Mau Usir Jerawat Membandel? Coba Kumur dengan Minyak!

minyak-sawit-130521b.jpg

Jerawat yang membandel membuat orang rela berurusan dengan cara-cara yang ekstrem demi menghilangkannya. Sebelum Anda memilih obat-obatan, ada cara alami yang bebas kimia yang bisa Anda coba yakni kumur-kumur minyak.

Seperti dilansir Refinery29, Kamis (6/3/2014), kumur-kumur minyak ini bisa mengelurkan racun dari tubuh sehingga kulit Anda bersih.

Teknik membersihkan kulit ini sudah berlangsung selama beberapa waktu. Dan ternyata banyak yang percaya praktik kuno berkumur minyak sebagai detoksifikasi tubuh dan menangkal bakteri berbahaya.

Berikut cara-caranya:

1.Bersihkan mulut

Minum segelas air untuk membersihkan langit-langit mulut

2. Sesendok minyak

Tuangkan kira-kira satu sendok makan minyak (kelapa, wijen, bunga matahari, minyak zaitun).

3. Lakukan kumur-kumur saat perut kosong

Anda bisa melakukannya di pagi hari dan malam hari saat perut kosong. Sebaiknya, Anda melakukannya sebelum makan apa-apa selama minimal 4 jam.

4. Kumur-kumur minyak tersebut selama Anda mampu

Untuk pemula disarankan lima menit, sementara yang sudah sering bisa 15 sampai 20 menit. Minyak akan bergerak bolak balik dari bagian depan gigi ke belakang gigi hingga belakang mulut. Pada dasarnya gerakan minyak menarik sesuatu yang terjebak di antara gigi Anda saat mulut tertutup rapat.

5. Setelah selesai, ludahkan minyak

Perlu diingat, jangan menelannya karena bekas minyak tersebut mengandung racun.

6. Bersihkan mulut Anda

Bersihkan mulut Anda dengan air hangat dan sikat gigi Anda secara menyeluruh. Anda yang belum terbiasa bersiap-siaplah tekstur terasa tebal.

Saat Anda meludahkan minyak, akan berbusa dan putih. Ini duga semua bakter dan racun ditarik minyak sehingga keluar dari tubuh Anda.

Kumur-kumur minyak bisa menangkap kuman dan racun di dalam mulut Anda sebelum sampai ke tubuh. Hasilnya, kesehatan dan penampilan kulit Anda bisa meningkat.

Dengan menyingkirkan racun dan bakteri, Anda juga melepaskan stres pada tubuh Anda. Kita tahu, stres menjadi penyebab teratas jerawat.

//

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
IDI : Dokter di Puskesmas Perlu Insentif

IDI : Dokter di Puskesmas Perlu Insentif

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengusulkan agar dokter-dokter di layanan primer seperti puskesmas yang melayani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan mendapatkan insentif sebagai kompensasi atas meningkatnya beban kerja mereka."Kami ingin ada insentif tambahan tetap sebesar Rp2-3 juta untuk dokter di layanan primer yang telah kontrak dengan BPJS," kata Ketua Umum IDI Zaenal Abidin usai pembentukan Satgas Profesi untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di PB IDI Jakarta, Jumat.Dengan adanya insentif tambahan tetap itu, Zaenal mengatakan bahwa para dokter akan mendapatkan kepastian mengenai pendapatan mereka."Kalau sistemnya kapitasi, mereka akan sibuk mengira-ngira dapatnya berapa, kalau tiba-tiba pasiennya banyak itu bagus," ujar Zaenal.Dengan adanya kepastian pendapatan, Zaenal menyebut para dokter akan bisa bekerja dengan lebih tenang meskipun ada penambahan beban kerja yang diperkirakan terjadi setelah diberlakukannya BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2014 lalu.Tenaga kesehatan di fasilitas layanan primer disebut Zaenal harus ditingkatkan kualitasnya karena merupakan ujung tombak ke masyarakat."Mereka merupakan kontak pertama dengan pasien, jika jebol biaya disana mak [...]

`Crossfit`, Lebih dari Sekadar Fitness Biasa

`Crossfit`, Lebih dari Sekadar Fitness Biasa

Dalam kurun waktu dua tahun ini, olahraga Crossfit semakin banyak digemari para penggila olahraga di Indonesia, terutama Jakarta. Meski begitu, tak sedikit pula yang masih asing mendengar kata Crossfit, dan bertanya-tanya jenis olahraga apakah itu?Crossfit adalah program latihan dengan menggunakan kegiatan sehari-hari (fungsional) yang dilakukan dalam waktu singkat serta intensitas yang tinggi. Setiap harinya, latihan Crossfit akan berbeda-beda. Mungkin hari ini latihannya adalah mendorong dan menarik, besok akan beda lagi.Sekilas olahraga ini mirip dengan jenis olahraga yang ada di pusat kebugaran (gym). Namun ternyata, kedua olahraga ini sungguh sangat berbeda. Lantas, di manakah letak perbedaan itu?"Crossfit berbeda dengan fitness (gym atau convensional gym). Dalam olahraga ini, gerakan yang digunakan lebih fungsional, sedangkan di gym gerakannya lebih kepada pembentukan tubuh, perut, dan juga kaki," kata Oka Tri Pambudi, 31 tahun, Coach sekaligus co-owner Crossfit Equator."Kalau gerakan di olahraga Crossfit ini lebih kepada gerakan sehari-hari, seperti squat, dorong, tarik, lari, lempar. Perbedaannya ada di gerakan sehari-hari yang kita pergunakan," kata Oka kembali menjelaskan [...]

Jokowi-JK Ingin Bangun Jiwa Pemuda dengan Olahraga

Jokowi-JK Ingin Bangun Jiwa Pemuda dengan Olahraga

Meningkatnya kasus tawuran, kenakalan remaja, dan penggunaan obat-obatan terlarang menunjukkan indikasi gagalnya sistem perlindungan anak dan pemuda. Dengan kejadian tersebut, negara seharusnya ikut bertanggung jawab. Karena itulah Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo (Jokowi) - M Jusuf Kalla (JK) berencana membangun jiwa bangsa melalui pemberdayaan pemuda dan olahraga.Demikian salah satu visi dari pasangan Jokowi dan JK seperti dikutip Liputan6.com dari situs KPU, Jumat (23/5/2014).Pasangan tersebut menuliskan dalam visinya bahwa salah satu penyebab kegagalan perlindungan anak karena sistem pendidikan selama ini cenderung mengejar intelektualitas, tanpa mementingkan pendidikan karakter. Selain itu, kurangnya saluran untuk energi para remaja serta pemuda dalam kegiatan positif."Karena itu, negara penting menyediakan fasilitas yang memadai, misalnya kegiatan ekstrakulikuler seperti bermain musik, kesenian, olahraga, dan lainnya," begitu isi Visi pasangan Jokowi-JK.Nantinya, pasangan Jokowi dan JK akan mengambil kebijakan yang diarahkan untuk menumbuhkan budaya olahraga dan prestasi.Tak hanya tentang pemuda, Jokowi dan JK juga memiliki visi dalam ke [...]

Sering Nyeri Payudara? Mungkin Ini Sebabnya

Sering Nyeri Payudara? Mungkin Ini Sebabnya

Jangan terlalu khawatir bila Anda-wanita sering merasa nyeri payudara. Bila nyeri tidak disertai benjolan, belum tentu kanker payudara. Namun beberapa alasan nyeri bisa terjadi. Seperti dikutip Healthmeup, Senin (10/11/2014), berikut ini kami rangkum beberapa alasan mengapa payudara terasa nyeri: 1. Perubahan hormonAlasan paling umum nyeri payudara adalah perubahan hormon. Coba deh cek kapan Anda biasanya menstruasi. Selain itu, nyeri payudara juga sering dikaitkan dengan kehamilan dan menopause. Sebelum atau selama menstruasi, biasanya wanita mengalami penurunan kadar estrogen yang menyebabkan nyeri payudara. Begitu juga saat menjelang menopause, estrogen yang rendah menyebabkan nyeri payudara, dan ini diperburuk jika Anda stres, karena stres menyebabkan penurunan lebih lanjut tingkat estrogen Anda. 2. Konsumsi obatPenggunaan alat kontrasepsi KB dan hormon, juga dapat menyebabkan nyeri payudara karena secara tidak langsung mempengaruhi kadar hormon Anda. Pil KB mengandung berbagai jumlah estrogen dan progesteron, yang mempengaruhi tingkat hormon alami tubuh Anda dan dengan demikian dapat mengakibatkan nyeri payudara. Antidepresan tertentu dan obat-obatan psikiatris lainnya [...]

Kanker, Urutan 4 yang Habiskan Uang Negara

Kanker, Urutan 4 yang Habiskan Uang Negara

Pembiayaan kanker pada Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) 2012 mencapai Rp. 144,7 miliar. Besaran ini membuat kanker menempati urutan ke-4 setelah hemodialisa, thalassemia, dan TBC dengan pembiayaan tertinggi. Padahal, bila kita mampu menjalani pola hidup sehat, pengeluaran untuk kanker tidak akan sebanyak ini. "Kalau kita dapat menjalani gaya hidup sehat atau mengubah pola yang saat ini kita jalani, tidak mungkin penyakit kanker menggoroti APBN kita," kata Plt Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Prof. dr. Agus Purwadianto, dalam acara `Hilangkan Mitos Tentang Kanker` di Ruang Swabesi Gedung Sujudi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (8/5/2014) Prof. Agus juga menekankan agar masyarakat mencegah dan mengatasi kanker dengan menghindari faktor risiko. Mulai dari merokok, kurangnya aktivitas fisik, dan pola makan serta diet yang tidak sehat. Namun sayang, meski kita sudah mengetahui dampak buruk itu, tetap tidak mudah menghentikan kebiasaan itu. Ia menyebutkan, penyakit kanker yang tergolong jenis penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan data Riskesdas, pada 2013 prevalensi tumor atau kanker di Ind [...]

Korban Sitok Srengenge Tak Minta Belas Kasihan

Korban Sitok Srengenge Tak Minta Belas Kasihan

Korban asusila Sitok Srengenge yang telah melahirkan bayi perempuan mendapat perhatian penuh dari banyak aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Menurut Novelis sekaligus Penggagas Gerakan Budaya 'Barisan Pengingat, Okky Madasari, korban tak pernah meminta hak anak kepada pelaku."RW juga tidak meminta apapun pada pelaku. Yang diminta RW hanya penegakan hukum," kata Okky saat dihubungi Tim Health Liputan6.com, Minggu (2/2/2014).Menurutnya, RW memiliki hak untuk mendapat perlindungan secara hukum dan memiliki hak untuk mendapatkan keadilan. "RW tidak sedang meminta-minta belas kasihan. RW berjuang untuk mendapatkan hak keadilannya," kata Okky menegaskan.Harapan dan doa pun tercurah dari para aktivis untuk RW dan anaknya. Salah satunya Wisnu Surya Pratama, aktivis dan perwakilan dari solidaritas Fakultas Ilmu budaya (FIB) UI. "Semoga dia tumbuh sehat dan menjadi perempuan pemberani seperti ibunya," ucapnya. (Mia/Mel)Baca Juga :Ucapan Doa Mengalir untuk Ibu Bayi si Korban Sitok SrengengeMahasiswi Korban Sitok Srengenge Melahirkan Anak PerempuanKondisi Mental `R`, Korban Sitok Srengenge Kian MemprihatinkanKorban Sitok Ingin Diperiksa di Tempat Nyaman Agar Tak Ketakutan [...]

Wanita Lebih Berisiko Alami Keropos Tulang Dibanding Pria

Wanita Lebih Berisiko Alami Keropos Tulang Dibanding Pria

Di tengah-tengah kesibukannya bekerja atau mengurus suami dan anak, mestinya wanita juga tidak boleh mengesampingkan kesehatan tulang. Pasalnya, wanita lebih berisiko mengalami osteoporosis (pengeroposan tulang) dibandingkan pria.Demikian disampaikan Spesialis Gizi Klini dari RS Medistra, dr. Cindiwaty Pudjiadji MARS. MS. SpGK. Ia mengatakan, wanita sangat berisiko mengalami penurunan kepadatan tulang karena hamil, menyusui dan menopause yang bisa membuang isi tulang."Tuntutan wanita yang harus mengurus keluarga, bekerja sekaligus menjalani siklus kehidupan seperti mengandung, menyusui, menopause membuatnya memerlukan kalsium yang cukup. Berbeda dengan pria, mereka memiliki masa tulang lebih besar dibanding wanita," kata Cindy saat Media Workshop Pfizer, `Mau Tulang Sehat? Kenali dan Cukupi Nutrisinya!` di Fx, Sudirman, Jakarta, Senin (12/5/2014).Cindy menyarankan, wanita usia 30 tahun ke atas sudah harus mempersiapkan cadangan kalsium tulang sebelum terjadi penurunan kepadatan tulang. Jika asupan nutrisi tulang belum mencukupi, pertimbangkan juga untuk mengonsumsi suplemen kalsium serta olahraga teratur 30-60 menit 5 kali seminggu. [...]

Hari Diabetes Sedunia, Peran Perusahaan Cola Ditanyakan

Hari Diabetes Sedunia, Peran Perusahaan Cola Ditanyakan

Lebih dari 340 juta orang yang hidup dengan diabetes. Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan jumlah orang yang meninggal karena diabetes setiap tahun akan berlipat ganda antara tahun 2005 dan 2030. Merayakan hari diabetes sedunia yang diadakan tiap 14 November, perusahaan cola ditantang untuk mengurangi risiko diabetes.Seperti dikutip laman IPS, Jumat (14/11/2014), Ahli penyakit tidak menular (PTM) dari Harvard University Dr Alessandro DeMaio mengatakan, negara seperti Indonesia kerapkali menjadi lahan bisnis perusahaan soda dengan sasaran tingkat pendidikan mereka yang lebih rendah."Ada hubungan yang jelas antara kemiskinan, diabetes dan taktik pemasaran yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan junk food dan soda. Kita juga tahu bahwa secara global sekitar 80 persen diabetes terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan kita juga tahu bahwa di negara-negara kaya seperti Australia, Inggris dan Amerika Serikat, populasi yang terkena dampak terburuk adalah mereka yang miskin," kata DeMaio.DeMaio dengan tegas mengatakan, diabetes merupakan sebab dan akibat dari kemiskinan. Perawatan Diabetes di negara seperti Vietnam atau Malawi bahkan melebihi budget hingga 70 p [...]

Buah Ini Dapat Bantu Pasien Pasca Serangan Jantung

Buah Ini Dapat Bantu Pasien Pasca Serangan Jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Inggris mengatakan bahwa apel dan stroberi dapat mengurangi kerusakan organ tubuh lain pasca serangan jantung. Dikutip dari Daily Mail pada Kamis (6/11/2014), para ilmuwan yang berasal dari berbagai universitas tersebut mengatakan bahwa jika zat dari stroberi dan apel disuntikkan pada pasien setelah serangan jantung, maka itu dapat menghindari cedera jangka panjang bagi organ vital lain. Temuan ini adalah sebuah terobosan. Selama ini, banyak dokter ahli jantung frustasi. Sebab, banyak kasus dimana nyawa pasien sakit jantung terselamatkan tetapi beberapa organ lain justru rusak. "Kami telah menggunakan bahan kimia sederhana yang ditemukan dalam buah-buahan seperti apel dan anggur. Hebatnya, bahan kimia ini bekerja sangat baik," kata Dr. Michael Murphy dari Universitas Cambridge. Profesor Peter Weissberg, direktur medis di British Heart Foundation, yang mendanai studi ini mengatakan bahwa ini merupakan kemajuan yang baik. "Ada alasan untuk bersikap optimis karena kita melihat kemajuan cepat saat ini dimana temuan dasarnya telah kita buat," katanya. Baca Juga: 10 Kiat Jaga Kesehatan Jantung Hindari Sakit Jantung, La [...]

Inilah Ujian yang Tak Kalah Penting bagi Para Pilot

Inilah Ujian yang Tak Kalah Penting bagi Para Pilot

Sebelum para pilot baik penerbangan komersil atau sipil menjalankan tugasnya, pemeriksaan kesehatan harus dijalani terlebih dahulu di Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Lakespra). Mereka akan ditangani langsung oleh para tenaga medis spesialis penerbangan. "Ini wajib dilakukan. Setelah hasil pemeriksaan keluar dan dinyatakan fit, baru mereka dipersilahkan untuk bekerja," kata Dr. H. Soe Mardoko Tjokrowidikdo, SpM, SpKP dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penerbangan (Perdospi) saat berkunjung ke redaksi Liputan6.com ditulis Sabtu (13/12/2014)Lakespra merupakan lembaga milik TNI Angkatan Udara (TNI-AU), dan juga bagian dari Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara. "Lakespra ini adalah badan pelaksana pusat dari Angkatan Udara, yang tugas utamanya melakukan pemeriksaan awak pesawat." kata Mardoko menambahkan.Semua penerbang, lanjut Mardoko, diperiksa begitu ketat di Lakespra. Bahkan, setiap enam bulan para pilot diharuskan melakukan pemeriksaan ulang. Tak hanya sekedar tes kesehatan semata, segala faktor risiko yang ada di tubuh para pilot tak luput dari pemeriksaan."Faktor risiko akan dicatat semua, kemudian di-manage. Sehingga, jika ada sedikit faktor risiko, misalkan gula [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *