Memang Benar Herba, Tapi Efek Ganja Tetap Beracun

memang-benar-herba-tapi-efek-ganja-tetap-beracun-alodokter.jpg

Menggunakan ganja mungkin tidak berbahaya, tapi efek ganja dapat memengaruhi tubuh dan pikiran jika terus-terusan dikonsumsi dalam jangka panjang.

Mariyuana atau ganja adalah obat-obatan herba yang terdiri dari daun, bunga, dan tunas tanaman Cannabis sativa. Ganja sering kali diisap seperti rokok pipa atau rokok ?lintingan?. Namun, ganja juga bisa dijadikan bahan makanan atau diseduh menjadi teh. Masyarakat Aceh, Medan, dan Padang terkenal menggunakan sedikit ganja untuk bumbu tambahan pada masakan tradisional mereka.

Banyak orang menggunakan ganja untuk membuat mereka merasa santai atau sangat bahagia (high), menghilangkan nyeri sakit atau nyeri saraf, atau merasa lapar sehingga bisa makan lebih banyak.

Di luar negeri, selain banyak digunakan untuk tujuan kesenangan, ganja juga dipelajari sebagai pengobatan potensial untuk berbagai kondisi seperti nyeri kronis dan multiple sclerosis. Selain itu, ganja diduga mampu membantu mengurangi tekanan mata pada penderita glaukoma. Namun, jika dikonsumsi terus-menerus, dalam jangka waktu lama dengan dosis berlebihan, akan timbul efek ganja yang tidak baik bagi kesehatan.

Efek Ganja Akibat Penggunaan Tanpa Resep Dokter

Ganja termasuk ke dalam tanaman herba karena pengolahannya bisa digunakan untuk mengatasi kondisi tertentu selama mengikuti resep medis. Penggunaan tanaman ganja yang tanpa didasari oleh ketentuan dari dokter, dalam hal ini sebatas untuk kesenangan, berisiko memberikan dampak negatif bagi kesehatan organ dan kesehatan penggunanya secara umum, antara lain:

Paru-paru

Menurut beberapa penelitian, kandungan tar pada ganja hampir tiga kali lipat lebih tinggi dari tar tembakau. Selain itu, asap ganja juga diduga memiliki kandungan zat penyebab kanker 70% lebih banyak dari asap tembakau. Ada dugaan risiko Anda terkena kanker paru-paru pun semakin tinggi. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Efek ganja juga dapat memperburuk asma dan fibrosis kistik serta menyebabkan sesak napas pada orang tanpa asma. Jika merokok dengan campuran ganja dan tembakau, risiko penyakit paru-paru akan lebih tinggi.

Otak

Terlalu lama menggunakan ganja dapat menyebabkan gangguan pada kemampuan berpikir, kehilangan memori akut, dan mengurangi fungsi otak. Gangguan ini sering kali berbahaya ketika melakukan kegiatan sehari-hari, terutama menyetir yang membutuhkan konsentrasi penuh (risiko tabrakan meningkat dua kali lipat).

Kesehatan mental

Biasa mengisap ganja diduga memperburuk atau meningkatkan risiko penyakit psikotik seperti skizofrenia. Selain itu, ganja juga bisa menimbulkan halusinasi (melihat hal-hal yang tidak benar-benar ada), delusi (percaya hal-hal yang tidak benar), depresi, rasa cemas, dan serangan panik. Risiko terkena penyakit psikotik lebih tinggi jika seseorang mulai menggunakan ganja di usia remaja dan memiliki riwayat penyakit mental dalam keluarga.

Sistem peredaran darah

Beberapa saat setelah mengisap ganja, detak jantung akan naik 20-50 denyut per menit sampai tiga jam. Bagi orang-orang berpenyakit jantung, detak jantung yang lebih cepat ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Ganja diduga dapat menghentikan pertumbuhan pembuluh darah baru dan ini menguntungkan penderita kanker, karena aliran darah baru yang memberi nutrisi pada sel-sel kanker bisa dihentikan. Selain itu, ganja juga dapat menyebabkan naiknya tekanan darah tinggi jangka pendek, perdarahan, dan membuat mata menjadi merah karena pembuluh darah diperlebar.

Sistem pencernaan

Mengisap ganja dapat menyebabkan rasa menyengat atau sensasi terbakar (rasa perih) di mulut dan tenggorokan, mual dan muntah, tapi meningkatkan nafsu makan karena mengurangi mual dan muntah pada penderita AIDS dan kanker.

Sistem kekebalan tubuh

Efek ganja juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh melemah. Akibatnya, tubuh menjadi semakin sulit melawan infeksi.

Kesuburan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap hewan, ganja dapat mengganggu produksi dan kualitas sperma, serta menurunkan level hormon testosteron dan libido pada laki-laki. Sedangkan pada perempuan, ovulasi dapat mengalami gangguan.

Kehamilan

Mengisap ganja selama kehamilan dapat memengaruhi perkembangan otak janin, memperlambat pertumbuhan janin, menyebabkan kelainan pada janin, dan leukemia pada anak. Selain itu, mencampur ganja dan tembakau diduga meningkatkan risiko bayi terlahir prematur atau terlahir dengan berat badan kecil.

Bayi menyusu

Ibu yang mengonsumsi ganja ketika menyusui dapat membuat zat kimia dalam mariyuana yang disebut delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) masuk ke dalam ASI. Akibatnya, pertumbuhan bayi akan terhambat.

Efek ganja selain tidak baik bagi kesehatan juga bisa membuat seseorang terkena jerat hukum. Di Indonesia, dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, ganja termasuk dalam narkotika Golongan I yang jika ditanam, dipelihara, dimiliki, disimpan dapat dikenai sanksi pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 500.000.000,00.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Terobosan Terbaru: Awet Muda dengan Darah Sendiri

Terobosan Terbaru: Awet Muda dengan Darah Sendiri

Platelet Rich Plasma atau yang lebih dikenal dengan PRP merupakan terapi dengan mengambil darah dari pasien sendiri. PRP telah lama digunakan sejak tahun 1987 untuk mempercepat penyembuhan pada gigi, kasus ortopedi dan tindakan bedah plastik. Kemudian dalam beberapa tahun berlakangan, PRP juga memberikan manfaat untuk peremajaan wajah. Apakah itu terapi PRP? PRP adalah suatu terapi dengan mengambil darah dari pasien sendiri, sama seperti saat Anda mengambil darah untuk pemeriksaan laboratorium. Darah sebanyak kurang lebih 15-30 cc diambil dari pembuluh darah vena. Darah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mesin sentrifugasi khusus untuk memisahkan antara sel darah merah, plasma yang kaya akan platelet (PRP) dan plasma. Plasma yang kaya akan growth factor ini kemudian diaplikasikan pada wajah melalui injeksi ataupun dioleskan secara langsung. Apa saja keuntungan terapi PRP? Karena menggunakan darah Anda sendiri, tentu saja dapat meminimalisir efek samping terjadinya alergi dan reaksi hipersensitivitas. Dalam bidang dermatologi (kulit), PRP dapat memberikan efek peremajaan pada kulit seperti meningkatkan tekstur dan warna kulit, mengurangi kerutan, meningkatkan produksi kolagen dan [...]

Emosi Naik Turun? Ini Dia 5 Cara Mengaturnya!

Emosi Naik Turun? Ini Dia 5 Cara Mengaturnya!

Pernahkan Anda merasa emosi Anda naik turun? Hidup memang bisa membuat emosi berubah-ubah. Jika tidak bisa mengatasi emosi itu, Andalah yang akan menjadi korban emosi sendiri.Hal-hal positif dan negatif datang silih berganti, sehingga menjadikan emosi seseorang tak menentu. Jika Anda merasa emosi kurang stabil saat ini, cobalah lima strategi cara mengontrol emosi berikut, seperti dikutip dari Health.1. Biarkan KeluarMengeluarkan emosi terkadang harus dilakukan karena menyimpan perasaan sedih atau marah dapat menguras energi dan mengganggu pikiran Anda. Memendam emosi yang tidak baik dapat merusak diri sendiri dan hubungan orang lain.Jika Anda termasuk orang yang sulit mencurahkan perasaan melalui kata-kata, cobalah menuangkannya dengan menulis di buku harian. Anda pun akan merasa lega karena hati Anda sudah tidak disesaki lagi dengan emosi yang mengganjal.2. Berhitung Hingga SepuluhKekuatan emosi sangatlah besar dan dapat muncul kapan saja dan dimana saja. Di tempat kerja, pusat perbelanjaan, ketika bersama teman atau ketika makan malam bersama kekasih.Ketika Anda sedang dalam situasi yang penuh emosi, cobalah berhitung hingga sepuluh sebelum mengatakan sesuatu. Hal itu memungki [...]

5 Tips Merawat Contact Lens

5 Tips Merawat Contact Lens

Oleh: dr. Nadia Octavia Merawat contact lens sama seperti merawat mata kita sendiri. Semakin lalai kita melakukan langkah perawatam, semakin tinggi risiko terkena infeksi mata dan paparan kondisi fatal lainnya yang tidak kita inginkan. Berikut ini adalah 5 tips merawat contact Lens. 1. Jagalah higienitas Cucilah dan keringkan tangan Anda sebelum menggunakan atau merawat lensa kontak. 2. Lepas lensa kontak sebelum tidur Menggunakan lensa kontak selama tidur dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi mata. 3. Minimalisir kontak dengan air Lepaslah lensa kontak Anda jika akan mandi, berenang ataupun berendam 4. Rawatlah lensa kontak dengan cairan khusus Gunakan selalu cairan khusus untuk lensa kontak - hindari menggunakan air atau cairan lainnya 5. Perhatikan tanggal kadaluarsa lensa kontak Bila memang tanggal kadaluarsa telah melewati tanggal yang telah ditentukan, maka sebaiknya jangan Anda gunakan lagi. (NO) [...]

Refleksi Kepergian Ibu Kartini: Jangan Anggap Remeh Antenatal Care

Refleksi Kepergian Ibu Kartini: Jangan Anggap Remeh Antenatal Care

Tanggal 21 April diperingati dengan Hari Kartini, sebuah momentum mengenai pentingnya kehadiran perempuan berikut atribut hak-haknya. Ibu Kartini meninggal dunia ketika melalui proses melahirkan. Memang tidak dapat dipungkiri, angka kematian ibu melahirkan dan bayi di Indonesia masih tinggi. (Baca: Inilah Penyebab Masih Tingginya Angka Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan) Anda yang rajin mengikuti perkembangan berita, pasti tahu dengan pasti salah satu topik yang marak dibicarakan dalam dunia kesehatan Indonesia adalah tingginya angka kematian ibu dan bayi. Saking tingginya angka kematian ini, pemerintah pun mencoba segala cara dan gencar berusaha mencari jalan keluar. Sebenarnya kematian ibu dan bayi dapat kita hindari dengan melakukan hal-hal yang sederhana, dengan setia mengikuti antenatal care misalnya. (Baca: KB & Pencegahan Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan) Antenatal Care atau ANC adalah rangkaian pemeriksaan yang dilakukan pada ibu dan janin dengan tujuan memberikan kesejahteraan, baik untuk ibu dan si calon bayi, sayangnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti program kesehatan ini masih minim, padahal dampak positif yang didapat sangatlah besar. Seorang ibu hamil disar [...]

95% Orang Tidak Cuci Tangan dengan Benar Setelah dari Toilet

95% Orang Tidak Cuci Tangan dengan Benar Setelah dari Toilet

Mencuci tangan setelah dari toilet sangat penting dilakukan untuk mencegah penyebaran bakteri atau kuman penyebab penyakit. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan kebiasaan sehat ini.Menurut hasil studi terbaru, hanya 5 persen orang yang mencuci tangan dengan benar dan cukup lama untuk membunuh kuman penyebab infeksi, setelah menggunakan toilet atau kamar mandi. Artinya, ada 95 orang yang tidak mencuci tangannya dengan tepat. Sementara 33 persen cuci tangan, tapi tidak menggunakan sabun dan 10 persen responden bahkan tidak membersihkannya sama sekali.Studi yang dilakukan dengan mengobservasi perilaku 3.749 orang di toilet umum ini juga menemukan, wanita lebih peduli terhadap kebersihan tangan mereka ketimbang pria. Ada 15 persen pria yang tidak mencuci tangannya setelah dari kamar mandi. Sedangkan wanita hanya 7 persen.Carl Borchgrevink, associate professor of hospitality business dari Michigan State University yang memimpin penelitian mengatakan kalau penemuan ini cukup mengejutkan. Sebab dalam penelitian sebelumnya menunjukkan kalau kesadaran orang untuk menjaga kebersihan tangannya meningkat.Para peneliti yang mengadakan observasi di toilet yang terdapat di bar, restoran at [...]

Kenali Penyakit Kulit dari Warna Mata Anda

Kenali Penyakit Kulit dari Warna Mata Anda

Ada banyak cara untuk mendeteksi penyakit, salah satunya melalui warna mata. Menurut penelitian terbaru, kecenderungan mengidap penyakit kulit bisa diketahui lewat warna mata seseorang.Seperti yang dikutipdari WebMD, hasil dari penelitian tersebut mengungkapkan bahwa orang dengan mata berwarna biru cenderung lebih sedikit mengalami ganguan vitiligo --penyakit kulit yang menimbulkan bercak putih pada kulit dan rambut. Sedangkan, mereka yang memiliki mata coklat lebih mungkin terkena penyakit kulit yang sama.Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menjelaskan bahwa warna mata juga memiliki pengaruh terhadap risiko penyakit kulit melanoma. Dikutip dari detikhealth, melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang berbahaya. Melanoma tidak hanya mempengaruhi kulit, lebih dari itu dapat menyebar ke organ lain dan juga tulang."Secara genetik, dalam beberapa hal vitiligo dan melanoma adalah kutub yang berlawanan. Beberapa variasi genetik membuat seseorang berisiko terkena vitiligo dan orang lain cenderung tidak mudah terkena melanoma, begitu juga sebaliknya," ujar peneliti Richard Spritz, MD, Human Medical Genetics and Genomics Program di University of Colorado School of Medicine. [...]

8 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Mulut dan Tenggorokan

8 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Mulut dan Tenggorokan

Penyakit infeksi bisa ditularkan lewat beberapa cara, seperti melalui udara, ludah, kulit, darah, kontak seksual, makanan, atau benda yang terkontaminasi bakteri. Cara penularan paling sering adalah melalui udara, misalnya saat seseorang batuk atau bersin. Droplet (partikel air kecil) tersebut membawa mikroorganisme yang dapat dihirup langsung oleh orang lain. Beberapa infeksi juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan ludah. Berikut ini adalah delapan penyakit yang dapat ditularkan melalui mulut dan tenggorokan: Selesma Gejala selesma biasanya diawali dengan sakit tenggorokan diikuti pilek, hidung tersumbat, dan batuk. Demam biasanya muncul pada anak-anak, namun jarang terjadi pada orang dewasa. Ada ratusan jenis virus yang bisa menyebabkan selesma, namun umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Influenza Berbeda dengan selesma, gejala flu biasanya lebih berat dan berupa sakit tenggorokan, demam tinggi, pegal-pegal di seluruh badan, batuk, dan pilek. Sebagian besar virus influenza akan hilang dalam 5-7 hari, tetapi ada beberapa jenis virus influenza yang berbahaya dan telah menimbulkan pandemik seperti virus H1N1 (flu babi). Ber [...]

Penyebab Keputihan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Keputihan dan Cara Mengatasinya

Sebagian besar perempuan pernah mengalami keputihan baik hanya sekali atau berlangsung terus menerus. Keputihan disebabkan adanya infeksi oleh jamur Candida. Bagaimana cara menghalau si putih yang kerap meneror kaum perempuan itu?Seperti dikutip dari detikhealth, keputihan disebabkan oleh infeksi jamur atau ragi pada vulva atau vagina. Kondisi ini menyebabkan daerah kewanitaan menjadi bau, keluar cairan berwarna putih kekuningan, gatal, rasa terbakar bahkan hingga menjadi bengkak.Jika kondisinya sudah sangat parah bisa membuat orang tersebut sulit berjalan, serta sakit saat buang air kecil atau melakukan hubungan seks.Sebenarnya setiap orang memiliki jamur Candida dalam jumlah kecil di mulut, vagina, saluran pencernaan dan kulit. Pada orang yang sehat, bakteri ini bersifat ramah dan sistem kekebalan tubuh yang baik dapat mencegah terjadinya infeksi.Namun, jika sistem kekebalan tubuhnya rusak atau sedang lemah maka akan lebih mudah bagi jamur Candida untuk tumbuh dan menimbulkan penyakit. Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antibiotik, steroid dan kontrasepsi oral dapat mengubah organisme alami yang ada di vagina.Faktor lain yang bisa memicu keputihan adalah penyakit diabetes [...]

Cara Mengendalikan Diri dari Emosi yang Berlebihan

Cara Mengendalikan Diri dari Emosi yang Berlebihan

Meluapkan amarah merupakan hal wajar. Namun terkadang, emosi yang terlalu meluap buat Anda jadi tak terkendali. Bulan Ramadan, bisa dijadikan momen untuk berlatih mengendalikan emosi.Menurut penelitian terbaru yang telah dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology, perasaan marah sebenarnya dikarenakan adanya pikiran negatif terhadap suatu hal. Pikiran itu terus berkelanjutan, sehingga tidak bisa mengontrol diri sendiri. Lalu, apa yang harus dilakukan supaya amarah mereda?Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dominik Mischkowski, mahasiswa psikologi sosial setingkat doktor di Ohio State University, menunjukkan jika menjaga jarak dengan situasi yang membuat Anda marah bisa membantu redakan rasa emosi yang meluap, seperti kemarahan atau kesedihan yang sedang dirasakan.Akan tetapi, mereka tidak dapat menjelaskan secara pasti apakah teknik menjaga jarak benar-benar menghilangkan rasa marah atau hanya menghilangkannya untuk sesaat?Mischkowski dan tim penelitiannya menemukan bahwa peserta yang mengikuti penelitian dengan menjaga jarak dari 'gangguan', lebih bisa mengendalikan emosi sehingga tidak ada keinginanan untuk 'menyerang' orang lain."Kedengarannya memang sepele [...]

Sedekat Inilah Pestisida dengan Kita

Sedekat Inilah Pestisida dengan Kita

Dalam mengendalikan hama, pestisida sering dijadikan senjata utama. Maklum, produk ini memang didedikasikan untuk membunuh atau mengusir hama. Selain membunuh atau mengusir hama, pestisida juga memiliki peran penting dalam mencegah dan mengontrol pertumbuhan hama. Hama sendiri sering diartikan sebagai makhluk hidup yang kehadirannya tidak diinginkan atau merusak tanaman, hewan, dan manusia. Hama ini termasuk serangga, tikus, jamur, dan tanaman liar. Karena berfungsi mengendalikan hama, pestisida diduga dapat berdampak kepada kesehatan masyarakat. Banyak sumber penyakit yang bisa diberantas oleh pestisida, salah satunya adalah nyamuk. Selain itu, pestisida juga berperan penting dalam mengamankan pertanian dari kerusakan akibat hama. Yang harus dipahami adalah potensi pestisida yang bisa menjadi racun bagi organisme lain, selain hama. Bahkan manusia pun bisa dirugikan oleh pemakaian pestisida. Oleh karena itu, prosedur penggunaan, penyimpanan, serta pembuangannya harus diperhatikan. Pestisida di Tengah Kehidupan Manusia Pemakaian pestisida sudah sangat biasa dalam kehidupan kita. Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah contoh yang paling dekat dalam kehidupan. Bahan makanan pokok, sep [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *