Makanan dan Minuman Harian yang Bisa Bikin Gemuk

kopi-pic.jpg

Makan menjadi kebutuhan hidup setiap individu. Sejumlah makanan bisa bermanfaat untuk kesehatan. Tapi, menurut para ahli gizi terkadang orang tak menyadari ada beberapa makanan yang bisa membahayakan. Contohnya saja, mengonsumsi sejumlah makanan tertentu tanpa disadari bisa menambah banyak kalori yang tak diperlukan.

Berikut beberapa jenis makanan yang bisa menambah berat badan Anda seperti dilansir GeniusBeauty, Sabtu (29/3/2014):

1. Kopi

Kopi sendiri tak mengandung kalori. Selain itu, minuman ini memiliki banyak sifat yang luar biasa. Namun, berbagai perasa bisa mengubah minuman pagi ini menjadi produk yang berbahaya.

Pernahkah Anda bertanya-tanya berapa banyak kandungan krim dan gula dalam secangkir kopi? Minuman yang ditawarkan di coffe shop terkadang mengandung setengah dari kalori harian orang dewasa (satu gelas besar).

2. Sup

Makanan ini sering direkomendasikan sebagai asupan makanan. Ini benar tapi hanya pada sup tertentu.

Sup tradisional buatan sendiri biasanya mengandung banyak kalori dan lemak.

Ahli Gizi percaya bahwa sup murni atau sup dengan susu merupakan musuh dari diet pelangsing. Hidangan ini cukup berlemak dan mengandung lebih dari 300 kalori per porsi. Apalagi jika sup disertai roti atau kerupuk, karena ini tak memperbaiki diet Anda.

3. Salad

Salad bisa menjadi ancaman bagi Anda. Beberapa penelitian menunjukkan, perempuan yang banyak makan sayuran setiap harinya bisa mendapat 60 persen lemak harian hanya karena salad dressing.

Apabila Anda menambahkan minyak nabati ke dalam salad dengan mentimun dan tomat, jangan heran jika Anda semakin menumpuk lemak di perut.

4. Buah kering

Biji-bijian tak mengandung air, yang membuatnya mengandung tinggi kalori. Contohnya saja kismis, apel kering, aprikot, dan sebagainya bisa menjadi bom kalori di tubuh. Jenis buah-buahan ini harus dimakan dalam jumlah yang sangat terbatas.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah makanan yang super sehat, sumber protein, dan vitamin. Tapi, itu hanya terjadi jika Anda makannya tak berlebihan per harinya (terkadang cukup makan 2-3 kacang per hari). Apabila Anda makan kacang sambil menonton televisi, Anda akan makan lebih banyak sehingga Anda mendapatkan lemak yang berlimpah.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Mau Cepat Langsing, Pilih Teh Hijau Panas atau Dingin?

Mau Cepat Langsing, Pilih Teh Hijau Panas atau Dingin?

Banyak penelitian menyebutkan bahwa teh hijau dapat menurunkan berat badan. Sayangnya, hal ini mungkin tidak berefek bagi masyarakat Indonesia karena banyak yang tidak paham kalau kebiasaan minum teh lebih sering menggunakan gula. Mengutip laman Womenshealth, Senin (30/6/2014), Ahli gizi, Keri Glassman kembali mengingatkan kita tentang kandungan teh hijau, epigallocatechin gallate yang dapat membantu menurunkan berat badan. - Teh hijau jangan ditambah rasa Hal pertama yang perlu Anda ketahui, kata Keri, manfaat teh hijau akan hilang bila ditambah rasa, termasuk gula. Teh yang diberi gula akan mengandung banyak kalori. Maka itu, hindari mengonsumsi teh hijau dengan tambahan gula atau pemanis buatan. - Teh hijau bukan sumber vitamin Saking banyak manfaatnya, teh hijau seringkali diartikan sebagai vitamin sehingga wanita rela tidak makan apapun dan mengganti makannya dengan minum teh hijau. Padahal menurut Keri, teh bukanlah pengganti makanan. Meski begitu, Keri mengungkapkan, teh hijau terbaik belum tentu berasal dari merek mahal. Yang terpenting, katanya, untuk mencari teh yang menggunakan bahan-bahan alami dan tidak memiliki pengawet buatan.- Manfaat teh hijau akan lebih maksim [...]

Sayuran Mentah yang Aman Buat Ibu Hamil

Sayuran Mentah yang Aman Buat Ibu Hamil

Wanita hamil terkadang mengidam makanan tertentu. Ada beberapa ibu hamil yang ingin sayuran mentah saat hamil. Padahal, mitos lama menyebutkan sayuran mentah tak bagus untuk janin.Tapi, penelitian menunjukkan bahwa ketika wanita hamil mengonsumsi sayuran mentah, ia mengambil lebih banyak protein dan mineral.Meski demikian, banyak sayuran mentah yang mengandung bakteri dan hemagglutinins , yang mengganggu fungsi sel darah merah dalam tubuh. Sebelum Anda mengonsumsinya, yang terbaik rendam dalam air garam agar menghilangkan dan membunuh kuman di dalamnya.Ada beberapa sayuran mentah yang masih aman dikonsumsi selama kehamilan seperti dikutip Boldsky, Rabu (26/2/2014):1. BrokoliBrokoli aman dikonsumsi selama kehamilan karena mengandung banyak vitamin yang baik untuk pertumbuhan janin .2. AsparagusDalam satu porsi asparagus, Anda memberikan janin Anda Sejumlah folat yang diperlukan untuk perkembangan otak.3. Kacang polongSesendok kacang polong mentah aman selama kehamilan. Kacang polong mentah mengandung folat, yang membantu memperkuat tulang janin.4. BayamBayam tak hanya kaya zat besi, tapi juga kaya folat yang diperlukan dalam perkembangan janin.5. KaleSama seperti bayam, kale juga m [...]

Kebiasaan Minum yang Bikin Gemuk

Kebiasaan Minum yang Bikin Gemuk

Jika selama ini Anda pikir hanya makanan yang dapat membuat gemuk, mungkin Anda keliru. Sebab menurut Ahli gizi bersertifikat dan pendiri 'Food Coach NYC' Dana James, M.S, kebisaan mengonsumsi minuman yang tidak tepat juga membuat tubuh gemuk.Coba saja perhatikan kebiasaan Anda selama ini, seperti dikatakan Dana pada Womenshealth, Jumat (29/8/2014) berikut ini:1. Minum jusDari satu sisi, minum jus dengan bahan-bahan alami seperti sayur dan buah memang bermanfaat bagi tubuh. Tapi minuman sehat ini bisa berubah menjadi racun bagi tubuh jika ditambahkan gula."Jus akan berubah menjadi minuman dengan ratusan kalori dalam satu porsi," kata Dana.Dana sendiri menyarankan untuk tetap mengonsumsi buah yang dipotong-potong kecil agar seratnya tidak hilang. Atau jika Anda ingin mencoba jus sayuran, cobalah mengkombinasikan dengan buah yang memiliki rasa manis seperti apel. 2. Tidak minum air putih yang cukupSecara khusus, hidrogen dalam minuman membantu melindungi tubuh Anda dari radikal bebas. Masalahnya, kebanyakan orang tidak cukup minum (2 liter sehari)."Jika Anda kurang minum, hal terburuk adalah tubuh Anda menjadi terbiasa dehidrasi. Anda akan merasa baik-baik saja, padahal dua persen [...]

Trik Bikin Pizza yang Nggak Bikin Gemuk

Trik Bikin Pizza yang Nggak Bikin Gemuk

Pizza kerap dikaitkan dengan makanan yang dapat menaikan berat badan, karena mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi. Tak heran bila pizza dihindari oleh mereka yang sedang berdiet. Membuat pizza sendiri di rumah pun tak jarang menemukan hambatan. Biasanya akan kebingungan menentukan pilihan, bahan apa saja yang cocok digunakan agar dari hal-hal yang selama ditakutkan."Kalau buat pizza sendiri di rumah, mungkin penggunaan mentega dan kejunya saja yang harus diganti atau dikurangi," Ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rahmi Dwi Hapsari, S. Si. T, S.Gz kepada Health-Liputan6.com ditulis Senin (24/11/2014)Selain susu, di pasar swalayan juga dijual keju untuk mereka yang sedang berdiet, atau jika terlalu mahal bisa menggantinya dengan keju yang low-fat dengan harga terjangkau. Pun dengan mentega, ada baiknya diganti dengan menggunakan margarin yang jauh lebih sehat dan aman bila dikonsumsi. Menurut Rahmi, mentega mengandung lemak yang jenuh karena berasal dari hewani. Bila dikonsumsi terlalu banyak, maka terjadi penumpukan lemak di dalam tubuh. Sedangkan margarin, berasal dari nabati (tumbuh-tumbuhan) yang mengandung lemak tak jenuh, dan sangat dianjurkan bagi mereka yang s [...]

Olahraga di Bulan Puasa Tak Bisa Bikin Langsing

Olahraga di Bulan Puasa Tak Bisa Bikin Langsing

Meski anjuran olahraga di bulan Ramadan terus dikampanyekan. Tapi perlu Anda ketahui bahwa olahraga sebelum berbuka, yang sering dianjurkan para ahli kesehatan bukanlah bertujuan menurunkan berat badan. Seperti disampaikan Pakar Gizi Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK yang ditemui di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bahwa konsep olahraga pada saat puasa bukan untuk diet tapi untuk mereka yang ingin tetap fit dan menjaga bobot tubuh agar tetap stabil."Berolahraga di bulan Ramadan itu untuk maintenance, bukan untuk turun. Kalau mau berat turun, harus diimbangi dengan pengurangan makan," kata Samuel, seperti ditulis Jumat (11/7/2014). Samuel menerangkan, untuk gampangnya, agar langsing selain olahraga juga perlu mengurangi seperempat porsi makan biasanya. Jadi Anda hanya makan tiga perempatnya saja. Nanti jika perut sudah bisa beradaptasi dengan kebiasaan seperti itu, lama-kelamaan, kurangi porsinya menjadi setengahnya. "Bulan puasa ini mestinya dijadikan kesempatan. Coba saja, siapa yang merasa cepat kenyang saat buka walau hanya minum air putih. Itu tandanya lambung Anda mulai mengecil. Ketika kita terbiasa makan dengan porsi sedikit dan bobot tubuh mulai berkurang, harus d [...]

Mau Langsing? Hindari 5 Kebiasaan Berikut

Mau Langsing? Hindari 5 Kebiasaan Berikut

Bingung mendapati mengapa berat badan Anda tak kunjung turun? Coba cek kebiasaan makan malam Anda. Karena ada beberapa kebiasaan yang membuat Anda tanpa disadari membuat berat badan sulit turun bahkan membuat timbangan terus ke arah kanan. Dilansir dari Women's Health dilansir pada Senin (27/10/2014) hindari lima kebiasaan berikut demi dapatkan tubuh langsing. 1. Menu makan paling besarMalam hari merupakan saat santai, tidak seperti sarapan yang berangkat tergesa-gesa ke kantor atau tempat aktivitas lain atau mepetnya waktu siang hari di tengah padatnya aktivitas. Sehingga malam hari merupakan waktu makan dengan waktu panjang yang membuat Anda bisa makan sesuka hati. Akibatnya, tubuh sulit mencerna dan memroses banyaknya makanan yang masuk ke tubuh, ungkap ahli gizi Jaime Mass, RD. Makanan yang tidak bisa dicerna akan diubah menjadi asam lemak yang menyebabkan berat badan bertambah. 2. Makan tepat sebelum tidurMakan sebelum tidur akan membuat sulit tidur. "Tidur sangat penting untuk metabolisme tubuh mulai dari mengatur kadar gula darah serta keseimbangan hormin yang tepat," ujar Mass. 3. Minum kopiMinum minuman bersoda maupun berkafein bisa mengacaukan jam tidur Anda sehin [...]

Ancaman Membahayakan untuk si Perut Buncit

Ancaman Membahayakan untuk si Perut Buncit

Tak pandang pria atau wanita, bila Anda memiliki obesitas perut (buncit) atau ukuran perut melebihi dada, mungkin Anda perlu segera memeriksakan kesehatan. Pasalnya, Anda dapat berisiko mengalami sindroma metabolik atau kumpulan gangguan metabolisme dari diabetes.Seperti disampaikan Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Cipto Mangunkusumo, dr. Em Yunir Sp. PD-KEMD bahwa seorang diabetesi yang memiliki obesitas perut dan minimum 2 gangguan metabolik seperti kadar lemak (trigliserida), tekanan darah tinggi sudah dapat dinyatakan terkena sindroma metabolik."Sindroma metabolik biasanya berkaitan dengan semakin parahnya resistensi insulin (pintu sel tidak bisa ditempeli insulin sehingga tidak bisa dibuka). Dengan demikian, glukosa tidak bisa masuk ke sel tubuh dan glukosa menumpuk dalam aliran darah. Akibatnya, dibutuhkan produksi insulin semakin banyak sehingga kadar lemak trigliserida meningkat," katanya.Resistensi insulin ini, kata Yunir merupakan penyebab utama gangguan metabolisme yang paling sering kita ketahui adalah diabetes. Padahal, resistensi ini juga menyebabkan kolesterol, asam urat naik, kegemukan, dan [...]

Diet Jus Buah Disalahkan Ahli Kesehatan

Diet Jus Buah Disalahkan Ahli Kesehatan

Adanya penelitian terbaru mengenai manfaat segelas jus buah, ternyata banyak membuat perubahan kebiasaan hidup sehat. Contohnya saja, dulu kita mengenal bahwa minum jus buah itu menyehatkan. Tapi sekarang, ahli kesehatan menilai, minum jus tidak boleh dikonsumsi lebih dari satu gelas sehari. Selain karena kandungan gula yang tinggi pada buah, kebiasaan masyarakat Indonesia yang minum jus ditambah gula dapat meningkatakkan risiko diabetes di usia dewasa. Para ahli kesehatan di Inggris bahkan menyebut jus buah yang dikonsumsi saat diet hanyalah sebagai bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Dalam arti, jus buah dapat membuat remaja berusia 11-19 tahun mengonsumsi 42 persen gula lebih banyak dari yang direkomendasikan. Sedangkan usia dewasa yang sering mengonsumsi jus, berisiko mengalami diabetes dan stroke. Hasil penelitian tersebut dilakukan oleh National Diet and Nutrition Survey. Ilmuwan menemukan, anak-anak berusia 10 tahun kebawah kebanyakan telah melebihi batas konsumsi harian gula yang direkomendasikan sebesar 34 persen. Sumber utamanya seperti gula, jus buah, minuman ringan, sereal bar, biskuit dan kue. Survei yang melibatkan 4.000 orang dewasa dan anak-anak antara 200 [...]

Benarkah Korset Bikin Langsing Kim Kardashian?

Benarkah Korset Bikin Langsing Kim Kardashian?

Kalau Anda sadari, ada hal menarik yang membuat sosialita, Kim Kardashian memiliki pinggang kecil walaupun baru beberapa bulan melahirkan. Ya, dia sering menggunakan korset. Pakaian yang biasanya sering digunakan sebagai dalaman pakaian ini sering digunakan ibu North West ini. Banyak yang beranggapan, korset bisa menjaga bentuk tubuh tidak melar setelah melahirkan, benarkah? pelatih fitnes sekaligus dokter kandungan Michele Olson, PhD mengatakan korset ternyata tidak membantu pembakaran lemak. "Korset tidak bisa membakar lemak. Lemak perut memang dapat menyebabkan penyakit jantung, tapi dalam hal ini korset terlalu ketat bisa menghambat pernapasan, sirkulasi darah, dan pencernaan," katanya, seperti dilansir Fitnessmagazine, Sabtu (8/11/2014). Anggota fitnes lainnya yang juga dokter kandungan, Jennifer Ashton, MD, juga menampiknya. "Apa pun yang Anda kenakan, tidak akan menembus beberapa lapisan lemak dalam perut Anda," katanya. "Ada kemungkinan bahwa lemak itu bergeser, tapi tidak hilang. Menggunakannya setelah melahirkan biasanya berguna untuk kenyamanan dan penampilan," katanya.Intinya, lanjut Jennifer, bila Anda ingin pinggang langsing, lakukan diet dan olahraga untuk membak [...]

Tanda-tanda Keguguran yang Perlu Diwaspadai

Tanda-tanda Keguguran yang Perlu Diwaspadai

Kehamilan memang momen bahagia dalam kehidupan seorang wanita. Tapi kadang-kadang tidak semua wanita hamil menjalani kehamilannya dengan tanpa masalah.Seperti ditulis Idiva, Minggu (16/2/2014) Gynaecologist, IVF Specialist, Programme Director and Board Member, Profert IVF Fertility Clinic, Mumbai-India, Dr. Jaydeep Tank mengatakan, bahwa perlu ada perhatian medis selama kehamilan seperti diet sehat dan istirahat untuk mencegah keguguran.Dr. Jaydeep mengatakan bahwa lebih dari 80 persen kasus keguguran terjadi dalam tiga bulan pertama kehamilan. "Keguguran cenderung terjadi setelah usia kehamilan 12 minggu, ini disebut trimester kedua keguguran. Selain itu, perempuan mungkin mengalami peningkatan risiko untuk keguguran ketika usianya bertambah"."Beberapa studi menunjukkan bahwa risiko keguguran adalah 12 - 15 persen pada wanita berusia 20 tahunan dan meningkat menjadi sekitar 25 persen pada wanita usia 40. Peningkatan ini terjadi karena kelainan kromosom yang berkaitan dengan usia keguguran, "jelas Dr Jaydeep.Berikut gejala keguguran, seperti disampaikan Dr Jaydeep dan Ginekolog, Dr Kunal Doshi:1. KramSebenarnya menurut Doshi, kram biasa itu normal dialami wanita hamil. Tapi meski [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *