Mitos dan Fakta Soal Denyut Jantung

denyut-jantung-salah-sehat-tubuh.jpg

Denyut jantung merupakan jumlah jantung Anda berdetak per menit. Level aktivitas, kesehatan, ukuran tubuh, emosi dan obat-obatan dapat mempengaruhi denyut jantung Anda. Dalam keadaan normal, denyut jantung yang ?sehat? adalah antara 60-100 kali per menit.

Denyut jantung sendiri merupakan salah satu indikator paling penting dari kesehatan jantung Anda. Namun sangat sedikit orang yang mengehahui tentang denyut jantung mereka.

Mitos 1: Denyut jantung 50-90x/menit saat beristirahat perlu dikhawatirkan

Fakta: Denyut jantung 50-90x/menit saat beristirahat bukan selalu berarti bahwa ada yang salah dalam kondisi jantung Anda atau Anda memiliki jantung yang “lemah”. Orang yang berolahraga rutin dan dalam intensitas yang tinggi dapat memiliki denyut jantung <60x/menit.

Berikut mitos tentang denyut jantung lainnya yang perlu Anda ketahui:

Berikut mitos tentang denyut jantung lainnya yang perlu Anda ketahui:

Mitos 2: Denyut jantung yang normal berarti tekanan darah Anda juga normal

Fakta: Denyut jantung yang normal tidak selalu berarti tekanan darah Anda normal. Orang yang memiliki denyut nadi normal dapat memiliki tekanan darah yang tinggi. Juga sebaliknya, seseorang dengan denyut nadi abnormal dapat memiliki tekanan darah yang normal.

Mitos 3: Denyut nadi yang cepat berarti Anda sedang stress dan di bawah tekanan

Fakta: Ketika seseorang sedang stress, tubuh Anda akan mengeluarkan senyawa kimia yang memicu jantung untuk berdetak lebih cepat. Namun denyut nadi yang cepat tidak selalu berarti Anda sedang stress. Kondisi medis tertentu juga dapat menyebabkan denyut jantung lebih cepat.

Mitos 4: Anda membakar lemak lebih cepat dengan denyut nadi yang tinggi

Fakta: Berdasarkan dari fisiologi olahraga, pembakaran lemak dapat terjadi pada 45-60% denyut nadi maksimal. Namun pembakaran lemak tidak selalu berarti Anda membakar kalori dengan maksimal. Anda dapat membakar kalori lebih jika berolahraga dengan intensitas yang tinggi.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Cuci Darah untuk Mengatasi Gagal Ginjal

Cuci Darah untuk Mengatasi Gagal Ginjal

Sejatinya tubuh kita secara alami didesain untuk mampu melakukan cuci darah secara otomatis. Namun jika diperlukan, proses cuci darah dengan bantuan alat medis bisa dilakukan. Saat ini cuci darah identik dengan proses medis untuk menghilangkan kelebihan kotoran dan air di dalam darah. Dalam proses alami, ginjal adalah organ yang bertanggung jawab dalam melakukan hal ini. Kenapa Membutuhkan Cuci Darah? Penyaringan darah adalah tugas ginjal. Pada penderita penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal, fungsi ginjal ini tidak dapat dilakukan secara optimal. Karena ginjal gagal untuk melakukan pembersihan, terjadilah penumpukan limbah dan cairan pada darah. Kondisi ini berisiko membahayakan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Seseorang yang kehilangan fungsi ginjalnya antara 85-90 persen wajib melakukan cuci darah agar terhindar dari beragam komplikasi yang fatal. Tentu saja dibutuhkan penilaian dari dokter dan serangkaian tes medis untuk menentukan mengenai wajib atau tidaknya seseorang melakukan cuci darah. Level kreatinin dan ureum pada darah adalah dua hal yang akan dijadikan tolok ukur keputusan dokter. Demikian juga pemeriksaan urine. ?Creatinine clearance? pada urine sebagai tola [...]

Memeriksakan Diri untuk Deteksi HIV

Memeriksakan Diri untuk Deteksi HIV

Tes deteksi HIV sebaiknya dilakukan oleh tiap orang yang mencurigai dirinya tertular HIV tanpa menunggu kemunculan gejala-gejala tertentu. Agar dapat mendeteksi HIV dengan tepat, tes deteksi HIV perlu dilakukan pada waktu yang tepat. Umumnya, virus HIV baru akan terdeteksi dalam tubuh empat minggu setelah terjadi pajanan terhadap virus ini. Banyak orang masih merasa enggan untuk melakukan tes HIV karena stigma yang ada terhadap penyakit ini. Padahal, makin cepat terdeteksi dan ditangani, maka makin efektif hasil pengobatan HIV. Selain itu, dengan mengetahui status HIV, penderitanya dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus ini. Siapa yang Sebaiknya Memeriksakan Diri? Sebagian pengidap tidak menyangka bahwa virus HIV telah bersarang dalam tubuh mereka karena tidak merasakan gejala apa-apa. Ibu hamil juga disarankan untuk memeriksakan diri dengan tes HIV, sehingga yang terdeteksi positif dapat menjalani pengobatan sedini mungkin dan mengurangi risiko penyebaran virus kepada bayinya. Berikut ini adalah kelompok orang yang dikategorikan berisiko mengidap HIV. Mengidap TB, hepatitis atau penyakit menular seksual seperti herpes, sifilis, klamidia, trikomoniasis, ata [...]

Makanan Penyebab Sakit Kepala

Makanan Penyebab Sakit Kepala

Sakit kepala sering dikaitkan dengan stres atau tubuh yang kurang istirahat. Padahal sakit kepala juga dapat dipicu oleh asupan makanan atau minuman yang dikonsumsi. Hanya saja, sensitivitas tiap orang terhadap jenis makanan atau minuman tertentu akan beragam. Sakit kepala akibat makanan juga sulit dikenali karena efek tersebut terjadi sekitar 30 menit hingga 72 jam setelah mengonsumsi makanan. Pengaruh Pola Makan Risiko sakit kepala dapat dipengaruhi oleh pola makan dalam dua cara : Beberapa makanan tertentu dianggap sebagai pemicu sakit kepala. Kebiasaan makan yang kurang baik, seperti terlambat makan atau kurang asupan cairan yang juga dapat memengaruhi risiko sakit kepala. Khusus bagi wanita, masa pramenstruasi bisa membuat Anda lebih sensitif terhadap makanan pemicu sakit kepala. Satu jenis makanan mungkin tidak akan menimbulkan sakit kepala ketika dikonsumsi setelah haid, dibandingkan satu minggu sebelumnya. Pemicu Sakit Kepala Sakit kepala terkadang muncul tanpa diduga. Mulai dari nyeri yang terasa sesaat, hingga rasa sakit berdenyut selama berjam-jam. Bisa jadi hal itu berawal dari konsumsi Anda beberapa waktu sebelumnya. Berikut ini adalah jenis makanan dan minuman yan [...]

Obat Bius, si Penghilang Rasa Sakit

Obat Bius, si Penghilang Rasa Sakit

Apa yang terjadi jika para ahli di bidang kesehatan tidak menemukan obat bius? Pastinya, kita akan mendengar jeritan kesakitan para pasien dari balik pintu ruang medis. Dalam bidang kesehatan, pembiusan disebut dengan anestesi, yang berarti ?tanpa sensasi?. Tujuan obat bius adalah membuat mati rasa area tubuh tertentu atau bahkan membuat Anda tidak sadarkan diri (tertidur). Dengan mengaplikasikan obat bius, dokter bisa leluasa melakukan tindakan medis yang melibatkan peralatan tajam dan bagian tubuh tanpa menyakiti Anda. Bagaimana Cara Kerja Obat Bius? Pembiusan yang membuat seseorang menjadi tidak sadar disebut dengan bius umum. Bius lokal dan regional dilakukan pada area tertentu di tubuh dan tidak menyebabkan hilangnya kesadaran. Pada pembiusan umum, obat bius bekerja dengan cara menghentikan sinyal saraf yang membuat Anda sadar dan terjaga agar tidak sampai ke otak. Hasilnya, Anda akan tidak sadarkan diri sehingga tidak akan merasa sakit saat dokter menjalani tindakan medis atau istilah lainnya. Obat ini juga bisa mengatur pernapasan, peredaran dan tekanan darah serta denyut dan irama jantung. Setelah efek obat bius menghilang, sinyal saraf akan menjalankan fungsinya seperti [...]

‘Mommychi’: Aplikasi yang Membantu Ibu Pantau Perkembangan Anak

‘Mommychi’: Aplikasi yang Membantu Ibu Pantau Perkembangan Anak

PeduliSehat.info - Anda lupa kapan jadwal imunisasi anak berikutnya? Atau Anda perlu kemudahan pemantauan perkembangan dan pertumbuhan anak via handphone atau tablet Anda? Kini perkembangan teknologi kembali menawarkan kemudahan bagi manusia. Kini telah hadir sebuah aplikasi mobile untuk melakukan memantau kesehatan ibu dan anak, yakni Mommychi. Mommychi adalah aplikasi yang dibuat dan dikembangkan oleh PT. Kalbe Farma Tbk. (Kalbe), diluncurkan pada Rabu (15/01). Mommychi dirancang untuk para ibu modern guna mencatat kesehatan dan perkembangan secara terstruktur agar terpantau dengan baik. Guna kebutuhan untuk pemenuhan nutrisi dan gizi dapat terpenuhi sejak awal kehamilan hingga masa tumbuh kembang buah hati di usia 1000 hari pertamanya. ?Peluncuran Aplikasi ini menjadi bagian dari kepedulian Kalbe untuk Indonesia lebih sehat, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan kehamilan dan tumbuh kembang anak, serta sejalan dengan program pemerintah tentang Gerakan 1000 hari pertama kehidupan sebagai upaya percepatan pencapaian Milenium Development Goals,? demikian jelas oleh Direktur PT Kalbe Farma Tbk., Vidjongtius. Hal senada mengenai pentingnya 1.000 hari pertama keh [...]

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Tubuh?

Memiliki kadar gula darah normal pada tubuh sangat penting karena bisa menunjang kinerja tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Namun apakah Anda tahu berapa kadar gula darah normal yang harus Anda miliki? Sebenarnya kadar gula darah normal tidak berpatokan pada satu angka baku. Kadar ini bisa berubah seperti saat sebelum dan sesudah Anda makan atau juga saat waktunya tidur. Seusai makan, sistem pencernaan Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna menjadikannya energi. Namun, zat gula ini harus melewati sebuah ?pintu? untuk memasuki sel-sel tersebut. Hormon yang berperan dalam membuka ?pintu? itu adalah insulin. Insulin dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, zat gula ini akan dibakar menjadi energi yang bisa Anda pakai. Gula yang lebih akan disimpan di hati untuk dipakai di kemudian hari. Berikut kisaran kadar gula darah normal pada tubuh: Sebelum makan: 70 ? 130 mg/dL. Dua jam setelah makan: kurang dari 180 mg/dL. Setelah tidak makan (puasa) selama setidaknya delapan jam: kurang dari 100 mg/dL. Menj [...]

Kebiasaan Sehari-hari yang Buat Gigi Cepat Rapuh dan Keropos

Kebiasaan Sehari-hari yang Buat Gigi Cepat Rapuh dan Keropos

Gigi rapuh dan keropos tidak hanya disebabkan oleh malasnya Anda menggosok gigi atau hobi mengonsumsi makanan manis dan lengket. Ada beberapa kebiasaan yang juga bisa membuat gigi rapuh. Ini lima kebiasaan yang harus dihindari, jika Anda ingin miliki gigi kuat sampai tua.1. Menyikat Gigi Terlalu KerasSebagian orang menganggap kebersihan gigi berawal dari seberapa sering kita menyikat gigi. Hal itu benar, tapi menyikat gigi yang dilakukan lebih dari 2 kali dalam sehari tidak baik untuk kesehatan gigi kita."Saya sudah bertemu dengan orang-orang yang memiliki kebiasaan sikat gigi 20 kali dalam sehari," kata Dr. Sally Cram, ahli gigi di Washington D.C., seperti dikutip dari She knows. Terlalu sering menyikat gigi tidak akan membuat gigi Anda bersih lebih lama. Justru akan melukai gusi dan mengikis enamel gigi. Menyikat hanya perlu dua kali sehari dan yang terpenting, adalah cara Anda melakukannya. Gosoklah dengan gerakan memutar mulai dari bagian depan, samping, dalam dan geraham. Lalu gunakan dental floss untuk membersihkan sisa-sisa makanan di antara celah gigi selama dua menit.2. Terlalu Sering Memutihkan GigiAgar gigi terlihat lebih putih biasanya kita memutihkan kulit dengan me [...]

5 Langkah Periksa Payudara

5 Langkah Periksa Payudara

Kanker Payudara seringkali tidak memberikan gejala pada awalnya. Untuk itu, sangat penting bagi para wanita yang sudah memasuki usia 20 tahun untuk mulai memeriksakan payudara sendiri sehingga setiap wanita mengetahui dengan persis kondisi payudara mereka yang normal dan dapat mengetahui dengan cepat setiap perubahan yang terjadi. Pemeriksaan payudara dapat dilakukan dalam 3 posisi, yaitu: Di depan kaca Saat sedang mandi Saat berbaring Langkah-langkah pemeriksaan payudara yang perlu dilakukan antara lain adalah: 5 Langkah Periksa Payudara 1. Di depan kaca, perhatikanlah adanya perubahan warna kulit, permukaan kulit, pembengkakan, ?lesung pipit?, atau perubahan pada puting susu. Gambar 1Sumber gambar: Copyright &#2013266089; 2002 McKesson Health Solutions, LLC 5 Langkah Periksa Payudara 2. Perhatikan payudara di depan kaca dalam posisi kedua lengan di samping, kedua lengan di pinggang, dan kedua lengan diangkat ke atas. Perhatikan dengan seksama bila ada perubahan yang terjadi hanya di salah satu payudara. Gambar 2Sumber gambar: Copyright &#2013266089; 2002 McKesson Health Solutions, LLC 5 Langkah Periksa [...]

Mengimbangi ‘Permainan’ di Ranjang

Mengimbangi ‘Permainan’ di Ranjang

Keharmonisan hubungan intim antar suami istri seringkali terganggu ketika hubungan seksual tidak memberikan kepuasan pada kedua belah pihak. Keluhan yang sering muncul adalah ketika istri belum mengalami orgasme ketika hubungan seksual sudah selesai atau ketika suami mengalami ejakulasi dini. Secara medis, hal ini sebenarnya wajar terjadi karena siklus respon seksual wanita dan pria memang sedikit berbeda. Nah lho, apa pula itu yang disebut dengan 'siklus respon seksual'? Sebelum kita bicara lebih lanjut mengenai teknik bagaimana mengimbangi 'permainan' di ranjang dari sisi medis, ada baiknya kita ketahui dahulu apa yang dimaksud dengan siklus respon seksual dan bagaimana hubungannya dengan trik mengimbangi aktivitas seksual menjadi mencapai kepuasan di dua belah pihak. Mengimbangi 'Permainan' di Ranjang Keharmonisan hubungan intim antar suami istri seringkali terganggu ketika hubungan seksual tidak memberikan kepuasan pada kedua belah pihak. Keluhan yang sering muncul adalah ketika istri belum mengalami orgasme ketika hubungan seksual sudah selesai atau ketika suami mengalami ejakulasi dini. Secara medis, hal ini sebenarnya wajar terjadi karena siklus respon [...]

Anak Mengompol, Ini Solusinya

Anak Mengompol, Ini Solusinya

Oleh: dr. Adithia Kwee Membuang air kecil yang tidak didasari atas kemauan sendiri di saat tidur disebut mengompol. Mengompol sebenarnya lebih sering dialami oleh laki-laki ketimbang anak perempuan. British Medical Journal mencatat; dari sejumlah anak yang diwawancarai didapatkan bahwa mengompol dianggap sebagai kejadian paling memalukan ke-8 dalam hidup, mengikuti peringkat sebelumnya; ?tidak memiliki teman? dan ?diejek di depan umum?. Dari penelitian tersebut, terlihat dengan jelas bahwa status ?masih mengompol? dan ?sudah tidak mengompol? begitu mempengaruhi rasa percaya diri seorang anak. Mengompol juga mempengaruhi dan berdampak aktivitas sosial anak, seperti halnya pergi camping atau menginap di rumah teman. Lantas sebagai orangtua apa yang bisa kita lakukan? Jika anak Anda berusia 5 tahun atau lebih, berarti Anda perlu mengintervensi kebiasaan mengompol ini, hal yang dapat Anda lakukan: Toilet TrainingMulailah melakukan toilet training dengan sengaja membangunkan si anak dan menyuruhnya buang air kecil, bisa juga dilakukan dengan memasang alarm di jam-jam tertentu, tanpa mengurangi kualitas tidurnya. Berikan Reward Hal kedua yang Anda bisa lakukan adalah memberi [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *