kekurangan biaya pengobatan. Sehingga banyak kasus kanker sudah masuk stadium lanjut," jelasnya.Selain itu, menurut Soni, ada ba [...]

5 Cara Cegah Lemot atau Lemah Otak

5 Cara Cegah Lemot atau Lemah Otak

Sejumlah kondisi kesehatan yang kita alami sehari-hari seperti kegemukan, hipertensi, dan diabetes militus (DM) tanpa disadari dapat menjadi faktor risiko penyebab terjadinya kerusakan kognitif pada otak. Anak muda zaman sekarang menyebutnya lemah otak alias otak tak lagi berfungsi baik ditandai dengan mudah lupa/pikun, tak bisa berpikir dengan baik. Dan bila kondisi ini dibiarkan terus menerus, akan mempercepat terjadinya demensia (pikun) pada orang usia lanjut.Dr. dr. Czeresna Heriawan Soejono, SpPD, KGer menjelaskan bahwa sejumlah faktor risiko di atas sebenarnya dapat diantisipasi dengan pendekatan farmakologi dan non-farmokologi."Misalnya saja dengan mengurangi asupan haram, asupan makanan berlemak, perencanaan makan, dan latihan fisik. Dan tentunya, mengonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari," kata Dr. Heriawan menjelaskan.Maka itu, dalam acara 'Demensia: Bisakah Kita Mengurangi Risikonya?' di Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda, HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, ditulis pada Kamis (11/9/2014), Direktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menerangkan bagaimana penatalaksanaan terhadap sejumlah faktor risiko yang menyebabkan terjadinya suatu kondisi penurunan fung [...]

Tanpa Air Manusia Bisa Hidup Seminggu

Tanpa Air Manusia Bisa Hidup Seminggu

Setiap kecelakaan pesawat di lautan umumnya disebut ditching. Kondisinya pun khusus karena setiap korban akan dihadapkan untuk tetap hidup di laut, baik itu hidup di atas perahu karet atau di perairan terbuka.Sebuah perahu karet bisa meningkatkan peluang hidup seseorang karena mereka cenderung lelah melangkah di air, kemungkinan diserang hiu juga berkurang, dan perahu menarik ikan dan burung sebagai sumber makanan.Tak hanya itu, perahu karet seringnya dilengkapi dengan kit pertolongan pertama, air minum, kanopi untuk melindungi penumpang. Yang perlu diperhatikan, tidak semua pesawat membawa perahu karet.Orang-orang yang cukup beruntung berada di perahu karet tetap menghadapi tantangan yang menakutkan, terutama dehidrasi dan kelaparan.Tubuh manusia membutuhkan air untuk bertahan hidup, dan beberapa orang bisa selamat lebih dari seminggu tanpa air. Suhu, kelembaban, dan ukuran tubuh serta kesehatan individu bisa memperpanjang atau memperpendek waktu kelangsungan hidup tanpa air. Manusia membutuhkan makanan dan air untuk bertahan hidup. Seorang manusia bisa hidup lebih dari tiga minggu tanpa makanan (Mahatma Gandhi bertahan 21 hari dengan kelaparan), tapi untuk air menjadi cerita yan [...]

Ganja Dilegalkan di Kota New York

Ganja Dilegalkan di Kota New York

Tanpa gembar gembor, Sabtu 5 Juli lalu Gubernur New York, Cuomo menandatangani undang-undang yang melegalkan mariyuana untuk tujuan medis. Hal ini sebelumnya telah disetujui senat dan majelis pada rapat legislatif di bulan Juni. Seperti yang dilansir dari laman Daily News, Selasa (8/7/2014), penandatangan ini membuat New York jadi negara bagian ke 23 di Amerika Serikat yang melegalkan mariyuana untuk pengobatan. Paling tidak butuh 18 bulan lagi agar hal ini berjalan karena kini Departemen Kesehatan di sana sedang menyusun peraturan rinci tentang pembuatan maupun distribusi produk berbahan mariyuana. Dalam undang-undang ini memungkinkan ganja untuk mengobati 10 penyakit serius. Diantaranya kanker, HIV dan AIDS, lou gehrig, parkinson dan huntington, epilepsi, beberapa cedera tulang belakang dan sklerosis. Para dokter yang meresepkan obat dengan bahan mariyuana sebelumnya akan dilatih dan disertifikasi oleh negara. Pasien yang akan mendapatkan pengobatan dengan cara ini pun harus mendaftar terlebih dahulu ke negara. Dalam undang-undang tersebut juga disebutkan bahwa negara bagian hanya memberikan izin terhadap lima perusahaan. Masing-masing perusahaan tersebut hanya diizinkan men [...]

Cerdaskan Masyarakat Lewat 500 Rumah Pintar

Cerdaskan Masyarakat Lewat 500 Rumah Pintar

Lewat program Indonesia pintar, Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) tahun ini akan mendirikan 500 Rumah Pintar di seluruh Indonesia.SIKIB bekerja sama dengan beberapa pihak swasta untuk merealisasikan rumah pintar. "Saat ini sudah ada 368 rumah pintar dan tahun ini sedang dilakukan penambahan rumah pintar hingga berjumlah 500 rumah pintar di seluruh Indonesia," kata Pembina SIKIB, Hj. Ani Yudhoyono di Jakarta, Rabu (22/1/2014).Ani menyebutkan, rumah pintar merupakan sarana dan prasarana pendidikan non formal yang diakui pemerintah. Tujuan utama program ini adalah mewujudkan masyarakat berpengetahuan, sejahtera dan beradab."Untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat terutama perempuan dan anak bangsa, SIKIB bersama beberapa pihak berupaya semaksimal mungkin untuk memperluas akses pendidikan dan kesehatan lewat program-program kami," kata Ketua II SIKIB, Ratna Djoko Suyanto.Rumah pintar, menurut Linda Agum Gumelar yang juga menjadi anggota SIKIB, merupakan sarana untuk memberdayakan masyarakat dan wadah berbagai kegiatan mulai dari pendidikan anak usia dini, remaja, kaum perempuan juga kelompok lanjut usia.Melalui rumah pintar ini, para ibu SIKIB berharap masya [...]

Beredar Usus Ayam dan Tahu Berformalin

Beredar Usus Ayam dan Tahu Berformalin

Jelang bulan Ramadan, Pemerintah Kota Bogor melakukan razia pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kecurangan yang dilakukan para pedagang pasar dalam menjual barang dagangannya. Dalam razia ini petugas menemukan bahan makanan yang mengandung zat berbahaya. Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, zat berbahaya yang ditemukan ada dalam bahan makanan yakni seperti rodamin atau zat pewarna dan formalin. Zat rodamin sendiri ditemui terdapat di kerupuk, sedangkan formalin ditemukan di tahu dan usus ayam.?Tadi sudah diperiksa tapi nanti kita lakukan pengecekan dulu di laboratorium. Ada beberapa tadi kita temukan zat-zat terlarang sepertinya. ya, seperti formalin dan rodamin,? katanya saat ikut dalam razia di Pasar Kenon Kembang Kota Bogor, Jumat (27/6/2014). Bima Arya menambahkan, selain penemuan zat terlarang. Ditemukan juga sejumlah kenaikan pada harga bahan pokok, tercatat 11 komoditas mengalami kenaikan seperti telur, ayam dan lainnya. Namun pihaknya sudah menginstruksikan kepada Dinas Perdagangan untuk melakukan stabilisasi terhadap harga bahan pokok.?Kita akan lakukan sidak pasar terus untuk memantau harga kebutuhan masyarakat. Ya kita temukan juga ada 11 komoditas y [...]

Saat Abu Vulkanik Menumpuk di Paru-paru

Saat Abu Vulkanik Menumpuk di Paru-paru

Abu vulkanik Gunung Kelud yang menyelimuti sebagian besar jalanan di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta, bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Bahkan abu vulkanik bisa menumpuk di paru-paru jika terpapar selama berminggu-minggu.Ahli Paru-paru RS Persahabatan, Divisi Penyakit Paru Akibat Kerja dan Lingkungan Departemen Pulomonologi FKUI, dr Agus Dwi Susanto SpP (K), menjelaskan, ada dua dampak yang muncul jika terpapar abu vulkanik."Dampaknya itu akut dan kronik," kata dr Agus saat dihubungi Health Liputan6.com, Jumat (14/2/2014).1. Dampak akutDebu masuk melalui napas yang terjadi adalah iritasi. Iritasi ini bisa pada hidung, tenggorokan, hingga saluran napas bawah."Kalau iritasi membuat sekresi seperti lendir, ingus, bersin-bersin, tenggorokan panas, gatal, dan batuk-batuk. Kalau iritasi terjadi pembengkakan pada saluran dan napas jadi sesak karena penyempitan saluran napas," kata dr Agus.2. Dampak kronikDampak ini terjadi bila terpapar lama lebih dari dua minggu hingga berbulan-bulan seperti: Penurunan fungsi paru-paru Bisa terjadi penyakit paru-paru kronik Menyebabkan penumpukan debu di paru-paru, saluran napas. Jika sudah menumpuk terjadi penyakit Pneumokonioses Gunung [...]

Ini Resep agar Bayi-bayi Tak Gampang Meninggal Akibat Diare

Ini Resep agar Bayi-bayi Tak Gampang Meninggal Akibat Diare

Berdasarkan data dari UNICEF Commiting to Child Survival: A Promise Renewed Progress Report 2013, angka kematian balita di Indonesia mencapai 152.000 di tahun 2013. Salah satu penyakit utama penyebab kematian adalah diare. Padahal penyakit ini dapat dicegah dengan tindakan mudah dan relatif murah salah satunya dengan kebiasaan cuci tangan pakai sabun. "Menurut sebuah penelitian mencuci tangan dengan sabun bisa menurunkan risiko kematian akibat diare hingga 50 persen," terang dokter Ariani Dewi Widodo, SpA pada kesempatan 'Menuju 70 Juta Tangan Indonesia Sehat' yang digagas brand Lifebuoy pada Rabu (23/10/2014). Berbeda dengan mencuci tangan biasa, mencuci tangan pakai sabun bisa mematikan kuman, bakteri, patogen apabila dibilas pada air yang mengalir terang dokter Ariani. Oleh karena itu, pastikan orangtua untuk mengajak dan memberi contoh anak-anak sedari dini melakukan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir pada sebelum dan sesudah makan, setelah memegang benda kotor, dan setelah dari toilet. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *