Ramuan Penghancur Batu Ginjal

83.-Pencangkokan-Ginjal-bukan-Penjamin-Kesembuhan-Total-Pasien-Gagal-Ginjal.jpg

Bersyukurlah jika sampai saat ini Anda tidak bermasalah saat buang air kecil. Bersarangnya batu di ginjal sebagai salah satu sumber masalah sebaiknya memang dicegah. Beragam tanaman obat yang mudah dijumpai di sekitar kita, bisa dimanfaatkan.

Siapa pun pasti tak ingin merasakan perih saat buang air kecil sebagai salah satu pertanda ada batu yang bersarang di ginjal. Kalau keadaan itu sudah terjadi, konsultasi ke dokter ahli sudah pasti harus segera dilakukan. Keluhan dan gangguan saat buang air kecil sebenarnya bisa dicegah. Salah satunya dengan memanfaatkan beragam ramuan herba atau tanaman berkhasiat obat secara teratur.

Saat ini banyak tanaman obat yang terbukti mampu mengurangi atau setidaknya sebagai pelengkap pengobatan batu ginjal oleh dokter. Berdasarkan beberapa penelitian atau uji klinis yang pernah dilakukan, beberapa tumbuhan diyakini bermanfaat sebagai solusi alami gangguan batu ginjal. Di antaranya daun tempuyung (Sonchus arvensis L.), daun kumis kucing (Orthosiphom stamineus Benth), daun keji beling (Strobilanthus crispus Bl), akar alang-alang (Imperata cylindrica), dan daun pegagan (Centella asiatica).

Fungsi ginjal sangat kompleks dan vital meliputi filtrasi, ekskresi, sekresi, dan hormonal, yang semuanya berlangsung secara simultan melalui mekanisme pengaturan sendiri (homeostasis). Karena itu, jika ginjal terganggu, berarti masalah kesehatan yang serius tengah menghadang.

Sejak Mesir Kuno
Ahli Hipetensi dan Ginjal dari RS Cikini Dr. Tunggul D. Situmorang, Dipl./M.Med Si, Sp.PD-KGH, menjelaskan bahwa penyakit batu ginjal (urolitiasis) sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno.

Namun, hingga kini penyebab persisnya belum dapat diketahui secara pasti. Batu ginjal lazimnya terjadi karena pembentukan zat penyusun batu lebih banyak ketimbang yang dilarutkan. Itu terjadi karena adanya faktor yang menyebabkan kristalisasi dari zat-zat itu dan adanya kelainan yang menyebabkan kristal-kristal berkumpul menjadi satu.

Biasanya batu yang terdapat dalam saluran kemih berupa kalsium oksalat, kalsium fosfat, asam urat, atau campuran dari senyawa itu. Gejala penderita batu kandung kemih adalah adanya rangsang sakit pada waktu buang air seni, serta di dalam air seni terdapat batu halus, sehingga menimbulkan bercampurnya air seni dengan darah.

Hingga saat ini pengobatan konvensional untuk batu kandung kemih masih belum memuaskan. Jalan keluar dengan pembedahan maupun pemecahan batu menggunakan teknologi modern masih mahal. Karena itu, boleh saja memilih jalur alami dengan menggunakan beragam ramuan herbal.

Beberapa penelitian in vivo (di dalam tubuh hidup) maupun in vitro (di laboratorium) juga telah dilakukan terhadap beberapa tanaman obat yang memilki manfaat peluruh air seni dan penghacur batu kandung kemih. Penelitian in vitro membuktikan, infus daun tempuyung dapat melarutkan kolesterol, kalsium oksalat, dan asam urat ginjal (Widodo, 1987).

Penelitian lain, juga secara in vitro, dilakukan dengan merendam batu ginjal pada ekstrak tempuyung selama enam jam. Ternyata proses itu dapat melarutkan batu ginjal penderita yang diidentifikasi sebagai kalsium oksalat (H. Giri, 1988).

Sementara itu, penelitian Rusdeyti (1985) menunjukkan, infus daun tempuyung yang diberikan kepada kelinci jantan ternyata dapat meningkatkan pengeluaran air seni (efek diuretik). Infus ini juga dapat mencegah pembentukan batu kandung kemih buatan pada tikus (B. Wahjoedi, 1986).

Penelitian lain dilakukan terhadap 23 pasien penderita batu kandung kemih yang diberi ekstrak air daun kumis kucing. Hasilnya, 40 persen pasien mengalami penurunan ukuran batu kandung kemih sebesar 0,5 cm, dan 20 persen merasakan hilangnya sakit (Muangmun W., 1984).

Daun kumis kucing mengandung kalium, saponin, dan glikosida orthosiphon. Untuk diuretik, sebaiknya digunakan daun kumis kucing muda. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Harini NKDK (1989), yang meneliti efek diuretik daun kumis kucing muda dan tua.

Keji Beling
Peluruh batu ginjal lainnya, keji beling, merupakan tanaman semak, tingginya dapat mencapai 1-2 m. Secara empiris, herbal ini digunakan untuk diuretik, disentri, wasir karena mengandung kalium dan silikat. Secara in vitro, infus daun keji beling terbukti dapat melarutkan batu saluran kemih (Murwoto, Yusuf M., 1981).

Uji coba pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak daun keji beling dosis 16,5 mg/kg dapat mencegah pembentukan batu kandung kemih buatan (Wahjoedi B., 1992). Penelitian lain menunjukkan, daun keji beling juga berkhasiat atau berefek diuretik (Sarjono O.S., 1989).

Selanjutnya, akar alang-alang mengandung kalium. Nainggolan L. (1994) melakukan uji diuretik dengan memberikan infus akar alang-alang pada hewan uji tikus. Hasilnya, pengeluaran air seni meningkat sebanding dengan volume pengeluaran air seni akibat pemberian HCT (diuretik).

Secara in vitro pernah dilakukan perendaman batu kandung kemih manusia menggunakan larutan estrak air akar alang-alang. Larutnya batu kandung kemih itu ditunjukkan dengan mengukur kadar kalsium yang terlarut (Retno E., 1997). Hasilnya, akar alang-alang dinyatakan dapat melarutkan batu kandung kemih. Pegagan diyakini bermanfaat sebagai peluruh air seni, antibiotik (membunuh kuman), dan antipiretik (menghilangkan demam).

Karena sifatnya hanya pelengkap pengobatan modern, sikap peduli kesehatan tetap diperlukan. Di antaranya membiasakan diri minum air sebanyak-banyaknya serta menghindari kebiasaan sering menahan buang air kecil (lebih dari satu jam) dan makan jeroan. Jangan lupa, cukup olahraga.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Indonesia Konsisten Angkat Jamu dalam Sistem Kesehatan Nasional

Indonesia Konsisten Angkat Jamu dalam Sistem Kesehatan Nasional

Menilik hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 sekitar 30,4 persen rumah tangga di Indonesia memanfaatkan pelayanan kesehatan tradisional di antaranya 77,8 persen rumah tangga memanfaatkan jenis pelayanan kesehatan tradisional keterampilan tanpa alat, dan 49,0 persen rumah tangga memanfaatkan ramuan. Pelayanan kesehatan tradisional ramuan juga dikenal luas di Indonesia sebagai Jamu dan secara empiris digunakan dalam upaya promotif, preventif bahkan selanjutnya berkembang ke arah kuratif dan paliatif. "Indonesia secara konsisten mengangkat kesehatan tradisional ke dalam Sistem Kesehatan Nasional.? Dalam meningkatkan pemanfaatan obat tradisional utamanya Jamu, Indonesia telah memiliki berbagai regulasi dan kebijakan mengenai pengobatan tradisional," ujar Kepala Balitbangkes, Prof. Tjandra Yoga Aditama, Sabtu (14/6/2014). Regulasi yang ada juga diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan No. 003 tahun 2010 tentang Saintifikasi Jamu yang antara lain mengatur penyediaan data dan informasi tentang jamu untuk mendukung Jamu evidence based decision making dalam upaya pengintegrasian Jamu dalam pelayanan kesehatan.Program Saintifikasi Jamu atau Scientific Based Jamu [...]

Cara Mudah Bersihkan Komedo dengan Buah Mangga

Cara Mudah Bersihkan Komedo dengan Buah Mangga

Komedo sulit dihilangkan. Bahkan seseorang rela sakit-sakitan demi menghilangkan bintik-bintik hitam di sekitar hidung ini. Contohnya saja dengan menggunakan alat yang yang mencabut satu per satu komedo. Padahal, ada cara yang terbilang sederhana, tanpa sakit, dan murah dengan menggunakan buah mangga.Caranya cukup campurkan satu sendok teh mangga yang sudah dihaluskan dengan setengah sendok teh susu dan madu. Lalu, oleskan campuran ini pada permukaan hidung yang terdapat komedo dan gosok dengan lembut hingga merata. Biarkan selama 30 menit dan bilaslah dengan air hangat. Dengan begitu, Anda dapat melihat perbedaan yang cukup nyata.Seperti dilansir laman Health Me Up, Senin (26/5/2014), selain untuk membersihkan komedo, buah berwarna kuning kehijauan yang mengandung vitamin A dan C itu berguna juga untuk menunda penuaan dan pigmentasi karena melindungi kulit terhadap radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker kulit.Selain itu, mangga dapat membantu mencegah terjadi jerawat dan pelembab alami untuk kulit, dapat mengencangkan kulit dan meminimalkan munculnya pori-pori besar. [...]

Jadi, Kedelai Itu Menyehatkan atau Bikin Kanker?

Jadi, Kedelai Itu Menyehatkan atau Bikin Kanker?

Kedelai yang dibuat dari tanaman kedelai beberapa tahun terakhir memang menjadi perdebatan di kalangan medis. Karena sejumlahpenelitian menyebutkan, konsumsi rutin kedelai terkait dengan kanker pada wanita. Sebaliknya, menilik dari manfaat gizinya, kedelai kaya omega-3, vitamin B, seng, besi, lemak tak jenuh, serat, fitokimia dan antioksidan yang bisa mengurangi risiko kanker.Seperti disampaikan pakar urologi dari Lenox Hill Hospital di New York City, Dr David B. Samadi bahwa kedelai mengandung isoflavon, yang di dalam tubuh diubah menjadi fitoestrogen. Masalahnya, fitoestrogen mirip dengan hormon estrogen yang dimiliki wanita."Namun, efek dari kedelai yang kontroversial, bisa memicu aktivitas sel kanker dan membloknya. Kedelai dapat melakukan keduanya. Karena estrogen manusia dan kedelai melalui phytoestrogen (fitoestrogen) sangat mirip. Sel-sel manusia juga tidak bisa membedakan antara keduanya. Beberapa peneliti percaya bahwa fitoestrogen kedelai dapat menyebabkan pertumbuhan kanker payudara karena kesamaannya dengan estrogen manusia. Di sisi lain, beberapa percaya kedelai dapat mencegah kanker payudara," jelasnya, seperti diberitakan Foxnews, Kamis (20/11/2014).Kontroversi kede [...]

Jamu Hipertensi dan Asam Urat Berhasil Dikembangkan Secara Ilmiah

Jamu Hipertensi dan Asam Urat Berhasil Dikembangkan Secara Ilmiah

Salah satu tugas Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan adalah meneliti dan mengembangkan jamu, tanaman obat dan obat tradisional.Secara historis, pemanfaatan pelayanan kesehatan tradisional telah berlangsung lama di Indonesia dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan hingga saat ini. Perkembangannya sejalan dengan kebutuhan masyarakat dalam pemeliharaan dan peningkatan kesehatan (health promotion) serta pengobatan dan pencegahan penyakit (prevention and disease cure). "Sekarang ini, Balitbangkes sudah berhasil menyediakan dua Jamu Scientific (secara ilmiah) yaitu untuk hipertensi ringan dan asam urat. Pada tahun 2014 direncanakan akan diperoleh tambahan 3 Jamu Scientific, yaitu osteoartritis, haemorroid dan dispepsia," ujar Kepala Balitbangkes Prof. Tjandra Yoga, Sabtu (14/6/2014). Sampai saat ini baru diuji 24 formula jamu untuk menjadi kandidat formula jamu saintifik, yaitu 19 formula jamu untuk uji klinik pre-post dan 5 formula jamu untuk uji klinik multicenter. [...]

3 Bahan Pengontrol Gula Darah

3 Bahan Pengontrol Gula Darah

Diabetes mellitus adalah suatu kondisi di mana glukosa dalam darah atau kadar gula meninggi secara abnormal. Untuk mengatur tingkat gula darah, insulin kerap dibutuhkan oleh para diabetesi.Selain insulin dan obat sintentis, ada suplemen dan herbal yang menurut berbagai penelitian dapat membantu menurunkan gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi tekanan darah tinggi, serta kolesterolBerikut beberapa jenis bahan-bahan alami yang dapat digunakan seperti dikutip Health Me Up, Kamis (1/5/2014) Teh hijauAntioksidan yang ada di dalam secangkir teh hijau, dapat menurunkan kadar glukosa, mengatur kadar kolesterol dalam tubuh, dan memerkuat sistem kekebalan tubuh. Teh hijau dikemas dengan kalium, vitamin C, fluor, vitamin B, dan yodium yang dapat membantu memerangi diabetes.Cuka apelPara ahli menyarankan, kadar glukosa pada diabetesi dapat berkurang sebesar 50 persen jika rutin mengonsumsi 2 sdm cuka yang berasal dari sari apel sebelum makan. Cuka memiliki sifat dapat mempertahankan kadar glukosa tubuh segera setelah makan.KarelaKarela dapat merangsang pankreas, hati, dan limpa yang dapat mengatur tingkat gula darah. Selain itu, karela juga dapat membuat metabolisme par [...]

9 Alasan Kenapa Liza Natalia Doyan Ngemil Seledri

9 Alasan Kenapa Liza Natalia Doyan Ngemil Seledri

Seperti Jennifer Aniston dan Gwyneth Paltrow, aktris dan instruktur zumba Liza Natalia ternyata gemar mengonsumsi seledri sebagai kudapan. Menurut pemeran FTV Enyak Gue Dangduter ini, seledri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. "Saya suka nyemil seledri yang batangnya besar, dipake mayonaise. Enak banget itu. Kalau mau pakai saus sambal juga enak. Itu kan cemilan bermanfaat yang bisa bantu tingkatkan daya tahan tubuh, detoks, banyak deh manfaatnya," kata wanita kelahiran Jakarta, 18 Februari 1976 pada Liputan6.com. Sebelumnya, para pakar kesehatan setuju bahwa seledri memiliki banyak manfaat kesehatan. Seperti dikutip Care2, Selasa (13/5/2014) misalnya, beberapa manfaat seledri sebagai berikut: 1. Mengandung sedikit kalori Satu tangkai besar mengandung hanya 10 kalori. Jadi, tunggu apalagi tambahkan seledri ke dalam daftar belanjaan Anda dan menikmatinya di salad atau sup. 2. Seledri mengurangi peradangan Jika Anda menderita nyeri sendi, infeksi paru-paru, asma, atau jerawat, makan lebih banyak seledri akan sangat membantu. 3. Mengurangi stres Ya, mineral dalam seledri, terutama magnesium, dan minyak esensial di dalamnya pernah diteliti dapat menenangkan sistem saraf ya [...]

Atasi Kerutan dan Selulit dengan Minyak Zaitun

Atasi Kerutan dan Selulit dengan Minyak Zaitun

Semakin bertambah usia, kerutan pada wajah semakin terlihat dan membuat banyak wanita tidak percaya diri. Tak heran bila banyak yang menghabiskan dana lebih untuk memperlambat proses penuaan dini.Menurut anak dari cucu Raja Surakarta Hadiningrat ke-10 Sri Susuhunan Paku Buwono X l sekaligus Presiden Direktur PT. Mustika Ratu, Tbk, Putri Kuswisnu Wardani, merawat kecantikan tidak butuh biaya mahal. "Saat ini semua orang sepertinya ingin kembali ke perawatan alami dengan menggunakan tanaman herbal agar tubuh fit dan cantik. Tidak perlu mahal supaya cantik. Smakin bertambah usia, kerutan kan semakin terlihat nah biasanya orang Keraton itu menggunakan minyak zaitun," kata Putri, ditulis Jumat (21/2/2014).Putri yang sudah terbiasa dengan perawatan tubuh tradisional asli Keraton Solo ini mengatakan penggunaan minyak zaitun secara rutin dapat menghilangkan kerutan dan selulit."Biasanya kalau kerutan itu bisa membuat selulit semakin terlihat. Nah pakai minyak zaitun setelah mandi. Biasanya pemakaiannya itu pagi dan malam hari secara rutin," kata Putri.Minyak zaitun memiliki kandungan utama yaitu vitamin E dan oleic acid, yang keduanya memiliki banyak khasiat untuk kulit. Oleic acid dapat m [...]

Mana Lebih Sehat, STMJ atau Susu Jahe?

Mana Lebih Sehat, STMJ atau Susu Jahe?

Bertahun-tahun mungkin kita mengetahui berbagai minuman untuk menambah stamina seperti Susu Telur Madu Jahe (STMJ) atau susu jahe. Tapi tahukah Anda kalau ternyata STMJ mengandung protein yang sulit dicerna tubuh.Seperti disampaikan Pakar Herbal dan Konsultan Herbal sekaligus Bussiness Development Director PT Deltomed Laboratories, Dr Abrijanto SB bahwa yang merusak komponen atau manfaat dalam minuman tradisional seperti STMJ adalah telurnya. Telur mentah yang dikocok bersama susu, madu dan jahe jadi hilang manfaat kesehatannya. "Putih telur itu ada albuminnya. Albumin merupakan sumber protein yang sulit diserap tubuh jika dikonsumsi mentah. Telur itu baiknya dimasak dulu. Sayang sekali kan kalau diminum, manfaat jahe dan lainnya jadi hilang," kata Abrijanto, ditulis Jumat (11/7/2014). Berbeda dengan STMJ, menurut Abrijanto, susu jahe lebih baik dikonsumsi kalau memang Anda butuh stamina dalam beraktivitas. Tapi perlu diperhatikan, jahe sebaiknya tidak dimasak dengan suhu terlalu panas atau air mendidih. Cukup dimasak dengan suhu sekitar 60-80 derajat celsius, minuman jahe bisa menambah stamina, mengurangi mual bagi ibu hamil, dan meringankan radang tenggorokan. [...]

Hilangkan BT Kala Haid, Coba Bunga Saffron!

Hilangkan BT Kala Haid, Coba Bunga Saffron!

Bunga safron rasanya kurang begitu dikenal dan masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun di Amerika, bunga yang terkenal mahal ini sudah dimanfaatkan sebagai rempah-rempah penggugah selera dalam berbagai masakan.Dan ternyata, manfaat bunga safron tidak hanya mampu membuat makanan lezat. Menurut penelitian Iran?s Roozbeh Psychiatric Hospital di Tehran University of Medical Sciences, safron baik untuk para wanita yang kerap mengalami sindrom pramenstruasi (PMS). Pada masa seperti ini para wanita kerap mengalami BT atau yang disebut BT (bad temper), galau atau mood jelek."Bunga yang hanya memiliki putik sedikit ini dapat mengurangi gejala depresi dan sindrom pramenstruasi (PMS) yang umumnya dialami wanita di kala haid," kata Shahin Akhondzadeh, Ph.D dikutip Eatingwell, Sabtu (15/3/2014).Para ilmuwan ini meneliti dengan melibatkan 50 wanita yang kerap mengalami gangguan PMS. Mereka diberi dua kapsul yakni safron dan plasebo masing-masing ukuran 15 mg. Pada siklus menstruasi pertama, mereka diberi kapsul saffron dan siklus yang kedua diberikan plasebo. Lebih dari tiga perempat wanita melaporkan penurunan gejala PMS dengan intensitas lebih besar ketika mengonsumsi kapsul saffr [...]

Rumus 4T + 1W dalam Konsumsi Obat Herbal

Rumus 4T + 1W dalam Konsumsi Obat Herbal

Berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010, 59,12 persen penduduk Indonesia pernah mengonsumsi jamu dan obat herbal untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa obat herbal juga memiliki efek yang perlu diwaspadai. Karena itu, dalam penggunaannya, masyarakat diminta untuk memenuhi kaidah 4T + 1W. Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU dr. Soetomo, Surabaya, dr. Arijanto Jonosewoyo, Sp. PD menjelaskan, 4T+1W artinya empat tepat dan satu waspada. "Tepat penggunaan, tepat pemakaian, tepat jenis obat herbal, tepat dosis dan cara pemberian serta waspada efek samping," kata Arijanto dalam acara 'The 1st Health Natural Wellnes Symposium' di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Sabtu (5/4/2014) Misalnya, ketika pasien memilih untuk mengonsumsi obat herbal, dokter memiliki kewajiban untuk memberitahu apakah obat yang aman untuk dikonsumsi sesuai penyakitnya, dan seberapa banyak dosisnya. "Sekarang, pasien memiliki hak untuk memilih obat herbal atau obat kimia, menggunakan informed choice. Ketika ada pasien yang tidak ingin mengonsumsi obat kimia, dokter harus memberitahu jenis-jenis obat herbal apa saja yang cocok agar dapat dikonsumsi [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *