Perut Kembung, Penyakit yang Sering Dianggap Masuk Angin

059225300_1412139131-01102014-obesitas.jpg

Siapa yang tidak kenal dengan masuk angin? Penyakit ini begitu populer di kalangan masyarakat. Tidak jarang, saat perut kembung dan diikuti dengan sendawa, seseorang akan langsung menyimpulkan bahwa dirinya terkena masuk angin.

Memang, perut kembung dan sendawa adalah gejala paling umum untuk masuk angin. Tetapi, tahukah Anda bahwa dalam kamus kedokteran, tidak ada istilah masuk angin. Meskipun begitu, perut kembung sebagai salah satu gejala seseorang dianggap masuk angin memang ada penjelasan medisnya.

Dilansir dari Emedicine Health, Selasa (16/12/2014), perut kembung adalah suatu kondisi dimana adanya kelebihan gas di saluran pencernaan seperti esofagus, lambung, usus kecil dan usus besar. Kelebihan gas pada saluran pencernaan tersebut dapat berasal dari dua sumber, yaitu dari peningkatan konsumsi gas dan peningkatan produksi gas.

Peningkatan konsumsi gas dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi minuman bersoda dan permen karet sehingga udara ikut tertelan. Sedangkan untuk produksi gas berasal dari sumber makanan yang dapat menghasilkan gas. Sumber makanan ini biasanya mengandung karbohidrat seperti kacang, bawang dan anggur merah.

Jadi, sebab perut kembung yang dianggap sama dengan masuk angin tersebut bukanlah berasal dari angin yang masuk dari luar ke dalam butuh sebagaimana yang dipahami sebagai “masuk angin”. Lalu, bagaimana mengatasi perut kembung?

Untuk dapat mengatasi perut kembung, maka terlebih dahulu harus diketahui apa penyebab perut kembung tersebut.

Sebelumnya telah dijelaskan beberapa sebab dari perut kembung. Jika perut kembung disebabkan karena mengonsumsi makanan tertentu, maka cara mengatasinya adalah dengan tidak mengonsumsi makanan itu dalam waktu tertentu.

Meskipun begitu, secara umum untuk mengatasi perut kembung seseorang dapat menggunakan obat tertentu. Obat untuk mengatasi perut kembung adalah obat yang mengandung zat simetikon, yaitu zat yang dapat melarutkan gelembung gas. Zat ini dapat ditemukan di semua obat mag.

Hal yang perlu diketahui, perut kembung juga mungkin saja merupakan gejala awal dari penyakit lain yang lebih serius. Misalnya penyakit tifus, liver bahkan usus buntu.

Untuk itu, jika perut kembung tidak kunjung sembuh dan justru bertambah parah, atau jika perut kembung diikuti dengan muntah, diare, turunnya berat badan atau ada darah saat BAB, maka sebaiknya Anda segera ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Muda, Tampak Sehat Tiba-tiba Jantung Berhenti, Kenapa?

Muda, Tampak Sehat Tiba-tiba Jantung Berhenti, Kenapa?

Meski usia masih muda, tak ada salahnya rutin memeriksakan kesehatan yang mencakup elektrokardiogram (EKG). Terlebih, bila memiliki keluarga dengan riwayat kematian jantung mendadak (Sudden Cardiac Death). Dengan cara sederhana ini, Anda akan terhindar dari kondisi serupa."Jangan tunda skrining bila Anda memiliki anggota keluarga dengan riwayat SCD ini. Usahakan untuk melakukan skrining yang mencakup EKG di bawah usia 35 tahun. Itu jauh lebih baik," kata Ahli Jantung dan Electrophysciologist dari Asian Heart & Vascular Centre, Gleneagles Medical Centre Singapore, Dr. Jeremy Chow, MBBS, MRCP(UK), MRCP(London), M.Med (Int Med), FAMS dalam temu media di Novotel Mangga Dua Square, Jakarta, ditulis Rabu (30/4/2014).Selama ini, kata dia, orang muda kerap menganggap remeh gaya hidup sehat. Merokok dan mengonsumsi alkohol, masih dianggap biasa. Padahal, kematian jantung mendadak mengintai mereka. Memang, sampai saat ini kasus kematian jantung mendadak yang menerpa orang sehat dan berusia muda (di bawah usia 40 tahun) masih terbilang langka. Bukan berarti, serangan itu tidak bisa menghampiri Anda secara tiba-tiba.Dr Jeremy menjelaskan bahwa SCD menggambarkan kematian alami yang tidak te [...]

Polusi Terkait dengan Autis dan Skizofrenia yang Tinggi

Polusi Terkait dengan Autis dan Skizofrenia yang Tinggi

Satu lagi bukti adanya hubungan antara paparan polusi dan autisme serta skizofrenia. Setelah penelitian yang pernah dipublikasikan dalam JAMA Psychiatry menemukan bahwa anak-anak yang tinggal di daerah berpolusi tinggi didiagnosis dengan gangguan perkembangan saraf dan mengarah autisme. Sekarang, peneliti dari University of Rochester menemukan mekanisme biologis yang dapat menjelaskan bagaimana polusi menempatkan orang pada risiko tinggi autisme dan skizofrenia. "Dari sudut pandang toksikologi, sebagian besar fokus penelitian adalah polusi udara pada sistem cardiopulmonary--jantung dan paru-paru. Jadi saya pikir polusi dapat menambah risiko gangguan perkembangan saraf seperti autisme," kata penulis studi yang juga profesor kedokteran lingkungan di University of Rochester, Deborah Cory-Slechta. Penelitian yang diterbitkan dalam Environmental Heath Perspectives mencatat, tikus yang terkena paparan polusi mengalami kritis perkembangan otak. Dalam empat jam selama empat-hari, tikus yang sering terkena polusi mengalami perubahan perilaku. Hal ini jauh bila dibandingkan dengan tikus yang hidup di lingkungan bersih."Kami melihat perubahan dalam tingkat aktivitas dan memori pada laki-la [...]

Cara Mudah Hidup Bahagia

Cara Mudah Hidup Bahagia

Sebagai manusia normal, perasaan atau pikiran benci, dendam, tidak mampu, gagal dan hal negatif lain pasti pernah muncul dalam benak seseorang. Namun jangan lama-lama pelihara perasaan dan pikiran negatif dalam diri Anda, yang rugi Anda sendiri. Lebih baik buang jauh-jauh pikiran negatif dan datangkan pikiran positif. Anda akan bahagia. ?Membuang pikiran negatif itu penting. Supaya pikiran tak dipenuhi dengan pikiran negatif. Pikiran negatif akan membawa dampak dalam kehidupan negatif juga. Sedangkan ketika membina pikiran positif hasil positif akan didapat dalam kehidupan,? terang dokter Stephanus Nurdin yang juga praktisi medical hypnotherapy. Menurut dokter yang kerap disapa Ivan ini, untuk menghilangkan pikiran negatif, Anda hanya perlu menggantikan kalimat atau pikiran negatif menjadi afirmasi atau kalimat dan pikiran positif. Misalnya hindarkan kata jangan, tidak, dan akan. Selain itu, rileksasi di malam hari juga bisa melepaskan pikiran negatif. [...]

PR Penting Menkes Nila Moeloek

PR Penting Menkes Nila Moeloek

Mantan Wamenkes RI, Ali Ghufron Mukti, berpesan kepada Menkes Nila Moeloek yang baru dilantik agar dapat menekan angka kematian ibu dan anak. Permintaan Ali Ghufron kepada penerusnya ini karena melihat jumlah angka kematian ibu dan anak saat ini makin tinggi dalam lima tahun terakhir. Bila sebelumnya jumlah angka kematian ibu dan anak hanya 228 per 100.000 kelahiran hidup, namun pada tahun 2013 lalu melonjak menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup. Ghufron menyebut banyak faktor yang menjadikan angka kematian ibu dan anak semakin tinggi. Yaitu tidak berjalannya penerapan program kebijakan kesehatan di tingkat daerah, minimnya fasilitas dan tenaga kesehatan, buruknya infrastruktur dan makin banyaknya perempuan yang menikah dibawah umur 19 tahun. ?54 persen perempuan menikah dibawah 19 tahun,? kata Ghufron kepada wartawan usai membuka konferensi Neuropsychologi di Grha Sbaha Pramana UGM, Rabu (29/10/2014).Menurut Ghufron, penyebab ibu yang meninggal saat melahirkan karena tiga faktor utama yakni pertama keterlambatan pembuatan keputusan untuk menentukan tempat kelahiran yang masih ditentukan oleh orang tua. Kedua, hambatan akses jalur transportasi dan keterlambatan penanganan ten [...]

Kematian Kanker Anak pada 2030‏ Bisa Capai 13,1 Juta

Kematian Kanker Anak pada 2030‏ Bisa Capai 13,1 Juta

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyayangkan bila penanganan kanker pada anak terlambat dan menyebabkan kematian. Pasalnya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, 7,6 juta kematian dunia disebabkan kanker pada anak. Dan bila hal ini tidak dikendalikan, jumlah kematian kanker anak akan membengkak hingga 13,1 juta jiwa pada 2030. "Data kanker menunjukkan jumlah kasus kanker baru meningkat. Pada 2008, ada 12,7 juta kasus baru dengan 7,6 juta kematian. Kini, kasus baru kanker mencapai 14,1 juta dengan 8,2 juta kematian. Ini disebabkan oleh datangnya mereka pada tahap akhir dan rata-rata dari keluarga kurang mampu," kata Menkes di sela-sela acara peresmian layanan kesehatan kanker gratis oleh Tahir Foundation bersama RS Mayapada di Jakarta, Senin (26/5/2014). Menkes juga menyesalkan, fasilitas kesehatan untuk kanker hanya bisa dijangkau di kota-kota besar seperti Jakarta. Sehingga hal ini memperlambat proses pengobatan dan pasien datang pada stadium lanjut. "Keponakan saya leukemia tapi cepat ditangani dan kini telah sembuh. Yang saya khawatirkan, anak Indonesia sekarang lebih takut periksa karena tidak ada biaya. Memang betul tidak murah. Untuk pengobatannya saja bisa sam [...]

5 Pilihan Junk Food yang Sehat

5 Pilihan Junk Food yang Sehat

Junk Food atau makanan cepat saji merupakan makanan yang paling susah dihindari di dunia saat ini. Kenikmatan rasa dari makanan ini membuat kita terlena dan tak lupa akan bahaya makanan ini. Terutama, pada yang berusia di antara 20-30 tahun, junk food menjadi pilihan cepat agar meminimalisir waktu makan. Usirlah rasa khawatir dari otak Anda. Berikut beberapa pilihan junk food yang sehat seperti yang dilansir dari laman Boldsky, Jumat (26/12/2014): 1. Salad Potongan daging ayam atau sapi dan beberapa jenis sayuran merupakan nutrisi yang baik. Semakin banyak sayuran dalam salad akan semakin membuat Anda kenyang dan sehat. 2. Wraps Makanan asal India ini menjadi salah satu junk food yang sehat. Tak perlu khawatir dengan banyaknya daging atau keju karena akan diimbangi dengan bentuknya yang cukup kecil, bungkus roti, dan banyaknya sayuran. 3. Sandwich Memesan sandwich dengan roti gandum , selada, tomat, dan sedikit daging sebagai tambahan rasa asin bisa menjaid pilihan junk food sehat. 4. Vegetarian Selalu ada pilihan untuk para vegetarian, sekali pun untuk junkfood. Jika memiliki burger misalnya, pilihanya vegetarian burger. Mungkin akan terasa bosan bagi [...]

Kebanyakan Peserta JKN Derita Gangguan Kolesterol

Kebanyakan Peserta JKN Derita Gangguan Kolesterol

Sebuah jajak pendapat yang melibatkan 681 responden di 20 Provinsi oleh Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKEKK FKM UI) cukup menarik. Peneliti mengungkapkan penderita penyakit kronis dan kolesterol cenderung agresif mendaftar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).Seperti disampaikan Ketua PKEKK FKM UI, Prof. Dr. Hasbullah Thabrany, MPH, DrPH bahwa ada kecenderungan mereka yang sakit paling agresif mendaftar JKN di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karena manfaatnya."Mereka yang punya penyakit lebih agresif. Tapi nggak apa-apa lah, JKN ini kan jaminan kesehatan untuk mereka," kata Hasbullah saat temu media di bilangan Menteng, Jakarta, Kamis (18/12/2014).Prof Hasbullah menerangkan, dari variabel penyakit, mereka yang mendaftar JKN cenderung memiliki penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, kanker, jantung, astma, dan kolesterol tinggi hingga 71 persen.Sebelumnya, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Irfan Humaedi menyampaikan bahwa saat ini BPJS tengah menarik orang sehat agar mau mendaftar sehingga mereka dapat terjamin kesehatannya. [...]

USAID Sumbang Kursi Roda untuk 40 Penderita Difabilitas Kursi

USAID Sumbang Kursi Roda untuk 40 Penderita Difabilitas Kursi

Salwa, bocah penederita Cerebral Palsy (CP) asal Banjarsari, kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terlihat bahagia saat duduk di kursi roda barunya. Siswa kelas 3 sekolah dasar yang datang bersama ibunya, mendapat bantuan kursi roda yang dimotori oleh United States Agency of Internasional Development (USAID), bekerjasama dengan United Cerebral Palsy (UCP) Indonesia, di gedung BLK Dinsostranakertrans Banyumas, Rabu (22/10/2014). Salwa sejak lahir dinyatakan mengidap gangguan fungsi motorik akibat kelainan pada saraf otaknya itu. "Sebetulnya waktu umur dua tahun, Salwa mulai belajar berjalan seperti kebanyakan balita. Tapi kemudian dia terjatuh dan sakit panas tinggi. Sejak itu, kedua kakinya terlalu kaku untuk melangkah," kata Darini. Suwartono, Kasi rehabilitasi Sosial Dinsosnakertrans Banyumas mengatakan, tahun ini pihak UCP kembali memberikan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas di Banyumas. Menurutnya, program yang bertajuk Wheels for Humanity yang diusung UCP kali ini, menjadi tindak lanjut program sebelumnya. UCP melalui Dinsosnakertrans mengundang 40 orang penerima yang sebelumnya sudah didata pihak dinas. "Mereka adalah orang-orang yang sebelumn [...]

Apa yang Bikin Orang Kabur dari Rumah?

Apa yang Bikin Orang Kabur dari Rumah?

Masalah keluarga bisa membuat seseorang meninggalkan rumahnya. Biasanya cara ini dipilih seseorang karena panik dan tak berpikir dampaknya terhadap keluarga.Masih ingatkah dengan kasus `hilangnya` Financial Planner Alemantis atau akrab disapa Titis (39) serta Siswa Al Azhar 8 Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat, Muhammad Afla Hervian (14), saat diantar ke sekolah. Keduanya ternyata tak diculik melainkan kabur ke tempat lain karena masalah keluarga.Psikolog Lembaga Terapan Psikologi UI Muhammad Rizal, Psi mengatakan, seseorang yang kabur dari rumahnya tak hanya karena satu faktor. "Saya tak bisa bilang ini single factor yang menjadi penyebabnya, tapi harus lihat case by case," kata Rizal saat dihubungi Liputan6.com, seperti ditulis Jumat (21/2/2014).Menurut Rizal, seseorang kabur dari rumah bisa karena banyak alasan. Bisa saja orang tersebut karena malu dengan keluarganya, ingin menenangkan diri atau ingin menghilangkan jejak."Bisa karena panik karena tak bisa berpikir secara rasional, yang muncul upaya menyelamatkan diri," ujarnya.Rizal mengatakan, langkah `kabur` itu umumnya refleksnya yang bekerja, bukan logikanya untuk melindungi dirinya."Dalam situasi itu, dia tidak berpikir ada [...]

Cara Praktis Pilih Bra yang Tepat Ukuran

Cara Praktis Pilih Bra yang Tepat Ukuran

Hampir setiap wanita kesulitan menemukan bra yang pas. Wanita terkadang terlalu malu menghabiskan waktu berlama-lama untuk mencoba bra. Akhirnya, wanita memakai bra yang tak pas dan ini tak hanya buruk untuk estetika tapi juga kesehatannya.Bra yang tak pas bisa merusak jaringan payudara Anda. Dan jika tak mendukung dengan benar, Anda bisa mengalami masalah punggung, terutama yang memiliki payudara besar. Wanita jadi membentuk lekukan besar di bahunya dan tekanan konstan bisa menyebabkan migrain. Selain itu, bra yang tak pas bisa merobek ligamen di dalam payudara.Ini sebenarnya tak hanya soal ukuran dan cup. Payudara juga memiliki berbagai ukuran."Bra yang menutup seluruh jaringan payudara akan mengubah kehidupan mereka," kata Anya Merryfield, Brand Manager di Rose and Thorne Lingerie seperti dikutip IndiaHealth, Kamis (9/1/2014).Berikut beberapa tips yang bisa membantu wanita menemukan bra yang pas:1. Bra yang tepat harus pasTapi bukan berarti harus terlalu ketat. Anda harus bisa memasukkan dua jari di bawah band (tali lebar yang melingkarkan bra dari depan atau dada ke belakang atau punggung) untuk kenyamanan. Jika bagian belakang bra naik ke atas atau tali bahu turun sepanjang ha [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *