Para Model Victoria’s Secret pun Jalani Diet Cacing Pita

076881500_1409111829-Diet_Cacing_Pita.jpg

Meskipun diet cacing pita terdengar konyol dan tidak masuk akal, tapi ternyata jumlah pelaku diet tergolong ekstrem ini terbilang banyak. Salah dua negara di mana masyarakatnya memilih untuk melakukan diet ini adalah Amerika Serikat dan Meksiko.

Pada 1900-an diet cacing pita mulai diiklankan. Beberapa tahun kemudian, penyanyi opera asal Amerika, Maria Callas tergiur untuk mencoba memasukan cacing pita ke dalam ususnya untuk menurunkan berat badan. Padahal saat itu, diet ini hanya dianggap mitos, karena terlalu berisiko.

Setelah Maria Callas, para model Victoria’s Secret pun melakukan hal yang sama. Model seksi itu beranggapan, mereka tidak tahu lagi bagaimana cara menurunkan berat badan, agar terlihat ideal tanpa harus mengenakan korset terlalu lama. Maka itu, bermodalkan nekat, mereka membiarkan cacing pita hidup `bekerja` di dalam ususnya.

Seperti dikutip dari BBC, Rabu (27/8/2014), teori dari cara kerja cacing pita adalah cacing akan mencapai kematangan dalam usus dan menyerap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Karena proses kerjanya menyebabkan si pelaku diet muntah dan diare, wajar bila cepat dalam memproses penurunan berat badannya.

Nantinya, setelah mereka mendapatkan berat badan yang diinginkan, cacing pita akan dikeluarkan dari usus menggunakan pil anti-parasit. Dengan menelan pil ini, mereka berharap cacing pita akan mati. Tapi, setelah cacing pita itu mati, tugas berikutnya yang harus mereka lakukan adalah mengeluarkan cacing itu dari dalam ususnya. Bila salah, maka akan berdampak terjadinya komplikasi pada perut dan dubur.

Yang jelas, para ahli nutrisi tidak menganjurkan mereka yang ingin menurunkan berat badan melakukan diet ini. Termasuk menelan pil yang kabarnya terbuat dari ekstraks cacing pita.

Alasannya, cacing pita yang masuk ke dalam tubuh akan tumbuh memanjang sepanjang 30 kaki (9m). Bila terlalu lama berada di usus, berisiko terjadinya sakit kepala, masalah mata, meningitis, epilepsi, dan demensia.

Menurut Sejarawan tentang Makanan, Annie Gray saat diet itu mulai diiklankan, lambat laun para pengusaha `obat` menjadikannya sebagai bisnis yang besar. Selain dijadikan pil, sejumlah rumah sakit menawarkan jasa memasukan cacing pita dan mengeluarkannya bila berat badan yang diinginkan telah tercapai.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Risiko Aborsi di Dukun Beranak

Risiko Aborsi di Dukun Beranak

Bukan hanya risiko medis yang harus ditanggung seorang wanita hamil yang terpaksa melakukan terminasi atau aborsi melainkan juga trauma. Oleh sebab itu, penanganan prosedur aborsi perlu dilakukan oleh spesialis. Begitu disampaikan ahli kandungan, dr Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG saat diwawancarai Liputan6.com, ditulis Kamis (4/9/2014). Menurut Ivan, ada banyak risiko kesehatan yang bisa membahayakan ibu jika aborsi tidak dilakukan oleh ahlinya. Seperti misalnya perdarahan, infeksi, trauma rahim, penyakit usus yang berujung pada kematian. "Kalau dilakukan oleh orang-orang yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, kemungkinan paling tinggi adalah risiko perdarahan dan trauma rahim yang membuat seorang wanita sulit hamil," kata dokter yang berpraktik di RS Bunda, Jakarta tersebut. Belum lagi, kata Ivan, risiko depresi dan kecemasan yang membuat seorang wanita akan terganggu kejiwaannya. "Saya rasa risiko ini paling penting sebelum ibu hamil memutuskan untuk aborsi." "Angka kematian yang tinggi bisa jadi alasannya karena proses kelahiran yang tidak aman. Apalagi jika kita bicara mengenai kondisi ibu yang mengalami tekanan darah tinggi, jantung atau diabetes. Dukun aborsi [...]

Kenapa Penderita TB Juga Mengidap Diabetes Mellitus

Kenapa Penderita TB Juga Mengidap Diabetes Mellitus

Tak hanya memiliki keterkaitan dengan HIV saja, Tuberkulosis (TB) bisa berkaitan erat dengan penyakit noninfeksi seperti diabetes mellitus (DM). Hanya saja, masih banyak pasien tidak menyadarinya."Pasien DM kalau diteliti, 28 persennya disertai TB. Sedangkan pada pasien TB, kalau diteliti gula darahnya, sekitar 20 persen memiliki DM. Jadi, sama, TB bikin DM, DM bikin TB," kata dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. Rochsismandoko, SpPD, KEMD dalam seminar TB dan Asma di RS Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2014)Kondisi gula darah yang tinggi pada penderita DM, tambah Rochsismandoko, merupakan lingkungan yang baik untuk bakteri berkembang termasuk kuman TB laten yang bisa aktif. Inilah yang akhirnya membuat dua penyakit itu dialami secara bersamaan."Kuman sudah ada, tekanan gula darahnya tinggi, ya sudah, jadi. Gula darah itu merupakan nutrisi bagi kuman Tuberkulosis," kata dia menerangkan.Ia menjelaskan, pasien DM berisiko mengalami TB, karena diabetes adalah satu penyakit yang menurunkan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan penderita TB berisiko mengalami DM salah satunya akibat dampak obat-obatan TB di pankreas yang menyebabkan penurunan kadar insulin [...]

Menyusui Turunkan Risiko Sakit Jantung

Menyusui Turunkan Risiko Sakit Jantung

Sebuah studi mengenai ibu mneyusui kembali menemukan hal menarik. Baru-baru ini, peneliti di Amerika Serikat menemukan hubungan menyusui dengan risiko penyakit jantung pada wanita. Seperti dikutip laman Nydailynews, Minggu (27/4/2014) sekitar 7.000 bayi yang diteliti berat lahir, durasi menyusui dan tingkat yprotein C-reaktif (CRP) serta indikator peradangan dalam sampel darah menunjukkan hal positif yang berhubungan dengan risiko penyakit jantung. "Bayi yang memiliki berat badan lahir rendah dan mendapatkan ASI jangka pendek cenderung dapat mengembangkan peradangan kronis terkait dengan penyakit jantung pada saat dewasa," tulis peneliti. Direktur Kesehatan anak dari Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development, Alan Guttmacher pun ikut mengapresiasi penelitian ini. Menurutnya, menyusui dapat mengurangi faktor risiko utama untuk penyakit jantung saat dewasa. Begitu pula dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pihaknya menjelaskan bahwa menyusui merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup anak. "Teorinya pemberian ASI eksklusif wajib diberikan sampai usia enam bulan, tetapi prakteknya kurang [...]

Intip Pontesi Kesehatan Seksual Para Transgender

Intip Pontesi Kesehatan Seksual Para Transgender

Kesehatan merupakan hak semua orang, termasuk para transgender. Di antara yang paling sering ditanyakan para transgender adalah kesehatan seksualnya. Misalnya, apakah para transwoman (transeksual dari pria ke perempuan) dapat mengambil hormon atau tidak. Berikut beberapa pertanyaan sekaligus jawaban mengenai kesehatan seksual para transgender, terutama transwoman seperti dilansir Center of Excellence for Transgender Health, Kamis (16/10/2014). Bagaimana saya melakukan hubungan seks jika belum melakukan operasi alat kelamin? Hal yang wajar jika masih menggunakan penis untuk berhubungan seks. Yang perlu diketahui, untuk dapat ereksi Anda butuh hormon testosteron dalam tubuh. Jika Anda telah operasi menanamkan hormon perempuan, maka sulit untuk dapat melakukan ereksi. Apakah saya berpotensi juga terkena Penyakit Seksual Menular? Semua orang berpotensi untuk itu. Penyakit Seksual Menular dapat terjadi karena oral, anal ataupun seks biasa. Lindungi diri Anda dengan menggunakan kondom atau dental dam. Bagaimana dengan kesuburan saya? Transwoman yang masih memiliki hormon testosteron mungkin memiliki sperma cukup untuk menyebabkan kehamilan. Gunakan metode pengendalian kelahira [...]

Makanan Ini Harus Dihindari Para Pria, Kalau Tidak Bahaya!

Makanan Ini Harus Dihindari Para Pria, Kalau Tidak Bahaya!

Sudah sejak lama mengonsumsi daging merah olahan seperti sosis dikaitkan dengan peningkatan risiko gagal jantung atau kematian pada pria. Dalam studi baru yang diterbitkan dalam Jurnal Circulation: Heart Failure, peneliti dari The Cohor Study of Men Swedia di Karolinska Insitute di Stockholm menganalisa 37.035 pria sehat berusia antara 45 sampai 79 tahun yang dimulai dari 1998 sampai 2010.Selama masa studi, 2.891 pria mengembangkan penyakit gagal jantung dan 266 orang meninggal karena penyakit ini. Dalam laporannya, pria yang mengaku mengonsumsi daging merah sebanyak 75 gram per hari atau lebih, 28 persen lebih mungkin untuk mengembangkan gagal jantung dibandingkan pria yang mengonsumsi 25 gram atau kurang daging olahan per hari.Pria yang mengonsumsi daging olahan juga dua kali lebih mungkin meninggal dunia akibat gagal jantung dibandingkan dengan pria yang sedikit dalam mengonsumsinya.Menurut para peneliti, setiap kenaikan harian 50 gram konsumsi daging olahan, setara dengan satu atau dua iris tambahan daging ham, risiko untuk mengalami gagal jantung meningkat sekitar 8 persen dan risiko kematian akibat gagal jantung meningkat sebesar 38 persen."Untuk mengurangi risiko gagal jantu [...]

Menkes : Kalau JKN Memiskinkan Dokter, Buktikan!

Menkes : Kalau JKN Memiskinkan Dokter, Buktikan!

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mempersilakan pihak yang keberatan dengan penetapan tarif kapitasi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dianggap memiskinkan dokter."Saya sering dihujat. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 69/2013 itu (salah satunya mengatur tarif kapitasi dokter) memang tanggung jawab saya. Saya yang tanda tangan," katanya di Semarang, seperti dikutip dari Antara, Rabu (5/2/2014). Hal itu diungkapkannya di sela "Ramah Tamah dan Dialog Menteri Kesehatan RI dengan Jajaran Kesehatan di Jawa Tengah" yang digelar di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi SemarangPermenkes Nomor 69/2013 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.Nafsiah mengaku bersedia merevisi permenkes tersebut, asalkan bisa membuktikan jika tarif biaya kapitasi yang diterima dokter, sebagaimana diatur dalam regulasi itu, memiskinkan dokter."Saya mau mengubah. Masih ada waktu. Buktikan pada saya, saudara (pihak yang keberatan, red.) mengutamakan pelayanan pada pasien, bukan kepentingan lain. Buktikan saya memiskinkan saudara," katanya.Ia menjelaskan Permenkes No [...]

Madiun Butuh Banyak Tenaga Kesehatan

Madiun Butuh Banyak Tenaga Kesehatan

PeduliSehat.info, Madiun Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, saat ini masih mengalami kekurangan ratusan tenaga kesehatan yang akan ditugaskan untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat. Sekretaris Kota Madiun, Maidi, Senin, mengatakan, kekurangan tenaga kesehatan tersebut menyusul peningkatan tipe dan sarana pelayanan yang dimiliki oleh RSUD Kota Madiun saat ini. "Secara umum Pemkot Madiun masih kekurangan PNS. Kebutuhan yang sangat mendesak adalah tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di RSUD Kota Madiun, karena tipe dan sarana rumah sakit yang ditingkatkan, sehingga SDM-nya harus menyesuaikan," ujar Maidi seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/6/2014). Menurut dia, kekurangan tersebut juga disebabkan tiga tahun berturut-turut Pemkot Madiun tidak melakukan perekrutan CPNS. Sesuai analisis jabatan, jumlah PNS yang dibutuhkan tahun ini mencapai 600 pegawai. "Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah tenaga kesehatan yang akan ditempat di rumah sakit daerah setempat. Semoga saja tahun ini Kota Madiun diperbolehkan oleh pusat untuk merekrut PNS," kata dia. Senada dengan itu, Direktur RSUD Kota Madiun, dr Resti Lestantini, membenarkan jika kon [...]

Nggak Ada Nasi, Coba 6 Sumber Karbohidrat Lezat Ini

Nggak Ada Nasi, Coba 6 Sumber Karbohidrat Lezat Ini

Bagi mereka yang sedang menjaga maupun menurunkan berat badan, karbohidrat adalah hal yang sebisa mungkin dihindari. Namun perlu diingat, kita tidak bisa hidup tanpa asupan karbohidrat. Karbohidrat adalah bahan bakar tubuh termasuk otak. Mulai dari memberikan energi usus untuk bergerak mencerna makanan hingga aktivitas fisik kita lain. Bayangkan saja jika tubuh tak diberi asupan karbohidrat tentu tak memiliki energi untuk bergerak. Variasikan sumber karbohidrat yang masuk ke tubuh selain nasi dan roti. Berikut enam sumber karbohidrat dengan cita rasa lezat yang juga dipenuhi dengan serat seperti dilansir dari Huffington Post pada Senin (20/10/2014). 1. KacangHampir semua jenis kacang memiliki serat dengan sedikit gula. Satu ons kacang hitam misalnya, mengandung 7 gram karbohidrat dan 2 gram serat plus kandungan protein. 2. LabuButternut squash merupakan salah satu jenis labu yang rendah gula, tinggi serat dan karbohidrat. 3. Oatmeal Pilihan tepat jika Anda memilih oatmeal sebagai menu sarapan Anda. Serat dalam oat baik untuk kesehatan jantung yang dapat menurunkan koleseterol. 4. PopcornPopcorn berasal dari bahan baku jagung namun tidak memiliki lemak dan sodium yang b [...]

Sudah Makan Banyak Kok Masih Lapar? Ini Alasannya

Sudah Makan Banyak Kok Masih Lapar? Ini Alasannya

Anda masih bingung kenapa masih juga lapar, padahal Anda sudah makan siang yang lezat, kekenyangan makan malam, atau menyemil di tengah malam? Beberapa makanan bisa mengelabui tubuh sehingga tak mengenali saat Anda kekenyangan.Inilah yang membuat Anda kembali lapar dan tanpa disadari lingkar pinggang bertambah.Berikut beberapa hal yang bisa membuat Anda tak merasa kenyang seperti dikutip ABC, Kamis (26/2/2014):1. Anda minum terlalu banyak sodaSoda, es teh, dan minuman manis lainnya yang paling banyak kita minum. Penelitian dari University of California di San Francisco menunjukkan bahwa fruktosa bisa mengelabui otak kita sehingga ingin lebih banyak makan, bahkan ketika kita kenyang.2. Makan malam kalenganBanyak makanan kaleng yang tinggi kandungan kimia bisphenol-A atau BPA, yang menurut FDA merupakan kimia yang mengkhawatirkan. "Paparan BPA dapat menyebabkan lonjakan leptin abnormal," kata peneliti Harvard University.Kondisi tersebut membuat Anda ingin terus makan dan obesitas.3. Sarapan tak banyakPeneliti University of Cambridge menemukan, orang yang makan hanya 300 kalori di waktu sarapan berat badnanya naik dua kali lipat sama seperti yang makan 500 kalori. Alasannya, sarapan b [...]

Penelitian Ilmuwan RSCM demi Tingkatkan Mutu Hidup Pasien

Penelitian Ilmuwan RSCM demi Tingkatkan Mutu Hidup Pasien

Penelitian telah menjadi barang wajib di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), termasuk penelitian yang berkaitan dengan pengobatan secara menyeluruh (Paripurna) bagi para pasien lanjut usia. Dengan penatalaksanaan semacam ini, prosedur pengobatan pun menjadi sederhana.Dr. dr. Czeresna Heriawan S, SpPD(K), menceritakan bahwa sebelum 1996, sembilan puluh persen pasien usia lanjut kerap mengidap lebih dari satu penyakit, yang membuat dia harus bertemu dengan lebih dari satu orang dokter. Ada yang mengidap empat macam penyakit, dan ada pula yang lebih dari itu. Belum lagi ditambah dengan penyakit penyerta lainnya."Misalnya, ada yang mengidap penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan regenerasi dengan penyakit penyerta jantung koroner. Karena dulu belum ada paripurna, mau tak mau pasien harus menemui satu per satu dokter sesuai dengan jenis penyakitnya," kata dia di Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Kamis (4/12/2014)Beban lain yang harus diderita oleh para pasien adalah harus mengonsumsi lebih dari satu macam obat. "Taruhlah satu penyakit obatnya tiga macam, secara otomatis dia harus makan 12 obat," kata Heriawan menambahkan.Kondisi sema [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *