Meminimalkan Reaksi Alergi Debu dengan Cara Ini

meminimalkan-reaksi-alergi-debu-dengan-cara-ini-alodokter1.jpg

Anda sering bersin disertai hidung dan mata yang kemerahan, hidung berair (meler), serta gatal? Bisa jadi Anda menderita alergi. Ada berbagai macam alergi, salah satunya adalah alergi debu.

Debu dapat terlihat mengambang ketika tersorot sinar matahari. Debu bisa terdiri dari kulit mati, bulu hewan piaraan, spora dari jamur, potongan tubuh kecoak yang sudah mati, atau bahkan hewan kecil bernama tungau. Bangkai dan kotoran tungau inilah yang mampu menimbulkan reaksi alergi pada seseorang.

Tungau, sebagai salah satu penyebab utama reaksi alergi, adalah hewan yang sangat kecil dari keluarga laba-laba. Hewan yang hanya bisa terlihat dengan mikroskop ini suka hidup di lingkungan yang hangat (sekitar 20�C) dan lembap. Tempat tidur, karpet, dan bantal adalah tempat-tempat yang ideal bagi keberadaan tungau. Tungau memakan sel-sel kulit mati manusia dan meninggalkan gundukan kotoran serta bangkai yang dapat menjadi penyebab alergi.

Seseorang yang memiliki kondisi alergi menghirup udara yang bercampur dengan tungau, sistem kekebalan tubuhnya memproduksi antibodi terhadap benda yang umumnya tidak berbahaya ini. Respons imun yang terlalu berlebihan inilah yang menyebabkan bersin dan ingus meler.

Gejala Alergi Debu

Gejala-gejala alergi debu bisa berupa bersin, hidung berair, mata merah dan gatal, batuk, nyeri wajah, kulit di bawah mata bengkak dan berwarna biru, gatal pada hidung, langit-langit mulut, atau pada tenggorakan.

Mengenai bentuk penyakitnya, alergi debu dapat bervariasi, yaitu mulai dari gejala ringan hingga berat. Alergi debu ringan dapat menyebabkan pilek, mata berair, dan bersin-bersin. Sedangkan pada kasus alergi debu parah, penderita bisa mengalami bersin terus-menerus, batuk, hidung tersumbat, atau serangan asma berat.

Meminimalkan Alergi Debu

Reaksi akibat alergi debu ini dapat dicegah atau setidaknya diminimalkan dengan berbagai cara, seperti:

  • Membersihkan secara rutin berbagai perabotan di rumah Anda, terutama tempat-tempat yang biasanya menjadi tempat penampungan debu dan cenderung diabaikan, seperti bagian atas bingkai foto atau bagian atas kepala tempat tidur, dan sebagainya.
  • Membersihkan karpet dan lantai tiap hari., Untuk hasil yang lebih baik, gunakan penyedot debu. Jangan lupa juga untuk menyedot debu di bawah tempat tidur karena tungau banyak berkumpul di daerah itu. Gunakan karpet berukuran kecil atau bahkan tidak perlu gunakan karpet sama sekali agar tungau tidak hidup di situ.
  • Cucilah seprai, selimut dan tirai dengan air bersuhu di atas 50�C untuk membunuh tungau.
  • Gunakan furnitur dari kayu, plastik, kulit, atau vinil karena dapat dengan mudah dibersihkan.
  • Jangan menaruh boneka, mainan, hiasan dinding, buku, bunga buatan, dan sebagainya di kamar tidur agar tidak menjadi habitat tungau.
  • Hindari menggunakan selimut dari wol.

Untuk melindungi anak Anda yang sensitif terhadap debu atau menderita alergi debu, selain hal-hal di atas, Anda juga dapat menyimpan mainan-mainan yang berpotensi menjadi tempat terkumpulnya debu dan menyingkirkannya dari kamar tidur anak, hindari atau tidak membeli boneka mainan yang berbahan lembut. Sebagai referensi, hanya gunakan mainan yang bisa dicuci dan upayakan untuk menyimpan mainan di dalam wadah yang tertutup.

Gejala alergi debu, seperti bersin, mirip dengan tanda-tanda pilek biasa sehingga terkadang sulit untuk bisa mengetahui apakah Anda atau anak Anda terserang alergi atau pilek. Namun jika gejalanya sudah terjadi lebih dari satu minggu, kemungkinan Anda terserang alergi.

Segera hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala alergi, seperti hidung tersumbat, sulit tidur, atau mengi. Segera pergi ke ruang perawatan darurat jika Anda mengalami mengi atau sesak napas yang memburuk atau jika Anda kesulitan bernapas.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Nyeri Otot Setelah Fitness? Makanlah Semangka!

Nyeri Otot Setelah Fitness? Makanlah Semangka!

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Mengkonsumsi jus semangka dapat menghilangkan nyeri otot setelah berolahraga sesuai dengan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Dipercaya bahwa kandungan asam amino L-Citrulline yang terdapat di dalam semangka dapat mempercepat waktu pemulihan dan meningkatkan stamina atlit. Sebelumnya memang sudah ada penelitian yang menyebutkan bahwa semangka memiliki potensi sebagai antioksidan, memiliki potensi untuk meningkatkan kandungan protein di otot serta meningkatkan stamina dari atlit, namun kaitan semangka dengan percepatan pemulihan nyeri otot baru pertama kali ditemukan. Penelitian yang dipimpin oleh Encarna Aguayo dari Technical University of Cartagena di Spanyol melakukan percobaan dengan membagi beberapa kelompok berdasarkan minuman yang diperoleh yaitu pada kelompok pertama mendapat jus semangka yang diperkaya dengan L-citrulline, kelompok kedua mendapat jus semangka alami dan kelompok ketiga mendapat air minum biasa yang tidak mengandung L-citrulline. Ketiga minuman diberikan satu jam sebelum berolahraga. Pada hasil akhir ditemukan bahwa kelompok yang mengkonsumsi jus semangka dan jus semangka yang diperkaya deng [...]

3 Manfaat Kesehatan dari Berpelukan

3 Manfaat Kesehatan dari Berpelukan

Berpelukan bukanlah semata-mata sebagai ekpresi untuk ungkapkan rasa kasih sayang. Berpelukan ternyata juga memiliki manfaat terhadap kesehatan, bahkan bisa bantu menghindari penyakit serius seperti jantung. Dikutip dari Examiner, ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapat dari berpelukan. Apa saja?1. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit JantungTekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa berpelukan bisa menurunkan tekanan darah tinggi yang akhirnya bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, mulailah biasakan diri untuk memeluk orang yang disayangi terutama bagi mereka yang memiliki kondisi jantung lemah atau tekanan darah tinggi.2. Mengurangi Stres dan Lebih TenangBeberapa penelitian mengungkapkan bahwa memeluk dapat buat Anda lebih bahagia. Hal it karena pelukan dapat meningkatkan hormon oksitosin, hormon yang memicu respon intim. Oksitosin ini dapat membuat Anda jauh lebih tenang dan mengurangi rasa cemas.3. Sehat untuk Hubungan PercintaanHubungan percintaan selalu identik dengan berpelukan. Tapi tahukah Anda jika memeluk orang yang dicintai bisa bantu memproduksi hormon serotonin dan [...]

Sambiloto dan Penyakit Pilek

Sambiloto dan Penyakit Pilek

Musim hujan telah tiba. Berbagai penyakit khas musim ini pun bisa dengan mudahnya menjangkiti Anda. Contohnya pilek. Menurut kepercayaan masyarakat, pilek bisa dicegah dengan mengonsumsi sambiloto. Tidak hanya mencegah, konon tanaman yang berasal dari India ini pun bisa mengobatinya. Apakah benar? Jika benar, apa khasiat yang terkandung di dalam sambiloto? Cegah Pilek dengan Sambiloto? Sambiloto memiliki zat aktif bernama andrografolida. Zat ini diambil dari batang dan daun sambiloto. Rasanya sangat pahit. Zat tersebut dianggap bisa merangsang sistem kekebalan tubuh dan bisa mencegah Anda terserang penyakit. Menurut beberapa penelitian awal, mengonsumsi sambiloto mungkin bisa mencegah Anda terserang pilek jika dikonsumsi beberapa bulan. Namun hal ini belum dibuktikan sepenuhnya oleh penelitian medis. Jika Anda ingin mencoba mencegah pilek memakai tanaman ini, disarankan Anda memilih suplemen sambiloto yang dikombinasikan dengan ekstrak ginseng. Selain itu, pastikan produk herba terdaftar di BPOM sebelum Anda mulai mengonsumsinya. Sebagai bentuk pengobatan, penelitian awal juga menemukan bahwa ekstrak sambiloto yang dikombinasikan dengan ginseng mungkin bisa meringankan gejala pil [...]

Cara Menyimpan ASI Botolan yang Baik dan Benar

Cara Menyimpan ASI Botolan yang Baik dan Benar

Tidak sedikitdari beberapa ibu diharuskan kembali bekerja setelah 3 bulan masa cuti. Sedangkan bayi masih harus mendapatkan ASI Esklusif. Demikiannya, memerah atau memompa ASI dan menyimpannya di kulkas untujk digunakan di kemudian hari menjadi pilihan solusi. Memerah ASI bisa menggunakan tangan (teknik marmet) maupun dengan alat bantu. Hal yang perlu diperhatikan pada saat melakukan penyimpanan ASI perah adalah pastikan Anda memberikan tanda atau label tanggal dan jam saat memerah ASI. Dengan demikian Anda akan mudah memilih botol ASI mana yang paling duluan dapat digunakan, agar kualitas ASI tetap terjaga. Namun menyimpan ASI bukanlah suatu hal yang dapat dianggap sepele. Pasalnya, jika Anda salah mengelola, salah-salah ASI Anda bisa rusak kualitasnya dan pemberian ASI pun terganggu. Untuk mengetahui bagaimana mengelola ASI yang baik dan benar, Cara Menyimpan ASI Botolan yang Baik dan Benar Tidak sedikitdari beberapa ibu diharuskan kembali bekerja setelah 3 bulan masa cuti. Sedangkan bayi masih harus mendapatkan ASI Esklusif. Demikiannya, memerah atau memompa ASI dan menyimpannya di kulkas untujk digunakan di kemudian hari menjadi pilihan solusi. Memerah AS [...]

Diet Jantung Sehat

Diet Jantung Sehat

Oleh: dr. Tri Rejeki Herdiana Anda dapat mengurangi risiko terjadinya aterosklerosis (salah satu faktor risiko sumbatan pembuluh darah) dengan makan makanan yang sehat. Anda juga dapat memperlambat proses semua jenis penyakit dengan memperhatikan asupan makanan. Makanan sehat yang dimaksud dalam hal ini adalah jenis makanan yang tidak membebani jantung dan tidak mencetuskan faktor risiko. Diet sehat merupakan salah satu cara untuk mengurangi faktor risiko yang dapat mengakibatkan penyakit jantung. Nutrisi jantung sehat adalah nutrisi yang dapat mengurangi kolesterol LDL (kolesterol jahat), menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar gula darah, dan mengurangi berat badan. Fokuskan diri Anda terhadap jenis makanan sehat apa saja yang dapat Anda makan. Rekomendasi yang diberikan oleh American Heart Association 2006 dan Food and Drug Administration (FDA) adalah: Makanlah lebih banyak buah dan sayuran sejumlah 4-5 kali porsi sehari Makanlah makanan yang mengandung gandum karena kandungan seratnya yang tinggi. Gandum dapat dikonsumsi sebanyak 6-8 porsi setiap harinya Batasi kandungan lemak di dalam makanan Anda. Batasi juga lemak jenuh, trans-fat, dan kolesterol (keju, su [...]

Ingin Ramping dan Seksi di Usia 40-an? Ini Tips Jitunya

Ingin Ramping dan Seksi di Usia 40-an? Ini Tips Jitunya

Di usia 40 atau 50 ke atas, metabolisme tubuh wanita umumnya akan melambat. Pembakaran lemak tak lagi semudah dulu, menguruskan tubuh yang menggemuk pun jadi lebih sulit. Perut, lengan, bokong dan paha biasanya menjadi bagian tubuh yang paling terlihat perubahannya jelas usia paruh baya.Belum lagi perubahan hormon, di mana hormon estrogen berkurang dan kortisol yang menyebabkan stres justru bertambah. Tapi kenapa ada beberapa wanita yang tetap memiliki tubuh ramping, seksi dan kencang seolah tak termakan usia? Supermodel seperti Naomi Campbell, Cindy Crawford dan Christie Brinkley misalnya, ketiganya masih tampil menarik dengan tubuh yang ideal. Ternyata ada beberapa kesamaan dalam menjalani gaya hidup yang bisa menghasilkan tampilan tubuh seperti sekarang. Ini rahasianya, yang dihimpun Wolipop dari berbagai sumber.1. Tingkatkan Metabolisme TubuhSeiring menuanya usia, tubuh mulai kehilangan massa otot sehingga tampak kendur. Pakar fitnes Denise Austin, seperti dilansir Livestrong menjelaskan bahwa otot mampu membakar 6 hingga 10 kalori per pon. Jadi ketika massa otot berkurang maka kemampuan tubuh untuk memangkas kalori berlebih juga menurun drastis. Oleh karena itu jagalah mass [...]

Perut Anda Buncit? Hati-Hati Terkena Penyakit Jantung

Perut Anda Buncit? Hati-Hati Terkena Penyakit Jantung

Perut buncit merupakan pemandangan yang kita jumpai sehari-hari. Ada yang berpendapat hal itu wajar terjadi seiring bertambahnya usia, atau memaklumi karena gaya hidup sudah semakin ramah kepada kenikmatan hidangan makanan. Tak ayal, karena terlena pola makan kurang terkendali, ditambah lagi faktor badan luput dari rutinitas olahraga. Jangan heran, jika perut buncit muncul membesar. Namun tahukah Anda, perut buncit ternyata berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung? Lemak pada daerah perut ternyata lebih berbahaya jika dibandingkan dengan lemak yang berada dibawah kulit manusia atau lemak di daerah lain. Dalam dunia kedokteran, perut buncit juga dikenal dengan istilah obesitas sentral. Mengapa lemak ini berbahaya? Mari kita terlusuri lebih lanjut. Apa itu Obesitas Sentral? Obesitas sentral adalah sebuah keadaan dimana lemak berkumpul di sekitar perut dan berpotensi menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Pemeriksaan sederhana berupa pengukuran lingkar perut dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis obesitas sentral. Pada sebuah penelitian di Belanda, lingkar perut >102 cm pada laki-laki dan >88cm pada perempuan, berhubungan deng [...]

Cara Mengatasi Kebotakan Rambut

Cara Mengatasi Kebotakan Rambut

Di akhir usia 20 tahun hingga awal usia 30-an, 50% pria akan mengalami masalah kerontokan rambut yang cukup mengkhawatirkan dan berakhir pada kebotakan di usia 50 tahun. Berdasarkan pengaruh ras terhadap angka kejadian dan keparahan, bangsa Asia menduduki posisi 2 terbesar. Jadi, masalah kebotakan pada pria Asia tidak dapat dianggap remeh. Kebotakan menjadi masalah tersendiri bagi beberapa orang. Untuk mengatasi kebotakan itu sendiri diperlukan penelusuran terlebih dahulu hal apa yang menjadi pemicu kebotakan itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, simak paparan berikut ini. Penyebab Kebotakan: Faktor Genetik Sembilan puluh lima persen kebotakan pada pria disebabkan oleh pengaruh genetik (keturunan) dan hormon, dan dalam dunia medis disebut dengan Alopesia androgenika (male pattern baldness). Rambut kita tumbuh dan tertanam pada kulit kepala di dalam sebuah kantung yang disebut folikel rambut. Pada alopesia androgenika, faktor keturunan dan hormon akan membuat folikel rambut semakin mengecil dan menghasilkan rambut yang lebih halus dan berwarna lebih muda. Pada akhirnya, folikel rambut tersebut tidak akan lagi membentuk rambut sehingga tidak ada lagi rambut yang t [...]

Makanan Yang Boleh & Tidak Boleh Dikonsumsi Saat PMS

Makanan Yang Boleh & Tidak Boleh Dikonsumsi Saat PMS

Menjelang menstruasi atau haid, tak sedikit wanita yang mengalami premenstrual syndrome (PMS). Biasanya, PMS disertai dengan gejala seperti payudara membengkak dan nyeri, perut kembung, rasa lelah hingga perubahan suasana hati.Meskipun PMS terjadi secara alami dan disebabkan meningkatnya hormon progesteron, sebenarnya gejala PMS bisa dikurangi. Seperti yang dikutip dari Livestrong, ada beberapa nutrisi pada makanan yang dapat mengurangi gejala PMS. Apa saja?1. Karbohidrat Kompleks, Serat & Rendah LemakMakanan yang mengandung karbohidrat-kompleks seperti biji-bijian, satur dan buah-buahan merupakan beberapa panganan wajib saat PMS. Menurut penelitian 'Obstetrics and Gyneclogy' yang terdapat dalam jurnal yoga, mengonsumsi makanan yang kaya nabati dan rendah lemak dapat bantu mengurangi gejala PMS dengan cara meningkatkan hormon seks yang dapat menstabilkan kadar hormon.Selain itu, biji-bijian dapat membantu meningkatkan hormon peningkat suasana hati yang disebut serotonin dan serat yang terdapat dalam buah serta sayuran. Makanan itu juga dapat menghilangkan kelebihan hormon dalam tubuh Anda.2. MagnesiumBerdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 1998 di 'Journal of W [...]

Menjaga Kesehatan Jantung

Menjaga Kesehatan Jantung

Oleh : dr. Salma Oktaria Federasi Jantung Sedunia (World Heart Federation / WHF) memperkirakan penyakit kardiovaskuler akan menjadi penyebab utama kematian di Asia pada tahun 2010. Oleh karena itu, diharapkan dengan pencanangan program ?Indonesia Sehat 2010? oleh Departemen Kesehatan RI, angka kematian akibat penyakit jantung dapat ditekan hingga batas yang paling rendah. Sesungguhnya tidak sulit untuk menekan risiko ancaman penyakit jantung. Untuk langkah awal, Anda dapat mengikuti beberapa kiat berikut ini: Menyesuaikan pola makan Cobalah mengonsumsi lebih banyak makanan seperti beras, sayur-sayuran (buncis, bayam, dsb), buah-buahan, ikan, biji-bijian dan yogurt. Serta kurangi asupan makanan seperti susu, keju dan kacang-kacangan. Tambahkan bawang putih pada resep makanan Anda. Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel, kubis dan umbi-umbian. Kurangi asupan natrium, tidak lebih dari 1¼ sendok the garam dalam sehari. Makan makanan secara teratur. Minum air secukupnya. Ubah kebiasaan minum kopi dengan teh. Merubah pola dan gaya hidup Olahragalah secara teratur. Pada awalnya dapat dipilih jenis olahraga berintensitas ringan hingga sed [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *