Penjelasan Ilmiah tentang Mimpi Buruk

what-we-know-about-dreams-01-722x406.jpg

Meski sering dikategorikan sebagai bunga tidur, mimpi bisa membuat orang merasa bahagia dan sebaliknya ketakutan. Mimpi yang berbeda-beda pada setiap orang ini, ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah oleh para ahli ilmu saraf dalam penelitiannya.

Seperti misalnya, mengapa manusia bisa bermimpi? Penulis buku ‘Dream On It: Unlock Your Dreams, Change Your Life’, Lauri Loewenberg mengungkapkan, bermimpi merupakan proses berpikir yang tana Anda sadari merupakan kelanjutan dari aktivitas harian Anda.

“Bermimpi merupakan proses berpikir dan sebenarnya merupakan kelanjutan dari pikiran Anda. Itu arus kesadaran, obrolan batin yang berjalan dan tidak berhenti setelah tertidur,” kata Lauri dalam bukunya.

Saat Anda tidur, kata Lauri, bagian otak yang bertanggung jawab untuk berpikir linear dan logika menjadi tidak aktif. Tapi daerah yang mengontrol emosi menjadi lebih aktif. Maka itu, orang biasanya ada yang bermimpi ada yang tidak, sekitar 90 menit sepanjang malam.

“Seperti kata-kata, pikiran dan perasaan yang diproses melalui bagian dari otak yang berbeda, Anda mengalami suasana berupa visual termasuk gambar, simbol, emosi dan metafora melalui mimpi saat tidur,” ungkap Lauri.

Sebuah studi yang diterbitkan belum lama ini dalam Jurnal Sleep bahkan menemukan bahwa kesedihan, rasa bersalah, kebingungan dan keengganan yang merupakan bagian dari emosi yang bisa membuat skenario mimpi buruk. Tapi jangan khawatir, meski mimpi buruk tidak menyenangkan tapi mengalami mimpi yang tidak kita inginkan tidak akan lama.

Selain itu, Ahli saraf dari University of Montreal, Antonio Zadra , PhD mengungkapkan mimpi buruk dapat diobati. Sayangnya, para profesional kesehatan mental tidak menganggap mimpi buruk masalah yang serius.

“Sebagian besar tidak menyadari bahwa mimpi buruk bisa jadi diakibatkan trauma. Cara terbaik untuk menanggapi mimpi buruk adalah memperbaiki masalah traumanya ” kata Antonio, seperti dilansir Everydayhealth, Senin (19/5/2014).

Yang menarik lagi terkait mimpi, rekan studi yang ahli ilmu saraf dari Lyon Neuroscience Research Center di Perancis, Perrine Ruby menemukan bahwa beberapa orang yang sering terbangun di tidur malamnya, cenderung dapat mengingat mimpinya dan sebagian lainnya yang tidur pulas cenderung tidak ingat mimpinya.

“Orang yang mampu mengingat mimpi mereka memiliki lebih banyak aktivitas di daerah otak yang merespon terhadap rangsangan. Inilah yang menjelaskan mengapa mereka terbangun lagi,” ujar Perrine.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Saat Sedih, Mengapa Lebih Menyukai Lagu Melankolis?

Saat Sedih, Mengapa Lebih Menyukai Lagu Melankolis?

Saat putus cinta, merasa kecewa terhadap sesuatu, gagal mencapai tujuan maupun perasaan kesedihan lain, sebagian besar orang lebih memilih untuk mendengarkan lagu-lagu sedih daripada lagu bertempo cepat dengan lirik menyenangkan. Lebih memilih Adele 'Someone Like You' daripada Pharell 'Happy'. Ada perasaan nyaman ketika mendapati lagu-lagu sedih dibandingkan lagu bahagia. Duo peneliti dari Freie Universit�t Berlin di Jerman pun merasa penasaran akan hal tersebut dan melakukan penelitian terhadap 770 orang di seluruh dunia. Hasilnya, ternyata saat mendengarkan musik sedih dapat membangkitkan emosi positif seperti kedamaian dan kelembutan seperti yang tertulis dalam jurnal PLoS ONE bulan ini. "Orang lebih memilih musik sedih untuk mengatasi perasaan buruk, memberikan penghiburan sekaligus untuk mendapatkan perasaan senang," ujar salah satu peneliti Liila Taruffi seperti dilansir Today pada Kamis (30/10/2014). Responden juga menuatakan bahwa ketika dalam emosi hati lalu mendengarkan musik sedih mereka merasa lebih baik. "Lagu-lagu tersebut rupanya mampu membantu mengekspresikan dan meluapkan perasaan sedih,? ungkap Taruffi. [...]

Apa pun Namanya, Penyelenggaranya Tetap BPJS

Apa pun Namanya, Penyelenggaranya Tetap BPJS

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fahmi Idris angkat bicara mengenai rencana penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) oleh calon presiden Joko Widodo. "Apa pun nama programnya, tetap penyelenggaranya BPJS," singkat Fahmi saat ditemui di sela-sela peluncuran Penggunaan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) Mandiri di RSUD Tangerang, Selasa (24/6/2014). Menurut Fahmi, semua aturan perundangan mengenai jaminan sosial nasional telah diatur oleh undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan telah dijalankan sejak 1 Januari lalu. Sebelumnya, Tim Sukses Pemenangan capres pasangan Jokowi-JK, Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan bahwa kartu Indonesia Sehat tidak bertentangan dengan BPJS Kesehatan. Alasannya, Kartu Indonesia Sehat hanyalah penyempurna kartu BPJS Kesehatan dan bersifat tambahan di era Jaminan Kesehatan Nasional ini. Jadi tidak akan tumpang tindih dengan BPJS Kesehatan. [...]

Pengurus Vihara: Imlek Bukan Soal Agama Tetapi Budaya

Pengurus Vihara: Imlek Bukan Soal Agama Tetapi Budaya

Masyarakat keturunan Tionghoa sedang bersukacita merayakan tahun baru Imlek yang jatuh pada hari ini, Jumat (31/1/2014). Berbagai ritual telah dilakukan satu minggu sebelum Sincia (Imlek) mulai dari beribadah, membersihkan rumah, mempersiapkan pernak-pernik sampai dengan makanan.Menurut pengurus harian Kelenteng Toa Se Bio di Petak Sembilan Jakarta, Hartanto Widjaja, Imlek bukan soal agama tetapi merupakan budaya turun temurun."Tidak melulu satu agama, melainkan itu tradisi atau budaya dari nenek moyang. Semua yang sembahyang di kelenteng ini juga tidak hanya dari satu agama saja kok. Mereka hanya mewariskan budaya dari zaman dahulu," kata Hartanto.Salah satu masyarakat keturunan Tionghoa yang ditemui Liputan6.com, Ratna juga mengatakan hal serupa. "Imlek itu bukan lagi soal agama tetapi menjadi budaya. Itu budaya yang sudah diturunkan dari dahulu nenek moyang keturunan kami," ujar Ratna warga jembatan lima, Jakarta, ditulis Jumat (31/1/2014).Makna imlek menurutnya merupakan satu momen kebersamaan kumpul bersama sanak keluarga dan teman. "Saat Imlek itu ada acara makan bersama, kumpul keluarga. Momen bahagia dengan berbagai sajian makanan seperti kue keranjang, pindang bandeng, sup [...]

Mensos: Konflik Sosial Bisa Berujung pada Kemiskinan Baru

Mensos: Konflik Sosial Bisa Berujung pada Kemiskinan Baru

Nilai-nilai kearifan lokal memudar, krisis saling percaya, rentannya komunikasi dan kohesivitas sosial antarwarga menjadi tugas bersama untuk mengatasinya. Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial (LBKS) 2014, sebagai upaya merekatkan integrasi sosial antatwarga menuju integrasi bangsa. ?Tim LBKS diharapkan menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai permasalah bangsa dan meneguhkan negara hadir. Juga, menjadi pengungkit lahirnya kecintaan terhadap jati diri bangsa, ?kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa didampingi Gubernur DKI Jakarta dan ibu-ibu dari OASE KK saat melepas Tim LBKS di Silang Monas Selatan, Jakarta, Sabtu (13/12/2014). LBKS sebagai bagian dari rangkaian acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), yang diperingati setiap tanggal 20 Desember. Tahun ini, HKSN bakal digelar di Provinsi Jambi. Dijadwalkan tim LBKS akan melakukan penjangkauan ke beberapa Provinsi, di antaranya DKI Jakarta; Pandeglang, Banten; Kalianda, Lampung; dan Lahat, Sumatera Selatan, sebelum berakhir di Kota Jambi. Pemilihan tempat tersebut, berdasarkan pada analisis peta masalah sosial yang paling beresiko dan perlu penanganan segera, seperti pema [...]

Inilah 3 Pengaruh Terbesar Bikin Orang Jadi Perokok

Inilah 3 Pengaruh Terbesar Bikin Orang Jadi Perokok

Rokok sangat berbahaya untuk kesehatan. Sebenarnya, penggunaan rokok itu sangat dipengaruhi tiga faktor. Apa saja?Menurut Direktur Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama SpP, saat ini penggunaan rokok di Indonesia dipengaruhi beberapa faktor antara lain pengaruh idola di televisi, pengaruh orangtua, dan pengaruh iklan di televisi.Prof Tjandra tak bosan-bosannya mengingatkan orangtua yang perokok aktif. "Agar anak tidak merokok, orangtua diusahakan tidak merokok di depan anaknya" ungkapnya saat di temui di area car-free day, di kawasan Hotel Indonesia, Minggu (1/2/2014).Menurutnya, sosialisasi antirokok justru sudah bagus penerapannya di sekolah. "Di sekolah pelarangan merokok sudah bagus." Katanya.Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beserta Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) juga mengadakan kegiatan sosialisasi pencantuman peringatan bergambar sudah waktunya Indonesia melek bahaya rokok atau disingkat `Sudah Waktunya`di area car-free day, Bundaran Hotel Indonesia.Selain acara sosialisi dengan mengangkat b [...]

Berapa Banyak Telur Mesti Dikonsumsi Tiap Hari?

Berapa Banyak Telur Mesti Dikonsumsi Tiap Hari?

Telur memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh kita, terlebih bagi mereka yang ingin menambah massa tulang. Namun, kita dibuat bertanya-tanya, berapa sebenarnya kita boleh mengonsumsi telur dalam sehari? Pasalnya, selain memiliki nutrisi yang baik untuk tubuh, tapi telur tinggi akan kolesterol.Untuk itu, ada baiknya bagi kita untuk mengetahui sejumlah fakta tentang telur, seperti dikutip Health Me Up, Kamis (14/8/2014) Nilai giziDisebutkan bahwa telur merupakan inkubator bagi bayi ayam, sehingga mengandung semua nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang.Telur adalah sumber antioksidan yang sangat baik, dan sebutir telur mengandung yodium, vitamin A, vitamin B2, dan vitamin D. Selain dikenal sebagai sumber protein hewani, telur pun mengandung kolin dengan jumlah yang cukup tinggi, yang merupakan nutrisi penting bagi otak.Maka itu, konsumsi telur secara rutin sangat dianjurkan bagi kita yang ingin menurunkan berat badan. KolesterolHal yang paling ditakutkan bila mengonsumsi telur adalah kuningnya. Sebab, kuning telur disebutkan tersimpan kolesterol cukup tinggi. Sebutir telur mengandung lebih dari setengah dari kebutuhan kolesterol harian kita.Kondisi ini semakin [...]

Menkes Diminta Perhatikan Nasib ODHA

Menkes Diminta Perhatikan Nasib ODHA

Menteri Kesehatan (Menkes) yang baru ditunjuk Presiden Joko Widodo, Prof Nila Moeloek diminta memperhatikan nasib para Orang Dengan HIV/Aids (Odha), terutama peningkatan pelayanan kesehatan secara memadai. Salah satu ODHA di Kota Manado, Hermin, Jumat, meminta pelayanan dasar kesehatan seperti pengobatan ARV secara memadai, pemberian nutrisi serta pemberian pelatihan harus diutamakan. Hal lain yang penting adalah menghapus stigma bahwa ODHA selalu "terpinggirkan" secara sosial di tengah masyarakat. "Kami tahu Menkes yang baru punya program-program penting tentang ODHA, sehingga diharapkan semuanya berjalan dengan baik," katanya. Senada disampaikan Pengelola Program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Sulawesi Utara, Jone Oroh, bahwa pelayanan kesehatan menjadi hal penting harus diperhatikan pemerintah bagi para Odha. Menkes yang baru, Nila Moeloek diminta untuk meneruskan program-program penting lainnya dari Menkes lama Nafsiah Mboi, yakni memonitoring pelaksanaan kegiatan di daerah, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan para Odha dan cara pencegahan bagi orang lainnya. "Hal penting lainnya, dapat menyinergikan kegiatan-kegiatan penting bersama dengan KPA baik di tingkat [...]

Maksimalkan 5 Manfaat Lidah Buaya

Maksimalkan 5 Manfaat Lidah Buaya

Aloe vera atau yang dalam bahasa Indonesia disebut lidah buaya dikenal luas punya banyak manfaat. Selain lezat di lidah, tanaman ini pun punya manfaat lain untuk meredakan luka maupun melembabkan kulit. Dilansir dari Reader Digest, Senin (25/8/2014) ini manfaat yang bisa dilakukan dengan lidah buaya. 1. Atasi gigitan serangga Usai digigit nyamuk jangan digaruk. Gosokkan gel lidah buaya untuk meringankan rasa gatal dan menghindari terjadinya pembengkakan. 2. Redakan kulit memerah Mendapati kulit kemerahan karena kulit kemerahan atau terbakar? Untuk mengatasi hal ini coba oleskan gel lidah buaya yang berfungsi untuk menjaga kelembaban kilit sehingga membuat penyembuhan berlangsung cepat. 3. Kulit terbakar matahari Terlalu lama bermain di pantai maupun aktivitas di bawah sinar matahari lainnya membuat kulit terbakar. Gel lidah buaya mampu menenangkan luka bakar, memberi kelembaban serta mempercepat penyembuhan. 4. Lembabkan kulit Lidah buaya sudah terkenal luas sebagai pelembab yang bagus untuk kulit tubuh. Termasuk wajah Anda juga lho. Gel lidah buaya tidak akan membuat kulit jadi terasa berminyak. Selain itu, mengoleskan secara rutin memberikan dampak anti-inflamasi y [...]

Wajib Perhatikan, 6 Tanda Bahaya Saat Hamil

Wajib Perhatikan, 6 Tanda Bahaya Saat Hamil

Hanya sekitar 44 persen ibu hamil yang tahu tanda bahaya pada kehamilannya menurut hasil Riset Kesehatan Dasar Nasional tahun 2010. Ketidaktahuan akan tanda bahaya pada saat kehamilan menyebabkan ibu terlambat mengenal tanda tersebut yang membahayakan ibu dan bayi. Tentu saja Anda para calon ibu tidak ingin mengalami hal tersebut. Oleh karena itu periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat baik bidan, puskesmas, maupun dokter kandungan minimal empat kali selama masa kehamilan (trisemester pertama 1x, trisemester kedua 1x, dan trisemester ketiga 2x) seperti dungkapkan oleh Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Anung Sugihantono, MKes. "Saat memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan Anda akan menerima Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) ini semacam kamus bagi ibu. Didalamnya berisi tentang informasi penting bagi ibu mulai dari hamil hingga merawat bayi nantinya," tambah Direktur Bina Kesehatan Ibu Kemenkes RI, dr. Gita Maya Koemara Sakti, MHA pada kesempatan di Gedung Kemenkes RI, Jakarta pada Selasa (23/12/2014). Dikutip dari Buku KIA yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesahatan RI, ini enam tanda bahaya pada saat kehamilan. 1. Perda [...]

Upaya Pemerintah Atasi Penyakit Jantung

Upaya Pemerintah Atasi Penyakit Jantung

Pemerintah Republik Indonesia diwakili Kementerian Kesehatan berkomitmen kuat dalam pengendalian penyakit jantung dan pembuluh darah. Ini diwujudkan dengan upaya komprehensif dari hulu sampai hilir, yang mencakup upaya promotif-preventif dan kuratif-rehabilitatif.Berbagai program Kementerian Kesehatan untuk menurunkan jumlah penyakit yang telah menelan korban sebanyak 17,3 juta pada 2008, dan menimpa 3 juta jiwa yang meninggal dunia sebelum usia 60 tahun, seperti diungkapkan Prof. DR. dr. Agus Purwadianto, SH, M.Si, S.F(K) antara lain ;1. Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular) Sebagai upaya deteksi dini, monitoring, dan tindak lanjut penyakit tidak menular termasuk penyakit jantung, Kemenkes telah mengembangkan kegiatan Posbindu PTM. Dan saat ini, telah terdapat 7225 Posbindu PTM di seluruh Indonesia. 2. Penguatan regulasi Plt. Direktur Jenderal P2PL menjelaskan, agar upaya pengendalian PTM termasuk penyakit jantung berjalan maksimal, maka Kemenkes melakukan penguatan regulasi dengan ditetapkannya; - PP 109 tahun 2012 tenyang Pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan - Permenkes nomor 28 tahun 2013 tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan da [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *