Mengenal Batu Ginjal

mengenal-batu-ginjal.jpg

Batu ginjal yang terbentuk pada organ ginjal dalam tubuh manusia dikenal dengan sebutan nephrolithiasis. Ginjal sendiri merupakan organ dengan ukuran di bawah 4 inci dan memiliki bentuk seperti kacang. Setiap manusia memiliki dua buah ginjal yang terletak di bagian belakang perut, tepatnya di seberang tulang belakang.

Tugas ginjal adalah bertanggung jawab memproses pembuangan zat-zat sisa dari dalam darah. Darah bersih dari racun kemudian akan terus dialirkan ke seluruh tubuh, sementara zat sisa akan dikeluarkan dari dalam tubuh saat buang air kecil.

Saat terbentuk batu ginjal, di dalam ginjal akan terdapat benjolan kecil-kecil atau berukuran besar yang menyerupai batu, terbentuk karena adanya pengendapan zat-zat seperti asam urat maupun kalsium, yang semestinya tidak tertinggal di dalam tubuh. Kolik ginjal terjadi saat batu ginjal yang ada di dalam tubuh jadi memunculkan rasa sakit.

Rentang usia di mana batu ginjal paling mungkin terjadi adalah di usia 30 hingga 60 tahun dengan didominasi oleh penderita berjenis kelamin pria. Gejala dari timbulnya batu ginjal sendiri adalah adanya penyumbatan. Jika kondisi batu ginjal tidak serius, batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya tanpa rasa sakit dan bahkan tidak terasa sama sekali saat buang air kecil.

Sementara itu, kondisi batu ginjal yang serius akan menyebabkan terjadinya penyumbatan pada sistem urin di ureter, saluran penghubung ginjal dengan kandung kemih. Selain itu, urethra atau tuba yang adalah jalur urin di seluruh tubuh juga akan mengalami penyumbatan. Manapun penyumbatan yang terjadi, dapat terjadi rasa sakit serius di area perut atau selangkangan sehingga terjadi infeksi saluran kencing.

Pengkristalan zat-zat sisa yang membentuk batu ginjal akan mengeras dan menjadi batu ginjal. Hal ini dapat terjadi karena adanya kebiasaan kurang minum air. Selain itu, adanya konsumsi obat-obatan jenis tertentu karena kondisi medis yang mengharuskan konsumsi obat yang bersangkutan berpotensi meningkatkan level kimiawi dalam urin yang berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal.

Secara alami, tubuh mengenali batu ginjal sebagai benda asing yang harus dikeluarkan dari tubuh. Akibatnya, saat batu ginjal dipaksa untuk keluar dari saluran kencing, batu ini akan melalui ginjal, tuba ginjal serta kandung kemih. Namun, saat ukuran batu ginjal sudah terlalu besar, diperlukan bantuan sinar X-rays atau ultrasound untuk memecahkana batu dalam ukuran yang lebih kecil-kecil. Penanganan batu ginjal dengan cara demikian seringkali masih memiliki presentase ketidakberhasilan yang cukup tinggi sehingga tetap harus menjalani operasi.

Sekali menderita batu ginjal, maka kemungkinan untuk kembali mengalaminya setelah sembuh tergolong besar. Hindari hal ini dengan banyak minum air, menjaga tubuh agar tidak sampai mengalami dehidrasi. Dengan demikian, tubuh dapat secara maksimal menampung semua zat berbahaya yang harus dikeluarkan dalam bentuk air seni dan mencegah pembentukan batu ginjal. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Aria Wibowo

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Obat Batu Ginjal

Obat Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk akibat pengerasan mineral-mineral yang tidak terproses dan terbuang keluar tubuh, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain. Biasanya obat-obatan untuk batu ginjal, bertujuan untuk mengeluarkan batu ginjal dari dalam tubuh. Di antara berbagai obat batu ginjal yang tersedia, ada beberapa jenis obat yang bisa langsug diperoleh tanpa resep dokter. Jenis obat-obatan yang tidak memerlukan resep dokter, adalah jenis obat yang mengandung nonsteroidal anti-inflammatory drugs atau NSAIDs untuk menghilangkan rasa sakit, saat mengeluarkan batu ginjal. Sedangkan jenis obat-obatan yang harus dengan resep dokter, adalah jenis obat yang mengandung alpha-blockers. Berbagai jenis obat yang diperlukan para penderita batu ginjal, harus disesuaikan dengan jenis batu yang muncul dalam tubuh. Beberapa jenis batu yang dapat muncul dalam ginjal antara lain: 1. Batu kalsium Batu yang terbentuk dari penumpukan kalsium adalah jenis batu ginjal yang paling sering terjadi. Untuk mencegah terjadinya batu kalsium pada ginjal, obat-obatan yang dapat dikonsumsi antara lain orthophospahate, potassium citrate, dan thiazides. 2. Batu asam urat Beberapa jenis batu ginjal, dapat terbentuk [...]

Soda, Musuh atau Sahabat Ginjal?

Soda, Musuh atau Sahabat Ginjal?

Soft drink atau minuman bersoda, telah menjadi subyek penelitian ilmiah, akibat banyaknya rumor yang beredar bahwa minuman ini berdampak negatif bagi kesehatan. Lalu bagaimana hasilnya? Apakah minuman ini memang berbahaya bagi tubuh, terutama ginjal? Menurut sebuah penelitian di tahun 2008 yang diterbitkandalam "Epidemiologi," orang yang minum dua atau lebih minuman sodaper hari, akan dua kali lebih mungkin memiliki penyakit ginjal kronis dibandingkan mereka yang tidak. Penelitian ini, juga menunjukkan bahwa minuman ringan non-cola, seperti soda berkarbonasi yang tidak memiliki rasa cola, tidak mengakibatkan peningkatan risiko penyakit ginjal. Hingga saat ini masih belum jelas hubungan antara minuman yang mengandung soda dengan kerusakan ginjal. Menurut The New York Times minuman bersoda mengandung kadar asam fosfat yang tinggi. Asam ini telah dikaitkan dengan batu ginjal serta masalah ginjal lainnya, seperti gagal ginjal. Soda jugadapat menarikkalsium dari tulang dan menyebabkan peningkatan risiko batu ginjal. Lalu bagaimana dengan minuman soda untuk diet (Diet Coke)? Penelitian menunjukkan diet coke juga dapat merusak ginjal atau menyebabkan masalah ginjal. Sebuah studi 2009 yan [...]

Batu Ginjal, Kenali Penyebabnya

Batu Ginjal, Kenali Penyebabnya

Batu ginjal adalah salah satu penyakit yang umumnya dialami pria. Batu ginjal bisa terbentuk pada salah satu ginjal atau bahkan di kedua belah ginjal. Kondisi ini dikenal sebagai nephrolithiasis. Ginjal adalah organ kecil, yang berukuran kurang dari empat inci panjangnya dengan bentuk seperti kacang merah dan berjumlah dua. Ginjal terletak di bagian perut belakang di sisi samping tulang belakang. Ginjal bertugas memproses pembuangan zat-zat sisa dari dalam darah. Setelah darah dibersihkan, kemudian akan diteruskan kembali ke dalam tubuh dan produk pembuangan akan dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk air seni. Batu ginjal merupakan benjolan kecil-kecil atau berukuran besar yang menyerupai batu, dapat terbentuk akibat adanya pengendapan zat-zat, seperti asam urat maupun kalsium yang seharusnya dikeluarkan tubuh. Saat batu ginjal yang ada di dalam tubuh menimbulkan rasa sakit, hal ini dikenal sebagai kolik ginjal. Kebanyakan, penderita batu ginjal adalah mereka yang berusia antara 30 hingga 60 tahun. Menurut data statistik, kebanyakan penderita batu ginjal adalah para pria. Hanya sedikit wanita yang menderita batu ginjal. Penyebab dan gejala batu ginjal Batu ginjal terbentuk akibat za [...]

Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?

Berapa Banyak Seharusnya Anda Minum?

Penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air setiap orang bergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan, seberapa aktif aktifitas Anda, dan lingkungan tempat Anda tinggal. Meskipun tidak ada rumus tunggal yang cocok untuk semua orang, mengetahui seberapa besar kebutuhan tubuh Anda akan cairan, dapat membantu Anda memperkirakan berapa banyak air yang perlu Anda minum tiap harinya. Setiap harinya, manusia kehilangan cairan tubuh melalui pernafasan, urin dan feces (kotoran). Agar tubuh dapat bekerja dengan baik, Anda harus mengisi persediaan air tersebut dengan cara mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung air. Jadi seberapa banyakkah Anda harus mengonsumsi air setiap hari? Secara umum, para dokter manganjurkan Anda untuk meminum 8-9 cangkir per hari. Berikut penjelasan kalkulasi jumlah tersebut : Pendekatan 'pergantian' Rata-rata orang dewasa mengeluarkan urin sebanyak 1,5 liter (6,3 cangkir) per hari. Anda kehilangan hampir sekitar 4 cangkir air putih setiap harinya, melalui pernafasan, keringat dan pergerakan usus. Sedangkan makanan biasanya menyumbang 20 persen dari total asupan cairan. Jika Anda mengonsumsi 2 liter air atau minuman lainnya dalam sehari (ku [...]

Modifikasi Aturan Minum Anda

Modifikasi Aturan Minum Anda

Meminum sebanyak 8-9 cangkir per hari memanglah dianjurkan, namun hal tersebut sangat tidak dianjurkan jika Anda melakukan banyak aktifitas harian yang mengeluarkan banyak cairan. Anda sebaiknya melakukan modifikasi total cairan tubuh berdasarkan dari banyaknya aktifitas yang Anda lakukan setiap harinya. Berikut beberapa faktor yang dapat Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk memodifikasi aturan minum Anda : BerolahragaJika Anda berolahraga dan terlibat dalam berbagai aktifitas yang membuat Anda berkeringat, Anda membutuhkan ekstra minuman untuk mengganti cairan yang keluar. 400-600 ml cairan ekstra (sekitar 1,5 hingga 2,5 cangkir) sangat baik dikonsumsi jika Anda melakukan olahraga singkat. Namun jika Anda melakukan latihan berat, Anda harus menambah asupan lebih lagi. Minuman bernatrium sangat dianjurkan, karena dapat membantu Anda mengganti natrium yang hilang dalam keringat dan mengurangi kemungkinan hipotermia. LingkunganUdara panas dan menyengat dapat membuat Anda berkeringat dan membutuhkan cairan tambahan. Ruangan berudara panas juga dapat membuat kulit Anda kehilangan kelembapannya. Ketinggian lebihdari 8.200 kaki (2.500 meter) dapat memicu peningkatan urinasi dan [...]

10 Cara Mencegah Batu Ginjal

10 Cara Mencegah Batu Ginjal

Terjadinya pengkristalan asam urat menjadi batu ginjal merupakan masalah kesehatan yang sangat bisa dicegah dengan penyesuaian gaya hidup yang dilakukan sedini mungkin. Bahkan, saat batu ginjal sudah terlanjur dialami sekalipun, berbagai cara berikut dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah kemunculan batu ginjal berikutnya: 1.Minum banyak air, terutama bagi Anda yang tinggal di daerah tropis seperti di Indonesia. Keringat yang banyak keluar membuat tubuh banyak kehilangan cairan tubuh sehingga tidak banyak air seni yang dibuang dari dalam tubuh. Karena menumpuk di dalam tubuh, mineral penyebab batu ginjal lalu mengendap di dalam nephron ginjal dan saluran kencing. Minum banyak air dapat mencegah mengendapnya mineral di dalam ginjal dan menstimulasi buang air kecil. 2.Minum minuman yang menyehatkan, seperti air kelapa dan air perasan lemon yang murni. Di dalam air kelapa, terdapat 94% kandungan air yang baik untuk mencegah batu ginjal karena kandungan mineral seperti potasium, magnesium dan mangan. Sementara itu, air lemon sendiri mengandung asam citric yang bisa membantu mencegah pengkristalan mineral kalsium dalam ginjal. 3.Pilihlah makanan yang baik untuk tubuh Anda, terutam [...]

Dari Infeksi Sampai Kanker Bisa Diketahui Lewat Urin

Dari Infeksi Sampai Kanker Bisa Diketahui Lewat Urin

Berapa kali Anda berkemih hari ini? Bagaimana warna dan aroma urin Anda? Lain kali Anda berkemih, perhatikan dua hal itu, sebab lewat urin kita dapat mendeteksi berbagai penyakit mulai dari infeksi sampai kanker payudara. Anda Mungkin Dehidrasi Urin sehat berwarna kuning jernih bahkan bisa cenderung bening. Urin berwarna kuning gelap, bahkan cenderung kecokelatan, bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami dehidrasi. Ketika seseorang tidak minum cukup air, urin mereka menjadi lebih pekat; inilah sebabnya urin jadi berwarna gelap.Dehidrasi terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup air untuk berfungsi secara normal. Kondisi ini biasanya mudah diatasi. Anda Mungkin Memiliki Kanker Payudara Pteridines adalah hasil metabolisme yang dikeluarkan manusia melalui urin mereka. Ada penelitian yang menemukan bahwa pasien kanker akan mengeluarkan lebih banyak pteridines dari jumlah normal. Para peneliti di Missouri University of Science and Technology telah mengembangkan metode skrining baru untuk mendiagnosa dan menentukan keparahan kanker payudara lewat pteridines. Dengan menentukan jumlah pteridines dalam urin, individu akan dibantu untuk mendeteksi kanker lebih dini sebelum kanker payudara itu [...]

Manfaat Air Bagi Organ Tubuh

Manfaat Air Bagi Organ Tubuh

Setiap makhluk hidup membutuhkan air termasuk manusia. Tubuh manusia terdapat sekitar 55 persen air, dan manusia tidak dapat tumbuh dan berkembang tanpa air. Air dalam tubuh manusia tidak datang dengan sendirinya. Manusia harus mengkonsumsi air guna memberikan dampak positif bagi tubuh. Lalu apa saja sebenarnya pengaruh air bagi tubuh manusia? Berikut adalah pengaruh air bagi 7 bagian tubuh manusia : Otak Tubuh yang mendapatkan air dengan cukup akan membuat mood lebih stabil, daya ingat lebih tajam dan menimbulkan motivasi yang baik. Dengan tercukupinya air dalam tubuh, otak kita akan dapat berpikir dengan lebih baik dan akan semakin mampu memecahkan masalah. Kurangnya air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang, sehingga sel-sel saraf akan menyusut. Mulut Air dapat membantu tenggorokan dan bibir lebih basah. Selain itu mencegah terciptanya mulut kering dan bibir pecah-pecah Jantung Kurangnya air yang masuk dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, dan dehidrasi dapat menyebabkan penurunan volume darah. Akibatnya jantung akan bekerja lebih maksimal dari biasanya. Itulah mengapa aktifitas seperti naik tangga atau berlari akan sangat melelahkan jika Anda kuran [...]

Inilah Sebabnya Terjadi Kencing Darah

Inilah Sebabnya Terjadi Kencing Darah

Kencing darah atau adanya darah yang tercampur di dalam kencing dapat menimbulkan kecemasan tersendiri bagi yang mengalaminya. Kondisi kencing berdarah ini dalam dunia medis dikenal dengan nama hematuria. Hematuria dapat mengindikasikan adanya penyakit serius yang terjadi, namun bisa juga hanya akibat kecelakaan ringan akibat olah fisik yang terlalu keras maupun adanya efek samping dari konsumsi obat tertentu seperti aspirin. Ada dua jenishematuria, yaitugrosshematuriadanmicroscopichematuria. Yang menjadi perbedaan di antara keduanya adalah padagrosshematuria, darah dapat langsung terlihat tercampur dalam air seni, sementara padamicroscopichematuria, darah hanya terlihat setelah air seni diperiksa menggunakan dipstik atau dengan mikroskop. Hematuriadapat diidentifikasi dalam air seni yang berwarna merah atau berwarna seperti minuman kola. Pendarahan pada air seni biasanya tidak terasa sakit, namun jika terdapat gumpalan darah yang menyebabkan kencing berdarah, hal tersebut dapat menimbulkan rasa sakit. Selain karena adanya darah yang tercampur, kencing berwarna seperti darah adalah adanya konsumsi obat-obatan pencuci perut dan makanan seperti kelembak dan buah beri bisa mempenga [...]

Mengenal Glomerulonefritis

Mengenal Glomerulonefritis

Glomerulonefritis merupakan peradangan pada glomerulus yaitu organ kecil di ginjal yang berfungsi sebagai penyaring. Glomerulus berfungsi membuang kelebihan cairan, elektrolit dan limbah dari aliran darah dan meneruskannya ke dalam urin.Glomerulonefritis dapat menyerang secara mendadak dan menyebabkan peradangan kronis secara bertahap. Penyakit ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Jika yang terjadi hanya glomerulonefritis saja, maka biasa disebut glomerulonefritis primer. Jika penyakit lain seperti lupus atau diabetes adalah penyebabnya, maka disebut glomerulonefritis sekunder. Jika parah atau berkepanjangan, radang akibat glomerulonefritis dapat merusak ginjal. Tanda dan gejala glomerulonefritis tergantung pada bentuk dan penyebabnya. Tanda dan gejalanya termasuk : Urin berwarna pink atau berwarna seperti kola akibat sel darah merah masuk dalam urin (hematuria) Urin berbusa karena kelebihan protein (proteinuria) Tekanan darah tinggi (hipertensi) Pembengkakan di wajah, tangan, kaki dan perut Kelelahan akibat anemia atau gagal ginjal Glomerulonefritis kronis terkadang muncul setelah serangan glomerulonefritis akut. Beberapa pasien bahkan tidak memiliki riwayat penyakit gi [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *