Membersihkan Komedo dengan Dipencet, Tepatkah?

664xauto-selamat-tinggal-komedo-jahat-131130p.jpg

Banyak orang membersihkan komedo dari wajah dengan cara dipencet menggunakan alat khusus. Meski menyebabkan hidung merah dan sakit tapi cara ini terus diulangi. Lalu, tepatkah cara membersihkan komedo seperti ini?

“Jika kebiasaan ini kerap dilakukan malah membuat pori-pori mengalami trauma. Pemencetan berulang dalam jangka panjang akan membuat lubang pori semakin besar sehingga tampilan kulit wajah jadi kasar dan bolong-bolong,” terang ahli kencantikan dokter Olivia Ong dalam surat elektroniknya kepada Health-Liputan6.com seperti ditulis Senin (29/9/2014).

Tak berhenti pada tampilan yang jadi tak menarik, pori-pori yang melebar malah membuat kotoran jadi lebih mudah terperangkan dan terkumpul didalamnya. Akibatnya, jumlah dan ukuran komedo lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

“Komedo lebih cepat lagi untuk tumbuh, besarnya mengikuti ukuran pori dan jumlahnya semakin banyak,” terang dokter yang juga berpraktik di Klinik Kecantikan yang salah satunya berada di Jalan Gunawarman No 30 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut dokter Olivia, membersihkan seluruh komedo tanpa pencet yang artinya tidak ada rasa sakit dan kemerahan dengan peeling komedo. Sekitar 30 menit waktu yang dibutuhkan untuk melakukan teknik perawatan dengan proses perlunakan dan penyisiran komedo keluar dari pori-pori ini.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Aku Butuh Donatur Agar Anakku Panjang Umur

Aku Butuh Donatur Agar Anakku Panjang Umur

'Aku butuh donatur agar anakku panjang umur' begitulah kalimat yang pertama kali keluar dari mulut seorang ibu yang ditemui tim Health Liputan6.com, Minggu (6/4/2014) di dalam rangkaian gerbong CommuterLine. Muslimah (34) terlihat menggendong sang buah hati, Rahma Rohidatul Aishy yang terkulai lemah seakan tidak memiliki tulang dengan selang dihidung."Selang ini sudah dipasang sejak lahir, kalau anakku tidak pakai selang ya tidak ada cairan yang bisa masuk ke dalam tubuhnya. Tubuhnya lunglai, kalau didiamkan badannya bisa melengkung. Aku butuh donatur supaya dia panjang umur," kata Muslimah dengan air mata yang terus bercucuran.Dengan kain gendongannya, Muslimah menyeka air mata yang terus saja mengalir. Warga Jembatan Besi, Jakarta Barat ini setiap dua kali dalam satu minggu membawa Rahma berobat ke dokter."Berobatnya itu dua kali dalam seminggu, Rahma harus terapi dan diberikan obat. Tetapi keuangan keluarga tidak mencukupi, suami hanya berdagang kecil-kecilan yang penghasilannya hanya Rp 25.000," kata Muslimah.Pendapatan Rp 25.000 tidak menutupi kebutuhan pengobatan Rahma, dengan muka malu Muslimah bercerita dirinya selalu dibantu tetangga atau keluarga."Saya malu, pengobatan Ra [...]

Pandji Lebih Peduli Kesehatan Sejak Punya Anak

Pandji Lebih Peduli Kesehatan Sejak Punya Anak

Kehadiran sang buah hati dalam keluarga tidak hanya membawa kebahagiaan tapi bisa juga mengubah perilaku orangtuanya. Hal ini seperti yang dialami pria multitalenta Pandji Pragiwaksono yang mengakui mengalami perubahan dari segi peduli kesehatan saat dirinya menjadi seorang ayah."Dulu saya termasuk yang tidak terlalu peduli tentang kesehatan. Tetapi sejak punya anak jadi semakin sadar hidup sehat itu penting," kata Pandji saat ditemui dalam acara `Peringatan 10 Tahun Berbagi Sehat Lifebuoy`, ditulis Jumat (7/3/2014). Penyiar, penulis buku, penyanyi, presenter dan pelawak Indonesia ini mengatakan sejak saat itulah ia lebih meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam keluarganya."Sekarang setiap dari luar sampai rumah, saya selalu mencuci tangan dengan sabun kemudian bersih-bersih badan. Kalau dari luar itu kan membawa bakteri atau virus kita tidak tahu. Jangan sampai itu menyebar ke keluarga terutama anak-anak, tapi paling sering istri saya yang selalu mengingatkan hidup sehat," kata Ayah dari Wadilla Dipo Wongsoyudo ini.Pandji mengaku bukanlah orangtua yang bawel tentang kesehatan anak, menurutnya dengan mencotohkan sudah termasuk salah satu upaya membiasakan PHBS. [...]

Menkes Tegaskan Jajarannya Bersih dari Korupsi

Menkes Tegaskan Jajarannya Bersih dari Korupsi

Kementerian Kesehatan berusaha mencegah adanya gratifikasi dan korupsi. Baru-baru ini Menkes Nafsiah Mboi dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Gerakan Indonesia Bersih bersama beberapa perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Namun, Nafsiah menegaskan bahwa jajaran di kementeriannya bersih dari korupsi."Yang penting kita bersih dan kita hanya berdoa karena itu laporan palsu. Semoga mereka diberi terang oleh Tuhan," kata Menkes saat acara penandatangan Komitmen Pengendalian Gratifikasi dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Hotel Bidakara, Rabu (2/4/2014).Penandatangan komitmen Kementerian Kesehatan ini diapresiasi langsung oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zainudin. Ia menyampaikan, Kementerian Kesehatan merupakan mitra kerja strategis dalam penandatanganan komitmen untuk tidak menerima gratifikasi yang berkaitan dengan tugas dan jabatannya."Kita apresiasi untuk mencegah korupsi di Tanah Air. Jika terpaksa terima, laporkan pada KPK. Mudah-mudahan, komitmen ini membuat pelayanan Kemenkes jauh lebih baik," jelas Zainudin.Zainudin menambahkan, Kementerian Kesehatan memang cukup strategis dalam penyediaan alat kesehatan maupun obat. Tapi dengan k [...]

Resistensi Antibiotika Mengancam Kita

Resistensi Antibiotika Mengancam Kita

Meski berperan penting dalam menurunkan angka kematian akibat penyakit infeksi, resistensi akibat penggunaan antibiotika telah menjadi ancaman dunia saat ini. Ini karena penggunaan antiobiotika secara berlebihan dan tidak rasional. "Karena itu Badan Eksekutif WHO telah mendiskusikan hal ini dan merekomendasikan untuk memasukkan resolusi EB134.R13 pada World Health Assembly 2014 bulan Mei lalu," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembagan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, Prof. Tjandra Yoga Aditama, kepada Liputan6.com, di Jakarta, Senin (23/6/2014). Menurut Tjandra, dalam resolusi ini telah diajukan penyusunan Rencana Aksi Global untuk Resistensi Antibiotika. Beberapa poin diskusi untuk pertemuan ini antara lain tentang 'Interface in both human and animal health', 'Regulatory framework', 'Model bisnis baru untuk pengembangan obat baru' dan 'Kajian dampak dari resistensi antibiotika Menurut Tjandra, resistensi antimikroba (antimicrobial resistance) merupakan salah satu isu penting kesehatan di dunia. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional merupakan penyebab utama munculnya mikroba resisten dan kegagalan terapi serta berisiko meningkatkan penyebaran mikroba re [...]

Anak Gemuk Bukan Turunan Tapi Salah Orangtua!

Anak Gemuk Bukan Turunan Tapi Salah Orangtua!

Sejumlah penelitian dan jurnal medis mungkin boleh menyebutkan bahwa obesitas merupakan keturunan atau genetik. Tapi ini bukan masalah utama, pasalnya permasalahan obesitas anak juga terkait dengan kebiasaan orangtua yang sering memberikan makanan tanpa nutrisi pada anak. Seperti disampaikan ahli nutrisi dan obesitas Herbalife, Dr Rocio Medina, MD. Ia mengatakan, bahaya obesitas bukan hanya menyerang orang dewasa tapi juga di kalangan anak-anak kian meningkat. Parahnya, masalah ini bukan hanya dialami anak Indonesia tapi dunia. "Menurut saya, obesitas bukanlah turunan. Berbagai penyakit yang bermula dari obesitas juga sebenarnya bisa dicegah. Masalahnya, ini kesalahan orangtua," kata Rocio di sela-sela acara tur kesehatan Herbalife di Senayan City, Jakarta, Kamis (17/4/2014). Rocio melanjutkan, orangtua secara tidak langsung mendidik anaknya untuk obesitas. Bagaimana tidak, orangtua sering membawakan makanan cepat saji ke rumah, diajarkan cara makannya dan hal ini dianggap normal. "Akhirnya anak-anak terus makan dan obesitas. Belum lagi orangtua sering memberikan hadiah berupa makanan seperti permen dan cokelat. Mungkin anak senang, tapi ketahuilah orangtua telah menyakitinya," [...]

Begini Rahasia Indahnya Tarian Barongsai

Begini Rahasia Indahnya Tarian Barongsai

Gerakan yang selaras dengan iringan musik, membuat penampilan barongsai semakin menarik. Kekompakan para pemain menjadikan tiap gerakan barongsai terlihat menari indah."Setiap gerakan barongsai itu punya makna. Semua ekspresi kehidupan digambarkan oleh barongsai seperti senang, mengantuk, sedih, emosi, berani dan lain-lain," kata Pembina Tim Barongsai Kun Seng Keng Indonesia, Denny Kurniawan, ditulis Rabu (29/1/2014). Menurut Pemain dan Pelatih tim barongsai Kun Seng Keng, Michael menjaga kekompakan memang kunci permainan barongsai."Kunci keberhasilan dalam sebuah permainan barongsai ialah kedekatan individu antartim. Dan kerja keras, saling mempercayai, mendukung, dan menyayangi," kata Michael. Agar kompak pemain harus rela hal-hal yang sulit dan senang bersama, serta juga menyelesaikan masalah di dalam tim secara bersama-sama. Ini menjaga kedekatan emosi antarindividu. "Dalam sebuah latihan pun kami telah melatih kebersamaan, mulai dari membereskan barang bersama. Menghormati yang lebih tua dengan panggilan tertentu," kata Michael. Selain itu, Denny menambahkan, latihan menjadi kunci penting keberhasilan. "Rutin latihan itu sangat diperlukan, juara dunia pun kalau tidak latihan s [...]

Tahun Ini, Program Raskin Sasar 15 Juta Keluarga

Tahun Ini, Program Raskin Sasar 15 Juta Keluarga

Kemiskinan berdampak pada tidak terpenuhinya kebutuhan pangan warga dengan cukup. Untuk mengatasinya pemerintah telah menggulirkan program beras miskin (raskin) sejak 16 tahun lalu.?Dari 16 tahun perjalanan program raskin dijalankan, berbagai rintangan dan kelemahan yang terjadi harus segera diakhiri dan dicari cara yang lebih patut, ? kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri saat membuka acara sosialisasi penyaluran raskin kepada 598 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Jakarta, Jumat (29/8/2014).Hingga kini, beras menjadi salah satu komponen terbesar bagi keluarga miskin. Kemampuan mereka untuk membeli beras masih jauh panggang dari api. Sementara tuntutan atas kebutuhan gizi masyarakat sehat terus meningkat.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014, angka kemiskinan berada pada kisaran 11,25% atau 28,28 juta jiwa. Angka tersebut masih jauh dari target pemerintah menurunkan angka kemiskinan hingga 8 hingga 10 persen di akhir RPJMN II.?Angka kemiskinan seiring pergerakan ekonomi diramalkan terus meningkat, karena berbagai sektor secara angka statistik juga meningkat, ? tandasnya.Tahun ini, program raskin ditetapkan akan menyasar target 15.530.837 Rumah Tan [...]

Sebelum Mudik, Ikuti Saran Menkes Ini Ya

Sebelum Mudik, Ikuti Saran Menkes Ini Ya

Ada banyak faktor risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas saat mudik yang dapat berdampak pada kematian. Walau tiap tahun jumlah kecelakaan dan kematian menurun, tapi Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengimbau tahun ini tidak ada satu kecelakaan atau kematian. "Pada 2013 terjadi 3.675 kasus kecelakaan. Jumlah ini lebih rendah 29,8 persen dibanding tahun 2012. Namun masih berakibat 795 orang meninggal. Jumlah orang meninggal juga menurun 12,4 persen dibanding tahun 2012. Doa dan harapan saya adalah kita dapat menurunkan angka kecelakaan dan kematian pada arus mudik ini dari tahun ke tahun," katanya. Untuk itu, Menkes mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk melakukan: 1. Menyiapkan fisik dan mental yang prima 2. Memeriksa kesehatan sebelum mengemudi 3. Menghindari penggunaan obat perangsang, obat keras dan alkohol 4. Istirahat mengemudi setiap 4 jam 5. Memanfaatkan Pos Kesehatan jika membutuhkannya 6. Menyiapkan obat-obatan P3K dalam kendaraan 7. Hati-hati mengemudi terutama pada saat cuaca buruk 8. Disiplin dalam mengemudi dan mematuhi rambu lalu lintas. [...]

Di Eropa, Obesitas Disamakan dengan Disabilitas

Di Eropa, Obesitas Disamakan dengan Disabilitas

Melalui Putusan Mahkamah, semua negara anggota Uni Eropa akan mempertimbangkan penyamaan hal obesitas dengan disabilitas. Tapi belum lama isu ini mencuat, kasus diskriminasi justru muncul.kasus ini menimpa seorang pengasuh anak, Karsten Kaltoft. Ia mengaku dipecat oleh majikannya karena beratnya sekitar 160 kilogram. Ia tertangkap tidak bisa membungkuk lantaran harus mengikat tali sepatu anak majikannya. Dia mengakui, tubuhnya kembali gemuk karena kebiasaan buruknya yang jaang bergerak dan banyak makan. Tapi ia menolak jika dikatakan ukuran tubuh menjamin kualitas pekerjaan.Hingga saat ini, Pengadilan Denmark tengah meminta hakim ECJ di Luxembourg untuk memperjelas hukum Eropa dalam kasus Mr Kaltoft itu. Dan dalam sebuah wawancara, Kaltoft membantah laporan bahwa ia sulit membungkuk saat mengikat tali sepatu anak-anak."Saya bisa duduk di lantai dan bermain dengan mereka, saya tidak memiliki masalah seperti itu. Saya tidak melihat diri saya sebagai orang disabilitas. Saya rasa memecat seseorang karena gemuk alasan yang tidak masuk akal mengingat saya melakukan pekerjaan dengan baik," katanya, seperti dikutip BBC, Selasa (17/6/2014)Selain itu, Kaltoft telah memenuhi kewajiban majika [...]

Andaikan Pemuka Agama Tidak Merokok

Andaikan Pemuka Agama Tidak Merokok

Pandangan larangan merokok memang tidak tertulis dalam kitab suci Al-Qur'an dan hadits. Tapi Cendekiawan muslim, Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab menyayangkan bila ada imam yang menjadi ahli hisap (merokok) karena tidak menyadari bahaya rokok. "Memang larangan rokok tidak ditulis di Al-Qur'an dan hadits karena belum ada di zaman itu. Rokok baru muncul sekitar abad ke-18. Jadi wajar tidak ada. Tapi perlu diketahui, agama telah mengatur bahwa semua hal yang mengakibatkan dampak negatif terhadap agama, akal, jasmani, harta benda, keturunan, apapun dilarang," kata mantan Menteri Agama tersebut pada Liputan6.com saat ditemui di Pusat Pusat Studi Al-Qur'an, Jumat (17/10/2014) Menurut pakar Al-Qur'an ini, semua kesepakatan kalau rokok itu bahaya sudah disepakati oleh ulama-ulama di dunia. "Imam merokok lebih bagus. Tapi kita tidak bisa melarang mereka karena mereka berpegang tidak ada aturan agama yang melarang rokok." "Kalau sekarang para dokter mengatakan rokok membunuhmu. Ekonom bilang, merokok penghamburan uang. Apalagi alasannya? Kita tidak ingin beragama persis sama dengan masa lalu kan, kalau sama, jangan naik pesawat. Ada hal yang berkembang. Yang baik kita ambil, dan buruk ki [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *