Mengatasi Rambut Rontok Ibu Hamil

rambut-rontok-kehamilan-ibu-kuku-rusak-obat-solusi-mengatasi.jpg

Oleh: dr. Jessica Florencia

Selama kehamilan, rambut Ibu hamil biasanya menjadi semakin lebat dan berkilau. Hal ini disebabkan karena pengaruh hormon yang mempengaruhi siklus pertumbuhan rambut sehingga hanya sedikit rambut yang rontok. Hal ini juga biasanya tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan rambut di kulit kepala namun juga di kulit tubuh lainnya. Beberapa daerah tubuh yang pertumbuhan rambutnya meningkat pada saat hamil biasanya adalah daerah wajah, lengan, tungkai dan punggung. Pertumbuhan rambut berlebih di daerah-daerah ini biasanya akan kembali normal setelah 6 bulan paska persalinan.

Dua sampai empat minggu setelah persalinan, rambut Ibu hamil akan mengalami kerontokan yang cukup berat. Hal ini termasuk wajar dan tidak perlu dikhawatirkan karena hal ini hanya akan berlangsung selama 3-4 bulan dan rambut akan tumbuh kembali dalam 6-15 bulan. Jika kerontokan rambut terjadi hanya di daerah depan dan samping, maka Ibu perlu mengkonsultasikan hal ini dengan dokter karena ini merupakan hal yang tidak lazim.

Kuku Rapuh dan Mudah Patah Saat Hamil

Pada saat hamil, cukup banyak Ibu hamil yang mengeluhkan kukunya menjadi rapuh dan mudah patah. Namun ada juga yang menemukan bahwa kuku mereka bertumbuh lebih cepat dan menjadi lebih kuat. Hal-hal tersebut wajar terjadi dan akan kembali seperti semula beberapa waktu setelah persalinan. Terkadang dapat juga ditemukan adanya garis-garis keputihan atau kecoklatan pada kuku, kuku yang menjadi lebih tebal dan lepasnya sebagian kuku dari jari. Kelainan-kelainan ini pun akan menghilang beberapa waktu setelah persalinan.

Perawatan Rambut dan Kuku

Pada saat hamil, Ibu perlu memberikan perhatian ekstra pada setiap perawatan yang dilakukan. Jika rambut Ibu berminyak cucilah rambut setiap hari agar kebersihannya terjaga. Jangan menggunakan perias kuku pada kuku yang sedang rusak karena dapat memperparah kondisi kuku. Jangan menggunakan bahan-bahan kimia berlebihan pada rambut ataupun kuku pada saat kehamilan karena keamanannya terhadap janin belum dapat dipastikan. Bersabarlah menghadapi berbagai perubahan tubuh pada saat kehamilan. Ini semua akan terbayar pada saat sang buah hati telah lahir ke dunia. [](JF)

Source:

  • Soutou B, Regnier S, et al. Dermatology Menifestations Associated With Pregnancy: Physiological Changes in Pregnancy. Medscape Education [serial on the Internet]. 2010 [cited 2013 April 4]; [about 9 p]. Available from: http://www.medscape.org/viewarticle/706769_2
  • Medline Plus [http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/medlineplus.html]. National Institutes of Health: National Library of Medicine. [updated 2012 January 8; cited March 31, 2013]. Available from: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/patientinstructions/000611.htm

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Mengurangi Risiko Kanker

Mengurangi Risiko Kanker

Oleh: dr. Ema Anindia Pada tahun 2009, 156.900 orang di Inggris meninggal akibat kanker. Tidak ada cara yang dibuktikan dapat mencegah kanker, namun hingga saat ini yang dapat dilakukan adalah mengurangi risiko untuk terkena kanker. Solusinya adalah dengan hidup sehat. Hal-hal yang Anda dapat lakukan adalah : Konsumsi makanan sehat > Hingga saat ini tidak ada makanan atau suplemen khusus yang dapat mencegah perkembangan kanker, namun ada beberapa penelitian yang menghubungkan beberapa jenis makanan dengan penurunan risiko kanker. Cobalah untuk : Meningkatkan konsumsi buah dan sayur : cobalah makan paling sedikit 5 porsi dalam sehari. Meningkatkan konsumsi roti, nasi, kentang, pasta dan makanan lain mengandung banyak serat Mengurangi konsumsi produk daging, ikan, telur, dan produk yang mengandung protein lainnya Mengurangi konsumsi produk susu (susu, mentega) Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung lemak atau gula, seperti kue dan biskuit Menjaga berat badan > Di Inggris, lebih dari 60% populasi kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan dapat memicu beberapa jenis kanker seperti : kanker usus, pankreas, esophagus, payudara, rahim [...]

Penemuan Reagen: Sel Kanker Bercahaya & Terlihat Mata

Penemuan Reagen: Sel Kanker Bercahaya & Terlihat Mata

Sebuah tim di Jepang telah mengembangkan zat reagen yang dapat membuat sel kanker bercahaya dan dapat terlihat dengan mata telanjang, suatu kemajuan yang bisa membantu ahli bedah lebih akurat dalam membedakan antara jaringan kanker dan jaringan yang sehat, menurut jurnal medis Scienc Translational Medicine. Dalam beberapa menit, setelah pereaksi disemprot, yang dikembangkan oleh Yasuteru Urano, seorang profesor kimia biologi di University of Tokyo, dan Hisataka Kobayashi, kepala ilmuwan di US National Institutes of Health, dapat menyoroti karsinoma lebih kecil dari 1 mm, di mana pencitraan resonansi magnetik dan alat lainnya tidak dapat mendeteksi. Perhatian tim tertarik pada enzim pada permukaan sel yang bekerja seperti gunting untuk memotong asam glutamat dari glutathione, dan para peneliti menciptakan sebuah molekul yang menyala hijau hanya ketika asam glutamat terputus. Tim Jepang berhasil membuat sel kanker cahaya yang lebih dari 20 kali lebih terang dari sel-sel biasa dengan menyemprotkan reagen pada perut tikus. Perut mereka telah ditanamkan dengan sel kanker ovarium manusia, kata tim. Tim ini masih menguji untuk melihat apakah molekul neon bisa menjadi racun bagi sel-sel, [...]

Kesalahan Aborsi Pada Bayi Kembar

Kesalahan Aborsi Pada Bayi Kembar

Rumah Sakit The Women?s, The Royal Women?s Hospital, Melbourne, Australia sedang menjadi pusat perhatian berbagai pihak akibat kesalahan fatal yang dilakukan staf medis rumah sakit tersebut dalam membunuh bayi sehat berusia 32 minggu dalam kandungan yang berisi 2 bayi laki-laki kembar. Kejadian ini terjadi pada hari Selasa (22/11) pukul 14.30 waktu setempat dengan salah menyuntikkan dan menyebabkan kematian pada bayi yang sehat. Proses aborsi ini pertama kali dilakukan karena diketemukannya kelainan jantung pada salah satu bayi kembar dalam kandungan pasien yang membutuhkan operasi berulang kali apabila dapat bertahan hidup, dan pasien menyetujui untuk dilakukannya aborsi dengan pertimbangan dari dokter rumah sakit tersebut. Sayangnya aborsi dilakukan pada bayi yang sehat. Kesalahan aborsi membawa tragedi tersendiri bagi pasien maupun keluarga karena tidak lama berselang, bayi yang sakit jantung juga mengalami kematian setelah operasi Caesar. Sehingga pasien yang datang dengan 2 bayi kembar dalam kandungannya, harus keluar tanpa satupun anak. Meskipun pihak rumah sakit telah mengeluarkan permintaan maaf pada pasien dan keluarga pasien berikut menerangkan bahwa akan dilakukannya pen [...]

Bukan Hanya Karena Malu, Ini Penyebab Wajah Jadi Memerah

Bukan Hanya Karena Malu, Ini Penyebab Wajah Jadi Memerah

Saat tersipu, biasanya sebagian besar orang pipinya akan memerah. Entah itu malu karena bertemu pujaan hati, jatuh terjerembab di tempat umum atau jadi bahan tertawaan orang banyak. Ternyata, wajah yang memerah tidak hanya disebabkan karena malu. Ini penjelasannya, yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.1. Faktor GenetikTidak semua orang akan memerah pipinya saat malu. Orang-orang dengan ras Kaukasia dan Eropa Selatan umumnya paling mudah terlihat saat malu atau tersipu, karena kulit mereka yang sangat putih. Semakin putih dan pucat kulit seseorang maka makin terlihat pipi mereka yang memerah ketika malu.2. GugupTak hanya karena malu, wajah seseorang juga bisa merah ketika gugup atau cemas. Saat dalam keadaan tersebut, tubuh akan melepaskan adrenalin. Hormon tersebut kemudian membesarkan pembuluh darah, dan itu yang membuat wajah merah merona.3. Kebiasaan Tak SehatKulit yang memerah tak selalu mengindikasikan sehat, tapi bisa juga karena gaya hidup yang tidak baik. Wajah yang memerah bisa disebabkan karena terlalu banyak terpapar sinar matahari atau menghisap rokok. Dua kebiasaan tersebut akan merusak kolagen, sejenis protein yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. [...]

Ini Buah Paling Tinggi Kandungan Vitamin C-nya

Ini Buah Paling Tinggi Kandungan Vitamin C-nya

Vitamin C merupakan antioksidan yang baik untuk mencegah radikal bebas, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Vitamin ini juga berkhasiat mempercantik kulit serta mencegah gusi berdarah. Sangat dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan vitamin C, yaitu sebanyak 75 mg per harinya. Sayangnya tubuh tidak bisa memproduksi sendiri vitamin C, tapi harus diasup dari luar. Sumber vitamin C banyak terdapat pada buah-buahan seperti nanas, mangga, jeruk, anggur dan kiwi. Dari semua buah yang disebutkan, kiwi merupakan buah yang cukup banyak kandungan vitamin C-nya. Pada jenis kiwi berwarna hijau misalnya, mengandung 85 mg vitamin C per 100 gram-nya. Kandungan vitamin C bisa lebih tinggi lagi pada kiwi jenis Gold dan Sungold, yaitu masing-masing sebanyak 105,4 mg dan 161,3 mg per 100 gram.Sebagai perbandingan, mangga memiliki 27,7 mg kandungan vitamin C sementara nanas 47,8 mg. Jeruk yang dikenal sebagai buah kaya vitamin C mengandung lebih sedikit dari kiwi hijau, yaitu 53,2 mg. Sedangkan buah-buahan lainnya seperti anggur, pir, apel, semangka dan pisang masing-masing di bawah 10 mg.Kadar vitamin C dalam tubuh sangat mudah menurun karena sifatnya yang larut air. Maka dar [...]

Duh, Jomblo yang Tinggal Sendirian Lebih Berisiko Mengalami Kegemukan

Duh, Jomblo yang Tinggal Sendirian Lebih Berisiko Mengalami Kegemukan

Bagi sebagian orang, memiliki status single merupakan 'anugerah' tersendiri. Tanpa pasangan atau anak, artinya hidup penuh kebebasan bisa dinikmati. Tapi tak selamanya menjadi jomblo menguntungkan, terutama untuk urusan menjaga berat badan.Studi terbaru mengungkapkan bahwa para jomblo lebih berisiko menjalani diet tidak sehat dan mengalami kegemukan. Hal itu diungkapkan para peneliti dari Queensland University of Technology di Australia. Pria atau wanita single yang hidup sendiri cenderung kurang memiliki keahlian mengolah bahan makanan. Selain itu tidak adanya pasangan untuk diajak berbelanja bersama, membuat mereka juga malas memasak sendiri.Akibatnya mereka jadi sering mengonsumsi makanan dalam kemasan, makanan siap saji atau makan di luar yang tidak bisa dikontrol jumlah kalorinya. Hasil studi juga mengungkapkan bahwa pria single yang tinggal sendiri lebih berisiko menjalani pola makan tidak sehat ketimbang wanita. Penelitian dilakukan dengan menganalisa 41 hasil studi. Tujuannya adalah untuk mengetahui korelasi antara orang-orang yang hidup sendiri dengan pola asupan nutrisi mereka."Kami menemukan bahwa orang yang tinggal sendirian, variasi makanannya lebih rendah. Konsumsi [...]

Agar Selalu Sehat Selama Musim Hujan

Agar Selalu Sehat Selama Musim Hujan

Musim hujan kembali mengguyur beberapa wilayah di Indonesia. Tidak cuma hawa dingin atau banjir yang mengikutinya, tapi juga membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Mulai dari flu, penyakit kulit, demam, dan lainnya. Alangkah baiknya Anda tetap menjaga kesehatan selama musim hujan berlangsung. Berikut tips dari Idiva yang dapat Anda ikuti agar tetap sehat melewati musim hujan.1. Konsumsi Sayuran HijauSelain baik untuk kulit dan diet Anda, sayuran hijau memiliki nutrisi tinggi untuk menjaga kesehatan tubuh selama musim hujan. Namun, pastikan Anda selalu mencuci sayuran dengan air hangat sebelum menyantapnya untuk mencegah bakteri masuk ke tubuh Anda. Dibuat salad atau tumisan adalah pilihan yang baik, mengingat sayuran tidak kehilangan vitamin, warna, dan rasa jika dikonsumsi seperti ini.2. Jaga Cairan TubuhMeskipun musim hujan, tubuh tetap membutuhkan cairan agar tetap kuat beraktivitas. Apalagi saat musim seperti ini, keringat tidak mudah menguap karena tingkat kelembaban yang tinggi. Untuk itu selalu minum air putih agar tubuh terhindar dari dehidrasi dan juga membantu tubuh membunuh virus dan bakteri penyebab penyakit. Anda juga bisa mencoba alternatif minuman lainnya, sepert [...]

Susu yang Terbuat dari Kacang Lebih Sehat dari Susu Hewani, Benarkah?

Susu yang Terbuat dari Kacang Lebih Sehat dari Susu Hewani, Benarkah?

Mengonsumsi susu sapi menjadi salah satu rutinitas yang masih dilakukan banyak orang, misalnya untuk sarapan. Namun ada juga yang memilih untuk tidak mengonsumsi minuman kaya kalsium ini karena intoleransi laktosa (tidak memiliki enzim untuk mencerna gula susu - laktosa) atau ingin menghindari susu yang mengandung lemak hewani.Sebagai gantinya, hadir susu alternatif yang terbuat dari kacang-kacangan seperti almond, hazelnut, mete, edamame, dan lain sebagainya yang dipercaya memiliki kandungan lemak lebih rendah serta kaya akan asam lemak esensial yang baik untuk tubuh. Tapi benarkah susu yang terbuat dari kacang atau sari nabati ini lebih sehat dari susu hewani?Dipaparkan oleh ahli gizi Leona Victoria Djajadi, susu yang terbuat dari kacang-kacangan memang terbukti memiliki kadar kalori dan lemak yang lebih rendah. Susu hewani pada umumnya diperkaya dengan protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dipadatkan dalam bentuk cairan."Sementara kalau kacang-kacangan kan tujuannya dimakan utuh sebagai penganan. Sehingga kalau dijadikan susu, protein dan seratnya tidak semua menjadi bagian dari susu tersebut," ujarnya saat dihubungi Wolipop, Selasa (17/11/2015).Baca Juga: 50 Foto Before- [...]

Benarkah Faktor Cuaca Mempengaruhi Kesehatan Tubuh?

Benarkah Faktor Cuaca Mempengaruhi Kesehatan Tubuh?

Adakah diantara Anda yang pernah mendengar kalimat tersebut atau bahkan mengatakannya? Sakit tenggorokan merupakan salah satu gejala dari peradangan pada tenggorokan. Radang tenggorokan dapat disebabkan diantaranya oleh bakteri dan virus. Seringkali cuaca, musim, dan iklim menjadi alasan apabila tubuh kita sakit. Apakah benar, suhu udara, cuaca, musim, dan iklim dapat menyebabkan timbulnya penyakit? Memang tidak dapat dipungkiri, faktor iklim seperti suhu udara dan kelembaban udara memegang peranan penting dalam fisiologi manusia. Sebagai contoh, metabolisme tubuh manusia di Antartika dengan suhu udara yang sangat dingin terbentuk sedemikian rupa dengan jalan meningkatkan metabolisme basal untuk mengkompensasi suhu udara yang sangan dingin tersebut. Cuaca juga memerankan komponen penting bagi tubuh manusia. Sebagai contoh, pertumbuhan tulang dan penyerapan kalsium membutuhkan sinar UV matahari yang membantu kulit membentuk vitamin D yang diperlukan dalam proses metabolisme tulang tersebut. Jadi pertanyaannya, adakah andil perubahan cuaca memengaruhi kesehatan tubuh? Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya. Benarkah Faktor Cuaca Mempengaruhi Kesehatan Tubuh? [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *