Obesitas Dapat Memicu Radang Sendi

Obesitas-Dapat-Memicu-Radang-Sendi.jpg

Saat ini, obesitas dikenal sebagai salah satu penyebab utama penyakit terutama di usia lanjut. Diabetes, penyakit jantung dan pembuluh darah, serta kanker merupakan penyakit yang sering kali berkaitan dengan obesitas. Seiring dengan peningkatan jumlah penderita obesitas, prevalensi penyakit radang sendi juga terus meningkat dan termasuk golongan penyakit yang dipicu oleh obesitas.

Sendi-sendi kita bekerja menopang berat badan. Sendi yang menopang berat badan (weight bearing joint seperti lutut dan pinggul) akan merasakan tekanan 3 kali lipat lebih besar ketika seseorang beraktivitas. Jadi, apabila seseorang memiliki kelebihan berat badan 5 kg, maka lutut akan merasakan beban ekstra 15 kg ketika beraktivitas. Orang yang memiliki angka indeks massa tubuh di atas normal ketika usia muda juga akan mengalami radang sendi pada usia yang lebih dini.

Osteoartritis merupakan tipe radang sendi yang paling sering ditemukan. Pada osteoartritis, terjadi kerusakan struktur rawan bantalan sendi, yang berfungsi melindungi tulang dari gesekan antar tulang. Faktor pemicunya antara lain usia lanjut, riwayat cedera, dan gaya hidup. Dalam kaitannya dengan berat badan, semakin berat beban seseorang, maka tekanan yang diterima oleh persendian juga semakin besar sehingga mempermudah terjadinya kerusakan sendi.

Contoh berikutnya adalah Rheumatoid Arthritis (RA). RA merupakan penyakit autoimun, penjelasan selengkapnya di halaman selanjutnya.

Obesitas Dapat Memicu Radang Sendi

Contoh berikutnya adalah Rheumatoid Arthritis (RA). RA merupakan penyakit autoimun, yang terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang persendian, memicu terjadinya peradangan dan destruksi struktur rawan dan tulang di daerah persendian tersebut. Pada individu dengan berat badan berlebih, sel lemak juga dapat memicu terjadinya RA.

Selain itu, obesitas juga berkaitan dengan Gouty Arthritis (Gout). Penderita obesitas memiliki risiko mengalami gout 11 tahun lebih cepat dibandingkan dengan individu dengan berat badan normal. Apa yang terjadi? Ketika seseorang mengonsumsi jenis makanan yang tinggi akan kadar purin (seperti daging-dagingan, seafood, dan minuman beralkohol), tubuh akan memecah purin tersebut menjadi asam urat. Pada penderita obesitas, ginjal tidak dapat bekerja secara maksimal di mana pengeluaran asam urat di ginjal terhambat.

Lalu bagaimana mengatasi radang sendi? Penurunan berat badan dapat menunjukkan efek signifikan terhadap nyeri sendi yang dialami. Mulailah dengan target yang realistis dan bertahap. Selain diet dan perubahan gaya hidup, aktivitas fisik juga perlu ditingkatkan. Meskipun sendi sedang nyeri, terdapat banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan tanpa memperberat nyeri pada sendi. Kuncinya adalah melakukan jenis olahraga low-impact seperti berenang, bersepeda, yoga, aerobik, yang dapat meningkatkan denyut nadi dan kerja jantung tanpa memberi beban berlebih pada persendian.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Indonesia Siaga H7N9

Indonesia Siaga H7N9

Indonesia Siaga H7N9 Oleh: dr. Puti Naindra Alevia Pemerintah Indonesia sudah siap siaga mencegah peredaran virus flu burung H7N9. Saat ditemui usai membuka Hari Kesehatan Dunia, Minggu, 7 April 2013, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan bahwa koordinasi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah sudah dilakukan. Menurut beliau, infeksi virus ini lebih mematikan dibandingkan dengan virus yang sudah beredar sebelumnya. Dinas kesehatan daerah telah diinstruksikan untuk waspada bila ada unggas yang mati. Kehebohan ini bermula dari Cina di mana virus ini sudah menginfeksi 18 orang (yang dikonfirmasi dengan pemeriksaan laboratorium), 6 diantaranya meninggal dunia, 10 sakit berat, dan 2 kasus ringan. Delapan dari kasus-kasus tersebut ditemukan di Propinsi Shanghai, enam dari Proponsi Jiangsu, tiga dari Propinsi Zhejiang, dan satu dari Propinsi Ahui. Lebih dari 530 orang yang berkontak dekat dengan pasien-pasien ini dimonitor ketat. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa hingga tanggal 6 April 2013, terdapat 18 kasus infeksi influenza A H7N9 di Cina yang telah dikonfirmasi dengan pemeriksaan laboratorium, termasuk 6 [...]

6 Gejala yang Harus Diwaspadai Pada Bayi

6 Gejala yang Harus Diwaspadai Pada Bayi

Biasanya orang tua akan panik dan ketakutan jika buah hati sakit, terutama jika sakit yang pertama kalinya. Batuk pilek memang merupakan hal biasa terjadi pada bayi dan anak-anak. Namun kondisi tersebut bisa juga menimbulkan komplikasi seperti infeksi saluran napas bawah (pneumonia). Bagaimana membedakan buah hati Anda menderita penyakit serius atau bukan? Berikut ini adalah beberapa gejala pada bayi yang harus diwaspadai dan tidak boleh diabaikan: 1. Demam tinggi lebih dari 38�C Demam pada bayi baru lahir sangat tidak spesifik dan dapat disebabkan oleh berbagai penyakit dari flu sampai meningitis (infeksi selaput otak). Demam pada bayi perlu penanganan lebih serius karena dapat berisiko terjadi kejang demam. Jika suhu tubuh lebih dari 38�C segera bawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan, mencari tahu penyebab demam, dan diberikan terapi yang tepat. 2. Bibir atau kulit biru (sianosis) Jika bibir, lidah, atau ujung-ujung jari berwarna kebiruan, artinya bayi tidak mendapatkan cukup oksigen. Hal ini dapat disebabkan oleh kelainan jantung, paru-paru, atau darah. Penyebab tersering biru pada bayi adalah kelainan jantung bawaan. (baca: Kelainan Bayi, I [...]

7 Tips Menjaga Kesuburan

7 Tips Menjaga Kesuburan

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Usia merupakan faktor penting bila akan membahas mengenai kehamilan, terutama bagi wanita, namun ada beberapa hal yang Anda dapat lakukan untuk menjaga ferilitas Anda. Dibawah ini merupakan 7 tips menjaga kesuburan yang diberikan oleh Profesor William Ledger seorang profesor ahli kandungan dari University of Sheffield. 1. Usia dan Fertilitas Usia memang sangat penting dalam membahas kesuburan. Di jaman sekarang banyak yang menunda kehamilan, namun sebenarnya fertilitas menurun dengan meningkatnya usia. Pria dan wanita sangat subur pada usia 20 tahun-an. Terutama pada wanita, kesuburan akan menurun saat usia meningkat, dan menurun cepat setelah usia 35 tahun. Penyebabnya ada banyak, namun penyebab paling sering adalah kualitas dari telur yang dikeluarkan oleh indung telur. Kesuburan pria juga menurun dengan menambahnya usia terutama di usia 40 tahun namun banyak pria yang masih dapat memiliki anak diatas usia 50 tahun. 2. Hindari PMS (Penyakit Menular Seksual) Penyakit menular seksual seperti chlamydia dan gonorrhea dapat merusak tuba falopi seorang wanita, yang mengakibatkan sulit menjadi hamil. 3. Hindari merokok Wanita yang merokok 20 batang sehari [...]

Pengobatan Baru Terhadap Penyakit Huntington

Pengobatan Baru Terhadap Penyakit Huntington

Penyakit genetika turunan yang mengalami kerusakan pada sel-sel syaraf otak penderita secara perlahan menjadikan penyakit Huntington sebagai salah satu penyakit langka yang belum dapat disembuhkan. Namun sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Justo Garcia de yebenes dari Madrid, Spanyol mengungkapkan hasil penelitian reaksi positif obat pripodopine terhadap penderita penyakit Huntington. Penelitian yang dipublikasikan dalam the Lancet Neurology ini menunjukkan bahwa obat pridopidine mampu memperbaiki gejala penyakit Huntington secara efisien dan tanpa efek samping terhadap gerakan-gerakan penurunan fungsi motorik penderita sehingga dapat terkontrol. Penyakit Huntington merupakan penyakit dimana penderita tidak dapat mengontrol gerakan motorik mereka secara sadar sehingga koordinasi gerakan, berbicara hingga menelan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Bersamaan dengan penurunan fungsi motorik, penderita juga mengalami perubahan perilaku dan pikiran (kognitif) yang berlanjut menjadi demensia atau pikun lebih cepat. Penyakit ini pertama kali ditemukan oleh seorang dokter keluarga di abad ke-19 bernama George Huntington di Long Island, New York dan hingga kini dikenal sebagai Hu [...]

Amankah MSG untuk Dikonsumsi?

Amankah MSG untuk Dikonsumsi?

Monosodium glutamate atau MSG telah dikenal sebagai salah satu bahan utama penyedap rasa dalam makanan. Reputasi buruknya pun sudah banyak menjadi perdebatan di berbagai kalangan. Walaupun MSG mulai terkenal tahun 1960-an, tetapi sebenarnya memiliki sejarah panjang. Berawal dari Kikunae Ikeda, seorang profesor di Universitas Tokyo, yang tertarik dengan rasa unik dari rumput laut (konbu). Ia menduga bahwa ada komponen yang tidak diketahui dalam makanan tersebut. Kemudian pada tahun 1907, ia memulai sebuah proyek untuk mencoba mengidentifikasi komponen konbu kering tersebut. Dalam waktu setahun, ia menemukan kunci kelezatan itu pada kandungan asam glutamat. Penemuan tersebut melengkapi 4 jenis rasa sebelumnya?asam, manis, asin, dan pahit?dan diberi nama umami (dari akar kata umai yang dalam bahasa Jepang berarti lezat). Sejak penemuan itu, Jepang memproduksi asam glutamat melalui ekstraksi dari bahan alamiah. Tetapi karena permintaan pasar terus melonjak, tahun 1956 mulai ditemukan cara produksi L-glutamic acid melalui fermentasi. L-glutamic acid inilah inti dari MSG, yang berbentuk butiran putih mirip garam. MSG sendiri sebenarnya tidak memiliki rasa. Namun bila ditambahkan ke dalam [...]

5 Makanan Penghambat Penuaan

5 Makanan Penghambat Penuaan

Proses penuaan merupakan proses yang tidak dapat dicegah. Setiap orang pasti akan mengalami proses penuaan, entah terlihat dari luar tubuh ataupun proses penuaan yang terjdi di dalam tubuh. Ternayata menurut beberapa penelitian, proses penuaan ini bisa lho kita bantu cegah. Pencegahan penuaan bisa dengan makanan, ataupun dengan cara lain seperti olahraga. Berikut merupakan beberapa jenis makanan yang dibuktikan dapat menghambat proses penuaan. Minyak Zaitun (Olive Oil) Banyak peneliti yang menyebutkan bahwa kandungan lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun bertanggung jawab dalam menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Minyak zaitun juga mengandung polyphenols yang merupakan sumber anti-oksidan yang kuat untuk mencegah proses penuaan. Yogurt Yogurt kaya akan kandungan kalsium yang membantu melawan osteoporosis dan mengandung ?bakteri baik? yang membantu menjaga kesehatan usus dan mengurangi peningkatan risiko penyakit usus akibat penuaan. Ikan Ikan merupakan sumber omega-3 yang tinggi yang berguna mencegah gumpalan kolestrol di pembuluh darah serta membantu melindungi jantung terhadao kelainan irama jantung. Kacang Kacang merupakan makanan yang tin [...]

Tips Membuat Makanan Bebas Alergi

Tips Membuat Makanan Bebas Alergi

Ditengah banyaknya makanan yangg lezat dan nikmat nan berlimpah ditengah-tengah liburan saat ini, para ahl imemperingatkan bahwa makanan tersebut bias menyebabkan resiko yang potensial untuk anak-anak yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. ?Selama liburan, kita akan sangat mudah tergoda pada makanan menarik yang sedang dikonsumsi oleh orang lain. Dan sangat sulit untuk memilah mana yang mengandung alergen (penyebab alergi) dan mana yang bukan, ?kata dr. Joyce Rabbat, seorang ahli alergi anak di Loyola University Health System, seperti dilansir oleh Medicinenet.com. Rabbat menawarkan tips berikut untuk orang tua darianak-anak yang memiliki alergi makanan. Pertama, cobalah untuk menghindari penggunaan alergen ketika menyiapkan makanan. "Ada banyak alternatif yang dapat disubstitusikan kedalam resep liburan favorit," kata Rabbat. Jika Anda tidak dapat mengubah resep, pastikan Anda terlebih dahulu mempersiapkan semua makanan yang tidak mengandung alergen. Hal ini akan membantu untuk membatasi resiko kontaminasi silang. Jika Anda sebelumnya membuat makanan yang mengandung alergen untuk Anda atau anggota keluarga yang lain yang tidak memiliki alergi, pastikan untuk benar-b [...]

Waspadai Gejala-gejala Diabetes Ini!

Waspadai Gejala-gejala Diabetes Ini!

Oleh: dr. Nadia Octavia Penderita diabetes melitus tipe 2 dapat mengontrol kadar gula darah dengan diet, olahraga, dan obat-obatan. Namun tanpa pengecekkan kadar gula darah setiap hari melalui alat cek gula darah, Anda tidak mungkin mendapatkan hasil yang akurat. Jika Anda adalah seorang penderita diabetes, waspadailah gejala-gejala ini: Sering haus dan buang air kecil Haus dan sering buang air kecil merupakan 2 gejala klasik diabetes yang disebabkan oleh terlalu tingginya kadar gula dalam darah. Di saat yang bersamaan ginjal Anda menyaring gula, ginjal juga menarik cairan lebih banyak dari jaringan, oleh karena itulah Anda sering buang air kecil. Haus adalah suatu bentuk permintaan dari tubuh untuk mengganti cairan yang hilang. Mudah lelah Ketika gula menetap pada aliran darah bukan pada sel-sel tubuh, maka otot tidak mendapatkan "bensin" yang cukup untuk menghasilkan energi. Terkadang penderita diabetes sering cepat lelah setelah makan cukup banyak Pusing berputar Perasaan pusing berputar atau gemetar bisa jadi merupakan tanda gula darah yang rendah atau hipoglikemi. Karena otak Anda membutuhkan glukosa untuk berfungsi, gula darah yang rendah berbahaya - [...]

Apakah Mi Instan Baik Untuk Kesehatan?

Apakah Mi Instan Baik Untuk Kesehatan?

Siapa tidak kenal mi instan? Makanan ekonomis yang mudah dan cepat dibuat serta memiliki variasi rasa yang luas. Di kala waktu terbatas dan sibuk atau sore-sore saat hujan atau menemani nonton bola di malam hari, sajian mi instan seringkali memang tidak tergantikan. Dan yang pasti, konsumsi mi instan memang membuat kangen dimana pun kita berada. Karena makanan ini termasuk makanan yang cukup banyak dan rutin dikonsumsi luas serta sudah mendapat tempat di hati kita semua, maka sudah seharusnya kita semua mengetahui konsekuensi kesehatan yang mungkin terjadi ketika mengkonsumsi mi instan. Berikut ini penjelasan selengkapnya: 1. Menyebabkan Ketidakseimbangan Nutrisi Suatu penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi mi instan membuat seseorang mengalami peningkatan yang signifikan untuk zat nutrisi berikut ini: vitamin B1 vitamin B2 kalori lemak garam Namun dilain sisi, ada beberapa zat nutrisi lainnya yang signifikan lebih rendah dibandingkan zat-zat nutrisi diatas dibandingkan pada orang yang tidak mengkonsumsi mi instan, diantaranya: protein kalsium fosfor zat besi kalium vitamin A vitamin B3 vitamin C 2. Memicu GERD (Gastro Oeso [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *