Libur Natal dan Tahun Baru, Waktunya Perbaiki Kualitas Tidur

061847300_1418289823-Kids-sleep-with-parents.jpg

Jelang libur panjang natal dan tahun baru, mungkin menjadi waktu yang tepat mendapatkan kualitas tidur. Bukan tanpa alasan, karena kualitas tidur merupakan elemen penting gaya hidup sehat.

Seperti disampaikan psikolog tidur Profesor Dorothy Bruck bahwa tuntutan belanja Natal, pesta akhir tahun dan masalah kerja biasanya membuat seseorang kurang tidur.

“Jumlah rata-rata tidur orang dewasa normalnya adalah 7,2 – 7,3 jam. Masalahnya yang sering terjadi, ketika kita seseorang terbangun, dia tidak bisa tidur lagi. Jadi, akhir tahun ini mungkin menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas tidur,” kata Bruck, seperti dikutip ABC, Rabu (17/12/2014).

Bruck menerangkan, ketika kita tidur, maka bagian-bagian tertentu dari otak akan menjaga jumlah oksigen dan glukosa daripada Anda terjaga. Maka itu, tidur sama pentingnya dengan makanan sehat dan olahraga.

“Saya pikir orang harus memprioritaskan tidur lebih banyak,” ungkapnya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Sepertiga Kasus Aborsi Dilakukan Siswi SMA

Sepertiga Kasus Aborsi Dilakukan Siswi SMA

Pro dan kontra mengenai pentingnya pendidikan seks bagi remaja terus didengungkan. Apalagi, berbagai kasus kekerasan seksual pada anak dan remaja terus meningkat. Data Komisi Nasional Anak mencatat, jumlah pengaduan kekerasan anak meningkat 60 persen dari 2012-2013. Secara spesifik, 58 persen diantaranya adalah kekerasan seksual. Tak hanya itu, pergaulan bebas di kalangan remaja masih terjadi dan ujung-ujungnya remaja nekat melakukan aborsi.Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa dari 2,4 juta aborsi pada tahun 2012, dilakukan remaja usia pra nikah atau tahap SMP dan SMA. Lantas perlukah pendidikan seks bagi remaja? Sebuah LSM Rutgers WPF yang bergerak dalam bidang pendidikan kesehatan reproduksi, seksualitas dan hak asasi manusia mengembangkan modul pendidikan seks untuk anak TK sampai SMA serta untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).Khusus untuk SMA, programnya dinamai DAKU (Dunia Remajaku Seru). Modul pendidikannya terdiri dari 15 pokok bahasan seperti perubahan emosi, perubahan bentuk tubuh, perjuangan hak, seksualitas dan cinta, kehamilan, penyakit menular seksual hingga masa depan dan impian remaja.Kepala p [...]

Kasus Meningkat, Sulbar Butuh Bangun RS Khusus Narkoba

Kasus Meningkat, Sulbar Butuh Bangun RS Khusus Narkoba

Rumah sakit khusus penderita/korban narkotika dan obat terlarang (narkoba) butuh dibangun di Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka menyukseskan tahun penyelamatan narkoba. Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sulbar, Yusran Rivai di Mamuju, Selasa, mengatakan, rumah sakit narkoba perlu dibangun di Sulbar karena itu sangat penting mengingat tingginya pengguna narkoba di Sulbar. Ia mengatakan, pemerintah di tingkat Provinsi diminta mendukung dibangunnya rumah sakit untuk merehabilitasi pengguna narkoba di Sulbar, agar jumlah pengguna narkoba di Sulbar dapat ditekan. "Pemerintah pusat telah meminta daerah agar membangun rumah sakit rehabilitasi narkoba, dan kami telah meminta seluruh Gubernur di Indonesia mendukung program itu," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/5/2014). Menurut dia, sebaiknya pembangunan rumah sakit rehabilitasi narkoba ketika dibangun di Sulbar ditempatkan di wilayah kepulauan yang sulit dijangkau, itu akan mencegah peredaran narkoba. Ia berharap tahun penyelamatan narkoba dapat sukses di Sulbar, melalui partisipasi seluruh pihak. Ia mengatakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat sebanyak 11.151 penduduk Sulbar merupakan pecandu, yang butuh me [...]

Obat Ilegal Temuan BPOM Senilai 31,66 Miliar Rupiah

Obat Ilegal Temuan BPOM Senilai 31,66 Miliar Rupiah

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia berhasil menemukan obat ilegal, obat tradisional ilegal termasuk mengandung bahan kimia obat (BKO), dan kosmetik ilegal di 154 sarana produksi dan distribusi dengan nilai keekonomian mencapai Rp 31,66 miliar."Dengan rincian 173 item obat ilegal, 1.520 item obat tradisional ilegal termasuk mengandung bahan kimia obat, dan 1.963 item kosmetik ilegal. Total 3.656 item," kata Ketua BPOM RI, dr. Roy Sparringga, M. App. Sc di Aula Gedung C Badan Pengawasan Obat dan Makan, Jl. Percetakan Negara Nomor 2, Jakarta, Kamis (11/9/2014)Dari 3656 item tersebut, Roy merinci bahwa sejumlah produk ada yang lokal dan ada pula yang import. Untuk lokal, jumlahnya mencapai 1.499 item, dan impor mencapai 2.157 item."Kami masih ingin mendalami lagi karen produk-produk yang diklaim produk luar negeri (impor) mugkin juga bisa diproduksi di dalam negeri. Sebab, modus operasi balakangan tampak seperti itu," kata Roy menerangkan.Roy menjelaskan bahwa pemberantasan peredaran obat, obat tradisional, dan kosmetik ilegal ini dilakukan melalui operasi STORM V, yang merupakan operasi internasional dengan sarana sediaan farmasi ilegas yang digagas oleh Inter [...]

Tahun Ini, 117 Jemaah Haji Meninggal

Tahun Ini, 117 Jemaah Haji Meninggal

Wakil Menteri Kesehatan RI Ali Gufron menyatakan bahwa hingga hari ini, 6 Oktober 2014, jemaah haji yang meninggal dunia berjumlah 117 orang. "Jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi 109 orang, sedangkan yang meninggal saat di embarkasi ada 8 orang," terang Ali Gufron di kantor Kementerian Kesehatan RI Jakarta (6/10/2014). Lebih lanjut Gufron menjelaskan bahwa 50 persen penyebab kematian jemaah haji di Arab Saudi disebabkan oleh penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung, pembuluh darah, dan stroke. Disusul penyakit yang terkait pernapasan sekitar 18 persen. Dibandingkan data tahun 2013 dengan jumlah hari yang sama kematian jemaah haji berada pada angka 86 orang. "Jemaah haji dengan risiko tinggi pada tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun kemarin," terang Gufron. Pada tahun 2013 sendiri jumlah jemaah haji dengan risiko tinggi sakit serta usia lansia dan usila lansia sakit berjumlah 87.203 jemaah calon haji. Sedangkan di tahun 2014 ini jemaah haji dengan risiko tinggi mencapai 117.718 orang. Dalam konferensi pers kali ini Gufron menerangkan bahwa virus Ebola dan MERS yang ditakutkan hingga saat ini tidak terdeteksi menyebar dalam pelaksanaan jemaah haji tahun ini. [...]

Sanitasi Air Bersih Masih Jadi `PR ` Bersama

Sanitasi Air Bersih Masih Jadi `PR ` Bersama

Meski target MDGs (Millennium Development Goals) akan berakhir pada 2015, ternyata masih banyak persoalan yang masih belum bisa dituntaskan oleh pemerintah. Salah satunya adalah masalah sanitasi air bersih.Seperti disampaikan Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs, Prof.Dr.dr.Nila Moeloek, SpM (K) bahwa masalah akses air bersih dan sanitasi dasar termasuk dalam tiga target tujuan pembangunan millenium yang masih memerlukan kerja keras untuk dicapai pada 2015."Persoalan air bersih menghadapi sejumlah tantangan seperti pesatnya pertumbuhan populasi, adanya kesenjangan antara desa, kota dan antar propinsi, ditambah pola perilaku manusia yang merusak lingkungan," kata Nila saat diskusi pembangunan MDGs di kampus Unika Atma Jaya, Jakarta, Senin (17/2/2014).Nila menilai, buruknya sanitasi akan menimbulkan permasalahan kesehatan mendasar yang pada akhirnya akan memengaruhi kesejahteraan masyarakat."Meski demikian, kami tetap optimis untuk mengupayakan kemitraan yang sinergis, strategis dan out of the box untuk mengedukasi masyarakat, merehabilitasi atau membangun infrastruktur dan mewujudkan ketersediaan air bersih melalui teknologi tepat guna," jelasnya.Untuk itu, Nila menyampaikan penting [...]

Kemkes Tolak RUU Pertembakauan

Kemkes Tolak RUU Pertembakauan

Pergulatan aturan mengenai tembakau sepertinya masih menjadi isu hangat di akhir pemerintahan SBY. Ketika dunia sedang heboh menandatangani perjanjian internasional Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) justru mengajukan Rangkaian Undang-undang Pertembakauan dengan dalih FCTC mengancam petani tembakau. Menanggapi hal tersebut, dengan tegas, Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Ditjen PP dan PL Kementerian Kesehatan RI Ekowati Rahajeng mengatakan, semua kementerian saat ini telah menyampaikan penolakan RUU Pertembakauan secara resmi melalui surat yang dilayangkan kepada Presiden SBY. "Semua Kementerian sepakat untuk menolak RUU Pertembakauan tersebut. Kami dari Kemenkes yang ditunjuk menjadi koordinatornya. Dari UU itu lebih banyak berbahaya bagi kesehatan masyarakat," kata Ekowati disela-sela acara FCTC versus RUU Pertembakauan di Hotel Gran Sahid, Jakarta, Selasa (26/8/2014). Di acara yang sama, Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Dr. Kartono Mohammad juga mengaku heran dengan pengajuan RUU Pertembakauan yang kini telah diajukan pada Presiden SBY. Menurutnya, banyak yang janggal. "Dalam naskah RUU ter [...]

Para Penggemar Bola, Waspadai Ini Saat Main Bola!

Para Penggemar Bola, Waspadai Ini Saat Main Bola!

Terlalu banyak memberikan tekanan pada pangkal paha atau otot paha dapat mengakibatkan robek atau regangnya bagian tersebut. Jika Anda gemar berolahraga yang melibatkan banyak lompatan dan berlari, tidak menutup kemungkinan akan mengalami sakit terlalu lama di bagian pangkal paha.Dikutip dari Health Me Up, Jumat (20/6/2016), menurut statistik, kondisi seperti ini 10 persen kerap dialami para pemain hoki profesional. Cedera yang dapat berakibat fatal ini juga sering dialami pemain sepak bola. Ada pun gejalanya, sebagai berikut Nyeri pada pangkal paha dan di bagian dalam paha Nyeri di pangkal paha dan bagian dalam paha Rasa sakit dan rasa tidak nyaman saat berjalan Rasa tidak nyaman ketika Anda menekan kaki Anda bersama-sama atau memisahkannya. Jika kondisi yang dialami Anda sudah sangat parah, maka di bagian tersebut akan terasa sangat menyakitkan dan membuat Anda frustasi. Bahkan kabar buruknya, diperlukan waktu yang cukup lama untuk menyembuhkan cedera parah ini.PerawatanIstirahatHal paling sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menyembuhkan bagian selangkangan Anda ini adalah dengan segera menghentikan segala aktivitas dan beristirahalah. Cobalah untuk tidak melakukan akt [...]

SS Belum Juga Diperiksa, Dokter Forensik Diminta Jadi Saksi

SS Belum Juga Diperiksa, Dokter Forensik Diminta Jadi Saksi

Dokter forensik akan dihadirkan sebagai saksi atas kasus yang menimpa mahasiswi RW, korban kasus asusila penyair Sitok Srengenge. Menurut rencana, akan dilaksanakan pada Senin (10/2/2014) ini."Rencananya itu hari ini, kalau tidak, ya besok (Selasa)," kata Pengacara RW, Ifa Kusuma kepada Health Liputan6.com, ditulis Senin (10/2/2014)Menurut RW, dengan dipanggilnya dokter forensik, tidak ada alasan bagi polisi untuk menunda pemanggilan Sitok Srengenge. Pasalnya, sejak kasus ini dipolisikan beberapa bulan lalu, pelaku belum juga dipanggil pihak kepolisian untuk diperiksa."Seharusnya SS sudah dipanggil untuk diperiksa. Hanya saja, sampai hari ini belum juga terlaksana. Maka itu, kami menganggap polisi lamban dalam menangani kasus pelecehan seksual seperti ini," kata Ifa menambahkan.Menurut Ifa, dengan alat bukti serta pemeriksaan saksi yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu, sudah sepantasnya SS diperiksa dan dijatuhi hukuman. Untuk itu polisi diminta tegas dalam menangani kasus ini."Kurang apalagi coba? Dalam BAP, dua korban selain RW juga sudah dipanggil, untuk menentukan kasus yang menimpa RW," kata Ifa menjelaskan.RW merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indo [...]

5 Mitos Terkait Botox yang Harus Diketahui

5 Mitos Terkait Botox yang Harus Diketahui

Botulinum toxin atau dikenal dengan botox identik dengan antipenuaan yang selalu ditakutkan oleh kaum wanita. Kandungan botox adalah protein murni yang bila disuntikkan ke sejumlah otot tertentu, akan membuat otot-otot menjadi lebih kencang.Sebelum memutuskan untuk melakukan botox, ada baiknya kita untuk mengetahui mitos apa saja yang berkaitan dengan botox, seperti dikutip dari Health Me Up, Kamis (18/12/2014)1. Akan melakukan botox saat menginjak usia 50 tahunSebenarnya tidak diketahui kapan waktu yang pas untuk melakukan botox. Masing-masing individu dengan usia yang berbeda, memiliki garis yang dianggap mengganggu di sekitar wajah. Garis-garis ini akan berkembang ketika otot wajah digunakan untuk cemberut, dan akan hilang ketika wajah dalam keadaan santai.Nah, ketika wajah dalam keadaan santai masih terdapat garis-garis tersebut, mungkin itu saatnya untuk melakukan botox. Namun yang harus diketahui adalah bahwa botox tak sepenuhnya menghilangkan kerutan tersebut, melainkan hanya 50 persen.Botox pun dapat digunakan untuk menentukan garis rahang, mengangkat alis, dan membuat hidung tampak lebih kecil. 2. Jumlah suntikanKerja dari botox adalah melemaskan otot-otot di wajah d [...]

Bahaya Tersimpan di Balik Alat Cuci dari Oyong Kering

Bahaya Tersimpan di Balik Alat Cuci dari Oyong Kering

Pernah dengar istilah Luffa (Looffah)? Luffa atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama oyong yang dikeringkan seringkali dibuat untuk peralatan mandi. Serat kering berwarna keemasan ini bentuknya bermacam-macam, mulai dari sikat, sandal hingga sponge untuk menggosok tubuh.Jika sebelumnya, mungkin Anda mengetahui Luffa berguna untuk mengangkat sel mati. Tapi belum lama ini ahli mikrobiologi dariUniversitas Cornell Prof. Esther Angert, Ph.D. mengungkapkan, luffa justru bisa membahayakan Anda."Kulit yang Anda gosok menggunakan Luffa bisa membuat bakteri terjebak dalam semua sudut dan celah dari matriks fibrosa luffa tersebut. Yang jadi masalah, kebiasaan menggunakan luffa setelah digunakan dan masih basah ini yang tidak disarankan untuk digunakan. Apalagi kamar mandi yang cenderung lembap dan tidak banyak sirkulasi udara bisa menjaditempat favorit bakteri berkembang biak," katanya, seperti ditulis Huffingtonpost, Minggu (3/8/2014).Dokter kulit bersertifikat di New York, Dr Michele Hijau, MD juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, "setiap kali luffah menjadi basah dan tidak kering, organisme tumbuh dan berkembang. Alhasil, bakteri yang menempel di luffah kembali tersebar pada tubuh [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *