Orang Dewasa pun Boleh Minum Susu Khusus untuk Remaja

Ilustrasi-Susu-Sapi.jpg

Masih ada sejumlah ibu di Indonesia yang membelikan susu tergantung dari usia anak-anaknya. Ketika berusia 12 tahun, ibu akan memberikannya susu yang tergolong untuk anak-anak. Sedangkan ketika anak berusia 13 tahun, ibu akan memberikannya susu khusus untuk remaja. Perlukah pemberian susu seperti ini?

Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Ahmad Syafiq, PhD mengatakan, sebenarnya perbedaan jenis-jenis itu hanya sedikit. Kalau kita mengingat zaman dulu, tidak ada perbedaan yang mencolok di antara banyaknya jenis susu seperti saat ini.

“Dulu tidak ada perbedaan itu. Susu ya, susu saja. Jadi sebenarnya, jangan terlalu segmented juga,” kata dia menerangkan dalam acara `Gerakan Nusantara 2014: Program Edukasi Gizi Anak Usia Sekolah` di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jl. Sudirman, Jakarta, ditulis Jumat (6/6/2014)

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, kurang lebih kandungan yang ada di dalam seporsi susu untuk anak, remaja, dan orangtua berbeda tipis. Bila orangtua ingin meminum susu remaja, tidak masalah, karena tidak akan berefek apa-apa.

“Saya misalnya, minum susu untuk remaja. Ya, walaupun tidak bisa jadi remaja lagi. Memang, ada tambahan-tambahan yang mungkin penting, tapi sebenarnya secara umum susu itu adalah minuman yang baik,” kata dia menerangkan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Kesehatan Bukan Prioritas Masyarakat Indonesia

Kesehatan Bukan Prioritas Masyarakat Indonesia

Bagi seorang manusia kesehatan adalah hal utama. Apa artinya kaya raya namun sakit-sakitan? Harta yang dimiliki jadi berarti. Namun inilah ironi yang terjadi di Indonesia. Upaya masyarakat menjaga kesehatan berada di nomor kesekian dibandingkan memenuhi kebutuhan hidup lainnya. Tak heran jika penyebab kematian masyarakat Indonesia tahun 2007 sekitar 59,5% disebabkan penyakit tidak menular seperti stroke, hipertensi, diabetes, kanker, paru seperti dikutip laman Kementerian Kesehatan RI, Jumat (18/7/2014). "Orang Indonesia tidak meletakkan kesehatan sebagai prioritas. Rumah, inilah yang ingin dicapai sebagian masyarakat Indonesia. Ini tidak salah, rumah memberikan kenyamanan," tutur Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, SpM (K) di sela-sela diskusi media "Bersama Kita Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Kanker" Kamis (17/7/2014). "Ini harus diubah, kesehatan seharusnya berada di hulu perekonomian di hilir," tambah Dr. Nila.Untuk menjadikan kesehatan sebagai prioritas masyarakat harus segera mengubah gaya hidupnya lanjut Dr Nila. Diantaranya dengan rutin berolahraga, tidak merokok dan makan makanan bergizi. Sebagai perbandingan, di negara maju penyebab kematian terbesar tidak disebabkan o [...]

Waspadai Penipuan `Undangan Bimbingan Pelaksanaan JKN`

Waspadai Penipuan `Undangan Bimbingan Pelaksanaan JKN`

Kementerian Kesehatan RI menerima laporan dari para penggiat bidang klinik dan perumahsakitan swasta tentang penipuan bermotif kegiatan pertemuan atau bimbingan teknis yang ditujukan kepada para pimpinan dan tenaga medis di berbagai klinik selaku fasilitas kesehatan tingkat pertama.Surat palsu bernomor SU-157/BIMTEK/PUSPEMJAMKES/2014 tersebut berisi undangan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional tahun 2014, yang disebutkan akan diselenggarakan pada 29-30 Januari 2014 pukul 09.00-15.00 WIB di Lemeredium Hotel, Mangga Dua Jakarta Pusat.Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Pusat Pembiayaan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, drg. Usman Sumantri, M.Sc., menyatakan bahwa hal tersebut tidak benar. Untuk itu, masyarakat diminta untuk lebih teliti dan berhati-hati. Pihak Kemenkes akan segera menindaklanjuti permasalahan ini .?Dimohon perhatian dan membantu untuk menyebarluaskan informasi adanya penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (Puspemjamkes) Kemenkes RI?, tandas drg. Usman Sumantri lewat surel ke redaksi Liputan6.com, Jumat (24/1/2014).Secara sepintas, adanya logo dan Kop Kementerian Kesehatan pad [...]

Mengintip Gaya Hidup Sehat Timnas U-19

Mengintip Gaya Hidup Sehat Timnas U-19

Tim Nasional U-19 saat ini menjadi harapan persepakbolaan Indonesia. Gaya sepakbola yang atraktif, enerjik dan kerjasama yang tinggi merupakan ciri khas U-19. Di balik itu semua, tentu ada gaya hidup sehat yang mereka terapkan. Berikut gaya hidup sehat yang mencakup pola makan dan olahraga Timnas U-19. Gaya hidup sehat ini tentu saja dapat Anda contoh. Makanan Untuk urusan makanan, Timnas U-19 memiliki dokter ahli yang khusus mengurusi hal itu sehingga asupan nutrisi dan gizi dapat terjaga. Makanan yang dimakan Timnas U-19 haruslah tanpa minyak, tidak pedas dan sedikit lemak. Sebelum latihan, biasanya mereka sarapan susu, jus buah, roti, telur ayam kampung dan pisang. Untuk diketahui, Sarapan sebelum latihan dapat menghindari anemia. Adapun makanan yang biasanya terdapa di meja makan Timnas U-19 adalah bayam, tumis jagung dan kacang panjang. Makanan yang dimakan mereka diutamakan adalah hasil rebusan. Timnas U-19 juga dilarang keras jajan sembarangan. Olahraga Sebagaimana sebuah tim, setiap hari Timnas U-19 juga melakukan olahraga, baik ketika ada turnamen maupun tidak. Olahraga selalu dimulai pukul 6.30. Porsi latihan yang sudah dirancang pelatih biasanya beragam, sepe [...]

Usia 29 Tahun, Tapi Wanita Ini Seperti Nenek

Usia 29 Tahun, Tapi Wanita Ini Seperti Nenek

Kasus medis langka kembali muncul di daratan Cina, Hu Juan (29) berubah menjadi seperti nenek-nenek berusia 60-an. Seluruh lapisan kulitnya mengendur secara drastis.Seperti diberitakan Foxnews, Selasa (9/12/2014) menurut keterangan dokter, Hu dalam kondisi yang sehat. Namun ia didiagnosis dengan penyakit cutix Laxa, gangguan jaringan ikat yang ditandai dengan kulit yang kendur dan tidak elastis.Menurut National Institutes of Health (NIH), sekitar 200 keluarga terkena dampak ini di seluruh dunia. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mutasi gen yang menurunkan fungsi serat elastis, yang secara normal memberikan kekuatan dan fleksibilitas untuk jaringan ikat diseluruh tubuh.Sejak didiagnosis penyakit aneh, Hu dilaporkan depresi dan pernah mencoba bunuh diri dua kali. Ibu muda itupun sekarang takut melihat cermin serta tidak ingin keluar rumah karena malu.Namun pada 30 November lalu, Hu menjalani operasi korektif di Shanghai untuk mengembalikan elastisitas kulit dan kepercayaan dirinya yang hilang. [...]

Perawatan Veneer Gigi, Apa Saja Syaratnya?

Perawatan Veneer Gigi, Apa Saja Syaratnya?

Agar cantik dengan senyum segar merekah, gigi putih dan bersih sejumlah pesohor hingga masyarakat awam rela menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk melakukan implan atau veneer gigi. Tidak pandang usia. Namun, sebenarnya, pada usia berapa seorang individu dapat melakukan veneer gigi?Drg. Tri Rahayu Oktaviani, FISID, MARS dari Alita Dental Aesthetic Clinic, mengatakan, berhubung veneer gigi hanya dapat dilakukan pada gigi tetap, bukan pada gigi susu, maka veneer dapat dilakukan pada pasien usia 6 tahun sampai usia tua yang membutuhkan perawatan estetika (kecantikan). Apalagi saat ini, tidak sedikit usia lanjut yang ingin tampil berbeda."Pada akhirnya mereka minta dibuatkan pergantian gigi berupa crown implant atau gigi veneer," kata wanita yang akrab dipanggil drg. Fivi kepada Health Liputan6.com di Alita Dental Aesthetic Clinic, Jl. Kyai Maja No. 15 Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ditulis pada Kamis (4/9/2014) Konsultasi lanjutanLulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia dan Implantology Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo Beragama, menjelaskan, setelah pasien melakukan veneer gigi, dibutuhkan perawatan yang kontinu, dan pasien juga harus [...]

RS Pusat Otak Akhirnya Diresmikan Presiden SBY

RS Pusat Otak Akhirnya Diresmikan Presiden SBY

Akhirnya Indonesia resmi memiliki rumah sakit nasional khusus menangani otak dan saraf. Senin pagi (14/7/2014), sekitar pukul 10.40 WIB, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyhono.Mengenakan baju warna hijau, Presiden SBY menekan tombol dan menandatangani prasasti sebagai tanda resminya RS PON beroperasi sebagai rumah sakit nasional otak pertama di Indonesia. Pada peresmian tersebut SBY didampingi Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dan Direktur RS PON.Para pejabat Kementerian Kesehatan, pejabat dan pegawai RS PON, pegawai BPJS, dan para undangan yang hadir bertepuk tangan atas kehadiran rumah sakit yang berdiri di atas lahan 11.955 meter persegi."Atas nama negara dan pribadi saya mengucap selamat kepada semua pihak yang telah membangun RS PON," tutur Presiden SBY sebelum simbolisasi peresmian.Pada kesempatan tersebut SBY pun mengungkapkan harapannya agar Rumah Sakit PON bisa menjadi rumah sakit berkelas internasional. Agar tak tertinggal kualitasnya dari negara maju lainnya.Meski peresmian baru dilakukan sekarang, RS PON sudah beroperasi sejak awal 2014. RS ini sudah melayani rawat inap dan rawat jalan pasien class 3, VIP dan VVIP. Ter [...]

Virus Ebola yang Mengancam

Virus Ebola yang Mengancam

Satu lagi, virus yang menghantui warga dunia sejak Juli lalu hingga kini, yakni virus Ebola. Virus yang mengancam daratan Afrika Barat dan diduga berasal dari kelelawar buah dan pertama kali dideteksi pada 1976 dekat Sungai Ebola yang berada di negara Kongo. Hingga kini, virus ini telah meluas hingga AS.Simak artikel Kaleidoskop Health Juli: Virus Ebola Mengancam DuniaJika ingin update dengan berita-berita tentang kesehatan, baca kanal Health Liputan6.com di sini!Berikut videonya: [...]

RS Dilarang Minta DP pada Keluarga Pasien Saat Kondisi Darurat

RS Dilarang Minta DP pada Keluarga Pasien Saat Kondisi Darurat

Pihak rumah sakit (RS) dilarang meminta uang muka (DP) kepada para pasien yang harus masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Undang-undang (UU) telah menuliskan bahwa rumah sakit tidak diperbolehkan membebani keluarga pasien dengan uang muka."Aturan seperti ini sudah ada. Rumah sakit memang tidak diperbolehkan meminta uang muka kepada keluarga. Sebab, pasienlah yang menjadi utama kami," kata Direktur Utama RSU Bunda Menteng, dr. Didid Winnetouw dalam acara `EMERGENCY.. What to do?` di Auditorium RSU Bunda Menteng, Jakarta, Pusat, Kamis (13/4/2014)Selain itu, pasien yang memang membutuhkan pertolongan segera dan dalam keadaan gawat darurat, tim medis tidak perlu meminta izin kepada keluarganya. Sebab, dokter harus segera melakukan pertolongan pertama agar pasien dapat diselamatkan. "Ketika tindakan pertama sudah selesai dan pasien membutuhkan perawatan selanjutnya seperti operasi, barulah dokter akan meminta izin keluarga pasien," kata Didid menambahkan. RSU Bunda, lanjut dia, pernah menangani kasus yang mengharuskan pasien mendapatkan pertolongan pertama, tanpa meminta izin terlebih dulu. Pasien pertama adalah seorang loper koran yang menjadi korban tabrak lari. Ketika dibawa ke [...]

Tegar Septian, Penyanyi Cilik yang Pernah Terpenjara Rokok

Tegar Septian, Penyanyi Cilik yang Pernah Terpenjara Rokok

Rokok bukanlah barang baru bagi mantan pengamen cilik yang sekarang sudah tenar se-Asia Tenggara. Saat hidup di jalanan, bocah 12 tahun ini juga sudah mulai mengisap barang beracun ini. Dan pernah merasa sulit lepas seperti orang di penjara.Namun kebiasaan di jalan ini sudah mulai ditinggalkannya demi kesehatan sejak satu tahun lalu."Sudah tidak merokok lagi sekarang, biar makin sehat. Kalau dulu awalnya coba-coba terus jadi seperti kecanduan deh," kata bocah kelahiran Pemalang, 18 September 2001 ini.Menjadi seorang pengamen dari usia 4 tahun dilakoninya demi mencari pemasukan untuknya makan."Ya uang hasil ngamennya untuk makan, karena mau gimana lagi selain karena suka menyanyi ya untuk mendapatkan uang makan," ujar Tegar saat ditemui tim Liputan6.com di apartemennya di bilangan Grogol, Jakarta Barat seperti ditulis Minggu (12/1/2014).Anak dari pasangan Usup Supardi dan Ratna Dwi Sasi ini mengaku paling sulit menghilangkan kebiasaan merokoknya."Paling sulit karena dulu kan sering tapi Tegar berusaha dan sekarang Alhamdulillah sudah tidak lagi," kata bocah yang gemar motor cross ini.Menurut sang manajer pribadi, Alfas, menghilangkan kebiasaan merokok dari bocah kelahiran Subang ini [...]

Menkes Anugerahi Penghargaan untuk 135 Tenaga Kesehatan Teladan

Menkes Anugerahi Penghargaan untuk 135 Tenaga Kesehatan Teladan

Keberhasilan pelayanan kesehatan melalui Puskesmas memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan. Tentu hal ini tak lepas dari peran tenaga kesehatan dalam melayani pasien dengan tulus dan ikhlas. Mengapresiasi kinerja para tenaga kesehatan tersebut, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi memberikan penghargaan kepada 135 tenaga kesehatan teladan di tingkat Nasional. Sebagai imbalannya, mereka masing-masing mendapatkan plakat, piagam, penghargaan, lencana, 1 unit laptop serta tabungan senilai Rp 15 juta dari bank BNI. "Pemilihan tenaga kesehatan teladan di Puskesmas diharapkan dapat menjadi motivasi. Penghargaan ini mencerminkan rasa terima kasih kami (pemerintah) dan mitra. Saya bangga dan bersyukur, Indonesia punya tenaga kesehatan berdedikasi," ujar Menkes saat memberikan sambutannya di Kantor Kementerian Kesehatan, ditulis Jumat (15/8/2014). Tenaga Kesehatan yang dipilih dari 9.599 Puskesmas di seluruh Indonesia ini dipilih berdasarkan 3 kategori, seperti: 1. Tenaga medis seperti dokter dan dokter gigi 2. Tenaga Keperawatan seperti perawat dan bidan 3. Tenaga Kesehatan masyarakat seperti sanitarian, epidemologi Kesehatan, Entomolog Kesehatan, penyluh kesehatan, Asisten Apo [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *