Makan Nasi Itu Boleh Saja, Asal…

024332000_1415170252-nasi.jpg

Pengetahuan yang begitu minim, membuat segelintir orang menghindari untuk mengonsumsi karbohidrat, terlebih bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau diet. Takut gemuk adalah alasan utama mereka menghindari karbohidrat.

Menurut Ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rahmi Dwi Hapsari, S. Si. T, S.Gz, karbohidrat merupakan sumber penting yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama nasi. Bagaimanapun juga, tanpa karbohidrat tubuh tidak akan kuat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Yang tidak boleh itu bukan nasi atau sumber karbohidrat lainnya, melainkan penggabungan di antara keduanya. Misalnya, makan nasi `lauk`-nya mie. Atau nasi, mie dicampur kentang. Itu yang nggak boleh,” kata Rahmi ditulis Health-Liputan6.com Senin (24/11/2014)

Rahmi menyarankan untuk memilih sumber karbohidrat yang masih murni, dan minim proses pengolahan. “Tepung-tepungan yang halus, sudah melewati proses pengolahan cukup panjang, sehingga seratnya sudah sangat sedikit,” kata Rahmi.

Beras merah, lanjut Rahmi, merupakan sumber karbohidrat yang mengandung tinggi serat, karena minim proses pengolahan. Atau gandum, yang tak kalah sehat dari beras merah.

Intinya, Rahmi tidak manyarankan untuk menghilangkan karbohidrat dalam menu sehari-hari. Karbohidrat adalah sumber energi, yang akan membuat kita lemas bila tidak mengonsumsinya.

“Atau yang benar adalah menguranginya. Tapi, harus diingat juga, pengurangan di setiap individu berbeda-beda,” kata Rahmi.

Namun demikian, bila ingin memiliki berat badan ideal, jangan hanya berasal dari makanan yang disantap saja, melainkan juga aktivitas fisik berupa olahraga.

“Kalau anak-anak, tanpa disuruh pun mereka sudah melakukan aktivitas fisik, yaitu bermain. Sedangkan orang dewasa, harus membakar yang sudah dimakan dengan berolahraga,” kata Rahmi menekankan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
7 Cara Tampil Seksi Saat Perayaan Natal

7 Cara Tampil Seksi Saat Perayaan Natal

Dapat mengenakan gaun atau busana cantik saat perayaan Natal jadi dambaan para perempuan di hampir seluruh dunia. Perempuan di London, telah melakukan sejumlah program pelangsingan, sebulan sebelum perayaan Natal itu tiba.Dalam jajak pendapat yang dilakukan pada 2.000 orang perempuan dewasa, sepertiga di antara mereka mengaku akan tetap berusaha langsing sampai setelah perayaan Natal dan Tahun Baru. Sisanya, berusaha agar dapat melakukan itu.Ahli Gizi sekaligus Konsultan Kesehatan para Selebritis, Lucy Wyndham-read, mengatakan, sulit untuk berpikir saat perayaan Natal. Namun, mereka berusaha dapat tampil maksimal, dengan mengubah pola hidup dan pola makan beberapa hari sebelum perayaan Natal.Berikut saran yang diberikan Lucy, yang dapat ditiru oleh banyak perempuan agar tampil langsing dan cantik saat perayaan Natal, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (14/11/2014);1. Berjalan kaki sedikit lebih cepat merupakan cara bagus untuk membakar beberapa kalori. Untuk itu, berjalanlah dengan kecepatan 4 mil per jam, karena dapat membantu membakar kalori lebih cepat.2. Saat di kantor, atur waktu setiap 20 menit atau 30 menit sekali untuk berdiri dari kursi, dan melakukan gerakan ringan selama [...]

Diet Dash Cegah Tekanan Darah Melonjak

Diet Dash Cegah Tekanan Darah Melonjak

Tidak memiliki gejala yang berakibat pada kematian membuat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi begitu menakutkan. Beragam cara pun dijalani, agar kita terhindar dari kondisi ini. Salah satunya dengan diet dash.Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Rumah Sakit Mayapada Jakarta, dr. Ika K Dhanudiroto, SpPJ menjelaskan, diet dash memang dianjurkan untuk dilakukan terlebih bagi para penderita hipertensi. Dengan diet ini, pasien akan mampu menurunkan tekanan darah menjadi normal, dan jauh dari risiko akan mengalaminya."Diet ini tidak hanya fokus pada satu elemen saja, tapi semuanya diperhatikan. Mulai dari karbohidrat, vitamin, sampai mineral," kata Ika menjelaskan dalam seminar bertajuk `Jakarta Cardiovascular Summit 2014`, The Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Sabtu (17/5/2014)Pelaku diet dash, lanjut Ika, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan buah-buahan, sayuran, rendah lemak, dengan biji-bijian. Bahkan, pelaku diharus untuk mengonsumsi 4 sampai 5 porsi buah dan sayur setiap harinya.Dengan begitu, jumlah serat dalam tubuh akan sangat besar, dan lemak yang masuk ke dalam tubuh pun akan rendah. "Untuk memenuhinya, karbohidratnya lebih fokus pada gandum, [...]

Perempuan yang Senang Makan Buah & Sayuran Jantungnya Sehat

Perempuan yang Senang Makan Buah & Sayuran Jantungnya Sehat

Kaum Hawa yang senang makan buah-buahan dan sayur-sayuran berbahagialah karena jantung Anda sehat. Sebuah penelitian menemukan, makan buah-buahan bisa mengurangi berkembangnya plak di arteri mereka pada 20 tahun kemudian dibandingkan yang jarang makan buah-buahan di masa dewasanya.Penumpukan plak bisa menyebabkan penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Anehnya, temuan ini tak menunjukkan manfaat yang sama pada pria."Temuan ini mengonfirmasi konsep bahwa perkembangakn plak merupakan proses seumur hidup dan proses itu bisa diperlambat dengan diet sehat di usia muda," kata Ahli Jantung di Minneapolis Heart Institute di Amerika Serikat, Michael D. Miedema, seperti dilansir Health.India, Senin (31/3/2014).Penelitian ini dilakukan terhadap 2.508 peserta dan dilihat hubungan antara asupan buah dan sayuran pada orang dewasa dengan kalsifikasi arteri koroner pada 20 tahun kemudian.Hasilnya, perempuan yang mengonsumsi delapan hingga sembilan porsi buah dan sayuran dalams ehari untuk diet 2.000 kalori di usia 20 tahunan sebanyak 40 persen lebih rendah memiliki kalsifikasi plak di arteri pada usia 40 tahun.Buah-buahan seperti apel, pisang, dan delima tinggi kandungan warna kuning dan m [...]

Karbohidrat Bikin Panjang Umur?

Karbohidrat Bikin Panjang Umur?

Sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Sidney, Australia menyebutkan bahwa mengonsumsi karbohidrat tinggi dan rendah protein bisa memperpanjang usia. Dilansir dari laman News, Senin (10/3/2014), karbohidrat yang diketahui dapat mempercepat proses penggemukan ternyata bisa memperlama usia lima puluh persen lebih panjang. Meski penelitian ini baru diujicobakan pada tikus, tapi penulis studi, Profesor David Le Couteur mengatakan bahwa umur tikus yang kelebihan berat badan kemudian diberi makanan berkarbohidrat tinggi dan rendah protein hidupnya cenderung lebih lama dibanding yang melakukan diet rendah karbohidrat dan lemak. "Hasil penelitian kami menunjukkan diet vegetarian lebih baik walaupun penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism, menunjukkan bahwa umur dapat diperpanjang dengan memanipulasi makronutrient (karbohidrat, lemak, protein) dalam makanan," kata Profesor Le Couteur. Yang menarik, ketika Le Couteur ditanya apakah manusia lebih memilih langsing atau hidup lebih lama, Ia menjawab bahwa tujuan evolusi adalah tumbuh dan berkembang biak, bukan untuk hidup lebih lama. "Diet protein tinggi mungkin lebih berguna untuk pertumbuhan dan reproduksi. Stu [...]

Diet Jus Buah Disalahkan Ahli Kesehatan

Diet Jus Buah Disalahkan Ahli Kesehatan

Adanya penelitian terbaru mengenai manfaat segelas jus buah, ternyata banyak membuat perubahan kebiasaan hidup sehat. Contohnya saja, dulu kita mengenal bahwa minum jus buah itu menyehatkan. Tapi sekarang, ahli kesehatan menilai, minum jus tidak boleh dikonsumsi lebih dari satu gelas sehari. Selain karena kandungan gula yang tinggi pada buah, kebiasaan masyarakat Indonesia yang minum jus ditambah gula dapat meningkatakkan risiko diabetes di usia dewasa. Para ahli kesehatan di Inggris bahkan menyebut jus buah yang dikonsumsi saat diet hanyalah sebagai bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Dalam arti, jus buah dapat membuat remaja berusia 11-19 tahun mengonsumsi 42 persen gula lebih banyak dari yang direkomendasikan. Sedangkan usia dewasa yang sering mengonsumsi jus, berisiko mengalami diabetes dan stroke. Hasil penelitian tersebut dilakukan oleh National Diet and Nutrition Survey. Ilmuwan menemukan, anak-anak berusia 10 tahun kebawah kebanyakan telah melebihi batas konsumsi harian gula yang direkomendasikan sebesar 34 persen. Sumber utamanya seperti gula, jus buah, minuman ringan, sereal bar, biskuit dan kue. Survei yang melibatkan 4.000 orang dewasa dan anak-anak antara 200 [...]

Sedang Menyusui Kok Hamil, Harus Bagaimana?

Sedang Menyusui Kok Hamil, Harus Bagaimana?

Kaum ibu yang memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif kerap tak menyadari dirinya tengah berbadan dua lagi. Mungkin ini disebabkan menstruasi yang berhenti dalam beberapa bulan. Akibatnya, sang ibu kewalahan mengatur kebutuhan gizi untuk buah hati yang telah dilahirkan dan yang ada di dalam kandungannya.Menurut Dokter Spesialis Kandungan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Dr. Febriansyah Darus, SpOG(K), kebutuhan gizi yang harus diterapkan sama saja seperti kehamilan biasanya, tanpa harus ada yang diistimewakan."Kebobolan setelah melahirkan itu memang wajar. Untuk memenuhi kebutuhan gizinya, sama saja seperti yang sebelumnya. Tak perlu ada yang diisitimewakan," kata Febriansyah menjelaskan dalam acara 'Kesiapan Nutrisi Serta Dukungan Tepat Sejak Persiapan Kehamilan Penting Untuk Kesehatan Masa Depan' di Rumah Imam Bonjol, Jalan Imam Bonjol No. 66, Menteng, Jakarta, ditulis Selasa (25/2/2014)Namun, yang harus diperhatikan adalah berat badan ibu yang masih belum turun secara maksimal. Itulah yang harus turut diperhatikan juga. [...]

Sedot Lemak Bisa Akibatkan Kematian?

Sedot Lemak Bisa Akibatkan Kematian?

Ada bermacam cara menghilangkan lemak tubuh. Mulai dari yang alami seperti olahraga dan diet sampai melakukan operasi seperti sedot lemak. Tapi sebenarnya amankah prosedur sedot lemak mengingat banyak orang melakukannya. Menanggapi hal tersebut, Ahli diet, Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK mengungkapkan, sedot lemak memang efektif membuang lemak berlebih di beberapa daerah tubuh tertentu. Tapi bukan dilakukan pada perut karena dapat berisiko kematian. "Sedot lemak atau liposuction merupakan prosedur pengambilan lemak dibawah kulit atau subkutan. Tapi ada yang perlu diperhatikan, lemak yang diambil tidak boleh yang berada di bawah kulit perut karena dapat menimbulkan inflamasi. Lemak perut itu menutupi usus hati, hanya bisa dihilangkan dengan olahraga dan mengurangi makan," katanya, seperti ditulis Jumat (11/7/2014). Pengambilan lemak subkutan sendiri, kata Samuel, memang cenderung dilakukan wanita untuk mengubah penampilan. Sehingga sedot lemak hanya boleh dilakukan di kulit lengan atau paha. Begitu juga dengan jumlah lemak yang boleh diambil, tidak lebih dari 5 kilogram. "Dokter bedah itu hanya bisa sedot lemak sampai 5 kilogram. Kalau ada yang mengklaim bisa lebih dari itu, pas [...]

Ingin Langsing? Perpanjang Durasi Tidur di Akhir Pekan

Ingin Langsing? Perpanjang Durasi Tidur di Akhir Pekan

Memperpanjang durasi tidur di akhir pekan tidak hanya mampu membuat kita merasa jauh lebih rileks. Selain itu, juga dapat menurunkan bobot tubuh kita. Kok bisa?Para peneliti telah menemukan bahwa menambahkan waktu tidur, bahkan hanya 90 menit, dapat mengalahkan rasa lapar dan hasrat untuk mengonsumsi makanan berlemak.Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari University of Chicago didapatkan hasil bahwa orang dewasa muda yang mengalami kelebihan berat badan, dan beranjak untuk tidur lebih awal atau tinggal di tempat tidur lebih lama, mengalami penurunan nafsu makan sebanyak 14 persen. Dan sebanyak 62 persen tidak berkeingan untuk mengonsumsi camilan asin atau manis.Dengan adanya penemuan ini diharapkan dapat membantu memerangi epidemi obesitas di Inggris. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan, tidur dengan waktu yang terlalu sedikit, menyebabkan masalah berat badan, dan memengaruhi keseimbangan hormon yang membantu untuk menjaga nafsu makan.Sebelum menemukan hasil itu, para peneliti terlebih dulu mempelajari sepuluh orang pria dan wanita yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, serta memiliki usia antara 21 sampai 40 tahun dan memiliki waktu tidur rata-rata e [...]

Masak di Rumah, Kunci Utama Hidup Sehat

Masak di Rumah, Kunci Utama Hidup Sehat

Sebuah studi baru yang dilakukan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health Research melakukan riset bahwa pola hidup sehat paling efektif bila mengolah makanan sendiri di rumah. Seperti diberitakan Nydailynews, Jumat (21/11/2014), penelitian menunjukkan, makan di rumah bisa menghemat konsumsi kalori yang biasanya banyak didapat dari makan di luar.Penulis utama studi, Julia A. Wolfson, MPP mengungkapkan, ketika orang-orang memasak sebagian besar makanan mereka di rumah, biasanya konsumsi karbohidrat, gula dan lemak bisa dikendalikan sehingga mengurangi risiko berbagai macam penyakit. "Yang mengejutkan, studi ini juga menemukan bahwa orang-orang yang memasak di rumah setidaknya 6-7 malam per minggu jarang sakit," katanya.Wolfson mencatat, mereka yang memasak makan malam sekali atau sekali seminggu mengkonsumsi rata-rata 2.301 kalori, 84 gram lemak dan 135 gram gula per hari. Kendati demikian, Wolfson mengingatkan, penelitian yang dipublikasikan dalam American Public Health Association Annual Meeting and Exposition ini dilakukan pada mereka yang memasak bahan segar bukan makanan beku. [...]

4 Bahan yang Bikin Salad Jadi Tak Sehat

4 Bahan yang Bikin Salad Jadi Tak Sehat

Salad umumnya mengandung sayur-sayuran dan buah-buahan. Seharusnya makanan ini sehat tapi bisa menjadi lebih buruk dari cheesecake yang kalorinya supertinggi. Situs GeniusBeauty, Kamis (27/3/2014), melaporkan salad menjadi tidak sehat karena mengandung salah satu dari beberapa bahan ini:1. MayonesMembahas bahaya dari mayones saat ini seperti mengkritik si pirang dengan kebodohan dan kekanak-kanakannya. Tapi, penggunaan mayones tak hanya sebagai saus, tapi juga sebagai pengganti universal untuk setiap makanan. Saus itu berarti beberapa sendok teh di pinggir piring. Apabila Anda menggunakan banyak mayones, kalori yang terkandung di dalamnya meningkat sekitar tiga atau empat kali. Bahkan jika Anda hanya menggunakan kubis dan wortel dalam salad Anda.2. KentangKebiasaan menambahkan kentang rebus atau goreng di salad bisa berpengaruh ke kesehatan Anda. Kentang mengandung indeks glikemik yang tinggi.3. KejuAnda bisa memarut keju, memotongnya menjadi dadu, atau mencairkannya dalam saus salad. Anda bisa melakukan apapun yang Anda inginkan tapi ada sesuatu yang harus Anda tahu. 100 Gram keju mengandung 400 kalori. Padahal, orang sering menambahkan keju dalam jumlah besar.Pilih keju rendah le [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *