Pasangan Hidup Menentukan Kesehatan Jantung

JANTUNG-SEHAT-PASANGAN.jpg

Menemukan pasangan hidup yang tepat adalah pilihan yang sulit. Pasangan hidup Anda akan menjadi pendamping Anda dalam menjalani aktivitas Anda sehari-hari sampai akhir hayat. Namun, peran pasangan hidup ternyata lebih dari itu. Mengacu pada sebuah penelitian tahap awal, ternyata pasangan yang saling mendukung dapat menurunkan risiko penyakit jantung lho!

Apa pengaruh pasangan yang baik terhadap kesehatan Jantung?

Pasangan yang baik menurunkan risiko terjadinya penebalan dinding pembuluh darah jantung. Penebalan dinding pembuluh darah jantung adalah kejadian awal yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Penebalan ini terdiri dari kalsifikasi atau penumpukan kalsium pada dinding pembuluh darah. Peningkatan ketebalan dinding pembuluh darah dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. (Baca: 7 Cara Cegah Sakit Jantung).

Bagaimana ciri pasangan yang dapat dikatakan baik?

Karakter pasangan yang dipelajari dalam penelitian ini adalah pasangan yang dapat membantu suami atau istrinya dalam menghadapi masalah. Pasangan yang dapat memberikan dukungan ketika melalui waktu sulit. Karakter pasangan yang positif memberikan dampak positif juga terhadap kehidupan pernikahan mereka. (Baca: Berapa Jarak Usia Ideal untuk Pasangan?)

Diduga mekanisme karakater pasangan mempengaruhi kesehatan jantung juga disebabkan perubahan perilaku. Pasangan yang saling mendukung cenderung saling memberikan pengaruh positif dan motivasi terhadap suami atau istrinya untuk berperilaku sehat, termasuk didalamnya adalah berhenti merokok dan olahraga teratur. (Baca: 7 Cara Menghindari Rokok)

Penelitian ini adalah penelitian tahap awal dan tentunya masih perlu dikonfirmasi dengan penelitian lanjutan. Namun tidak ada salahnya menjadi pasangan yang memberikan dampak positif terhadap suami atau istri, bukan? Jadi cobalah menjadi pasangan yang mendukung, karena tidak hanya baik bagi keharmonisan kehidupan pernikahan Anda, namun juga baik bagi kesehatan Anda.

(AN)

Baca juga:

Stroke Dicegah Dengan Menahan Marah

5 Ciri Pria Idaman Para Wanita

3 Olahraga Penambah Mesra Pasangan

Ditulis oleh

dr. Alvin Nursalim

Anggota Redaksi Medis

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Ketika Kaki Sulit Berhenti Bergerak

Ketika Kaki Sulit Berhenti Bergerak

Oleh: dr. Puti Naindra Alevia Pernahkah Anda merasa sulit menahan keinginan untuk menggerak-gerakkan kaki? Biasanya keadaan ini disebabkan atau didahului oleh adanya rasa tidak nyaman pada kaki, seperti ada sesuatu yang merangkak di bawah kulit. Rasa yang lain dapat berupa nyeri, gatal, dan kram pada tungkai. Rasa tidak nyaman ini hanya muncul saat beristirahat, terutama pada malam hari, saat sedang tidur. Jika ya, Anda tidak sendiri. Satu dari 10 orang dewasa mengalami kondisi yang disebut Restless Leg Syndrome (RLS) ini. Sindrom ini dapat muncul pada usia berapa pun dan umumnya memberat seiring dengan bertambahnya usia. Pada sebagian besar kasus RLS, tidak ada penyebab yang jelas. Beberapa ahli penyakit saraf mengatakan bahwa RLS berhubungan dengan dopamin yang bekerja mengontrol pergerakan otot. Penyakit-penyakit tertentu juga dapat menyebabkan RLS, seperti anemia defisiensi besi atau gagal ginjal. Sekitar satu dari lima ibu hamil akan mengalami gejala RLS pada triwulan ke-3 kehamilan yang akan hilang sendiri setelah melahirkan. Bagaimana mengatasinya? Jika tidak ada penyebab yang jelas, maka penderita RLS perlu melakukan perubahan gaya hidup, seperti: Menghindari konsumsi stim [...]

Waspada Coronavirus Bagi Jamaah Haji

Waspada Coronavirus Bagi Jamaah Haji

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Setelah seseorang dari Saudi Arabia meninggal September lalu, para peneliti terus mencari asal usul dari virus baru ini, yang sebelumnya belum pernah ditemukan di manusia, virus ini tergolong dalam coronavirus yang merupakan satu golongan dengan virus SARS. Sampai akhir Agustus WHO (World Health Organization) melaporkan ada 94 orang yang sudah terinfeksi dan 46 orang yang meninggal karena infeksi. Dinamakan sebagai Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV), yang menyebabkan penyakit pernafasan, pneumonia, demam, dan batuk. Hingga saat ini, kasus sudah ditemukan di 9 negara, dan banyak diantaranya terjadi di negara timur tengah, namun karena proses berpergian yang membuat virus tersebar ke Perancis, Jerman dan Inggris. Walau MERS-CoV merupakan satu keluarga virus dengan SARS, namun secara genetis mereka berbeda, studi terbaru menunjukkan bahwa kedua virus dapat menimbulkan gejala yang serupa, namun MERS-CoV dapat menimbulkan kegagalan pernafasan lebih cepat 5 hari dibandingkan dengan SARS, namun virus ini tidak terlalu mudah tertular, walau telah dipalorkan beberapa kasus terjadi penularan dari orang-ke-orang. Karena MERS Co-V sepertinya tida [...]

Yang Terjadi selama Siklus Menstruasi

Yang Terjadi selama Siklus Menstruasi

Menstruasi adalah hal yang wajar dialami oleh seorang wanita. Meski sudah dialami sejak masih remaja, tidak semua wanita tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh selama siklus menstruasi. Siklus menstruasi adalah perubahan dalam tubuh wanita, khususnya pada bagian organ reproduksi. Yaitu ketika lapisan dinding rahim (endometrium) yang menebal luruh karena tidak adanya pembuahan sel telur. Siklus menstruasi pada tiap wanita berbeda-beda antara 23-35 hari, namun rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari. Pada dasarnya, siklus menstruasi dibagi menjadi beberapa fase yang diatur oleh lima hormon di dalam tubuh. Estrogen Hormon yang diproduksi pada ovarium ini sangat berperan di dalam tubuh, terutama pada ovulasi dalam siklus reproduksi wanita. Hormon ini juga berperan pada perubahan tubuh remaja dalam masa pubertas serta terlibat dalam pembentukan kembali lapisan rahim setelah periode menstruasi. Progesteron Hormon ini bekerjasama dengan estrogen guna menjaga siklus reproduksi dan menjaga kehamilan. Sama dengan estrogen, progesteron juga diproduksi di ovarium dan berperan dalam penebalan dinding rahim. Hormon pelepas gonadotropin (Gonadotrophin-releasing hormone ? GnRh) Dipro [...]

Solusi Masalah Gatal Pada Kulit Selama Kehamilan

Solusi Masalah Gatal Pada Kulit Selama Kehamilan

Masa hamil merupakan salah satu masa dimana terjadinya perubahan hormonal pada tubuh sehingga memungkinkan terjadinya perubahan-perubahan pada kulit. Hal umum yang kerap dialami oleh ibu hamil adalah stretch mark, selulit, linea nigra hingga gatal-gatal. Selain perubahan kulit yang terlihat nyata, rasa gatal inilah yang sering menjadi keluhan lebih lanjut. Rasa gatal pada kulit sekitar paha, pantat, perut, pusar dan payudara, bisa muncul kapan saja mulai dari trimester pertama hingga trimester akhir kehamilan. Sehingga dapat dikatakan bahwa keluhan ini dialami sepanjang masa kehamilan yang seringkali membawa perubahan mood ibu. Keluhan ini muncul dikarenakan berbagai macam sebab, antara lain akibat meregangnya kulit untuk menyesuaikan perkembangan janin sehingga kulit menjadi lebih kering, hal lainnya yang menjadi penyebab adalah iritasi pada lipatan tubuh yang mengalami pergesekan seiring dengan bertambahnya berat badan ibu, juga dikarenakan perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron yang membuat terjadi penumpukan bilirubin pada kulit sehingga mengakibatkan rasa gatal. Untuk itu perlunya penanganan yang benar dalam menanggulangi masalah gatal ini dari awal sebelum berkembang [...]

Meminimalkan Reaksi Alergi Debu dengan Cara Ini

Meminimalkan Reaksi Alergi Debu dengan Cara Ini

Anda sering bersin disertai hidung dan mata yang kemerahan, hidung berair (meler), serta gatal? Bisa jadi Anda menderita alergi. Ada berbagai macam alergi, salah satunya adalah alergi debu. Debu dapat terlihat mengambang ketika tersorot sinar matahari. Debu bisa terdiri dari kulit mati, bulu hewan piaraan, spora dari jamur, potongan tubuh kecoak yang sudah mati, atau bahkan hewan kecil bernama tungau. Bangkai dan kotoran tungau inilah yang mampu menimbulkan reaksi alergi pada seseorang. Tungau, sebagai salah satu penyebab utama reaksi alergi, adalah hewan yang sangat kecil dari keluarga laba-laba. Hewan yang hanya bisa terlihat dengan mikroskop ini suka hidup di lingkungan yang hangat (sekitar 20�C) dan lembap. Tempat tidur, karpet, dan bantal adalah tempat-tempat yang ideal bagi keberadaan tungau. Tungau memakan sel-sel kulit mati manusia dan meninggalkan gundukan kotoran serta bangkai yang dapat menjadi penyebab alergi. Seseorang yang memiliki kondisi alergi menghirup udara yang bercampur dengan tungau, sistem kekebalan tubuhnya memproduksi antibodi terhadap benda yang umumnya tidak berbahaya ini. Respons imun yang terlalu berlebihan inilah yang menyebabkan bers [...]

Awas, Terlalu Sering Buka Facebook Bisa Buat Depresi

Awas, Terlalu Sering Buka Facebook Bisa Buat Depresi

Apakah Anda termasuk orang yang gemar meng-update status Twitter dan membuka akun Facebook tiap saat? Jika ya, berhati-hatilah karena menurut penelitian, kebiasaan tersebut bisa mempengaruhi kesehatan Anda. Misalnya saja seperti, kecanduan akan obat-obatan terlarang dan alkohol, hingga depresi dan melambatnya keterampilan kognitif seseorang.Namun peneliti juga mengatakan bahwa situs jejaring sosial juga memberikan efek positif. Berikut beberapa dampak positif serta negatif Facebook dan Twitter, seperti yang dikutip dari healthmeup.1. Jumlah Teman di Facebook Berkaitan dengan Struktur OtakMenurut penelitian terbaru di University College London, orang-orang yang punya banyak teman di jejaring sosial cenderung memiliki grey matter atau area di otak besar yang lebih besar. Bagian otak ini berhubungan dengan kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sosial. Dilihat dari ukuran atau volume grey matter, maka seharusnya perbedaan jumlah teman akan teramati baik di internet maupun di dunia nyata. Asumsi ini juga terbukti benar dalam penelitian itu, berdasarkan hasil pengamatan terhadap sedikitnya 125 mahasiswa.2. Facebook Bisa Buat DepresiPenelitian yang dilakukan oleh Stony Brook Univers [...]

Mengenal Serat Lebih Dekat

Mengenal Serat Lebih Dekat

Kita sering mendengar bahwa serat dapat membantu memperlancar buang air besar. Namun apakah hanya itu kegunaannya? Sebenarnya apakah serat itu? Serat adalah suatu bagian dari makanan berupa tumbuhan yang tidak dapat dicerna ataupun diserap oleh tubuh sehingga akan keluar dari tubuh dalam bentuk yang utuh. Secara umum, serat dibagi menjadi 2 jenis. Mengenal Serat Lebih Dekat Secara umum, serat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Serat larut Jenis serat ini akan larut dalam air dan membentuk bahan seperti jel. Banyak ditemukan dalam gandum, kacang, apel, jeruk dan wortel. Serat ini berguna untuk menurunkan kolesterol dan gula dalam darah. 2. Serat tidak larut Serat yang tidak larut dalam air membantu untuk membentuk masa kotoran yang baik dan lebih mudah lewat dalam saluran pencernaan sehingga dapat membantu mencegah sulit buang air besar. Banyak ditemukan dalam tepung gandum, gandum, kacang-kacangan, kol, kacang hijau dan kentang. Selain itu, secara umum, makanan tinggi serat lebih sulit untuk dikunyah dan dicerna sehingga tidak menyebabkan kita cepat lapar. Selain itu jumlah kalorinya juga rendah sehingga baik untuk membantu menurunkan berat badan dan menjaga [...]

Manfaat Omega-3: Mitos atau Fakta?

Manfaat Omega-3: Mitos atau Fakta?

Omega-3 sering disebut sebagai bahan super yang kaya dengan manfaat. Begitu banyak perusahaan obat dan suplemen di pasaran yang mengklaim bahwa produk-produknya mengandung omega-3, kemudian dijual dengan harga mahal. Apakah nutrisi ini benar-benar bermanfaat? Asam lemak omega-3 terdiri dari tiga jenis zat. Minyak ikan mengandung asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentanoik (EPA), serta beberapa kacang-kacangan, biji-bijian, dan tanaman mengandung asam alfa-linolenik (ALA) yang diproses tubuh menjadi asam lemak omega-3. Selain didapat dari bahan alami, omega-3 juga banyak ditawarkan dalam bentuk suplemen. Menguak Fakta Manfaat Omega-3 Bahan makanan dan suplemen yang mengandung Omega-3 sering dipercaya menjadi sumber yang membantu melawan gangguan kesehatan, seperti penyakit jantung, mencegah demensia, serta berperan penting dalam perkembangan janin. Namun beberapa penelitian yang menyimpulkan hal di atas sering tidak dijalankan dengan mekanisme yang tepat. Misalnya jumlah sampel yang tidak memenuhi syarat dan waktu pengamatan yang terlalu singkat. Berikut ini adalah beberapa klaim beserta faktanya. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular Serangkaian penelitian yang dila [...]

Para Peneliti Temukan Gen Penyebab Kebutaan Kornea

Para Peneliti Temukan Gen Penyebab Kebutaan Kornea

Para ilmuwan di Singapura, seperti dilansir oleh asianscientist.com, telah mengidentifikasi gen ketebalan kornea sentral (CCT) yang berpotensi dapat menyebabkan kebutaan seperti glaukoma. Penelitian ini dipimpin oleh para peneliti di Singapore Eye Research Institute (SERI) dan Badan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Penelitian (A * STAR) Genome Institute of Singapore (GIS), melibatkan 55 rumah sakit dan pusat-pusat penelitian di seluruh dunia, dan lebih dari 20.000 orang keturunan Eropa dan Asia. Temuan mereka dipublikasikan bulan Januari 2013 ini dalam jurnal Nature Genetics. CCT dikaitkan dengan kondisi mata yang berpotensi pada kebutaan seperti keratoconus, suatu kondisi di mana kornea semakin menipis dan memiliki bentuk mengerucut yang akhirnya mungkin memerlukan transplantasi. CCT diperkirakan memiliki heritabilitas hingga 95 persen dan dapat menentukan tingkat keparahan glaukoma pada seseorang dan membantu dokter dalam mengidentifikasi pasien. CCT juga merupakan salah satu penyebab utama terjadinya transplantasi kornea di seluruh dunia. Sebelum penelitian ini, tim Singapura telah mengidentifikasi enam CCT yang berbeda terkait lokus melalui sampel dari Singapura, Cina, India, Me [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *