Obesitas, Lalu Bagaimana?

obes2.JPG

Seseorang menjadi obese tidak hanya disebabkan oleh satu faktor, melainkan justru terpicu dari berbagai macam aspek, termasuk faktor diet, faktor gaya hidup, faktor kebudayaan, faktor genetik, faktor jenis kelamin, dan faktor pola kebiasaan.

Namun faktor yang paling banyak memiliki substansi pemicu adalah pemilihan gaya hidup. Makanan siap saji (fast food), peralatan yang mempermudah kerja hingga menciptakan kebiasaan pola kerja yang inaktif dapat juga membuat tubuh kita menjadi gemuk.

Para ahli setuju bahwa di kehidupan masyarakat yang modern-stress dan pola makan gaya hidup modern seperti halnya mengkonsumsi makanan siap saji ataupun tidak mempunyai waktu berolah raga dan lainnya memicu terjadinya penumpukan lemak tubuh secara berlebihan.

Terapi tingkah laku adalah suatu metoda yang digunakan untuk mangatur ataupun memodifikasi pola makan dan aktifitas fisik dengan olahraga pada pasien obese.

Dengan demikian, terapi tersebut diharapkan dapat mengatasi hambatan-hambatan terhadap kepatuhan pasien pada pola makan sehat dengan menempuh cara terapi diet dan ataupun olahraga.

Strategi-strategi terapi ini adalah sebagai berikut: penilaian diri sendiri atau self-monitoring, kontrol stress, kontrol rangsangan (stimulus), pemecahan masalah, penatalaksanaan darurat atau contingency, perombakan kognitif (cognitive restructuring), dan dukungan sosial. Satu hal yang perlu diingat adalah strategi-strategi tersebut harus dibuat personal yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien bersangkutan yang menyangkut strategi untuk diet dan olah raga.

Perubahan yang drastis pada seorang pasien dengan pola makan normal memang sangat sulit, perasaan terhadap perampasan kesenangan yang pada akhirnya dapat menimbulkan frustasi. Pada kebanyakan kasus dapat menimbulkan peningkatan kembali berat badan.

Berikut petunjuk membantu solusi obesitas:

  1. Makan lebih sedikit lemak maksimal 30 % dari keseluruhan jumlah kalori yang dikonsumsi. Mengurangi lemak akan mengurangi asupan kalori dan memperbanyak turunnya berat badan. Hal itu juga dapat membatasi atau mencegah timbulnya ?efek salah makan?. Karena lemak adalah sumber kalori terbesar.

    Menu makanan sekarang jelas jauh berbeda dengan menu makanan pada era terdahulu. Jika era dulu makanan lebih banyak mengandung karbohidrat seperti halnya kue-kue dengan bahan utama hanya dari tepung, era modern sekarang selain tepung, juga banyak dinambahkan margarine, minyak dan jenis lemak lainnya.

    Seperti telah diketahui, lemak merupakan penghasil kalori terbesar tiap gramnya, dibandingkan sumber nutrisi lainnya seperti halnya karbohidrat dan protein.

    Maka tidak heran, bila asupan lemak yang tinggi merupakan penyebab terjadinya kelebihan asupan energi, yang bila tertimbun dapat menimbulkan kelebihan berat badan.

    Dari hasil pengamatan terlihat bahwa seseorang dengan kelebihan berat badan sangat suka makanan berlemak. Rata-rata konsumsi lemak mereka berada di atas 50% dari total kalori.

    Proses pencernaan dimulai di mulut, dimana makanan dirubah menjadi bentuk yang lebih kecil, kemudian diteruskan ke lambung. Dengan bantuan enzim, makanan di lambung dipecah menjadi komponen-komponen penyusunnya, seperti protein, karbohidrat, dan lemak.

  1. Kurangi asupan kalori per hari dari pola makan biasanya (kurang lebih 600 kkal). Tubuh selalu memerlukan asupan nutrisi dasar, tidak selalu dari kuantitas asupan yang banyak. Namun lebih efektif didapat dari pola makan yang berkualitas.

    Zat gizi utama yang dibutuhkan oleh tubuh adalah protein, karbohidrat, dan lemak. Zat-zat gizi tersebut menempati porsi vital yang dibutuhkan untuk metabolisme, membangun dan memperbaiki sel-sel tubuh, dan untuk mendapatkan energi.

    Selain zat gizi utama tadi, tubuh juga memerlukan mineral dan vitamin untuk mengatur cairan (elektrolit) tubuh, pertumbuhan tulang, pembentukan sel-sel darah, membantu proses metabolisme dan membentuk hormon / enzim

  1. Mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, paling sedikit 3 kali sehari. Memilih makanan dan minuman secara hati-hati akan membantu anda mengontrol kalori dan jumlah lemak total, lemak jenuh, kolesterol, garam, gula dan minuman beralkohol.
  1. Perbanyak aktifitas. Sebelum anda melakukan perubahan apapun pada diri anda, pastikan bahwa hal itu akan bermanfaat. Meningkatkan aktifitas fisik secara umum seperti berolahraga selama 20 menit dapat menurunkan tekanan darah, mengontrol diabetes, menurunkan kadar kolesterol serta mengurangi komplikasi kesehatan lainnya yang berhubungan dengan kelebihan berat badan. Jelas lebih baik daripada anda menghabiskan 2 jam menunggu di salon atau di bengkel.

    Dengan latihan secara teratur umumnya lebih berhasil menurunkan berat badan dan mempertahankannya dibandingkan dengan orang yang tidak berlatih secara teratur. Serta tak luput konsultasikan dengan dokter atau pakar-pakar terkait terlebih dahulu sebelum anda memulai program olah raga.

    Satu hal yang perlu dan penting diingat, satu-satunya jalan untuk menurunkan berat badan adalah untuk penggunaan energi yang lebih banyak daripada energi yang dikonsumsi.

  1. Dan yang terakhir adalah kebulatan tekad. Diperlukan kegigihan usaha dari pelaksanaan niat yang ditanamkan. Bulan puasa ini adalah momentum tepat untuk mengimplementasikan usaha ini. [] (DA)

Dikutip dari berbagai sumber.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Pertolongan Pertama Korban Abu Vulkanik

Pertolongan Pertama Korban Abu Vulkanik

Material abu asap vulkanik yang keluar dari gunung berapi memiliki potensi bahaya kesehatan pernapasan. Materi mikro yang berterbangan di udara ini sangat mudah untuk bisa masuk ke dalam saluran pernapasan manusia dan membawa dampak fatal jika tidak ada pertolongan pertama ataupun lanjutan pada korban. Berikut ada beberapa hal yang dapat dilakukan jika terpapar abu vulkanik, antara lain: MATA: JANGAN MENGGOSOK MATA. Jangan sekali-sekali menggosok / mengucek mata yang kemasukkan abu vulkanik. Jika dilakukan akan membawa potensi kepada risiko infeksi. Coba pejamkan mata beberapa saat, tindakan ini adalah berusaha mengandalkan pembersih alami yang dimiliki mata terhadap benda asing, yakni air mata CARI TEMPAT BERSIH / AMANSebelum mencoba cara kedua, yakni mengalirkan air bersih / obat tetes mata, pastikan Anda berdiri pada area yang tidak dilewati abu / kotoran di udara. BASUH DENGAN AIR BERSIH / OBAT TETES MATA.Jika tindakan ini masih tidak berhasil, celupkan mata ke dalam air bersih dan steril agar hanyut keluar. BAWA KE DOKTERBawa segera penderita / korban jika keluhan berlanjut untuk membawa perawatan khusus. PERNAPASAN CARI TEMPAT BERSIH / AMAN [...]

Cuaca Cerah: Perlu Pakai Sunscreen?

Cuaca Cerah: Perlu Pakai Sunscreen?

Oleh: dr. Nadia Octavia Aktivitas diluar ruangan bisa berisiko pada kesehatan kulit jika meluputkan penggunaan sunscreen atau tabir surya. Sinar ultra violet matahari akibat cuaca global yang tak menentu akhir-akhir ini menyimpan dampak yang berpotensi tidak hanya merusak fungsi mata tapi juga pada kulit. Namun bagaimanapun acapkali aktivitas luar ruangan tidak dapat dihindari. Simak beberapa tips berikut ini untuk mengkiatkan solusinya. Bagaimana terhindar dari bahaya dari sinar matahari? Hindari sinar matahari pada pk. 10.00 - 14.00 Ini merupakan waktu paling utama untuk terpapar sinar radiasi ultraviolet (UV) matahari yang dapat merusak kulit, bahkan saat cuaca mendung. Gunakan pakaian pelindung Gunakan celana panjang, baju lengan panjang dan kacamata hitam. Anda juga dapat menggunakan topi lebar ataupun payung untuk terlindung dari sinar matahari. Gunakan sunscreen Aplikasikan sunscreen secara reguler. Apakah broad-spectrum sunscreen itu? Terdapat dua jenis sinar UV yang dapat membahayakan kulit: UVA dan UVB. Broad-spectrum sunscreen dapat melindungi Anda dari keduanya. Sinar UVA dapat mempercepat tanda-tanda penuaan pada kulit Anda seperti kerut dan bintik-bintik [...]

7 Tips Cegah Eksim Pada Anak

7 Tips Cegah Eksim Pada Anak

Oleh: dr. Puti Naindra Alevia Eksim dapat sulit dihadapi oleh buah hati kita. Kulit merah-merah dan gatal tentunya tidak nyaman untuknya. Ikuti tips-tips di bawah ini untuk mencegah mengurangi gatal yang membandel karena eksim pada ananda buah hati Anda. Bila Ibu pikir anak Ibu menderita eksim, pastikan dengan dokter anak Ibu agar mendapat diagnosis dan tata laksana yang tepat. Jangan coba mengobati sendiri. Setiap kasus eksim dapat memerlukan penanganan yang berbeda, umumnya melibatkan kombinasi pelembab dan steroid oles. Jika kulit menjadi merah dan mulai mengeluarkan cairan, mungkin sudah terjadi infeksi. Segera ke dokter untuk mendapatkan antibiotika. Anak dengan eksim sering mengalami kesulitan untuk tidur karena kulit menjadi terasa lebih panas dan gatal pada malam hari. Jaga kamar tidur sejuk dan gunakan alas tidur dari katun. Berikan pelembab minimal 20 menit sebelum tidur. Hindari sabun dan shampoo yang keras. Sabun dapat membuat eksim bertambah parah. Rekomendasi saat ini adalah memandikan bayi satu atau dua kali seminggu (wajah, tangan, dan bokong bayi harus dibersihkan setiap hari). Mandikan bayi dalam air hangat, dan gunakan sabun serta shampoo tan [...]

3 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Tulang

3 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Tulang

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari berolahraga. Selain membakar lemak dan kalori di dalam tubuh, berolahraga dapat membuat tubuh lebih bugar. Disamping itu, manfaat lain dari berolahraga ada membuat tulang lebih kuat dan menjaga kepadatannya.Banyak orang-orang yang tidak menyadari bahwa tulang manusia mempunyai fungsi sebagai penyeimbang otot dan melindungi organ tubuh yang lunak. Tulang juga secara aktif memberikan kontribusi bagi kesehatan dengan cara memproduksi sel-sel darah serta menyimpan cadangan kalsium dan fosfor, dua zat organik yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu, tulang juga mempunyai fungsi lain yang menakjubkan yaitu kemampuanya untuk membentuk jaringan sel baru atau regenerasi.Melalui proses regenerasi, tulang manusia perlahan-lahan akan hancur secara terus-menerus dan terbentuk ulang dengan sendirinya setiap sepuluh tahun. Selama itulah tubuh akan membentuk tulang baru untuk menggantikan bagian dalam tubuh yang hilang serta membentuk penyangga tubuh yang terdiri dari fosfat, kalsium dan kolagen.Ketika berada di usia 35 hingga 40 tahun, kekuatan tulang akan melemah lebih cepat daripada proses pembentukannya. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya kepadata [...]

Membersihkan ‘Miss V’ dengan Douching, Boleh Tidak?

Membersihkan ‘Miss V’ dengan Douching, Boleh Tidak?

Menjaga kesehatan organ kewanitaan sebenarnya tidak susah, tapi nyatanya masih banyak wanita yang masih belum tanggap terhadap pentingnya hal tersebut. Sementara itu, banyak penyakit berbahaya yang dapat menyerang organ reproduksi, antara lain keputihan, vulvitis, vaginitis, herpes simpleks, HPV, kutil kelamin, displasia. Selain itu, ada penyakit kista indung telur dan penyakit yang mematikan seperti kanker vulva, kanker leher rahim, kanker indung telur. Di seluruh dunia lebih dari 600 wanita meninggal setiap hari karena kanker serviks, dan di Indonesia kanker ini telah merenggut nyawa seorang wanita setiap jamnya. Terkadang para wanita yang awam beranggapan bahwa dengan melakukan douching (kegiatan membersihkan vagina dengan sabun berpewangi atau alat penyemprot), maka vagina telah menjadi bersih. Pada kenyataannya, douching justru dapat meningkatkan gangguan kesehatan area genital. Ketika melakukan douching, maka keseimbangan kadar pH di dalam vagina terganggu. Sebenarnya di dalam vagina terdapat bakteri, 95 persennya adalah bakteri yang baik sedang sisanya bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat keasaman (pH balance) pada kisaran 3,8 - 4,2. Dengan tingkat k [...]

Lima Manfaat Lari yang Sayang untuk Dilewatkan

Lima Manfaat Lari yang Sayang untuk Dilewatkan

Banyak manfaat lari yang bisa kita dapatkan. Termasuk menurunkan risiko dari segala macam penyakit Olahraga lari tidak hanya murah, tapi juga mudah dan bisa dilakukan kapan saja. Lari memiliki banyak manfaat bagi tubuh, seperti memperlancar aliran darah, meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Di samping itu, lari juga dapat memicu pengeluaran hormon dan enzim yang merangsang jantung dan otot bekerja lebih baik. Selain dapat memperlancar aliran darah dalam tubuh, lari juga memiliki manfaat lain yang secara langsung dapat memengaruhi beberapa bagian tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat lari bagi tubuh. Mengurangi berat badanOlahraga lari dapat memicu pembakaran kalori dalam tubuh Anda. Banyaknya kalori yang dibakar dipengaruhi oleh seberapa cepat dan seberapa jauh jarak lari Anda. Meski banyaknya kalori juga dipengaruhi oleh faktor lain misalnya berat badan, tapi setidaknya dalam jarak 1,5 km Anda dapat membakar kurang lebih 100 kalori dari dalam tubuh. Baik bagi kesehatan lututMelakukan olahraga lari dapat berperan pada lutut yang sehat, bahkan pada penderita arthritis sekalipun. Studi menunjukkan bahwa mereka yang melakukan olahraga lari dapat menurunkan risiko art [...]

Yang Dialami Ketika Menjalani Operasi Katarak

Yang Dialami Ketika Menjalani Operasi Katarak

Katarak merupakan kondisi medis yang kerap terjadi seiring penuaan. Operasi katarak diperlukan jika kondisi katarak terlihat cukup signifikan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagaimana prosedur operasi katarak? Katarak adalah kekeruhan yang terjadi pada lensa mata. Normalnya, lensa mata berupa struktur jernih dan tembus pandang. Pada penderita katarak, lensa yang keruh akan menimbulkan gangguan penglihatan seperti berikut. Penglihatan buram atau berkabut. Sensitif terhadap cahaya. Terkadang ketika melihat lampu seperti ada lingkaran cahaya (halo). Ketika melihat dengan satu mata, benda dapat terlihat ganda. Saat melihat, warna benda dapat terlihat seperi kekuningan atau kecoklatan. Lama-kelamaan penderita katarak akan sulit membedakan warna biru dan ungu. Gangguan penglihatan ini bisa berangsur-angsur memburuk, sehingga dapat sering berganti-ganti kacamata. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti mengapa katarak bisa terbentuk. Penuaan adalah salah satu faktor resiko. Katarak akibat proses penuaan disebut katarak senilis. Tidak hanya terjadi pada orang lanjut usia, walaupun jarang, katarak juga bisa terjadi pada anak-anak atau bayi yang baru lahir. Penyebabnya antara [...]

Berdiri 2 Jam Sehari, Bisa Turunkan Gula Darah dan Kolesterol Tinggi

Berdiri 2 Jam Sehari, Bisa Turunkan Gula Darah dan Kolesterol Tinggi

Mengubah kebiasaan sehari-hari, sekecil apa pun itu ternyata bisa berdampak besar terhadap kesehatan tubuh. Kebiasaan yang diubah tentu saja dari yang buruk menjadi baik. Jika terakhir kali memeriksakan diri ke dokter dan hasil kesehatan Anda adalah gula darah, trigliserida dan kolesterol tinggi, maka sudah saatnya memperbanyak aktivitas berdiri. Kenapa?Studi terbaru yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa lebih banyak berdiri akan jauh lebih sehat ketimbang menghabiskan waktu dengan duduk seharian. Studi melibatkan 800 responden, dan dari pemeriksaan diketahui kalau berdiri bisa meningkatkan kestabilan gula darah, mengurangi lemak dan kolesterol jahat secara signifikan.Seperti dikutip dari Women's Health, menyempatkan berdiri sekitar dua jam sehari akan mengurangi level gula darah sebanyak dua persen. Trigliserida (lemak yang mengalir di dalam darah) sekitar 11 persen, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah.Bagaimana caranya agar bisa lebih banyak berdiri dan membuatnya sebagai kebiasaan sehat setiap hari? Anda bisa mengubah posisi duduk jadi berdiri, selama beberapa waktu saat bekerja di kantor. Misalnya mengambil minum ke pantry sendiri atau mendatangi rek [...]

Stres di Masa Kecil Bisa Sebabkan Kanker Kulit Saat Dewasa?

Stres di Masa Kecil Bisa Sebabkan Kanker Kulit Saat Dewasa?

Bisakah hal yang Anda alami dan rasakan saat masih kecil dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh serta kemampuan melawan kanker ketika dewasa? Menurut peneliti, bisa!Ada anggapan yang mengatakan bahwa anak-anak seperti spons, karena mereka dapat menyerap apa saja yang terjadi di lingkungannya. Dan tampaknya, hal itu benar adanya.Menurut penelitian, anak yang mengalami perlakuan buruk, seperti ditelantarkan, diketahui mengalami penurunan kekebalan tubuh ketika dewasa. Dalam sebuah laporan, tubuh mereka mengalami kesulitan melawan kanker kulit.Para ilmuwan di The Ohio State University Wexner Medical Center menerbitkan hasil penelitiannya dalam Archives of General Psychiatry. Penelitian tersebut fokus pada basal cell carcinoma (BCC), bentuk yang cukup jinak dari kanker kulit dan salah satu yang paling umum.Tumor sel basal seringkali berhasil dikalahkan oleh sistem imum dalam tubuh seseorang. Namun penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengalami stres pada awal kehidupannya mengalami penurunan respon kekebalan tubuh terhadap jenis kanker."Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa pengalaman pertama orang tua bermasalah dan dikombinasikan denganperistiwa hidup yang t [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *