Perempuan Muda Lebih Rentan Bunuh Diri

wanita-depresi-140102b.jpg

Menderita serangan panik dan merasa dirinya rendah kerap membuat perempuan muda lebih rentan bunuh diri ketimbang laki-laki seusianya. Hal ini terungkap dari hasil penelitian yang dilakukan The Prince Trust.

Penelitian itu menemukan bahwa 54 persen perempuan remaja berusia 16 sampai 25 tahun telah mengalami perasaan benci akan dirinya sendiri, dengan satu dari enam orang tersebut dianjurkan untuk rutin mengonsumsi obat anti depresi.

Trut juga memperingatkan, efek berbahaya dari pengangguran dalam jangka waktu yang cukup panjang, akan berdampak buruk bagi mental generasi muda.

Pernyataan ini bukan tanpa sebab. Sebelumnya, para peneliti itu melakukan sebuah survei dan mendapatkan hasil, satu dari tiga remaja, baik perempuan maupun laki-laki, berusia 16 sampai 25 tahun memilih untuk bunuh diri ketika menganggur.

Berdasarkan hasil dari wawancara terhadap 2.161 orang, menunjukan perempuan muda dua kali lebih mungkin untuk bunuh diri, ketika dihadapkan dengan situasi seperti ini.

Dikutip dari laman Daily Mail, Kamis (2/1/2013) dikatakan bahwa perempuan muda lebih mungkin menderita masalah kesejahteraan hidup ketimbang laki-laki, yang membuatnya lebih mudah stres, senantiasa cemas, dan lebih rentan untuk menangis.

(Adt/Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Hindari 8 Kesalahan Saat Cuci Muka

Hindari 8 Kesalahan Saat Cuci Muka

Mencuci wajah tampaknya hal sepele ya, tapi masih banyak orang yang mengalami kesalahan yang terus berulang tanpa diperbaiki. Akhirnya, wajah jadi tak bersih sehingga memungkinkan jerawat atau komedo terus bertambah bahkan membuat wajah jadi teriritasi. Ahli dermatologi Mount Sinai Hospital di New York Dr. Debra Wattenberg menjelaskan delapan kesalahan yang umumnya dilakukan banyak orang. Dilansir dari Today pada Selasa (7/10/2014) berikut daftarnya. 1.Tidak mencuci tangan Anda terlebih dahulu. 2. Untuk perempuan, tidak membersihkan make-up dengan krim pembersih terlebih dahulu. 3. Menggunakan terlalu banyak sabun pembersih saat mencuci mula. "Hal tersebut malah akan mengiritasi kulit Anda,'' terang dokter Wattenberg. Yang tepat, cukup gunakan seujung jari. 4. Menggunakan sabun pembersih yang kurang tepat. Bagi sebagian orang, kandugnan surfaktan - bahan di sabun yang menyebabkan gelembung - bisa terlalu keras pada kulit, terang Wattenberg. 5. Menggosok wajah terlalu keras. "Menggosok wajah terlalu keras dapat menyebabkan iritas yang merusak kapiler kulit dan menyebabkan peradangan pada kulit,"kata Wattenberg. 6. Menggosok wajah Anda dengan handuk untuk mengeringkan. Watt [...]

Gaya Nyentrik Ibu Guru Kembar yang Kemana-kemana Serba `Kembar`

Gaya Nyentrik Ibu Guru Kembar yang Kemana-kemana Serba `Kembar`

Anak-anak kembar biasanya senang mengenakan pakaian serupa. Tapi, penampilan ini tak terlihat lagi ketika anak kembar itu beranjak dewasa. Namun tidak pada Sri Irianingsih dan Sri Rosyati. Ibu guru kembar tersebut kemana-mana selalu `berseragam`, mulai dari asesoris rambut hingga ke ujung kaki."Kami memang seperti ini semua yang kami lakukan ya sama, mungkin karena dibiasakan dari dulu masih kecil. Orangtua kami kalau beli barang ya mesti sama sekarang jadi keterusan," kata Rosy, ditulis Selasa (14/2/2014).Dua wanita yang lahir Semarang, 4 Februari 1950, ini selalu mengaplikasikan budaya Indonesia dalam gaya berbusananya. "Kami ingin menunjukan budaya Indonesia itu seperti ini, cantik, manis dan elegan. Indonesia punya aneka ragam kain yang bagus, semua baju kami itu didesain sendiri dan selalu menyelipkan budaya Indonesia seperti batik," kata Rosy.Wajah atau gaya bisa saja sama, tapi sebagai saudara kembar keduanya tentu memiliki perbedaan, "Kalau saya lebih tomboy dibandingkan Rosy, kalau dia detailnya misalnya pakai ini bagusnya ya dipadanin sama ini. Dia yang ngurus kalau saya sih lebih santai," kata Rian.Rosy memang mengaku sangat tertarik dunia fashion, sejak usia belia kedua [...]

Lawan Parkinson dengan Jalan Kaki

Lawan Parkinson dengan Jalan Kaki

Satu lagi manfaat berjalan kaki. Selain melawan diabetes, menurunkan tekanan darah dan membakar lemak, berjalan kaki membantu meningkatkan kesehatan pasien parkinson. "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa berjalan kaki adalah cara aman dan murah untuk memperbaiki gejala parkinson serta meningkatkan kualitas hidup pasien parkinson," jelas pemimpin penelitian Dr Ergun UC dari University of Iowa. Tentu saja hal ini hanya berlaku bagi pasien parkinson yang masih bisa berjalan. Seperti diketahui, parkinson adalah penyakit yang membuat terganggunya sel-sel otak yang memberi perintah terhadap gerakan. Penelitian ini dilakukan terhadap relawan pasien parkinson yang diminta berjalan dengan kecepatan normal selama 45 menit dengan jarak tempuh sekitar 2,9 kilometer. Ada 48 orang berhasil melewati penelitian yang dilakukan selama enam bulan ini. "Jalan kaki merupakan pengobatan yang mudah dilakukan dan murah untuk mengatasi kelelahan dan depresi serta meningkatkan kualitas hidup pasien parkinson seperti penuaan, depresi, kanker dan kondisi medis kronis lain," ujar Uc seperti dikutip laman Today, Kamis (21/7/2014). Selain berjalan kaki, olahraga teratur membantu memperlambat perkembanga [...]

Infeksi HIV/AIDS pada Anak Indonesia Melonjak Tiap Tahun

Infeksi HIV/AIDS pada Anak Indonesia Melonjak Tiap Tahun

Menjelang akhir bulan April, Indonesia justru dikejutkan dengan data Kementerian Kesehatan yang cukup menyedihkan. Pasalnya ini menyangkut masa depan bangsa. Data Kementerian Kesehatan mencatat, jumlah HIV/AIDS pada anak usia 0-4 tahun terus meningkat dari 2010 hingga 2013. Selain itu jumlah kasus infeksi ini juga meningkat pada anak usia 5-14 tahun. Bahkan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menilai, peningkatan ini diakibatkan oleh laki-laki yang melakukan seks berisiko sehingga menularkan penyakit ke istri dan anaknya. Bila membandingkan data sebelumnya pada anak usia 0-4 tahun, pada 2010 terdapat 229 anak HIV dan 183 di antaranya AIDS. Pada 2011, yang HIV menjadi 513 dan AIDS menjadi 159. Pada 2012, anak infeksi HIV 649 dan AIDS sebanyak 234. Sedangkan pada 2013, HIV meninggi hingga 759 dan AIDS sebanyak 154. Data terakhir pada Maret 2014 ada 110 anak HIV. Jumlah penderita HIV ini juga bukan hanya meningkat pada balita. Karena data yang sama menunjukkan angka penderita HIV pada anak usia 5-14 tahun juga tinggi. Bagaimana tidak, di 2012 dari 4.266 anak yang di tes HIV ada 247 ternyata yang menderita HIV positif. Angka ini meningkat drastis pada 2013 sebab dari 7.885 anak yang di t [...]

Ini Alasan Orang Dewasa Tak Ingat Masa Bayinya

Ini Alasan Orang Dewasa Tak Ingat Masa Bayinya

Siapakah yang masih ingat dengan masa-masa bayi? Umumnya, orang dewasa begitu sulit mengingat kenangannya di masa kecil terutama sebelum usia tiga tahun. Ternyata, itu semua ada alasannya.Peneliti menemukan, pertumbuhan sel otak baru yang menghapus kenangan kita di masa kecil. Ketika usia seseorang bertambah, pertumbuhan sel baru secara efektif menimpa yang sudah ada. Alhasil, kebanyakan orang tak bisa mengingat apa yang terjadi ketika ia berusia dua atau tiga tahun.Katherine Akers, pemimpin penelitian di Neurobiology Laboratory, Hospital for Sick Children, Toronto, bersama dengan rekan-rekan dari University of Toronto dan Fujita Health University di Toyoake, Jepang, menggunakan tikus dalam penelitian ini. Mereka menemukan mekanisme yang mendasari tak mengingatnya masa kecil dikenal dengan amnesia infantil, yang dipublikasikan dalam Jurnal Science. "Kebanyakan kita biasanya tak ingat banyak hal tentang apa yang terjadi ketika berusia 2 atau 3 tahun," kata Akers seperti dilansir aaas.org, Senin (12/5/2014).Akers mencontohkan, ketika anak berumur tiga tahun ia akan antusias menceritakan tentang perjalanannya ke kebun binatang. Tapi, begitu berusia 5 tahun ia tak mengingatnya karena k [...]

Operasi Plastik pada Remaja Melonjak Gara-gara Efek `Selfie`

Operasi Plastik pada Remaja Melonjak Gara-gara Efek `Selfie`

Survei terbaru menemukan bahwa satu dari tiga ahli bedah plastik mendapatkan seorang pasien berusia di bawah 30 tahun, yang meminta untuk dilakukan operasi plastik, sehingga kelihatan cantik ketika berfoto selfie.Selfie yang menjadi tren akhir-akhir ini, ternyata memiliki dampak buruk yang cukup memprihatinkan seperti ini. Siapa yang mengira, karena terlihat tidak cantik ketika berfoto selfie, banyak remaja perempuan yang melakukan operasi plastik, agar terlihat lebih menarik.Dari hasil survei tersebut, diketahui terjadi peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa bagian wajah yang dipermak. Misalnya, 10 persen terjadi pada hidung, 7 persen transplantasi rambut, dan 6 persen terjadi lonjakan untuk operasi kelopak mata pada pasien berusia muda. Dari 58 persen dokter disurvei mengatakan bahwa dia melihat adanya peningkatan keinginan untuk operasi plastik pada pasien yang jauh lebih mudah karena media sosial. Dikutip Daily Mail, Senin (17/3/2014) keinginan untuk operasi plastik karena efek dari berfoto selfie, tidak hanya terjadi pada kaum wanita, melainkan juga kaum pria. Hanya saja, pria lebih kepada rambut dan operasi menghilangkan keriput. [...]

WHO: Nyaris 5.000 Korban Ebola Tewas

WHO: Nyaris 5.000 Korban Ebola Tewas

Seperti yang diperkirakan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa korban tewas akibat virus Ebola akan terus meningkat pada November hingga Desember. Seperti dikutip lama Foxnews, Sabtu (8/11/2014), data WHO terbaru menuliskan bahwa saat ini korban yang meninggal telah mencapai 4.950 dari 13.241 kasus di tiga negara terkena dampak. Lagi-lagi, pejabat WHO kembali menyerukan pengendalian virus dan memperketat cakupan korban untuk menghentikan virus. Kekhawatiran ebola memang mengerikan. Data terakhir sebelumnya, korban tewas akibat ebola mencapai 4.818, dengan lebih dari 13.000 kasus yang dikonfirmasi.Melihat hal tersebut, Badan PBB menyatakan bahwa kasus Ebola memang menurun di tiga negara, Guinea, Liberia dan Sierra Leone tapi di beberapa kota, jumlah kesakitan ternyata masih tinggi dan cenderung meningkat. [...]

Senyuman Manis Bikin Bahagia dan Panjang Umur

Senyuman Manis Bikin Bahagia dan Panjang Umur

Kebahagian seseorang di masa depan bisa diprediksi hanya lewat senyuman manis yang terpancar dari wajahnya. Alasannya, senyuman merupakan ekspresi dari emosi seseorang.Demikianlah yang disampaikan Psikolog dan Pakar Tumbuh Kembang Anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, dalam acara `Demi Terwujudnya Senyum Sehat Bebas Gigi Berlubang` di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (20/3/2014)"Dalam sebuah penelitian di Inggris, para peneliti melihat senyum yang dilihat dari buku tahunan sekolah. Ternyata, dari siswi yang diteliti dan memiliki senyum yang manis, hidupnya 30 tahun lebih bahagia," kata Vera menjelaskan.Menurut Vera, senyum memiliki efek stimulasi pada otak. Ketika kita tersenyum, bagian otak yang mengatur emosi bahagia diaktifkan. Akibatnya, ketika senyum akan memberikan efek kebahagian tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk orang lain.Selain itu, senyum mampu mengurangi hormon pemicu stres dan mampu meningkatkan semangat. "Senyum itu sama seperti kita makan 2.000 batang cokelat. Atau senyum sama dengan seperti kita mendapatkan 16.000 Poundsterling," kata Vera menambahkan.Saat melakukan peneliti, para peneliti juga melihat foto-foto dari para pemain Baseball. Siapa sangk [...]

Ortu yang Obsesif pada Karir dan Uang Biasanya Lupa Anak

Ortu yang Obsesif pada Karir dan Uang Biasanya Lupa Anak

Orangtua memang memerlukan uang untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya. Namun, jangan sampai uang membuat orangtua lupa dengan kehadiran anak.Orangtua yang terobsesi dengan pekerjaan, kekayaan atau status sosial kurang andil dalam membesarkan anak-anaknya dibandingkan orangtua yang bisa memisahkan keduanya. Parahnya, itu semua paling mungkin dilakukan kaum ibu dengan melupakan tanggung jawabnya sebagai orangtua jika mereka memiliki masalah keuangan.Bagi orangtua, masalah keuangan membuat hidup menjadi tak mudah. Tapi, menjadi kaya juga bukan hal yang baik jika Anda terlalu berlebihan mengejarnya.Orangtua yang selalu memikirkan kekayaan bisa melupakan anak-anak mereka. Demikian disampaikan dalam penelitian yang dilakukan University of British Columbia, Canada, seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (18/2/2014).Dalam pertemuan tahunan Society for Personality and Social Psychology peneliti mengatakan uang menciptakan tujuan yang bertentangan terhadap anak-anak. "Orangtua yang kaya melupakan apa yang anak-anak mereka inginkan," begitu isi penelitian.Tim peneliti melakukan tes dengan memberikan kuesioner kepada orangtua yang mengajak anak-anaknya mengikuti festival keluarga. Mereka mem [...]

Alami Halusinasi, Poltak Tak Sangka Derita Skizofrenia

Alami Halusinasi, Poltak Tak Sangka Derita Skizofrenia

Terlahir dari keluarga terpisah (broken home) membuat Poltak Tua Dorens Ambarita, S.Si., M.Sc (32) menjadi pribadi yang lebih senang menyendiri. Sejak kecil, ia mengaku sulit untuk mengungkapkan isi hatinya pada keluarga atau orang terdekat. Baginya, ia seperti memiliki dunia sendiri hingga akhirnya didiagnosis skizofrenia.Melihat sifatnya yang lebih sering sendiri ketimbang bermain bersama teman lainnya, membuat Poltak kerapkali di bully teman sekolahnya. Kenangan buruk ini terekam jelas dan membuatnya merasa trauma untuk berada di antara teman lain."Dari kecil, saya sering di bully. Saya jadi punya dunia sendiri yang membuat saya depresi," kata Poltak saat temu media di acara 'Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Melalui Acara Kampanye Lighting the Hope for Schizophrenia' di hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, ditulis Rabu (10/9/2014).Meski begitu, kata Poltak, sifatnya ini sama sekali tidak mengganggu kemampuan belajarnya. Ia pun berhasil menempuh pendidikan dan lulus sebagai sarjana kimia di Institut Teknologi Bandung pada 2004. Namun setahun setelahnya atau tepatnya 22 Januari 2005, ia mengaku mendapati 'wahyu' kalau ia akan menjadi Presiden dan akan menikahi salah satu art [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *