Perempuan Muda Lebih Rentan Bunuh Diri

wanita-depresi-140102b.jpg

Menderita serangan panik dan merasa dirinya rendah kerap membuat perempuan muda lebih rentan bunuh diri ketimbang laki-laki seusianya. Hal ini terungkap dari hasil penelitian yang dilakukan The Prince Trust.

Penelitian itu menemukan bahwa 54 persen perempuan remaja berusia 16 sampai 25 tahun telah mengalami perasaan benci akan dirinya sendiri, dengan satu dari enam orang tersebut dianjurkan untuk rutin mengonsumsi obat anti depresi.

Trut juga memperingatkan, efek berbahaya dari pengangguran dalam jangka waktu yang cukup panjang, akan berdampak buruk bagi mental generasi muda.

Pernyataan ini bukan tanpa sebab. Sebelumnya, para peneliti itu melakukan sebuah survei dan mendapatkan hasil, satu dari tiga remaja, baik perempuan maupun laki-laki, berusia 16 sampai 25 tahun memilih untuk bunuh diri ketika menganggur.

Berdasarkan hasil dari wawancara terhadap 2.161 orang, menunjukan perempuan muda dua kali lebih mungkin untuk bunuh diri, ketika dihadapkan dengan situasi seperti ini.

Dikutip dari laman Daily Mail, Kamis (2/1/2013) dikatakan bahwa perempuan muda lebih mungkin menderita masalah kesejahteraan hidup ketimbang laki-laki, yang membuatnya lebih mudah stres, senantiasa cemas, dan lebih rentan untuk menangis.

(Adt/Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Banyak yang Berobat ke Mount Elizabeth Singapura, Ini Rahasianya

Banyak yang Berobat ke Mount Elizabeth Singapura, Ini Rahasianya

Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura merupakan salah satu rumah sakit swasta di kawasan Asia Tenggara yang menjadi tujuan `favorit` masyarakat Indonesia untuk berobat. Bahkan, masyarakat Indonesia juga tidak sungkan merogoh kocek terdalam demi mendapatkan pelayanan terbaik dari rumah sakit di bawah naungan Parkway Hospitals Singapore. Dr Kelvin Loh, mengungkapkan rahasia di balik ketertarikan masyarakat Indonesia pada rumah sakit yang telah memiliki dua cabang, Mount Elizabeth Orchard dan Mount Elizabeth Novena. Menurut Kevin, pasien merasa kebutuhan di rumah terpenuhi juga di rumah sakit ini. Seperti pelayanan yang baik, ramah dan cepat, makanan yang enak, kamar yang nyaman, tenaga medis yang mempuni, serta teknologi kedokteran yang canggih. "Selain itu, diagnosa yang akurat, serta hasil pemeriksaan yang tidak perlu menunggu lama hingga berminggu-minggu menjadikan Mount Elizabeth Hospitals begitu digemari," kata Kelvin dalam Mount Elizabeth Hospitals Annual Medical Seminar `Synergy in Action` di Mandarin Orchard Hotel, Orchard Rd, Singapura, Sabtu (25/10/2015). Chief Executive Officer Mount Elizabeth Hospitals, Singapura bersyukur memiliki sejumlah dokter dari spesialis yang ber [...]

Deteksi Dini Penyakit Bahaya Tanpa Radiasi dengan MRI

Deteksi Dini Penyakit Bahaya Tanpa Radiasi dengan MRI

Deteksi tubuh sendiri sedini mungkin merupakan langkah yang tepat untuk meminimimalisir risiko penyakit berbahaya yang tak diinginkan, mulai dari tumor, kanker, hingga kelainan janin. Saat ini, masyarakat dapat melakukan pengecekan dini menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging).Dokter Spesialis Radiologi Rumah Sakit Puri Indah (RSPI) dr. Rahmi Alfiah Nur Alam, Sp. Rad (K) menjelaskan bahwa MRI merupakan teknik diagnostik medis yang mampu menghasilkan gambaran untuk memeriksa dan mendeteksi kelainan yang ada di dalam tubuh, dengan menggunakan medan magnet dan gelombang radio frekuensi."MRI dapat menghasilkan gambaran-gambaran dengan potongan sangat tipis dari bagian tubuh manapun dalam waktu singkat. Selain itu, MRI tidak menggunakan sinar X, sehingga tidak menyebabkan radiasi," kata dr. Rahmi dalam acara `Deteksi Dini Lebih Akurat Dengan MRI 3 Tesla Skyra` di Ruang Casablanca Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2014)Tak hanya itu, terdapat kegunaan lain dari MRI yang tentunya sangat berguna bagi pasien untuk mengetahui penyakit apa saja yang ada di dalam tubuh tiap pasien itu.Berikut beberapa kegunaan MRI, seperti diutarakan dr. Rahmi Alfiah Nur Alam: Memberikan gambaran y [...]

Jamaah Umrah Jateng Tak Takutkan Virus MERS

Jamaah Umrah Jateng Tak Takutkan Virus MERS

Heboh sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS) di Arab Saudi, ternyata tak berpengaruh pada minat dan angka keberangkatan jamaah umrah asal Jawa Tengah. Biro Penyelenggara Umrah mencoba memberikan arahan dan tambahan masker kepada jamaah umrah yang diberangkatkan.Seperti disampaikan Wahyudi, Perwakilan Biro Umroh Hajar Aswad di Kendal, jamaah umrah yang mendaftar melalui bironya relatif stabil setiap bulannya."Pendaftar umrah di biro kami seperti biasa, tidak berkurang dan relatif stabil,? kata Wahyudi, ditulis Jumat (9/5/2014).Dijelaskan bahwa bulan April 2014, Biro Umroh Hajar Aswad tetap memberangkatkan umroh enam orang dari wilayah Kendal dan sekitarnya. Sedangkan bulan Mei ini yang berangkat tanggal 10 Mei memang tidak ada yang dari Kabupaten Kendal."Setahu kami, penyebaran penyakit disebabkan oleh virus corona. Kami mencoba memberikan arahan sekaligus penambahan jumlah masker kepada para calon jamaah umroh," katanya. [...]

Ribuan Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Ebola, Mereka Harus Kemana?

Ribuan Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Ebola, Mereka Harus Kemana?

United Nations Children?s Fund memperkirakan hingga kini sekitar 3.700 anak-anak di Afrika Barat telah kehilangan paling tidak satu dari orang tuanya. Diperkirakan jumlahnya bertambah dua kali lipat pada pertengahan Okteober. Wabah virus Ebola yang mematikan ini telah membuat anak-anak kecil ini tak tahu tinggal bersama siapa? Berlinda misalnya, gadis kecil yang berusia tiga tahun itu menemani ibunya yang dibawa ke rumah sakit. Tak lama kemudian ibunya meninggal. Tak ada yang memeluknya, tak ada yang menghiburnya. "Ribuan anak-anak mendapati ayah, ibu serta anggota keluarga mereka. Anak-anak ini sangat membutuhkan perhatian dan dukungan khusus, bahkan anak-anak ini merasa tak diinginkan dan bahkan ditinggalkan," terang UNICEF?s Regional Director for West & Central Africa, Manuel Fontaine seperti dilansir Time pada Kamis (2/10/2014). Perasaan anak-anak yang merasa ditinggalkan ini bukan tanpa sebab. Ayah atau ibu yang meninggal karena virus Ebola membuat sanak saudara enggan untuk merawat mereka karena takut anak ini ikut terinfeksi Ebola. "Ketakutan dan stigma virus Ebola pada anak-anak yang ditinggalkan orang tua tetap berkembang di sini. Para kerabat takut untuk mengambil [...]

Indonesia Siap Bantu Arab Bikin Vaksin Penangkal Virus MERS

Indonesia Siap Bantu Arab Bikin Vaksin Penangkal Virus MERS

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi optimis Indonesia bisa membuat vaksin korona seperti halnya vaksin flu burung. Menurut Menkes, saat ini Kementerian Kesehatan sedang berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk membicarakan pembuatan vaksin korona yang diharapkan dapat mencegah penularan virus korona di Arab Saudi. "Indonesia sudah punya pengalaman mengatasi flu burung. Jadi kita harap kita bisa bantu mereka karena Indonesia mampu membuat vaksin," ujar Menkes di Kantor Kementerian Kesehatan, Jumat (2/5/2014). Sebelumnya, berbagai negara seperti China dan Hongkong dikabarkan telah menemukan vaksin untuk membangun sistem antibodi pada penderita virus korona. Belum lama ini bahkan perusahaan biofarmasi dari University of Maryland mengklaim bisa menetralisir antibodi dan menutup penyebaran virus korona di tubuh meski baru diujicobakan pada tikus. Meski berbagai negara menawarkan percobaan vaksin korona, tapi pemerintah Arab Saudi masih menganggap vaksin perlu diteliti lebih lanjut karena penularan virus sendiri hingga kini belum jelas. [...]

Mitos Minuman Bersoda yang Ganggu Kesehatan

Mitos Minuman Bersoda yang Ganggu Kesehatan

Kesehatan gigi, refluks gastroesofagus, dan kanker esofagus (kerongkongan) sering dipersepsikan secara salah oleh masyarakat sebagai dampak buruk dari mengonsumsi minuman berkarbonasi (bersoda). Dari studi literatur yang dilakukan oleh Southest Asian Food and Agricultural Science & Techonology (SEAFAST) Centre terungkap bahwa pendapat itu keliru dan terjadi miss informasi sehingga muncul ketakutan yang kurang ilmiah.1. Karbonasi dan kesehatan mulutHasil riset SEAFAST mengungkapkan, karbonasi tidak dapat dijadikan penyebab utama terjadinya kerusakan gigi. Studi klinis menunjukan, rusaknya enamel gigi lebih disebabkan karena faktor lain dan memudahkan keasaman air liur meningkat dengan cepat, seperti penderita karies atau gigi berlubang."pH air liur menurun setelah mengonsumsi minuman berkarbonasi pada pasien yang memiliki karies. Efek serupa berlaku untuk berbagai makanan dan minuman dengan pH rendah," kata Puspo Edi Giriwono dari SEAFAST Center IPB dalam diskusi media 'Kupas Fakta Tentang Karbonasi Dalam Minuman Bersama Asrim' di Kembang Goela, Jakarta, Rabu (2/4/2014)Untuk mengurangi erosi enamel, Puspo Edi menyarankan untuk melakukan beberapa hal seperti konsumsi minuman/mak [...]

Wanita Menopause, Makin Tua Makin `Jadi`

Wanita Menopause, Makin Tua Makin `Jadi`

Siapa bilang wanita yang sudah memasuki masa menopause tidak aktif lagi secara seksual. Penelitian Sebaliknya, justru makin tua makin 'menjadi'. Di usia lebih dari 40 tahun justru wanita akan menjadi lebih aktif secara seksual. Demikian diungkapkan dalam studi yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine.Studi tersebut melibatkan 354 perempuan berusia 40 tahun sampai pertengahan 60 tahun. Para peneliti mengajukan pertanyaan selama empat tahun, tentang menopause dan kesehatan fisik.Pada tahun keempat, para peneliti secara khusus bertanya tentang fungsi seksual mereka. "Kami bertanya, sulit atau mudahkah orgasme. Ada masalah kekeringan vagina atau menurunnya gairah. Banyak wanita yang menjawab tidak ada masalah, dan mereka tiga kali lebih mungkin untuk melakukan hubungan intim," kata Penulis Studi dr. Holly Thomas dari University of Pittsburgh School of Medicine.Menurut Thomas, selama empat tahun penelitian itu 85 persen wanita menjadi lebih aktif secara seksual. Mereka memiliki indeks masa tubuh lebih rendah dan menganggap seks adalah hal penting."Ketika Anda berhubungan dengan wanita usia masa menopause kemungkinan terus menjadi aktif. Setelah menopause, perempuan dapat menempatkan p [...]

Pemerintah Tunjuk 9 Rumah Sakit Kembangkan Sel Punca

Pemerintah Tunjuk 9 Rumah Sakit Kembangkan Sel Punca

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH menekankan perlunya memberikan perhatian khusus kepada pengembangan sumber daya manusia agar Indonesia memiliki kemampuan dalam melakukan rekayasa sel punca yang dapat bermanfaat bagi kesehatan.Maka itu, demi memperkuat pengembangan teknologi dan pelayanan sel punca dan jaringan di Indonesia, pemerintah menunjuk sembilan rumah sakit vertikal untuk mulai pengembangan pelayanan sel punca dan jaringan, yaitu;1. RSUP Dr. M. Djamil, Padang, Sumatera Barat2. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.3. RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung.4. RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta.5. RSU Fatmawati, Jakarta.6. RS Khusus Kanker Dharmais, Jakarta.7. RSUP Dr. Kariadi, Semarang.8. RSUP Sanglah, Denpasar9. RSU Persahabatan, Jakarta."Saya juga mengharapkan dukungan dari segenap Kementerian dan Lembaga serta Institusi swasta tentang pengembangan sel punca, dan jaringan di ke-sembilan rumah sakit tersebut," kata Menkes.Dalam acara Penandatangan Kesepakatan Bersama (MoU) Pengembangan Sel Punca dan Jaringan di Ruang Leimena Lantai 2 Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (13/10/2014) [...]

Flu Burung di Mesir Kembali Telan Korban

Flu Burung di Mesir Kembali Telan Korban

Satu lagi korban flu burung H5N1 burung meninggal di Mesir. Dengan begitu, ini adalah kasus ketujuh dari 14 kasus yang berhasil diidentifikasi Kementerian Kesehatan setempat.Mengutip laman Foxnews, Kamis (4/12/2014) korban ketujuh yang meninggal diketahui berjenis kelamin Pria berusia 26 tahun. Setelah kontak dengan unggas, ia mengalami demam, batuk dan sulit bernapas.Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dari 2003 hingga 2 Oktober 2014, telah terjadi 668 kasus manusia yang terinfeksi H5N1. Mereka dilaporkan secara resmi dari 16 negara. Dari kasus ini, 393 diantaranya telah meninggal."WHO memperingatkan bahwa kasus H5N1 menginfeksi manusia jarang terjadi, namun kasus H5N1 di Mesir telah ditemukan di daerah pedesaan miskin di bagian selatan Kairo, dimana penduduk desa, terutama perempuan cenderung memelihara dan membunuh unggas di rumah," tulis laporan tersebut. [...]

Dinkes Lambat Keluarkan SIP, Poli Rumah Sakit Kosong Dokter

Dinkes Lambat Keluarkan SIP, Poli Rumah Sakit Kosong Dokter

Akibat Surat Izin Praktek (SIP) tak kunjung dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes), sejumlah dokter di RSUD Tangsel tak diizinkan praktik. Akibatnya, poli di rumah sakit tersebut kosong tak ada dokter. Saat dipantau Selasa (1/7/2014) siang, poli kebidanan yang berada di lantai dasar RSUD, kosong dari praktik dokter. Hanya ada beberapa suster atau perawat yang berjaga-jaga di dalam ruangan tersebut. Dikatakan Ketua IDI Tangerang dr Jasarito, beberapa dokter yang menjadi anggotanya, tidak diperbolehkan praktik lantaran belum memiliki SIP. "Ini dampak dari belum dikeluarkan dan diperpanjangnya SIP lima orang dokter oleh Dinas Kesehatan (Dinkes)," ujar dr Jasarito. Keempat dokter tersebut adalah dr Daniel pada poli Kebidanan, dr Neni dan dr Arum pada poli Anak, dan dr Lazuardhi sebagai dokter umum. Dipastikan karena keempat dokter tersebut belum mendapat perpanjangan SIP, makanya poli tersebut tidak menerima pasien. Keadaan seperti ini sudah terjadi sejak Senin lalu. "Iya, ini sudah dua hari mereka tidak praktik. Saya khawatir pasti akan mengganggu pelayanan rumah sakit tersebut," tuturnya. IDI Tangerang pun menyesalkan sikap Dinkes Tangsel yang dinilai memperlambat dan menghambat p [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *