Metode Bungkus Badan dengan Plastik Kecilkan Pinggul Para Cewek

tubuh-plastik-140217a.jpg

Sejumlah wanita kini tak ingin berlama-lama diet demi tubuh yang langsing. Salah satu yang dipilih adalah teknik membungkus tubuh dengan plastik jenis film selama satu jam.

Perawatan cara membungkus tubuh dengan plastik tersebut diklaim bisa memangkas atau melelehkan lemak hingga enam inci, mulai dari bawah, pinggul dan perut hanya dalam waktu satu jam.

Itulah yang dilakukan Kathryn. Ia rela membayar 55 Poundsterling atau Rp 1 juta untuk membungkus tubuhnya selama satu jam. Awalnya ia memiliki ukuran besar yakni 12 usai terlalu banyak makan di Natal. Kini dengan perawatan Shrinking Violet ukuran pinggulnya sudah turun lebih dari satu inchi.

“Sejak memiliki putra Mckenzie (6), saya mengalami yoyo dari ukuran 14 kembali ke 10 seperti ukuran sebelum punya bayi. Hari ini ukuran saya 12 setelah musim dingin,” kata Kathryn seperti dikutip Dailymail, Senin (17/2/2014).

Ia melakukan terapi Shrinking Violet dengan bantuan seorang terapis kecantikan Vicky Kerrigan. Awalnya, ia kaget dengan biaya yang cukup mahal. Namun, itu jauh lebih murah dibanding sedot lemak.

Untuk perawatan kecantikan tersebut, kulit Kathryn diolesi minyak dengan bahan untuk pengelupasan kulit (Exfoliation). Kemudian, tubuhnya dibungkus erat dengan material jenis heat-inducing cling film. Menurutnya, perawatan tersebut bisa meningkatkan tampilan selulit dan stretchmark.

Rupanya, campuran minyak esensial yang digunakan mengandung juniper, lavender, dan cypress. Bahan ini membantu fosfatidilkolin – zat kimia yang memicu lipolisis, proses memecah lemak dari sel-sel sehingga bisa diproses di liver.

Perawatan ini populer di kalangan wanita yang ingin tampil menawan saat mengenakan rok ketat. Menurut Vicky semua kliennya sudah berhasil menghilangkan banyak lemak. Semakin banyak lemak di liver maka Anda akan kehilangan beberapa inci.

Sebelum melakukan perawatan ini, kliennya harus membersihkan livernya selama tiga hari dengan melarang mengonsumsi kafein, alkohol, lemak, dan makanan olahan. Selain berpuasa, menurut Vicky juga harus banyak minum. Jika dehidrasi, sel-sel bisa menahan cairan yang membuat hasilnya tak sesuai harapan.

“Kami ingin Anda terus minum sebelum, selama dan setelah perawatan untuk membantu hati Anda, “kata Vicky

(Mel/Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Bekas Gigitan Nyamuk Ini Menandai Adanya Kanker

Bekas Gigitan Nyamuk Ini Menandai Adanya Kanker

Sebuah gigitan nyamuk menyelamatkan nyawa seorang gadis kecil berusia 3 tahun, Connie McAughey. Sang ibu mencurigai gigitan tersebut karena tampak menghitam dan mencurigakan. Saat berlibur selama seminggu di Ibiza, kaki Connie digigit nyamuk. Ketika kembali ke rumahnya di Kings Norton di Birmingham, noda dan sakit itu tak kunjung hilang. Akhirnya sang ibu, Hayley Williams (25) membawanya ke dokter. Hayley berharap dokter meresepkan antihistamin (antialergi). Tapi, dokter begitu prihatin dengan kondisi Connie sehingga memintanya untuk tes darah di rumah sakit. Menurut dokter, jumlah darah Connie sangat rendah dan perlu melakukan tes lanjutan pada sumsum tulang belakang. Dari tes itulah terungkap bahwa Connie menderita leukemia.Karena penyakit tersebut cepat terdiagnosa, kini Connie menjalani kemoterapi agresif. Orangtua berharap Connie bisa bebas dari leukemia pada Januari 2016, kurang dari dua tahun usai mendapat gigitan serangga."Gigitan itu adalah anugerah karena kita tak akan pernah mengetahuinya. Ini semua karena gigitan itu berakhir di rumah sakit," kata Hayley seperti dilansir Parentdish, Rabu (23/4/2014),Hayley menjelaskan, dirinya berpikir bekas gigitan di kaki Connie it [...]

Polusi Terkait dengan Autis dan Skizofrenia yang Tinggi

Polusi Terkait dengan Autis dan Skizofrenia yang Tinggi

Satu lagi bukti adanya hubungan antara paparan polusi dan autisme serta skizofrenia. Setelah penelitian yang pernah dipublikasikan dalam JAMA Psychiatry menemukan bahwa anak-anak yang tinggal di daerah berpolusi tinggi didiagnosis dengan gangguan perkembangan saraf dan mengarah autisme. Sekarang, peneliti dari University of Rochester menemukan mekanisme biologis yang dapat menjelaskan bagaimana polusi menempatkan orang pada risiko tinggi autisme dan skizofrenia. "Dari sudut pandang toksikologi, sebagian besar fokus penelitian adalah polusi udara pada sistem cardiopulmonary--jantung dan paru-paru. Jadi saya pikir polusi dapat menambah risiko gangguan perkembangan saraf seperti autisme," kata penulis studi yang juga profesor kedokteran lingkungan di University of Rochester, Deborah Cory-Slechta. Penelitian yang diterbitkan dalam Environmental Heath Perspectives mencatat, tikus yang terkena paparan polusi mengalami kritis perkembangan otak. Dalam empat jam selama empat-hari, tikus yang sering terkena polusi mengalami perubahan perilaku. Hal ini jauh bila dibandingkan dengan tikus yang hidup di lingkungan bersih."Kami melihat perubahan dalam tingkat aktivitas dan memori pada laki-la [...]

Makanan Kedaluwarsa Paling Banyak Beredar di Tiga Kota Ini

Makanan Kedaluwarsa Paling Banyak Beredar di Tiga Kota Ini

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan bahwa sejumlah makanan kedaluwarsa paling banyak tersebar di Jayapura, Ambon, serta Kupang. Oleh karena itu, bagi mereka yang berdomisili di 3 daerah ini untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan ringan yang akan disajikan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2015.Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Roy Sparringa, mengatakan, dari hasil intensifikasi pengawasan pangan menjelang hari besar seperti Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, banyak produk beredar di daerah jauh dari sentral produksi, dan distribusi serta sulitnya masyarakat dalam mengakses transportasi, seperti di sana."Mereka beranggapan kalau tindakan mereka (oknum yang tidak bertanggung jawab) tidak akan diketahui oleh Badan POM. Padahal, BPOM sendiri sudah ada di sana, dan rutin melakukan pengawasan," kata Roy di Ruang Rapat Besar BPOM Gedung A Lantai 1, Jalan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2014). Lebih lanjut Roy, mengatakan, kalau kebanyakan dari pangan kedaluwarsa itu adalah produk minuman ringan, makanan ringan, biskuit, mie instan, kopi, susu UHT, dan susu bubuk. "Maka itu, ketika beli coba cek labelnya dan nomor dari BPOM," kata Roy me [...]

Transplantasi Ginjal Ditanggung BPJS Kesehatan, Lho!

Transplantasi Ginjal Ditanggung BPJS Kesehatan, Lho!

Biaya transplantasi ginjal yang tinggi kini bukan lagi halangan seseorang bisa sembuh dari penyakit ginjal kronik. Khusus peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), biaya transplantasi ginjal sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Seperti disampaikan oleh Ketua Nefrologi Indonesia (Pernefri), dr. Dharmeizar, SpPD-KGH dari Divisi Ginjal-Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM bahwa untuk transplantasi ginjal, BPJS Kesehatan menanggung hingga Rp 250 juta. "Data Riskesdas Kementerian Kesehatan (Kemkes) 2007 menyebutkan bahwa faktor risiko Penyakit Ginjal Kronik (PGK) adalah penderita hipertensi sebanyak 31,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia usia dewasa, dan saat ini usia penderita hipertensi semakin muda. Bahkan tercatat ada penderita hipertensi yang berusia 18 tahun. Beruntung, kini BPJS mengcover transplantasi ginjal Rp 250 juta," jelasnya. Dharmeizar melanjutkan, penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang umumnya menyerang seseorang tanpa pernah ia sadari. parahnya, penyakit ini tiba-tiba menempatkan orang tersebut sudah masuk stadium akhir dan memerlukan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis (cuci darah), peritoneal dialisis (cuci darah melalui perut) dan transpla [...]

Kutukan Ibu di Tahun 1.600 M Itu Berlaku Hingga Kini

Kutukan Ibu di Tahun 1.600 M Itu Berlaku Hingga Kini

Surga di telapak kaki ibu, namun bencana bisa terjadi di kata-kata ibu. Bencana di sini terjadi jika kata-kata ibu selalu negatif atau buruk bagi anak-anaknya. Dalam hipnoterapi PLR (Past Life Regression) yang saya lakukan, kata-kata negatif dari seorang ibu tidak hanya bepengaruh dalam kehidupan satu waktu, tetapi bisa belaku dalam waktu kehidupan yang berbeda. Salah satu kasus ialah seorang istri yang katakanlah bernama Imel mengalami kekerasan dari suami, dan bertahun-tahun tidak berdaya seakan menikmati penderitaan itu. Akhirnya, ia bercerai dari suami pertama dan menikah lagi. Namun ia bertemu lagi dengan suami yang melakukan kekerasan fisik padanya. Dengan suami kedua Imel sudah bercerai juga. Di pengantar sebelum hipnoterapi, Imel ingin mengetahui mengapa ia selalu mendapatkan suami yang kasar. Ini membuatnya kuatir untuk memulai pernikahan lagi. Dalam sesi hipnoterapi di regresi masa kini, tidak ditemukan akar penyebab. Dalam PLR ditemukanlah sebuah kisah. Imel di abad pertengahan, di tahun 1.600, adalah seorang putri yang tidak mau dijodohkan oleh orangtuanya. Karena kesal dengan sikap keras kepala anaknya, sang ibu mengatakan: ?kalau tidak menurut orangtua nanti kamu d [...]

Menkes: Urbanisasi Juga Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit

Menkes: Urbanisasi Juga Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit

Urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota mungkin telah menjadi agenda tahunan yang perlu diwaspadai pasca lebaran. Pasalnya, hal ini bukan hanya memengaruhi perekonomian tapi juga kesehatan. Seperti disampaikan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi bahwa urbanisasi berperan dalam percepatan penyebaran penyakit. Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah padat penduduk dan pemukiman kumuh. "Urbanisasi bisa menimbulkan masalah kesehatan tapi juga bisa jadi aset untuk perbaikan kesehatan di lingkungan. Seperti misalnya upaya pencegahan dan promosi kesehatan di daerah yang rawan infeksi seperti di pemukiman kumuh dan daerah padat penduduk," katanya di sela-sela acara halal bihalal di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (4/8/2014).Menurut Menkes, masyarakat yang tinggal di daerah kumuh dan lingkungan yang rumahnya berdekatan, rentan penularan penyakit. Selain itu, kebersihan air dan udara juga perlu dipertanyakan. Ditemui di tempat yang sama, Kepala Balitbangkes Prof. Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, penyakit akibat urbanisasi sulit dibendung karena ada faktor benturan budaya. "Adanya benturan budaya bisa berdampak pada kesehatanya masyarakat. Misalnya apakah [...]

Bayi Meninggal di Pesawat Lion Air, Menhub Minta Visum

Bayi Meninggal di Pesawat Lion Air, Menhub Minta Visum

Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan meminta dilakukan proses penyelidikan medis terkait meninggalnya bayi di pesawat Lion Air rute penerbangan Jakarta-Padang."Saya sudah mendengar (bayi meninggal). Saya minta supaya diproses medis dulu penyebab sakit apa," kata Menhub di Jakarta, Senin (14/4/2014)Melalui visum, tutur dia, baru diketahui apa penyebab sesungguhnya dari meninggalnya bayi tersebut. Hasil visum ini yang akan menjadi pegangan instansinya untuk mencari tahu dan menentukan pihak yang bertanggung jawab.Selama ini, menurut dia, setiap penerbangan sudah memiliki proses pemeriksaaan medis sendiri jika menemukan ada kejadian di satu penerbangan. "Itu dengan sendirinya jalan. Turun diperiksa ada kesehatan, airlines ada, di pesawat ada tim dokter, dibawa ke rumah sakit dan diperiksa," tandas dia.Seperti diberitakan, seorang bayi yang berusia belum genap satu tahun meninggal di pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Padang pada Minggu (13/4/2014). Bayi tersebut meninggal di rute penerbangan pukul 08.10 WIB rute Jakarta-Padang. [...]

Dosen IPB Ciptakan Permen Kayu Putih, Segar Nikmat

Dosen IPB Ciptakan Permen Kayu Putih, Segar Nikmat

Tanaman kayu putih biasanya digunakan untuk bahan baku minyak oles penghangat tubuh. Namun, di tangan dosen Institut Pertanian Bogor, tanaman kayu putih digunakan sebagai bahan baku pembuat permen.Adalah Hanny Wijaya, Dosen IPB dari Departemen Ilmu dan Teknologi pangan Fakultas Teknologi Pertanian berhasil membuat permen dengan rasa kayu putih. Permen yang diberi nama Cajuput Candy ini diambil dari nama ilmiah tanaman kayu putih, Melaleuca cajuputi roxb.Dalam menciptakan permen kayu putih ini, Hanni terinspirasi oleh masa lalunya. "Dulu nenek saya sering olesi minyak kayu putih saat cuaca dingin," katanya kepada liputan6.com, Kamis (23/1/14). Kemudian tergerak untuk menciptakan makanan yang dibuat dari ekstrak kayu putih. Permen kayu putih ini merupakan hasil penelitian yang ia lakukan bersama timnya sejak tahun 1996. "Minyak kayu putih merupakan hasil penyulingan daun dan ranting tanaman kayu putih yang memiliki aroma khas," tuturnya.Hasil penyulingan ini, lanjutnya menjadi bahan baku dalam pembuatan permen kayu putih ini. Pembuatannya sangat sederhana. Minyak kayu putih hasil penyulingan tinggal dimasak dan dicampur dengan glukosa, gula pasir, peppermint oil dan air.Manfaat dari [...]

5 Manfaat Wortel Tak Cuma untuk Mata

5 Manfaat Wortel Tak Cuma untuk Mata

Beragam masakan menggunakan wortel sebagai bahan masakannya. Mulai dari MPASI hingga makanan orang dewasa menyajikan sayuran yang berwarna oranye ini. Mulai dijadikan sebagai puree, sop, cap cay, hingga bahan tambahan aneka gorengan. Tak hanya dimasak, wortel pun lezat saat dimakan segar. Misalnya sebagai cemilan atau dijadikan jus.Jangan ragu untuk terus mengonsumsi wortel, selain kandungan Vitamin A nya yang baik untuk kesehatan mata, ini lima manfaat lain yang bisa didapatkan seperti dilansir dari Readers Digest, Selasa (28/8/2014). 1. Turunkan kolesterolWortel merupakan sayuran tinggi serat yang bisa bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Berdasarkan studi pemerintah Amerika Serikat, mereka yang makan satu cangkir wortel setiap hari selata tiga minggu mampu menurunkan kadar kolesterol mereka. 2. Kurangi risiko kanker Alphacarotene dan bioflavonoid yang terdapat dalam wortel ternyata baik untuk menurunkan risiko terkenan kanker terutama kanker paru-paru. 3. Bantu pertajam ingatanOrang paruh baya yang makan paling sedikit sayur mayur menunjukkan penurunan tingkat kognitif hingga tiga dibanding mereka yang makan sayur, menurut studi dari Belanda. Peneliti menyimpulka [...]

Wanita Masih Malu Intip Organ Intimnya, Kanker Serviks Merajalela

Wanita Masih Malu Intip Organ Intimnya, Kanker Serviks Merajalela

Masalah penyakit kanker di Indonesia masih menjadi persoalan serius. Pasalnya berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, kanker di Indonesia sudah menelan korban sekitar 1,4 per 1000 penduduk. Berdasarkan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) pada tahun 2010, di Indonesia kanker menjadi penyebab kematian nomor tiga dengan kejadian 7,7 persen dari seluruh penyebab kematian setelah stroke dan jantung.Penanganan penyakit kanker di Indonesia masih menhgadapi berbagai kendala yang menyebabkan hampir 70 persen penderita dalam keadaan stadium yang sudah lanjut."Hambatannya itu salah satunya karena wanita masih malu dan takut untuk Intip Vagina Aku (IVA). Istilah itu yang kami pakai agar mudah diingat masyarakat. Metode itu merupakan deteksi dini kanker serviks, kalau kita sebut Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) kan ngejelimet, makanya pakai istilah yang lebih ringan," kata Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Republik Indonesia, dr. Ekowati Rahajeng, SKM, M.Kes, ditulis Sabtu (8/2/2014).Tes ini menggunakan asam asetat pada vagina untuk melihat jika ada tanda-tanda visual dari kanker serviks atau gejala prakanker. "Tes IVA perlu dilakukan oleh tenaga medis terlatih. [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *