Masyarakat Nilai Positif Program Jaminan Kesehatan Nasional

bpjs-131230b.jpg

Sejumlah warga menilai positif dilaksanakannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sekaligus meluncurkan Program Jaminan Kesehatan Nasional yang telah diluncurkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Selasa 31 Desember 2013.

“BPJS dan JKN berguna bagi masyarakat miskin untuk mendapatkan akses kesehatan. Selama ini fasilitas itu belum dirasakan secara maksimal bagi masyarakat miskin,” kata salah satu warga Bogor Saputra (32) di Bundaran HI, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (2/1/2013).

Dia menilai program BPJS itu harus didukung dengan kesiapan sarana dan prasarana kesehatan untuk menunjangnya.

Menurut dia, pemerintah harus segera merealisasikan itu dan menjamin setiap warga negara mendapatkan fasilitas kesehatan dengan baik.

“Pemerintah harus segera merealisasikan program itu,” tegasnya.

Dia juga meminta pihak-pihak terkait seperti KPK dan BPK mengawasi pelaksanaan BPJS dan Program JKN karena menggunakan anggaran negara yang besar.

Saputra mengatakan anggaran yang besar itu harus digunakan maksimal bagi masyarakat namun diawasi dalam penggunaannya.

Seorang warga Depok Farizal (47) juga menyambut baik BPJS dan Program JKN karena berguna bagi masyarakat miskin yang selama ini diabaikan hak-haknya dalam bidang kesehatan.

“BPJS itu bagus karena berguna untuk kalangan miskin agar pelayanan kesehatan bisa terpenuhi,” kata salah satu warga Farizal (47) yang ditemui di Bundaran HRI Jakarta saat malam pergantian tahun 2014.

Dia menilai pelayanan kesehatan bagi warga harus diperbaiki dan penerapan BPJS serta program JKN menjadi momentum untuk perbaikan itu.

Farizal menilai selama ini masyarakat khususnya warga miskin belum secara maksimal menikmati fasilitas kesehatan.

“Saya tidak masalah apabila warga harus membayar iuran untuk BPJS namun jangan terlalu tinggi,” ujarnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (31/12) pagi meresmikan beroperasinya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sekaligus meluncurkan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Istana Bogor.

BPJS kesehatan nantinya merupakan lembaga yang mengurus asuransi kesehatan tersebut.

Pemerintah telah mengalokasikan Rp19,93 triliun pada APBN 2014 untuk program tersebut, guna melindungi 86,4 juta warga yang miskin dan kurang mampu melalui asuransi kesehatan.

Sementara warga negara lainnya, dapat melakukan iuran untuk premi dengan harga terjangkau guna memperoleh fasilitas asuransi kesehatan itu.

Presiden SBY mengatakan, BPJS bidang kesehatan merupakan tonggak sejarah baru dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat yang lebih berkeadilan. Namun Presiden SBY menilai sebagai program baru kemungkinan tidak luput dari hambatan dan permasalahan yang menyertai dalam impelementasinya.

Menteri Koordinator Bidang Kesra Agung Laksono menyebutkan 1.700 rumah sakit di berbagai daerah telah menandatangani nota kerja sama untuk pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) bidang kesehatan

Sebanyak 1.700 rumah sakit itu nantinya akan melayani masyarakat yang memiliki asuransi kesehatan dari penyelenggara BPJS bidang Kesehatan.

BPJS ini merupakan amanat UU nomor 40 tahun 2004 tentang SJSN dan UU nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS.

(Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Telur dengan Dosis Kecil Bisa Kurangi Alergi si Kecil

Telur dengan Dosis Kecil Bisa Kurangi Alergi si Kecil

Omelet, pasta, dan makanan dengan bahan dasar telur dapat kembali dikonsumsi oleh anak-anak yang memiliki alergi dengan telur. Seperti yang dilansir dari dailymail.co.uk, Sabtu (18/10/2014), para ilmuwan telah menemukan terapi yang cukup efektif. Temuan ini menggunakan konsep oral immunotherapy, yaitu sistem kekebalan tubuh diajarkan untuk mentolerir sesuatu dengan dosis yang kecil dan semakin lama semakin ditambahkan dosisnya. Studi serupa juga menyarankan pendekatan yang sama bisa berguna untuk anak yang memiliki alergi dengan susu dan kacang. Namun para peneliti dari Pusat John Hopskins Children?s memperingatkan bahwa oral immunotherapy harus dilakukan pada masa pertumbuhan dengan dosis yang tepat dan dikontrol dengan sangat ketat. Penelitian ini, diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine, 35 dari 40 anak yang diobati dengan terapi ini mengalami kemajuan dengan 5 orang anak gagal, 11 orang anak berhasil sembuh total, dan sisanya kambuh setelah pengobatan dihentikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti tetap menganjurkan untuk dilakukannya terapi. ?Lebih dari seperempat dari anak-anak dalam penelitian sudah sembuh total alergi telur. Namun, mereka yang [...]

Mobil Mammografi Siap Keliling Jakarta Layani Periksa Payudara

Mobil Mammografi Siap Keliling Jakarta Layani Periksa Payudara

Masih memperingati hari kanker sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari, Rumah Sakit Kanker Dharmais rencananya akan mengoperasikan mobil Mammografi di Jakarta dan sekitarnya mulai hari ini. Sayang, meskipun mobil mammografi ini hibah dari PT. Pertamina, pihak RS belum bisa menggratiskan pemeriksaan kanker secara dini melalui mobil tersebut.Seperti disampaikan oleh kepala instalasi deteksi dini dan onkologi sosial RS Kanker Dharmais, dr. Walta Gautama SpB (K) Onk bahwa perlu ada biaya operasional untuk pengoperasian mobil mammografi."Prinsipnya untuk operasional supaya bisa jalan, ada biaya untuk operasional dan pemeliharaan termasuk sopir. Kita kan perlu juga pemeliharaan alat seperti radiasinya supaya jangan bocor dan sebagainya. Jadi masyarakat bisa gratis asalkan ada yang mendanai," kata Walta saat temu media di RS Dharmais, Jakarta, Rabu (12/2/2014).Sejauh ini, menurut Walta, mobil Mammografi yang digunakan, baru bersifat CSR (Corporate Social Responsibility). Ke depannya ia berharap masyarakat umum juga bisa melakukan deteksi dini kanker secara gratis. Sekali jalan membutuhkan biaya Rp 6-7 juta atau setidaknya masyarakat perlu mengumpulkan minimal 30 orang agar bisa memba [...]

Inilah 3 Pengaruh Terbesar Bikin Orang Jadi Perokok

Inilah 3 Pengaruh Terbesar Bikin Orang Jadi Perokok

Rokok sangat berbahaya untuk kesehatan. Sebenarnya, penggunaan rokok itu sangat dipengaruhi tiga faktor. Apa saja?Menurut Direktur Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama SpP, saat ini penggunaan rokok di Indonesia dipengaruhi beberapa faktor antara lain pengaruh idola di televisi, pengaruh orangtua, dan pengaruh iklan di televisi.Prof Tjandra tak bosan-bosannya mengingatkan orangtua yang perokok aktif. "Agar anak tidak merokok, orangtua diusahakan tidak merokok di depan anaknya" ungkapnya saat di temui di area car-free day, di kawasan Hotel Indonesia, Minggu (1/2/2014).Menurutnya, sosialisasi antirokok justru sudah bagus penerapannya di sekolah. "Di sekolah pelarangan merokok sudah bagus." Katanya.Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beserta Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) juga mengadakan kegiatan sosialisasi pencantuman peringatan bergambar sudah waktunya Indonesia melek bahaya rokok atau disingkat `Sudah Waktunya`di area car-free day, Bundaran Hotel Indonesia.Selain acara sosialisi dengan mengangkat b [...]

JeBeDe, Selamatkan Nyawa Lewat Email

JeBeDe, Selamatkan Nyawa Lewat Email

Berbagai cara dapat dilakukan untuk menyelamatkan nyawa orang. Seperti yang dilakukan oleh Tiwin Herman dan ketiga temannya yang berprofesi sebagai psikolog dan tergabung dalam kelompok bernama JeBeDe (Jangan Bunuh Diri). Kelompok ini mencoba melakukan upaya menyelamatkan jiwa yang rentan lewat konsultasi email. "Di sini, silahkan siapa saja berkeluh kesan, menceritakan pengalaman hidup, termasuk perasaan ingin bunuh diri bisa disampaikan lewat mengirim email di janganbunuhdiri@yahoo.com," terang Tiwin Herman di sela-sela acara peringatan hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (15/9/2014). Email-email yang masuk akan mendapat balasan dari Tiwin dan rekan-rekan untuk menyemangati mereka. Semua konsultasi yang diberikan lewat email ini gratis tanpa pungutan biaya sepeserpun. Selama ini, email-email yang masuk berasal dari beragam usia, baik tua muda dengan beragam profesi. Cerita yang dikirimkan pun berwarna, dari yang ringan hingga berat. "Sekarang sedang banyak orang curhat tentang patah hati dan sulitnya mendapat pekerjaan. Permasalahan usia 20-30an tahun lah," terang Tiwin. Jadi, tak perlu berpikir bunuh diri jika merasa sedang tertekan atau gundah g [...]

Jelang Tutup Tahun, Korban Meninggal Ebola 7.518 Jiwa

Jelang Tutup Tahun, Korban Meninggal Ebola 7.518 Jiwa

Korban meninggal akibat Ebola di tiga negara Afrika Barat bukannya menurun malah meningkat menjadi 7.518 jiwa dari 19.340 kasus. Disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), data terakhir menunjukkan adanya peningkatan hingga 140 kematian baru sejak update terakhir tiga hari sebelumnya. "Sejauh ini kematian masih berpusat di Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Sierra Leone sejauh ini mendominasi kasus hingga 8939, sementara Liberia memiliki 7.830 dan Guinea 2.571. Tapi korban tewas Sierra Leone jauh lebih kecil yaitu 2.556 dibanding Liberia yang memakan korban hingga 3.376 sehingga beberapa ahli kesehatan sempat mempertanyakan kredibilitas angka yang dilaporkan oleh Freetown," tulis laporan tersebut, seperti dikutip Foxnews, Kami (25/12/2014) [...]

Makanan Cepat Saji Tak Cuma Bikin Gemuk

Makanan Cepat Saji Tak Cuma Bikin Gemuk

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers di Psychologysuggests menemukan bahwa makanan tinggi kalori seperti makanan cepat saji itu membosankan.Seperti dikutip dari laman Prevention, Jumat (5/9/2014) peneliti menilai makanan cepat saji dapat memengaruhi cara otak merespons isyarat yang membuat orang jenuh, walaupun mungkin Anda akan tetap memakannya."Kemampuan otak untuk membedakan makanan tinggi kalori akan membuat orang lebih cepat bosan," kata penulis studi sekaligus profesor di University of New South Wales, studi Margaret Morris.Moris menerangkan penelitiannya menggunakan tikus untuk diteliti. Ada dua kelompok tikus yang diberi dua jenis makanan selama dua minggu. Kelompok pertama mengonsumsi makanan sehat dan kedua, mengonsumsi makanan cepat saji. Hasilnya, tikus yang makan junk food gemuk dan bosan."Manusia dan hewan memiliki saraf sensorik yang membuat cepat bosan. Coba saja ketika Anda disuguhi makanan cepat saji atau semangkuk pasta, maka Anda tidak akan makan lebih dari satu porsi dan menginginkan sesuatu yang berbeda," ungkapnya. Inilah yang membuat peneliti beranggapan makanan cepat saji itu membosankan. [...]

Rokok Ini Bantu Anda Hentikan Kebiasaan Merokok

Rokok Ini Bantu Anda Hentikan Kebiasaan Merokok

Konseptor barang unik asal Taiwan, Tseng Yi Wen menciptakan rokok yang membantu perokok menghentikan kebiasaan buruknya. Kok bisa? Ya, meski berisi tembakau, tapi rokok ini didesain untuk orang yang ingin berhenti merokok. Medical Daily melaporkan Kamis (5/6/2014), Tseng mengaku, ia pertama kali tertarik membuat rokok ini setelah kakeknya meninggal akibat kanker karena merokok. "Ketika itu pertama kalinya saya merasa kehilangan keluarga tersayang yang sakit karena kecanduan rokok tapi saya todak bisa berbuat apa-apa," kata Tseng. Lebih jelasnya, Tseng mengungkapkan rokok yang dibuatnya terdiri dari beberapa paket tergantung kebiasaan si perokok. 1. Tobacco-Luck Rokok ini berisi sebungkus rokok yang secara bertahap semakin sedikit isi tembakau. 2. Tobacco-Sharing Paket ini berisi rokok panjang yang bisa dibagi dua. Dua perokok dapat berbagi rokok tanpa satu sama lain harus membeli ukuran biasa. 3. Tobacco-Trace Setiap puntung rokok dalam paket ini memiliki nomor khusus. Harapan Tseng, setiap orang yang merokok menggunakan rokok ini akan dibuat malu dan bila Ia buang sampah sembarangan, nomor tersebut bisa dilacak secara online. 4.Tobacco day Untuk paket ini, perokok bisa [...]

Kebanyakan Masyarakat Menengah ke Bawah Berkulit Tak Sehat

Kebanyakan Masyarakat Menengah ke Bawah Berkulit Tak Sehat

Dibandingkan dengan masyarakat kelas atas, masyarakat menengah ke bawah rentan berkulit kusam, berjerawat, flek dan cepat menua. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran mengonsumsi makanan sehat.Begitu disampaikan ahli kecantikan dari Floe Beauty Cottage, dr. Theresia Tedjasukmana. Padahal menurutnya, untuk menjaga kesehatan kulit tidak melulu harus melakukan perawatan dari luar. Yang terpenting adalah perawatan dari dalam."Kalau dibandingkan mereka yang punya penghasilan tinggi, tingkat persentase kerusakan kulit lebih banyak dialami masyarakat menengah kebawah. Mereka banyak tinggal di dekat pabrik, pinggir jalan, rumah semi permanen, pinggiran kali tercemar yang kita nggak tahu pabrik buang limbah. Hal ini membuat kulit mereka rentan penyakit dan masalah kecantikan lainnya," katanya,s eperti ditulis Jumat (26/9/2014).Belum lagi, lanjut Theresia, banyak orang termakan iklan kecantikan yang menjanjikan kulit sehat dalam waktu singkat. Hal ini membuat masyarakat tergoda untuk melakukan perawatan dari luar tanpa memperhatikan kesehatan dari dalam tubuh. "Jika ingin sehat, mudah kok. Banyak mengonsumsi buah dan sayur serta minum air putih. Itu saja," tegasnya. [...]

Ahli Peringatkan Bahaya Minum ASI di Kalangan Pria Dewasa

Ahli Peringatkan Bahaya Minum ASI di Kalangan Pria Dewasa

Sejumlah pria mengatakan Air Susu Ibu (ASI) bisa menjadi minuman energi baru yang membangkitkan stamina. Para pria itu meyakini semua manfaat dari ASI memiliki efek yang sama pada orang dewasa. Tapi, tren ini membuat para ahli bingung karena ASI dimaksudkan untuk bayi, bukan orang dewasa. Para ahli mengkhawatirkan keamanan ASI dari donor yang tak disaring dengan benar. Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, ASI kaya akan nutrisi dan antibodi. Dalam ASI mengandung sejumlah lemak, gula, air, dan protein yang membantu pertumbuhan bayi sehingga lebih mudah dicerna. Karena manfaat tersebut, American Academy of Pediatrics merekomendasikan pemberian ASI selama enam bulan pertama dalam kehidupan bayi."Tapi, belum ada bukti bahwa ASI bisa melindungi orang dewasa," kata Ahli Gizi di New York, Elisa Zied seperti dilansir Today, Kamis (5/6/2014)."ASI diciptakan untuk makanan bayi, bukan pria dewasa," kata Zied dalam tulisan Younger Next Week.Zied menjelaskan, klaim pria dewasa yang menyebutkan meminum ASI demi manfaat kesehatan tak berdasar ilmu pengetahuan.Sementara itu Dokter Anak di Boston Children?s Hospital, Dr Claire McCarthy, menjelaskan bahwa ASI mengandung immunoglobuli [...]

Ingin Jadi Polwan Gagal Gara-gara Implan Payudara

Ingin Jadi Polwan Gagal Gara-gara Implan Payudara

Perempuan memilih menggunakan implan untuk berbagai alasan, salah satunya meningkatkan kepercayaan diri. Tapi, di Berlin seorang calon polisi perempuan harus menjalani sidang karena memakai implan.Perempuan yang mendaftar di kepolisian Berlin pada 2012 itu ditolak setelah pihak berwenang mengatakan implan tak bisa digunakan jika ia ingin menjadi polisi. Pihak berwenang melihat, implan di payudaranya itu akan mengganggunya mengenakan rompi atau pelindung dadan. Mereka berpendapat, dengan adanya implan maka pemakaian pelindung menimbulkan banyak tekanan di dada yang bisa menimbulkan risiko fibrosis atau masalah kesehatan lainnya.Seperti dikutip TheStar, Rabu (5/3/2014), pendapat tersebut disanggah Pengadilan Administratif Berlin pada Selasa kemarin. Putusan itu menyebutkan, dari kesaksian dokter, alat pelindung yang dikenakan twanita itu tak akan menimbulkan masalah kesehatan. Sayangnya, nama perempuan tersebut sengaja disembunyikan karena aturan privasi di Jerman. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *