Resolusi 2015, Diet Lebih Keras

diet-tips-130929b.jpg

Tahun sudah berganti dan sudah saatnya Anda membuat resolusi kesehatan di tahun yang baru ini. Salah satu resolusi yang mungkin bisa Anda lakukan adalah memulai kembali menurunkan berat badan.

Meskipun dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012 dan diterbitkan dalam Journal of Clinical Psychology menyebutkan bahwa hampir 40 persen orang yang membuat resolusi penurunan berat badan gagal, tapi sekitar 8 persennya mengatakan berhasil.

“Kesalahan utama orang membuat resolusi adalah mereka mencoba untuk membuat perubahan terlalu besar. Padahal perubahan besar juga butuh usaha besar menjalaninya. Sedangkan banyak orang tidak menjalaninya dnegan serius. Jadi penting untuk jujur ??dengan diri sendiri dan membuat perubahan gaya hidup semampu yang Anda lakukan,” kata dokter spesialis obesitas yang juga asisten profesor psikiatri di Icahn School of Medicine di New York City, Christopher Ochner, PhD.

Untuk itu, Ochner sendiri menyarankan untuk melakukan perubahan kecil terlebih dahulu sebelum memaksakan diri harus kurus dalam beberapa hari.

“Coba mulai dari disiplin diri untuk mencoba makan teratur dan makan dalam porsi kecil dan sering. Serta ganti kebiasaan makan makanan lemak jenuh dan berhenti merokok dan minum alkohol,” tuturnya, seperti dikutip laman Everydayhealth, Selasa (31/12/2013).

Ochner mengatakan, selain membatasi makan, pikirkan juga untuk kesehatan Anda pada 20-30 tahun mendatang. Dan jika Anda gagal, jangan pernah ragu untuk mencobanya kembali.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
KPAI Percepat Proses Pemulihan Luka Batin Korban Pelecehan JIS

KPAI Percepat Proses Pemulihan Luka Batin Korban Pelecehan JIS

Trauma mendalam dirasakan bocah AK (6), korban tindak pelecehan seksual yang dilakukan petugas kebersihan di Jakarta International School (JIS) yang terletak di kawasan elit Pondok Indah, Jakarta Selatan.Melihat kondisi AK, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bergerak cepat untuk menyembuhkan luka batin yang dirasakan bocah lucu itu."Agar bisa ngobrol banyak sama dia, kita ajak dia untuk masuk ke dalam dunianya dulu," kata Sekretaris KPAI, Erlinda kepada Health Liputan6.com di JIS, Jakarta, Kamis (17/4/2014)Menurut Erlinda, ini penting mengingat AK berasal dari lingkungan yang hangat dan keluarga bahagia. Maka itu, KPAI berusaha untuk mengajak AK berinteraksi tanpa mengingatkan apa yang sempat dialaminya."Untuk saat ini, kita sedang melakukan terapi untuk melupakan kejadian yang sangat menyakitkan itu," kata Erlinda menambahkan.Untuk memperlancar penyembuhan luka batin yang dirasakan AK, KPAI tak bekerja seorang diri, melainkan bekerja sama dengan mitra terkait seperti psikolog dan pemerhati anak, Seto Mulyadi."Petugas psikolog datang bersama kami, come visit. Yah, walaupun belum sempurna semua pengerjaannya," kata Erlinda.Yang jelas, tambah Erlinda, bocah AK masih trauma un [...]

Topi Pencegah Rambut Rontok Akibat Kemoterapi Diciptakan

Topi Pencegah Rambut Rontok Akibat Kemoterapi Diciptakan

Salah satu efek kemoterapi membuat para pasien kanker mengalami rambut rontok. Tapi, kini ada perangkat yang diciptakan untuk mencegah rambut rontok akibat perawatan medis ini. Rencananya Amerika Serikat akan menggunakannya pada 2015.Perangkat dari Swedia ini dinamakan DigniCap yang digunakan di Eropa sejak 1999 tapi belum digunakan di Amerika Serikat. Dignicap saat ini masih dalam uji klinis di Weill Cornell Medical College untuk mendapat persetujuan FDA (Badan dalam mengobati kerontokan rambut selama kemoterapi.Topi silikon tersebut katanya bisa mencegah kemoterapi mencapai dan membunuh folikel rambut. Rasa dingin bisa menyempitkan pembuluh darah di kulit kepala, yang mencegah obat yang digunakan untuk kemoterapi mencapai dan membunuh sel-sel folikel rambut. Carolyn Dempsey merupakan salah satu pasien yang mencoba perangkat DigniCap tersebut. Wanita usia 44 tahun itu didiagnosa kanker payudara pada Mei tahun lalu. Ibu tiga anak ini membayangkan ia akan mengalami kebotakan karena kemoterapi, mengalami mual dan kelelahan. Tapi, ia sudah siap menghadapi itu semua.Seorang teman bercerita kepadanya tentang pendinginan kulit kepala, yang terbukti mencegah rambut rontok karena kemoter [...]

100 RS Lebih di Indonesia Siap Hadapi Ebola

100 RS Lebih di Indonesia Siap Hadapi Ebola

Perhatian dunia akan permasalahan kesehatan salah satunya kini tertuju pada epidemi ebola. Meski, penyebaran virus ini baru terjadi di Afrika bagian barat, namun Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi, Sp. A, MPA di kantor Kementerian Kesehatan, Selasa (19/8/2014) menyatakan lebih dari 100 rumah sakit di Indonesia siap menghadapi wabah ebola. Menurut Mboi, perawatan ebola tak ada bedanya dengan virus lain seperti flu burung yang pernah dialami Indonesia tahun 2008. "Hanya cara penularannya yang berbeda. Kalau flu burung melalui burung kemudian dari orang ke orang melalui udara sedangkan ebola lewat kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang sakit," "Ada 100-an rumah sakit yang sudah disiapkan untuk hadapi epidemi seperti virus flu burung, pasien di bawa kesana dan akan dilayani sesuai aturan yang berlaku," terang Mboi. Untuk di Jakarta ada RS Persahabatan, RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Kemampuan Indonesia menghadapi global health emergency seperti ebola atau virus flu burung sebenarnya sudah dari tahun 2005. Indonesia telah menandatangani sebuah aturan internasional bernama International Health Regulation. Di dalamnya terdapat suatu sistem sesuai st [...]

Program KB Sekarang Tak Sesukses Dulu, Kenapa?

Program KB Sekarang Tak Sesukses Dulu, Kenapa?

"2 Anak Cukup" slogan ini begitu gencar pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto. Di desa-desa juga mudah menemukan pagar tembok rumah bercap logo Keluarga Berencana (KB). Penyuluh KB pun dengan mudah ditemui di desa-desa. Rasa-rasanya berbagai pihak dari level terendah, sektor pemerintah dan swasta lebur terlibat dalam program ini. Hal ini membuat kesuksesan program Keluarga Berencana (KB) yang dilaksanakan sejak tahun 1970 sukses berjalan. Angka kelahiran dan laju pertumbuhan penduduk pun menurun berhasil mencegah 100 juta kelahiran penduduk dalam tiga dekade. Namun sayang, hal prestasi tersebut tak dapat dipertahankan. Karena angka kelahiran hingga tahun 2002 2,6 juta per wanita tak juga turun sampai tahun 2012 seperti yang diungkapkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Fasli Jalal di Ruang Auditorium LIPI, Jakarta (25/8/2013). Menurut Jalal dalam acara bertajuk Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture XIV ini ada empat hal pemicu tak kesuksesan program KB. Yaitu:1. Tak adanya lembaga mandiri yang mendukung program KKB menyebabkan melemahnya komitmen pemerintah daerah terhadap program KB. 2.Menurunnya jumlah dan kualitas petugas KB di lapangan. 3 [...]

Kerap Bertengkar dengan Pasangan Bikin Anda Cepat Mati

Kerap Bertengkar dengan Pasangan Bikin Anda Cepat Mati

Selain berbagai penyakit dan kecelakaan, konflik dalam suatu hubungan ternyata berisiko pada kematian dini. Sebuah penelitan yang mengungkap hal tersebut tercatat dalam studi terbaru di Journal of Epidemiology & Community Health.Penelitian yang melibatkan 1.000 orang dan mendeteksi kadar stres serta gejala depresi dan emosional pasangan menemukan efek pada kematian.Mengutip laman Womenshealth, Sabtu (21/6/2014), peneliti melihat adanya kekhawatiran yang dialami seseorang yang mengalami konflik dengan pasangan memiliki risiko penyebab kematian 50 sampai 100 persen. Tak hanya konflik rumah tangga, peneliti juga menilai konflik sosial juga dikaitkan dengan peningkatan kematian, dan gejala depresi yang mengakibatkan stres.Hubungan yang menimbulkan stres, menurut peneliti berdampak pada peningkatan kolesterol, menurunnya fungsi jantung Anda dan melemahkan tulang Anda. Jika Anda mengalami terlalu banyak konflik, pertimbangkan untuk mengunjungi terapis pasangan untuk mengecek kesehatan Anda. [...]

Top 5 Health: Fantasi Seks dan Krim Pemutih

Top 5 Health: Fantasi Seks dan Krim Pemutih

Masalah bercinta memang selalu menarik keingintahuan orang. Terbukti artikel tentang fantasi seks yang sering dibayangkan wanita jadi terpopuler di edisi Jumat 26 September 2014.Selain fantasi seks, perawatan wajah juga tak kalah populernya. Terlebih banyak wanita Indonesia yang sering tergoda pemutih wajah demi cantik, padahal itu tak mujarab.Berikut top 5 artikel health untuk edisi Jumat 26 September 2014:10 Fantasi Seks yang Paling Sering Dibayangkan Wanita Wanita juga memiliki fantasi seks. Dan Anda mungkin akan kaget jika wanita ternyata ingin mewujudkan fantasi tersebut dengan pasangannya.RUU Keperawatan Disahkan, Ini Untungnya Jadi SusterRUU Keperawatan secara resmi disahkan DPR pada Kamis 25 September 2014. Dengan begitu, maka ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh seorang suster atau perawat.4 Rahasia PenisApakah Anda merasa sudah mengetahui segala hal tentang penis? Penis tidak semata ?barang? yang bangun ketika tuannya mendapat rangsangan seksual. Krim Pemutih Wajah, Itu BohongAhli kecantikan menyayangkan bila ada wanita Indonesia yang mudah termakan iklan produk kecantikan. Karena sebenarnya tidak ada krim yang bisa memutihkan wajah.Foto Ari Wibowo, Remaja Kulit Ber [...]

Tak Cukup Hanya dengan Obat Bila Mau Turunkan Kolesterol

Tak Cukup Hanya dengan Obat Bila Mau Turunkan Kolesterol

Obat penurun kolesterol saja tidak cukup untuk menurunkan kadar kolesterol pada pasien hiperkolesterolemia. Perlu perubahan pola hidup ke arah yang lebih sehat untuk menjamin keberhasilan terapi. Tanpa perubahan pola hidup, obat yang diminum akan sia-sia. Malah yang memegang peranan penting sebenarnya adalah pola hidup si pasien. Demikian diungkap oleh ahli jantung dari Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) Dr. M. Munawar Sp.JP di Jakarta. Munawar menegaskan bahwa anggapan yang salah tersebut harus diubah. Menurut Munawar, anggapan tersebut sangat menyesatkan. ?Sehebat apa pun, sebuah obat tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada faktor pendukung lain untuk menurunkan kolesterol,? jelas Munawar. Sayang, masih banyak pasien hiperkolesterolemia (kelebihan kolesterol) yang masih terjebak dengan anggapan tersebut. Mereka hanya mengandalkan obat untuk menurunkan kolesterol. Pola hidup yang mereka jalani masih banyak yang terbilang tidak sehat. Mulai dari tetap merokok, minum alkohol, dan tidak berpantang dalam hal makan. ?Padahal, hanya dengan mengubah menu makan saja selama tiga bulan kadar kolesterol bisa turun signifikan. Jadi obat yang diminum juga bisa menun [...]

Bank Dunia Dorong Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Bank Dunia Dorong Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Bank Dunia mendorong adanya kerja sama dengan lembaga pembangunan dan institusi finansial internasional lainnya untuk memainkan peran dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. "Kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak adalah kebiadaban," kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis. Untuk itu, ujar Jim Yong Kim, hal tersebut membutuhkan perhatian segera sebagai bentuk pelanggaran dari hak asasi manusia yang mendasar di berbagai belahan dunia. Ia mengingatkan bahwa penderitaan yang dialami individu itu juga bakal membebani beban ekonomi baik terhadap keluarga, komunitas, maupun kondisi ekonomi secara keseluruhan. Presiden Bank Dunia menyatakan lembaga pembangunan dan institusi finansial internasional sebenarnya memiliki peran dan posisi yang unik guna mencegah kekerasan yang dinilai telah mewabah secara global ini. Peran tersebut dapat dilakukan dengan mencegah dan mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak baik seperti di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah untuk menjangkau program kemitraan guna membagi keahlian untuk membagi praktik dan mempromosikan investasi dalam strategi guna menceg [...]

Perempuan Lebih Pilih Pengobatan Alternatif Kanker Payudara

Perempuan Lebih Pilih Pengobatan Alternatif Kanker Payudara

Perempuan Indonesia cenderung memilih pengobatan alternatif ketimbang operasi ketika didiagnosa terkena kanker payudara. Padahal bila tidak ditangani serius, penyakit ini dapat menyebar ke jaringan sekitarnya seperti paru, hati, otak, mata, kandung kemih, tulang dan lainnya.Seperti disampaikan Ahli Bedah Konsultan Payudara di RS Mitra Keluarga, Kemayoran, Jakarta, Dr. Alfiah Amiruddin, MD, MS, bahwa data registrasi kanker di Dharmais pada 2003-2007 menunjukkan pasien drop out dari pengobatan mencapai 16,36 persen."Drop out atau No Treatment ini maksudnya terpengaruh tradisional. Mereka yang akhirnya lebih memilih pengobatan alternatif dibandingkan perawatan medis. Dan banyak yang menyesatkan," kata Alfiah saat `Workshop Deteksi Dini dapat Tangani Kanker Payudara` di RS Mitra Keluarga, Kemayoran, Jakarta, Selasa (3/6/2014).Di samping itu, Alfiah menjelaskan, hampir separuh pasien datang dengan stadium lanjut. Hal ini menyebabkan biaya yang dikeluarkan pasien besar. "Gejala awal kanker payudara terkadang tidak disadari oleh pasien, mengingat 80-90 persen di antaranya tanpa disertai rasa sakit. Oleh karena itu dianjurkan melakukan pemeriksaan sedini mungkin," jelasnya.Pemeriksaan dini [...]

Ingin Bokong Jadi Indah, Coba Latihan Ini!

Ingin Bokong Jadi Indah, Coba Latihan Ini!

Wanita mana yang tak ingin memiliki bokong indah yang kencang dan berisi. Untuk mewujudkannya, wanita bisa melakukan beberapa latihan ringan. Hal ini juga berlaku pada wanita-wanita yang sudah melahirkan dan merasa bokongnya turun dan melebar.Menurut, Dokter Spesialis Olahraga dr Michael Triangto, SpKO, jika wanita sudah memiliki pinggul yang bagus akan lebih mudah dibentuk kembali usai melahirkan. Namun, jika sejak awal sudah tepos lalu melahirkan menjadi turun bisa lebih dikencangkan."Kalau bokong turun dan ingin naik lagi dan tambah semok, itu musculus gluteus maximus. yang harus dilatih agar kencang dan tebal," ujar dr Michael saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (9/1/2014).Berikut teknik melatih otot musculus gluteus maximus:1. Tengkurap angkat kakiBerbaring tengkurap lalu tungkai kaki dan paha diangkat ke atas. Satu per satu misalnya kanan terlebih dahulu selanjutnya kiri."Tujuan gluteus maximus pada dasarnya membuat besar," ujarnya.2. SquatLakukan squat namun proyeksi lutut tidak boleh melebih ibu jari kaki. Kaki dilebarkan selebar bahu, turunkan paha. Proyeksikan lutut ke lantai, tidak boleh melebihi ibu jari kaki.3. Tungkarap dengan melipat lututBerbaring tengkurap dengan ka [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *