Perlukah Konsumsi Susu Khusus Ibu Hamil?

Perlukah-Konsumsi-Susu-Khusus-Ibu-Hamil.jpg

Gizi Anda selama kehamilan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Bahkan risiko akan kesehatan janin yang sedang dikandung tergantung dari seberapa nutrisi yang Anda makan sehari-hari.

Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi akan meningkat sekitar 300-400 kalori per hari. Mengonsumsi susu untuk ibu hamil diperlukan jika Anda tidak mampu mengonsumsi sumber nutrisi lain yang diperoleh dari makanan sehari-hari. Dalam kata lain, susu merupakan pelengkap nutrisi untuk ibu hamil.

Kandungan nutrisi susu untuk ibu hamil biasanya sudah disesuaikan dengan kebutuhan. Nah, apa saja kandungan nutrisi yang wajib ada pada susu untuk ibu hamil?

Halaman berikutnya penjelasan selengkapnya:

Perlukah Konsumsi Susu Khusus Ibu Hamil?

  1. Kalsium

Kalsium berfungsi untuk pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan konsumsi kalsium yang cukup selama kehamilan, ibu hamil juga dapat terhindar dari osteoporosis. Hal ini terjadi karena jika ibu hamil tidak memiliki kalsium yang cukup, maka kebutuhan janin akan kalsium akan diambil dari kalsium pada ibunya.

Susu dan produk olahan lainnya merupakan sumber kalsium yang baik. Susu hamil juga dilengkapi dengan multivitamin yang penting untuk janin seperti vitamin A, vitamin D, dan vitamin C.

Selain dari susu, sumber kalsium juga bisa didapatkan dari kacang-kacangan, ikan, dan sayuran hijau.

  1. Asam folat

Janin membutuhkan asam folat dalam jumlah banyak untuk pembentukan sistem sarafnya. Kebutuhan asam folat sebanyak 400 mikrogram per hari. Selain dari susu hamil, sumber asam folat lainnya berasal dari beras merah, sayuran hijau, dan buah-buahan.

  1. Protein

Protein merupakan zat pembangun, pembentukan darah, dan sel dalam tubuh. Protein yang dibutuhkan ibu hamil sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Selain dari susu hamil, sumber protein dapat diperoleh dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging, dan tahu.

  1. Zat besi

Zat besi berfungsi sebagai zat pembentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi risiko ibu hamil terkena anemia. Sumber zat besi bisa didapat dari hati, daging, ikan, dan sayuran. Zat besi yang diperlukan sebanyak 30-60 mg per harinya.

  1. Vitamin A

Vitamin A yang ada pada susu ibu hamil bermanfaat untuk memelihara fungsi mata, gigi, rambut, kuku, pertumbuhan tulang, serta kulit. Selain itu, vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin.

  1. Vitamin C

Vitamin C yang ada pada susu hamil akan membantu penyerapan zat besi. Fungsi vitamin C ini melindungi tubuh dari berbagai macam kerusakan karena banyak mengandung antioksidan.

  1. Vitamin D

Vitamin D dapat menyerap kalsium sehingga bermanfaat dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi. Selain dari susu, vitamin D bisa didapat juga dari kuning telur dan ikan.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
8 Kuman yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil dan Janin

8 Kuman yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil dan Janin

Kondisi kesehatan sangat penting dijaga oleh seorang wanita saat hamil. Pada trimester pertama kehamilan, yaitu usia 0-13 minggu kehamilan merupakan periode yang paling penting untuk perkembangan bayi. Selama periode ini terjadi pembentukan organ-organ bayi seperti jantung, otak, saluran pernapasan, saluran pencernaan, anggota gerak, dan sebagainya. Adanya infeksi yang menyerang seorang wanita hamil pada trimester awal ini merupakan hal yang serius untuk ditangani. Apa sajakah kuman yang berbahaya menyerang ketika hamil? Berikut selengkapnya:1. ToxoplasmaToxoplasma merupakan parasit yang sangat berbahaya apabila menyerang ibu hamil terlebih pada trimester pertama. Toxoplasma gondii memasuki tubuh manusia melalui beberapa cara, pertama melalui konsumsi daging yang tidak matang dan mengandung kista toxoplasma. Kedua melalui konsumsi air atau sayuran yang mengandung ookista parasit. Ookista parasit biasanya dijumpai di kotoran kucing. Infeksi toxoplasma pada trimester pertama dapat menyebabkan kelainan saraf dan kebutaan pada anak.Apa kuman lainnya yang membawa risiko pada ibu hamil dan janin? Halaman berikut penjelasannya. [...]

Mencegah Kehamilan dengan Metode Ritmik

Mencegah Kehamilan dengan Metode Ritmik

Metode Ritmik adalah metode dimana pasangan suami istri menghindari berhubungan seksual pada saat siklus subur seorang wanita. Ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) terjadi 14 hari, 2 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Sel telur yang telah dilepaskan hanya bertahan hidup selama 24 jam, namun sperma bisa bertahan selama 48 jam setelah melakukan hubungan seksual. Karena itu pembuahan dapat terjadi apabila hubungan seksual dilakukan 2 hari (48 jam) sebelum ovulasi dan 1 hari (24 jam) setelah ovulasi. Metode Ritmik dapat terbagi atas : Metode ritmik kalender atau Pantang Berkala merupakan metode dimana pasangan menghindari berhubungan seksual selama periode subur wanita berdasarkan panjang siklus menstruasi, kemungkinan waktu ovulasi, jangka waktu sel telur masih dapat dibuahi, dan kemampuan sperma untuk bertahan di saluran reproduksi wanita. Periode subur seorang wanita dihitung dari : (siklus menstruasi terpendek ? 18) dan (siklus menstruasi terpanjang - 11). Siklus menstruasi dicatat selama minimal 3 bulan terakhir, akan lebih baik bila dalam 6 bulan terakhir. Contoh: bila siklus terpendek seorang wanita ad [...]

Cara Baru Deteksi Dini Kehamilan Ektopik

Cara Baru Deteksi Dini Kehamilan Ektopik

Oleh : dr. Dissy Pramudita Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi ketika telur yang dibuahi oleh sperma berimplantasi dan tumbuh di luar dinding rongga rahim (endometrium). Kehamilan ektopik, atau yang lebih dikenal sebagai hamil di luar kandungan, merupakan suatu kehamilan yang berisiko tinggi karena besarnya kemungkinan untuk terjadinya keadaan yang gawat selama perkembangan kehamilan, seperti terjadinya ruptur (robek) pada tempat berkembangnya janin diluar kandungan. Pada kehamilan ektopik, janin dapat berkembang pada pada saluran telur (tuba falopii), pada leher rahim (serviks), pada indung telur (ovarium), dll. Rupturnya organ-organ tersebut dapat menyebabkan terjadinya perdarahan dan hal tersebut akan berisiko tinggi menyebabkan kematian bagi ibu hamil. Di Inggris sendiri diketahui bahwa 5 orang wanita meninggal setiap tahunnya akibat komplikasi dari kehamilan ektopik. Bahkan pada negara berkembang, 1 dari 10 kehamilan ektopik akan berakhir pada kematian ibu. Hingga saat ini kasus kehamilan ektopik sudah cukup sering ditemukan, yaitu sekitar 1 dari 28-329 wanita hamil mengalami kehamilan ektopik, namun penegakkan diagnosis kehamilan ektopik masih suli [...]

Atasi Mood Naik Turun Saat Hamil

Atasi Mood Naik Turun Saat Hamil

Kehamilan merupakan momen yang sangat penting dan membahagiakan dalam kehidupan seorang wanita. Namun pada sisi lain, kehamilan juga memiliki dampak psikologis.Mood swing atau perubahan emosi yang naik turun sering kali terjadi pada masa kehamilan. Tidak jarang kita jumpai kondisi ibu hamil yang terlihat fluktuatif, sesaat marah dan tak lama kemudian menangis. Apakah kondisi ini termasuk normal?Secara umum, wanita memiliki kecenderungan lebih tinggi daripada pria untuk memiliki gangguan mood dan depresi. Menurut Wharton dkk., risiko ini meningkat pada wanita apabila dikaitkan dengan naik turunnya kadar hormon estrogen selama siklus reproduksi.Lukasse dkk. juga mengatakan, sebanyak 7,4% wanita hamil mengalami stres emosional pada usia kehamilan 17 minggu dan 6% wanita hamil mengalami stres emosional pada usia 30 minggu. Pada masa kehamilan, kondisi hormonal seorang wanita berubah secara drastis. Bukan hanya hormon estrogen, namun juga hormon lain seperti progesteron, corticotropin-releasing hormone (CRH), adrenocorticotropic hormone (ACTH), dan kortisol. Stres psikologis sering dikaitkan dengan keberadaan hormon kortisol, sehingga mudah dipahami mengapa wanita hamil cenderung lebih [...]

Apakah Bahaya Jika Ibu Hamil Stres?

Apakah Bahaya Jika Ibu Hamil Stres?

Bagi para ibu hamil, sebisa mungkin menjaga diri agar tidak sampai stres. Stres ketika hamil dapat menyebabkan risiko serius terhadap bayi dan ibu sendiri. Walaupun stres adalah hal alamiah yang dapat dirasakan hampir setiap manusia di dunia, termasuk ibu hamil, menghindari stres selama kehamilan ternyata memiliki alasan tersendiri.Ketika hamil, pada tubuh seorang wanita terjadi perubahan sistem imun, sistem jantung pembuluh darah, sistem saraf dan sistem hormon. Seorang wanita hamil sendiri perlu beradaptasi dengan kondisi tubuhnya ketika hamil. Bisa dibayangkan, ketika wanita hamil kemudian mendapat cobaan dan masalah ketika dia hamil, bagaimana tangguhnya mereka bukan?Stres yang dirasakan selama kehamilan seperti gejala depresi, diskriminasi ras, kondisi hidup yang penuh tekanan, kecemasan selama kehamilan, dan stres apapun yang dirasakan selama kehamilan disebutkan memiliki hubungan dengan kelahiran prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, tekanan darah tinggi selama kehamilan, dan efek buruk kesehatan lainnya. Stres pada kehamilan tidak saja dikaitkan dengan perburukan kesejahteraan kesehatan janin namun juga kesehatan ibu hamil.Apa saja hal yang membahayakan ibu hamil [...]

Kondisi Emosi Selama Kehamilan

Kondisi Emosi Selama Kehamilan

Kesiapan untuk menjadi ibu hamil tidak hanya dituntut kesiapan secara fisik, namun juga mental. Karena sedikit banyak hal tersebut berguna untuk mempersiapkan diri dalam datangnya gejala-gejala perubahan fisik tubuh yang mempengaruhi kondisi kejiwaan sang calon ibu. Umumnya banyak perubahan yang terjadi secara fisik pada ibu hamil. Seperti perubahan bentuk tubuh dengan badan yang semakin membesar, munculnya jerawat di wajah atau kulit muka yang mengelupas. Namun satu hal yang pasti, perubahan secara mental pada ibu hamil sangat sulit ditebak dan tidak selalu sama terjadinya pada satu sama lain ibu hamil ataupun pada setiap kehamilan. Hal tersebut sedikit banyak akan mempengaruhi keadaan emosi calon ibu yang biasanya malah menimbulkan efek depresi. Terjadinya stres bisa ditandai dengan peningkatan detak jantung dan peningkatan hormon pemicu stres. Perlu diketahui bahwa setiap detak jantung ibu tentu dapat dirasakan pula oleh janin. Oleh karena itu, jika ibu sering mengalami stres, maka detak jantung semakin meningkat. Detak jantung yang semakin keras dapat mempengaruhi gerakan pada janin. Hal ini akan mengakibatkan janin akan lebih aktif bergerak-gerak di dalam rahim. Selain detak [...]

Cara Menghitung Usia Kehamilan yang Benar

Cara Menghitung Usia Kehamilan yang Benar

Penghitungan usia kehamilan memang sering kali membingungkan, bukan hanya untuk orang awam namun juga tenaga medis. Padahal, dengan mengetahui cara menghitung usia kehamilan, Anda dapat lebih memahami perkembangan atau pertumbuhan organ yang sedang terjadi pada janin, kebutuhan yang diperlukan oleh janin, dan sebagainya.Sebenarnya, tidak ada satupun pemeriksaan yang bisa memastikan berapa usia kehamilan dan kapan terjadinya kehamilan. Lalu, bagaimana kita dapat memprediksi usia kehamilan? Tenaga kesehatan biasanya menghitung usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT), yang berarti seorang wanita harus mengingat siklus haid terakhirnya. Hari pertama haid terakhir dihitung sebagai hari pertama kehamilan. Hal ini secara nalar memang kurang tepat, namun cukup memudahkan dalam praktik sehari-hari.Lebih-lebih, penghitungan usia kehamilan dengan metode HPHT akan membuat usia kehamilan 2 minggu lebih banyak dari usia kehamilan sebenarnya. Karena itu, penghitungan usia kehamilan dengan metode HPHT memiliki kemungkinan tidak akurat. Selain itu, metode HPHT mengasumsikan siklus haid 28 hari, sehingga apabila seorang wanita memiliki siklus kurang atau lebih dari 28 hari, tent [...]

Sindrom Pra-menstruasi

Sindrom Pra-menstruasi

Sindrom pre-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome) merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis dan emosi yang terkait dengan proses terjadinya siklus menstruasi wanita. Sekitar 80% - 95% persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala pramenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya. Gejala tersebut dapat diprediksi. Acapkali terjadi secara regular pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Sebagian kecil dari kalangan wanita antara usia 20 hingga 35 tahun dapat mengalami sindrom pra-menstruasi dengan sangat hebat pengaruhnya. Terkadang mengharuskan mereka beristirahat dari kesibukan rutinitias hariannya. Gangguan kesehatan berupa pusing, depresi, perasaan sensitif berlebihan. Gejala tersebut terjadi sekitar dua minggu sebelum haid dan seringkali dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. Menurut suatu penelitian, sekitar 40% kaum wanita yang berada usia kisaran 14 - 50 tahun mengalami sindrom pra-menstruasi. Bahkan survey tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan, PMS dialami 50% wanita dengan [...]

Jenis-jenis Aborsi

Jenis-jenis Aborsi

Jenis-jenis aborsi lainnya terdiri atas : Missed Abortion Abortus Terapeutik Abortus Septik Abortus Berulang Missed abortion Pada kasus missed abortion, kematian janin terjadi tanpa adanya pengeluaran dari hasil konsepsi. Alasan mengapa janin yang meninggal tidak keluar masih belum jelas. Biasanya didahului dengan tanda dan gejala abortus imminens yang kemudian menghilang spontan atau menghilang setelah pengobatan. Tes kehamilan menjadi negatif, tanda-tanda kehamilan tidak ada, dan denyut jantung janin tidak dapat terdeteksi. Abortus terapeutik Abortus yang dilakukan pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu atas pertimbangan kesehatan wanita, dimana apabila kehamilan itu dilanjutkan akan membahayakan dirinya. Misalnya pada wanita dengan kelainan jantung. Dapat juga dilakukan atas pertimbangan kelainan janin yang berat. Abortus septik Abortus spontan dapat diikuti dengan komplikasi infeksi. Infeksi dapat terjadi akibat tindakan abortus yang tidak sesuai dengan prosedur (misalnya oleh dukun). Infeksi yang terjadi pada umumnya endometritis, yang bisa berkembang menjadi parametritis dan peritonitis. Abortus berulang Abortus berulang adalah abortus y [...]

5 Penyakit Ringan yang Sering Menyerang Ibu Hamil

5 Penyakit Ringan yang Sering Menyerang Ibu Hamil

Kehamilan merupakan suatu perjalanan yang menyenangkan dan mengagumkan. Bayangkan saja seorang bayi bertumbuh di dalam rahim seorang wanita dari minggu ke minggu berikutnya sampai ia siap dilahirkan dengan seluruh kesempurnaannya.Namun di dalam perjalanan yang menyenangkan tersebut, tidak jarang timbul keluhan dan gejala kehamilan yang pada setiap wanita dapat berbeda-beda. Tingkat keparahannya pun dapat sangat berbeda pada setiap wanita.Lantas, keluhan ringan apa saja yang dapat menyertai kehamilan? Halaman berikut adalah lima penyakit ringan dapat menyertai kehamilan yang penting diketahui: 5 Penyakit Ringan yang Sering Menyerang Ibu Hamil 1. KeputihanCairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain: warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Keti [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *