Makanan Terbaik untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Makanan-Terbaik-untuk-Tumbuh-Kembang-Si-Kecil.jpg

Si Kecil yang sedang aktif bermain dan belajar membutuhkan dukungan nutrisi yang lengkap untuk menunjang tumbuh kembang yang optimal. Oleh karena itu, Anda harus mencermati menu makanan yang akan disajikan kepada buah hati.

Apakah makanan yang disajikan sehat dan bergizi ataukah hanya kalori kosong yang sekadar mengenyangkan?

Makanan cepat saji lebih merugikan bagi anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa, karena makanan tersebut akan membuat Si Kecil merasa kenyang tanpa mendapatkan zat gizi yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan fisik, kognitif, dan mentalnya.

Oleh karena itu, penting bagi setiap orangtua mengetahui jenis makanan yang terbaik bagi buah hati Anda. Penjelasan selengkapnya di halaman selanjutnya:

Makanan Terbaik untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Berikut asupan utama yang dibutuhkan Si Kecil untuk masa tumbuh kembangnya:

  1. Daging

Daging adalah sumber yang baik untuk protein, vitamin, dan mineral, terutama zat besi, seng, dan vitamin B12. Anda bisa menjatuhkan pilihan pada daging rendah lemak dan ayam tanpa kulit, terutama jika Si Kecil termasuk berbadan ?subur?. Namun Anda perlu mengurangi konsumsi jeroan dan daging olahan, seperti sosis, ham, dan bacon.

  1. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau tua seperti bayam, brokoli, kangkung, dan sawi kaya akan serat serta kadar vitamin dan mineral yang tinggi, yaitu zat besi, kalsium, dan asam folat.

  1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kedelai, almon, pistacio, dan lain-lain merupakan sumber lemak baik yang baik (omega-3 dan omega-6) untuk tubuh, terutama jantung. Selain itu, kudapan sehat ini juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin E, fosfor, selenium, dan mangan.

  1. Yoghurt

Yoghurt dapat mulai diperkenalkan kepada anak yang berusia satu tahun ke atas. Selain bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta kesehatan jantung dan otak, yoghurt juga merupakan sumber yang baik untuk kalsium dan vitamin D ? yang penting bagi kesehatan tulang dan gigi. Di samping itu, bakteri baik dalam produk fermentasi susu ini juga berfungsi untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan.

  1. Buah-buahan

Buah-buahan seperti blueberry, alpukat, dan jeruk mandarin sangat kaya akan berbagai zat gizi yang diperlukan Si Kecil. Blueberry mengandung flavonoid yang baik untuk mata, otak, dan saluran kemih. Alpukat kaya akan lemak tidak jenuh yang menyehatkan. Telah diteliti bahwa kandungan lemak pada buah ini hampir mirip dengan komposisi lemak pada ASI. Karena mengandung kalori yang tinggi, alpukat juga cocok untuk dijadikan menu sehari-hari bagi Si Kecil yang berat badannya masih kurang. Jeruk mandarin kaya akan vitamin C dan antioksidan, sehingga cocok untuk dijadikan kudapan favorit.

Namun demikian, ada pula makanan dan minuman yang perlu dibatasi konsumsinya, seperti contohnya yang terdapat di halaman selanjutnya selengkapnya:

Makanan Terbaik untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Namun demikian, ada pula makanan dan minuman yang perlu dibatasi konsumsinya, seperti:

  1. Minuman Soda

Minuman ini tidak menawarkan zat gizi yang berguna bagi tumbuh kembang Si Kecil Sebaliknya, kandungan gula yang tinggi justru dapat membuatnya kelebihan berat badan, merusak gigi, dan meningkatkan risiko penyakit metabolik (seperti diabetes, darah tinggi, dan lain-lain) pada kemudian hari.

  1. Jus

Jus memang terbuat dari buah-buahan yang kaya akan vitamin dan mineral, namun serat yang terkandung dalam buah tersebut sebagian besar akan hilang pada proses pembuatan jus, dan yang tertinggal adalah kandungan gula yang cukup tinggi. Ketimbang menyajikan jus kepada Si Kecil, berikanlah buah yang sudah dilembutkan atau buah potong.

  1. Biskuit

Biskuit mungkin merupakan salah satu kudapan favorit Si Kecil, karena rasanya yang asin atau manis. Namun berhati-hatilah, terlalu banyak mengonsumsi biskuit dapat membuat Si Kecil kenyang dengan kalori kosong dan tidak sanggup lagi menyantap makanan utama yang kaya akan zat gizi. Ketimbang biskuit, Anda dapat memilih buah potong sebagai kudapan sehat.

  1. Makanan olahan

Makanan seperti daging, sosis, dan bakso ?tinggal goreng? ini memang praktis, mengenyangkan, dan disukai anak-anak. Namun, semakin banyak proses yang dialami oleh bahan makanan tersebut, maka semakin banyak pula zat gizinya yang hilang. Selain itu, Anda perlu waspada juga akan bahan pengawet yang umumnya ditambahkan pada jenis makanan ini.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Gejala dan Tanda Dermatitis Atopik

Gejala dan Tanda Dermatitis Atopik

Biasanya gejala dan tanda pada dermatitis atopik (DA) mulai timbul ketika usia 6 bulan, jarang sebelum usia 8 minggu. DA seringkali menghilang pada usia 3-4 tahun, meskipun biasanya akan muncul kembali dan jarang sembuh 100%.Berikut gejala-gejala DA pada anak yang penting untuk diketahui: Dermatitis atopik kadang muncul pada beberapa bulan pertama setelah bayi lahir. Pada wajah, kulit kepala, daerah yang tertutup popok, tangan, lengan, kaki atau tungkai bayi terbentuk ruam yang berwarna merah dan berair. Dermatitis seringkali menghilang pada usia 3-4 tahun, meskipun biasanya akan muncul kembali. Pada anak-anak dan dewasa, ruam seringkali muncul dan kambuh kembali hanya pada satu atau beberapa daerah, terutama lengan atas, sikut bagian depan atau di belakang lutut. Warna, intensitas dan lokasi dari ruam bervariasi, tetapi selalu menimbulkan gatal-gatal. Rasa gatal seringkali menyebabkan penggarukan yang tak terkendali sehingga penyakitnya semakin buruk. Bentuk klinis dari dermatitis atopik terbagi atas: [...]

Pentingnya Gizi Anak pada  1000 Hari Pertama Kehidupannya

Pentingnya Gizi Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya

Anak-anak adalah generasi masa depan yang memiliki peran penting dalam kelangsungan suatu bangsa. Walaupun kuantitasnya banyak, namun jika kualitasnya kurang baik, akan berdampak kepada terhambatnya kemajuan suatu negara. Berangkat dari kesadaran akan pentingnya generasi muda sebagai aset negara, pemerintah telah memberlakukan Peraturan Presiden no 42 tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi yang ditetapkan pada tanggal 24 Mei 2013.Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi adalah upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat perbaikan gizi bagi anak dalam 1000 hari pertama kehidupannya. Sasaran program kerja ini adalah: Masyarakat, terutama anak di bawah usia dua tahun, remaja, ibu hamil, dan ibu menyusui Kader masyarakat seperti posyandu, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, dll Perguruan tinggi, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, dan keagamaan Pemerintah pusat dan pemerintah daerah Media massa Dunia usaha Lembaga swadaya masyarakat Lalu apa yang terjadi jika terjadi kegagalan nutrisi dalam proses tumbuh kembang anak? Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya. [...]

Mengenal Probiotik, Bakteri Baik

Mengenal Probiotik, Bakteri Baik

Probiotik adalah organisme bakteri yang bermanfaat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Probiotik banyak ditemukan di suplemen atau makanan sehat. Awalnya, banyak yang meragukan manfaat mengonsumsi bakteri, lagipula sudah tersedia antibiotik. Tapi ternyata probiotik memiliki manfaat yang sama banyaknya.Di dalam sistem pencernaan tubuh kita hidup sekitar 500 jenis bakteri yang berfungsi memelihara kesehatan dan membantu mencerna makanan. Bakteri-bakteri ini juga bermanfaat memperkuat sistem kekebalan tubuh kita.Cara Probiotik BekerjaPara peneliti percaya bahwa sistem pencernaan tubuh kita akan terganggu bila jumlah bakteri baik tidak seimbang. Kondisi ini terjadi ketika kita terkena infeksi atau setelah mengonsumsi antibiotik. Nah, dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik maka jumlah bakteri baik akan kembali normal. Probiotik akan memperbaiki fungsi usus sebagai salah satu organ pencernaan dan juga melawan bakteri jahat penyebab diare.Probiotik dan Sistem Kekebalan TubuhDi jaman sekarang, berita baiknya adalah semuanya sudah serba higienis. Tapi berita buruknya, hal ini mengakibatkan peningkatan kasus kekebalan tubuh menurun dan penyakit alergi. Kondisi ini t [...]

5 Manfaat Pelukan untuk Anak

5 Manfaat Pelukan untuk Anak

Memberi pelukan merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk menunjukkan rasa sayang kepada anak. Dari segi medis, orangtua pun dianjurkan untuk memeluk bayi mereka setelah kelahiran karena hal tersebut dipercaya dapat berpengaruh positif di kemudian hari, serta berguna untuk menurunkan tingkat stres orangtua.Anak-anak yang sering dipeluk juga memiliki area hippocampus otak yang lebih besar, yang membuat mereka lebih mudah untuk mempelajari sesuatu dan memperbaiki memori.Berikut ini beberapa manfaat memeluk anak yang perlu Anda ketahui: 1. Memeluk Dapat Membantu Perkembangan Anak Pada tahun-tahun pertama perkembangan anak, banyak bagian otaknya yang membutuhkan rangsangan untuk tumbuh. Salah satu dari stimulasi penting yang perlu diberikan oleh orangtua adalah sentuhan.Sentuhan mempengaruhi sistem kerja cerebellum (otak kecil) yang berhubungan dengan emosi-emosi positif seperti kepercayaan dan [...]

Bagaimana Cara Mengatasi Demam pada Anak?

Bagaimana Cara Mengatasi Demam pada Anak?

Demam pada anak merupakan hal yang paling sering dikeluhkan oleh orangtua, mulai di ruang praktek dokter sampai ke unit gawat darurat (UGD) anak, meliputi 10-30% dari jumlah kunjungan.Padahal, sebagian besar anak-anak mengalami demam sebagai respon terhadap infeksi virus yang bersifat self limited dan berlangsung tidak lebih dari 3 hari atau infeksi bakteri yang tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.Untuk mengatasi demam tanpa bantuan obat, Anda dapat melakukan beberapa tindakan seperti berikut ini: Bila anak tetap makan, minum, dan bermain seperti biasa, kemungkinan dia tidak membutuhkan obat penurun panas Pakaikan baju yang tipis atau hanya pakaian dalam, sehingga anak akan melepaskan panas lewat kulitnya Kompres anak dengan menggunakan air hangat pada dahi, leher, ketiak, dan dada. Jangan biarkan kompres mengering di badan anak. Angkatlah kompres ketika setengah kering, celup kembali di air hangat, peras, kemudian letakkan di badan anak Hindari menggunakan alkohol sebagai kompres anak. Alkohol dapat menyebabkan kehilangan panas terlalu cepat, sehingga menyebabkan keracunan alkohol Tutupi anak dengan selimut tipis apabila anak kedinginan atau menggigil Istirahatkan anak [...]

Apa yang Harus Bunda Ketahui Tes Laboratorium untuk Alergi Susu Sapi?

Apa yang Harus Bunda Ketahui Tes Laboratorium untuk Alergi Susu Sapi?

Seorang ibu mengeluhkan anaknya yang selalu kembung dan mencret setiap kali minum susu sapi. Memang, ia baru saja menyapih Si Kecil dan memperkenalkan susu formula untuk pertama kalinya. Ia bingung, apakah benar anaknya menderita alergi susu sapi? Bagaimana cara memastikannya?Menurut konsensus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), diagnosis alergi susu sapi dapat ditegakkan dengan beberapa pemeriksaan penunjang, yaitu:1. Uji Tusuk Kulit (Skin Prick Test)Sebelum melakukan pemeriksaan ini, anak harus menghentikan konsumsi obat antialergi selama tiga hari sampai satu minggu, tergantung dari jenis obatnya. Pemeriksaan ini boleh dilakukan kepada anak di atas usia empat bulan. Area pemeriksaan adalah pada sisi dalam lengan bawah atau di punggung, di atas kulit yang sehat. Bila uji ini memberikan hasil negatif, alergi susu sapi sudah dapat disingkirkan. Namun jika positif, anak belum bisa didiagnosis pasti alergi susu sapi.Lalu hal apa lagi yang dapat dilakukan untuk mencari tahu alergen anak? Halaman berikutnya penjelasan selengkapnya. [...]

Mengenal Susu Formula Lebih Dekat

Mengenal Susu Formula Lebih Dekat

Apakah bayi bunda sering menangis, muntah, dan perut kembung ketika diberikan susu formula? Kalau iya, artinya bunda harus mengkaji ulang susu formula yang diberikan pada sang buah hati.Biasanya orangtua dengan bayi yang memiliki gejala ini akan segera mengganti susu formulanya dengan merk lain. Asumsi mereka adalah gejala ini disebabkan oleh alergi susu.Hal ini diperkuat oleh sebuah studi yang menemukan bahwa lebih dari setengah anak yang diberikan susu formula akan mengganti merk pada 6 bulan pertama. Tapi studi ini juga menemukan hanya 2% hingga 15% anak yang mengalami intoleransi susu formula.Jadi bagaimana bunda tahu apakah si kecil mengalami masalah dengan susu formula atau tidak? Berikut ini cara mengenali tanda-tanda si kecil mengalami intoleransi susu formula dan menimbang kapan waktu tepat mengganti merk susu formula: Jenis Susu Formula Pertama kali yang bunda harus tahu bahwa ada beberapa [...]

Alergi Pada Anak, Faktor Genetik atau Lingkungan?

Alergi Pada Anak, Faktor Genetik atau Lingkungan?

Alergi tak mengenal usia, termasuk pada balita. Mereka justru paling rentan terhadap alergi karena organ-organ tubuhnya belum berkembang secara sempurna. Yang seringkali menjadi pertanyaan, apakah alergi pada anak terjadi karena faktor genetik atau lingkungan?Berikut penjelasannya:Salah satu pemicu timbulnya alergi adalah faktor genetik. Apabila kedua orang tua memiliki riwayat alergi, maka anak memiliki kemungkinan alergi 60-80%. Ibu yang memiliki alergi juga berisiko lebih besar menurunkan alergi pada anak dibandingkan dari ayah.Selain faktor genetik, paparan terhadap debu, tungau, asap rokok, polusi, dan konsumsi makanan tertentu juga dapat memicu munculnya alergi.Ada 3 langkah penting untuk mengurangi risiko terkena alergi, antara lain: Ada 3 langkah penting untuk mengurangi risiko terkena alergi, antara lain: Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan tunda pemberian makanan pada bayi selama 6 [...]

Risiko Alergi Semakin Meningkat,  Kenali Penyebabnya!

Risiko Alergi Semakin Meningkat, Kenali Penyebabnya!

Tercatat 30-35% penduduk dunia memiliki alergi. Peningkatan jumlah populasi penduduk yang memiliki alergi ini awalnya dimulai di negara maju seperti Amerika dan Eropa, lalu menyebar ke seluruh negara industri.Sebelumnya, jenis alergi yang lebih banyak dialami umumnya adalah asma dan rinitis alergi. Kini, pola tersebut telah bergeser menjadi alergi terhadap makanan ? yang terutama terjadi pada anak-anak.Gejala alergi disebabkan ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap zat atau benda yang sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh. Misalnya serbuk sari, debu, makanan, dan lain-lain.Genetik memainkan peran penting dalam kejadian alergi ini. Anak-anak yang terlahir dalam keluarga yang memiliki bakat alergi akan berisiko lebih tinggi untuk memiliki alergi pula. Anak yang salah satu orangtuanya memiliki bakat alergi berisiko 50% lebih besar terkena alergi dibandingkan dengan anak yang orangtuanya tidak memilki bakat tersebut. Risiko ini akan meningkat menjadi 60-80% jika kedua orangtuanya memiliki alergi.Semakin meningkatnya jumlah anak di dunia ini yang mengalami alergi, membuat para peneliti giat mencari sumber penyebabnya. Hingga saat ini telah ditemukan beberapa teori, p [...]

Nutrisi Tepat sebagai Solusi Alergi Susu Si Kecil

Nutrisi Tepat sebagai Solusi Alergi Susu Si Kecil

Kualitas tumbuh kembang si kecil ditentukan oleh kualitas makanan yang diberikan oleh orangtuanya. Salah satu yang penting adalah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Soal kandungan nutrisi dan gizi, tak ada yang menandingi ASI.Sayangnya, dalam kondisi tertentu dan tidak terhindarkan, tak semua ibu beruntung dapat memberikan ASI pada buah hatinya. Sebagai solusi pendamping, susu formula kerap hadir karena dianggap memiliki kandungan nutrisi yang sedikit mirip dengan ASI. Meskipun bagaimanapun tidak dapat menandingi dan mengganti kandungan nutrisi yang terdapat pada ASI. Susu formula umumnya dari susu sapi. Mengandung protein susu sapi dan karbohidrat dari lemak susu untuk tumbuh kembang si kecil. Namun demikian, pada beberapa kondisi medis ternyata tidak semua bayi dapat mencerna protein susu sapi. Dimana gejala yang muncul kerap kali diiringi dengan diare dan lainnya.Kemudian bagaimana solusi yang tepat untuk menjawab sumber nutrisi Si Kecil akibat pantangan akibat alergi susu yang dimilikinya? Halaman berikut penjelasannya. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *